Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Maria Ulfa Anshor

56 views

Published on

Parenting Zaman Now

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Maria Ulfa Anshor

  1. 1. Kiat Berkomunikasi di era digital Peran perempuan dalam bernegara Maria Ulfah Anshor Komisioner Komnas Perempuan Seminar “Parenting zaman now “ Bandung, 15 Februari 2020. Gedung RS Pendidikan UNPAD lantai 6 Jl. Prof. Eijkman 38 Bandung
  2. 2. PERAN PEREMPUAN DI TENGAH KELUARGA DAN MASYARAKAT Untuk meningkatkan kontribusi bagi hari depan Indonesia
  3. 3. PERAN PEREMPUAN DOMESTIK • Istri • Orangtua • Keluarga PUBLIK • Masyarakat • Bangsa • Negara
  4. 4. 3 Elemen Utama Pengasuhan (Houghughi, 2004:6) KTP 1. Kegiatan Adanya serangkaian kegiatan pengasuhan (parenting activities) yang memadai yang diperlukan oleh anak. 2. Tempat Adanya tempat yang berfungsi (functional areas) sebagai pusat kegiatan bagi anak-anak selama mereka dalam pengasuhan. 3. Prasarana Adanya prasarana (prerequesites) yang diperlukan dalam menjalankan fungsi pengasuhan
  5. 5. PROSES: KESEJAHTERAAN ANAK Mencegah berbagai bentuk kekerasan, perlakuan salah, penelantaran dan eksploitasi terhadap anak - pasal 59 UU PA Pemenuhan hak anak, 31 Hak Anak: UNTUK diasuh orangtua, bermain, berekreasi, berpartisipasi UNTUK MENDAPATKAN nama, identitas, kewarganegaraan dsb PERLINDUNGAN KHUSUS dalam situasi darurat, konflik sosial, Kesejahteraan anak Serangkaian kegiatan yang secara khusus ditujukan untuk mengembangkan kesejahteraan anak,
  6. 6. 6 KEBIJAKAN PEMBANGUNAN SDM Arah kebijakan pembangunan Indonesia ke depan adalah akan fokus pada pembangunan SDM anak merupakan bagian SDM yg akan mengisi pembangunan Penduduk Indonesia: 258,7 juta Jumlah anak: 83,4 juta atau 1/3 penduduk adalah anak/berusia 0 hingga <18 Tahun 32,24%
  7. 7. PERAN PUBLIK MESO MAKRO  Menduduki post strategis sebagai pengambil kebijakan publik/ pembuat peraturan perundang- undangan  Jabatan di Legislatif/Anggota DPR: membuat Undang-undang, menetapkan anggaran negara, melakukan pengawasan  Jabatan-jabatan di eksekutif spt Menteri, Gubernur, Bupati/ Wali Kota, Camat, Lurah/kades dsb  Jabatan-jabatan yudikatif 21 PERAN 2  Peran Sosial Kemasyarakatan  Pemangku kepentingan masyarakat yang aktif berpartisipasi  Menjalankan profesi dan pengembangan diri beraktifitas di luar rumah
  8. 8. PEMBERDAYAAN KESETARAAN GENDER UUD 1945 Pasal 28 A-J: HAM
  9. 9. Perempuan di Legislatif, Eksekutif & Yudikatif Persentase perempuan di Legislatif: MPR RI 18.92% DPR RI 17.32% DPD RI 25.76% Persentase perempuan di Eksekutif: Menteri 8 / 37 —> 21,5% Bupati/Wakot 24/ 511 kab/kota —>4.7% Kades/lurah 5.7% Persentase perempuan di Yudikatif: MA 0 % KPK 1 dari 5 pimpinan MK 1 dari 7 pimpinan
  10. 10. Tantangan
  11. 11. STRATEGI: Pendekatan Sistem Pengembangan Manusia (Human Development System) untuk memutus ketidakadilan Gender PILAR 1: Penguatan AGENSI SEMUA ORANG sadar HAM Berprespektif Gender PILAR 2: Peningkatan akses dan kualitas layanan pemenuhan hak bagi setiap orang tanpa diskriminasi thd perempuan PILAR 3: Peningkatan penyadaran HAM BG pada keluarga, masyarakat (sekolah, pesantren, OMS media dan dunia usaha) PILAR 4: Penguatan kerangka hukum yg adil gender PILAR 5: Penguatan koordinasi & sinergi lintas K/L/ Daerah, OMS, Dunia usaha, dan media dalam implementasi HAM Berprespektif Gender dan hukum yg adil gender
  12. 12. Rekomendasi Training Hak Asasi Manusia Berperspektif Gender (HAM BG) bagi keluarga, tokoh masyarakat, tokog agama, pendidik/guru, media masa dan dunia usaha Penyadaran HAM BG bagi semua pengambil kebijakan di semua tingkatan dari Pusat hingga desa Pendidikan politik bagi masyarakat terkait pemenuhan layanan HAM BG Peningkatkan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan di semua tingkatan, baik di Legislatif, Eksekutif maupun Yudikatif Mengembangkan sinergi dan jaringan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk implementasikan HAM BG
  13. 13. SEKIAN Terima Kasih

×