Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Komunikasi & Psikologi Audit (TOTAL 6 HARI)

4,839 views

Published on

Bagi Para Pengunjung Slideshare yang membutuhkan Konsultan SDM, Manajemen dan Pelatihan, Anda dapat Menghubungi Kami HARD-Hi SMART CONSULTING di Nomor Hotline : 0878-7063-5053 (Fast Response). Atau Kunjungi Situs Kami : www.hardhismart-consulting.blogspot.com

Published in: Leadership & Management

Komunikasi & Psikologi Audit (TOTAL 6 HARI)

  1. 1. 1 M. Shobrie H.W., SE, CFA, CLA, CPHR, CPTr.
  2. 2. PENGEMBANGAN DIRI AUDITORBUKU-012
  3. 3. 3 “AKSI SAMA –REAKSI BEDA” “SAMA-SAMA SBG PROFESI PEMERIKSA” 1.A K S I Sama-samamembandingkanKondisi& Kriteria Tujuannya: “memperbaikiyang diperiksa” 2. R E A K S I Pasienmendatangidokter Auditor mendatangiAuditeeAUDITOR Vs DOKTER
  4. 4. 4 “KomunikasiPersuasifyang dilakukanolehseseorangsecaratatapmukauntukmengubahsikap, pandangan, ataupuntingkahlakuoranglain dalamsegalasituasidansegalabidangkehidupanygmenimbulkan“kepuasan” pd ke-2 belahpihak” HubunganAntarManusia(HAM) BelumtentumenjadiHubunganInsani HubunganInsanisudahpastimerupakanHubunganAntarManusia(HAM) HUBUNGAN INSANI
  5. 5. CIRI-CIRI HUBUNGAN INSANI 1.Ber-OrientasipadaKEGIATAN2. Berlangsungsecara: Dialogis,Tatapmuka, Interaktif,sertaSalingMempengaruhi3. Dapatdilakukandalamsegalasituasidandalamsegalabidangkehidupan4. Ciri-ciriUtamanyaadalah: “KeduabelahPihaksama-samamerasakanKepuasan(Satisfied)” 5
  6. 6. 6 1. FaktorEtika Nilai-nilai(landasan) mengenai“Good & Bad” sertaBagaimanayang seharusnya. (BerkaitandenganPertanyaan: Baik/Buruk) 2. FaktorEmpati Kemampuanseseoranguntukmemproyek-sikanDirinyaterhadapPerananoranglain. TepoSeliroBgmEmpatiVs Simpati? Faktor2PentingdalamHI
  7. 7. 7 •Tujuannya: Mengupayakanagar terjadiPerbaikan •Umumnya: “orangtidakadayang maudipersalahkan” •BiladitemukanKesalahanTimbuladanyaResistensi(pertahanandiri) sehinggaAuditor sulituntukmengetahuimasalahyang sebenarnya •DengandiciptakannyaHI olehAuditor diharapkankeduapihakmerasa“puas” sehinggaAuditeepercayakepadaAuditor terhadapFungsiAuditnya Dengandemikian, dapatmembukaDialog sertaKomu- nikasiyang salingmenguntungkan(win-win) HubunganInsanidalamAUDIT
  8. 8. HubunganInsanidgnAUDITEE TanpasalingMenyakititapiSalingMenghargai TanpasalingMerugikantapiSalingMerasakanManfaat(Symbiosis Mutualism) AdanyaKesetaraan(Equality / Egaliter) PunyaEtikadalamBer-Komunikasi8
  9. 9. Syarat-syaratHI yang EFEKTIF TERAMPIL DI DALAM BERKOMUNIKASIInformatif, PersuasifdanEtis MENGENAL atauMEMPUNYAIPENGETAHUAN TENTANG PSIKOLOGI (walaupun cumasedikit) 9
  10. 10. 10 Ilmuyang MempelajariTingkahlaku- TingkahlakuManusiadalamKomunitasdanLingkungannya… P S I K O L O G I
  11. 11. 11 IlmutentangKejiwaan Ilmuyang memperlajarigejala-gejalaKejiwaan Ilmuyang mempelajaritingkahlakumanusia& hewandalamkomunitaslingkungannya P S I K O L O G I
  12. 12. 12 “HEWAN & TUMBUHAN JUGA BERJIWA” (menurutAristoteles) ADA 3 (tiga) MACAM JIWA : 1.ANIMA VEGETATIVA: JiwapadaTumbuhan 2.ANIMA SENSITIVA: JiwapadaBinatang/Hewan 3.ANIMA INTELEKTIVA: JiwapadadiriManusiaJiwaTakhanyadimilikiolehManusia
  13. 13. 13 •Strukturalisme(isi, struktur, bentuk) •Fungsionalisme(observasi& introspeksi) •Asosiasinisme(sensasi, recall, asosiasi) •Psikoanalisis (unconsciousness, preconsciousness, consciousness) •Behaviourisme(tingkahlaku, bukanmentalitas) •Hormic(dorongandasarberperilaku) •Gestalt(keseluruhanstruktur) Aliran2dalamPsikologi
  14. 14. 14 KLINIS(diagnosis, terapi, pengobatan) INDUSTRIdanORGANISASI (selecting, recruiting, staffing, training, developing) PENDIDIKAN (kurikulum, metodebelajar, evaluasipendidikan) PERKEMBANGAN(janin, anak-anak, dewasa) EKSPERIMEN(tingkahlakumanusia) SOSIAL(masalah-masalahsosialita) Bidang-bidangPsikologi
  15. 15. 15 FilsafatsebelumMasehi(SM) PsikologisesudahMasehi(M), dimulaisejak1879 diLeipzig, JermanolehWilhelm Wundt. Ahli2Filsafatyang membicarakanKejiwaan: 1.Plato(427-347 SM) 2.Aristoteles(384-322 SM) 3.Rene Descartes (1596-1656 M): “6 Emosi” 4.John Locke (1632-1704): “LingkunganmempengaruhiPerkembanganAnak-anak” PSIKOLOGI & FILSAFAT
  16. 16. 16 EmosiDasarManusia(dimulaidariAnak2), menurutReneDescartes,adalahsbb: Love(RasaCinta/Kecintaan) Joy(RasaSenang/Kesenangan) Wonder(RasaKagum/Kekaguman) Hate(RasaBenci/Kebencian) Desire(RasaIngin/Keinginan) Sadness(RasaSedih/Kesedihan) EmosiDasarManusia
  17. 17. 17 1. MenurutKRETSCHMER a. BerdasarkanBentukFisik: PIKHNIS, AESTHENIS, ATHLETIS, DESPLATIS b. BerdasarkanPsikologik: CYCLOTHYM (mudah) SCHIZOTHYM (sulitgaul) 2. MenurutC.G. JUNG (BerdasarkanArahPerhatian) oIntrovert :Locus of control internal (McClelland) oExtrovert :Locus of control external (McClelland) oAmbivert:Mendua–seimbangantaraIntro & ExtroTIPE-TIPE MANUSIA
  18. 18. 18 Typology adalahSuatuCabangIlmuKejiwaanyang membahastentangTipe-tipeManusiadalamhalBentuk-bentukTubuh: PIKHNIS(bulat, gendut, berlemak) AESTHENIS (langsing, panjang, indah) ATHLETIS(kombinasiPikhnis& Aesthenis) DESPHLATIS(janinsampaidengananak) TYPOLOGY(Kretschmer)
  19. 19. 19 ManusiainginDihormatidanDihargai InginDiperlakuanBerbedasecaraPribadi(IndividualDifferences) SetiapTingkahLakuPunyaTujuantertentu PunyakeinginanuntukMemilih(Preference) AspekPsikologidlmAudit
  20. 20. 20 27%ManusiatanpaTujuanyang Jelas 60%ManusiapunyaTujuanyang TidakNyata(TidakRealistis) 10%ManusiapunyaTujuanyang JelastetapiTidakTertulis/tercatat Hanyasebanyak3% saja, Manusiayang punyaTujuanJelassertaTertulisPENGEMBANGAN DIRI
  21. 21. 21 Penampilan Pakaian, Rambut, Gaya Bicara, BahasaTubuh, Nada Suara, IntonasiSuara, Cara Duduk, dll. Kemampuan& Keahlian BidangAudit & BidangKegiatanyang Diaudit Sifat-sifatKepemimpinan Paradigma, Mindset, Trustworthy, Kedisiplinan, Willingness, Anthusiasm, Keuletan, KeyakinanDiri, Inisiatif, Kreatifitas, Ketelitian, Keluwesan, dll. PENGEMBANGAN DIRI AUDITOR
  22. 22. 22 Memulai Mengatur Memberitahu Mendukung Menilai/Meninjau MenyimpulkanTugasPemimpin(LEADER) To Choose The Right Actions to be Accomplished:
  23. 23. 23 Merencanakan(Planning) Menyusun(Organizing) MemilihOrang(Staffing) Memimpin(Leading) Mengarahkan(Directing) Mengendalikan(Controlling) TugasPengelola(MANAGER) To Accomplish The Chosen Right Actions :
  24. 24. AddPOSITIVEBehavior ! 24 Influence Your Environment •Sprinkle some “+” on the “-” •Focus on the good of each day •Stay out of the “feeding frenzies” •Say “please” and “thank you” •Practice EMPATHY •Evaluate YOUR BEHAVIOR •Never miss an opportunity to complement •Spread a SMILE aroundREPLACE THE BAD HABITS with THESE : BEHAVIOR
