Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

F 20025 7l

549 views

Published on

  • Be the first to comment

F 20025 7l

  1. 1. EVOLUSI BIOLOGIPengertian Evolusi dan KreasionismeTeori evolusi sudah dikemukakan sejak zaman Aristoteles dimana teori tersebutberusaha menjelaskan proses evolusi yang meliputi sumber variabilitas, organisasi variasigenetic dalam populasi, diferensiasi populasi, isolasi reproduktif, asal mula spesies danhibridisasi. Biologi Evolusi ilmu yang lunak yang mempunyai daya prediksi lemah.Teorinya tersusun atas data yang tidak lengkap atau yang belum sempurna dipahami,meskipun ia tergolong ilmu hayat, bahasannya lebih cenderung ke kutup humanikadaripada ke kutup eksakta. Teori evolusi sendiri berevolusi sejak zaman Aritotelesmelalui Cuvier, lamarck, ke Erasmus Darwin dan Charles Darwin/Alfred Wallace. Tokohyang paling terkenal adalah Darwin. Darwin banyak terpengaruh oleh Linnaeus danMalthus. Teori evolusi sendiri lebih banyak dipengaruhi oleh de Vries dan Mendel,Morgan dan Muller, lalu Mayr, Dobhansky. Di jaman Darwin belum ada genetika,paleantropologi dan geokronologi, bahkan ilmu-ilmu lain juga belum berkembang,seperti geologi, paleogeografi, dan embriologi komparatif.Sekarang evolusi adalah teori sintetis atau teori biologi yang memanfaatkansegala disiplin yang relevan. Seperti paleontology, palaekologi, biostratigrafi,paleogeografi, biologi molekuler, biokimia, biostatistik dan lain sebagainya. Teorievolusi akan mudah dipelajari jika kita memahami prinsip-prinsip dari disiplin ilmutersebut.Evolusi adalah suatu perubahan yang berlangsung sedikit demi sedikit danmemakan waktu yang lama. Perubahan yang dimaksudkan disini adalah perubahanstruktur dan fungsi makhluk hidup dari yang sederhana menuju struktur dan fungsi yang
  2. 2. kompleks dan beragam. Perubahan yang terjadi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu;perubahan progresif dan perubahan retrogresif. Perubahan progresif yaitu perubahanstruktur dan fungsi makhluk hidup dari kondisi sederhana menuju kondisi yang maju ataumodern untuk dapat bertahan hidup. Perubahan retrogresif yaitu perubahan struktur danfungsi yang menuju kepunahan. Kepunahan terjadi tidak hanya karena mundurnyastruktur dan fungsi tetapi juga dapat terjadi karena perkembangan struktur dan fungsiyang melebihi proporsinya sehingga makhluk hidup tersebut tidak mampu bertahanhidup.Perubahan struktur dan fungsi makhluk hidup sangat tergantung pada strukturDNA dari makhluk hidup tersebut, sehingga pengertian evolusi biologi adalahperubahan frekuensi gena dalam suatu populasi karena faktor-faktor ataumekanisme evolusi. Adapun faktor-faktor evolusi adalah rekombinasi seksual, mutasi,seleksi alam, arus gen / gen flow, dan genetic drift. Proses evolusi dapat berbeda dalamskala, tempo dan moda. Evolusi juga dapat berlangsung lama untuk hewan besar(makroevolusi), maka yang dapat diekplorasi adalah mikroevolusi pada makhluk hidupdengan umur generasi yang pendekSebagai ilmu historis yang integratif, biologi evolusi masih banyak mempunyaibanyak kelemahan, sehingga dimungkinkan terjadi perbedaan pendapat di kalangan paraahli. Pertentangan teori evolusi belum akan berakhir sampai sekarang. Saat ini, diberbagai negara berlangsung upaya kolektif untuk mendorong sekolah-sekolah di sanauntuk mengajarkan tidak hanya teori evolusi di kelas-kelas biologi, tapi juga teorialternatifnya, seperti apa yang disebut sebagai teori kreasionisme yaitu teori
