G. Kawasan industri (industrial estate) dan kawasan berikat (Bonden Zone)   (pengertian dan tujuan pembangunan kawasan ind...
khusus di bidang pabean. Ketentuan khusus pabean tersebut adalah bebas dari beacukai atau pungutan pajak negara karena sua...
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1986C. Penyebab Industri Jepang Dapat Berkembang Pesat   Jika dikaj...
hasilnya, restorasi Meiji mengakselerasi industrialisasi di Jepang yang dijadikanmodal untuk kebangkitan Jepang sebagai ke...
Nurmala, Dewi. Geografi Untuk SMA MA Kelas XII. Jakarta: CV.EpsillonGroup.2009.
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kawasan Industri dan Kawasan Berikat

21,668 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
21,668
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
182
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kawasan Industri dan Kawasan Berikat

  1. 1. G. Kawasan industri (industrial estate) dan kawasan berikat (Bonden Zone) (pengertian dan tujuan pembangunan kawasan industri) Pemusatan industri umumnya dilakukan dengan membentuk kawasan industri. Dalam pemusatan kawasan industri dikenal dengan istilah industrial estate. Industrial estate yaitu suatu kawasan tempat pemusatan industri yang dilengkapi dengan sarana prasarana yang meliputi lahan dan lokasi yang strategis serta fasilitas lainnya seperti listrik, air, telepon, jalan dan tempat pembuangan limbah. Sarana dan prasarana yang ada di wilayah tersebut disediakan oleh perusahaan yang ada di sekitar wilayah tersebut. Awalnya usaha pengelolaan kawasan industri juga sudah mulai dilakukan oleh pihak swasta. Pemusatan kawasan industri bertujuan untuk memberikan dampak positif baik bagi perkembangan industri itu sendiri. Adanya kawasan industri mempermudah kegiatan industri yang pada akhirnya akan mendorong percepatan pertumbuhan industri. Beberapa contoh kawasan industri Indonesia antara lain di kawasan Pulogadung dan kawasan Sunter (Jakarta), kawasan Cikarang (Bekasi), Cilegon (Banten), Cilacap (Jawa Tengah), Rungkut (Surabaya), kawasan industri Makassar (Sulawesi Selatan), Batam dan Medan (Sumatera Utara). Sedangkan kawasan lokasi industri terbesar berada di antara sungai Thames dan gerbang luar Thames di London. Secara umum, konsep pembentukan kawasan pemusatan industri bertujuan untuk: 1. Untuk menciptakan konsentrasi infrastruktur khusus di daerah yang terbatas sehingga dapat mengurangi biaya. 2. Untuk dapat menarik bisnis baru dengan menyediakan infrastruktur yang terintegrasi dalam satu lokasi. 3. Untuk menjauhkan industri-industri dari daerah perkotaan serta mencoba untuk mengurangi dampak lingkungan dan sosial dari penggunaan industri. 4. Untuk menyediakan kontrol lingkungan lokal yang khusus untuk kebutuhan kawasan industri. Ada pula kawasan industri yang disebut dengan kawasan berikat (Bonden Zone). Kawasan ini merupakan suatu kawasan industri terbatas yang memiliki ketentuan
  2. 2. khusus di bidang pabean. Ketentuan khusus pabean tersebut adalah bebas dari beacukai atau pungutan pajak negara karena suatu produk barang memiliki tujuan impordan ekspor. Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22Tahun 1986 bab 1, pasal 1, ayat 1 yang mengatur tentang kawasan berikatmenyatakan bahwa kawasan Berikat (Bonded Zone) ialah suatu kawasan denganbatas-batas tertentu di wilayah pabean Indonesia yang di dalamnya diberlakukanketentuan khusus di bidang pabean, yaitu terhadap barang yang dimasukkan dari luardaerah pabean atau dari dalam daerah pabean Indonesia lainnya tanpa terlebih dahuludikenakan pungutan bea, cukai dan/atau pungutan negara lainnya sampai barangtersebut dikeluarkan untuk tujuan impor, ekspor, atau re-ekspor.Kawasan tersebut memiliki tiga fungsi yaitu sebagai tempat penyimpanan,penimbunan dan pengolahan barang yang berasal dari dalam dan luar negeri. Contohkawasan berikat di Indonesia adalah PT. Kawasan Berikat Indonesia yang meliputiTanjung Priok, Cakung dan Batam.Terkait dengan kawasan berikat dikenal pula industri berikat (industrial linkage).Industri berikat adalah suatu industri yang memiliki keterikatan ke dalam suatuindustri utama. Keterikatan yang terjadi umumnya berupa ikatan elemen-elemenindustri seperti lahan, modal, mesin, tenaga kerja, informasi, pasar transportasi danunsur lainnya yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan industri.Industri berikat pada dasarnya memiliki keterkaitan proses, keterkaitan subkontrak,keterkaitan jasa, keterkaitan produk. Misalnya, industri garmen (industri pakaian jadi),akan dikelilingi oleh industri-industri lainnya yang terkait erat dengan industritersebut. Industri garmen tersebut akan berkaitan dengan industri tekstil sebagaipenyedia bahan baku utama, industri kancing, industri benang, dan industri aksesorispakaian. Tentunya keberadaan industri-industri pendukung tersebut tidak hanyamembantu dalam hal menekan biaya produksi dan transport industri utamanya yaitupakaian jadi, melainkan juga mendorong dan mengembangkan eksistensi industripendukung pakaian jadi tersebut.Sumber:Uli,Marah dan Mulyadi Asep.Geografi SMA untuk Kelas XII. Jakarta: Esis. 2004.http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_park