  25. 25. EFFECTIVE PEOPLE 1.Believe there is no such thing as PERFECTION. 2. Believe the basic intention of life, the universe, people, etc, is RELATIVELYGOOD.Everyone always believe that they are right and that are doing good, from their own perspective. 3. Seek only obtaining a RESULT, a decision, a change, not to win or lose. 4. Believe there is no failure or success, onlyFEEDBACK, KNOWLEDGE. 5. Act with INTEGRITY & HONESTY. 6.DO SOMETHING ELSEor stop doing nothing, if things are not to their preference. 7. View ideas and thoughts from VARIOUS VIEWPOINTS. 8. Have a clear idea of OBJECTIVES. 9. Believe MIND & BODY are part of the same system. 25
  26. 26. SIGMUND FREUD’s Conception of The Personality’s Organization26 Freud conceived of the Human Personality as organized through 3 Major systems : 1. The Id 2. The Ego 3. The Superego
  27. 27. ID –EGO –SUPEREGO 27
  28. 28. The ID Satu-satunyaFungsidariThe Id adalahMenyediakanSaluranPelepasanatasKuantitasEksitasi(excitation) yang dihasilkanTubuh/Jasad(organism) melaluiStimulasisecarainternal maupunsecaraeksternal The Id fokuskepada“Pleasure Principle”–relief from Tension. 28
  29. 29. The EGO The EgofokuspadainteraksiantaraPribadidenganDuniaLuaryang melingkupinya(reality principle) The EgomenyeimbangkanantaraThe Id danSuperego29
  30. 30. The SUPEREGO The SuperegoadalahCabangMoral yang Paling UtamadariKepribadian The Id fokuspadaPleasure Principle, The Ego fokuspadaReality Principle, makaThe Superego fokuspadayang IdealyakniMorality Principle30
  31. 31. 31 ID =Kebutuhan& Motif Individuyang TidakDisadari EGO =Tujuan& MekanismekerjaIndividuyang Disadari SUPEREGO =Keterbatasan2IndividudalamMenghadapiLingkungannya SistemPsikologiyang MengendalikanDINAMIKA & EMOSI dlminteraksisosial
  32. 32. FAKTOR PSIKOLOGIS DALAM INTERAKSI BUKU-0232
  33. 33. 33 •IMITASI (Unconsciousness Inference) Doronganuntukmeniruoranglain PengalamanMasaLalu, Kebiasaan, & Jejak-jejakatasPengamatanHal-halyang Sama •SUGESTI (Auto & Hetero Sugesti) Sugestiyang datangdridalam& dariluardiri •SIMPATI (Sympathy) Faktor-faktoryang Mendasari InteraksiAntarIndividu
  34. 34. 34 PerkenalanAwal(Introduction) PengumpulanInformasiUmum PengumpulanBukti-buktiAudit BerhubungandenganPihakKe-3 RapatAudit(AuditMeeting) PemantauanTindakLanjut InteraksiAuditor denganAuditee
  35. 35. 35 Tahappertamadalaminteraksiantarindividuadalahsensasi,yakni: 1.Penglihatan(mata) 2.Pendengaran(telinga) 3.Penciuman(hidung) 4.Pengecapan(lidah) 5.Perasa/Perabaan(kulit) SENSASI (PENGINDERAAN)
  36. 36. 36 Persepsi Motivasi Konflik Frustrasi Kecemasan Perasaan&Emosi Kepribadian FAKTOR-FAKTOR KEJIWAAN
  37. 37. 37 PersepsiadalahTanggapanatauPenilaiantentangsegalasesuatuyang dihadapiolehindividu. PersepsitidaksamadenganSensasi, karenadalampersepsisudahterjadiAsosiasidgnPengalaman2 yang pernahdialami. Faktor-faktoryang dapatmenimbulkanPersepsi: FAKTOR LUAR : intensitas, kontras, repetisi, gerakan(movement) FAKTOR DALAM : arahperhatian, motif, kesediaan& harapan, sistemnilai, cirikepribadian DefinisiPERSEPSI
  38. 38. 38 I L U S I : adalahRangsanganyang mengganggupengamatan DELUSI : adalahKesalahanPersepsidariparapenderitapenyakitkejiwaan(yaknisuatukepercayaanyang kelirutentangdirinyasendiri) HALUSINASI : adalahKesalahanpengamatandikarenakanadanyagangguankejiwaanSebab2KesalahanPersepsi
  39. 39. 39 1.INTERNAL(MorePowerful) a.Attractiveness:LittleCandle b.LifeEnergy:Asapowerofworker c.SpiritualBattery:ReadytoRechargeanytime 2.EXTERNAL(BeyondControl) a.Psychically:Promotion,Assignment,Training b.Non-Psychically:Money,PrizeMOTIVATION
  40. 40. 40 TingkahLaku Kebutuhan PencapaianTujuanMOTIF terjadikarena:
  41. 41. INDIKASI yang dapatmenimbulkanKONFLIK Ketidak- sepahamanMeningkatAdanyaKeluh- kesah TerdapatPerbedaan AdanyaPersainganTanda- tandaKeraguan Tanda- tandaKelemahanRendahnyaAtensiTimbulnyaKemarahan GEJALA TIMBULNYA KONFLIK41
  42. 42. TAHAP-TAHAP KONFLIK 42 Konflik yang Dipersepsikan Konflik yang Dirasakan Konflik yang Dimanifestasikan Konflik Antar Kelompok Berkembang dalam Jangka Waktu yang Lama
  43. 43. SIKLUS KONFLIK 43ANTISIPASI(Kura-kura) MENGAMATI( Elang) BERKEMBANG (Jamur) T E R B U K A (AyamJago) A N A L I S A(Monyet) D A M A I(Merpati) PERENUNGAN(BurungHantu) Mundur
  44. 44. SIKAP MENGHADAPI KONFLIK 44KOMPETISIKOLABORASIMENGHINDAR AKOMODASI TidakKoperatif Koperatif Asertif TidakAsertifKOMPROMI
  45. 45. 45 1.Ketegangandapatdi-Hindari 2.Ketegangandapatdi-Redakan 3.Ketegangandapatdi-Damaikan: Diagnosa(diagnosis) Inisiatif(initiative) Dengarkan(listening) PecahkanMasalah(solving) (rumuskan–alternatif–putuskan) PrinsipMengatasiKonflik
  46. 46. 46 •ResponEmosional Perhatian,KasihSayang,Pujian •PerasaanAman TidakadaTekanan/kekangan •Pengalaman Hal-halBaruKebutuhanPsikologis
  47. 47. 47 DialamisetiapOrang, denganAkibatdanEfekPengaruhyang Berbeda-beda SaranaLatihangunaPencapaianTujuan SebabKegagalanyang Sama, tetapidenganAkibatyang Berbeda-beda FRUSTRASI
  48. 48. 48 DiriSendiri(Ketidakmampuan) Alam(YangBersifatFisik) Sosial(Nilai-nilai&Norma-norma) Obyek(TakSesuaidenganHarapan) Faktor2PenyebabFrustrasi
  49. 49. 49 Leaving(Meninggalkan) Avoiding(Menghindari) SelfDefense(Bertahan) Aggressive(Melawan) Destructive(Merusak) REAKSI atasFRUSTRASI
  50. 50. 50 TidakdibawadariLahir, tapidibentuk dandipelajarisepanjangperkembangan Dapatberubah-ubah TerbentukdanBerubahberkenaan denganObyektertentu TidakterpautdengansatuObyeksajaCiri-ciriSIKAP/Perilaku
  51. 51. 51 Pergaulan Kesehatan Keluarga Kehamilan Bertambahnya Usia/Umur SUMBER2KECEMASAN Pekerjaan Pangkat/Jabatan Keuangan UjianSekolah Problemlain-lain
  52. 52. 52 JantungBerdebar-debar Otot-ototGemetar Otot-ototTegang/Kaku GelisahdanSusahTidur KeluarKeringattanpasebab Tanda-tandaFisiklainnya: gatal-gatal,seringbuangairkecil/besarGEJALA2KECEMASAN
  53. 53. 53 •TahapKECEMASAN •TahapPERLAWANAN •TahapKELETIHANRESPON terhadapSTRESS
  54. 54. 54 •TunjukkanAntusiasme& Perhatian •Tanggap, Attentive& TanpaMen-Judge •ReceptiveTanpaterlaluMenuntut •BerusahaAlihkanPersoalan-persoalankepadaHal-halyang Ringan& Mudah •TunjukkanMinatuntukProblem SolvingMenghadapiOrangCemas
  55. 55. 55 PadaTubuh:nafas,denyutnadi/jantung PadaEkspresi:tangis,tawa,terpesona PadaPerasaan:senang,kecewa,sedih,pilu PadaMotivasi:sikap,tingkah/peri-laku Aspek-aspekEmosi
  56. 56. 56 1.Expressive Urgent,Monumental,Exclusive,etc. 2.Dynamic Power,Speed,Rousing,Quick,etc. 3.Personal You,We,I,They,My,Me,Their,etc. EMOTIONAL WORDS
  57. 57. KEPRIBADIAN57
  58. 58. • • • DiSC(Dominance -influence -Steadiness -Conscientiousness) 58
  59. 59. 59
  60. 60. 60
  61. 61. 61
  62. 62. • • • • • • • • • • 62
  63. 63. 63
  64. 64. 64
  65. 65. • • • • • • • • 65
  66. 66. 66
