PENDIDIKAN PANCASILA DANKEWARGANEGARAAN/ PPKNOleh : MUHAMAD YOGI
Tujuan Pendidikan Pancasila• Peserta didik/mahasiswa dapat memahami dan mampumelaksanakan nilai-nilai Pancasila dan UUD 19...
• Kompetensi yang diharapkan; mampu memahami,menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapioleh masyarakat bangsa...
Garis Besar Proses Pembelajaran M.K Pancasiladan PPKNGBPP MK Pancasila1. Memahami landasan dan tujuan Pendidikan Pancasila...
Ruang Lingkup MK PPKN• Pendahuluan; Pengertian,Tujuan PPKN, Ruanglingkup, Sistem Evaluasi.• Negara dan Bangsa• Hak dan Kew...
• Literatur.1. Santiaji Pancasila, Prof. DarjiDarmodihardjo, S.H. Dkk.2. Pendidikan Pancasila( SK Dirjen DiktiNo.38/Dikti/...
Evaluasi : UTS : 30 % UAS : 35 % TUGAS : 25 % KEHADIRAN : 10 %
Tujuan Instruksional Umum MK PPKN• Terbentuk sikap dan cara berfikir komprehensifintegral pada seluruh aspek kehidupanberm...
• MK Pengembangan Kepribadian meliputi ; Agama,Pancasiladan Pend. Kewarganegaraan• Dibeberapa negara didunia melaksanakan ...
LANDASAN PENDIDIKAN PANCASILAA. Pancasila ditinjau dari Landasan Historis• Bangsa Indonesia terbentuk melalui suatu proses...
• Istilah Pancasila digunakan untuk memberikan nama pada 5 (lima)Prinsip dasar kenegaraan Indonesia oleh Soekarno dan Moh....
B. Pancasila Sebagai Landasan KulturalPancasila dalam hal ini berkaitan erat dengan budayakehidupan bangsa Indonesia dan m...
C. Pancasila sebagai Landasan YuridisSebagai landasan Yuridis Pancasila tercantum dalamPembukaan UUD’45. Pancasila adalah ...
D. Pancasila sebagai Landasan PhilosofisFalsafah berasal dari kata Yunani “philosophia”.• “Philos” berarti “mencintai” ata...
Pancasila sebagai Filsafat NegaraDalam hal ketatanegaraan terdapat 3 (tiga)faktor utama yang harus ada dan satu sama lains...
1. Faktor Filsafat Negara• Dasar filasafat negara yang disebut juga dasar ataulandasan ideal. Filsafat ini berakar pada pa...
2. Faktor Konstitusi UUD• Ketentuan hukum mengenai strukturnegara dan pemerintahannya, termasukbentuk dan susunan negarany...
3. Faktor Garis Politik• Garis kebijaksanaan atau pengarahan jalannyapemerintahan negara, sehingga dapat dicapai tujuanneg...
• Ketiga faktor tersebut saling berkaitan satu sama lain.Faktor filsafsat memberi jiwa dan semangat, cita-citadan pandanga...
• Secara kronologis Pancasila sebagai filsafatnegara tumbuh dan berkembang sejalan dengansejarah perjuangan Indonesia yang...
• Melalui perjuangan pergerakan nasional Budi Utomotahun 1908 (melalui cita-cita politik yang dilaksanakanmelalui pendidik...
• Usulan Rumusan dasar ketatanegaraan Indonesia oleh Muh. Yamin (20 Mei 1945):1. Perikebangsaan2. Perikemanusiaan3. Perike...
• Rumusan Pancasila pada Piagam Jakarta(22 Juni 1945):1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankansyariat Islam bagi pemeluk-...
• Pancasila dalam dokumen sejarah a.l:1. Pidato Muh. Yamin tanggal 29 Juni 19452. Pidato Soekarno tanggal 1 Juni 19453. Pi...
Sejarah Perjuangan Bangsa IndonesiaMasa Sebelum Kemerdekaan Masa Sesudah KemerdekaanSebelumPenjajahanMasaPenjajahanMasaKej...
Masa Sebelum Penjajahan Belanda• Tahun 400-600 M.:- KerajaanKutai (KALTIM):• Raja Kudungga• Raja Asywawaman• Raja Mulawarm...
• Abad ke 13( Tahun 1227);Agama Islam masuk melalui Aceh dibawapedagang Parsi dan Gujarat. Kerajaan pertama“Samudra Pasai”...
Masa kejayaan bangsa kita tampak pada:- Masa KerajaanSriwijaya- Masa Kerajaan Majapahit:SumpahPalapa – Patih Gajah Mada(un...
Masa setelah masuknya penjajahan Belanda:Melalui perdagangan bangsa Belandamembentuk VOC (Vereenigde Oost IndischeCompania...
Kebangkitan Nasional• Pergerakan Nasional Budi Utomo (20 Mei 1908)Bergerak dibidang pendidikan dan pengajaranmelalui progr...
Masa Penjajahan JepangSetelah Jepang masuk ke Indonesia tahun 1942berbagai kegiatan politik ataupun rapat-rapatdilarang, d...
Tanggal 17 Agustus 1945 Puncak PergerakanHal ini merupakan kelanjutan dari perjuanganyang dilaksanakan berabad-abad lamany...
Masa 1945-1950 ( Revolusi Fisik)Masa bangsa Indonesia merebut memperbaikikekuasaan terhadap penjajah.• 22 Agustus 1945Terb...
• Terjadinya pemberontakan RMS (RepublikMaluku Selatan), Tahun 1950 dibawahpimpinan Mr.Dr.Soumokil gerakan ini inginmelepa...
• Tahun 1950 (tanggal 27September)Indonesiamenjadi anggota PBB ke-60, bendera Indonesiaberkibar disamping Negara lainnya.
Tahun 1950-1959 (Masa Survival)Pada masa ini kita mempertahankan negara kesatuanRI dari pemberontakan yang terjadi seperti...
Masa Kembali ke UUD 1945Alasan pemikiran pemerintah u/ kembali ke UUD 1945:1. UUD 1945 merupakan dokumen historis atas das...
Diktum Dekrit Presiden 5 Juli 19591. Menetapkan pembubaran konstituante.2. Menetapkan UUD 1945 berlaku lagi bagi segenapba...
Masa Orde LamaTerjadi penyimpangan sebagai berikut:• Pengangkatan Presiden seumur hidup.• Menyamakan kedudukan Pancasila d...
Masa Orde BaruLahirnya Supersemar (Surat Pemerintah SebelasMaret) tanggal 11 Maret 1966. o/ PresidenSoekarno kepada Jendra...
• Kasus-kasus Tragedi Ambon, Poso, Sampit,Kalimantan Barat,Perpecahan di Aceh danIrian Barat/Papua.
Kronologis Penyusunan Pancasila dan UUD 1945• 17 Desember 1941Meletus perang fasitik, sekutu dikalahkan oleh Jepang dengan...
I. Panitia 9 Sebagai Perumus Naskah RancanganPembukaan UUD 19451. Ir. Soekarno (ketua)2. Dr.M. Hatta3. Mr. A.A. Maramis4. ...
Panitia 9 (Perumus) menghasilkanNaskah Rancangan Pembukaan UUD (Tgl23 Juni 1945 yang terdiri dari 4 alinea,dikemudian dike...
II. Panitia Perancang UUD1. Marumis2. Oho Iskandardinata3. Poeroebejo4. Agus Salim5. Achmad Subendjo6. Soeparno7. Ny. Ulfa...
III. Panitia Ekonomi dan KeuanganDiketua Oleh Drs. Moch HattaIV. Panitia Pembela Tanah AirDiketua Oleh. Abikusno Tjokrosuy...
• 17 Agustus 1945 : Proklamasi Kemerdekaan RI• 18 Agustus 1945 :Pengesahan UUD 1945, dengan keputusansbb:a. Menetapkan dal...
• 19 Agustus 1945 Sidang PPKI memutuskan:a. Pembentukan 12 Depertemen Negarab. Pembagian Wilayah Indonesia atau.8 Propinsi...
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat• Pancasila terdiri dari 5 sila yang pada hakikatnya merupakan sistemfilsafat.• Sis...
Susunan Pancasila adalah sistem hirarkhis dari keliam sila Pancasila tersebut yangmenunjukan satu rangkaian urutan yang te...
Kesimpulan• Pancasila adalah suatu sistem filsafat yang merupakan suatu kesatuanorganis atau satu kesatuan yang bulat, ant...
