Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Motivasi merupakan kegiatan yang
mengakibatkan , menyalurkan dan memelihara
perilaku manusia.Motivasi ini merupakan
subjek...
 Meningkatkan moral dan kepuasan kerja
karyawan,
 Meningkatkan produ2tivitas kerja karyawan ,
 Meningkatkan kedisiplina...
BERBAGAI PANDANGAN TENTANG
MOTIVASI DALAM ORGANISASI
Model Tradisional
Model Hubungan
Manusiawi
Model Sumber
Daya Manusia
Model tradisional dari motivasi berhubungan dengan
Frederick Taylor dan aliran manajemen ilmiah.Model ini
mengisyaratkan b...
MODEL
HUBUNGAN
MANUSIAWI
MODEL
SUMBER
DAYA
MANUSIA
Pola Umum
Model Tradisional
Model Hubungan
Manusiawi
Model Sumber Daya
Manusia
Bekerja pada dasarnya tidak
disenangi banya...
TEORI
TEORI
MOTIVASI
Teori – teori proses ( process theories ) berkenaan dengan
bagaimana perilaku dimulai dan dilaksanaka...
Teori isi menekankan pentingnya pengertian faktor
internal individu,kebutuhan atau motif yang
menyebabkan mereka memilih k...
HIRARKI KEBUTUHAN DARI
MASLOW
Kebutuhan aktualisasi diri dan pemenuhan diri
Teoritis : penggunaan potensi
diri,pertumbuhan...
Teori motivasi pemeliharaan atau teori motivasi
higienis atau teori dua faktor,sebenarnya paralel dengan teori
hirarki keb...
Faktor – faktor Pemuas Faktor – faktor Pemeliharaan
Prestasi Kebijaksanaan dan administrasi
perusahaan
Penghargaan Kualita...
Teori Hirarki Kebutuhan
Maslow
Teori Motivasi –
Pemeliharaan Herzberg
Faktor – faktor Motivasional Aktualisasi diri/pemenu...
David McClelland dan para peneliti lainnya
mengemukakan bahwa ada korelasi positif antara
kebutuhan berprestasi dan sukses...
TEORI – TEORI
PROSES
Teori Keadilan
Teori Porter -
Lawler
Pembentukan
perilaku
Teori Pengharapan
Menurut Victor Vroom,dikenal sebagai teori
nilai pengharapan Vroom,orang dimotivasi
untuk bekerja bila mereka mengharapkan...
Pembentukka
n Perilaku
Teori keadilan adalah teori bahwa individu
membandingkan masukan-masukan dan hasil
pekerjaan mereka dengan masukan-masukan...
Model Porter – Lawler adalah teori
pengharapan dari motivasi dengan versi
orientasi masa mendatang dan juga
menekankan ant...
Pemadaman
Penguatan
Positif
Penguatan
Negatif
Hukuman
Pedoman penggunaan teknik-teknik
pembentukan perilaku atau teori
belajar menurut W.Clay Hammer
Jangan memberikan pengharg...
IMPLIKASI-IMPLIKASI BAGI ORGANISASI
1) Pemberian penghargaan yang sesuai dengan kebutuhan bawahan
2) Penentuan prestasi ya...
Komunikasi adalah proses
pemindahan pengertian dalam
bentuk gagasan atau informasi dari
seseorang ke orang lain.
MODEL KOMUNIKASI
SEDERHANA
PROSES KOMUNIKASI
Pengirim Berita Penerima Sumber
Pengiriman
berita
Pengubahan berita
kedalam s...
Komunikasi
Horizontal
Komunikasi
Diagonal
1 2
Komunikasi
Organisasi
Saluran
komunikasi
formal
Struktur
wewenang
organisasi
Spesialisasi
jabatan
Pemilikan
informasi
Komunikasi ke atas
Komunikasi ke bawah
Hambatan
organisasional
Hambatan
antar pribadi
o Perhatikan konsistensi komunikasi
o Teliti tujuan sebenarnya setiap komunikasi
o Konsultasikan dengan pihak-pihak lain a...
Kepemimpinan adalah kemampuan
yang dipunyai seseorang untuk
mempengaruhi orang lain agar
bekerja mencapai tujuan dan
sasar...
 Menyampakaikan informasi
 Memberikan perintah
 Mendelegasikan wewenang
 Memberikan motivasi
 Menerima umpan balik
 ...
OTOK
RATIS
KHAR
ISMA
TIS
LAISS
EZ
FAIR
E
DEM
OKRA
TIS
POPU
LISTIS
PATER
NALIS
TIS
Kepemimpinan Otokratis memiliki ciri-ciri antara lain:
1. Mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak
yang harus di...
Kepemimpinan demokratis berorientasi pada
manusia dan memberikan bimbingan yang efisien
kepada para pengikutnya.
Terdapa...
Pada tipe kepemimpinan ini praktis pemimpin tidak memimpin,
dia membiarkan kelompoknya dan setiap orang berbuat
semaunya ...
oTipe kepemimpinan karismatis memiliki kekuatan energi, daya
tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk mempengaruhi orang
...
Kepemimpinan paternalistik lebih diidentikkan dengan kepemimpinan
yang kebapakan dengan sifat-sifat sebagai berikut:
Mer...
• Kepemimpinan populis berpegang teguh pada
nilai-nilai masyarakat yang tradisonal, tidak
mempercayai dukungan kekuatan se...
Teori Genetis
Teori Sifat
Teori Perilaku
Teori
Situasional
Teori
Kontingensi
Teori ini mengatakan bahwa pemimpin besar (great
leader) dilahirkan, bukan dibuat (leader are born, not
made).
Teori ini d...
Teori ini mengasumsikan bahwa manusia yang
mewarisi sifat-sifat tertentu dan sifat-sifat yang
membuat mereka lebih cocok u...
Disebut juga teori sosial, dan merupakan sanggahan
terhadap teori genetis. Pemimpin itu harus disiapkan,
dididik dan diben...
Teori ini muncul sebagai reaksi terhadap teori perilaku
yang menempatkan perilaku pemimpin dalam dua
kategori yaitu otokra...
Teori ini memfokuskan pada variabel tertentu yang
berhubungan dengan lingkungan yang bisa
menentukan gaya kepemimpinan yan...
DAN
TERIMA KASIH
Motivasi dalam manajemen
Motivasi dalam manajemen
Motivasi dalam manajemen
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Motivasi dalam manajemen