  67. 67. 67
  68. 68. • • • • • • • • • • 68
  69. 69. 69
  70. 70. 70
  71. 71. • • • • • • • • 71
  72. 72. 72
  73. 73. KOMUNIKASI AUDITOR BUKU-0373
  74. 74. 74 ProsesPemindahanInformasidanPengertiandiantara2orangataulebih,dimanamasing-masingberusahauntukmemberikanartidariPesan-pesanSimbolikyangdikirimmelaluisuatuAlatPengirim… (Yukl&Wexlry) DEFINISI KOMUNIKASI
  75. 75. 75 SENDER/KOMUNIKATOR/PENGIRIM MESSAGE/PESAN/BERITA ENCODING/SYMBOL CHANNEL/SALURAN/MEDIA/SARANA RECEIVER/PENERIMA/KOMUNIKAN DECODING/INTERPRETASIPESAN NOISE/DISTORSI/GANGGUAN FEEDBACK/UMPANBALIK Unsur2dlmKomunikasi ANTAR PRIBADI
  76. 76. PROSES KOMUNIKASI PENGIRIM PESAN Communicator (SENDER) PENERIMA PESAN Communicatee (RECEIVER ) AliranPesan (Message Flow) AliranUmpanBalik(Feedback Flow) DISTORSI 76
  77. 77. 77 KESIAPANKomunikator KESUNGGUHANKomunikator KETULUSANKomunikator KEPERCAYAANDIRIKomunikator KETENANGANKomunikator KERAMAHANKomunikator KESEDERHANAANKomunikator Faktor2yang Mendukung TimbulnyaEtosKomunikator
  78. 78. 78 RESEPTIFBersediamenerimagagasan/ ide-idedarioranglain SELEKTIFMemilah-milahdalammenerimagagasan/ide-idedarioranglain DIJESTIFKemampuanKomunikatordalammencernagagasan/ide-ide TRANSMISIFKemampuanKomunikatordalammenyampaikansuatupesan/ide-ide/gagasan SIKAP KOMUNIKATOR
  79. 79. 79 EfekKOGNITIF : yang berkaitandengandayanalar, rasiodandayapikirJadiTAHU EfekAFEKTIF : yang berkaitandenganPerasaanseseorang Jadigembira, riangdansenangdenganpesanyang diterimanya EfekKONATIF : yg menimbulkansuatukecenderunganuntukbertingkahlakutertentu DampakPengaruhdariPesanyang Disampaikan
  80. 80. Klasifikasi Komunikasi 80 Verbal Non-Verbal
  81. 81. Unsur2Komunikasi Non-Verbal 81 Tatapan Mata Mimic (Ekspresi Wajah) Gesture (GerakTangan) Posture (PosisiTubuh) Gerakan Kepala Gerakan Badan
  82. 82. JENIS-JENIS KOMUNIKASI Komunikasi Satu Arah Komunikasi Dua Arah Komunikasi Publik 82
  83. 83. 83 Jumlah:Perseorangan&Berkelompok CaraPenyampaian:Lisan&Tertulis TingkahLaku:Formal&Informal RuangLingkup:Internal&Eksternal AliranPesan:KeAtas,KeBawah,Hori- sontal,Diagonal,Vertikal. KlasifikasiKOMUNIKASI
  84. 84. Gaya Komunikasi 84 Assertive Communication : Direct, Honest, Respectful
  85. 85. Gaya KomunikasiAsertif85 Tegassecarasederhanaberartimampusecaraaktifmenyatakangagasan, harapan, ataupunperasaan, baikyang positifataunegatifsecaralangsungdanapaadanya, tanpamenyerangataumerugikanoranglain Menghargaihakoranglain untukmenyampaikangagasanataupendapatuntukdidengarkandandiperlakukandenganpenuhhormatsertauntukberbedapendapatdanpandangan
  86. 86. LEVELS OF COMMUNICATION T R U S T Synergistic (Win-Win) COOPERATIONRespectful (Compromise) Defensive (Win-Lose / Lose-Win) Low High Low High 86
  87. 87. COURAGELose-Win HighLow Win-Win Lose-Lose Win-Lose CONSIDERATION LowHigh 87
  88. 88. BEBERAPA KOMUNIKASI YANG DILAKUKAN DALAM KANTOR 1.Rapat(Meeting) 2.RapatKecil(Briefing) 3.Diskusi(Discussion) 4.Telepon(Telephone) 5.Memo(Disposition) 6.SuratElektronik(E-Mail) 7.Faksimili(Facsimile) 88
  89. 89. INTERPERSONALCOMMUNICATION BARRIERS 89 Defensiveness Culture EmotionsInformation OverloadInterpersonal Communication LanguageFiltering
  90. 90. FISIK, dapatberupa: > Jarak(Jauh-Dekat) > Usia(Tua-Muda, Besar-Kecil) > JenisKelamin(Pria-Wanita) > Keterbatasan(Tuli-Bisu-Buta) > Sarana(Telepon, Fax, Internet, E-Mail) > Lingkungan(Ekologi) D I S T O R S I HambatanKomunikasi 90
  91. 91. ANTROPOLOGIK, dapatberupa: > BUDAYA (CULTURE) > GAYA HIDUP (LIFE STYLE) > NORMA-NORMA (NORMS) > KEBIASAAN (HABIT) > ADAT ISTIADAT (TRIBE TRADITION) 91
  92. 92. SEMANTIK, dapatberupa: > BahasaVerbal(Sunda, Jawa, Batak, dsb) > Level Pendidikan(SMA, D3, S1, S2, S3) PSIKOLOGIK, dapatberupa: > AtasanVsBawahan > OrangTuaVsAnak-anak > GembiraVsSedih > TergesaVsSantai > TertekanVsRileks > MoodVsTidakMood 92
  93. 93. 93 1.KomunikatortidakMampuBerbahasasecaraBaikdanBenar 2.PesantidakMenarikbagiKomunikan 3.Media yang digunakantidakTepat 4. KetidakserasianantaraKomunikator denganKomunikandalambeberapahal sosiologis, antropologisdanpsikologis 5.LingkunganSosialtidakMendukungPenyebabGagalnyaKomunikasi
  94. 94. Faktor-faktorYangMempengaruhiKelancarandalamBerkomunikasi 94 Pengetahuan Pengalaman Intelegensi Kepribadian Budaya Biologis : kelainanmulut, gagap, cadel, dll.
  95. 95. Hambatan2dalamBerkomunikasiyang Efektif 95 4 HambatanUtamadidalamBerkomunikasi: HambatanProses: TerdiridariHambatanpengirim, hambatanencoding, hambatanpesan, hambatanmedia, hambatandecoding, hambatanpenerima, hambatanrensponbalik. HambatanPribadi& Psikis: MeliputiKemampuanefektifberkomunikasi, caradalammemprosesdanmembacainformasi, Tingkat kepercayaandiriantarpribadi. HambatanFisik HambatanSemantik: MenunjukkankesalahanprosesencodingdandecodingdidalamBerkomunikasi.
  96. 96. Hambatan-hambatandalam Mendengarkan Sibukdengandirisendiri Sibukdenganmasalah-masalaheksternal Asimilasi(kecenderunganmerekonstruksipesansedemikianrupasehinggasesuaidengansikap, prasangka, kebutuhan, nilaidiri, dsb) Faktorkawanataulawan Mendengaryang diharapkan(hanyutdalampesanpembicara, tidakmendengarkanapayang dikatakanmelainkanmendengarkanapayang kitaharapkan). 96
  97. 97. Waktuyang dipergunakanuntukMendengarkan Mendengarkan adalahprosesaktifmenerimarangsangan(stimulus) telinga. Mendengarkanadalahketerampilanyang sangatpenting, tetapipadaumumnyakitamemilikiketerampilanyang amatburuk. 97 PenelitianRankin (1928) 45 % Mendengarkan 30 % Berbicara 16 % Membaca 9 % Menulis PenelitianBarker (1980) 53 % Mendengarkan17 % Membaca16 % Berbicara14 % Menulis
  98. 98. Ciri-ciriBerkomunaksiyang Tidak Efektif 98 Penyampaiansecarabertele-tele Penyampaiandenganmalu-malu Penyampaiandenganmarah-marah Maksud yang disampaikan tidak jelas Maksud pesanyang tersembunyi Non-Verbalyang tidakjelas Komunikasisecarasatu arah Tidak tanggap(responsif) Tidak nyambung Tidak terbuka
  99. 99. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI K O M U N I K A S I 1. OBYEKKOMUNIKASI 2. SUBYEKKOMUNIKASI 3. WAKTUKOMUNIKASI 4. CARAKOMUNIKASI 99
  100. 100. HAK & TANGGUNGJAWABdalamBERKOMUNIKASI 100 R I G H T S 1.You have the right to be treatedwith respect. 2.You have the right to have and express your own opinions. 3.You have the right to ask for what you need and wantin order to be effective. 4.You have the right to set reasonable limits. RESPONSIBILITIES1.You have the responsibility to treat others with respect. 2.You have the responsibility to listen to the opinions of others. 3.You have the responsibility to acknowledge and address the needs of others. 4.You have the responsibility to respect the limits and boundariesof others.