Paham integralistik dalam negara Indonesiahubungannya dengan penetapan dasar negara• Integralistik merupakan paham yang te...
• Paham negara integralistik berdasar pada Pancasila berbedadengan paham negara yang berdasarkan paham liberalismeyang dal...
• Dengan paham integralistik bangsa Indonesiadengan segala keaneka ragamannya telahmembentuk suatu kesatua integrasi sebga...
• Secara yuridis-filosofis Pancasila sebagai dasarfilsafat negara tercantum dalam Alinea IV UUD 1945;• … maka disusunlah k...
• Kedudukan Pancasila merupakan sumbertertib hukum Indonesia yang terdaat dalampembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yangdiwujudk...
• Dalam pembukaan ini diterima aliranpengertian negara kesatuan, negaramelindungi dan meliputi segenap bangsaseluruhnya. D...
- Pokok Pikiran Kedua “Keadilan Sosial” Negara hendak mewujudkankeadilan sosial bagi seluruh rakyat. Dengan demikian perlu...
Pancasila Sebagai Idiologi Negara• PengertianIdeologi berasldari kata Idein (Yunani) atauIdea yang berati : gagasan, bentu...
Dalam perkembangannya kemudian idiolosi menjadi berarti“sistem dasar tentang nilai-nilai dan tujuan serta sarana-sarana po...
Pancasila sebagai idiologi berarti bahwaidiologi Pancasila merupakan paduan gagasandasar mengenai hidup dan kehidupan bang...
Pancasila adalah idiologi terbuka,berarti :Pancasila harus dikembangkan secara kreatifdan dinamis untuk dapat menjawab tan...
Keterbukaan Pancasila bukan berarti mengubah nilai-nilai dasar yang terkandung di dalamnya,namunmengeksplisitkan wawasanny...
Secara Struktural Pancasila sebagai idiologiterbuka memiliki 3 (tiga) dimensi yaitu :1. Dimensi Idealistis, yaitu nilai-ni...
2. Dimensi Normatif, yaitu nilai-nilai yangterkandung dalamPancasila perlu dijabarkannorma, sebagaimana terkandung dalamno...
• Dimensi Realistis;adalah sebagai idiologi yang harus mampumencerminkan realita hidup dan berkembangdalam masyarakat, dan...
Pancasila Sebagai Pandangan HidupBangsa• Pandangan hidup suatu bangsa adalah : inti sari(kristalisasi) dan nilai-nilai yan...
• Pengalaman hidup suatu bangsa lahir dandiambil dari pengalaman hidup dan sejarahbangsa tersebut. Didalamnya terkandung a...
Nilai-nilai dalam PancasilaNilai : merupakan konsepsi abstak dalam dirimanusia mengenai apa yang benar danapa yang salah (...
Menurut Prof.Notonegoro :ada 3 kelompok nilai:1. Nilai material ; yaitu segala sesuatu yang berguna bagiumat manusia2. Nil...
• Nilai religius,merupakan nilai Ketuhanan, kerohanianyang tertinggi dan mutlak. Nilai religius inibersumber pada kepercay...
• Nilai pada hakikatnya adalah sifat atau kualitas yangmelekat pada suatu obyek.• Didalam nilai terkandung cita-cita, hara...
Pancasila sebagai etika politik• Pengertian Etika• Pengertian Nilai, Norma dan Moral• Etika Politik• Nilai-nilai Pancasila...
Etika (Ethics)dapat diartikan sebagai berikut :Merupakan dasar moral yaitu nilai-nilai tentang apa yangbaik dan apa yang ...
Pengertian PolitikKata politik berasal dari kata” Politics ”“Suatu kegiatan/proses untu mencapai tujuanyang berkaitan deng...
• Etika Politik berdasarkan prinsip-prinsip etikapenegakan dalam kehidupan berpolitik yangmencakup : legitimasi negara, hu...
Nilai-nilai Pancasila sebagaisumber Etika Politik• Bahwa pelaksanaan/penyelenggara negara yangberdasarkan etika politik:Me...
• Pancasila sebagai sistem filsafat melaksankan3 dasar tersebut, maka penyelenggara negaraharus berpegang pada ke 3hal ter...
Pancasila sebagai paradigma kehidupandalam bermasyarakat, berbangsa, danbernegara• PengertianParadigma adalah :- sumber ni...
• Kampus sebagai Moral Force• Perguruan Tinggi memliki 3 tugas pokok yang disebutTridharma Perguruan Tinggi yaitu :1. Pend...
PANCASILA DALAM KONTEKSKETATANEGARAAN RI DAN UUD 1945
Pancasila dalam konteks ketatanegaraan RI• Pancasila sebagai staat fundamental normtercantum dalam alinea IV Pembukaan UUD...
Hubungan Pancasila Dengan Pembukaan UUD RI 1945• Secara formal yuridis Pancasila ditetapkan sebagaidasar filsafat Negara R...
UUD RI 1945• UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis• Hukum dasar tidak tertulis “Convensi”• Struktur Pemerintahan Indonesia...
Kedudukan UUD 1945• Sebagai hukum dasar yang tertulis• Sebagai dasar sumber hukum• Sebagai norma yang mengikat ; lembagape...
• UUD menurut sifat dan fungsinya adalah suatunaskah yang memaparkan kerangka dantugas-tugas pokok badan-badanpemerintahan...
SIFAT UUD 1945• Singkat ( Pembukaan 4 alinea, 37 Pasal, 4Pasal Aturan Peralihan dan 2 ayat Tambahan• Memuat aturan pokok s...
Kesimpulan :• Sebagai hukum positif dalam tertib hukumIndonesia yang tertinggi, UUD bersifat tertulis,rumusannya harus jel...
• Selain hukum dasar tertulis, terdapat “ konvensi” sebagaiaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktekpenyeleng...
Negara dan BangsaPengertian• Negara adalah : suatu organisasi dari sekelompokmanusia yang bersama sama mendiami suatuwilay...
Unsur-unsur Negara• Unsur Konstitutif;Unsur dasar negara yang bersifat kontitutif meliputi;wilayah udara, darat, laut, dan...
Tujuan Negara• Teori yang berdasarkan kekuasaan (machstaat); tujuannegara adalah untuk mencapai dan mempertahankankekuasaa...
Tujuan bernegara bangsa Indonesia dimuat dalamPembukaan UUD 1945 alinea ke empat yaitu :a. melindungi segenap bangsa Indon...
Bentuk Negara• Negara Kesatuan (Unitary State); menghendaki satunegara yang bersatu atas dasar kesatuan• Negara Serikat (F...
• Negara Indonesia merupakan Negara Kesatuan yangberbentuk Republik (sistem kekuasaan negara).• Dalam Pembukaan UUD 1945 d...
Paham Negara Persatuan• Hakekat negara persatuan Negara yang merupakan suatu kesatuan dan unsur-unsur yang membentuknya y...
• Paham negara persatuan tercantum dalamPembukaan UUD 1945, … yaitu Negara Persatuanyaitu mengatasi segala paham golongan ...
Paham Negara Integralistik• Paham negara integralistik yang terkandung dalamPancasila meletakkan asas kebersamaanhidup,kes...
Inti paham integralistik menurut Moh.Yamin• Negara merupakan suatu susunan masyarakat yang integral• Semua golongan bagian...
• Paham /idiologi liberalisme berprinsip bahwa rakyatmerupakan ikatan dan individu-individu yang bebasdantumbuhnya berdsar...
Tidak terjadinya fungsi pengawasan dan saling mengimbangi (checksand balances) pada institusi-institusi ketatanegaraan. Te...
PENDAHULUANNASKAH RESMI UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945Undang-Undang Dasar Negara Republik Indone...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PPKn

1,918 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,918
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
55
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PPKn

  1. 1. PENDIDIKAN PANCASILA DANKEWARGANEGARAAN/ PPKNOleh : MUHAMAD YOGI
  2. 2. Tujuan Pendidikan Pancasila• Peserta didik/mahasiswa dapat memahami dan mampumelaksanakan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalamkehidupan sebagai warga negara RI.• Menguasai pengetahuan dan pemahaman tentang beragammasalah dasar kehidupan masyarakat, berbangsa danbernegara yang hendak diatasi dengan penerapan pemikiranyang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.• Memupuk sikap dan prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai dannorma Pancasila, sehingga mampu menaggapi perubahanyang terjadi dalam rangka keteraduan Ipteks danpembangunan.• Membantu mahasiswa dalam proses belajar, proses berfikir,memecahkan masalah dan mengambil keputusan denganmenerapkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
  3. 3. • Kompetensi yang diharapkan; mampu memahami,menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapioleh masyarakat bangsa secara berkesinambungan dankonsisten dengan cita-cita dan tujuan nasional seperti yangdigariskan dalam Pembukaan UUD 1945. Dapat menghayatifilsafat dan Ideologi Pancasila sehingga menjiwai tingkahlaku sebagai WNI dalam melaksanakan profesinya.• Dapat menjadikan warga negara Indonesia yang unggulmenguasai Ipteks dan seni namun tidak kehilangan jatidirinya sebagai bangsa Indonesia.
