Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Lampiran A1: Kerangka Kerja Logis Air Limbah
Permasalahan
mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan
Rendahnya
kual...
Meningkatkan
pemahaman,
kemitraan dan
komitmen
pengelolaan air
limbah domestik
dan industri
rumah tangga
dengan off site
s...
pengadaan
jamban
keluarga sesuai
standar
kesehatan.
Menyediakan
layanan
pengelolaan air
limbah secara
komunal dari 0
unit ...
Menyediakan
sarana &
prasarana
pengolahan air
limbah
domestic skala
Kabupaten .
Mengoptimalka
n daya dukung
kebijakan
peng...
Air Limbah sistim
setempat Jamban
Keluarga
Penyuluhan dan Kampanye bebas
BABS
Masih
Kurangnya
cakupan
pelayanan
air
limbah...
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
Jumlah
Pelayanan
Pengangkutan
sampah masih
kurang dan
masya...
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
ketrampilan
stakeholder
pengelolaan sampah
dengan konsep 3 ...
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
Polusi Pembuatan biogas
Infrastruktur
Tempat
Pemrosesan
Sam...
Lampiran A3: Kerangka Kerja Logis Drainase
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
Belum adanya
pay...
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
Pembangunan
Saluran Drainase
Tersier/lingkungan:
Perencanaa...
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
Kurangnya
kepedulian
masyarakat dan
pengambil
kebijakan
ter...
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
Program Upaya
Kesehatan
Masyarakat
Kegiatan
Pembinaan Usaha...
Permasalahan
Mendesak
Tujuan Sasaran Strategi Program
Kegiatan
Promosi
Kesehatan :
Peningkatan PHBS
di Rumah Tangga
dengan...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Lampiran a. kerangka kerja logis

Dokumen Memorandum Program Sanitasi (MPS) merupakan produk Program Percepatan Pembangunan Sanitasi (PPSP).

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Lampiran a. kerangka kerja logis

  1. 1. Lampiran A1: Kerangka Kerja Logis Air Limbah Permasalahan mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Rendahnya kualitas layanan air limbah domestik Meningkatk an kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pengelolaa n air limbah rumah tangga yang berwawasa n lingkungan Berkurangnya praktek Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dari 42% menjadi 40% tahun 2018 Tersedianya perencanaan pengelolaan air limbah domestik dan industri rumah tangga skala perKabupaten pada akhir tahun 2018 Meningkatkan cakupan kepemilikan jamban keluarga dengan penggunaan tangki septik dari 24% menjadi 35% pada akhir tahun 2018. Tersedianya dan berfungsinya IPAL Komunal untuk industri rumah tangga dari 0 unit menjadi 2 unit pada akhir tahun 2017. Menyediakan akses layanan air limbah komunal bagi masyarakat berpenghasilan rendah Tersedianya perencanaan pengelolaan air limbah domestik dan industri rumah tangga skala perKabupaten an pada akhir tahun 2017 Melakukan kajian kelayakan pengelolaan air limbah domestik dan industri rumah tangga sesuai dengan ketentuan peraturan lingkungan hidup. Mengembangka n perencanaan pengelolaan air limbah dengan sistem terpusat (offsite system) pada kawasan potensial (CBD) dan padat penduduk. Program Kelembagaan dan Pengaturan Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Kegiatan Memorandum Program Sanitasi Penyusunan Perda Air Limbah Penyusunan Peraturan Ijin Pembuang Limbah Cair (IPLC)
  2. 2. Meningkatkan pemahaman, kemitraan dan komitmen pengelolaan air limbah domestik dan industri rumah tangga dengan off site system pada wilayah CBD dan wilayah padat. Meningkatkan cakupan kepemilikan jamban keluarga dengan penggunaan tangki septik dari 24% menjadi 35% pada akhir tahun 2017, . Meningkatkan koordinasi antar SKPD untuk mensosialisasik an pentingnya jamban dengan tangki septik. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan stakeholder tentang pengelolaan jamban keluarga sehat. Meningkatkan kebutuhan
  3. 3. pengadaan jamban keluarga sesuai standar kesehatan. Menyediakan layanan pengelolaan air limbah secara komunal dari 0 unit menjadi 2 unit di wilayah padat kumuh miskin perKabupaten an di akhir tahun 2017 Mengoptimalkan operasi dan pemeliharaan MCK dan IPAL komunal melalui pengorganisasia n masyarakat dalam kelompok. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan stakeholder pengelolaan IPAL komunal yang ramah lingkungan. Melakukan replikasi Sanimas pada wilayah padat penduduk, kumuh dan miskin perKabupaten