  101. 101. 101 1.DifferencesinContent Men:Facts Women:Feeling 2.DifferencesinStyle Men:Solvetheproblem,Fix,Compete Women:Understand,Support 3.DifferencesinResponse Men:Gettothepointquickly Women:MoredetailedCommunication: Men & Women
  102. 102. 102 CREDIBILITY CONTEXT CONTENT CLARITY CONTINUITY&CONSISTENCY CAPABILITYOFAUDIENCE CHANNELOFDISTRIBUTION7 C’s of Communication
  103. 103. 103 Informatif(menjelaskan) Persuasif(mengajak) Koersif(memaksa) Bentuk2Komunikasi
  104. 104. 104 •UntukmelaksanakanTugas-tugasAudit denganbaik(Ketua, Anggota, Auditee) •MenghindarikecurigaansesamaAuditor •Data-data Cepatdidapat& dikumpulkan •MenghindariPolemikatasTemuan •RekomendasidapatsegeraDitindaklanjuti TujuanKomunikasiAudit
  105. 105. 105 Perkenalan PeminjamanDokumen PengumpulanData/InformasisecaraUmum AuditMeeting(dalamtemuan-temuanaudit) PenyelesaianPekerjaanAudit(Pamit) PenyampaianLaporanHasilAudit PemantauanTindaklanjutatasTemuan Komunikasi2LisandalamAudit
  106. 106. 106 SuratTugasAudit ProgramAudit KertasKerjaAudit Konfirmasi,Memo&Nota Surat-surat DaftarTemuan LaporanHasilAudit KomunikasiTertulisdlmAudit
  107. 107. MENGATASI HAMBATAN K O M U N I K A S I 1.PERSIAPKAN KOMUNIKASI ApaIsidariKomunikasi ApaTujuanKomunikasi SiapaLawanKomunikasi BgmnCara Komunikasi107
  108. 108. 2.KENALI LAWAN KOMUNIKASI LatarBelakangnya MinatatauInterest-nya Apa2yang sudahdiketahuinya Apa2yang belumdiketahuinya Apa2yang ingindiketahuinya MENGATASI HAMBATAN K O M U N I K A S I108
  109. 109. 3.DAPATKAN UMPAN BALIK Tanya Ulang Konfirmasikan MintaPendapat BilaPerluDiskusikan MENGATASI HAMBATAN K O M U N I K A S I109
  110. 110. 4.BERKOMUNIKASI SECARA AKTIF Ketahuimacam-macamartiSimbolik UsahakankomunikasiTatapMuka PengulanganutkPesanygPenting UbahdariDefensifkepadaSportif MENGATASI HAMBATAN K O M U N I K A S I110
  111. 111. Komunikasiyang Efektif 11155% BahasaTubuh 7% Kata-kata 38% Nada Suara (MechribiandanFerris)
  112. 112. KERANGKA BERPIKIR (FRAME OF REFERENCE) KERANGKA BERPIKIRSI PENGIRIMPESAN KERANGKA BERPIKIR SI PENERIMAPESAN KESAMAAN KERANGKA BERPIKIRKOMUNIKASI SEMAKIN EFEKTIF APABILAAREA KESAMAAN KERANGKA BERPIKIR SEMAKIN BESAR 112
  113. 113. 113 Watch your definitions - They become THOUGHT Watch your thoughts - They become WORDS Watch your words - They become ACTIONS Watch your actions - They become your DESTINY REMEMBER TO…
  114. 114. WAWANCARA BUKU-04 114
  115. 115. PENGERTIAN WAWANCARA 115 "SUATU PROSES TANYA JAWAB LISAN DIMANA 2 ORANG ATAU LEBIH BERHADAP-HADAPAN SECARA FISIK YANG SATU DAPAT MELIHAT MUKA YANG LAIN SERTA MENDENGARKAN SUARA DENGAN MELALUI TELINGANYA SENDIRI…" FUNGSI & TUJUAN WAWANCARA : FUNGSI :* SEBAGAI METODE PRIMER * SEBAGAI METODE PELENGKAP * SEBAGAI KRITERIUM TUJUAN :* UNTUK MEMPEROLEH INFORMASI * UNTUK MEMPEROLEH OPINI
  116. 116. METODA MELAKUKAN WAWANCARA 116 ●TERGANTUNG PADA : -INFORMASI YANG DIKEHENDAKI -OBJEK PEMERIKSAAN ●MELIPUTI : -JENIS WAWANCARA YANG DIPAKAI -BENTUK PERTANYAAN YANG DIAJUKAN -APAKAH JAWABAN DICATAT ATAU -CUKUP DENGAN DAYA INGAT ?
  117. 117. PEMBENTUKAN SUASANA PSIKOLOGIS YANG BAIK 117 ●PELAKSANAAN WAWANCARA TIDAK BOLEH HANYA BERANJAK DARI KEPENTINGAN DIRI SENDIRI. ●PEWAWANCARA TIDAK BOLEH MENGABAIKAN PERASAAN DAN REAKSI PIHAK YANG DIWAWANCARAI SEBAGAI SEORANG MANUSIA. ●PIHAK YANG DIWAWANCARAI HARUS TETAP DIANGGAP SEBAGAI ORANG YANG DAPAT MEMBERIKAN INFORMASI SEBAIK DAN SEBANYAK MUNGKIN. ●SUASANA PSIKOLOGIS YANG PERLU DICIPTAKAN ADALAH -KERJASAMA YANG BAIK -PENUH PERSAHABATAN -RAMAH TAMAH & BER-ETIKA -SALING MENGHARGAI DAN MEMPERCAYAI -TIMBULNYA RASA AMAN, NYAMAN, TANPA ANCAMAN
  118. 118. HAL-HAL PERLU DIPERHATIKANDALAM PERSIAPAN WAWANCARA 118 1.ETIKA PEWAWANCARA 2.SIKAP PEWAWANCARA 3.TAKTIK WAWANCARA 4.KELINCAHAN DALAM BERTANYA 5.LATIHAN WAWANCARA
  119. 119. 119  JUJUR DALAM MENULIS JAWABAN  CERMAT DAN TELITI  OBYEKTIF DAN NEUTRAL  TULIS JAWABAN RESPONDEN SELENGKAPNYA  MENARUH PERHATIAN DAN PENUH PENGERTIAN TERHADAP RESPONDEN  SANGGUP MEMBUAT RESPONDEN TENANG DAN BERSEDIA UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN  MENGHARGAI PARA RESPONDEN ETIKA PEWAWANCARA
  120. 120. SIKAP PEWAWANCARA 120 NEUTRAL (INDEPENDEN) ADIL (TIADAK BERAT SEBELAH/MEMIHAK) MENGHINDARKAN KETEGANGAN/KONFLIK RAMAH, PUNYA ETIKA DAN KESOPANAN
  121. 121. TAKTIK WAWANCARA 121 WAWANCARA HANYA DIHADIRI PEWAWANCARA DAN RESPONDEN JAWABAN PERTAMA HARUS DIPERHATIKAN WALAUPUN RESPONDEN MENGUBAH PENDAPAT / JAWABAN JANGAN SEGERA PERCAYA JAWABAN “TIDAK TAHU“ PERHATIKAN KETERANGAN TAMBAHAN ATAS JAWABAN “YA“ ATAU “TIDAK“ TULISLAH SEMUA KOMENTAR DARI PARA RESPONDEN JAWABAN YANG BELUM JELAS HARUS DIKEMUKAKAN KEMBALI ( DIULANG LAGI ) SAMBIL MENULIS, BERIKAN PERTANYAAN YANG MENGAJAK RESPONDEN BERPIKIR SELESAI WAWANCARA, TELITI KEMBALI SEMUA MATERI PERTANYAAN DAN JAWABAN
  122. 122. CARA MENJALIN HUBUNGAN BAIK 122 JANGAN BELAGAK TAHU/SOK/MEREMEHKAN BERIKAN PUJIAN ATAS PRESTASI RESPONDEN PELAJARI RIWAYAT HIDUP RESPONDEN BILA RESPONDEN LEBIH TUA DAN ATAU LEBIH TINGGI KEDUDUKANNYA, GUNAKAN SEBUTAN “BAPAK“ ATAU “IBU“ SEBUTKAN NAMA RESPONDEN DENGAN JELAS
  123. 123. KELINCAHAN DALAM BERTANYA 123 KELINCAHAN DALAM BERTANYA SANGAT TERGANTUNG ATAU DIPENGARUHI OLEH BENTUK PERTANYAAN YANG DIAJUKAN BENTUK-BENTUK PERTANYAAN : 1. PERTANYAAN LANGSUNG (Closed Question) 2. PERTANYAAN RETORIS (Question Tag) 3. PERTANYAAN SEBAGAI STATEMENT / PENJELASAN UNTUK MENSTIMULIR PERASAAN (Affirmative) 4. PERTANYAAN MENENTUKAN/MENOLAK (Reconfirm) 5. PERTANYAAN UNTUK MEMINTA KETERANGAN KHUSUS BiasanyadilakukandengancaraTertulis 6. PERTANYAAN DALAM CROSS EXAMINATIONS 7. PERTANYAAN MENGAPA (Opened Question) 8. PERTANYAAN APA (Opened Qustion)
  124. 124. LATIHAN WAWANCARA 124 ADALAH : UNTUK MEMBERIKAN BEKAL DALAM KETERAMPILAN AGAR PENGAMBILAN DATA ATAU INFORMASI BERHASIL SIFAT, MATERI, DAN LAMA LATIHANNYA DISESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN
  125. 125. HAL-HAL PERLU DIPERHATIKAN DALAM PERENCANAAN WAWANCARA 125 1.MATERI WAWANCARA 2.PEDOMAN WAWANCARA 3.ORANG YANG AKAN DIWAWANCARAI 4.PENENTUAN WAKTU WAWANCARA 5.PEMILIHAN ALAT DOKUMENTASI
  126. 126. MATERI WAWANCARA 126 DISESUAIKAN DENGAN TUJUAN WAWANCARA DAN INFORMASI YANG INGIN DIDAPATKAN BERDASARKAN FAKTA-FAKTA YANG TELAH DIKETAHUI SEBELUMNYA
  127. 127. FUNGSI PEDOMAN WAWANCARA 127 1.MEMBERIKAN BIMBINGAN KEARAH POKOK PERMASALAHAN YANG AKAN DITANYAKAN 2.MENGHINDARI KEMUNGKINAN LUPA AKAN BEBERAPA PERSOALAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH YANG AKAN DIPERIKSA 3.MENINGKATKAN WAWANCARA SEBAGAI SUATU METODE YANG HASILNYA BENAR-BENAR DAPAT BERGUNA UNTUK MENDUKUNG INFORMASI YANG TELAH DIPEROLEH SEBELUMNYA
  128. 128. PENENTUAN ORANG YANG AKAN KITA WAWANCARAI 128 ORANG YANG AKAN DIWAWANCARAI TERDIRI DARI, SBB : PEJABATYANG BERTANGGUNGJAWAB TERHADAP UNIT KERJA ATAU BAGIAN YANG AKAN DIPERIKSA PERHATIKAN: -APAKAH SUDAH LAMA ATAU MASIH BARU JABATANNYA -APAKAH PEJABAT TERSEBUT DAPAT MENGAMBIL SUATU TINDAKAN KOREKSI YANG DIPERLUKAN PIHAK KETIGA YANG BERKAITAN DENGAN MATERI ATAU KEGIATAN YANG AKAN DIPERIKSA, MISALNYA : -AHLI (EXPERT) DALAM BIDANG TERTENTU -KONTRAKTOR / SUPPLIER / REKANAN -INFORMAN (BILA PERLU)
