www.suararakyat.net                      SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011   1
Daftar Isi                                                                            salam redaksi                       ...
laporanutama                                                 Banyak                                                 Kasus ...
penegak hukum, baik yang ada di                      pemerintahan pusat maupun di daerah,                      yang sepert...
mau rapat dengan Kemendagri.             Jika mau jujur, tambah Jaffar,         Saat diminta tanggapannya soal            ...
fokus                          FPMLK Siap                          Kembalikan                                   Kejayaan  ...
Mashudiono.                                              “ Saya melakukan kunjungan ke desa-desa,                         ...
ekonomi                                                                                                       sekarang ini...
agama                                                       Lung Anai Miliki                                              ...
pendidikan                            Pembangunan Karakter                               Bangsa Minim                     ...
lingkungan                                                                                                            Kepa...
pemerintahan                                             Bansos Kukar 2011                                          Tetap ...
pemerintahan                                                    Rita Widyasari                           Tak Ada yang Nonj...
pertanian                                                                                      menyiapkan tidak kurang dar...
pertanian                      SUDAH saatnya semua pihak                      mengorientasikan pemikirannya untuk         ...
pertanianwww.suararakyat.net                                        Beras Loa Kulu                                        ...
sosok                                                                             untuk mensejahterakan masyarakat        ...
inspirasi                                                     Kepedulian Rudi                                             ...
forum adalah untuk kesejahteraan                dan beryukur atas apa yang diberikan Allah                      masyarakat...
sosok                                 Rita Widyasari                             Bupati                           Wanita y...
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Suara Rakyat Edisi 1-2011
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Suara Rakyat Edisi 1-2011

2,262 views

Published on

Munculnya Majalah Suara Rakyat, dimaksudkan untuk bisa menjadi salah satu alternative bagi masyarakat untuk bisa menambah wawasan berfikir, menjadi salah satu media pendidikan dan informasi di kalangan masyarakat, serta tak kalah pentingnya adalah menjadi salah satu media control pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Di sisi lain, kehadiran media ini juga dimaksudkan untuk menjalin komunikasi antara masyarakat dengan masyarakat, antara masyarakat dengan pihak pengusaha dan antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Komunikasi sangat penting dalam hidup kehidupan antar manusia, sehingga peran komunikasi
yang ada harus terus terjalin, tidak putus di tengah jalan dan kalau perlu sampai maut menjemput.

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,262
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
43
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Suara Rakyat Edisi 1-2011

  1. 1. www.suararakyat.net SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 1
  2. 2. Daftar Isi salam redaksi Banyak 3 P Kasus yang ERKEMBANGAN pembangunan dan ilmu pengetahuan yang demikian cepat dan Digantung? canggihnya, perlu disambut dengan antusias, sebab dengan adanya perkembangan yang ada itu, masyarakat bisa lebih cepat untuk menerima informasi FPMLK Siap yang terjadi, baik yang ada di provinsi lain, maupun Kembalikan Kejayaan Loa Kulu 6 Negara di luar. Perkembangan yang ada itu justru harus bisa menjadi pemicu bagi masyarakat yang ada untuk terus berkembang dan mencari terobosan-terobosan baru. Munculnya Majalah Suara Rakyat, dimaksudkan Rita Bupati untuk bisa menjadi salah satu alternative bagi Wanita masyarakat untuk bisa menambah wawasan berfikir, Yang menjadi salah satu media pendidikan dan informasi di Merakyat kalangan masyarakat, serta tak kalah pentingnya adalah menjadi salah satu media control pembangunanwww.suararakyat.net yang dilaksanakan pemerintah daerah. Di sisi lain, kehadiran media ini juga dimaksudkan untuk menjalin komunikasi antara masyarakat dengan masyarakat, antara masyarakat dengan pihak 19 pengusaha dan antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Komunikasi sangat penting dalam hidup kehidupan antar manusia, sehingga peran komunikasi yang ada harus terus terjalin, tidak putus di tengah jalan dan kalau perlu sampai maut menjemput. Perkembangan ilmu pengetahuan yang demikian cepat itu tak perlu ditakuti, justru harus menjadi salah satu pemicu dari hidup kehidupan itu sendiri. Masyarakat harus terus berlomba-lomba untuk menambah wawasan, ilmu pengetahuan, informasi dan lain sebagainya, sehingga tidak tertinggal. Walaupun hasil buah fikir kami ini, baru terwujud sekarang, ini juga yang membuat kami akan terus berkarya dalam bentuk tulisan yang bermamfaat bagi pembaca, dimasa yang akan dating. Beberapa dukungan dari berbagai pihak dan kinerja tim yang solid atas terwujudnya majalah ini kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, sumbangsih pemikiran yang telah diberikan diharapkan tidak terputus, demi MPP Kucurkan eksistensi keberadaan Suara Rakyat sangat kami Dana Puluhan Miliar 30 hargai. Terima Kasih, Mari Berbuat. Majalah SUARA RAKYAT Penanggung jawab/Pimpinan Redaksi : Rudiansyah SH Redaktur Pelaksana : Eko Wahyudi, Jupiter Hutabarat, Yudi Riswanto Redaktur : HS Kalhatan, Johni Johannes, Andriansjah Staf Redaksi : Dian Saputra, Agusfian Fotografer : Junaidi Alamat Redaksi : Jalan H Masdamsi Rt 08 No 47, Loa Kulu, Telp (0541) 6666934 Penerbit : Rudi Proyek 2 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  3. 3. laporanutama Banyak Kasus yang Digantung? BANYAKNYA kasus-kasus yang ditangani aparat penegak hukum .yang ada di wilayah Kalimantan Timur, yang sampaiwww.suararakyat.net saat ini tidak menunjukkan kejelasan atau digantung ? Seperti kasus jalan Batuputih- Talisayan di Berau, kasus antara PT KPC dengan PT Porodisa di Kutai Timur, kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran dan beberapa kasus lainnya yang ada di Bontang, Bulungan, Kutai Kartanegara dan beberapa daerah di Kaltim lainnya, Membuat Gubernur LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kaltim, Rudiansyah SH Rudiansyah SH Gubernur LIRA (Lumbung heran dan meminta aparat penegak hukum Informasi Rakyat) untuk bersikap tegas. “Kalau memang ada oknum pejabat menggantung kasus itu ,” jelas Rudi. Kaltim yang diduga melakukan tindakan Diakui Rudi, dengan tidak adanya yang merugikan Negara, hendaknya kejelasan itu, bisa saja membuat Irianto aparat penegak hukum yang ada bersikap Lambrie bingung dan mempengaruhi tegas, bukan menggantung kasus yang ada. kinerjanya di pemerintahan. Namun Ketidak jelas posisi dari yang Rudi percaya bahwa meskipun diduga bersangkutran itu dapat mempengaruhi tersangkut dengan proses hukum yang kejiwaan orang tersebut. Aparat penegak belum ada kejelasan itu, Irianto hukum sudah