Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Memoar Jang Oetama 1 - Baca & Bangkit

Begitu bunyi tagline sekaligus tagar yang diusung oleh Dr. Aji Dedi Mulawarman, penulis buku berjudul JANG OETAMA: Jejak dan Perjuangan HOS Tjokroaminoto, pada serangkaian perjalanan untuk menyebarluaskan pemikiran Sang Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto. Setelah tanggal 20 Mei 2015 sukses menggelar Launching Buku di Hotel Bidakara Jakarta, melalui Yayasan Rumah Peneleh, Kang Aji (Aji Dedi Mulawarman) punya beberapa agenda menyusul agenda utama peluncuran buku tersebut.

Bagi Dosen Akuntansi - Universitas Brawijaya itu, dari serangkaian perjalanan ini beliau ingin berbagi semangat juang yang seringkali diajarkan dan tertanam di benak murid-murid HOS Tjokroaminoto sendiri, selain itu agenda #TjokroUntukIndonesia ini juga dilatarbelakangi keprihatinan Kang Aji yang mendalam atas beragam persoalan bangsa yang menurut beliau disebabkan oleh kuatnya hegemoni kekuasaan, perang kepentingan pribadi maupun golongan dan lemahnya mentalitas sumber daya manusianya.

Meski pemikiran Sosialisme Islam yang diusung HOS Tjokroaminoto seringkali dianggap hal asing bagi sebagian golongan, tapi pemikiran Tjokro seratus tahun lampau itu dinilai tepat untuk digelorakan, sebagai tonggak persatuan dan era Kebangkitan Nasional Baru, Zelfbestuur Bertauhid.