  3. 3. penciptaan menurut kitap suci. Dalam pandangan pendukung kreasionisme, argumenDarwin bahwa seluruh mahluk hidup ini berawal dari sebuah sel tunggal yang kemudianberevolusi selama jutaan tahun menjadi beragam spesies dan sub-spesies seperti yang kitakenal sekarang, tidak berdasarkan pada bukti yang tak terbantahkan.Sebaliknya, mereka percaya – seperti juga yang diyakini Harun Yahya --keragaman spesies ini terjadi karena dengan sengaja dirancang oleh Sang pencipta.Dengan kata lain, sejak awal Tuhan menciptakan, manusia, gajah, monyet, ular danberagam mahluk lainnya secara unik. Yang satu tidak berhubungan dengan yang lain.Ini bukan sekadar argumen ideologis. Yang menjadikan kalangan pendukung teorikreasionisme merasa layak membantah teori Darwin adalah karena, dalam pandanganmereka, teori-teori evolusi sendiri mengandung banyak kelemahan dan cacat. Teori-teoriini memang berdasarkan pada bukti-bukti kesamaan yang terlihat di antara fosil mahlukhidup dari jutaan tahun lalu dengan, misalnya, mahluk hidup kontemporer. Bagi parapengecam teori evolusi, rangkaian kesamaan itu tidak dengan sendirinyamengindikasikan adanya mata rantai yang berkesinambungan.Bagi pendukung teori evolusi teori kreasionisme juga bukan tanpa cacat. Jacob(2001) mengatakan bahwa Harun Yahya dengan bukunya Keruntuhan Teori Evolusidikritik sebagai karangan pamlet yang total menentang teori evolusi. Teori Kreasionismeyang diajukan tidak terperinci dan tidak memberi keterangan alternatif tentang bukti-bukti evolusi menurut teori kreasionisme. Harun Yahya tampak tidak memahami maknasurvival of the fittest sebagai bentuk transisi hubungan seleksi alam dan arah evolusi. Ia
  4. 4. heran bahwa teori evolusi hanya tambal sulam, padahal seluruh ilmu alamiah adalah ilmubatu bata yang disusun satu persatu.Jacob (2001) juga menulis bahwa Harun Yahya terlalu takjub oleh beberapaspesies hewan seperti lebah mempunyai kemahiran membuat sarang yang tidak dapatditiru oleh manusia. Luput dari observasinya bahwa semua makhluk hidup mempunyaikeistimewaan masing-masing, yang tidak dapat ditiru oleh makhluk lain. Mahasiswayang benar-benar ingin mendalami biologi evolusi sebaiknya membaca buku-buku ilmiahdengan sungguh-sungguh dan tidak mudah luntur imannya. Ilmu pengetahuan adalahsuatu sistem untuk mengetahui bagaimana alam bekerja dan di belakang itu semua adaTuhan Yang Maha Kuasa, yang tetap ada meskipun ada yang mengatakan ia tidak ada.Bukti-Bukti EvolusiKecaman dari berbagai pihak tentang teori evolusi, mendorong para pendukungteori evolusi membuktikan kebenaran teori evolusi. Hal-hal yang perlu dibuktikan dalamteori evolusi sebenarnya sudah dibahas dalam buku Drawin ”The Origin of Species byMeans Natural Selection”. Upaya untuk mencari bukti sampai sekarang lebih mengarahpada petunjuk adanya evolusi daripada bukti adanya evolusi. Pemaparan bukti evolusiharus dilakukan dengan pendekatan multidisipliner.Adapun bukti evolusi yang sering dipakai adalah fosil, anatomi komparatif,struktur sisa, embriologi komparatif, biokimia komparatif dan biogeografi.a. Petunjuk adanya evolusi dari segi palaentologiCharles Darwin yang menyatakan bahwa fosil adalah bukti perkembanganmakhluk hidup masa lampau, yang menujukkan suatu perkembangan yang terus
  5. 5. menerus secara evolutif. Perkembangan evolusi kuda sering digunakan sebagaicontoh perkembangan makhluk hidup dari segi paleontologik.Gambar 1. Evolusi KudaPerkembangan kuda dimulai dari apa yang disebut Hyracotherium, termasukkelompok Eohippus, yang muncul dari Eocene awal di Amerika Utara dan Eropa.Nenek moyang kuda ini hanya sekitar 11 inci, berleher pendek dan mempunyaikaki depan yang berbeda dengan kaki belakang, kaki depan jumlah jari kakinya