  129. 129. PENENTUAN WAKTU WAWANCARA 129 SESUAIKAN DENGAN MATERI WAWANCARA SEDAPAT MUNGKIN WAWANCARA DILAKUKAN SEKALI SAJA UNTUK SETIAP RESPONDEN SUSUN JADWAL SESUAI WAKTU TERSEDIA
  130. 130. PEMILIHAN ALAT DOKOMUMENTASI 130 HASIL WAWANCARA DAPAT DISIMPAN DALAM : PENCATATAN SEKETIKA (ALAT TULIS) KEKURANGAN TANPA PENCATAT SEKETIKA : -PEMERIKSA SULIT MENGINGAT SEMUA HASIL WAWANCARA -TIMBUL KESAN BAHWA JAWABAN DIANGGAP TIDAK PENTING KELEMAHAN ATAS PENCATATAN SEKETIKA : -SULIT DILAKUKAN DENGAN BAIK DAN AKURAT -DAPAT MENGGANGGU KELANCARAN WAWANCARA ALAT PEREKAM (RECORDER) HARUS ADA IZIN TERLEBIH DAHULU DARI RESPONDEN REKAMAN HARUS DIGANDAKAN & SALINANNYA HARUS DIBERIKAN KEPADA RESPONDEN
  131. 131. PELAKSANAAN WAWANCARA 131 PELAKSANAAN WAWANCARA MELIPUTI KEGIATAN :  MEMBUAT JANJI WAWANCARA  MEMPERKENALKAN DIRI  MEMBICARAKAN POKOK PERSOALAN  MENDENGARKAN  MENILAI JAWABAN  MENGADAKAN PENCATATAN  MENEGASKAN HASIL WAWANCARA
  132. 132. MEMBUAT JANJI WAWANCARA132  KESEPAKATAN KAPAN WAWANCARA AKAN DILAKSANAKAN  DILAKUKAN DENGAN KUNJUNGAN SENDIRI ATAU TELEPON  SEBAIKNYA DATANG LEBIH AWAL DARI WAKTU DISEPAKATI
  133. 133. MEMPERKENALKAN DIRI 133  PEWAWANCARA HARUS MEMPERKENALKAN DIRI, PEMAKAIAN TANDA PENGENAL SANGAT DIANJURKAN  HARUS PANDAI MENGALIHKAN POKOK PERSOALAN DENGAN MINAT PIHAK YANG DIWAWANCARA  PERTANYAAN HENDAKNYA BERKISAR PADA HAL-HAL YANG NETRAL DAN RINGAN-RINGAN  JANGAN MEMPERLIHATKAN SIKAP YANG : -TERGESA-GESA -KURANG MENGHARGAI -KURANG PERCAYA KPD PIHAK YG DIWAWANCARAI
  134. 134. MEMBICARAKAN POKOK PERSOALAN 134 JELASKAN MAKSUD WAWANCARA DIADAKAN AJUKAN PERTANYAAN YANG KHUSUS MENYANGKUT POKOK PERSOALAN PEMBICARAAN HARUS TETAP TERARAH PADA FAKTA YANG BERHUBUNGAN DENGAN MAKSUD WAWANCARA DIADAKAN HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SELAMA WAWANCARA BERLANGSUNG : SEMUA INFORMASI YANG DIPERLUKAN HENDAKNYA DAPAT DIPEROLEH DALAM SATU KALI WAWANCARA BUATLAH IKTHISAR SEMUA INFORMASI PENTING YANG TELAH DIDAPAT / DIPEROLEH WAWANCARA JANGAN SAMPAI MELEBIHI BATAS WAKTU LAYAK YANG DAPAT DISEPAKATI BERSAMA
  135. 135. MENDENGARKAN 135  PEWAWANCARA HARUS DAPAT MENYERAP APA-APA YANG TELAH DIDENGARNYA DARI SUMBER WAWANCARA  DALAM PEMBICARAAN, PEWAWANCARA MUNGKIN DAPAT MENGALAMI BEBERAPA HAL, MISALNYA :  TIDAK MENGETAHUI / TIDAK MENGERTI BEBERAPA ATAU SEMUA HAL YANG TELAH DIDENGAR DARI SUMBERNYA  GANGGUAN BERUPA KEBISINGAN, PENYIMPANGAN AKIBAT PROBLEM PRIBADI ATAU KETIDAK MAMPUAN MENARIK PERHATIAN SI LAWAN BICARA  EMOSI ATAU PRASANGKA YANG MERINTANGI JALANNYA PROSES MENDENGARKAN / WAWANCARA
  136. 136. TEKNIK-TEKNIK MENDENGARKAN YANG DAPAT KITA GUNAKAN 136  TIDAK HANYA MENDENGAR, TETAPI JUGA BERPIKIR LEBIH MAJU UNTUK DAPAT MENGERTI & MENARIK KESIMPULAN DARI INFORMASI YANG DIDENGAR  MENCARI BUKTI-BUKTI TENTANG APA YANG TELAH DIKEMUKAKAN OLEH PEMBICARA  SECARA MENTAL DAPAT MERINGKAS APA-APA YANG TELAH DIDENGARKAN  MELIHAT SECARA LANGSUNG PADA PEMBICARA, MEMPERHATIKAN EKSPRESI WAJAHNYA, TEKANAN SUARANYA, ISYARAT & TANDA LAINNYA
  137. 137. MENILAI JAWABAN 137  RESEP YANG DAPAT MEMBANTU DALAM MENILAI JAWABAN : SIKAP KESEDIAAN UNTUK MENANGGALKAN SEMUA PRASANGKA DAN MOTIF-MOTIF SUBYEKTIF LAINNYA SIKAP FACTUAL  SEHUBUNGAN DENGAN HASIL PENILAIAN ATAS JAWABAN, ADA DUA KEGIATAN YANG PERLU DILAKUKAN : MEMBANTU PERUMUSAN ( PARAPHRASING ) PENDALAMAN JAWABAN ( PROBING )
  138. 138. MENGADAKAN PENCATATAN 138  PENCATATAN TIDAK MENGGUNAKAN BENTUK NOTA-NOTA WAWANCARA TERTENTU  CATATAN TERSEBUT MERUPAKAN SUATU DOKUMEN SENDIRI, DALAM BERKAS SEBAGAI DUKUNGAN DALAM PENULISAN LHP  CATATAN HARUS MENCAKUP RINCIAN PENTING DARI HASIL WAWANCARA, NAMUN TIDAK BOLEH BERUPA CATATAN TANPA PENJELASAN ATAU CATATAN KAKI YANG TIDAK DISERTAI PENEGASAN DARI PIHAK YANG DIWAWANCARAI  SEBAGAI PEGANGAN DALAM PENYUSUNAN KKP HASIL, GUNAKAN RUMUS “5 W + 1 H” : 1.APA ( WHAT ) 2.SIAPA ( WHO ) 3.KAPAN ( WHEN ) 4.DIMANA ( WHERE ) 5.MENGAPA ( WHY ) 6.BAGAIMANA ( HOW )
  139. 139. MENEGASKAN HASIL WAWANCARA 139  INFORMASI PENTING YANG TELAH DIPEROLEH SECARA LISAN DARI PIHAK YANG DIWAWANCARAI PERLU DIBERI PENEGASAN SECARA TERTULIS, KECUALI BILA INFORMASI TERSEBUT TELAH DIPERKUAT DENGAN CARA LAIN  TUJUAN PENEGASAN :  MENJAMIN KELENGKAPAN DAN KETEPATAN CATATAN ATAS HASIL WAWANCARA  MEMBANGKITKAN KESAN BAHWA INFORMASI YANG TELAH DIPEROLEH SANGATLAH PENTING  MELINDUNGI DIRI SI PEWAWANCARA SENDIRI THD KEMUNGKINAN KONTROVERSI KEMUDIAN HARI
  140. 140. MENGAKHIRI WAWANCARA 140  SEBELUM BERPAMITAN, PEWAWANCARA HARUS :  MENELITI APAKAH SEMUA YANG DIPERLUKAN DAN YANG DITANYAKAN TELAH SELESAI & LENGKAP  MENYATAKAN APAKAH PIHAK YANG DIWAWANCARAI DAPAT SEGERA DIHUBUNGI LAGI BILA NANTINYA DIPERLUKAN  PADA AKHIR WAWANCARA, HARUS DIBUAT IKTHISAR TENTANG SEMUA INFORMASI YANG DIPEROLEH DAN DIKONFIRMASIKAN KEPADA PIHAK YANG DIWAWANCARAI  BILA PIHAK YANG DIWAWANCARAI MENOLAK MEMBERIKAN PENEGASAN ( BAIK LISAN MAUPUN TERTULIS ), PEWAWANCARA HARUS MENYERTAKAN :  CATATAN TENTANG ADANYA PENOLAKAN  ALASAN PENOLAKAN PIHAK YANG DIWAWANCARAI
  141. 141. KELOMPOK & KEPEMIMPINAN BUKU-05 141
  142. 142. KELOMPOK142
  143. 143. 143 27%ManusiatanpaTujuanyang Jelas 60%ManusiapunyaTujuanyang TidakNyata(TidakRealistis) 10%ManusiapunyaTujuanyang JelastetapiTidakTertulis/tercatat Hanyasebanyak3% saja, Manusiayang punyaTujuanJelassertaTertulisManusia& Tujuannya
  144. 144. 144 TahapDEPENDENCE Ketergantungan: The Paradigm of “You” TahapINDEPENDENCE Bebas/Merdeka: The Paradigm of “I” TahapINTERDEPENDENCE SalingBergantung: The Paradigm of “We” PerkembanganINDIVIDU Tahap2PerkembanganmenurutStephen R. Covey :
  145. 145. 145 OBJEKTIF ditentukanolehfaktordiriAuditor INDEPENDEN •SenyatanyaFaktordariluar •DalamKeahlianKompetensitertentu •DalamTampilanLebihdari1 orang DefinisiKELOMPOK adalahsekumpulanindividuyang salingberinteraksidansalingtergantung, sertamencobauntukmemenuhibeberapakebutuhandlmmencapaitujuanygdiaturmelaluiseperangkatperan& norma
  146. 146. 146 Bentuk(Formal-Informal) Lembaga(Politik-NonPolitik) Ukuran(Besar-Kecil) Bidang(Umum-Khusus) Komunitas(Keluarga-Masyarakat) JangkaWaktu(Laten-Temporer) Keterikatan(Kohesif-Adesif) Pasar(Produsen-Konsumen) KlasifikasiKELOMPOK
  147. 147. 147 OrientasiPsikologiKelompokadalahlanjutandariindividu OrientasiSosiologiKelompok& individuterpisah DalamORIENTASI PSIKOLOGI (TeoriPerkembanganKelompok), mempunyai2 (dua) Aspek, yakni: 1.AspekOtoritas 2.AspekPribadiProsesTerjadinyaKelompok
  148. 148. 148 ASPEKOTORITAS: TahapKetergantunganpadaotoritas TahapPemberontakan TahapPencairan ASPEKPRIBADI: TahapHarmoni TahapIdentitas TahapPencairanmasalahpribadiDalamOrientasiPSIKOLOGI
  149. 149. 149 DalamORIENTASI SOSIOLOGI IDENTITAS SOSIAL sebagaiProses(bukantingkahlaku), takterjadipadaindividutapiindividumerupakanbagiandariproses. IDENTITAS SOSIAL Prosesyang mengikatkanindi- vidupadakelompoknyaterkaitdenganwaktudansejarah. ProsesTerjadinyaKelompok
  150. 150. INTERAKSI DALAM KELOMPOK 150
