Asal usul nenek moyang Bangsa

38,934 views

Published on

0 Comments
14 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
38,934
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
10
Actions
Shares
0
Downloads
927
Comments
0
Likes
14
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Asal usul nenek moyang Bangsa

  1. 1. PERTEMUAN KE-10
  2. 2.  Melalui diskusi, mengamati dan membaca referensi siswa dapat:  1. Menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap asal-usul nenek moyang Bangsa Indonesia  2. Menunjukkan sikap peduli terhadap asal-usul nenek moyang Bangsa Indonesia  3. Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran sejarah  4. Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran sejarah  5. Menganalisis migrasi dan penyebaran ras asal usul nenek moyang Bangsa Indonesia  6. Menganalisis keterkaitan antara migrasi nenek moyang Bangsa Indonesia dengan perkembangan budaya neolitikum
  3. 3. Berdasarkan Penemuan Fosil dan artefak: • Bahwa bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri dan kemudian menyebar ke Asia lainnya. • Pendapat ini di dukung oleh penemuan fosil di Cina yang kemudian disebut dengan SINANTHROPUS PEKINENSIS yang diperkirakan hidup sezaman dengan Pithecanthropus Erectus dari Indonesia • Di wilayah Asia lainnya belum berhasil ditemukan fosil manusia purba
  4. 4. Berdasarkan Penemuan Fosil dan artefak: • Bahwa penduduk yang mendiami daerah kepulauan Indonesia diperkirakan dari daratan Asia. • Melaui jejak sejarah yang diteliti ,bangsa Indonesia diperkirakan berasal dari daerah Yunan selatan kemudian menyebar kearah selatan hingga sampai ke Indonesi
  5. 5. Bahwa masyarakat awal yang menempati wilayah Indonesia termasuk rumpun bangsa Melayu,bangsa ini merupakan nenek moyang bangsa Indonesia,yang terdiri dari Dua rumpun ,yaitu : 1. Bangsa Proto Melayu : • (melayu tua) bangsa ini masuk ke Indonesia melalui dua jalan yaitu :
  6. 6.  Jalan Barat : Melalui semenanjung Melayu,terus ke Sumatera dan menyebar ke seluruh Indonesia.  Jalan Timur : Melalui Filipina terus ke Sulawesi selanjutnya keseluruh Indonesia  Keturunan bangsa Proto Melayu yang masih ada sampai sekarang : Suku bangsa Dayak,Toraja,Batak dan Papua .  Jalur selatan: (ada beberapa ahli yang menyebutkan jalur barat),yaitu dari Thailand Semenanjung Malaya kemudian masuk ke Indonesia
  7. 7. Satu-satunya sumber untuk mengetahui kehidupan manusia purba adalah melalui peninggalan-peninggalan mereka yang berupa: • fosil manusia, tumbuh-tumbuhan maupun hewan yang hidup dan berkembang pada masa itu. • alat-alat kehidupan
  8. 8. • Disebut zaman batu karena hasil - hasil kebudayaan pada masa itu sebagian besar terbuat dari batu, mulai dari yang sedernaha dan kasar sampai pada yang baik dan halus. • Perbedaan itu merupakan gambaran usia peralatan tersebut. • Semakin sederhana dan kasar, maka peralatan itu dikatakan berasal dari zaman yang lebih tua, dan sebaliknya. • Zaman batu sendiri dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu: 1. Zaman batu tua (paleolitikum) 2. Zaman batu tengah (mesolitikum) 3. Zaman batu muda (neolitikum).
  9. 9. Peralatan pada zaman batu : 1. Zaman batu : a. Zaman batu tua (Palaeolithikum) Zaman batu tua merupakan suatu masa di mana hasil buatan alat-alat dari batunya masih kasar dan belum diasah sehingga bentuknya masih sederhana. Misalnya: kapak genggam
  10. 10. Zaman batu muda merupakan suatu masa di mana alat-alat kehidupan manusia dibuat dari batu yang sudah dihaluskan, serta bentuknya lebih sempurna dari zaman sebelumnya. Misalnya : kapak persegi
  11. 11. Alat - alat itu terbuat dari : 1. batu, 2. tulang, 3. kayu, 4. logam. Alat - alat tersebut ada yang sangat : 1. kasar, 2. agak halus, dan 3. sangat halus bentuknya.
  12. 12. Di samping itu, ada yang: 1. Bulat, 2. Pipih, 3. Runcing, 4. kecil, dan 5. besar. • Bentuk dan jenis alat - alat itu sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan hidupnya. • Sisa - sisa peralatan yang terbuat dari tulang dan kayu, umumnya telah membatu (menjadi batu) atau sering disebut fosil. • Sisa – sisa peninggalan ini disebut sebagai hasil kebudayaan fisik (materi).
  13. 13. Animisme Kepercayaan masyarakat terhadap suatu benda yang dianggap memiliki roh dan jiwa Dinamisme Kepercayaan bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib Totemisme Kepercayaan terhadap hewan atau figur alam yang secara spritual mewakili sebuah kelompok

×