sepantasnya mengambil Lambrie tetap bekerja secara maksimal sikap, meneruskan atau menghentikan dan tidak terpengaruh dengan apa yang proses yang dianggap telah merugikan sedang dihadapinya itu. keuangan Negara itu,” kata Rudiansyah di “Karena itu LIRA meminta aparat ruang kerjanya. penegak hukum bisa bersikap tegas Menurut Rudi, dari beberapa kasus yang atas kasus yang didakwakan terhadap disidik pihak aparat penegak hukum, ada Irianto Lambrie. Kalau memang beberapa hal yang perlu dicermati, kasusnya tidak merugikan keuangan diantaranya kasus Sekretaris Provinsi Negara, aparat hokum dengan besar Irianto Lambrie yang hingga saat ini tidak hati menutup kasus itu,” tegas Rudi. jelas. Menurut pengamatan LIRA, kasus- “Sampai sejauh mana hasil penyidikan kasus yang ada dan disidik aparat yang dilakukan aparat penegak hokum hukum di Kaltim, cukup banyak dan terhadap kasus itu, dan kalau kasus itu memerlukan perhatian serius. tidak terdapat unsur yang merugikan Gubernur LIRA Kaltim minta aparat keuangan Negara, hendaknya pihak aparat penegak hukum bersikap professional hokum langsung menjelaskan kasus itu di dan proporsional. depan public, bukan seperti ini, “ Kita sayangkan sikap aparat SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 3
  4. 4. penegak hukum, baik yang ada di pemerintahan pusat maupun di daerah, yang sepertinya dengan gampang menuduh seseorang sebagai tersangka. Sikap yang demikian mudah menuduh itu hendaknya bisa ditinggalkan aparat penegak hukum. Kan kasihan bagi pejabat yang dituduh itu, yang belum tentu melakukan tindakan yang dituduhkan itu,” tekan Rudi. Apa yang dituduhkan dan membawa dampak besar juga terjadi dalam kasus Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak. Awang dituduh dan bahkan sudah menjadi tersangka dalam kasus divestasi saham PT KPC (Kaltim Prima Coal). Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak sendiri membantah melakukan tindakan yang merugikan keuangan daerah atas penjualan saham Pemkab Kutai Timur melalui Perusdawww.suararakyat.net Kutai Timur Energi senilai Rp 576 miliar. . Awang mengaku mengetahui penetapan dirinya sebagai tersangka melalui berita berjalan di televisi. Ia mengaku hingga kini dirinya tak pernah diperiksa namun tiba-tiba ditetapkan tersangka. “Saya tak pernah diperiksa kok tiba-tiba ditetapkan tersangka, ini kan aneh bin ajaib,” kata Awang Faroek.Ia meminta kepada kejaksaan dan polisi bekerja profesional. “Kalau tidak kita adukan ke Satgas Mafia hukum,” ungkapnya. Dalam kasus ini Awang Faroek menilai kesalahan dari Direktur Utama PT KTE yang menyalahgunakan wewenang. “Kalau saya korupsi mana buktinya,” ujarnya. Atas keputusan Kejaksaan Agung yang menetapkan Gubernur Kalimantan Timur itu sebagai tersangka itu meminta korupsi persetujuan dan penggunaan uang hasil Awang Faroek masyarakat tidak khawatir. Ia mengaku penjualan saham PT Kaltim Prima COal (KPC) yang masih memiliki benteng terakhir untuk merugikan negara Rp 609 miliar tersebut. bertahan. “Bahkan secara psikologis sangat meresahkan “Masih ada benteng terakhir, presiden. masyarakat lokal, apalagi yang bersangkutan (Awang Karena kalau kejaksaan ingin Faroek),” kata Wakil Ketua DPD Laode Ida, selepas memeriksanya harus ijin presiden,” menerima tokoh Kaltim yang tergabung dalam ungkapnya. Forum Komunikasi Persaudaraan Antar Masyarakat Sementara itu Dewan Perwakilan Kalimantan Timur (FKPMKT), Daerah (DPD RI) memberikan perhatian Dengan kondisi seperti itu, pria kelahiran serius terhadap kasus korupsi yang tengah Sulawesi Tenggara ini mengaku tak heran jika membelit Gubernur Kaltim, Awang Faroek puluhan tokoh Kaltim datang ke Jakarta untuk Ishak. Pasalnya, jika kasus itu dibiarkan mencari kejelasan. Karenanya agar tak terus terus berlarut-larut tanpa kepastian dari menimbulkan keresahan, Laode meminta Kejaksaan Agung, dipastikan akan penanganan kasus Awang dipercepat. mengganggu roda pemerintahan dan Hanya saja sikap kelembagaan terkait kasus pembangunan di Kaltim. Awang belum ada, karena pihaknya harus Untuk itu, tak lama lagi DPD akan mengumpulkan informasi dari berbagai pihak. Salah meminta penjelasan dari pihak terkait satunya dari Kementerian Dalam Negeri yang yang terlibat langsung dalam kasus dijadwalkan digelar .tidak lama lagi, “Kebetulan DPD 4 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  5. 5. mau rapat dengan Kemendagri. Jika mau jujur, tambah Jaffar, Saat diminta tanggapannya soal Kasus Pak Awang ini nanti saya kasus ini sebenarnya melibatkan permintaan Komariah, Laode tanyakan juga,” ungkapnya. bupati lain. “Politis, karena masalah mengaku belum bisa bersikap sebab Diketahui, lanjut Laode, Awang lampau diangkat kembali,” tegas harus berkonsultasi dengan merupakan satu dari 17 gubernur di Jaffar. pimpinan maupun anggota DPD lain. Indonesia yang menurut Menteri Tokoh Kaltim lain, Komariah Yang pasti, tambah dia, kelambanan Dalam Negeri Gamawan Fauzi Kuncoro, malah secara tegas aparat hukum untuk memproses tengah terbelit masalah hukum. meminta DPD secara kepala daerah sering dimanfaatkan Informasi tersebut dikemukakan kelembagaannya meminta pihak lain atau oknum aparat Mendagri saat menggelar rapat kejaksaan menghentikan kasus hukum sendiri sebagai kasus ATM. dengar pendapat dengan DPD pada Awang dengan cara menerbitkan Bisa juga, lawan politik yang Senin lalu. Surat Perintah Penghentian bertujuan menjegal agar masa Seperti saat mendatangi Penyidikan atau SP3. Alasannya, pemerintahan kepala daerah kejaksaan Agung dan Komisi III bila kasus Awang diteruskan hingga tersebut terhenti di tengah jalan. DPR RI, FKPMKT mendesak agar ke pengadilan maka potensi konflik Rudi berharap apa yang menimpa kasus Awang tidak digantung tanpa sangat mungkin timbul. Awang tidaklah membuat kejelasan karena menimbulkan Menurut Komariah, masyarakat pemerintahan di Kaltim stagnan, keresahan di masyarakat. Mantan Kaltim menilai penetapan Awang justru harus menjadi salah satu anggota DPR RI asal Kaltim, Jaffar sebagai tersangka sangat tak adil. pemicu bagi seluruh aparat Sidik bahkan menyebutkan kasus Alasannya, karena dilakukan saat pemerintahan untuk bekerja sesuai Awang hanyalah intrik politik Awang tengah berusaha membangun aturan dan tidak berbuat neko-nekowww.suararakyat.net karena kasus lama semasa Awang Kaltim. “Jadi kami datang ke yang bisa membawa pada kehidupan masih menjabat sebagai Bupati Jakarta untuk mencegah itu,” ujar yang menyakitkan. Kutai Timur tahun 2004 yang dibuka mantan anggota DPD periode 2004- kembali. 2009. (dari berbagai sumber/hsn) Kegiatan penambangan batu bara yang dilaksanakan di PT KPC SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 5