  151. 151. 151 1.InteraksipadaTingkat PRIBADI disebabkanadanyaFaktorPribadi. 2.InteraksipadaTingkat SOSIAL disebabkanolehFaktorKelembagaan. KETERPADUAN &SOLIDARITAS KelompokhanyaadapadaINTERAKSI TINGKAT SOSIAL. JenisInteraksidalamKelompok
  152. 152. SIGMUND FREUD’s Conception of The Personality’s Organization152 Freud conceived of the Human Personality as organized through 3 Major systems : 1. The Id 2. The Ego 3. The Superego
  153. 153. ID –EGO –SUPEREGO 153
  154. 154. The ID Satu-satunyaFungsidariThe Id adalahMenyediakanSaluranPelepasanatasKuantitasEksitasi(excitation) yang dihasilkanTubuh/Jasad(organism) melaluiStimulasisecarainternal maupunsecaraeksternal The Id fokuskepada“Pleasure Principle”–relief from Tension. 154
  155. 155. The EGO The EgofokuspadainteraksiantaraPribadidenganDuniaLuaryang melingkupinya(reality principle) The EgomenyeimbangkanantaraThe Id danSuperego 155
  156. 156. The SUPEREGO The SuperegoadalahCabangMoral yang Paling UtamadariKepribadian The Id fokuspadaPleasure Principle, The Ego fokuspadaReality Principle, makaThe Superego fokuspadayang IdealyakniMorality Principle156
  157. 157. 157 ID =Kebutuhan& Motif Kelompokyang TidakDisadari EGO =Tujuan& Mekanismekerjakelompokyang Disadari SUPEREGO =Keterbatasan2KelompokdalamMenghadapiLingkungannya SistemPsikologiyang MengendalikanDINAMIKA & EMOSI dlminteraksisosial
  158. 158. 158 1.KELANGSUNGAN KEBERADAAN KELOMPOK 2.ADANYA : TRADISI, KEBIASAAN & ADAT 3.ADANYA : ORGANISASI DALAM KELOMPOK 4.KESADARAN DIRI DARI PARA ANGGOTA KELOMPOK (SALING KENAL) FAKTOR-FAKTOR yang DAPAT MenumbuhkanJIWA KELOMPOK
  159. 159. 159 1.HUBUNGAN YANG RELATIF SUKARELA 2.KERJASAMA ATAUPUN KOMPETISI 3.SALING MENERIMA DIANTARA INDIVIDU 4.ADA BAHAYA YG MENGANCAM KELOMPOK 5.STATUS YANG HOMOGEN DAN TINGGI 6.TINGKAHLAKU & SIFAT PRIBADI YG KHUSUS 7.KESAMAAN SIKAP, NILAI & LATAR BELAKANG HAL-HAL yang MEMPENGARUHI KETERPADUAN KELOMPOK
  160. 160. 160 Agresifitassebagaireaksidarigangguanyang datangnyadariluarkelompok Evaluasidiriyang positifdarioranglain Evaluasiyang berlebihanataskeunggulan/kelemahanyang adapadakelompok Evaluasiyang positipterhadapkelompok Persepsittgkesamaanantarpribadidalamhal: sikap, tingkahlaku, dankepribadian Komunikasiyang bebasdarihambatan Sikapdanpenampilanyang “konformitas” padastandarkelompokyang bersangkutan DampakKeterpaduanKelompok
  161. 161. Definisi“PEMIKIRAN KELOMPOK” SelainKETERPADUAN KELOMPOK, PEMIKIRAN KELOMPOK jugamerupakanMASALAH didalamsuatuKELOMPOK ! I.J. JENIS mendefinisikanPEMIKIRAN KELOMPOK sbb: “ProsespembuatanKeputusanyang kurangbaik, yang besarkemungkinannyaakanmenghasilkankeputusanyang Burukdenganakibatyang sangatMerugikan…” 161
  162. 162. 162 KEKOMPAKAN KELOMPOK YANG TINGGI KESALAHAN STRUKTUR ORGANISASI : Ter-isolasi Kurangadanyakepemimpinanyang netral Keseragamanlatarbelakang KONTEKS PEMBUATAN KEPUTUSAN StreskarenaAncamandariluar, kecilnyaharapanpemecahanyang lain, dsb HARGA DIRI YANG RENDAH KARENA SERING TERJADINYA KEGAGALAN-KEGAGALAN TIMBULNYA GEJALA-GEJALA ATAS “PEMIKIRAN KELOMPOK”
  163. 163. 163 PersepsidariKelompokbahwasannyaKelompoktidakakanpernahTerkalahkan Pembenaranhal-halyang salahseolah-olahmasukakal(rasionalisasi) PercayapadaMoralitasterpendamyang adadalamdirikelompok Streotipdarikelompoklain Tekananlangsungpadaanggotayang pendapatnyaberbedadenganpendapatkelompok Sensordirisendiriterhadappenyimpangandarikonsensuskelompok Ilusibahwasemuaanggotatelahsepakat Otomatismenjagamental utkmenyaringinformasi-informasiyang tidakmendukung INDIKATOR ADANYA/TERJADINYA “PEMIKIRAN KELOMPOK”
  164. 164. 164 DiskusihanyaterbataspadabeberapaAltermatif Pemecahanyang semulatelahdipilihakancenderungtidakdievaluasiataupundikajiulang Alternatifyang sejaksemulatelahditolaktakpernahdipertimbangkankembali TidakpernahmencariataumemintapendapatAhli Bilaadanasihat/pertimbanganlain, penerimaannyaakandiseleksikarenaada“bias” padapihakanggota Tidakmelihatkemungkinan-kemungkinanbagaimanalawanakanberaksisehinggatidakmempersiapkanrencanapengamananataulangkah-langkahdarurat Sasarantidakdi-surveydenganlengkap& sempurnaDAMPAK PEMIKIRAN KELOMPOK thdpPENGAMBILAN KEPUTUSAN
  165. 165. 165 1.IngatkankepadaseluruhanggotakelompoktentangkemungkinanadanyaPemikiranKelompokdengansegalakonsekuensinya 2.Janganmemihakdanmendukungposisimanapun 3.Mintakepadasetiapanggotauntukmengevaluasisecarakritis(dorongkeberatan& keraguanmereka) 4.Tunjuk1 atau2 anggotauntukmenjadiwakil“setan” yang tugasnyaadalah“mengkritikterus” 5.Saat-saattertentukelompokdipecahuntukdiskusisecaraterpisah, laludisatukankembalisptsemula 6.Bilamenyangkutkelompokpesaing, sediakanwaktuyang cukupuntukmemperlajarisemuatanda-tandabahayasertakenalisemuakemungkinantindakandaripihakkelompoklawan/pesaingtersebut1O KIAT bagiPEMIMPIN untukMenghindariPemikiranKelompok
  166. 166. 166 7.Setelahdicapaikeputusansementara, adakanpertemuanlagi, danmintakepadasetiapanggotauntukmenyatakankeraguanmereka 8.Undangparapakardariluaruntukmenghadiripertemuankelompok, mintakepadamerekauntukmempertanyakanpandangan& pendapatkelompok 9.Doronganggotakelompokuntukmemberitahukanperdebatanygterjadikepadateman-temanmerekayang dapatdipercaya, lalulaporkankembalireaksimerekakepadakelompoklagi 10.Buatbeberapasub-kelompokyang lepasdantidaksalingtergantunguntukbekerjasecarabersamadanmemecahkanhalyang sama1O KIAT bagiPEMIMPIN untukMenghindariPemikiranKelompok
  167. 167. 167 Konflik(Ketegangan) “takmungkin” dapatdihindaribagiorang-orangyang bekerjadalamsuatuKelompok SUMBER-SUMBER KONFLIK : •ManusiadanPerilakunya •StrukturOrganisasi •KomunikasiKONFLIK (Ketegangan)
  168. 168. 168 MANUSIA & PERILAKUNYA : •Atribut(pangkat, jabatan, lambang) •SistemNilaiyang tidaksama •Harapan-harapan •Gaya Kepemimpinan •Sifat& Kepribadian •Semangat& AmbisiSumber-sumberKonflik
  169. 169. 169 STRUKTUR ORGANISASI : •TugasPokok& Fungsidalamorganisasi •Hubungan& ArusPelaksanaanTata Kerja •Perencanaan& PelaksanaanTata Kerja •Kekuasaan, Wewenang& Tanggungjawab •SistemReward& Punishment yang ada •SistemKarier& PrestasiKerja KOMUNIKASI : •Perintahyang tidakjelas •BerbagaiHambatanSaranaKomunikasi •LingkunganKomunikasiygtakmendukungSumber-sumberKonflik
  170. 170. 170 MenyangkutPihak-pihakyang Terlibat BENTUK KONFLIK DAPAT BERUPA : •KonflikantarPer-orangan •KonflikPer-oranganVs Kelompok •KonflikantarKelompok •KonflikKelompokVs Organisasi •KonflikantarOrganisasiBentukKonflik
  171. 171. INDIKASI yang dapatmenimbulkanKONFLIK Ketidak- sepahamanMeningkatAdanyaKeluh- kesahTerdapatPerbedaanAdanyaPersaingan Tanda- tandaKeraguanTanda- tandaKelemahanRendahnyaAtensi TimbulnyaKemarahan GEJALA TIMBULNYA KONFLIK171
  172. 172. 172 BiasanyaadalahKONFLIK antar: SesamaAnggotaTeam AnggotaTeam denganKetuaTeam KetuaTeam denganAtasannya Team PemeriksadenganYang DiperiksaBentukKonflikdalamTeam Pemeriksa/Audit
  173. 173. TAHAP-TAHAP KONFLIK 173 Konflik yang Dipersepsikan Konflik yang Dirasakan Konflik yang Dimanifestasikan Konflik Antar Kelompok Berkembang dalam Jangka Waktu yang Lama
