Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Konsekuensi Kemitraan Driver dan Penyedia Jasa Aplikasi Ojek Online terhadap Tingkat Layanan pada Konsumen

275 views

Published on

Materi ini Pernah disampaikan di acara Diskusi terbatas dengan Mitra ojek online, konsumen dan pengamat transportasi di Kantor LBH Jakarta

Published in: Data & Analytics
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Konsekuensi Kemitraan Driver dan Penyedia Jasa Aplikasi Ojek Online terhadap Tingkat Layanan pada Konsumen

  1. 1. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Konsekuensi Kemitraan Driver dan Penyedia Jasa Aplikasi Ojek Online terhadap Tingkat Layanan pada Konsumen Oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Rabu, 06 September 2017
  2. 2. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Kerangka Paparan – Pengertian Konsumen – Hubungan Kemitraan terhadap Tingkat Layanan pada Konsumen • Unfair Contract • Risiko Manajemen Aset • Penentuan Tarif • Sistem “Kejar Target” – Survei YLKI – Kesimpulan
  3. 3. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Pengertian Konsumen • Konsumen (dalam arti umum): setiap orang pemakai/pemanfaat/pengguna barang dan/atau jasa untuk tujuan/pemanfaatan/ keperluan tertentu.
  4. 4. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA • Konsumen berdasar pemanfaatan/keperluan, terdiri 2: • Konsumen antara: konsumen yang memperoleh produk, untuk memproduksi produk lainnya. – Membeli mobil dimanfaatkan sebagai angkutan umum/taksi • Konsumen akhir: konsumen barang dan/atau jasa yang tersedia di masyarakat, untuk keperluan diri sendiri, keluarga, atau orang lain tetapi tidak untuk diperdagangkan (UUPK Ps 1 no 2) – Membeli mobil untuk keperluan pribadi/keluarga
  5. 5. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA • YLKI bagian dr LPKSM yang diamanatkan dalam UUPK. Scope kerja YLKI pada end user (konsumen akhir) jasa b a r a n g
  6. 6. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Hubungan Kemitraan terhadap Tingkat Layanan pada Konsumen 1. Unfair Contract
  7. 7. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA • Ada “pengalihan tanggungjawab” • “Membenturkan” konsumen dengan driver
  8. 8. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA 2. Risiko Manajemen Aset – Kepemilikan dan pengurusan surat kelengkapan; – Batasan tahun produksi kendaraan; – Biaya maintenance dan perbaikan kerusakan ditanggung sendiri (driver); – Konsekuensi ke layanan konsumen; • perbedaan jenis kendaraan dg di sistem aplikasi, • penolakan muatan tertentu, • potensi terjadi konflik driver dan konsumen, • siapa yang mengawasi di lapangan?
  9. 9. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA 3. Kebijakan Penentuan Tarif – Besaran tarif per kilometer, sistem bonus dan kebijakan “paket promosi”, sistem pembayaran dll; – Ditentukan oleh penyedia aplikasi/ platform; – Driver sebagai mitra belum sepenuhnya dilibatkan; pemerintah dilibatkan? – Bandingkan dengan penentuan tarif angkutan umum konvensional; pemerintah, pelaku usaha, organda dan juga konsumen dilibatkan. – Jangka pendek konsumen untung, euphoria tarif online murah. Jangka panjang, tdk ada kepastian/ jaminan.
  10. 10. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA 4. Sistem “Kejar Setoran/ Target” – harus melakukan 10-15 perjalanan pd jam ditentukan untuk mendapat bonus; – Target meleset = bonus hilang; hanya cash dr konsumen. – Eksploitasi tenaga untuk kejar target; melebihi jam kerja; – Kondisi fisik turun; tingkat layanan turun, keselamatan driver dan konsumen turun.
  11. 11. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Survei YLKI • Survei dilakukan pada April 2017; • Melibatkan 4.900 responden; • Responden adalah pengguna transportasi online (bike dan car) • Angket berupa kuesioner dalam bentuk online.
  12. 12. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Alasan Memilih Transportasi Online (%) 61.4 78 80.9 84.1 aman nyaman cepat murah
  13. 13. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Moda Kendaraan yg Dipilih Konsumen >3 kali sehari 8.7
  14. 14. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Frekuensi penggunaan transportasi online (%) 8.7 27.6 13.7 31.6 18.4 lbh dr 3 kali sehari 1-2 kali sehari 1 kali seminggu 2-3 kali seminggu lainnya
  15. 15. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Pernah Kecewa dengan Layanan Transportasi Online 41% 59% Pernah Tidak Pernah
  16. 16. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Kekecewaan konsumen No Kekecewaan Konsumen Jml % 1 Pengemudi meminta di batalkan/cancel 1041 22.3 2 Sulit mendapatkan pengemudi/driver 989 21.19 3 Pengemudi membatalkan secara sepihak 757 16.22 4 Aplikasi map rusak/error 612 13.11 5 Plat nomor tidak sama dengan kendaraan yang di bawa 563 12.06 6 Pengemudi tidak datang 296 6.34 7 Kondisi kendaraan kurang baik 282 6.04 selanjutnya
  17. 17. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Kekecewaan konsumen (2) No Kekecewaan Konsumen Jml % 8 Pengemudi tidak jujur kepada konsumen 235 5.03 9 Pengemudi memulai perjalanan sebelum bertemu dengan pelanggan 232 4.97 10 Pengemudi ugal-ugalan 221 4.73 11 Kendaraan bau asap rokok 215 4.61 12 Pengemudi tidak mau diberi tahu 135 2.89 13 Pengemudi merokok saat berkendara 35 0.75
  18. 18. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA Kesimpulan • Kehadiran transportasi berbasis teknologi (transportasi online) adalah sebuah keniscayaan; • Konsumen masih dihadapkan pada euphoria harga murah dan aksesibilitas transportasi online, belum pada tingkat isu standar pelayanan; • Konsekuensi hubungan kemitraan antara driver dan penyedia aplikasi, akan berdampak pada tingkat layanan ke konsumen;
  19. 19. YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA SEKILAS YLKI YLKI merupakan lembaga swadaya masyarakat nirlaba dan independen. Berdiri tahun 11 Mei 1973. Keberadaan YLKI diarahkan pada usaha pemberdayaan konsumen dan meningkatkan kepedulian kritis konsumen atas hak dan kewajibannya. Gerak langkah YLKI akan berderap lebih cepat jika Anda sebagai konsumen turut terlibat berpartisipasi; berbagi informasi, kerelawanan dan donasi. Bergabunglah bersama kami. Kontak YLKI 021 7981858 / 59. Fax 021 7981038. email: konsumen@rad.net.id.

×