  6. 6. fokus FPMLK Siap Kembalikan Kejayaan Loa Kulu ORANG nomor 2 di kabupaten Kutai wilayah Jalan FL Tobing, Kartanegara, Wakil Bupati Ghufron tepatnya di Pal 9, masihwww.suararakyat.net Yusup, SH, bangga akan adanya LSM ada bekas terowongan (Lembaga Swadaya Masyarakat) Forum yang bisa dilihat. Pemerhati Masyarakat Loa Kulu Terowongan yang (FPMLK), karena LSM yang ada tersebut pondasinya dari kayu mempunyai keinginan yang luhur, yaitu ulin dengan diameter 40 ingin mengembalikan kejayaan masa x 40 Cm panjang 2 lalu Loa Kulu. Seperti diketahui, Loa meter, serta tak Kulu di tahun-tahun 1900-1940 ketinggalan bekas- merupakan kecamatan yang tergolong bekas rel, meskipun paling makmur di wilayah Kutai. Karena sudah rusak dan saat itu terdapat perusahaan batubara tertutup oleh tanah. yang dikelola pemerintah Belanda. Peninggalan yang ada Ghufron Yusup, SH Di zaman itu, Loa Kulu merupakan itu bukti nyata dari salah satu daerah yang menjadi salah sebuah kegiatan satu titik penting bagi pemerintah penambangan Belanda dan untuk mengolah dan batubara yang tak bisa dipungkiri oleh bagi 12 desa yang ada di Loa Kulu. memproduksi batubara itu, pihak kita semua. Bantuan mobil operasional tersebut Belanda tidak segan-segan untuk Karena itu, kehadiran FPMLK dampaknya sangat besar, karena bisa membawa tenaga-tenaga kasar dari sebagai lembaga swadaya masyarakat dipergunakan oleh seluruh masyarakat wilayah Jawa. Di Loa Kulu pendatang yang berhasil mengelola dana royalty dari yang ada di Loa Kulu dalam keadaan dari Jawa bekerja tak kenal lelah dan perusahaan batu bara PT. Mega Prima yang mendesak, seperti umpamanya mendapatkan upah yang sesuai dengan Persada (MPP) yang beroperasi diwilayah membawa orang sakit ke rumah sakit. kondisi saat itu. loa Kulu, patutlah diharagai dan diacungi “Siapa saja bisa memanfaatkan mobil Produksi batubara yang demikian jempol. MPP bekerja sama dengan bantuan tersebut, terutama saat besar itu tak urung membawa dampak FPMLK mengelola program mendesak, seperti tengah malam ada yang positif bagi masyarakat sekitarnya, Community Sosial Responcibility (CSR) ibu-ibu yang akan melahirkan, maka lampu-lampu berpijar dengan indahnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bisa meminta tolong kepada menerangi Sungai Mahakam, pijaran kepentingan masyarakat. Bantuan pengurus forum yang ada di desa, dan lampu Loa Kulu itu bisa terlihat hingga sosial kemasyarakatan itu dapat mobil tersebut akan senang hati jauh ke hulu dan hilir. dinikmati secara nyata oleh masyarakat mengantarkan ibu tersebut menuju Namun dengan kejatuhan sendiri, yang ada di 12 desa se-Loa Kulu. rumah sakit, untuk mendapatkan pemerintahan Belanda di tahun 1945, Pernyataan tersebut disampaikan tindakan cepat, “ kata Ketua FPMLK Ir maka persoalan hidup kehidupan mulai Ghufron pada saat wawancara khusus Mashudiono. menyelimuti warga masyarakat Loa di kantornya,pekan lalu disela-sela Tidak hanya itu, pihak FPMLK juga Kulu, warga masyarakat tidak lagi bisa kesibukannya sebagai Wabup. memberikan bantuan biaya pengobatan menikmati hasil yang memadai, pelan- Ditambahkan Ghufron, dirinya terus bagi masyarakat yang ada, dan nilainya pelan Loa Kulu mulai meredup seiring memonitor perkembangan dan kiprah berkisar antara 30-50 persen dari total dengan mulai lemahnya produksi FPMLK yang selama ini bisa disebut biaya pengobatan yang masuk kategori batubara yang dikelola perusahaan sukses mengelola dana untuk berat. Belanda itu. Bangunan-bangunan dan memenuhi hak masyarakat. Salah “Saya yakin seluruh masyarakat terowongan-terowongan peninggalan satunya adalah memberikan bantuan akan merasa terbantu dengan apa yang pekerja batubara masih bisa dilihat di mobil operasional jenis Suzuki APV dilakukan pihak Forum,” tegas 6 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  7. 7. Mashudiono. “ Saya melakukan kunjungan ke desa-desa, Diakui Ghufron, apa yang dilakukan FPMLK saya lihat BPU lumayan bagus, dan dari beberapa dalam kiprahnya itu jelas sangat membantu desa yang BPUnya telah berdiri, dipergunakan program pemerintah daerah dalam upaya untuk untuk pembahasan Musrenbangdes serta kegiatan mengentaskan kemiskinan, meningkatkan rapat lainnya, yang melibatkan masyarakat banyak, kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan apa yang yang jelas saya selaku camat terbantu dan berharap menjadi idaman seluruh masyarakat di Kutai akan ada lagi program-program brilian yang Kartanegara. dilaksanakan FPMLK, sebagai mitra pemerintah “Pembangunan tidak akan bisa terlaksana dalam menjalankan pembangunan untuk dengan baik, bila berbagai pihak, baik itu masyarakat Loa Kulu, “ Kata Rusmina yang juga perusahaan, LSM maupun masyarakat mampu mantan Camat Muara Badak ini. tidaklah peduli dengan apa yang menjadi persoalan Sedangkan beberapa masyarakat yang berhasil masyarakat. Karena itu peran dan tanggung jawab ditemui Suara Rakyat mengakui akan mengangkat dan mengentaskan kemiskinan keberadaan FPMLK,sebab dengan adanya FPMLK seperti yang dilakukan FPMLK, sangatlah tepat itu, banyak masyarakat yang terbantu, tidak hanya dan pola yang demikian itu hendaknya bisa masalah financial, melainkan lebih dari itu. ditularkan ke wilayah lain,” papar Ghufron. “Dulu sebelum ada FPMLK, masyarakat sangat Diharapkan Wabup Kukar, program kemasyarakatan forum terus berlanjut danwww.suararakyat.net dipertahankan demi membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, karena pemerintah dalam menjalankan pembangunan dalam arti luas juga membutuhkan bantuan pihak luar, apakah itu dari pihak perusahaan maupun LSM yang konsen mendampingi masyarakat. “Adanya Forum Pemerhati Masyarakat Loa Kulu, seharusnya menjadi motivasi dari kecamatan lain di Kukar, dimana adanya kegiatan perusahaan batu bara, muncul Forum yang mampu memperhatikan kebutuhan masyarakat, dan menolong secara konsisten dan komitmen demi kemajuan daerah ini kearah yang lebih baik lagi,” tegas Ghufron. SANGAT MEMBANTU Sementara itu Camat Loa Kulu Rusmina SH yang baru beberapa bulan bingung dan sedih, apalagi kalau ada warga menjabat sebagai Camat di Loa Kulu, mengaku masyarakat yang sakit, mereka bingung mau sangat terkejut dengan kiprah kerja pihak minta bantuan kemana, sebab tidak semua warga Salah satu FPMLK, sebab apa yang dilakukan FPMLK bisa membantu, namun setelah adanya FPMLK proyek sangatlah bermanfaat bagi masyarakat dan dan adanya bantuan mobil operasional, maka pemerintah daerah. Karena membantu masyarakat bisa minta bantuan ke FPMLK,” kata pembangunan masyarakat, baik yang berkaitan dengan kesehatan, Hasan warga Jembayan. masjid pendidikan, peningkatan sumber daya manusia Ditambahkan Hasan, keberadaan FPMLK dilaksanakan (SDM), perbaikan infrastruktur, serta merupakan tonggak sejarah dalam perkembangan melaksanakan perbaikan bangunan milik dan peningkatan ekonomi di Loa Kulu, sebab FPMLK pemerintah seperti Balai Pertemuan Umum (BPU) FPMLK mampu menjadi mediator bagi di tiap desa yang terbilang cukup representatif masyarakat dengan pihak pemerintah, pengusaha untuk dipergunakan. dan antar warga itu sendiri.(rian) SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 7
  8. 8. ekonomi sekarang ini ini tidak ada masalah. Geliat Perekonomian di Loa Kulu, Kondisi ini menunjukkan usaha yang dijalankan par nasabah Faktor Hadirnya berjalan lancar sehingga mampu mengembalikan dana pinjaman dari bank. Arif juga memberikan apresiasi Pertambangan terhadap keberadaan LSM Forum Pemerhati Masyarakat Loa Kulu (FPMLK) yang ikut andil dalam meningkatkan sektor ekonomi dimana ada bantuan baik berupa dana maupun pembangunan dari “Sepanjang Tahun 2010 BRI Unit Loa Kulu FPMLK ke setiap desa yang di Loa Kulu. “Saya belum pernah Sudah Meluncurkan Kredit sebesar Rp 8 mendengar LSM atau forum yang Miliar dan Menyimpan Dana Masyarakat punya posisi bargaining terhadap (Tabungan) sekitar Rp 8 Miliar juga” perusahaan pertambangan dan (M Arif Ismawan –Kepala Unit BRI Loa Kulu) hasilnya memberikan feed back baik secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat,”pungkasnya.www.suararakyat.net ADA GULA ADA SEMUT! Istilah Loa Kulu sudah meluncurkan kredit Akan menjadi lebih bagus lagi tersebut mungkin cocok untuk kita sebesar Rp 8 Miliar dan menyimpan jika forum memiliki perhatian untuk lekatkan untuk meneropong dana dari masyarakat dalam bentuk menyediakan dana untuk tumbuhnya perekonomian di tabungan sekitar Rp 8 Miliar juga. peningkatan pemberdayaan ekonomi Kecamatan Loa Kulu Kutai Dari total kredit yang diluncurkan, masyarakat