  4. 4. Garis Besar Proses Pembelajaran M.K Pancasiladan PPKNGBPP MK Pancasila1. Memahami landasan dan tujuan Pendidikan Pancasila2. Memahami dan menginternalisasikan nilai SejarahPerjuangan Bangsa.3. Memahami sistem ketatanegaraan RI berdasarkan Pancasiladan UUD 19454. Memahami dinamisasi pelaksanaan UUD19455. Memahami Pancasila sebagai sistem fisafat6. Memahami Pancasila sebagai idilologi7. Memahami Pancasila sebagai sistem etika8. Memahami aktualisasi Pancasila dalam kehidupanbermasyarakat,berbangsa dan bernegara.
  5. 5. Ruang Lingkup MK PPKN• Pendahuluan; Pengertian,Tujuan PPKN, Ruanglingkup, Sistem Evaluasi.• Negara dan Bangsa• Hak dan Kewajiban Warganegara• Hak Asasi Manusia• Demokrasi• Wawasan Nusantara• Ketahanan Nasional dan Bela Negara• Politik Nasional dan Strategi Nasional
  6. 6. • Literatur.1. Santiaji Pancasila, Prof. DarjiDarmodihardjo, S.H. Dkk.2. Pendidikan Pancasila( SK Dirjen DiktiNo.38/Dikti/Kep/2002), Drs.H.Kaelan,M.S.3. Pendidikan Kewarganegaraan4. UUD RI 1945 ( Amandemen oleh MPR),Sekretariat Jenderal MPR 2006.
  7. 7. Evaluasi : UTS : 30 % UAS : 35 % TUGAS : 25 % KEHADIRAN : 10 %
  8. 8. Tujuan Instruksional Umum MK PPKN• Terbentuk sikap dan cara berfikir komprehensifintegral pada seluruh aspek kehidupanbermasyarakat, berbangsa dan bernegara• Menumbuhkan rasa cinta tanah air untuk membelakeutuhan dan tegaknya negara /NKRI,serta keutuhanbangsa• Menumbuhkan wawasan warga negara dalampersahabatan, perdamaian dunia, kesadaran belanegara, sikap dan perilaku yang bersendikan nilai-nilai budaya bangsa
  9. 9. • MK Pengembangan Kepribadian meliputi ; Agama,Pancasiladan Pend. Kewarganegaraan• Dibeberapa negara didunia melaksanakan MK. GeneralEducation/Humanities ini melalui dunia pendidikan, seperti;Amerika Serikat mempunyai; History Humanity AndPhilosophy;Jepang mempunyai ; Japanese History, Ethis, Philosophy andScience Religion,Phillipina mempunyai; Family Planning,Taxtion And LandReform, The Phillipina New Constitution, Study of HumanRight .
  10. 10. LANDASAN PENDIDIKAN PANCASILAA. Pancasila ditinjau dari Landasan Historis• Bangsa Indonesia terbentuk melalui suatu proses yang cukuppanjang sejak kerj. Kutai, Sriwijaya, Majapahit sampaidatangnya bangsa lain yang menjajah Indonesia. Selamaratusan tahun bangsa Indonesia berjuang menemukan jatidirinya,yang digunakan sebagai filosofi hidup dan bangsa yangdirumuskan dan disahkan menjadi dasar negara Indonesia. Yangsekarang kita kenal sebagai Pancasila dan tiada lain sebagainilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.• Pada masa sebelum kemerdekaan sampai dengan kemerdekaanRI yaitu dalam ketatanegaraan RI dilakukan upaya menyusunrancangan UU Ketatanegaraan RI dalam sidang BPUPKI (BadanPenyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)digunakan pertama kali istilah Pancasila oleh Ir. Soekarno danMoch. Yamin.
  11. 11. • Istilah Pancasila digunakan untuk memberikan nama pada 5 (lima)Prinsip dasar kenegaraan Indonesia oleh Soekarno dan Moh. Yamin.``• Pada tanggal 18 Agustus 1945 sehari setelah kemerdekaan/Proklamasi RI. PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)menetapkan dan mensahkan UUD 1945 yang dikenal dengan UUD1945. Dalam Pembukaan UUD’45 tercantum 5 (lima) dasar negarayang kini dikenal dengan sebutan Pancasila. Meskipun istilahPancasila sendiri tidak tercantum di dalam UUD’45 tersebut.
  12. 12. B. Pancasila Sebagai Landasan KulturalPancasila dalam hal ini berkaitan erat dengan budayakehidupan bangsa Indonesia dan menentukaneksistensi bangsa Indonesia. Selain itu sikap mental,tingkah laku ataupun amal perbuatan setiap bangsaIndonesia harus mencerminkan dari sila-silaPancasila, karena nilai-nilai budaya Pancasila ada dantumbuh sebagai budaya bangsa Indonesia.
  13. 13. C. Pancasila sebagai Landasan YuridisSebagai landasan Yuridis Pancasila tercantum dalamPembukaan UUD’45. Pancasila adalah dasar negaraRI, hal ini berarti bahwa Pancasila dipergunakansebagai dasar dan pedoman dalam mengaturpemerintahan dan penyelenggaraan negara. Isi dantujuan dari semua perundang-undangan di Indonesiaharus berdasarkan Pancasila.
  14. 14. D. Pancasila sebagai Landasan PhilosofisFalsafah berasal dari kata Yunani “philosophia”.• “Philos” berarti “mencintai” atau “mencari”• “Sophia” berarti “kebijaksanaan”/ “kebenaran”(wisdom).Secara harfiah falsafah berarti mencintaikebenaran.Istilah filsafat dalam bahasa arabadalah “falsafah”. Menurut al-farobi (ahlifilsafah Islam) falsafat ialah ilmu pengetahuantentang alam maujud bagaimana hakikat yangsebenarnya.
  15. 15. Pancasila sebagai Filsafat NegaraDalam hal ketatanegaraan terdapat 3 (tiga)faktor utama yang harus ada dan satu sama lainsaling mempengaruhi dan mempunyaihubungan yang erat, yaitu :1. Faktor Filsafat Negara2. Faktor Konstitusi/ UUD3. Faktor Garis Politik
  16. 16. 1. Faktor Filsafat Negara• Dasar filasafat negara yang disebut juga dasar ataulandasan ideal. Filsafat ini berakar pada pandanganhidup masyarakat yang mendukung negara tersebut.Sebagai contoh: Pancasila adalah dasar filsafatNegara RI yang berakar pada pandangan hidup,termasuk cita-cita ketatanegaraan, watak dankepribadian bangsa Indonesia.
  17. 17. 2. Faktor Konstitusi UUD• Ketentuan hukum mengenai strukturnegara dan pemerintahannya, termasukbentuk dan susunan negaranya, alat-alatperlengkapannya, tugas alat-alatperlengkapan tersebut, serta hubungansatu sama lain.
  18. 18. 3. Faktor Garis Politik• Garis kebijaksanaan atau pengarahan jalannyapemerintahan negara, sehingga dapat dicapai tujuannegara dan ini berarti program kerja pemerintahanyang dilaksanakan terus menerus sesuai dengantujuan negara menurut tertib hukum yangditetapkan dalam UUD/ Konstitusi serta peraturandibawahnya.
  19. 19. • Ketiga faktor tersebut saling berkaitan satu sama lain.Faktor filsafsat memberi jiwa dan semangat, cita-citadan pandangan hidup bagi struktur dan administrasipemerintahan maupun bagi pengarahan yakni garispolitik. Suatu struktur dan mekanisme pemerintahanharus sesuai dengan dasar filsafat negara dan tujuannegara yang akan dicapai melalui program kerjapemerintah. Peran ketiga faktor tersebut akanmempengaruhi terhadap kestabilan atau mantap atautidaknya suatu negara dan jalannya pemerintahan.
