Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
The Role of Monetary Policy
Tujuan Utama Kebijakan Ekonomi
• Ketenaga-kerjaan yang tinggi,
• Harga yang yang stabil,
• Pertumbuhan cepat
Instrumen Kebijakan Moneter
•
What Monetary Policy CANNOT Do
Ada dua keterbatasan Kebijakan Moneter, yaitu:
• Tidak dapat menetapkan Suku Bunga dalam
pe...
Cara FED menjaga suku bunga
• dengan membeli sekuritas, akan menimbulkan
harga yang tinggi dan menurunkan
pendapatan. Dala...
Efek Tekanan Suku Bunga
Jika pendapatan meningkat, maka akan
menyebabkan
• NAIKNYA Preferensi likuiditas dan permintaan
kr...
Efek
• Jika ekspansi suku bunga moneter tinggi maka
respon dari hal tersebut akan tinggi pula. Dan
dampak dari hal tersebu...
• Teori empiris menjelaskan bahwa, jika tingkat
suku bunga rendah merupakan tanda bahwa
ketatnya kebijakan moneter, dalam ...
Pekerjaan sebagai Kriteria Kebijakan
• . 3 persen pengangguran akan mempengaruhi
otoritas moneter, dimana otoritas moneter...
• (Wicksell) tingkat suku bunga dikategorikan
menjadi tingkat bunga alami dan tingkat bunga
yang dibuat oloeh pasar. Otori...
Analisis
ada beberapa tingkat pengangguran yang memiliki sifat yang
konsisten dengan keseimbangan dalam struktur tingkat u...
• Jadi, otoritas moneter menaikkan angka
pertumbuhan moneter. Ini akan diperluas.
Dengan membuat saldo kas nominal lebih
t...
• Untuk memulainya, sebagian besar kenaikan
pendapatan akan lebih mengambil bentuk
peningkatan dalam output dan pekerjaan
...
• Meskipun tingkat angka pertumbuhan
moneter berkelanjutan lebih tinggi, keniakan
upah ril akan membalikkan penurunan
peng...
Menentukan Tingkat Suku Bunga Dan
Tingkat Pengangguran Sebagai Target
• terdapat sebuah istilah natural rate yaitu
suatu k...
• maka selalu ada kondisi trade-off antara inflasi
dan pengangguran yang membuat keadaan
berbeda. Kondisi trade-off ini ti...
• Pemerintah mengatur jumlah nominal secara
langsung, dilihat dari hutang
• Hal itu tidak bisa digunakan untuk
mengkontrol...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