  4. 4. Menyediakan sarana & prasarana pengolahan air limbah domestic skala Kabupaten . Mengoptimalka n daya dukung kebijakan pengelolaan air limbah domestic. Meningkatkan pemahaman, kemitraan dan komitmen untuk efektivitas layanan pengelolaan Air Limbah Domestik skala Kabupaten . Mendorong minat swasta dalam layanan pengelolaan air limbah domestic Hanya 8 % yang memanfaatk an MCK / WC umum untuk aktivitas BAB (Buang Air Besar). Tercapainya Standar Pelayanan Minimum (SPM) untuk layanan air limbah domestik tahun 2019 Berkurangnya praktek Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dari 82 % menjadi 0% tahun 2018 Meningkatkan akses layanan air limbah komunal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) perkotaan Program Pembangunan Infrastruktur Air Limbah sistim Setempat Pembangunan MCK ++ - Sosialisasi Pembangunan MCK++ kepada masyarakat - Biaya Operasi dan Pemeliharaan MCK++ Meningkatkan Akses Sistem terpusat pada daerah CBD Program Pembangunan Infrastruktur Air Limbah sistim Komunal Pembangunan IPAL Komunal - Sosialisasi Rencana Pembangunan IPAL Komunal kepada masyarakat - Biaya Operasi dan Pemeliharaan IPAL Komunal (Sanimas) - Pembangunan IPAL Komunal
  5. 5. Air Limbah sistim setempat Jamban Keluarga Penyuluhan dan Kampanye bebas BABS Masih Kurangnya cakupan pelayanan air limbah domestik Terciptanya pelayanan air limbah domestik secara maksimal Terciptanya lingkugan yang sehat dengan pelayanan air limbah domestik dengan baik Meningkatkan pelayanan air limbah domestik Program Pengembangan Lingkungan Sehat Penyuluhan Menciptakan Lingkungan sehat (Pembuatan Jamban Sehatdan SPAL) Kegiatan Penyuluhan Tehnologi Tepat Guna (TTG) tentang Penyaringan Air Bersih untuk Jamban Keluarga Program Pengempangan Sarpras Perumahan dan Lingkungan Desa/Kelurahan Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman Program Peningkatan Kualitas dan akses Sumber Daya Alam dan Lingkungan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Penyusunan Outline Plan Air Limbah Skala kabupaten Penyusunan Outline Plan Air Limbah Skala kabupaten Pemantauan Kualitas - Pemantauan Kualitas lingkunagan Air Sungai - Pemantauan Kualitas Air sumur Gali/ Air Tanah dan air hujan Pembangunan SPAL untuk Industri Rumah Tangga Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan Bidang Lingkungan Hidup Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengendalian Lingkungan Hidup Pengkajian Dampak Lingkungan Pengembangan Produksi Ramah Lingkungan Lampiran A2: Kerangka Kerja Logis Persampahan
  6. 6. Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Jumlah Pelayanan Pengangkutan sampah masih kurang dan masyarakat masih membuang sampah sembarangan Meningkatkan cakupan dan kualitas layanan dalam sistem pengelolaan persampahan melalui pembangunan sarana dan prasarana yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Mendorong regulasi tentang persampahan Meningkatkan sarana/prasaran a persampahan Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan persampahan 1. Meningkatnya Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan sistem 3R (reduce, reuse dan recycle) skala rumah tangga dari 0 % menjadi 2% pada tahun 2017. Tersedianya perencanaan pengelolaan persampahan skala perKabupaten pada akhir tahun 2014. Tersedianya Perencanaan TPA yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kriteria TPA Pasang surut. Tersedianya TPA control landfill Meningkatkan sarana dan prasarana persampahan yang memadai 1. M Menyediakan sarana & prasarana pengelolaan persampahan skala Kabupaten . Meningkatkan kinerja operator layanan persampahan skala Kabupaten . Mengoptimalkan daya dukung kebijakan pengelolaan persampahan. Mendorong minat swasta dalam layanan pengelolaan persampahan. Menyiapkan pengelolaan TPA yang memadai. Mengoptimalkan kondisi pengelolaan TPA. Mengoptimalkan kondisi pengelolaan komposting. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan sistem 3R (reduce, reuse dan recycle) skala rumah tangga dari 0% menjadi 2% pada tahun 2018 Meningkatkan pengetahuan dan Pengaturan dan Kelembagaan Penyusunan Outline Plan Persampahan dan Review DED TPA Muara Sabak Barat Penyusunan AMDAL TPA Muara Sabak Barat Penyusunan Studi Kelayakan TPA Penyuluhan tentang Pengelolaan Persampahan kepada Masyarakat dan Kelompok Masyarakat Pelatihan Penggunaan Insinerator Pengawasan dan Pengelolaan Limbah B3 Pelatihan Pengelolaan Sampah 3 R bagi Kader Desa dan RT/RW Penyusunan Outline Plan Persampahan dan Review DED TPA Muara Sabak Barat: Studi Manajemen Pengelolaan Persampahan Penyusunan Outline Plan Persampahan dan Review DED TPA Muara Sabak
  7. 7. Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan ketrampilan stakeholder pengelolaan sampah dengan konsep 3 R. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsep 3 R. Mendorong partisipasi masyarakat mereplikasikan komposter rumah tangga. Menyediakan perencanaan pengelolaan persampahan skala perKabupaten pada akhir tahun 2014 berupa masterplan persampahan. Tersedianya Perencanaan TPA yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kriteria TPA Pasang surut. Tersedianya TPA control landfill Meningkatkan sarana dan prasarana persampahan. Implementasi perda tentang Pengelolaan dan Retribusi Pelanggan Pengelolaan Limbah Barat: Penyusunan Perda Retribusi Pengelolaan Persampahan Penyusunan Outline Plan Persampahan dan Review DED TPA Muara Sabak Barat: Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Persampahan skala Kota Pengadaan sarana dan prasarana persampahan Penyediaan Sarana dan Prasarana Kebersihan Pengadaan Motor Sampah Pengadaan Bioreaktor Pembangkit Pupuk Cair Pengadaan Armroll Pengadaan Kontainer Pengadaan alat Berat (Buldozer) di lokasi TPA Pengadaan Komposter Takakura Pengadaan Dum Truck Program Pengendalian dan Pencemaran Pengadaan Mesin Pencacah Sampah
  8. 8. Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Polusi Pembuatan biogas Infrastruktur Tempat Pemrosesan Sampah Akhir Akhir Pembangunan Infrastruktur TPA Pembangunan IPAL Lindi TPA: (1) Pembebasan Lahan, (2) Saluran Drainase, (3) Jalan Masuk, (4) Pagar Keliling TPA Pembangunan IPAL Lindi TPA :Penyusunan Perda Pengelolaan TPA; Operasi dan Pemeliharaan Tempat Pengolah Sampah Pembangunan TPS Terpeliharanya sarana/prasarana drainase Saluran drainase yang mengalami kerusakan di beberapa titik (13%) perlu diperbaiki sampai tahun 2017 Normalisasi saluran Drainase. Tersedianya alokasi dana APBD dan Sosialisasi normalisasi saluran drainase Infrastruktur Tempat Pengolah Sampah Terpadu/3R Pembangunan TPST 3R di Rantau Rasau: (1) Pelatihan Bagi Pengelola TPST, (2) Operasi dan Pemeliharaan TPST Pembangunan TPST 3R di Muara Sabak Timur: (1) Pelatihan Bagi Pengelola TPST, (2) Operasi dan Pemeliharaan TPST Pembangunan TPST 3R di Kuala Jambi: (1) Pelatihan Bagi Pengelola TPST, (2) Operasi dan Pemeliharaan TPST Pembangunan IPAL Lindi TPA Pelatihan Pengelolaan TPA Operasi Pemeliharaan
  9. 9. Lampiran A3: Kerangka Kerja Logis Drainase Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Belum adanya payung hukum pengelolaan drainase . Tersusunya regulasi tentang pengelolaan drainase yang komprehensif Perda pengelolaan drainase disahkan tahun 2015 penyusunan regulasi tentang drainase, kerjasama antar kawasan Pengaturan dan Kelembagaan : Outline Plan Sistem Drainase skala Kota/Kawasan Penyusunan Perda tentang Pengelolaan Sistim Drainase Sosialisasi Perda Pengelolaan Sistim Drainase Kapasitas saluran belum didesain menurut sistem blok kawasan yang harus dilayani, sehingga ada beberapa saluran yang melayani suatu kawasan terlalu luas. Mewujudkan pembangunan drainase yang berwawasan lingkungan Terwujudnya pembangunan antar kawasan mengenai sistem pengelolaan drainase yang komprehensif Tersedianya dokumen perencanaan sistem drainase Kabupaten yang terintegrasi di akhir tahun 2013 Berkurangnya luas genangan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur di akhir Tahun 2018 Mengurangi titik-titik genangan dengan pembuatan sudetan dengan cakupan layanan dari 50% menjadi 81% ditahun 2015 Pembangunan sarana/prasarana drainase Mengembangkan perencanaan sistem drainase Kabupaten yang terintegrasi