  174. 174. SIKLUS KONFLIK174ANTISIPASI(Kura-kura) MENGAMATI( Elang) BERKEMBANG(Jamur) T E R B U K A (AyamJago) A N A L I S A (Monyet) D A M A I (Merpati) PERENUNGAN (BurungHantu) Mundur
  175. 175. 175 1.Ketegangandapatdi-Hindari 2.Ketegangandapatdi-Redakan 3.Ketegangandapatdi-Damaikan: Diagnosa(diagnosis) Inisiatif(initiative) Dengarkan(listening) PecahkanMasalah(solving) (rumuskan–alternatif–putuskan) StrategiMengatasi Konflik(Ketegangan)
  176. 176. 176 1.DIAGNOSA :mencariapayang menjadipenyebabdariketeganganyang timbul 2.INISIATIF : mengambillangkah-langkahpertamauntukmenciptakankerukunan 3.MENDENGARKAN :kecakapanuntukmelihatsudutpandangoranglain sertakemampuanutkmengertiapa-apayang dikatakan, baiksecaraverbal maupunnon-verbal 4.PEMECAHAN MASALAH : merupakanprosesuntukmencapaikerukunandenganmelakukan3 langkahsebagaiberikut: MerumuskanMasalah MenyusunAlternatif PengambilanKeputusan4 CARA MENDAMAIKAN KONFLIK
  177. 177. SIKAP MENGHADAPI KONFLIK 177KOMPETISIKOLABORASI MENGHINDAR AKOMODASITidakKoperatifKoperatif Asertif TidakAsertifKOMPROMI
  178. 178. KONFRONTASI Konfrontasiterjadiapabilaorangmelakukansesuatusecaralang- sung yang memaksaoranglain untuk: BERPIKIR MEMERIKSA MEMPERTANYAKAN, MENGUBAH PERILAKUKonfrontasitidakselalumenunjukanhalNEGATIF tetapibisajugamenunjukkanhal-halyang POSITIF, dikarenakanhalitudapat/bisa: “menjadikantindakanyang salingMEMPERKAYA WAWASAN” 178
  179. 179. Syarat2untukOrangyang melakukanKONFRONTASI (agar berhasil) : 1.Mempunyaihubunganbaikdgnorangygdikonfrontasi 2.Menerima& bersediaterlibatdg orangygdikonfrontasi 3.Mengutamakankonfrontasitsbsebagaisuatusaranadaripadasebagaisebuahajangtuntutan 4.Mengarahkankepadaperilakukongkritdanspesialygdapatdiingatolehorangyang dikonfrontasi 5.Harusbersifatpositif& konstruktif, bukannyabersifatnegatif& destruktif 6.Menyatakankonfrontasidgnsingkat, langsung& jelas 7.Menyampaikanfaktasbgfakta, perasaansbgperasaan, dantafsiransbgtafsiran, bukanmalahdicampur-aduk 179
  180. 180. Syarat2untukOrangyang menerimaKONFRONTASI (agar berhasil) : 1.Menerimakonfrontasisbgajakanuntukmenggalidiri 2.Terbuka, untukmengetahuibagaimanaperilakunyayang dapatdirasakanolehoranglain 3.Siapuntukmenahankekacauanbathindankehilangankeseimbangandiriuntuksementarabeberapawaktu 4.Menanggapikonfrontasisecarawajar, tidakterlalumenerima& tidakjugaterlaluapriori 5.Mendengarkan& berusahamengertiapaygdikatakanorangtentangdirinya, memikirkannya, kemudianmemintapenjelasantanpabersikapdefensif180
  181. 181. ApabilaKonfrontasinyaterjadididalamKelompok, maka: HARUS SUDAH TERCIPTA: SALING PERCAYA& MENERIMA ORANG LAIN HARUS SESUAIDENGAN TUJUAN KELOMPOKTERSEBUT ! SYARAT2UNTUK KELOMPOK181
  182. 182. KEPEMIMPINAN 182
  183. 183. DefinisiKEPEMIMPINAN “KEMAMPUAN UNTUK MEMPENGARUHIPERILAKU ORANG LAIN ATAU SEKELOMPOK ORANG SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA PERILAKU TERSEBUT MENJADI PENDORONG KUAT BAGI TINDAK-TANDUK YANG POSITIF UNTUK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA” 183
  184. 184. 184 1. Know Your Power Focus on your strong value, eliminate your weakness 2. Convince Yourself Make yourself feel comfortable before you convince others 3. Visualize Make a strong description of what you want to do/be 4. Affirmative Be sure of you think already set in your mind. State! 5. Use The Convincing Words Magnify your strong point to be delivered 6. Involved Your Arsenal Non verbal communication to emphasize your wordsHOW TO PERSUADE OTHERS?
  185. 185. AddPOSITIVEBehavior ! 185 Influence Your Environment •Sprinkle some “+” on the “-” •Focus on the good of each day •Stay out of the “feeding frenzies” •Say “please” and “thank you” •Practice EMPATHY •Evaluate YOUR BEHAVIOR •Never miss an opportunity to complement •Spread a SMILE aroundREPLACE THE BAD HABITS with THESE : BEHAVIOR
  186. 186. 186 Memulai Mengatur Memberitahu Mendukung Menilai/Meninjau MenyimpulkanTugasPemimpin(LEADER) To Choose The Right Actions to be Accomplished:
  187. 187. 187 Merencanakan(Planning) Menyusun(Organizing) MemilihOrang(Staffing) Memimpin(Leading) Mengarahkan(Directing) Mengendalikan(Controlling) TugasPengelola(MANAGER) To Accomplish The Chosen Right Actions :
  188. 188. TugasKepemimpinanyang berhubungandenganKerjaKelompokadalah: MEMULAI MENGATUR MEMBERITAHU MENDUKUNG MENILAI MENYIMPULKAN TUGAS KEPEMIMPINAN 188
  189. 189. TugasKepemimpinanyang berhubungandenganKekompakanKelompokadalah: MENDORONG MENGUNGKAPKAN PERASAAN MENDAMAIKAN MENGOLAH MEMPERLANCAR MEMBUAT ATURAN MAINTUGAS KEPEMIMPINAN 189
  190. 190. 1.KepemimpinanOTOKRATIK PemegangKekuasaanMutlak2.KepemimpinanDEMOKRATIK Mengambilkeputusanberdasarkansuaraterbanyakdariparabawahannya3.KepemimpinanBEBAS Memberikankesempatanseluas- luasnyakepadaparabawahanuntukmenentukansendiricaranyabekerjaTIPE-TIPE KEPEMIMPINAN 190
  191. 191. 191 Otokratik Birokratik Demokratik Karismatik Bebas SituasionalTipe-tipePEMIMPIN
  192. 192. 192 1.Energy 2.EnergizedPower 3.Edge/Bound 4.ExecutionLEADER Must Have :
  193. 193. KepemimpinandapatdipengaruhiolehFaktor-faktorsebagaiberikut: FAKTOR YANG BERASAL DARI DALAM (INTERNAL) DIRINYA SENDIRI PANDANGAN SESEORANG TERHADAP /TENTANG DIRI MANUSIA KEADAAN/KONDISI DARI KELOMPOK ORANG-ORANG YANG DIPIMPINNYAFAKTOR2ygmempengaruhiK E P E M I M P I N A N193
  194. 194. KEPEMIMPINAN : MEMBUTUHKAN BAKAT TERTENTU BUKAN SUATU ANUGERAH YANG JATUH / DATANGNYA DARI LANGIT DAPAT DICIPTAKAN ATAU DILATIH MEMERLUKAN UMPAN BALIK DARI ORANG-ORANG YANG DIPIMPINNYA MENYEMPURNAKAN GAYA K E P E M I M P I N A N194
  195. 195. DAPAT DIUKUR DARI : KemampuandanKemahirandalammengambilsuatukeputusanyang Rasional, Logis, Realistis& FragmatisKEPUTUSAN YANG BAIK HARUS DILIHAT DARI SEGI : Pertama: MUTUNYAApakahsecaraObjektiftepatdalamrangkaMencapaiTujuanOrganisasi/Kelompok? Kedua:PENERIMAAN KEPUTUSAN OLEH ORANG2YANG TERLIBAT DALAM PEMBUATANNYA, UNTUK MELAKSANAKAN KEPUTUSAN TSBEFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN 195
  196. 196. LAPORAN HASIL A U D I T BUKU-06196
  197. 197. PelaporanHasilAudit197 MerupakanTahapAkhirKegiatanAudit Harus Sesuai DenganNorma Audit SPI Harus MempertimbangkanDampak Psikologis, terutama DampakNegatifbagi Pemeriksa, Objekyang Diaudit, serta PihakKetigayang Terkait/terlibat
  198. 198. Norma PelaporanHasilAudit198 Memuat: 1.PemeriksaIntern harusMelaporkan Hasil Auditsesuaidenganpenugasanyang telah ditetapkan 2.LaporanAudit harusdibuatSecara Tertulis danDisampaikan kepadaPejabat yang berwenangTepat padaWaktunya agar bermanfaat 3.TiapLaporan Audit harusmemuatRuang Lingkup danTujuan Audit, yang disusun denganbaik, dan menyajikan Informasi yang Layak, dan Pernyataan bahwaAudit telahdilaksanakansesuaidenganNorma Audit SPI
  199. 199. 199 4.Setiap LaporanAudit harus : MemuatTemuan danKesimpulan Audit secaraObjektif sertaSaran Tindak yang Konstruktif LebihmengutamakanUsaha Perbaikan / Penyempurnaan daripadaKritik MengungkapkanHal-hal yang masihmenjadi Masalah yang belumdapatdiselesaikanhingga berakhirnya Audit, bila memang ada MengemukakanPengakuan atassuatuPrestasi atausuatuTindakan Perbaikan yang telahdilaksanakan, terutamabila perbaikanitudapatditerapkandibagianlain MengemukakanPenjelasan dari Pejabat Objek terperiksa mengenaiHasil AuditNorma PelaporanHasilAudit
