Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Journal Critique | The Relationship between Organizational Commitment and Market Orientation

434 views

Published on

The Relationship between Organizational Commitment and Market Orientation | Subramanian Sivaramakrishnan; David Zhang; Marjorie Delbaere; Edward Bruning (University of Manitoba, Winnipeg, Canada)

Published in: Marketing
  • Be the first to comment

Journal Critique | The Relationship between Organizational Commitment and Market Orientation

  1. 1. THE RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL COMMITMENT AND MARKET ORIENTATION Subramanian Sivaramakrishnan; David Zhang; Marjorie Delbaere; Edward Bruning University of Manitoba, Winnipeg, Canada A JOURNAL ARTICLE CRITIQUE Critiqued & Presented by: Kelompok 5 | MM | Universitas Mercu Buana December 5, 2015
  2. 2. INDEX & FLOW Background Objectives Research Model Hypothesize Literature Review Literature Review Methodology Results Critiques etc Q&A Session
  3. 3. VARIABLE TERMINOLOGY 1.  MARKET-BASED REWARD SYSTEM 2.  TOP MANAGEMENT EMPHASIS 3.  ORGANIZATIONAL COMMITMENT 4.  MARKET ORIENTATION Dalam jurnal ini terdapat beberapa terminologi variabel yang juga akan dibahas lebih lengkap pada literatur review dalam presentasi kali ini.
  4. 4. BACKGROUND Narver dan Slater (1990, p.21) Market orientation sebagai budaya organisasi yang paling efektif dalam menciptakan perilaku penting untuk penciptaan nilai unggul kepada pembeli serta kinerja dalam bisnis. Jaworski and Kohli (1990) Implementasi market orientation meningkatkan komitmen sebuah organisasi. ‘A causal ordering of relationships cannot be confirmed’ (Ruekert, 1992, p. 241)
  5. 5. RESEARCH OBJECTIVES 1.  Mengetahui peran dari penekanan Top Management serta market-based reward system (sistem imbalan berbasis pasar) dalam membangun komitmen organisasi dalam konteks market orientation pada perusahaan 2.  Mengetahui apakah komitmen organisasi memediasi hubungan antara penekanan Top Management dan market-based reward system terhadap market orientation 3.  Memeriksa interaksi-interaksi nya dengan komitmen top-manajemen dan sistem imbalan berbasis pasar (market- based reward system)
  6. 6. RESEARCH MODEL TOP MANAGEMENT Emphasis on Market Orientation ORGANIZATIONAL COMMITMENT MARKET ORIENTATION •  Competitor Orientation •  Customer Orientation ORGANIZATIONAL SYSTEM Market-based reward system Research Model: The relationship between organizational commitment and market orientation H1 H2 H3
  7. 7. HYPOTHESIZES H1: Komitmen organisasi adalah awal dari market orientation dan berpengaruh langsung pada budaya market orientation perusahaan H2: Imbalan berbasis pasar berpengaruh pada tingat market orientation baik secara langsung maupun dimediasi oleh tingkat komitmen organisasi. H3: Top management berpengaruh pada tingkat market orientation yang dipandu oleh tingkat komitmen organisasi  
  8. 8. LITERATURE REVIEW MARKET ORIENTATION Market orientation adalah sebuah business culture yang sangat efektif dan efisien mampu menghasilkan superior value bagi pelanggannya. Kohli & Jaworski (1990) menyimpulkan, budaya perusahaan sangat efektif dan efisien memunculkan perilaku yang dibutuhkan guna menghasilkan superior value performance bagi perusahaan, serta melanggengkan kinerja. Anteseden market orientation, seperti yang diidentifikasi oleh Kohli & Jaworski (1990), termasuk sistem organisasi, penekanan dari manajemen tertinggi/ top management, dan dinamika antar departemen.
  9. 9. LITERATURE REVIEW KOMITMEN ORGANISASI Porter, Mowday dan Steers (1982) Kekuatan yang bersifat relatif dari individu dalam mengidentifikasikan keterlibatan dirinya kedalam bagian organisasi. Hal ini dapat ditandai dengan tiga hal, yaitu: •  Penerimaan terhadap nilai-nilai dan tujuan organisasi. •  Kesiapan dan kesedian untuk berusaha dengan sungguh-sungguh atas nama organisasi. •  Keinginan untuk mempertahankan keanggotaan di dalam organisasi (menjadi bagian dari organisasi).   Komitmen organisasi diatas dapat disimpulkan sebagai suatu sikap yang ditunjukkan oleh individu dengan adanya identifikasi, keterlibatan serta loyalitas terhadap organisasi. Serta, adanya keinginan untuk tetap berada dalam organisasi dan tidak bersedia untuk meninggalkannya dengan alasan apapun (Komitmen Asertif)
  10. 10. Kohli dan Jaworski, 1990 Perusahaan dengan sistem imbalan berbasis pasar merupakan awal mula dari perusahaan yang berorientasi pasar. Rousseau, 1995 Sistem penghargaan yang menggabungkan kinerja jangka panjang organisasi, seperti berbagi saham dan laba tampaknya menjadi cara yang efektif untuk menanamkan komitmen. Lawler, Mohrman, & Ledford, 1998 Sistem imbalan di perusahaan AS saat ini identik erat dengan bagaimana kinerja karyawan dan organisasi. Penelitian ini meneliti, apakah dan bagaimana perusahaan menggabungkan faktor berbasis pasar, seperti kepuasan pelanggan dan responsif kompetitif, ke dalam sistem imbalan mereka. LITERATURE REVIEW MARKET -BASED REWARD SYSTEM
  11. 11. LITERATURE REVIEW TOP MANAGEMENT EMPHASIS Hambrick & Mason, 1984; Webster, 1988 Manajer memainkan peran penting dalam membentuk budaya organisasi. Kohli dan Jaworski (1990) Mengidentifikasi faktor-faktor manajemen tertinggi sebagai kunci untuk market orientation. Penekanan manajemen puncak pada market orientation adalah positif dan signifikan berkorelasi dengan market orientation perusahaan.
  12. 12. METHODOLOGY Sample & Data Collection 500 perusahaan Kanada > 50 tahun beroperasi > 400 karyawan Measure and Pretesting Top & Middle Level Mgr. 306 informan = 103 bisnis 78.6% = Laki-laki 21.4% = Perempuan Pretest pada 1 perusahaan Data-filtered > 105 responden Perhitungan skala Likert Unidimensionality, reliability & validity Descriptive statistics
  13. 13. QUESTIONNAIRE Bagian berikut diukur pada tujuh poin Skala Likert dimana 1 adalah
 Sangat Tidak Setuju dan 7 yang Sangat Setuju. Responden juga memiliki pilihan. 'Tidak tahu'
 