  6. 6. empat dan kaki belakang jumlah jarinya hanya tiga; jari keempat dan kelimamasih ada tapi kecil sekali. Pada oligocene muncul Mesohippus yang lebih besardaripada Eohippus, yakni sekitar 24 inci. Kaki depan dan kaki belakang semuaberjari 3. Pada Miocene dijumpai adanya Parahippus dan Merychippus, yangpertama adalah pemakan daun dan yang kemudian adalah pemakan rumput. Barupada Pleiocene muncul apa yang disebut Pliohippus yang jari sampingnya sudahmereduksi. Pada akhir Pleiocene akhir sudah muncul nenek moyang kuda yangberjari satu, yang menyebar ke seluruh dunia kecuali Australia.Kalau diikuti uraian tersebut di atas seakan-akan perkembangan kuda secaraevolusi seperti garis lurus. Dalam kenyataannya perkembangan tersebutbercabang-cabang. Sebagai contoh adalah pada Miocene selain terdapatParahippus dan Merychippus seperti disebut di atas, juga ada Hypohippus, namunkemudian tidak berkembang dan akhirnya punah.b. Petunjuk adanya Evolsi berupa Anatomi KomparatifDikenal adanya keadaan yang disebut homologi dan analogi. Homologi adalahadanya fungsi yang berbeda beragai hewan yang bila dianalisa secara cermatternyata mempunyai bentuk dasar yang sama, sedangkan analogi adalah adanyafungsi yang sama pada beberapa makhluk hidup yang secara anatomik organ yangmengemban fungsi tersebut tidak mempunyai struktur dasar yang sama. Para ahliberpendapat bahwa peristiwa analogi ini adalah merupakan proses perkembanganevolusi konvergen. Suatu peristiwa yang bertolak dari adaptasi anggota makhlukhidup dari beberapa bentuk berbeda namun berada dalam lingkungan yang sama
  7. 7. untuk jangka waktu yang sangat lama. Yang biasa dipakai petunjuk evolusi adalahhomologi struktur ekstrimitas anterior beberapa hewan vertebrata (gambar 2)Gambar 2. Homologi ekstremitas anterior beberapa binatang vertebratac. Petunjuk Evolusi Embriologi KomparatifHubungan perkembangan embrio dengan evolusi dinyatakan dalam Ernst Haeckelbahwa ontogeni adalah pilogeni yang dipersingkat. Ia menyebut sebagai teorirekapitulasi atau teori biogenetik. Perkembangan embrio pada hewan vertebratadijumpai kenyataan bahwa perkembangan embrio dari zigot menujukkan strukturyang sama, namun selanjutnya berkembang berbeda satu dengan yang lainnyasehingga bentuk dewasanya mejadi sangat berbeda (gambar 3).
  8. 8. Gambar 3. Embriologi Komparatif Beberapa hewan Vertebratad. Petunjuk dari Fisiologi KomparatifKemiripan faal tubuh dijumpai pada makhluk hidup mulai dari tingkat rendahsampai tingkat tinggi meliputi:- kemiripan dalam faal respiratoria- kemiripan dalam metabolisme- proses sintesis protein- pembentukkan ATP sebagai molekul berenergi tinggie. Petunjuk dari usaha domestifikasiHasil perjalanan Darwin menunjukkan bahwa spesiasi dapat terjadi karena upayadomestifikasi oleh manusia, misalnya upaya pemuliaan tanaman maupun hewan.f. Petunjuk dari Alat Tubuh yang tersisaAlat-alat sisa digunakan sebagai petunjuk adanya evolusi, karena dalamkenyataanya meskipun alat tersebut tidak lagi menunjukkan suatu fungsi nyatatapi tetap dijumpai secara nyata dan jumlahnya boleh dikatakan cukup banyak.Penganut faham evolusi melihat adanya kelemahan dari penganut faham ciptaan
  9. 9. khusus, bertolak dari alat-alat tersisa yang tidak lagi ada gunanya itu. Adapunorgan-organ sisa antara lain: apendiks, selaput mata sebelah dalam, otot-ototpenggerak telinga, tulang ekor, gigi taring yang runcing, geraham ketiga, rambutdidada, mammae pada laki-laki, musculus piramidalis dan masih banyak lagi(Gambar 4).Gambar 4. Beberapa Struktur Sisa dari Manusiag. Petunjuk dari struktur DNA dan ProteinSemua organisme hidup tersusun oleh kode genetik (DNA=DioksiribonukleotidAcid) yang sama. Kode genetik makhluk hidup tersusun oleh gula ribosa, pospat,dan empat basa nitrogen yang saling berkombinasi menghasilkan sifat-sifatfenotif yang berbeda. Kode genetik ini bersifat universal. Melalui prosestranskripsi dan tranlasi kode-kode genetik ini diterjemahkan menjadi asam amino-asam amino yang menyusun protein. Secara universal protein seluruh makhlukhidup tersusun oleh kombinasi 20 asam amino (Gambar 5 dan 6).
