Successfully reported this slideshow.
Your SlideShare is downloading. ×

Inovasi Pendidikan Di Indonesia pada abad 21.pptx

Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Loading in …3
×

Check these out next

1 of 8 Ad

More Related Content

Recently uploaded (20)

Advertisement

Inovasi Pendidikan Di Indonesia pada abad 21.pptx

  1. 1. INOVASI PENDIDIKAN DI INDONESIA PADA ABAD 21 DISUSUN OLEH: ASTIEN YUSUF IJTIHAD (204200064) ELLYANA NUR ARTIKA PUTRI (2042000076) IIN EKA SRIHANDAYANI (204200083)
  2. 2. A. INOVASI PENDIDIKAN DI INDONESIA Inovasi pendidikan adalah inovasi dalam bidang pendidikan atau inovasi untuk memecahkan masalah pendidikan. Inovasi pendidikan pada dasarnya merupakan suatu perubahan ataupun pemikiran cemerlang di bidang pendidikan yang bercirikan hal baru ataupun berupa praktik-praktik pendidikan tertentu ataupun berupa produk dari suatu hasil olah-pikir dan olah-teknologi yang diterapkan melalui tahapan tertentu yang diyakini dan dimaksudkan untuk memecahkan persoalan pendidikan yang timbul dan memperbaiki suatu keadaan pendidikan ataupun proses pendidikan tertentu yang terjadi di masyarakat.
  3. 3. 1. Inovasi Sistem Pendidikan di Indonesia • Inovasi sistem pendidikan di Indonesia dilakukan dengan pendekatan yuridis dan pendekatan pengembangan kurikulum. Perubahan PP No 19 Tahun 2005 menjadi PP No 32 Tahun 2013.Pemerintah telah melakukan upaya penyempurnaan sistem pendidikan, baik melalui penataan perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware). • Dalam inovasi sistem pendidikan ini pemerintah menghendaki visi, misi dan strategi.Visi, misi, dan strategi, serta tujuan harus jelas, layak, dan dapat dicapai dengan kemampuan yang ada, serta memiliki wawasan tentang gambaran ideal kondisi pendidikan yang diharapkan di masa depan.
  4. 4. 2. Model Inovasi Pendidikan • Secara umum model inovasi pendidikan ada dua, yaitu : a. Top-down model • yaitu inovasi pendidikan yang diciptakan oleh pihak tertentu sebagai pimpinan/atasan yang diterapkan kepada bawahan. b. Bottom-up model • yaitu model inovasi yang bersumber dan hasil ciptaan dari bawah dan dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan penyelenggaraan dan mutu pendidikan.
  5. 5. 3. Tujuan Inovasi Pendidikan • Untuk meningkatkan efisiensi, relevansi, kualitas dan efektivitas sarana serta jumlah peserta didik sebanyak-banyaknya dengan hasil pendidikan sebesar-besarnya. . Secara sistematis arah tujuan inovasi pendidikan Indonesia, adalah: • a. Mengejar berbagai ketinggalan dari berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. • b. Mengusahakan terselenggarakannya pendidikan di setiap jenis, jalur, dan jenjang yang dapat melayani setiap warga Negara secara merata dan adil. • c. Mereformasi sistem pendidikan Indonesia yang lebih: efisien dan efektif.
  6. 6. B. METODE PENDIDIKAN ABAD 21 • Metode merupakan suatu alat dalam pelaksanaan pendidikan, yakni yang digunakan dalam penyampaian materi tersebut. • Dengan karakteristik generasi digital dan pemanfaatan teknologi bisa dijadikan metode pembelajaran abad 21, yang antara lain: • 1. Independen • 2. Menyenangkan • 3. Ekspresif • 4. Instan • 5. Eksploratif • 6. Sharing • 7.Interaktif • 8. Kolaborasi
  7. 7. C. MEDIA PENDIDIKAN • Media Pendidikan yang dapat digunakan antara lain adalahl: 1. Media Berbasis Manusia 2. Media Berbasis Cetak 3. Media Berbasis Visual 4. Media Berbasis Audio-Visual 5. Media Berbasis Komputer
  8. 8. D. HAMBATAN PENDIDIKAN • Dalam dunia pendidikan yang merupakan salah satu sistem sosial, pada akhirnya juga mengalami dampak arus globalisasi. Arus Globalisasi mempengaruhi system Pendidikan yang pada akhirnya membuat terjadinya privatisasi Pendidikan ataupenyelenggaraan pendidikan yang semula tanggung jawab utama pemerintah, diserahkan kepada pihak swasta yang berujung komersialisasi Pendidikan. Hambatan yang sering muncul dikarenakan privatisasi Pendidikan antara lain: 1. Biaya pendidikan menjadi mahal, sulit dijangkau masyarakat luas. 2. Memperlebar gap dalam kualitas Pendidikan. 3. Melahirkan diskriminasi sosial. 4. Menimbulkan stigmatisasi, ke arah pelabelan sosial. 5. Menggeser budaya akademik menjadi budaya ekonomis. 6. Memperburuk kualitas SDM dan kepemimpinan masa depan.

×