Analisa pengambilan keputusan

1,473 views

Published on

Published in: Leadership & Management
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,473
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Analisa pengambilan keputusan

  1. 1. Assalamu’alaikum wr. wb Analisa Pengambilan Keputusan Oleh: Qudsiyah By
  2. 2. Sub BAB Pengertian Pengambilan Keputusan Dasar- Dasar Pengambilan Keputusan Proses Pengambilan Keputusan Tujuan Pengambilan Keputusan Fungsi Pengambilan Keputusan
  3. 3. • Menurut Ralp C. Davis Keputusan adalah hasil pemecahan yang dihadapinya dengan tegas. Suatu keputusan merupakan jawaban yang pasti terhadap suatu pertanyaan. Keputusan harus dapat menjawab pertanyaan tentang apa yang dibicarakan dalam hubungannya dengan perencanaan. • Menurut Mary Follet Keputusan adalah suatu atau sebagai hukum situasi. Apabila suatu fakta dapat diperolehnya dan semua yang terlibat, baik pengawas maupun pelaksana mau mentaati hukumnya atau ketentuannya, maka tidak sama dengan mentaati perintah. • Menurut George R. Terry Pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku (kelakuan) tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada.
  4. 4. Dari pengertian- pengertian pengambilan keputusan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan merupakan suatu proses pemilihan alternatif terbaik dari beberapa alternatif secara sistematis untuk ditindaklanjuti (digunakan) sebagai suatu cara pemecahan masalah.
  5. 5. FungsiPengambilanKeputusan Pengambilan keputusan sebagai suatu kelanjutan dari cara pemecahan masalah memiliki fungsi antara lain sebagai pangkal permulaan dari semua aktivitas manusia yang sadar dan terarah, baik secara individual maupun secar kelompok, baik secara institusionalnya maupun secara organisasional. Selain itu pengambilan keputusan juga merupakan sesuatu yang bersifat futuristik, artinya bersangkut paut dengan hari depan, masa yang akan datang, di mana efeknya atau pengaruhnya berlangsung cukup lama.
  6. 6. Tujuan Pengambilan Keputusan 1. Tujuan yang bersifat tunggal Tujuan pengambilan keputusan yang bersifat tunggal terjadi apabila keputusan yang dihasilkan hanya menyangkut satu masalah, artinya bahwa sekali diputuskan, tidak akan ada kaitannya dengan masalah lain.2. Tujuan yang bersifat ganda Tujuan pengambilan keputusan yang bersifat ganda terjadi apabila keputusan yang dihasilkan itu menyangkut lebih dari satu masalah, artinya bahwa satu keputusan yang diambil itu sekaligus memecahkan dua masalah (atau lebih), yang bersifat kontradiktif atau yang tidak bersifat kontradiktif.
  7. 7. Dasar- Dasar Pengambilan Keputusan Rasional Fakta 2.Pengalaman 1. Intuisi Wewenang
  8. 8. Pengambilan keputusan yang berdasarkan atas intuisi atau perasaan memiliki sifat subjektif, sehingga mudah terkena pengaruh. Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi ini mengandung beberapa kebaikan dan kelemahan. Kebaikannya antara lain sebagai berikut Kelemahannya antara lain sebagai berikut.
  9. 9. 1. Waktu yang digunakan untuk mengambil keputusan relatif lebih pendek. 2. Untuk masalah yang pengaruhnya terbatas, pengambilan keputusan akan memberikan kepuasan pada umumnya. 3. Kemampuan mengambil keputusan dari pengambil keputusan itu sangat berperan, dari itu perlu dimanfaatkan dengan baik. Kebaikannya antara lain sebagai berikut.
  10. 10. Kelemahannya antara lain sebagai berikut. 1. Keputusan yang dihasilkan relatif kurang baik. 2. Sulit mencari alat pembandingnya, sehingga sulit diukur kebenaran dan keabsahannya. 3. Dasar - dasar lain dalam pengambilan keputusan sering kali diabaikan.
  11. 11. Pengalaman Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman memiliki manfaat bagi pengetahuan praktis. Karena pengalaman seseorang dapat memperkirakan keadaan sesuatu, dapat memperhitungkan untung dan ruginya, baik- buruknya keputusan yang akan dihasilkan. Karena pengalaman, seseorang yang menduga masalahnya walaupun hanya dengan melihat sepintas saja mungkin sudah dapat menduga cara penyelesaiannya.
  12. 12. Fakta Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dapat memberikan keputusan yang sehat, solid, dan baik. Dengan fakta, maka tingkat kepercayaan terhadap pengambil keputusan dapat lebih tinggi, sehingga orang dapat menerima keputusan dengan rela dan lapang dada.
  13. 13. Wewenang Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang biasanya dilakukan oleh pimpinan terhadap bawahannya atau orang yang lebih tinggi kedudukannya kepada orang yang lebih rendah kedudukannya. Kelemahan
  14. 14. @Kebanyakan penerimanya adalah bawahan, terlepas apakah penerimaan tersebut secara sukarela ataukah secara terpaksa. @Keputusan dapat bertahan dalam jangka waktu yang
  15. 15. Rasional Pada pengambilan keputusan secara rasional ini terdapat beberapa hal, sebagai berikut. 1. Kejelasan masalah: tidak ada keraguan dan kekaburan masalah. 2. Orientasi tujuan: kesatuan pengertian tujuan yang ingin dicapai. 3. Pengetahuan alternatif: seluruh alternatif diketahui jenisnya dan konsekuensinya. 4. Preferensi yang jelas: alternatif bisa diurutkan sesuai kriteria. 5. Hasil maksimal: pemilihan alternatif terbaik didasarkan atas hasil ekonomis yang maksimal.
  16. 16. Kelemahannya antara lain 1. Dapat menimbulkan sifat rutinitas. 2. Mengasosiasikan dengan praktek diktatorial. 3. Sering melewati permasalahan yang seharusnya dipecahkan sehingga dapat menimbulkan kekaburan.
  17. 17. Proses Pengambil an Keputusan Menganalisis masalah Mengidentifikasi masalah Membuat beberapa alternatif pemecahan masalah Penilaian dan pemilihan alternatif Melaksanakan keputusan Evaluasi dan Pengendalian
  18. 18. BY: QUDSIYAH PAI VI B
  19. 19. Terima kasih

×