Makna Kode Etik Profesi Guru

4,451 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,451
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
102
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makna Kode Etik Profesi Guru

  1. 1. Makna Kode Etik Profesi Guru Disusun oleh : Abdau Qur’ani Habib (12490128)
  2. 2. Pengertian Kode Etik Profesi Guru Hornby, dkk. (1962) mendefinisikan kode etik secara leksikal sebagai berikut: •code as collection of laws arranged in a system; or, system of rules and principles that has been accepted by society or a class or group of people. •ethic as system of moral principles, rules of conduct.
  3. 3. • Secara harfiah, “kode” artinya aturan, dan ”etik” artinya kesopanan (tata susila), atau hal- hal yang berhubungan dengan kesusilaan dalam mengerjakan suatu pekerjaan. • Sedangkan pengertian kode etik guru Indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan warga negara.
  4. 4. Maksud dan Tujuan Kode Etik Profesi Guru  Untuk menjamin agar tugaspekerjaan keprofesian itu terwujud sebagai mana mestinya dan kepentingan semua pihak terlindungi sebagaimana layaknya.
  5. 5. Fungsi Kode Etik Profesi  Untuk melindungi pekerjaan sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditetapkan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku.  Untuk mengontrol terjadinya ketidakpuasan dan persengketaan dari para pelaksana, sehingga dapat menjaga dan meningkatkan stabilitas internal dan eksternal pekerjaan.
  6. 6. Fungsi Kode Etik Profesi  Melindungi para praktisi di masyarakat, terutama dalam hal adanya kasuskasus penyimpangan tindakan.  Melindungi anggota masyarakat dari praktek-praktek yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku.  Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan anggotanya.  Untuk meningkatkan mutu dan pengabdian anggota profesi.
  7. 7. Fungsi Kode Etik Profesi Guru Indonesia  Sebagai seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan tugas dan layanan profesional guru dalam hubungannya dengan peserta didik, orang tua/wali siswa, sekolah dan rekan seprofesi, organisasi profesi dan pemerintah sesuai dengan nilai-nilai agama, pendidikan, sosial, etika dan kemanusiaan.  Menempatkan guru sebagai profesi terhormat, mulia dan bermartabat yang dilindungi Undang-Undang.
  8. 8. Kandungan Makna Kode Etik Profesi Guru • Pengakuan dan pemahaman atas ketentuan dan/atau prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya • Suatu ikatan komitmen dan pernyataan kesadaran untuk mematuhinya dalam menjalankan tugas dan perilaku keprofesiannya • Kesiapan dan kerelaan atas kemungkinan adanya konsekuensi dan sanksi seandainya terjadi kelalaian terhadapnya.
  9. 9. Sumber Kode Etik Guru Indonesia • Nilai-nilai agama dan Pancasila • Nilai-nilai kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional • Nilai-nilai jati diri, harkat dan martabat manusia yang meliputi perkembangan kesehatan jasmaniah, emosional, intelektual, sosial, dan spiritual
  10. 10. Syarat-Syarat Pokok yang harus Dimiliki Guru Syarat syakhsiyah (memiliki kepribadian yang dapat diandalkan) Syarat ilmiah (memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni) Syarat idhafiyah (mengetahui,menghayati dan menyelami manusia yang dihadapinya,sehingga dapat menyatukan dirinya untuk membawa anak didik menuju tujuan yang ditetapkan)
  11. 11. Syarat Profesionalisme Guru dalam Islam Sehat jasmani dan rohani Berilmu pengetahuan yang luas Berwibawa Bertaqwa Berlaku adil Ikhlas Mempunyai tujuan yang rabbani Mampu merencanakan dan melakasanakan evaluasi Menguasai bidang yang ditekuni
  12. 12. Landasan Normatif Etika Profesi Landasan Tauhid Landasan Keseimbangan Landasan Kehendak Bebas Landasan Pertanggungjawaban
  13. 13. Terima Kasih atas perhatian Anda

×