  20. 20. • Secara kronologis Pancasila sebagai filsafatnegara tumbuh dan berkembang sejalan dengansejarah perjuangan Indonesia yang cukuppanjang.• Lahirnya falsafah Pancasila tidak terlepas darisejarah perjuangan bangsa ang telah dimulaisejak zaman kerajaan Sriwijaya, Majapahit,Mataram, yang mengalami masa pasang surutdan terpecah dengan masuknya bangsa barat.Pancasila Dalam Konteks Sejarah PerjuanganBangsa
  21. 21. • Melalui perjuangan pergerakan nasional Budi Utomotahun 1908 (melalui cita-cita politik yang dilaksanakanmelalui pendidikan dan pengajaran) juga pergerakannasional yang melahirkan Sumpah Pemuda 28 Oktober1928. Serta pembentukan BPUPKI dengan panitia kerja(Panitia 9 sebagai Tim Perumus) yang menghasilkannaskah rancangan Pembukaan UUD’45 (tanggal 22 Juni1945) yang terdiri dari 4 alinea. Kemudian dikenal sebagai“Piagam Jakarta” dalam rancangan inilah untuk pertamakalinya Pancasila dicantumkan sebagai Dasar NegaraIndonesia. Dan selanjutnya ditetapkan dalam UUD’45pada Pembukaan Alinea 4 (UUD’45 disahkan pada tanggal18 Agustus 1945 oleh PPKI).
  22. 22. • Usulan Rumusan dasar ketatanegaraan Indonesia oleh Muh. Yamin (20 Mei 1945):1. Perikebangsaan2. Perikemanusiaan3. Periketuhanan4. Perikerakyatan5. Kesejahteraan RakyatLima prinsip tersebut diusulkan dalam rancangan UUD Indonesia pada alinea pembukaandengan rumusan sebagai berikut :1. Ketuhanan YME2. Kebangsaan persatuan Indonesia3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratanperwakilan5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat IndonesiaUsulan dari Ir. Soekarno pada pidato sidang ke-3 BPUPKI (1 Juni 1945):1. Kebangsaan Indonesia2. Internalisme/ perikemanusiaan3. Mufakat dan demokrasi4. Kesejahteraan sosial5. Ketuhanan yang berkebudayaan
  23. 23. • Rumusan Pancasila pada Piagam Jakarta(22 Juni 1945):1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankansyariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya2. Kemanusiaan yang adil dan beradab3. Persatuan Indonesia4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmahkebijaksanaan dalam permusyawaratanperwakilan5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
  24. 24. • Pancasila dalam dokumen sejarah a.l:1. Pidato Muh. Yamin tanggal 29 Juni 19452. Pidato Soekarno tanggal 1 Juni 19453. Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 19454. Dalam Alinea ke-4 Pembukaan UUD 19455. Dalam alinea ke-4 Mukaddimah Konstitusi RIStanggal 27 Desember 19456. Dalam alinea ke-4 Mukaddimah UUDS 1950tanggal 17 Agustus 19507. Dalam alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 DekritPresiden tanggal 5 Juli 1959
  25. 25. Sejarah Perjuangan Bangsa IndonesiaMasa Sebelum Kemerdekaan Masa Sesudah KemerdekaanSebelumPenjajahanMasaPenjajahanMasaKejayaan- Sriwijaya- MajapahitBelanda JepangPergerakan• Budi Utomo• SumpahPemuda• Serikat IslamPergerakan• Putera• Peta1945-19501950-1959OrdeLamaOrdeBaru
  26. 26. Masa Sebelum Penjajahan Belanda• Tahun 400-600 M.:- KerajaanKutai (KALTIM):• Raja Kudungga• Raja Asywawaman• Raja Mulawarman (Prasasti Batu Tulis)- KerajaanTarumanegara (Bogor):• Raja Purnawarman(Prasasti Batu Tulis)
  27. 27. • Abad ke 13( Tahun 1227);Agama Islam masuk melalui Aceh dibawapedagang Parsi dan Gujarat. Kerajaan pertama“Samudra Pasai”, kemudia disusul KerajaanIslamdi Pulau Jawa, di Banten, Tuban, Gresik, Cirebon.• Abad ke 16;Masuk agama Kristen yang dibawa olehpedagang Portugis danBelanda.
  28. 28. Masa kejayaan bangsa kita tampak pada:- Masa KerajaanSriwijaya- Masa Kerajaan Majapahit:SumpahPalapa – Patih Gajah Mada(untuk mempersatukan nusantara).
  29. 29. Masa setelah masuknya penjajahan Belanda:Melalui perdagangan bangsa Belandamembentuk VOC (Vereenigde Oost IndischeCompania)sebagai bentuk kongsi dagang.Reaksi yang timbul:• Perlawanan di berbagai daerah seperti:- Di Mataram – Sultan Agung- Di Banten – Sultan Agung Tirtayasa
  30. 30. Kebangkitan Nasional• Pergerakan Nasional Budi Utomo (20 Mei 1908)Bergerak dibidang pendidikan dan pengajaranmelalui program mengusahakan perbaikanpendidikan dan pengajaran.• Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928)Mengumandangkan persatuan bangsa, tanah air,dan Bahasa Indonesia.Tokohnya:Muh. Yamin, Wangsanagara,Kuntjoro Purbopranoto.
  31. 31. Masa Penjajahan JepangSetelah Jepang masuk ke Indonesia tahun 1942berbagai kegiatan politik ataupun rapat-rapatdilarang, dikeluarkan pula peraturanmembubarkan semua perkumpulan.Propaganda 3A Jepang yaitu Jepang PelindungAsia, Cahaya Asia, dan Pemimpin Asia. Berkaitandengan keinginan Jepang untuk menguasaiIndonesia.
  32. 32. Tanggal 17 Agustus 1945 Puncak PergerakanHal ini merupakan kelanjutan dari perjuanganyang dilaksanakan berabad-abad lamanya.Pergerakan 17 Agustus 1945 seperti telahdicantumkan dalam pembukaan UUD 1945kemerdekaan tersebut adalah hak segala bangsa,penjajahan tersebut tidak sesuai dengankemanusiaan dan keadilan.
  33. 33. Masa 1945-1950 ( Revolusi Fisik)Masa bangsa Indonesia merebut memperbaikikekuasaan terhadap penjajah.• 22 Agustus 1945Terbentuk BKR (Badan Keamanan Rakyat)• 10 Nopember 1945Perlawanan di Surabaya• 25 Maret 1947Perjanjian Linggarjati (mendirikan negarafederasi – Negara Indonesia Serikat)
  34. 34. • Terjadinya pemberontakan RMS (RepublikMaluku Selatan), Tahun 1950 dibawahpimpinan Mr.Dr.Soumokil gerakan ini inginmelepaskan diri dari pemerintah RI.• 27 Desember 1949-17 Agustus 1950, masaRepublik Indonesia Serikat (RIS).• 17 Agustus 1950 diubah kembali menjadiNegara Kesatuan, K/ bentuk negara ini lebihtepat u/ mempersatukan danmempertahankan kesatuan bangsa dannegara Indonesia.
  35. 35. • Tahun 1950 (tanggal 27September)Indonesiamenjadi anggota PBB ke-60, bendera Indonesiaberkibar disamping Negara lainnya.
  36. 36. Tahun 1950-1959 (Masa Survival)Pada masa ini kita mempertahankan negara kesatuanRI dari pemberontakan yang terjadi seperti:• PRRI (Pemerintah Revolusioner RepublikIndonesia).dibawah pimpinan SsyafrudinPrawiranegara Tahun 1958.• Pemberontak Aceh (1953), o/ Daud Beureuh (DI/TII)– Aceh sbg.bagian Negara Islam Indonesia.• Pemberontak DI/TII di Sulawesi Selatan – KaharMuzakar (1952)• Permesta (Piagam Perjuangan Semesta) di Sulawesi1958 – untuk melepaskan diri dari pem.pusat.
  37. 37. Masa Kembali ke UUD 1945Alasan pemikiran pemerintah u/ kembali ke UUD 1945:1. UUD 1945 merupakan dokumen historis atas dasarmana revolusi dimulai dan dapat digunakan sebagailandasan guna menyelesaikan revolusi pd tingkat saatitu/saat sekarang.2. UUD 1945 adalah cukup demokrasi sesuai dengankepribadian bangsa Indonesia.3. UUD 1945 lebih menjamin terlaksananya prinsipdemokrasi terpimpin dan ekonomi terpimpin.4. UUD 1945 menjamin adanya pemerintahan yg stabilselama setahun oleh karena kekuasaan DPR dibatasi(tidak dapat menjatuhkan Pemerintah/Presiden)kekuasaan tertinggi ditangan DPR .