0

Share

Download to read offline

The role of monetary policy. Amel Riyan Syifa

Download to read offline

Ekonomi Moneter 1

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Related Audiobooks

Free with a 30 day trial from Scribd

See all
  • Be the first to like this

The role of monetary policy. Amel Riyan Syifa

  1. 1. The Role of Monetary Policy
  2. 2. Tujuan Utama Kebijakan Ekonomi • Ketenaga-kerjaan yang tinggi, • Harga yang yang stabil, • Pertumbuhan cepat
  3. 3. Instrumen Kebijakan Moneter •
  4. 4. What Monetary Policy CANNOT Do Ada dua keterbatasan Kebijakan Moneter, yaitu: • Tidak dapat menetapkan Suku Bunga dalam periode yang lama. • Tidak dapat menetapkan tingkat Pengangguran dalam periode yang lama.
  5. 5. Cara FED menjaga suku bunga • dengan membeli sekuritas, akan menimbulkan harga yang tinggi dan menurunkan pendapatan. Dalam proses ini, akan meningkatkan jumlah cadangan yang tersedia pada bank, jumlah kredit perbankan dan pada akhirnya jumlah total uang. Itulah sebabnya bank sentral khususnya dan masyarakat keuangan umumnya percaya bahwa peningkatan jumlah uang cenderung menurunkan tingkat suku bunga.
  6. 6. Efek Tekanan Suku Bunga Jika pendapatan meningkat, maka akan menyebabkan • NAIKNYA Preferensi likuiditas dan permintaan kredit • NAIKNYA Harga • TURUNNYA Jumlah uang beredar secara riil
  7. 7. Efek • Jika ekspansi suku bunga moneter tinggi maka respon dari hal tersebut akan tinggi pula. Dan dampak dari hal tersebut akan berpengaruh terhadap pertumbuhan moneter, dijelaskan bahwa pada kasus tersebut publik akan berekpektasi jika harga tersebut akan terus naik.
  8. 8. • Teori empiris menjelaskan bahwa, jika tingkat suku bunga rendah merupakan tanda bahwa ketatnya kebijakan moneter, dalam arti jumlah uang yang ada pada saat itu sangat tinggi. • Disini otoritas moneter bisa menjamin harga dengan bunga yang rendah pada saat deflasi dan menjamin harga dengan tingkat bunga yang tinggi pada saat inflasi. Sehingga hubungan antara harga dan tingkat suku bunga berbanding terbalik.
  9. 9. Pekerjaan sebagai Kriteria Kebijakan • . 3 persen pengangguran akan mempengaruhi otoritas moneter, dimana otoritas moneter akan menjadi “ketat” ketika pengangguran kurang dari target , dan akan menjadi “mudah” ketika pengangguran lebih tinggi dari target.
  10. 10. • (Wicksell) tingkat suku bunga dikategorikan menjadi tingkat bunga alami dan tingkat bunga yang dibuat oloeh pasar. Otoritas moneter dapat menggunakan inflasi dan deflasi untuk membuat tingkat pasar lebih rendah/tinggi dari tingkat alaminya. Tetapi menurut Fisher dengan otoritas moneter menjaga tingkat suku bunga tetap dibawah akan menyebabkan tingkat alami yang lebih tinggi dan akan membutuhkan lebih dari deflasi untuk menaikkannya.
  11. 11. Analisis ada beberapa tingkat pengangguran yang memiliki sifat yang konsisten dengan keseimbangan dalam struktur tingkat upah riil. 1. tingkat upah riil yang cenderung meningkat pada tingkat sekuler "normal", yaitu, pada tingkat yang dapat dipertahankan tanpa batas waktu selama pembentukan modal, perbaikan teknologi, dll, tetap pada panjang tren. 2. tingkat pengangguran yang lebih rendah mengindikasikan bahwa ada kelebihan permintaan untuk tenaga kerja yang akan menghasilkan tekanan ke atas pada tingkat upah riil. 3. tingkat pengangguran yang lebih tinggi mengindikasikan bahwa ada kelebihan pasokan tenaga kerja yang akan menghasilkan tekanan pada tingkat upah riil.
  12. 12. • Jadi, otoritas moneter menaikkan angka pertumbuhan moneter. Ini akan diperluas. Dengan membuat saldo kas nominal lebih tinggi daripada keinginan orang, itu akan cenderung untuk menurunkan suku bunga pada awalnya dan cara lain untuk merangsang pengeluaran. Pendapatan dan pengeluaran akan mulai meningkat.
  13. 13. • Untuk memulainya, sebagian besar kenaikan pendapatan akan lebih mengambil bentuk peningkatan dalam output dan pekerjaan daripada harga. Orang telah berharap harga menajdi stabil, dan atas dasar itu upah telah ditetapkan untuk beberapa waktu di masa depan.
  14. 14. • Meskipun tingkat angka pertumbuhan moneter berkelanjutan lebih tinggi, keniakan upah ril akan membalikkan penurunan pengangguran, dan kemudian menyebabkan kenaikan yang akan cenderung untuk mengembalikan pengangguran pada level sebelumnya. Untuk menjaga pengangguran pada tingkat target 3 persen, otoritas moneter seharusnya menaikkan pertumbuhan moneter.
  15. 15. Menentukan Tingkat Suku Bunga Dan Tingkat Pengangguran Sebagai Target • terdapat sebuah istilah natural rate yaitu suatu keadaan dimana ditentukan secara alami oleh kondisi ekonomi tanpa adanya intervensi apapun. • Pada dasarnya natural rate akan berubah dari waktu ke waktu. Dengan begitu kebijakan moneter yang dilakukan bisa bervariasi tergantung dari kondisi ekonomi
  16. 16. • maka selalu ada kondisi trade-off antara inflasi dan pengangguran yang membuat keadaan berbeda. Kondisi trade-off ini tidaklah permanen. Pemerintah harus menentukan sebuah kebijakan yang memprioritaskan antara mengurangi inflasi atau mengurangi pengangguran.
  17. 17. • Pemerintah mengatur jumlah nominal secara langsung, dilihat dari hutang • Hal itu tidak bisa digunakan untuk mengkontrol jumlah nominal untuk menentukan jumlah yang riil

Ekonomi Moneter 1

Views

Total views

294

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

6

Actions

Downloads

12

Shares

0

Comments

0

Likes

0

×