Tetapi hal ini harus Kartanegara (Kukar). Pertumbuhan sekitar Rp2,5 miliar untuk didukung oleh penguatan ekenomi yang sebelumnya biasa- kebutuhan konsumtif. Sedangkan kelembagaan salah satunya biasa saja karena ruang lingkup selebihnya untuk keperluan usaha. kemitraan dengan lembaga usaha yang masih terbatas kini Untuk diketahui, masyarakat yang keuangan seperti bank. “Semoga berubah drastis terutama setelah paling banyak suatu saat FPMLK bisa munculnya sektor pertambangan menyimpan dananya bekerjasama dengan batubara di Loa Kulu. Hal ini diakui dibank diperoleh dari BRI Unit Loa Kulu.BRI Kepala unit BRI Unit Loa Kulu M pembebasan Pertumbuhan khususnya unit Loa Arif Ismawan. lahan,”kata pria yang ekenomi yang Kulu akan eksis Ketika awak majalah ini sudah 3 kali memimpin membantu mewawancarainya baru-baru ini, Arif BRI unit yaitu BRI Unit sebelumnya biasa- pertumbuhan ekonomi mengatakan perekonomian yang Loa Duri,Unit biasa saja karena di Loa Kulu tetapi juga semakin meningkat di Loa Kulu Mangkurawang dan ruang lingkup harus ditunjang oleh bertumbuh seiring dengan hadirnya sekarang Unit Loa usaha yang masih dana masyarakat salah pertambangan batubara. Kulu. satunya yaitu terbatas kini Pertumbuhan ekonomi yang paling Arif lalu FPMLK,”kata Arif. nyata yaitu tumbuhnya sektor- membandingkan berubah drastis Arif juga berharap sektor usaha kecil dan menengah perputaran uang di terutama setelah agar dengan seperti jual beli barang kebutuhan ketiga unit yang pernah munculnya sektor pertumbuhan ekonomi hidup dan usaha jasa sewa rumah dipimpinnya. pertambangan yang semakin kos-kosan atau rumah bangsalan. Dikatakan, di Loa Duri menggeliat di Loa Kulu, Selain usaha dagang dan jasa, pada tahun 2005 setelah batubara di Loa masyarakat Loa Kulu sektor usaha lain yang menggeliat di setahun dipimpinnya Kulu. dapat merencanakan Loa Kulu adalah perikanan dan perputaran uang untuk masa depannya dengan perkebunan. Untuk perikanan sektor kredit hanya gemar menabung masih sebatas jual beli, sedangkan mencapai sekitarRp2,5 miliar. khususnya di BRI Unit perkebunan yaitu karet. Sektor ini Kondisi ini hampir sama dengan BRI Loa Kulu. sangat berpotensi di Loa Kulu tetapi Unit Mangkurawang. Berbeda jauh “Saya berterimakasih kepada sayang belum banyak pelaku usaha dengan BRI Unit Loa Kulu dimana masyarakat Loa Kulu atas yang berminat. dalam setahun sektor kredit sudah kesadarannya untuk bermitra dan Dengan tumbuhnya permintaan mencapai Rp 8 Miliar.”Hal ini memanfaatkan lembaga kuangan terhadap barang kebutuhan hidup, menunjukkan permintaan seperti BRI Unit Loa Kulu sebagai maka permintaan terhadap modal masyarakat untuk modal usaha penopang untuk memenuhi usaha pun semakin bertambah. Hal makkin tinggi,”ujarnya lagi. kebutuhan modal usaha dana dan ini lah yang dirasakan oleh lembaga Mengenai tingkat pengembalian memberikan kepercayaan untuk keuangan seperti BRI unit Loa Kulu. dana kredit tersebut, Arif menambung di BRI unit Loa “Sepanjang tahun 2010, BRI Unit mengatakan alhamdulilah sampai Kulu,”tandasnya. (nes) 8 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  9. 9. agama Lung Anai Miliki Gereja Megah DESA Lung Anai, merupakan desa yang mayoritas dihuni oleh warga asli Kalimantan alias Dayak. Warga desa yang kebanyakan beragama Nasrani itu tentunya memerlukan tempat ibadah yang representative dan bisa menampung banyak umat. Sejak menempati daerah Lung Anai tahun 1980an, warga Dayak yang mata pencahariannya bertani dan berburu hidup dalamwww.suararakyat.net kesederhaan, namun kehidupan yang demikian sederhana itu tidaklah membuat masyarakat lupa akan Sang Pencipta. Warga Lung Anai setiap minggu selalu hadir memanjatkan doa dan pujian kepada Tuhan dan memohon berkah keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan di bangunan gereja yang terkesan apa adanya. Upaya untuk melakukan pembenahan dan pembangunan gedung ibadah terus dilakukan pihak warga Lung Anai, bertahun-tahun warga berusaha teruys menerus memohon bantuan agar bangunan tempat ibadah yang ada bisa diperbaiki dan kalau perlu Bangunan Gereja yang dibangun oleh FPMLK dibangunkan dengan yang baru. Upaya yang dilakukan dan tak media ini berkunjung ke Lung Anai. tersebut, direncanakan kegiatan pernah putus itu, mulai Menurut Inggai, perjuangan agar peresmian pada bulan Juni 2011 membuahkan hasil, apa yang Gereja ini terbangun amatlah nanti. diinginkan dan diharapkan warga panjang, harapan masyarakat Lung Disinggung mengenai jeda waktu Lung Anai disambut positif FPMLK Anai bisa berdiri Gereja yang yang terbilang cukup lama, hingga dan pihak FPMLK lalu nyaman untuk beribadah, mulai tiga lima bulan, ia menjawab agar lebih mengalokasikan dana pembangunan tahun terakhir belum terwujud juga, dipersiapkan secara matang, karena Gereja sebagai tempat ibadah beberapa tokoh masyarakat dan pertimbangan memilih bulan Juni, masyarakat Lung Anai. pemuka adat, serta pemerintahan bukan hanya meresmikan Gereja Tidak tanggung-tanggung, desa terus menerus berusaha saja, tetapi akan diiringi dengan FPMLK membangunkan tempat mewujudkan harapan masyarakat kegiatan temu jamaat se-Kecamatan ibadah itu secara permanen dan tersebut, dan akhirnya tahun ini Loa Kulu, juga nanti ada pagelaran bahkan dilengkapi juga dengan sudah bisa berdiri Gereja tersebut, olaraga antar desa. pendingin ruangan (AC) sebanyak 8 dimana total biaya pembangunannya Disamping berbagai acara akan unit. dibantu oleh Forum Pemerhati digelar pada bulan Juni nanti, “Warga masyarakat yang ada di Masyarakat Loa Kulu, masyarakat sekarang juga sedang Desa Lung Anai yang sebagian besar menyambut baik dan berterima kasih mempersiapkan akses masuk beragama Nasrani sangat berterima kepada FPMLK atas bantuannya. menuju gereja, yang selama ini kasih kepada FPMLK, karena tanpa Menurut lelaki yang sudah masih tanah, akan dilakukan bantuan FPMLK, tak mungkin menjabat Kades Lung Anai selama semenisasi secara baik, ini juga yang berdiri tempat ibadah yang megah dua tahun ini berharap kepada Bupati menjadi bahan pertimbangan kami dan sangat didambakan warga,” kata Kukar Rita Widyasari S.Sos. MM, menentukan bulan Juni untuk acara KepalaDesa Lung Anai,Tinggai saat untuk bisa meresmikan Gereja puncaknya.(rian) SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 9
  10. 10. pendidikan Pembangunan Karakter Bangsa Minim PEMBANGUNAN dan peningkatan sumber daya situasi dan kondirsi keadaan yang ada di lingkungan manusia di wilayah Kutai Kartanegara boleh masyarakat. Pembangunan masyarakat mempunyai dibilang sangat minim dan perlu peningkatan, peran yang penting dan bila pembangunan karena dengan adanya peningkatan sumberdaya masyarakat berjalan sesuai dengan koridor yang manusia , yang berkaitan erat dengan pembangunan ada, maka bisa dipastikan akan berdampak pada norma-norma masyarakat, pembangunan norma- pembangunan lainnya, sebab dengan adanya norma yuridis dan pembangunan norma-norma peningkatan pembangunan masyarakat yang keagamaan, dipastikan tingkat kerusakan generasi meliputi norma-norma hukum dan norma agama, muda bisa ditekan sedemikian rupa. maka seluruh masyarakat merasa memiliki Pernyataan yang cukup keras itu dikemukakan pembangunan itu sendiri. Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan, “Semua masyarakat akan menjadi pengawas Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kutaiwww.suararakyat.net Kartanegara Hendriansyah Amins, Menurut Hendriansyah Amins, indikasi kerusakan atau kekurangan pembangunan karakter bangsa itu bisa dilihat dengan meningkatnya seks bebas di kalangan generasi muda, meningkatnya HIV/Aids dan penggunaan narkoba. “Dari tiga indicator yang ada itu, bila tidak segera diantisipasi jelas akan membawa dampak buruk bagi kelanjutan kehidupan bangsa, utamanya dikalangan generasi muda. Karena itu, pihak Pemkab seharusnya lebih focus untuk mengantisipasi hal itu,” papar Hendriansyah Amins. Selama ini, lanjut Hendriansyah, pembangunan norma-norma masyarakat boleh dikatakan sudah mulai dilupakan, masyarakat tidak lagi diajak untuk menjadi berperan dalam pembangunan, semuanya dilakukan pihak pemerintah. Akibatnya, banyak masyarakat yang terkungkung dalam kesendirian yang akhirnya menimbulkan rasa apatis atas apa yang ada di wilayahnya. “Di sisi lain, masyarakat juga semakin gerah dalam setiap gerak pembangunan, dan hal itu jelas dengan kondisi yuridis atau hukum yang ada. akan membawa dampak yang sangat besar, serta Hukum seakan-akan tidak lagi menakutkan,” tekan bisa menekan kebocoran keuangan Negara, karena Hendriansyah Amins. semuanya terlibat dalam kehidupan bermasyarakat,” Sedangkan norma-norma agama juga sudah tutur Hendriansyah Amins. mulai ditinggalkan, agama bukan lagi menjadi Diharapkan Hendriansyah Amins, untuk sebuah tiang kuat dalam perjalanan kehidupan mengatasi persoalan yang elingkar tersebut, pihak manusia. Agama dianggap sebagai hal yang sangat pemerintah daerah, bisa lebih mengalokasikan menakutkan. anggaran untuk instansi terkait dalam upaya untuk “Pola pikir yang ada seperti itu hendaknya harus meningkatkan penyuluhan-penyuluhan di kalangan segara dihilangkan dan perlu ada redesain sosial generasi muda, dengan melibatkan lebih banyak lagi budaya dilingkungan pemerintah daerah. instansi terkait dan lembaga yang ada, termasuk Pemerintah daerah harus lebih focus untuk dengan melibatkan mahasiswa sebagai salh satu melakukan kajian-kajian pembangunan yang ada unsure penting dalam perjalanan kehidupan masa dengan melibatkan seluruh stake holder, tidak depan. berjalan sendiri-sendiri,” jelas Hendriansyah Amins. “Mahasiswa atau kampus merupakan ring Karena itu, tekan Hendriansyah, pola pertama dalam upaya pembangunan sedangkan ring pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah kedua adalah pihak pemerintah daerah dan DPRD hendaknya tidak hanya bertumpu pada sektor sebagai pemilik kebijakan,” ujar Hendriansyah infrastruktur belaka, melainkan lebih berpijak pada Amins.(hsn) 10 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  11. 11. lingkungan Kepala Dinas Perkebunan Kukar sedang menanam pohon FPMLK Komitwww.suararakyat.net Peduli Lingkungan KERUSAKAN hutan yang terjadi di mendapat sambutan positif pihak 2020, selain itu buat Kaltim dengan wilayah Kutai Kartanegara dan juga Pemprov Kaltim, terbukti dengan program tersebut mengembalikan di Kalimantan Timur, boleh terbilang hadirnya Wakil Gubernur Kaltim Farid daerah ini menjadi hijau lestari sudah sangat mengkhawatirkan, Wadjdy, didampingi WakilBupati Kutai Sementara itu WakilGubernur jutaan hektar hutan yang dulunya Kartanegara, Ghufron Yusuf, Kepala Kaltim, Farid menyebutkan, apa yang menjadi paru-paru dunia, berubah Dinas Kehutanan Kutai Kartanegara dilakukan saat ini akan bisa dirasakan menjadi lahan gersang dan kering Sukrawidi, Camat Loa Kulu Rusmina tiga tahun ke depan, sehingga tidak kerontang. serta undangan dan masyarakat yang hanya menanam tetapi yang lebih Zamrud katulistiwa yang peduli akan lingkungan. penting adalah bagaimana bibit pohon membentang hijau dari utara hingga Menurut Ketua Dewan Pendiri yang kita tanam bersama ini dapat selatan, dari barat hingga timur FPMLK Rudiansyah, pihaknya sangat tumbuh dan berdampak pada Kalimantan ini tak ada lagi, hutan komitmen dan konsisten mewujudkan penyerapan gas karbon, dan Kalimantan berubah wajah menjadi program Kaltim Green, demi masyarakat sekitar diupayakan untuk bopeng-bopeng. Berkaitan dengan hal melestarikan lingkungan, program ini menjaga dan melestari pohon yang itu LSM Forum Pemerhati juga sebagai program nasional yang sudah ditanam ini secara rutin agar Masyarakat Loa Kulu (FPMLK) , perlu didukung oleh semua pihak, baik bisa hidup dan dirasakan bersama- merasa miris dan sedih dan terpanggil pemerintah, perusahaan atau LSM- sama, bagi masa depan bangsa untuk mencoba membenahi atau LSM yang ada di Kukar, termasuk indonesia. melakukan penghijauan di wilayah- kami dari sejak berdirinya LSM ini Dalam kesempatan itu, wakil wilayah desa yang ada di wilayah kami akan konsisten untuk gubernur minta kepada seluruh Kecamatan Loa Kulu. menciptakan program-program yang elemen masyarakat Kaltim untuk Apalagi pihak pemerintah Provinsi peduli terhadap lingkungan. bersama-sama menyukseskan Kaltim juga menggaungkan program “Seperti kegiatan hari penanaman program Kaltim Green dengan pola Kaltim Green, maka FPMLK bekerja sejuta pohon dan bulan menanam satu orang menanam lima pohon (One sama dengan Dinas Kehutanan Kutai yang dilaksanakan didesa Loh Man Five Trees), dengan program Kartanegara, melakukan kegiatan Sumber, terus kita dukung dan pantau tersebut Kaltim setidaknya dapat yang terbilang spektakuler, yaitu dari hasil kegiatan ini, dan kemudian menyumbang sekitar 17,7 juta pohon. melaksanakan penanaman sejuta hari, tidak menutup kemungkinan “Saat ini penduduk Kaltim pohon dan bulan penanaman yang akan dilakukakan penanaman pohon mencapai lebih dari 3,5 juta jiwa, dipusatkan di Desa Loh Sumber di desa selain Loh Sumber,” kata Rudi. sehingga kalau setiap orang bisa Kecamatan Loa Kulu, sebagai bentuk Ditegaskan Rudi, Program Kaltim menanam lima pohon, setidaknya nyata mewujudkan program Kaltim Green sejalan dengan keinginan akan tertanam 17,7 juta bibit pohon Green. nasional sebagai sumbangsih Kaltim di Kaltim, sehingga akan banyak lahan Program penanaman sejuta pohon dan Bangsa Indonesia mengurangi kritis yang diselamatkan,” katanya. yang dilaksanakan FPMLK itu emisi gas Karbon 26 persen hingga (rian) SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 11
  12. 12. pemerintahan Bansos Kukar 2011 Tetap Ada DANA bantuan sosial yang dipersiapkan pihak yang harus direalisasikan, karena UU No. 11/ pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara yang 2009 mengarahkan bagaimana bansos, lebih setiap tahunnya mencapai ratusan miliar tepat diberikan kepada masyarakat yang rupiah, selama ini menjadi salah satu titik tergolong sebagai penyandang Masalah tolak bagi warga masyarakat Kesejahteraan Sosia yang tidak bertanggung jawab, l(PMKS), yang selama ini puluhan miliar dana yang sering kebocoran distribusi seharusnya bisa dimanfaatkan bansos lebih banyak lari kewww.suararakyat.net untuk meningkatkan Ormas, LSM atau Yayasan kesejahteraan masyarakat raib yang fiktif, ini jelas sudah entah kemana. menyalahi aturan, sedangkan Banyaknya ormas dan LSM Pemkab Kukar akan konsens yang tak jelas kiprah dan menjalani aturan dan kerjanya, tak urung membuat memperbaiki system aparat pemerintah dan pemerintahan menjadi lebih kalangan anggota DPRD gerah, baik lagi. mereka kemudian Yang termasuk PMKS mewacanakan agar bantuan menurut Rita, ada 14 sosial yang selama ini kategori diantaranya yaitu dialokasikan untuk dihentikan Anak terlantar, Penyandang sementara. HIV/AIDS, Tuna Susila, Bantuan social itu tidak Mantan binaan Lembaga sepenuhnya dihentikan, untuk Pemasyarakatan(LP), Korban tahun 2011 masih tetap ada, bencana alam dan lain-lain, akan tetapi diperuntukannya ini yang perlu dibantu, dan hanya bagi kelompok kedepannya nanti juga masyarakat yang masuk bentuk bantuan social bukan kategori Penyandang Masalah berbentuk uang segar yang Kesejahteraan Sosial (PMKS), selama ini