  10. 10. Gambar 5. Homologi Kode GenetikGambar 5. Kamus Kode Genetik
  11. 11. Mekanisme EvolusiApabila perbandingan fenotif dalam suatu populasi tidak berubah dari generasike generasi, dapat dinyatakan bahwa frekuensi gena populasi tersebut dalam keadaanseimbang. Dengan kata lain proses evolusi dapat diartikan sebagai suatu perubahankomulatif frekuensi allele sejalan dengan waktu. Hukum Hardy-Weinberg menyatakanbahwa frekuensi gena dari generasi ke generasi cenderung konstan selama tidak adamutasi gen, rekombinasi gen, hilangnya gen (=genetif drift) maupun alur gen (=gen flow).Darwin menambahkan untuk terjadinya perubahan frekuensi gen terdapat perananlingkungan. Melalui proses seleksi alam arah evolusi ditentukan.a. MutasiMutasi adalah perubahan secara acak pada struktur DNA. Mutasi adalah materialkasar untuk terjadinya evolusi karena mutasi dapat menyebabkan variasi genetik.Penyebab mutasi dapat berasal dari lingkungan (oleh zat mutagenik) atauperubahan dari dalam individu pada saat replikasi terjadi kesalahan. Ada dua jenismutasi yaitu mutasi kecil dan perubahan kromosom. Pada kasus pertama adanyasubstitusi beberapa pasangan nukeotida dalam molekul DNA sedangkanperubahan kromosomal merupakan perubahan besar yang menyangkut ratusanbahkan ribuan nukleotida. Terjadinya mutasi dapat menguntungkan maupunmerugikan bagi individu yang mengalaminya. Mutasi menyebabkan perubahanpada variasi genetik dan diturunkan sehingga mutasi berpengaruh terhadapevolusi.b. Genetic driftGenetic drift adalah hilangnya/lepasnya frekuensi allele secara kebetulan ataudapat dikatakan merupakan perubahan acak pada frekuensi gen pada populasikecil yang disebabkan oleh kematian, migrasi atau isolasi. Pada populasi kecilkehilangan sedikit anggotanya akan membuat perbedaan besar. Geneti drift dapatdisebabkan oleh dua kategori situasi yaitu the bottleneck effect dan the foundereffect.The bottleneck effect. Bencana alam seperti kebakaran, gempa bumi, habisnyacadangan makanan dan penyakit yang mewabah dapat mengurangi sejumlahindividu dalam populasi. The bottleneck effect terjadi ketika populasi yang
  12. 12. bertahan hidup sangat sedikit, misal tinggal satu dosen sehingga gen pool(komposisi genetik suatu populasi) tidak merepresentasikan populasi awal.The founder effect. Ketika sejumlah kecil organisme bermigrasi dari populasiyang besar dann menetap sebagai populasi yang baru di suatu tempat the foundereffect dapat terjadi. Jelasnya adalah gen pool kelompok migrasi yang lebih kecilbiasanya tidak merepresentasikan gen pool populasi yang besar. Beberapa alleleakan absen sementara itu yang lain akan ada secara sedikit atau berlebihan.Sebagai konsekuensi, ketika individu-individu bereproduksi dan jumlah foundingpopulation meningkat, frekuensi gennya berbeda dari populasi awalnya.c. Aliran Gen (=Gen Flow)Aliran gen dapat terjadi melalui proses interbreeding. Imigran dapat menambahallele baru ke dalam gen pool sehingga dapat merubah frekuensi allele. Aliran gendapat terjadi dari kisaran imigran yang sangat rendah sampai kisaran imigranyang sangat tinggi tergantung dari jumlah individu yang datang dan seberapabanyak perbedaan genetik inidividu-individu yang dapat bergabung.Bagaimanapun bila informasi genetik sangat berbeda imigrasi kecil pun dapatmenghasilkan perubahan frekuensi allele yang sangat besar.d. Rekombinasi SeksualPada individu yang melakukan reproduksi secara seksual keturunan yangdihasilkan dapat berbeda dengan induknya karena selama meiosis kromosombergabung secara acak dan juga pada saat peristiwa fertilisasi terjadipenggabungan materi genetik dari dua sel gamet. Dengan demikian rekombinasigen dapat memberi peluang yang besar untuk terjadinya variabilitas yangberpengaruh terhadap evolusi populasi.e. Seleksi alamSeleksi alam adalah salah satu faktor evolusi, pertama kali dikemukan olehDarwin. Individu yang mempunyai kecocokan dengan lingkungan yang mampubertahan. Oleh sebab itu alam bertugas sebagai penyeleksi kelestarian makhlukhidup dari generasi ke generasi. Hasil adaptasi makhluk hidup terhadaplingkungannya disebut modifikasi dan ini diturunkan pada anakannya, sehinggaseleksi alam merupakan faktor evolusi.