  38. 38. Diktum Dekrit Presiden 5 Juli 19591. Menetapkan pembubaran konstituante.2. Menetapkan UUD 1945 berlaku lagi bagi segenapbangsa Indonesia dan seluruh tumpah darahIndonesia.3. Menetapkan tidak berlakunya lagi UUDS 1950.4. Akan diselenggarakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya pembentukan Majelis PermusyawaratanRakyat sementara yang terdiri dari anggota-anggotadewan perwakilan rakyat ditambah dengan utusan –utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan.5. Akan diselenggarakan dalam waktu sesingkat-singkatnya pembentukan Dewan PertimbanganAgung sementara.
  39. 39. Masa Orde LamaTerjadi penyimpangan sebagai berikut:• Pengangkatan Presiden seumur hidup.• Menyamakan kedudukan Pancasila denganajaran-ajaran Nasakom (yang mengajarkanbersatunya golongan nasionalis agamaekonomi).• Kedudukan MPRS dan DPR GR sejajar dengankedudukan menteri: Dengan dmk MPRIberada dibawah Presiden.
  40. 40. Masa Orde BaruLahirnya Supersemar (Surat Pemerintah SebelasMaret) tanggal 11 Maret 1966. o/ PresidenSoekarno kepada Jendral Soeharto untukmengambil segala tindakan yang dianggapperlu untuk menjalin keamanan danketenangan serta kestabilan jalannyapemerintahan dan Revolusi Indonesia.Masa Reformasi
  41. 41. • Kasus-kasus Tragedi Ambon, Poso, Sampit,Kalimantan Barat,Perpecahan di Aceh danIrian Barat/Papua.
  42. 42. Kronologis Penyusunan Pancasila dan UUD 1945• 17 Desember 1941Meletus perang fasitik, sekutu dikalahkan oleh Jepang denganmembom Pearl Harbour sehingga daerah-daerah jajahan sekutu(AS, Inggris,Belanda) di fasifik dikursi o/ Jepang, termasukIndonesia.• 8 Maret 1942Jepang masuk ke Indonesia , setelah itu Jepang tahu apa yangmenjadi keinginan bangsa Indonesia adalah kemerdekaan bangsadan tanah air.• 28 Mei 1945Untuk memenuhi janjinya, pemerintah Jepang membentuk suatubadan yang dinamakan Badan Penyelidik Usaha-usaha PersiapanKemerdekaan Indonesia (BPUPKI) / dokumen Ritzu JunbiChoosakai, yang bertugas menyelidiki segala sesuatu mengenaipersiapan kemerdekaan Indonesia demi membentuk panitian kerja.
  43. 43. I. Panitia 9 Sebagai Perumus Naskah RancanganPembukaan UUD 19451. Ir. Soekarno (ketua)2. Dr.M. Hatta3. Mr. A.A. Maramis4. Abikusno Tjokrosuyoso5. Abdul Kohar Muzakhir6. H. Agus Salim7. Mr. Ahmad Subondjo8. K.H.A.W. Hasyim9. Mr. M.Yamin
  44. 44. Panitia 9 (Perumus) menghasilkanNaskah Rancangan Pembukaan UUD (Tgl23 Juni 1945 yang terdiri dari 4 alinea,dikemudian dikenal dengan PiagamJakarta dalam Rancangan PembukaanUUD inilah untukPertama Kali Pancasiladicantumkan sebagai Dasar NegaraIndonesia (dan diterima pada SidangPleno 16 Juli 1945
  45. 45. II. Panitia Perancang UUD1. Marumis2. Oho Iskandardinata3. Poeroebejo4. Agus Salim5. Achmad Subendjo6. Soeparno7. Ny. Ulfah Santoso8. Wachid Hasyim9. Paradi Hantap10. Ratu Hantory11. Susanto12. Sartono13. Wongsangoro14. Warjuningrat15. Singgit16. Tan Eng Hoa17. Husein DirjaNingrat18. Sukimin19. Soekarno (ketua)Tugas :Merancang UUD dengan membentuk Tim Kecil mengenaiMuatan UUD seperti. Kedaulatan, Badan PemusyawaratanRakyat, Presiden, Menteri-Menteri, Dewan PertimbanganAgung, Dewan Perwakilan Rakyat (Membahas Tentang IsiBatang Tubuh UUD)
  46. 46. III. Panitia Ekonomi dan KeuanganDiketua Oleh Drs. Moch HattaIV. Panitia Pembela Tanah AirDiketua Oleh. Abikusno Tjokrosuyoso
  47. 47. • 17 Agustus 1945 : Proklamasi Kemerdekaan RI• 18 Agustus 1945 :Pengesahan UUD 1945, dengan keputusansbb:a. Menetapkan dalam mensahkan Pembukaan UUD 1945, yangbahan-bahannya hampir seluruhnya diambil dari RancanganPembukaan UUD, yang disusun oleh Panitia Perumus padaTgl 22 Juni 1945 (Piagam Jakarta)b. Menetapkan dan mensahkan UUD 1945 yang bahan-bahannya hampir seluruhnya diambil dari Rancangan UUDyang disusun oleh Panitia Perancang UUD pada Tgl 16 Juli1945c. Memilih Ketua PPKI Ir. Soekarno dan Wakil Ketua PPKI Drs.Moch Hatta Masing-masing menjadi Presiden dan WakilPresiden RepublikIndonesiad. Pekerjaan Presiden untuk sementara dibantu oleh sebuahKomite Nasional
  48. 48. • 19 Agustus 1945 Sidang PPKI memutuskan:a. Pembentukan 12 Depertemen Negarab. Pembagian Wilayah Indonesia atau.8 Propinsitiap Propinsi dibagi dalam Kresidenan-Kresidenan
  49. 49. Pancasila sebagai suatu sistem filsafat• Pancasila terdiri dari 5 sila yang pada hakikatnya merupakan sistemfilsafat.• Sistem adalah:“Suatu kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan , salingbekerjasama untuk satu tujuan tertentu dan secara keseluruhanmerupakan suatu kesatuan yang utuh”.• Ciri-ciri sistem:1. Satu kesatuan bagian-bagian2. Bagian-bagian tersebut merupakan fungsi sendiri-sendiri3. Saling berhubung, saling ketergantungan4. Kesemuanya dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan bersama5. Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks (Shore & Vioich 1974,122)
  50. 50. Susunan Pancasila adalah sistem hirarkhis dari keliam sila Pancasila tersebut yangmenunjukan satu rangkaian urutan yang terttinggi (sebagai satu totalitas) denganuraian sebagai berikut:Sila kesatu”Ke-Tuhanan Yang Maha Esa” adalah menunjukan rangkaiantingkat baik dalam luas dan isi sifatnya. Meliputi dan menjiwai Sila kedua, ketiga,keempat dan kelima.Sila kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab” diliputi dan dijiwai sila kesatu,meliputi dan menjiwai sila ketiga, keempat dan kelima.Sila Ketiga “Persatuan Indonesia” diliputi dan dijiwai sila kesatu dan kedua, meliputidan menjiwai sila keemat dan kelima.Sila Keempat “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan perwakilan” diliputi dan dijiwai sila kesatu, kedua, ketiga, meliputidan menjiwai sila kelima.Sila Kelima “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, diliputi dan dijiwai silakesatu, kedua, ketiga, dan keempat.
  51. 51. Kesimpulan• Pancasila adalah suatu sistem filsafat yang merupakan suatu kesatuanorganis atau satu kesatuan yang bulat, antara sila yang satu tidak bisadipisahkan dengan sila lainnya.• Antara sila yang satu dengan sila lainnya saling berhubungan atausenantiasa dikualifikasikan oleh sila-sila yang lainnya, berhubungan eratsehingga membentuk suatu struktur yang menyeluruh.• Pemikiran tentang manusia dengan Tuhan YME, hubungan antar sesamamanusia dengan masyarakat dan negara.• Hal ini memberikan suatu pola pemikiran bangsa Indonesia yangmenjadikan Pancasila sebagai sistem filsafat. Dengan demikian dalamPancasila sebagai filsafat Bangsa Indonesia bahwa paham kemanusiaan,persatuan bangsa, kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan tersebut,dilandasi atau diliputi dan dibimbing oleh Tuhan YME.