sering dilakukan, program sesuai amanat UU bentuk bantuan Bedah Nomor 11 tahun 2009 Tentang Rumah, mana rumah Kesejahteraan Sosial. masyarakat miskin yang “ Jadi untuk ormas atau layak dibantu, maka akan LSM Fiktif yang selama ini dibuatkan rumah layak yang memiliki Program Kerja dikerjakan oleh kontraktor menghabisi dana Bansos tiap yang dipercaya pihak tahunnya, akan menahan dahaga dan gigit jari pemerintah. Dan kepada Lurah atau Kades untuk tahun ini,” tegas Bupati Kukar Rita untuk bisa mendata warganya yang layak Widyasari SSos MM, pada acara Orientasi rumahnya untuk dibedah. menuju Kebijakan Pemkab Dalam Mengatasi Dan untuk persoalan pendistribusiannya masalah Kesejahteraan Sosial dan kemiskinan, bantuan Kesra, tidak lagi dilakukan oleh belum lama ini di Ruang Serba Guna Kantor Sekretariat Pemkab Kukar melalui bagian Bupati Tenggarong. Kesra, akan tetapi akan dikembalikan ke Masih menurut Rita, arah kebijakan SKPD masing-masing yang masuk Dinas teknis Pembangunan Kesejahteraan Sosial amatlah dalam pengelolaannya, diantaranya Dinas penting dilakukan, ini merupakan amanat UU Sosial. (Rian) 12 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  13. 13. pemerintahan Rita Widyasari Tak Ada yang Nonjob KEBIJAKAN Bupati Kutai Kartanegara Hj Rita Widyasari SSos MM melakukan beberapa kali rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Kukar selama ini ternyata berbuah pada sejumlah mantan pejabat yang tidak memiliki jabatannya lagi alias nonjob. Kondisi ini disadari betul Bupati Wanita Pertama di Pulau Kalimantan itu dengan mencanangkan untuk menempatkan pejabat nonjob itu pada jabatannya yang tepat. Menutut Rita Widyasari saat memimpin Rakor bagi para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerahwww.suararakyat.net (SJKPD) dan Kepala Desa se Kukar belum lama ini menegaskan bahwa adanya pejabat nonjob di lingkungan Pemkab Kukar ini tentunya sangat merugikan daerah, karena mereka hanya makan gaji buta setiap bulannya, sementara tanggung jawab dan bebannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih dibutuhkan bagi pembangunan daerah. “Karena intinya nonjob itu adalah sesutu yang mubazir dan pemborosan baik dari sisi keuangan daerah maupun sumberdaya manusianya,” ujarnya. Padahal mereka (Pejabat nonjob-red) memiliki pengalaman, wawasan dan kompetensi serta keahlian di bidangnya masing masing. “Sebab data dan siapa siapa orangnya (Pejabat nonjob-red) sudah ada di tangan saya,” katanya. Oleh sebab itu ke depan nanti terutama dalam kesempatan rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Kukar, maka secara bertahap mereka yang nonjob akan ditarik untuk memperkuat jajaran Pemkab Kukar. Diakuinya untuk merekruit mantan pejabat itu karena banyak program maupun tugas tugas penting yang bakal dihadapi Pemkab Kukar kedepannya. Program maupun penugasan tersebut perlu ditangani oleh orang orang yang memiliki pengalaman di bidangnya. Disamping itu dedikasi dan loyalitas mereka terhadap pemerintahan Kukar tidak perlu diragukan hanya saja selama ini mengalami penundaan untuk ditempatkan pada suatu jabatan tertentu. Kegiatan, program maupun penugasan yang bakal dihadapi itu antara seperti kegiatan Penas KTNA XIII, Erau 2011 dan sejumlah event penting lainnya. Oleh sebab itu saya minta bagi pejabat nonjob jangan terlalu cemas karena kesempatan untuk menduduki jabatan tertentu peluangnya masih sangat terbuka. “Yang jelas saya janji di Kukar kedepannya tidak ada lagi pejabat nonjob, semua bakal dapat jabatan asal sesuai kompetensinya,” demikian katanya.(hmp6) SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 13
  14. 14. pertanian menyiapkan tidak kurang dari 2.000 rumah penduduk yang akan menjadi tempat menginap peserta saat gelaran berlangsung. Purwanto menjelaskan bahwa segala biaya terkait penginapan, akomodasi dan transportasi seluruh Pemprov dan Pemkab Kukar peserta menjadi tanggung jawab peserta. “Masyarakat perlu mengetahui, bahwa panitia tidak menanggung akomodasi dan transportasi Sinkronkan peserta. Mereka membayar Rp75 ribu untuk biaya menginap, makan pagi dan makan malam di pemondokan milik penduduk. Hal ini juga Program dan berlaku untuk transportasi. Kami hanya menyiapkan,” Pemondokan peserta akan disebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Loa Kulu, Biaya Penas Tenggarong Kota dan Tenggarong Seberang. Jumlah desa yang disiapkan di tiga kecamatan itu seluruhnya berjumlah 25 desa. Purwanto menambahkan, para petani yang PANITIA Pekan Nasional (Penas) KTNA XIII memastikan kesiapanwww.suararakyat.net mereka menghadapi ajang pertemuan para petani dan nelayan se Indonesia tersebut. Disebutkan, Pemprov telah melakukan sinkronisasi pelaksanaan program dan pembiayaan, baik dengan pemerintah pusat maupun Pemkab. Kutai Kartanegara selaku tuan rumah.”Hingga hari ini, semua persiapan telah kami lakukan termasuk terkait sinkronisasi program dan pembiayaan hampir mendekati final. Masing-masing telah siap melaksanakan tanggung jawabnya, termasuk untuk hal-hal yang harus menjadi tanggung jawab bersama,” kata Wakil Ketua Penas KTNA XIII, HM Sabani, di ruang kerjanya, Senin (31/1). Penas KTNA kali ini, diperkirakan akan dihadiri 25 ribu hingga 30 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri dari 25 ribu peserta resmi Penas dan sekitar 5 ribu peserta lainnya merupakan peserta penggembira. Panitia terus melakukan persiapan display lahan, termasuk fasilitas lain seperti air bersih dan menjadi peserta Penas diharapkan seluruhnya mengingap di MCK di sekitar lokasi Penas yang Salah rumah-rumah penduduk, sementara peserta penggembira akan dipusatkan di Stadion Madya satu bisa menginap di hotel atau ikut menginap bersama para Tenggarong Seberang. Sedangkan lahan petani yang lain di pemondokan penduduk. 30 ribu peserta rencananya akan pertanian Penas akan menampilkan berbagai atraksi dan diinapkan di pemondokan di Kukar keterampilan para petani dan nelayan se Indonesia. Ada pula masyarakat (rumah-rumah pameran serta menampilkan berbagai temuan teknologi penduduk). tepat guna, seperti pengolahan singkong menjadi bahan Sementara itu, Sekretaris makanan pengganti beras. Penas KTNA XIII, Purwanto “Secara keseluruhan, kami sudah sangat siap menambahkan, panitia telah menyelenggarakan even ini,” tegas Purwanto. (vb) 14 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  15. 15. pertanian SUDAH saatnya semua pihak mengorientasikan pemikirannya untuk Pertanian dan Peternakan mengembangakan sektor pertanian dan peternakan sebagai solusi pasca tambang, batu bara tidak boleh dijadikan andalan lagi untuk pembangunan jangka panjang, batu bara yang merupakan Sumber Daya Solusi Pasca Alam (SDA) yang tidak dapat diperbaharui, bisa diganti dengan sektor perkebunan dan peternakan, sebagai upaya juga ketahanan pangan untuk wilayah Kaltim umumnya Tambang dan Kutai Kartanegara khususnya. Penegasan itu dikemukakan Assisten IV Bidang Kesra dan Humas, Bahrul Ssos. MM belum lama ini.www.suararakyat.net Menurutnya, pertanian dan peternakan amatlah penting untuk dikembangkan dimasa yang akan datang, sebagai sektor unggulan ketahanan pangan, karena kondisi Kutai Kartanegara selama ini untuk memenuhi kebutuhan pangan, masih didatangkan dari pulau Jawa dan Sulawesi, ini jelas harus terus diantisipasi, tidak selamanya harus terus menerus mendatangkan pangan dari luar Kukar. “ Ada beberapa daerah diwilayah Kukar, seperti Kecamatan Loa Kulu yang memiliki struktur dan jenis tanah yang sangat cocok untuk pengembangan kedua sektor tersebut Salah pengembangan pertanian, padi dan buah- harus didukung, dengan kemampuan satu lahan buahan,” papar Bahrul. SDM pula, demi percepatan peternakan Disektor peternakan juga tidak terwujudnya pertanian dan peternakan, sapi di ketinggalan, peternakan dinilai amatlah harus diubah pula cara dan strateginya, Kukar penting, untuk memenuhi kebutuhan akan yang selama ini masih menggunakan daging untuk dikonsumsi, selama ini cara tradisional, harus sudah beralih ke daerah kukar mendatangkan daging dari teklogi ilmu pengetahuan tepat guna, Sulawesi, untuk peternakan lokal tidak sangat baik apabila sekolah kejuruan mampu memenuhi kebutuhan dalam yang membidangi pertanian dan jumlah besar, sektor peternakan ini juga peternakan ada di Kukar dalam harus dijadikan sektor unggulan. program jangka panjang pembangunan. Bahrul menambahkan, untuk (rian) SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 15