  200. 200. KeterkaitanPedomanPelaporandengan EfektivitasKomunikasi& DampakPsikologis 200 BentukLaporanAgarDibuatSedemikianRupaSehinggaMembangkitkanMinatOrangUntukMelihatIsinya SajikanKesimpulanpada BagianAwalLaporanagar PembacaDapatSegeraMengetahuiIntisaridari Laporantersebut KesimpulanAgar Disajikan SedemikianRupasehingga Pembacaingin MengetahuiLebihMendalamtentang UraianDari Kesimpulan tersebut TemuanDisajikan SedemikanRupasehingga PembacaDapatMengetahuitentang Kriteria, Kondisi, Sebab dan AkibatTemuan, serta DenganRekomendasiyang Disajikandalam LaporanHasilAudit tersebut
  201. 201. 201 ArtiPentingnya KetepatanWaktu&Kegunaannya Ketepatan&KecukupanBuktiPendukungnya SifatMeyakinkannya Obyektivitasnya Kejelasan&Kesederhanaannya Keringkasannya Kelengkapannya Nada(Rekomendasinya)yangKonstruktif KarakteristikYang HarusDipenuhiLaporanHasilAudit
  202. 202. 202 •MembangkitkanAntusiasme •SekilasResensipadaBagianAwal •GunakanBahasayang Menarik •CantumkanKondisi, Kriteria, Sebabdan AkibatdariTemuan-temuantersebut •SarankanPerbaikandan PeningkatandenganRekomendasiyang KonstruktifLAPORAN HasilAudit, sebaiknya:
  203. 203. PEDOMAN SusunanLaporan203 PenyajianSistematikaLaporan PenyajianIntisariHasilAudit PenyajianUraianHasilAudit PenjabaranSaran& Rekomendasi
  204. 204. Prosedur PenyusunanLaporan Ketua Tim Pengawas Penanggungjawab U r a i a n 1.Ketua tim menyusun konsep laporan hasil audit. 2.Konsep laporan hasil audit diserahkan kepada pengawas audit untuk direview. 3.Pengawas menyerahkan konsep laporan hasil audit yang telah direview kepada ketua tim untuk diperbaiki. 4.Ketua tim menyerahkan konsep laporan hasil audit yang telah diperbaiki kepada pengawas untuk diteliti dan disetujui. 5.Pengawas menyerahkan konsep laporan hasil audit yang telah disetujui kepadapenanggung jawab audit untuk direview. 6.Penanggung jawab menyerahkan konsep laporan hasil audit yang telah direview kepada pengawas untuk diperbaiki. 7.Konsep laporan hasil audit yang telah diperbaiki diserahkan kepada penanggungjawabuntuk diteliti dan disetujui. 1 2 3 4 5 6 7204
  205. 205. BentukLaporanHasilAudit205 1.Berbentuk SURAT 2.Berbentuk BAB SusunanFisik Laporan Berbentuk BAB KulitDepan HalamanPertama DaftarIsi BagianPertama : IntisariHasilAudit BagianKedua: UraianHasilAudit Lampiran-Lampiran
  206. 206. Lembar Tinjauan (Review Sheet) 206 SuatuMedia untuk Tinjauan sebagai Alat Komunikasi Tertulis antaraAtasan & Bawahan dalam membicarakan tentang (Konsep) Laporan Hasil Audit yang akan dibuat PertimbanganPenggunaan Review Sheet : KomunikasiLisan akanmemakanWaktu yang Cukup Lama padahalAtasan maupunBawahan mungkinmasihmemilikiKesibukan yang lain KomunikasiTertulis tidakdapatdilakukandi dalam Konsep Laporan, karenakonseplaporantersebut nantinya akan banyak dipenuhi denganCatatan-catatan Tinjauan
  207. 207. Tujuanatau Manfaat dari Laporan HasilAudit 207 1.SebagaiBukti Pelaksanaan Tugas 2.SebagaiSumber Referensi untuk/bagi Perencanaan Audit yang berikutnya 3.SebagaiPembuktian bila adaSanggahan dariPihak yang Terkait/terlibat 4.SebagaiMedia Komunikasi Informasi-informasi Penting yang didapat selamaPelaksanaan Audit
  208. 208. PenyajianBentukLaporan( Kulit Depan ) 208 Sampulharusmenarikdenganwarna-warna yang tidakmenyolok Sampul Laporan harusdiberiJudul: •Singkat & Jelas •BercorakKhusus(Spesifik) & Informatif •MenggunakanSusunan yang Konstruktif
  209. 209. 209 KesimpulanatasTemuan KesimpulanatasSaran & Rekomendasi PandangandariPara Pejabatyang BertanggungjawabIntisari Hasil Audit
  210. 210. PenyajianIntisariHasilAudit210 TujuanPenyajian : •Mengkomunikasikaninformasiyang adadalamlaporanagar lebihefektif. •Menyediakan ikhtisaryang bergunasehinggakomunikantidakperlulagimenyusuncatatanringkasnya(Sinopsis). •Memberikanmotivasikepadakomunikanuntukmembacadanmenelaahisilaporanselanjutnya. Yang HarusDimuat: •Temuandankesimpulan. •Saran ataurekomendasi. •Pandanganparapejabatyang bertanggungjawab. IntisariHasil Audit harusselaludisertakandalamLaporan Berbentuk Bab yang ditandatanganiolehPenanggung-jawab Audit danDitempatkan setelahDaftar Isi
  211. 211. 211 Meng-KomunikasikanLaporanAudit secaraLebihEfektif Menyediakan “Highlight” Me-MotivasiPara PembacauntukMenelaahIsiLaporanlebihlanjut Tujuan Penyajian Intisari HasilAudit
  212. 212. PetunjukPenyusunanIntisari HasilAudit212 GunakanKalimat-kalimat yang Singkat danJelas GunakanKata-kata yang Sederhana danTidak Bersifat Teknis GunakanUngkapan-ungkapan yang Bersifat Kualifikasi Bilaterpaksa, Gunakan Singkatan-singkatan yang sudahDiketahui secaraUmum (friendly) GunakanSub-sub Judul Garis-bawahi Kata-kata atauUngkapan-ungkapan yang Penting GunakanPetunjuk Halaman danatauBab
  213. 213. PenyajianUraianHasilAudit213 UraianHasil Audit disajikan padaBab Tersendiri setelahBab Intisari Hasil Audit UraianHasil Audit biasanyaterdiridariBagian-bagian sebagai berikut : InformasiUmum TemuanAudit danRekomendasi
  214. 214. 214 InformasiUmum Temuan-temuanAudit Saran&RekomendasiSusunan UraianHasilAudit
  215. 215. InformasiUmum215 TujuanPenyajian : Untukmenyediakan informasibagipembacanyatentangprogram atau kegiatan yang diperiksadanjugamengenaisifataudit, sehinggadapatdigunakanuntukmembantupembacaagar denganmudahmenanggapi informasiyang dimuatdalamlaporanhasilaudit Petunjuk Penyajian : •Harus relatif singkat dan hindarkan adanya informasi yang lebih sesuai untuk disajikan pada bagian lain dari laporan •Informasi yang telah tercakup dalam intisari hasil audit tidak perlu lagi diulangi •Apabila melebihi 4(empat) halaman, perlu dipertimbangkan kembali untuk disajikan di dalam lampiran
  216. 216. Pembagian Informasi Umum 216 1.Informasi mengenai Sifat Kegiatan Audit 2.Informasi mengenai Kegiatan/Program yang Diperiksa/Diaudit 3.Pernyataan-pernyataan Penyeimbang
  217. 217. Informasi Mengenai Sifat Kegiatan Audit217 Memuat : Sifat Audit Periode yang Dicakup Lokasi Audit Pernyataan Singkat Mengenai Tujuan dan Latar Belakang dilakukannya Audit Referensi Terhadap Laporan-laporan Lain Pernyataan Penyeimbang
  218. 218. Informasi Mengenai Kegiatan atau Program yang Diaudit218 Terdiri dari : Latar Belakang & Tujuan Kegiatan Sifat & Ukuran Kegiatan yang Diaudit Organisasi & Manajemen
  219. 219. Temuan-temuan Audit219 Ketidak-taatan Terhadap Ketentuan/Aturan /Peraturan ( Disobedience) Pengeluaran Uang yang Tidak Sepatutnya Ketidak-hematan ( Prodigal) Ketidak-efisienan ( Inefficiency) Ketidak-efektifan ( Ineffectiveness)
  220. 220. Saran & Rekomendasi220 Rekomendasi yang Konstruktif besar sekali manfaatnya untuk Mendorong Perbaikan dalam Pengelolaan Program Ditujukan kepada Pemimpin Objek Audit (terperiksa), Atasannya, atau Pejabat (Pihak) lain yang Terkait/terlibat Harus disertakan dalam Laporan Hasil Audit
  221. 221. 221
  222. 222. Sampai Jumpa Lagi… dalam Slide Pelatihan yang Lainnya . . . 222

×