Trainer Idola

743 views

Published on

Petunjuk praktis untuk menjadi trainer idola, efektif dalam menyampaikan subyek, dan disukai peserta

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
743
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
48
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Trainer Idola

  1. 1. MENJADI TRAINER IDOLA Oleh: Ir. Virja Dharma Gita Master Trainer and Founder TARGET SALES ACADEMY www.targetsalesacademy.com
  2. 2. Pengantar  Slide berikut ini ditujukan untuk para trainer, fasilitator, dan/atau para praktisi pendidikan lainnya agar dapat menjadi pendidik yang mengesankan  Membahas cara mengajar yang efektif, menarik, dan dapat diingat dalam jangka panjang
  3. 3. Belajar Dari Pelatihan Sejenis  Banyak metoda dan teknik yang diklaim sebagai yang paling efektif  Kenyataannya, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan  Hadiri pelatihan sejenis  Catat hal-hal yang baik dan/atau buruk  Pilah prinsip yang dapat diterapkan di pelatihan anda
  4. 4. Peran Trainer  Pelatihan merupakan aktivitas memfasilitasi proses belajar dan bertukar informasi  Berperanlah sebagai facilitator.  Ini akan membantu menyelaraskan peran anda dengan tujuan belajar.
  5. 5. Fasilitasi versus Mengajar  Fasilitasi berarti:  Mendorong peserta untuk belajar dari sesama peserta dan trainer.  Mengerti nilai partisipasi peserta dalam proses belajar.  Trainer tidak harus menjawab semua pertanyaan peserta, gunakan kesempatan ini untuk melibatkan peserta lain
  6. 6. Fasilitasi versus Mengajar  Trainer dengan gaya mengajar (lecturing trainer) adalah trainer yang hanya menonjolkan kepiawaiannya sendiri dalam mengajar  Lecturing trainer :  Akan merasa terintimidasi ketika peserta menyanggah pendapatnya atau memintanya mengajar lebih cepat dari sebelumnya.  Hanya ingin mengajar peserta, tanpa peduli pada apa yang mereka sudah tahu, ingin tahu, dan kecepatan belajar peserta.  Sebaliknya, facilitating trainer tertarik untuk mengetahui seberapa jauh peserta telah mengerti mengenai subyek yang dibahas, dan berusaha keras untuk meningkatkannya
  7. 7. Fasilitasi versus Mengajar  Facilitating trainer :  Senang menerima masukan mengenai keterbatasan pengetahuannnya.  Melihat dirinya sebagai pembelajar juga, dan menganggap even training sebagai kesempatan untuk meningkatkan pengetahuannya untuk memberikan training yang lebih baik di waktu yang akan datang  Lecturing trainer:  Cenderung menunjukkan kepiawaiannya ketika disanggah, dan mungkin merasa terancam ketika ditanya mengenai subyek yang tidak dikuasai.  Memandang even training sebagai proses belajar satu arah; dari dia kepada orang lain, dan menganggap ini sebagai kesempatan untuk mempromosikan kepiawaiannya.
  8. 8. Fasilitasi versus Mengajar  Ingat, anda adalah seorangTrainer! Jadi jangan Cuma berperan sebagai fasilitator  Fasilitator hanya melayani orang ketika memerlukan bantuan  Sebagai facilitating trainer anda perlu berperan lebih banyak, antara lain:  Mengerti kebutuhan peserta.  Tahu apa yang penting untuk mereka pelajari  Kecepatan belajar peserta disesuaikan dengan target.  Anda memimpin peserta, bukan hanya bereaksi pada mereka. Berperanlah sebagai trainer dan fasilitator. Facilitating trainer mengerti bahwa training berjalan dengan cara berbagi ide dalam kelompok, termasuk dirinya, dan dia berperan memaksimalkan jalannya pertukaran informasi ini.
  9. 9. Accelerated Learning  Tujuan Accelerated Learning adalah untuk membuat pembelajar sadar akan kemampuan penuhnya dalam proses belajar, dan membantu mereka mencapai tujuan secepat mungkin.  Menurut definisi, AL adalah upaya menciptakan lingkungan dan penggunaan metode yang dapat mempercepat proses belajar.  Tujuanya adalah meningkatkan hasil, tidak harus menggunakan metode tertentu.
  10. 10. Ide Accelerated Learning  Proses belajar merupakan kreasi pengetahuan secara aktif, bukan gudang informasi pasif.  Melibatan pembelajar secara total  Mendorong kolaborasi antar pembelajar  Membagi satu konsep menjadi beberapa bagian yang lebih kecil agar lebih mudah dipahami.
  11. 11. Accelerated Learning  Tentukan tujuan dan tunjukkan peserta mencapai tujuan tersebut di akhir tiap sesi.  Ekspoitasi kemampuan penuh peserta melalui seluruh inteligensi mereka, berdasarkan “Theory of Multiple Intelligences” pada moment yang relevan.  Ada 8 type inteligensi:  interpersonal,  intrapersonal,  logical-mathematical,  verbal-linguistic,  spatial,  bodily-kinesthetic,  musical-rhythmic and  naturalist.
  12. 12. Accelerated Learning  Pergunakan banyak simulasi untuk melibatkan peserta.  Tampilkan emosional. Emosi dapat bertindak sebagai katalisator dan membuat konten lebih mengesankan.  Gunakan cerita. Orang suka mendengar cerita. Melalui cerita kita dapat menyampaikan beberapa konsep sekaligus.
  13. 13. Prinsip Kunci Proses Belajar Orang Dewasa  Harus Aman. Lingkungan tempat belajar harus aman dan nyaman.  Aktif. Pembelajar harus aktif.  Kebutuhan yang jelas. Pembelajar harus menyadari kebutuhannya untuk mempelajari subyek tertentu.  Lingkungan sosial yang nyaman. Lingkungan belajar harus nyaman secara sosial  Lingkungan fisik yang nyaman.Tempat belajar memiliki penerangan, ventilasi, ukuran ruangan, dan perlengkapan fisik lainnya yang memadai
  14. 14. Prinsip Kunci Proses Belajar Orang Dewasa  Dua arah. Proses belajar merupakan komunikasi 2 arah.  Mempunyai tujuan sendiri. Masing-masing pembelajar memiliki tujuan.  Evaluasi. Pembelajar harus mampu mengevaluasi kemajuan proses belajarnya  Relasi subyek. Pembelajar harus mampu menghubungkan subyek yang dipelajari dengan pengetahuan dan pangalamannya, kemudian mengintegrasikannya untuk meningkatkan ke peringkat yang lebih tinggi  Fokus pada pembelajar.Cara berpikir ini akan memungkinkan penerapan beberapa takni untuk memaksimalkan efisiensi proses belajar.
  15. 15. Prinsip Kunci Proses Belajar Orang Dewasa Beberapa petunjuk praktis tambahan bisa anda simak pada slide saya yang berjudul: Trainer Idola – Petunjuk Praktis
  16. 16. Masih Perlu Bantuan?  Bila anda perlu belajar lebih lanjut topik “Train TheTrainer”, atau memerlukan perlu bantuan lain untuk training, silakan kirim e-mail ke: virja.dg@targetsalesacademy.com kami sediakan materi e-learning GRATIS.  Bila anda memerlukan Trainer berpengalaman untuk Selling Skill dan/atau keterampilan lain yang diperlukan oleh seorang Sales Profesional, seperti: Presentation Skill, Negotiation Skill, Decision Making, silakan kontak saya via e-mail: virja.dg@targetsalesacademy.com

×