dan komprehensif. Meningkatkan pemahaman, kemitraan dan komitmen pengelolaan drainase lingkungan. Mengoptimalkan fungsi sistem drainase lingkungan yang sudah ada. Mengoptimalkan daya dukung kebijakan pengelolaan drainase lingkungan. Infrastruktur Drainase Pembangunan Saluran drainase Primer Perencanaan Teknis DED Pembangunan Saluran dan Gorong-gorong drainase Primer Perencanaan Teknis DED Pembangunan Saluran dan Gorong-gorong drainase Sekunder Pemeliharaan Saluran drainase Primer: (a) Pemeliharaan Saluran dan Gorong-gorong Drainase Primer, (b) Pengerukan Sedimen Saluran dan gorong- goromng drainase Primer Pembangunan Saluran Drainase Sekunder Pemeliharaan Saluran Drainase Sekunder
  10. 10. Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase Tersier/lingkungan: Perencanaan Teknis (DED) Pembangunan Saluran drainase Tersier/Lingkungan Pembangunan Saluran Drainase Tersier/Lingkungan Pemeliharaan Saluran Drainase Tersier/Lingkungan: (a) Pemeliharaan Saluran Drainase Tersier/Lingkunagn, (b) Pengerukan Sedimen Saluran Drainase Lingkungan Lampiran A4 : Kerangka Kerja Logis PHBS Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Masih rendahnya kesadaran sebagian kecil masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat didukung dengan pola hidup masyarakat yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan tempat tinggal Meningkatkan kualitas lingkungan dan partisipasi masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat Meningkatnya cakupan PROHISAN pada Tahun 2018. Meningkatnya peran media dalam PROHISAN. Meningkatnya jumlah dukungan sektor swasta (CSR) dalam PROHISAN sampai tahun 2018 . Mengoptimalkan program Kesehatan Berbasis Masyarakat untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam PROHISAN. Meningkatkan kuantitas dan kualitas kader kesehatan lingkungan dalam promosi PROHISAN. Mengoptimalkan peran instansi Meningkatnya Sekolah yang Mempromosikan Kesehatan Program Wajib Belajar Pendidikan 9 tahun Kegiatan Pembinaan Sekolah Sehat
  11. 11. Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Kurangnya kepedulian masyarakat dan pengambil kebijakan terhadap program-program yang bersifat preventif dan promotif (pencegahan dan promosi). . Sebagian besar (73%) ibu tidak menggunakan sabun di lima waktu penting. Masih tingginya prosentase pemakaian air hujan untuk diolah dan dikonsumsi sebagai air minum, dimasak dan menggosok gigi yang aman dan higiene. pemerintah dan sekolah dalam pemicuan dan penerapan PROHISAN. Meningkatkan komitmen penentu kebijakan anggaran untuk PROHISAN. Mengembangkan program promosi PROHISAN yang menarik dan menjangkau semua lapisan masyarakat. Meningkatkan pemahaman tentang PROHISAN melalui saluran- saluran (media) informasi yang sudah ada. Menciptakan iklim investasi untuk promosi PROHISAN. Meningkatkan kerjasama dengan pihak swasta dalam bidang promosi PROHISAN. Mengotimalkan pendanaan dari swasta – CSR untuk promosi PROHISAN Program Pendidikan Menengah Kegiatan Pembinaan Sekolah Sehat
  12. 12. Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Program Upaya Kesehatan Masyarakat Kegiatan Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Program Pengembangan Lingkungan Sehat Kegiatan Pengawasan Kwalitas Air Minum (Sosialisasi) Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan Kegiatan Pemberdayaan Lembaga & Organisasi Masyarakat Perdesaan (Pendukung Promosi Kesehatan) Jambore Sanitasi Pembinaan Sekolah Adiwiyata Promosi Kesehatan : Peningkatan PHBS di Rumah Tangga dengan Sosialisasi PHBS Promosi Kesehatan Peningkatan: PHBS di Rumah Tangga dengan Gerakan Cuci tangan Pakai Sabun
  13. 13. Permasalahan Mendesak Tujuan Sasaran Strategi Program Kegiatan Promosi Kesehatan : Peningkatan PHBS di Rumah Tangga dengan Lomba Desa PHBS Promosi Kesehatan : Peningkatan PHBS di Rumah Tangga dengan Jambore Sanitasi Promosi Kesehatan : Peningkatan PHBS di Rumah Tangga dengan Penyebarluasan Informasi melalui Media Promosi Kesehatan : Peningkatan PHBS di Rumah Tangga dengan Pelatihan LBS Studi Banding ke Sekolahan Adiwiyata Promosi Kesehatan dengan Penyuluhan Sanitasi untuk industri Rumah Tangga. Program Peningkatan SDM Pelatihan Kader Kesling Pelatihan Petugas Sanitarian

×