  16. 16. pertanianwww.suararakyat.net Beras Loa Kulu Diburu BERAS loa Kulu banyak dicari masyarakat, karena membeli beras dengan petani langsung yang ada memiliki kelebihan tersendiri, selain citra rasa yang di Desa Panoragan dan Loh Sumber. lebih harum, memiliki tingkat kepulenan yang Bagusnya kualitas beras yang berasal dari Loa bagus serta tahan lama. Karena kualitas yang Kulu, tidak lepas dari kondisi tanah di Loa Kulu demikian bagus itu, membuat beras yang dihasilkan dan lahan di Loa Kulu sangat berbeda dengan lahan itu menjadi salah satu incaran masyarakat dan juga pertanian daerah lainnya. Perbedaan dan kondisi pengusaha beras yang ada di Tenggarong maupun lahan pertanian yang berbeda dan mempunyai Samarinda. kekhasan itu dibenarkan Dosen Pertanian “Selama ini yang saya rasakan dan saya Unikarta Tenggarong, M Fadli, SP. MP. bandingkan dengan beras selain Loa Kulu, beras Menurut Fadli, kondisi tanah di Loa Kulu, yang berasal dari petani Loa Kulu memiliki sangat pas untuk pengembangan pertanian, tanah kelebihan tersendiri, lebih harum dan pulen serta di Loa Kulu sangat berbeda jika dibandingkan tahan lama,” kata Wardi yang merupakan salah satu dengan tanah pertanian dikecamatan yang lain, warga Samarinda yang sangat fanatik dengan beras oleh sebab itu banyak mahasiswanya melakukan LoaKulu. penelitian tentang pertanian memilih lokasi di Loa Bahkan Wardi tidak segan-segan untuk terus Kulu. mencari beras Loa Kulu, apabila stok beras di “ Kami juga secara kelembagaan memiliki lahan rumah sudah mulai menipis. percobaan di Loa Kulu, yang dipakai untuk “ Mungkin petani Loa Kulu lebih lama menjemur kegiatan mata kuliah praktek dilapangan, dan berasnya dengan penuh kehati-hatian, jangan memang untuk kualitas beras, loa kulu memiliki sampai beras terkena percikan air, sehingga ketika kelebihan tersendiri, “ ungkapFadli. dimasak tidak cepat basi, “ kata Wardi yang biasa (rian) 16 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  17. 17. sosok untuk mensejahterakan masyarakat Kutai Kartanegara bisa berjalan dengan baik. Salehudin sendiri dalam setiap kesempatan mengakui bahwa apa yang diembannya itu merupakan tanggung jawab yang besar dan berat. “Sebagai Ketua DPRD, saya harus bisa mengayomi semua anggota, sehingga semua anggota bisa bekerja dengan baik dan menjabarkan apa yang diinginkan oleh masyarakat Kutai Kartanegara,” kata Salehudin di ruang kerjanya. Apalagi, tambah Salehudin, Bupati Kutai Kartanegara yang sekarang iniwww.suararakyat.net dijabat oleh Ibu Rita Widyasari yang bertekad untuk membawa masyarakat Salehudin Kutai Kartanegara dalam tatanan kehidupan yang sejahtera, perlu Sosok Muda didukung sepenuhnya. “Persoalan hidup kehidupan yang dialami masyarakat Kutai Kartanegara masih banyak dan hal itu Energik dan harus segera diakhiri. Harmonisasi antara eksekutif dan legislative harus lebih ditingkatkan, sehingga dalam Cerdas berbagai proyek pembangunan yang dilaksanakan pihak pemerintah, berjalan sesuai dengan apa yang menjadi pedoman pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang,” jelas Salehudin. SALEHUDIN, Ketua DPRD Kutai Kartanegara Diakui Salehudin, Kutai yang dilahirkan di Kembang Janggut 10 Maret Kartanegara yang merupakan 1967 lalu, merupakan sosok muda yang energik kabupaten kaya di Indonesia, namun dan penuh inovasi. Pandangan hidup dan cara masih banyak masyarakatnya yang berfikirnya yang sarat dengan ide-ide membuat hidup di bawah garis kemiskinan dan dirinya dipercaya oleh seluruh anggota DPRD untuk lima tahun ke depan, Kutai Kartanegara untuk menjadi Ketua. kemiskinan sudah harus tidak ada. Tak kurang mantan Pj Bupati Kutai “Kita harus bekerja sama dan Kartanegara Sulaiman Gafur memuji cara bergandengan tangan untuk pandang dari sosok muda yang sarat mengentaskan angka kemiskinan pengalaman dalam organisasi itu. Menurut yang ada di Kutai Kartanegara, Sulaiman Gafur, terpilihnya Salehudin persoalan kemiskinan bukan hanya memimpin DPRD Kutai Kartanegara adalah hal menjadi tanggung jawab pihak yang pantas, karena selama ini Salehudin juga pemerintah daerah, melainkan harus merupakan anggota legislative di Kukar yang menjadi tanggung jawab kita bersama. cukup mumpuni. Pola pikir yang demikian itu harus Sulaiman Gafur percaya di bawah sudah muncul dalam setiap pikiran kepemimpinan Salehudin, DPRD Kukar mampu warga masyarakat yang ada di Kutai menjalin hubungan yang harmonis dengan pihak Kartanegara,” tegas Salehudin sambil eksekutif, sehingga kerjasama dalam usaha tersenyum.(hsn) SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 17
  18. 18. inspirasi Kepedulian Rudi Membuat Warga Loa Kulu Sejahtera kesengsaraan banyak dirasakan warga. Rasa sedih dan miris yang dilihat Rudiansyah itu tak pernah hilang dalam lubuk hatinya dan terus menggayut dalam pikirannya. Di malam hari Rudiansyah merenung dan memikirkan apa yang telah dilihatnya. Bagi Rudi kemiskinan dan kesedihan yang dialami warga, sangatlah keterlaluan. “Penderitaan rakyat yang sangat miskin itu terus menghantui pikiran saya, dan terus bermain dipelupuk mata. Saya lalu mencoba untuk menganalisa kenapa hal itu bisa terjadi dan dimana salahnya,” kata Rudiansyahwww.suararakyat.net Rudiansyah mengawali kisahnya. KEMAJUAN dan kesejahteraan masyarakat Penderitaan warga yang dilihatnya itu melecut Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Rudiansyah untuk mencoba mencari solusi dan Rudi Kartanegara dua tahun belakangan ini sangat kemudian menghubungi beberapa tokoh masyarakat dan terasa. Hal ini tak lepas dari peran Forum rekannya, diajak berbicara dan berembuk untuk Pemerhati Masyarakat Loa Kulu yang mengatasi penderitaan warga masyarakat Loa Kulu. didirikan Rudiansyah. Apa yang diungkapkan Rudi awalnya kurang Sosok Rudiansyah bisa dibilang sangat mendapat respon, terutama dari kalangan tokoh fenomenal, di usianya yang masih tergolong masyarakat, namun Rudi tidak putus asa, Rudi terus muda, namun jalan pikirannya bisa dikatakan bergerak dan meyakinkan rekan-rekannya. Tekad bulat jauh melebihi dari usianya. Keinginan dan dan keyakinan Rudiansyah yang demikian besar itu kepedulian Rudiansyah untuk membawa kemudian disambut rekan-rekannya yang punya masyarakat pada tatanan kehidupan yang lebih kepedulian. baik demikian kuatnya. Rudi kemudian membentuk sebuah forum yang Kekuatan untuk merubah harkat hidup diberi nama Forum Pemerhati Masyarakat Loa Kulu dan masyarakat Loa Kulu yang sebagian besar didaftarkan ke notaris. Awal-awal perjalanan forum masih berada dalam garis kemiskinan tak lepas untuk membawa perubahan cukup berat, namun justru dari pergulatan batin yang dialami Rudiansyah adanya aral itu membuat Rudiansyah dan rekannya secara tak sengaja. semakin giat untuk bekerja dan melakukan sosialisasi Saat itu di tahun 2005, Rudi yang asli anak tentang keberadaan forum serta maksu dan tujuannya. Loa Kulu mengendarai sepeda motornya Makin lama masyarakat semakin banyak yang kesebuah desa. Di tengah perjalanan, Rudi bergabung dan yakin bahwa apa yang akan dilakukan tercengang dan kaget. Kesedihan dan rasa miris langsung menyeruak dalam dirinya, Airmatanya tak terasa mengalir membasahi pipinya. Rudi menggugu, dadanya terasa sesak. Kesesakan batin Rudiansyah demikian menbuncah, sebab dilihatnya sebuah keluarga yang hidupnya sangat mengenaskan, rumah yang ditempatinya berupa gubuk reyot, atapnya dari daun nipah dan hampir roboh pula. Rudi terpaku dan tidak mengerti di kabupaten yang kaya, ternyata menyimpan kehidupan yang sangat mengenaskan. Dan bukan tidak mungkin penderitaan warga yang dialami bukan hanya satu warga, melainkan lebih banyak lagi. Rudi semakin getol berjalan berkeliling melihat kondisi warga masyarakat secara langsung. Apa yang dikhawatirkan Rudi ternyata terbukti, penderitaan, kemiskinan, Jalan yang dibangun oleh FPMLK 18 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011