  • Be the first to comment

Memoar Jang Oetama 1 - Baca & Bangkit

  1. 1. JANG OETAMA Jejak & Perjuangan HOS Tjokroaminoto 1 - BACA & BANGKIT www.rumahpeneleh.or.id #201502-201505
  2. 2. Cover Belakang JANG OETAMA Draft Awal Cover 20 Februari 2015 “Menulislah... dengan itu engkau hidup selamanya...”
  3. 3. Dr. Aji Dedi Mulawarman https://ajidedim.wordpress.com
  4. 4. Dr. Aji Dedi Mulawarman https://ajidedim.wordpress.com
  5. 5. Jika engkau berfikir menulis adalah bagian keikhlasan, Menulis dengan sentuhan Cahaya Maha Cahaya Menulis berpihak pada-Nya tanpa dibayar sekalipun, Bila perlu bayar jerih payahmu sendiri, untuk berbagi pada semuanya Maka kata, kalimat, paragraf, Puisi, opini, artikel, buku dan lainnya (bisa jadi) Menorehkan yang bukan lagi jadi bagian sejarah an sich, Tapi kesemestaan, hidup abadi. Di relung setiap ruh gelisah Di dunia yang tergadai, chaos, retak Menjadi pendorong perubahan, dan atau ruh baru pergerakan zaman, Kapanpun, di manapun, oleh siapapun, oleh apapun... Jadi... Buang jauh-jauh itu prasangka Buang jauh-jauh itu hasrat material, Atau… Engkau hanya menjadi budak subordinasi Bahkan hanyalah jasad penjual diri... Teruslah menulis untuk jadi cahaya Meski diredupkan, dimatikan... Karena tulisan tak akan jadi lilin Tulisan akan selalu Jadi cahaya... Dr. Aji Dedi Mulawarman https://ajidedim.wordpress.com
  6. 6. 31 Maret 2015 Premiere Guru Bangsa “TJOKROAMINOTO”
  7. 7. Malang, 2 April 2015
  8. 8. "Ingat masa kecil, P. Roestam Ketua PSII Malang membawa bundel Buletin Jumat Tausiyah Tjokro. Abah (AS. Abbas; Sekretaris PSII Malang) keluar rumah, bincang kecil program kerja, berdiskusi serius Islam & Politik khas SI. Bahkan di meja makan, Abah sering bicara Indonesia yang harus menjalankan Kedermawanan Sosial Religius. Seperti Tjokro bilang, Abah melanjutkan: "Islam itu Sosialis yang Religius karena Rasulullah memang Sosialis Religius." Memori Sosialisme Islam memahamkan untuk berpihak pada keadilan, memerangi penindasan karena & atas nama Allah." ~ Aji Dedi Mulawarman​
  9. 9. - 24 APRIL 2015 -
  10. 10. 6 MEI 2015 Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
  11. 11. Aji Dedi Mulawarman: “Saya Menolak Positivisme”
  12. 12. KEDIRI, 9 MEI 2015 Menyusuri jejak-jejak Penyebar Agama Islam di Nusantara. Syeh Sulaiman Syamsudin al-Wasil atau Syeh Ali Syamsu Zain atau yang lebih dikenal dengan Mbah Wasil...
  13. 13. - SOERABAJA - - 15 MEI 2015 - Singgah di Ngagel Jaya 93 Surabaya. Rumah bersejarah ini adalah hadiah pemberian Ir. Soekarno sebagai Presiden Pertama RI untuk keluarga HOS Tjokroaminoto di Surabaya. Konon rumah ini didesain sendiri oleh Soekarno, dengan model yang hampir sama dengan rumah yang juga beliau hadiahkan kepada keluarga H. Samanhudi di Surakarta. Tercatat, Oetari istri pertama Soekarno yang juga putri tertua HOS Tjokroaminoto pernah tinggal di rumah ini. www.rumahpeneleh.or.id @SBYMovement
  14. 14. - SOERABAJA - - 15 MEI 2015 - www.rumahpeneleh.or.id Rumah HOS Tjokroaminoto Peneleh VII/29-31 Surabaya
  15. 15. DRAFT ROADSHOW JANG OETAMA Jakarta 20 Mei Malang 28 Mei Jogja 11 Juni
  16. 16. Peluncuran Buku & Orasi Kebangsaan “JANG OETAMA” Jejak dan Perjuangan HOS Tjokroaminoto BACA & BANGKIT #TjokroUntukIndonesia
  17. 17. Harian Republika
  18. 18. “Kita tidak sedang bertaruh, berebut kuasa (politik), pendidikan, sosial, hukum, menjalankan ekonomi, & aksi lain…” Singgah Lumajang, setelah Semnas Akuntansi Syariah di Jember. ~ 23 Mei 2015. “Ayo Bangkit untuk Negeri, Kini dan Masa Depan!!!” SELANJUTNYA?!?
  19. 19. Buku itu perjalanan budaya, bukan politik... Buku itu membangkitkan kesadaran, bukan kekuasaan, (ke)kursi(an), apalagi (ke)jabatan… Masalahnya adalah setiap orang (apalagi yang sejak lama berorientasi kuasa-politik dalam seluruh kerangka fikirnya) selalu memiliki pre-konsepsi atas masa lalu seseorang lainnya (bukan hanya tahun-tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, bahkan sedetik sebelumnya)... Jadi... Tetaplah Menulis untuk Perjalanan Kebudayaan, karena menulis berkebudayaan adalah mata air kehidupan bagi penulisnya dan mata air yang membangkitkan semangat negeri ini. Aji Dedi Mulawarman
  20. 20. DISKUSI KEBANGSAAN HOS TJOKROAMINOTO 28 MEI 2015, MALANG @MLGMovement
  21. 21. Berita Diskusi Tjokroaminoto di Malang ~ Harian Malang Post dan Media Ummat Pusat Studi Pemikiran Islam di Nusantara (PUSPIN) Jawa Timur dipimpin oleh Didik Supriyanto. Beralamat di Jalan Bogor no. 1 Malang, tempat yang juga sebagai Sekretariat Yayasan Rumah Peneleh ini secara rutin mengadakan diskusi-diskusi setiap bulannya, baik diskusi kebangsaan maupun kebudayaan.
  22. 22. YAYASAN RUMAH PENELEH Selanjutnya 2 - #TjokroUntukIndonesia

×