  52. 52. Paham integralistik dalam negara Indonesiahubungannya dengan penetapan dasar negara• Integralistik merupakan paham yang terdapat dalamPancasila.Pola pikir integralistik yang disesuaikandengan budaya bangsa Indonesia.Pancasilamerupakan satu kesatuan yang bulat dari kelima sila,masing-masing sila tidak berdiri sendiri-sendiri. Halini menggambarkan adanya pikiran persatuan ataupandangan integralistik sebagaimana tertuang dalam4 pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945.
  53. 53. • Paham negara integralistik berdasar pada Pancasila berbedadengan paham negara yang berdasarkan paham liberalismeyang dalam ketatanegaraan dan ekonominya berdasarkankebebasan politik dan ekonomi.• Demikian pula pada paham materialime, yang semata-matabersandar pada kebendaan (materi) menjadi sebab segalayang ada dan terjadi didunia ini.• Sedangkan pada paham komunisme,pahamyang bertujuanuntuk menghapuskan hak milik perorangan dan dasarnyasama rata sama rasa.• Pada paham sosialisme paham dalam ketatanegaraannyaberusaha agar harta/milik, industri, perusahaan menjadi miliknegara.
  54. 54. • Dengan paham integralistik bangsa Indonesiadengan segala keaneka ragamannya telahmembentuk suatu kesatua integrasi sebgaisuatu bangsa yang merdeka yang dituangkandalam Pokok Pikiran 1 (pertama)
  55. 55. • Secara yuridis-filosofis Pancasila sebagai dasarfilsafat negara tercantum dalam Alinea IV UUD 1945;• … maka disusunlah kemerdekaan kebangsaanIndonesia itu dalam suatu undang-undang dasarNegara Indonesia yang terbentuk dalam suatususunan negara Indonesia yang berkedaulatanrakyat dengan berdasarkan kepada, Ketuhanan YangMaha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab,persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpinoleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan
  56. 56. • Kedudukan Pancasila merupakan sumbertertib hukum Indonesia yang terdaat dalampembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yangdiwujudkan kedalam empat pokok pikiranyaitu:- Pokok pikiran pertama intinya “persatuan”Negara...melindungi segenap Bangsa Indonesiadan seluruh tumpah darah Indonesia denganberdasar atas persatuan dengan menjadikankeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  57. 57. • Dalam pembukaan ini diterima aliranpengertian negara kesatuan, negaramelindungi dan meliputi segenap bangsaseluruhnya. Dengan demikian segenappenyelenggara negara dan setiap warganegara wajib mengutamakan kepentingannegara diatas kepentingan perorangan dangolongan.
  58. 58. - Pokok Pikiran Kedua “Keadilan Sosial” Negara hendak mewujudkankeadilan sosial bagi seluruh rakyat. Dengan demikian perlu diwujudkannegara bagi seluruh rakyat Indonesia atau hak dan kewajiban yang samauntuk menciptakan kedilan sosial dalam kehidupan masyarakat.- Pokok Pikiran Ketiga “Kedaulatan Rakyat” negara yang berkedaulatanrakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. Olehkarenanya sistem negara yang bebrbentuk dalam UUD harus berdasarkedaulatan rakyat dan berdasar atas permusyawaratan/perwakilan.- Pokok pikiran keempat “Ketuhanan YME dan Kemanusiaan yang adil danberadab” negara berdasar atas ke-Tuhanan YME menurut dasarkemanusiaan yang adil dan beradab. Oleh ......UUD harus mengandung isiyang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untukmemelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang tengehcita-cita .....rakyat yang luhur.
  59. 59. Pancasila Sebagai Idiologi Negara• PengertianIdeologi berasldari kata Idein (Yunani) atauIdea yang berati : gagasan, bentuk,konsep,cita-cita, pengertian dasar.logos artinya : Ilmu, ajaran.secara hartiah ideologi diartikan sebagai ilmutentang idea, cita-cita,gagasan atau buahpikiran
  60. 60. Dalam perkembangannya kemudian idiolosi menjadi berarti“sistem dasar tentang nilai-nilai dan tujuan serta sarana-sarana pokok-pokok untuk mencapainya”Dalam hubungannya dengan negara, ideologi diartikansamadengan weltanshauung atau sebagai konsensusmayoritas warga negara tentang nilai-nilai dasar yang ingindiwujudkanPenerapan idiologi dibidang kenegaraan termasuk kehidupanberpolitik, dimana idiologi mewarnai cara berpolitik. Idiologibersifat asasi, sedangkan politik adalah kebijaksanaan ataupelaksanaan idiologi
  61. 61. Pancasila sebagai idiologi berarti bahwaidiologi Pancasila merupakan paduan gagasandasar mengenai hidup dan kehidupan bangsaIndonesia dalam bernegara,berbangsa danbermasyarakat.Pancasila bukanlah idiologi yang tertutup bagiide baru dan realitas. Idiologi Pancasilamengakui adanya pergeseran dan perubahannilai sebagai pertanda adanya dinamikamasyarakat untuk mencapai kemajuan.
  62. 62. Pancasila adalah idiologi terbuka,berarti :Pancasila harus dikembangkan secara kreatifdan dinamis untuk dapat menjawab tantanganzaman yang terus berubah.Caranya: dengan mengembangkannya melaluikonsensus nasional,melalui interprestasi yangkritis, menjadi idiologi yang dinamis sejalandengan perkembangan kehidupanmasyarakat,bangsa dan negara, sekaligusmengupayakan agar realita baru tersebuttetap dijiwai nilai-nilai Pancasila
  63. 63. Keterbukaan Pancasila bukan berarti mengubah nilai-nilai dasar yang terkandung di dalamnya,namunmengeksplisitkan wawasannya secara lebih konkrituntuk memecahkan masalah-masalah aktual yangsenantiasa berkembang seiring dengan aspirasiperkembangan IPTEK serta jamanBagi suatu bangsa dan negara,idiologi adalahwawasan,pandangan hidup atau falsafah kebangsaandan kenegaraannya.Idiologi juga sebagai landasan negara dan sekaligussebagai tujuan dalam kehidupan bermasyarakatberbangsa dan bernegara
  64. 64. Secara Struktural Pancasila sebagai idiologiterbuka memiliki 3 (tiga) dimensi yaitu :1. Dimensi Idealistis, yaitu nilai-nilai dasar yangterkandung dalam Pancasila bersifatsistematis, nasional dan menyeluruh, dimanahal ini terkandung dalam hakikat nilai-nilaiPancasila yaitu ketuhanan, kemanusian,persatuan,kerakyatan dan keadila sosial.Nilai-nilai Pancasila yang hakikatnyabersumber pada filsafat nilai filosofis.
  65. 65. 2. Dimensi Normatif, yaitu nilai-nilai yangterkandung dalamPancasila perlu dijabarkannorma, sebagaimana terkandung dalamnorma kenegaraan. Dalam hal ini Pancasilaterkandung dalam Pembukaan UUD 45 yangmerupakan norma tertib hukum tertinggidalam ketatanegaraan Indonesia(Staatstumdamental norm).Pancasila sebagai idiologi yang dijabarkan kedalam langkah yang operasional perlumemiliki norma yang jelas.
  66. 66. • Dimensi Realistis;adalah sebagai idiologi yang harus mampumencerminkan realita hidup dan berkembangdalam masyarakat, dan dijabarkan dalamkehidupan masyarakat secara konkrit baikdalam kehidupan sehari-hari mupun dalampenyelenggaraan negara
  67. 67. Pancasila Sebagai Pandangan HidupBangsa• Pandangan hidup suatu bangsa adalah : inti sari(kristalisasi) dan nilai-nilai yang dimiliki bangsatersebut, dan yang diyakini kebenarannya berdasarpengalaman sejarah, serta yang telah menimbulkantekad bangsa tersebut untuk mewujudkannya dalamkehidupan sehari-hari.• Guna menentukan arah tujuan yang ingin dicapaioleh suatu bangsa dan negara, diperlukanpandangan hidup suatu bangsa. Dengan pandanganhidup ini suatu bangsa akan memandang persoalanyang akan dihadapinya dan sebagai penentu arahserta cara untuk memecahkan persoalan tadi.
  68. 68. • Pengalaman hidup suatu bangsa lahir dandiambil dari pengalaman hidup dan sejarahbangsa tersebut. Didalamnya terkandung a.l;a. Cita-cita bangsa.b. Pikiran-pikiran yang mendalam,c. Gagasan mengenai wujud kehidupan yangbaik.