  19. 19. forum adalah untuk kesejahteraan dan beryukur atas apa yang diberikan Allah masyarakat Loa Kulu. Setelah dirasa cukup kepada umatnya, maka hidup kita akan kuat, Rudi dan rekan-rekannya kemudian tenang, namun kalau nikmat yang telah mengajukan proposal memohon kepada diberikan Allah itu kita sia-siakan, maka perusahaan yang beroperasi di Loa Kulu laknat Allah akan menerpa umat. Hal inilah untuk bersedia memberikan lahannya yang yang terus menjadi pegangan kami untuk sudah tidak produktif untuk digarap terus bekerja sesuai dengan kaidah islami,” masyarakat. ujar Rudi tanpa bermaksud untuk Cukup alot negosiasi antara forum dengan menggurui. pihak perusahaan, namun Rudi dan pengurus Hanya saja, lanjut Rudi, kebanyakan umat forum tidak patah arang, berbagai cara akan sulit untuk menjaga rasa syukur itu, dilakukan, termasuk melakukan pendekatan apalagi bisa dibilang ssat ini, banyak umat dengan beberapa jendral yang selama ini yang lebih menghamba akan harta berada di belakang pihak perusahaan. dibandingkan dengan ingat akan Allah. Usaha dan upaya keras yang dilakukan “Banyaknya umat yang lebih Rudi dengan forumnya itu, ternyata tidak sia- mengtuhankan harta, membuat dunia ini sia, pihak perusahaan mau melepaskan semakin bobrok. Karena itu selaku pribadi, sebgian kecil lahannya yang dianggap sudah saya selalu ingat bahwa hidup itu adalah tidak lagi produktif untuk dikelola pihak karunia Allah dan karunia itu tidak boleh forum. “Syukur alhamdulillah, hanya dalam waktu yang singkat, kegiatan yangwww.suararakyat.net dilaksanakan forum telah membuahkan hasil, dan seluruh desa yang ada di bawah Kecamatan Loa Kulu kami beri mobil operasional. 12 mobil kami siapkan dan mobil itu bisa digunakan untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan, termasuk membawa ibu-ibu yang ingin melahirkan atau berobat ke Puskesmas maupun ke rumah sakit di Tenggarong,” kata Rudi dirumahnya yang asri. Ditambahkan Rudi, kegiatan yang dilaksanakan forum, semakin hari semakin meningkat, pembangunan jalan, renovasi masjid, gereja, langgar, mushalla terus dilakukan, bahkan jaringan pipa air minum sepanjang 3 kilometer juga dibangun. “Semuanya itu dimaksudkan agar masyarakat yang selama ini belum bisa menikmati air bersih bisa teratasi dan upaya untuk membangun jaringan pipa air minum itu akan diusahakan ke seluruh pelosok desa yang ada di kecamatan Loa Kulu,” papar Rudi. disia-siakan. Kita harus selalu bersyukur Diakui Rudi, keberhasilan program kerja pada Allah akan segala kenikmatan yang Bangunan yang dilaksanakan forum, tidak lepas dari telah diberikan. Karena itulah agama harus yang cara kerja dan cara pikir yang berpijak pada menjadi jalan hidup umat. Pegangan saya dibangun tata cara kehidupan agama. dalam bekerja dan berusaha hanyalah Al oleh “Selama agama menjadi pegangan, maka Quran dan Hadits Akhlaklah yang FPMLK persoalan seberat apapun bisa teratasi. terutama,” jelas Rudiansyah. Karena itu dalam setiap gerak dan kerja, Berbincang-bincang dengan Rudi membuat kami selalu bersyukur pada Allah. Kami kita betah, pandangan dan cara berfikir Rudi sadar bahwa apa yang kami lakukan ini tidak terlihat jauh ke depan dan muaranya lepas karena berkah Allah. Dan berkah inilah hanyalah satu, yaitu membuat masyarakat yang terus kami jaga. Rasa syukur terus hidup sejahtera, cukup pangan, papan dan kami panjatkan keharibaanNYA,” ungkap makmur dalam keadilan. Rudi. Untuk mencapai hal itu, ungkap Rudi, Ditekankan Rudi untuk menjaga tidaklah mudah, melainkan harus kerja keselarasan hidup, selayaknya sesama umat keras dan kerja keras itu harus menjadi saling menjaga dan selalu bersyukur atas apa salah satu titik utama umat dalam meniti yang diberikan Allah. kehidupan yang ada. “Selama kita bisa menjaga nikmat Allah (hsn) SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011 19
  20. 20. sosok Rita Widyasari Bupati Wanita yang Merakyat SOSOK wanita yang menjadi dengan mulus, saat pemilihan Bupati Kutai Kartanegara umum legislative di tahun 2009 periode 2010-2015, Rita lalu, Rita yang mewakili Partaiwww.suararakyat.net Widyasari SSos MM, boleh Golkar Kutai Kartanegara dan jadi merupakan sosok masuk dalam daerah perempuan yang penuh pemilihan Kukar 3, berhasil fenomenal, sosoknya yang meraih suara yang signifikan demikian merakyat membuat dan akhirnya duduk sebagai dirinya dipercaya Ketua DPRD Kutai masyarakat Kutai Kartanegara. Kartanegara untuk menjadi Duduknya Rita sebagai pemimpin lima tahun Ketua DPRD Kutai mendatang. Kartanegara tidaklah lama, Rita yang merupakan sebab saat Rita mendaftarkan putri kedua dari mantan diri sebagai calon Bupati Kutai Bupati Kutai Kartanegara, Kartanegara Maret 2010 lalu, Prof DR H Syaukani HR, maka posisinya diserahkan ke terjun ke politik terbilang pejabat sementara Salehudin. baru, sekitar tahun 2007, Rita Rita sendiri dalam berbagai saya lakukan lima tahun memberanikan diri untuk kesempatan, mengakui kedepan. Dan itu harus bisa terjun ke politik dengan posisinya sebagai Bupati Kutai dilaksanakan oleh semua segala konsekwensinya. Kartanegara yang ke 7, sangat pihak, baik yang berada di Terjunnya Rita ke berat, sebab kondisi dan pemerintahan maupun yang panggung politik ternyata situasi yang dialami berada di luar pemerintahan. mendapat restu Bapaknya, masyarakat Kutai Kartanegara Dukungan pengusaha, dalam bahkan rekan-rekannya yang sangat kompleks dan mengentaskan kemiskinan tergolong muda dan bersama- memerlukan perhatian yang mempunyai peran penting sama di organisasi KNPI, serius. dan apa yang akan saya maupun Partai Golkar Kutai Namun apa yang dialami laksanakan tidak akan Kartanegara mendukung dan dirasakan rakyat Kutai tercapai bila tidak mendapat sepenuhnya dan mendorong Kartanegara justru menjadi dukungan semua pihak,” Rita. Dorongan teman-teman salah satu tantangan dirinya jelas Rita. dan restu bapaknya serta untuk bisa mengangkat harkat Keinginan dan tekad Rita dukungan sepenuhnya masyarakat Kutai Kartanegara untuk membawa perubahan suaminya itu, membuat Rita dalam tatanan kehidupan yang dan kesejahteraan semakin mantap memilih lebih baik dan berada dalam masyarakat layak mendapat jalur politik dalam posisi yang sejahtera. dukungan semua pihak, kehidupannya. ‘Mengangkat masyarakat terutama adalah masyarakat Ujian pertama dalam pada kehidupan yang sejahtera Kutai Kartanegara sendiri. kehidupan politiknya dilalui adalah titik point yang akan (hsn) 20 SuaraRakyat / Edisi Pertama 2011

×