 Top manajemen pada penekanan orientasi pasar
 (1) Manajemen puncak menekankan kebutuhan untuk beradaptasi dengan tren di pasar.
 (2) Manajemen puncak menekankan menyadari tindakan pesaing.
 Sistem penghargaan berbasis pasar
 (1) Imbalan formal (yaitu kenaikan gaji, promosi, penghargaan) yang diberikan kepada karyawan untuk mencapai kinerja yang unggul.
 (2) Karyawan tidak diberikan untuk membangun hubungan kerjasama dengan departemen lain/ unit.
 
 Komitmen berorganisasi
 (1) Sebuah semangat tim di perusahaan ini yang meliputi semua jajaran .
 (2) Karyawan di perusahaan ini merasa bahwa mereka berada 'di dalamnya bersama-sama'.
 
 Orientasi pasar
 (1) Tujuan bisnis utama kami adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami.
 (2) Kami menggunakan pelanggan sebagai sumber penting dari ide-ide layanan.
 (3) Kami terus memantau tingkat komitmen perusahaankepada pelanggan kami.
 (4) Strategi kami untuk keunggulan kompetitif didasarkan pada pemahaman tentang kebutuhan pelanggan kami.

  14. 14. RESULTS H1 H2 H3 Sistem reward berbasis pasar akan berdampak pada market orientation yang dimediasi oleh komitmen organisasi, artinya bahwa sistem reward berbasis pasar dengan sendirinya dapat langsung mengembangkan market orientation individu, namun dapat juga melalui komitmen organisasi dalam meningkatkan budaya organisasi yang berorientasi pasar. Komitmen organisasi tidak menengahi hubungan antara penekanan manajemen puncak dengan market orientation. Sehingga kebijakan manajemen puncak berdampak langsung pada tingkat budaya berorientasi pasar, dan tidak berdampak dalam mempengaruhi tingkat komitmen organisasi dalam menghasilkan budaya market orientation dalam perusahaan. Komitmen organisasi dapat mempengaruhi market orientation, dan bukan akibat dari market orientation. Ini berarti bahwa jika organisasi meningkatkan komitmen karyawan, hal ini akan memiliki efek positif pada market orientation.
  15. 15. FIGURE: RESULT TOP MANAGEMENT Emphasis on Market Orientation ORGANIZATIONAL COMMITMENT MARKET ORIENTATION •  Competitor Orientation •  Customer Orientation ORGANIZATIONAL SYSTEM Market-based reward system
  16. 16. CRITIQUES 1.  Ukuran sampel yang relatif kecil, 2.  Operasionalisasi sempit pada konsep tertentu. Sebagai contoh, penelitian ini melihat hanya salah satu segi dari sistem organisasi, yaitu, sistem imbalan berbasis pasar, 3.  Penelitian ini tidak menguraikan hubungan yang rumit dan kemungkinan efek perilaku kecenderungan pengambilan risiko oleh manajemen puncak atau risiko keengganan manajemen puncak pada market orientation dalam suatu organisasi. 4.  Hanya meneliti komponen afektif dari komitmen organisasi, tidak secara lengkap yaitu komitmen normatif dan komponen yang berkelanjutan.
  17. 17. APPRECIATION 1.  Pada penelitian ini kita dapat memperoleh hasil berupa pengaruh antara sistem reward berbasis pasar dengan peningkatan komitmen organisasi, 2.  Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana komitmen organisasi dapat meningkatkan budaya orientasi pasar pada organisasi, 3.  Penelitian ini juga menyatakan peranan besar top management dalam meningkatkan market orientation perusahaannya secara langsung. 4.  Penelitian ini berguna bagi para insan dan praktisi HR (human resources) dalam mengembangkan kebijakan human resources, serta panduan bagi para manajer untuk meningkatkan strategi bisnis melalui strategi internal
  18. 18. FURTHER REASEARCH … 1.  Penelitian ini akan lebih menarik bila menggunakan beberapa responden pada semua level dalam penelitian masa depan sehingga sampel yang digunakan dapat lebih besar, 2.  Mengukur komponen komitmen normatif dan komponen berkelanjutan, bukan hanya komponen afektif 3.  Penelitian masa depan agar dapat mencakup proses kegiatan HR lainnya yang dapat mendukung budaya perusahaan terkait orientasi pasar
  19. 19. THANK YOU AND Hi FIVE! Azhar Saddiq - 55115110194 Etika Ayu Mindiaputri - 55115110192 Mangandar Panggabean - 55115110185 Mohammad Ali Jinnah - 55115110237 Shinta Hermayan Kyoto - 55115110295 Triyo Saputra - 55115110183

×