Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Ppt budgeting

9,424 views

Published on

berisi tentang budgeting/anggaran

Published in: Education, Business, Technology
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Ppt budgeting

  1. 1. Budgeting/ANGGARAN Pertemuan ke-1 Matakuliah : Budgeting /Anggaran Tahun : 2 011
  2. 2. PENGERTIAN ANGGARAN <ul><li>ANGGARAN = BUDGET </li></ul><ul><li>Adalah suatu rencana keuangan periodik yg disusun secara tertulis, mengenai kegiatan suatu organisasi yg dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya di - nyatakan dalam satuan uang untuk jangka waktu tertentu. </li></ul><ul><li>Adalah suatu rencana yang disusun secara sistimatis yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan yang di - nyatakan dalam unit moneter dan berlaku untuk jangka waktu tertentu yang akan datang </li></ul><ul><li>Is a quantitative expression of a plan of action and an aid to coordination and implementation (Hongren ) </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Adalah rencana manajemen dengan asumsi bahwa langkah-2 positif akan diambil oleh pelaksana angga- ran untuk merealisasi rencana yang telah disusun </li></ul><ul><li>Adalah suatu pendekatan formal dan sistimatis dari pelaksanaan tanggung-jawab manajemen didalam pe- rencanaan, koordinasi dan pengawasan </li></ul><ul><li>PERANGGARAN = BUSINESS BUDGETING </li></ul><ul><li>Adalah proses penyusunan anggaran yg. dibuat un - tuk mencapai tujuan persh. dalam memperoleh laba </li></ul><ul><li>Adalah proses kegiatan yang menghasilkan anggaran sebagai output serta proses kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan fungsi-fungsi anggaran </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Tujuan Anggaran : </li></ul><ul><li>Sebagai pedoman kerja </li></ul><ul><li>Sebagai alat koordinasi kerja </li></ul><ul><li>Sebagai alat pengawasan kerja </li></ul><ul><li>Sebagai alat pencapaian maksimal </li></ul><ul><li>Manfaat Anggaran : </li></ul><ul><li>Kegiatan terarah untuk mencapai tujuan. </li></ul><ul><li>Alat memotivasi karyawan </li></ul><ul><li>Menimbulkan tanggung-jawab pada karyawan </li></ul><ul><li>Menghindari pemborosan </li></ul><ul><li>Pemanfaatan sumber daya se-efesien mungkin </li></ul><ul><li>Alat pendidikan bagi para manajer </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Faktor yg Mempengaruhi Penyus.Anggaran : </li></ul><ul><li>1. Faktor Intern </li></ul><ul><li>Penjualan tahun lalu </li></ul><ul><li>Kebijakan perusahaan </li></ul><ul><li>Kapasitas Produksi </li></ul><ul><li>Tenaga Kerja, Modal Kerja </li></ul><ul><li>Fasilitas lain milik perusahaan </li></ul><ul><li>2. Faktor Ekstern </li></ul><ul><li>Persaingan </li></ul><ul><li>Pertumbuhan, penyebaran penduduk </li></ul><ul><li>Daya beli, tingkat pendidikan masyarakat </li></ul><ul><li>Agama, adat dan kebiasaan masyarakat </li></ul><ul><li>Kebijakan pemerintah </li></ul><ul><li>Kondisi perekonomian nasional dan global </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Hubungan Anggaran dengan Manajemen : </li></ul><ul><li>1. Anggaran yg baik dan sempurna akan direalisasi tim manajer yang terampil dan berbakat dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemennya. </li></ul><ul><li>2.Anggaran sebagai alat manajemen mempunyai kelemahan-kelemahan sbb. : </li></ul><ul><li>Disusun atas dasar taksiran-taksiran (forecasting) </li></ul><ul><li>Taksiran didasarkan pada data, informasi dan faktor-2 yang controllable maupun uncontrolable </li></ul><ul><li>Keberhasilan pelaksanaan anggaran tergantung pada para pelaksananya </li></ul>
  7. 7. <ul><li>Hubungan Anggaran dengan Akuntansi : </li></ul><ul><li>1. Akuntansi menyajikan data historis yang berman- faat untuk membuat peramalan dalam proses pe - nyusunan anggaran. </li></ul><ul><li>2. Akuntansi melakukan pencatatan secara sistima - tis dan teratur dalam pelaksanaan anggaran, se - hingga dapat menghasilkan informasi yang ber - manfaat untuk proses evaluasi kinerja. </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Jenis Anggaran : </li></ul><ul><li>1. Appropriation Budget </li></ul><ul><li>Anggaran ini menetapkan batas pengeluaran yang bo- leh dilakukan atau jumlah maksimum yang boleh dike luarkan untuk tujuan tertentu dalam periode tertentu. Biasanya digunakan dalam pemerintahan dan tidak dapat digunakan secera efektif untuk maksud peren - canaan dan pengawasan. </li></ul><ul><li>2. Performance Budget </li></ul><ul><li>Anggaran ini didasarkan atas fungsi, aktivitas atau pro yek. Anggaran semcam ini memungkinkan dibuatnya penilaian dari biaya-biaya (cost) yang dihubungkan dengan prestasi (performance) dan karena itu dimung kinkan untuk diadakan penilaian tingkat efesiensi </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Macam Performance Budget </li></ul><ul><li>1. Fixed Budget </li></ul><ul><li>Anggaran yg penyusunannya berdasarkan atas satu tingkat kejadian (one level activity) selama jangka waktu tertentu. Anggaran ini tidak disesuaikan (fixed) dengan volume keluaran yang sesungguhnya . </li></ul><ul><li>2. Flexible Budget </li></ul><ul><li>Prinsip Budget ini adalah suatu anggaran dimana un tuk setiap tingkat kegiatan harus terdapat norma-2 biaya yang diperlukan untuk masing-2 tingkat tsb. Norma-2 ini merupakan patokan dari pengeluaran yang terjadi seharusnya pada masing-2 tingkat kegi- atan tersebut. </li></ul>
  10. 10. <ul><li>Anggaran Menurut Cara Penyusunan : </li></ul><ul><li>a. Anggaran Periodik </li></ul><ul><li>b. Anggaran Kontinyu. </li></ul><ul><li>Anggaran Menurut Jangka Waktu : </li></ul><ul><li>a. Anggaran Jangka Panjang (strategis) </li></ul><ul><li>b. Anggaran Jangka Pendek (taktis) </li></ul><ul><li>Anggaran Menurut Bidangnya : </li></ul><ul><li>a. Anggaran Operasional (anggaran L/R) </li></ul><ul><li>b. Anggaran Keuangan (anggaran Neraca) </li></ul><ul><li>Anggaran a + b = Master Budget (Anggaran Induk) </li></ul>
  11. 11. Latihan Soal

×