  69. 69. Nilai-nilai dalam PancasilaNilai : merupakan konsepsi abstak dalam dirimanusia mengenai apa yang benar danapa yang salah ( nilai kebenaran), apa yangindah dan yang buruk (nilai estetis), apayang religius dan apa yang tidak religius (nilai agama), apa yang baik dan apa yangburuk (nilai moral atau nilai etis ).
  70. 70. Menurut Prof.Notonegoro :ada 3 kelompok nilai:1. Nilai material ; yaitu segala sesuatu yang berguna bagiumat manusia2. Nilai vital; yaitu segala sesuatu yang berguna bagimanusia untuk dapat mengadakan kegiatan dan aktivitas3. Nilai kerohanian; yaitu segala sesuatu yang berguna bagirohani manusia,terdiri dari:- nilai kebenaran yang bersumber kepada unsurakal, budi manusia- nilai keindahan, yang bersumber pada unsur manusia
  71. 71. • Nilai religius,merupakan nilai Ketuhanan, kerohanianyang tertinggi dan mutlak. Nilai religius inibersumber pada kepercayaan dan keyakinanmanusia.• Nilai kebenaran/nilai moral, yang bersumber padaunsur kehendak/kemauan manusia.• Dalam pelaksanaannya nilai-nilai tersebut dijabarkandalam bentuk norma/kaidah, seperti : norma agamadengan sanksi agama. Norma kesusilaan dengansanksi rasa susila, normasopan santun dengan sanksisosial, norma hukum dengan sanksi hukum daripemerintah
  72. 72. • Nilai pada hakikatnya adalah sifat atau kualitas yangmelekat pada suatu obyek.• Didalam nilai terkandung cita-cita, harapan-harapan,dan keharusan ( das Sollen).• Nilai sebagai das sollen (normatif) perludirealisasikan dalam perbuatan sehari-hari yangmerupakan fakta.• Nilai diformulasikan kedalam norma.• Norma hukum sifatnya memaksa dan dapatdipaksakan..
  73. 73. Pancasila sebagai etika politik• Pengertian Etika• Pengertian Nilai, Norma dan Moral• Etika Politik• Nilai-nilai Pancasila sebagai sumber EtikaPolitik
  74. 74. Etika (Ethics)dapat diartikan sebagai berikut :Merupakan dasar moral yaitu nilai-nilai tentang apa yangbaik dan apa yang buruk, dan berkaitan dengan hak dankewajiban.Sebagai pedoman perilaku, sikap atau tindakan yang diterimadan diakui sehubungan dengan kegiatan manusia ataukelompok tertentu.Merupakan persoalan pendidikan, memberikan contoh yangbenar dan pelayanan untuk mempraktekan perilaku moraldengan dialog yang jujur. Dengan ini etika merupakan prosespembelajaran mengenai benar dan salah dan kemudianmelakukan hal yang benar.Etika dipandang sebagai ilmu tentang berperilaku mencakupaturan dasar yang dianut dalam hidup dan kehidupan.
  75. 75. Pengertian PolitikKata politik berasal dari kata” Politics ”“Suatu kegiatan/proses untu mencapai tujuanyang berkaitan dengan konsep negara( state)atau ketatanegaraan /kenegaraan, kekuasaan(power), pengambilan keputusan(decisionmaking), kebijaksanaan (policy),pembagian (distribution) serta alokasi( allocation),( Budiardjo 1981 : 89)
  76. 76. • Etika Politik berdasarkan prinsip-prinsip etikapenegakan dalam kehidupan berpolitik yangmencakup : legitimasi negara, hukum,kekuasaan dan penilaian terhadap legitimasitersebut.• Pancasila sebagai sistem filsfat memenuhitugas dalam hal tersebut.
  77. 77. Nilai-nilai Pancasila sebagaisumber Etika Politik• Bahwa pelaksanaan/penyelenggara negara yangberdasarkan etika politik:Menuntut agar kekuasaan dalam negara dijalankan berdasarkan :a. Asas legalitas (legitimasi hukum),yaitusesuai dengan hukum yang berlakub. Disahkan dan dijalankan secarademokrasi( lagitimasi demokrasi )c. Dilaksanakan berdsarkan prinsip-prinsipmoral (legitimasi moral )
  78. 78. • Pancasila sebagai sistem filsafat melaksankan3 dasar tersebut, maka penyelenggara negaraharus berpegang pada ke 3hal tersebut.• Etika politik harus dilaksanakan baik olehindividu maupun dalam penyelengaraannegara/pemerintahan ( pejabat eksekutif,legislatif, dan yudikatif)
  79. 79. Pancasila sebagai paradigma kehidupandalam bermasyarakat, berbangsa, danbernegara• PengertianParadigma adalah :- sumber nilai, kerangka pikir, orientasi dasar, sumber asas,arah dan tujuan dari suatu perkembangan, perubahan sertaproses dalam suatu bidang tertenru termasuk dalambidangpembangunan reformasi maupun dalam bidang pendididkan.- suatu asumsi-asumsi dasar dan asumsi-asumsi teoritis yangumum( merupakan sumber nilai), sehingga merupakan suatusumber-sumber hukum.- Dengan demikian Pancasila digunakan sebagai dasar dansumber nilai dan hukum dalam pembangunan serta reformasi(reformasi hukum, politik, ekonomi).
  80. 80. • Kampus sebagai Moral Force• Perguruan Tinggi memliki 3 tugas pokok yang disebutTridharma Perguruan Tinggi yaitu :1. Pendidikan2. Penelitian3. Pengabdian kepada masyarakat• Perguruan Tinggi dalam pengembangan ilmu tidak bebas nilai,tetapi terikat nilai, pendidikan tinggi haruslah menghasilkanilmuwan, intelektualserta pakar yang bermoral Ketuhananyang mengabdi pada kemanusiaan
  81. 81. PANCASILA DALAM KONTEKSKETATANEGARAAN RI DAN UUD 1945
  82. 82. Pancasila dalam konteks ketatanegaraan RI• Pancasila sebagai staat fundamental normtercantum dalam alinea IV Pembukaan UUD RI 1945.Pancasila sebagai filosofi negara.• Hubungan Pembukaan UUD RI 1945 dengan BatangTubuh UUD 1945 yang mempunyai fungsi hubunganlangsung yang bersifat kausal organis dengan batangtubuh UUD 1945, karena isi dalam Pembukaandijabarkan ke dalam pasal-pasal UUD1945.
  83. 83. Hubungan Pancasila Dengan Pembukaan UUD RI 1945• Secara formal yuridis Pancasila ditetapkan sebagaidasar filsafat Negara RI. Pancasila berkedudukansebagai norma dasar hukum positif, yang terdapatdalam Pembukaan UUD 1945.• Secara material, Pancasila sebagai sumber tertibhukum Indonesia dan sebagai pokok kaidah negarayang fundamental.
  84. 84. UUD RI 1945• UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis• Hukum dasar tidak tertulis “Convensi”• Struktur Pemerintahan Indonesia berdasarkan UUD1945: Demokrasi Indonesia dan penjabarannya menurutUUD 1945 dalam sistem ketatanegaraan Indonesia Sistem Pemerintahan Negara menurut UUD1945(sistem kekuassan Asas Otonomi Hubungan antar lembaga negara
  85. 85. Kedudukan UUD 1945• Sebagai hukum dasar yang tertulis• Sebagai dasar sumber hukum• Sebagai norma yang mengikat ; lembagapemerintahan.lembaga masyarakat, warga negara.• Sebagai hukum yang menempati hirarkhi tertinggidalam hukum tertulis negara(UU No 10 Tahun2004/UU No 12 / 2011 )• Sebagai alat pengotrol, pengecek terhadap produkhukum yang lebih rendah.
  86. 86. • UUD menurut sifat dan fungsinya adalah suatunaskah yang memaparkan kerangka dantugas-tugas pokok badan-badanpemerintahan suatu negara dan menentukanpokok cara kerja badan-badan tersebut.
  87. 87. SIFAT UUD 1945• Singkat ( Pembukaan 4 alinea, 37 Pasal, 4Pasal Aturan Peralihan dan 2 ayat Tambahan• Memuat aturan pokok sebagai instruksikepada pemerintah.• Luwes, supel artinya dinamis dan tidak mudahketinggalan zaman• Mengandung semangat penyelengara negarayang baik.• Mengatur mekanisme dan sisitempemerintahan dalamsuatunegara
  88. 88. Kesimpulan :• Sebagai hukum positif dalam tertib hukumIndonesia yang tertinggi, UUD bersifat tertulis,rumusannya harus jelas dan mengikatpemerintah sebagai penyelengara negaraserta setiap warga negara.• Norma-norma/aturan dalam UUD harusdilaksanakan secara konstitusional
  89. 89. • Selain hukum dasar tertulis, terdapat “ konvensi” sebagaiaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktekpenyelenggaan negara meskipun tidak tertulis.• Syarat konvensi ;- tidak bertentangan dengan UUD- sebagai pelengkap UUD, pengisi kekosongan karenaUUD tidak mengatur- berlaku berulang-ulang dan dipelihara,merupakankebiasaan dalam penyelenggaraan negara- tidak tertulis.