  13. 13. Evolusi ManusiaProses evolusi makhluk hidup yang paling mendapat sorotan tajam adalah evolusimanusia. Kebanyakan orang menanyakan apakah manusia yang ada sekarang adalahproduk evolusi, jika ya tentunya manusia berasal atau berkembang dari dari makhlukyang lebih sederhana, namun pandangan bahwa manusia adalah produk evolusi jugamembawa konsekuensi bahwa keturunan manusia yang akan datang adalah makhlukyang lebih sempurna dari manusia yang sekarang. Berbicara keturunan ada dua hal yangakan diwariskan pada anakan manusia yatiu informasi genetik dan informasi non-genetik.Informasi genetik sudah sangat jelas wujudnya, namun informasi non-genetik adalahhasil interaksi manusia terhadap lingkungan. Karena manusia adalah makhluk yangberakal membuat informasi non-genetik yang diturunkan semakin kompleks sehinggapembahasan perkembangan evolusi manusia ditinjau dari aspek psiko-sosial darimakhluk bipedal sampai Homo sapien.Gambar 7. Evolusi Manusiaa. Australopithecines- Merupakan makhluk bipedal tegak yang paling tua
  14. 14. - Muncul 8-10 juta tahun yang lalu- Digolongkan sebagai hominid (pra-manusia)- Australopitthecus africanus (5,5 juta tahun yang lalu)- Australopitthecus afarensis (3,5 juta tahun yang lalu)- Australopitthecus robustus dan Australopitthecus boisei (2-1 juta tahunyang lalu)- Pemakan daging dan pemakan tumbuhan- Mengenal alat dari batu untuk berburu dan untuk melawan musuh- Homo habilis, Australopithesin yang paling maju, tidak sekedar memakaialat tapi juga membuatnyab. Homo erectus- Manusia kera yang memiliki ciri-ciri manusia- Mampu membuat alat yang lebih baik dari alat yang dibuat Homo habilisdengan variasi yang lebih banyak- Alat dari batu dan kayu- Mengenal api dan mengenal alat penghasil api- Pemburu ulung dan sudah bermasyarakat- Meganthropus palaeojavanicus (600-500.000 tahun yang lalu)- Homo erectus Pekinensis (500.000 tahun yang lalu)c. Homo Neanthertalensis- Hidup sekitar 150.000-60.000 tahun yang lalu- Mengenal alat berburu, alat mempertahankan diri, alat makan, dan alat minum- Sudah mengenal benih-benih kepercahayaan dengan ditemukanya kuburan yangdilakukan penguburan dengan cara terhormat (kepercayaan ada kehidupansesudah mati)- Dianggap sebagai pra-Homo sapien
  15. 15. Gambar 7.A.Budaya Penguburan oleh Manusia NeanthertalB. Alat-alat yang dipakai oleh Manusia Neanthertald. Homo sapien- Homo sapien Tua =Manusia Cro-magnon- 40.000-10.000 tahun yang lalu- kebudayaannya sudah lebih maju- mengenal seni lukis dan seni patung dan mengenal pewarna- mengenal alat dari batu, kayu, tanduk, jarum- berbahasa dan berpakaianGambar 8. Hasil Karya Seni Manusia Cro MagnonA. Patung VenusesB. Seni Lukis pada Dinding GuaA BA B

×