  3. 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1986C. Penyebab Industri Jepang Dapat Berkembang Pesat Jika dikaji melalui aspek sosial, ekonomi dan letak geografis Jepang, faktor-faktor yang menyebabkan Jepang sangat berkembang pesat di bidang industri, meliputi: 1. Sumber daya alam yang melimpah dan lahan yang subur, mengingat letak negara Jepang yang maritim dan dipenuhi oleh dataran tinggi vulkanis serta dikelilingi oleh lautan. 2. Memiliki tenaga kerja dengan kualitas yang terlatih dan terampil serta memiliki etos kerja yang tinggi 3. Memiliki sistem ekonomi proteksi dumpling, yaitu menjual barang di luar negeri lebih murah dibandingkan harga di dalam negeri. Berdasarkan sejarah Jepang semasa pemerintahan Kaisar Tenno Meiji, ada istilah yang disebut sebagai restorasi Meiji yaitu pengembalian kekuasaan Jepang pada saat itu. Pada tanggal 3 Februari 1867. Semasa Restorasi Meiji, feodalisme Jepang secara perlahan-lahan digantikan oleh ekonomi pasar dan menjadikan Jepang sebagai negara yang dipengaruhi negara-negara Barat hingga kini. Terjadi pembaharuan besar-besaran yang membuat Jepang sebagai negara industri modern yang sejajar dengan negara Barat lainnya. Hal ini disebabkan karena Jepang baru menyadari betapa terkebelakangnya mereka dibandingkan negara-negara lainnya di dunia setelah datangnya Komander Amerika Serikat, Matthew C. Perry yang memaksa Jepang membuka pelabuhan-pelabuhan untuk kapal-kapal asing yang ingin berdagang. Pada saat itu, Komander Perry datang ke Jepang menaiki kapal super besar yang dilengkapi persenjataan dan teknologi yang jauh lebih superior dibandingkan milik Jepang pada saat itu. Para pemimpin Restorasi Meiji bertindak atas nama pemulihan kekuasaan kaisar untuk memperkuat Jepang terhadap ancaman kekuatan-kekuatan kolonial waktu itu. Kata Meiji berarti kekuasaan pencerahan dan pemerintah waktu itu bertujuan menggabungkan "kemajuan Barat" dengan nilai-nilai "Timur" tradisional. Dengan adanya kerja sama di antara Amerika dan Jepang dalam kegiatan ekspor impor serta bantuan permodalan dan persenjataan militer, sebagai
  4. 4. hasilnya, restorasi Meiji mengakselerasi industrialisasi di Jepang yang dijadikanmodal untuk kebangkitan Jepang sebagai kekuatan militer pada tahun 1905 di bawahslogan fukoku kyōhei, yaitu "Negara Makmur, Militer Kuat".Akselrasi perkembangan ekonomi dan khususnya industri Jepang semakin menjadi-jadi ketika adanya tekanan pada saat meletusnya perang dunia II, ketika Jepang kalahmelawan Sekutu karena dua kotanya di bom yaitu Hiroshima dan Nagasaki denganbom atom nuklir dan bebasnya Indonesia dari penjajahan Jepang, penduduk Jepangmengalami kerusakan baik secara material, fisik maupun mental. Belum lagipenderitaan masyarakat Jepang yang banyak menghadapi penyakit akibat radiasinuklir dan menyebabkan angka kelahiran cacat yang meningkat. Rakyat Jepang harusmemulai hidup mereka dari awal dan akibat dari peristiwa itu, dan didukung oleh etoskerja dan kedisiplinan kemiliteran yang merupakan pekerjaan mayoritas pada saat itu,masyarakat Jepang mulai termotivasi dan bangkit dalam mengejar ketertinggalannyadengan melatih kaum intelektual dan kembali lagi mulai membangun negaraindustrial modern dengan memanfaatkan sumber daya alam yang berlimpah Jepang,melakukan perdagangan pasar bebas dengan tujuan untuk setara dengan negara Baratbaik di bidang industri, ekonomi maupun teknologi. Selain itu terdapat faktoreksternal yaitu pada saat kekalahan Jepang di perang dunia II, negara yangmemberikan bantuan baik senjata maupun modal adalah Amerika, secara logikaAmerika memberi peran penting terutama dalam hal mengekspor barang-barang keJepang sebagai bentuk bantuan dan bisa saja ada spekulasi penyebaran adanya bentuknegara industri disebarkan pahamnya oleh Amerika yang turut serta merupakannegara industri nomor satu di dunia. Ketika industri pengolahan tumbuh, masyarakatJepang menjadi lebih sejahtera dan hidup lebih baik. Pada tahun 1990, Jepang telahmenjadi negara industri dan termakmur kedua di dunia setelah Amerika Serikat, danpendapatan per kapita negara Jepang mencapai 26,940 US$.Sumber :http://en.wikipedia.org/wiki/Newly_industrialized_countryhttp://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Jepanghttp://id.wikipedia.org/wiki/Restorasi_Meijihttp://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Meiji
  5. 5. Nurmala, Dewi. Geografi Untuk SMA MA Kelas XII. Jakarta: CV.EpsillonGroup.2009.

×