  90. 90. Negara dan BangsaPengertian• Negara adalah : suatu organisasi dari sekelompokmanusia yang bersama sama mendiami suatuwilayah tertentu dan mengakui adanya suatupemerintahan yang mengurus tata tertib dankeselamatan sekelompok atau beberapa kelompokmanusia tersebut.
  91. 91. Unsur-unsur Negara• Unsur Konstitutif;Unsur dasar negara yang bersifat kontitutif meliputi;wilayah udara, darat, laut, dan perasaan rakyat ataumasyarakat dan pemerintahan yang berdaulat• Unsur Deklaratif;Unsur negara yang bersifat deklaratif meliputi unsurdasar konstitutif dan adanya tujuan negara sertapengkuan dari negaralain, secara de jure dan defacto
  92. 92. Tujuan Negara• Teori yang berdasarkan kekuasaan (machstaat); tujuannegara adalah untuk mencapai dan mempertahankankekuasaan.• Teori yang mengutamakan kemakmuran negara( etatisme)• Teori yang mengutamakan kemakmuran orang perorangan(individu); negara melalui undang-undang menjaminkebebasan untuk mencapai kemakmuran individu (libertyliberal)• Teori tujuan negara yang mengutamakan kemakmuran rakyatdicapai secara adil( tipe negara hukum/material-social servicestate)
  93. 93. Tujuan bernegara bangsa Indonesia dimuat dalamPembukaan UUD 1945 alinea ke empat yaitu :a. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darahIndonesia,b. memajukan kesejahteraan umum,c. mencerdaskan bangsa,d. ikut melaksanakan ketertiban dunia,berdasar kemerdekaan, perdamaianabadi dan keadialn sosialYang didasarkan pada/ diukur menurut ;1.Ketuhanan Yang Maha Esa,2.Kemanusiaan yang adildan beradab,3. Persatuan Indonesia,4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawratan perwakilan dan,5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyatIndonesia.Jadi teori kenegaraan kita dalam hal tujuan negara diarahkan pada segi-seginasional dan internasional dengan berdasar pada Pancasila
  94. 94. Bentuk Negara• Negara Kesatuan (Unitary State); menghendaki satunegara yang bersatu atas dasar kesatuan• Negara Serikat (Federation); merupakan bentuknegara yang terdiri dari negara-negara bagian, tiap-tiap negara bagian mempunyai hak untukmembentuk, menyusun undang-undang dasarsendiri serta mengatur urusan rumah tanggapemerintahan secara bebas
  95. 95. • Negara Indonesia merupakan Negara Kesatuan yangberbentuk Republik (sistem kekuasaan negara).• Dalam Pembukaan UUD 1945 ditegaskan:“ Pemerintah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpahdarah Indonesia,Konstitusi Negara Indonesia berbentukdalam suatu susunan Negara Republik , Negara Indonesiaberdasarkan persatuan Indonesia”Menurut Prof Moh .Yamin negara Indonesia mempunyai corakistimewa 1. berbentuk Republik dan 2.mewujudkanunitarisme-berotonomi (dari atas sampai kebawah)
  96. 96. Paham Negara Persatuan• Hakekat negara persatuan Negara yang merupakan suatu kesatuan dan unsur-unsur yang membentuknya yaitu rakyat yang terdiriatas berbagai macam etnis suku bangsa, golongan,kebudayaan, agama, wilayah-wilayah yang memilikikarakter dan sifat yang berbeda-beda. Merupakan satu negara, satu rakyat, satu wilayah,dan tidak terbagi-bagi seperti halnya negara serikat,satu pemerintahan, satu tertib hukum nasional, satubahasa,serta satu bangsa.
  97. 97. • Paham negara persatuan tercantum dalamPembukaan UUD 1945, … yaitu Negara Persatuanyaitu mengatasi segala paham golongan dan pahamperorangan dan tidak berdasarkan individualismepada negara liberalisme.• Makna persatuan dengan seloka Bhinneka TunggalIka• Paham negara kebangsaan berlandaskan Pancasila
  98. 98. Paham Negara Integralistik• Paham negara integralistik yang terkandung dalamPancasila meletakkan asas kebersamaanhidup,keselarasan, dalam hubungan antar individumaupun masyarakat. Tidak mengenal dominasimayoritas, tidak memihak kepada yang kuat, tidakmengenal tirani minoritas. Didalam terkandung nilaikebersamaan, kekeluargaan, ke”bhinneka-tunggal-ika”an.
  99. 99. Inti paham integralistik menurut Moh.Yamin• Negara merupakan suatu susunan masyarakat yang integral• Semua golongan bagian,bagian dan anggotanya berhubungan eratsatudengan lainnya• Semua golongan, bagian dan anggotanya merupakan persatuanmasyarakat yang organis.• Yang terpenting dalam kehidupan bersama adalah perhimpunan bangsaseluruhnya• Negara tidak memihak kepada sesuatu golongan atau perseorangan• Negara tidak menganggap kepentingan ssesorang sebagai pusat• Negara tidak hanya untuk menjamin kepentingan seseorang ataugolongan saja• Negara menjamin kepentingan seluruhnya sebagai suatu kesatuanintegral• Negara menjamin keselamatan hidup bangsa seluruhnya sebagai suatukesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
  100. 100. • Paham /idiologi liberalisme berprinsip bahwa rakyatmerupakan ikatan dan individu-individu yang bebasdantumbuhnya berdsarkan sintesa dari beberapa paham a.l.paham materialisme, rasionalisme, empirisme, danindividualisme.• Paham sosialime komunis (Karl Marx), memandang bahwahakikat kebebasan dan hak individu itu tidak ada.padahakikatnya manusia hanya sebagai mahluk sosial saja.dalamkehidupan masyarakat terjadi interaksi dialektis antara kelaskapitalis dan kelas proletar,buruh.
  101. 101. Tidak terjadinya fungsi pengawasan dan saling mengimbangi (checksand balances) pada institusi-institusi ketatanegaraan. Terjadinyapenumpukan kekeuasaan pada yang berada ditangan MPR, sehinggamenyebabkan kekeuasaan pemerintahan negara seakan-akan tidakmemeiliki hubungan dengan rakyat.Terjadinya dominasi kekuasaan ditangan Presiden selaku eksekutif,baik di bidang legislatif maupun yudikatif yaitu adanya hak prerogatif(a.l. memberikan grasi, amnesti, abolisi, dan rehabilitasi ) dankekuasaan membuat undang-undang. Hal ini tertulis dalam penjelasanUUD 1945 yang berbunyi Presiden penyelenggara pemerintah Negarayang tertinggidi bawah Majelis.UUD 1945 menagandung pasal-pasal yang terlalu luwes shingga dapatmenimbulukan lebih dari satu tafsiran (multi tafsir), misal pasal 7(sebelum diubah) yang berbunyi” Presiden dan Wakil Presidenmemegang jabatanya selama masa lima tahun dan sesudahnya dapatdipilih kembali”Kemudian Pasal 6 ayat (1) “Presiden ialah orangIndonesia asli”,yang memberikan arti yang beragam.LATAR BELAKANG PERUBAHAN UUD 1945
  102. 102. PENDAHULUANNASKAH RESMI UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Dalam SatuNaskah (Risalah Rapat Paripurna ke-5 Sidang Tahunan MPR Tahun 2002Sebagai Naskah Perbantuan Dan Kompilasi Tanpa Ada Opini)Naskah Perubahan Pertama Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 (hasil Sidang Umum MPR Tahun 1999)Naskah Perubahan Kedua Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 (hasil Sidang Tahunan MPR Tahun 2000)Naskah Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 (hasil Sidang Tahunan MPR Tahun 2001)Naskah Perubahan Keempat Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 (hasil Sidang Tahunan MPR Tahun 2002)Naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yangditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan diberlakukan kembali denganDekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959 serta dikukuhkan secara aklamasi padatanggal 22 Juli 1959 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (sebagaimana tercantumdalam Lembaran Negara Nomor 75 Tahun 1959)2

×