tugas kelompok motivasi manajemen semoga bermanfaat bagi kalian semua yaa

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Motivasi dalam manajemen

  1. 1. Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan , menyalurkan dan memelihara perilaku manusia.Motivasi ini merupakan subjek yang penting bagi manajer , karena menurut definisi manajer harus bekerja dengan orang
  2. 2.  Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan,  Meningkatkan produ2tivitas kerja karyawan ,  Meningkatkan kedisiplinan dan kesejahteraan karyawan,  Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya,  Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik.
  3. 3. BERBAGAI PANDANGAN TENTANG MOTIVASI DALAM ORGANISASI Model Tradisional Model Hubungan Manusiawi Model Sumber Daya Manusia
  4. 4. Model tradisional dari motivasi berhubungan dengan Frederick Taylor dan aliran manajemen ilmiah.Model ini mengisyaratkan bahwa manajer menentukan bagaimana pekerjaan harus dilakukan dan digunakannya sistem pengupahan insentif untuk memotivasi para pekerja lebih banyak berproduksi lebih banyak menerima penghasilan. MODEL TRADISIONAL
  5. 5. MODEL HUBUNGAN MANUSIAWI
  6. 6. MODEL SUMBER DAYA MANUSIA
  7. 7. Pola Umum Model Tradisional Model Hubungan Manusiawi Model Sumber Daya Manusia Bekerja pada dasarnya tidak disenangi banyak orang Orang ingin merasa berguna dan penting Bekerja pada dasarnya bukan tidak menyenangkan.Orang ingin tujuan yang bermanfaat Anggapan (asumsi) Apa yang mereka kerjakan adalah kurang penting dibanding apa yang mereka peroleh dari kegiatan tersebut Orang ingin memiliki dan diakui sebagai individu Sebagian besar orang dapat mengerjakan lebih kreatif,disiplin diri dan pengendalian diri dibandingkan dengan permintaan jabatan sekarang Kebijaksanaan Manajer harus mengawasi dan mengendalikan bawahan Manajer harus membuat setiap karyawan merasa berguna dan penting Manajer harus memanfaatkan potensial sumber daya manusia Manajer harus memerinci tugas –tugas menjadi sederhana bersifat pengulangan dan operasi mudah dipelajari Manajer harus senantiasa memberi informasi pada bawahan dan mendengar keberatan-keberatan atas rencana-rencananya Manajer harus mendorong partisipasi penuh,peningkatan disiplin diri dan pengendalian diri Harapan Orang bersedia bekerja bila balas jasanya memadai dan atasannya adil Pembagian informasi kepada bawahan dan keterlibatan keputusan rutin akan memuaskan kebutuhan untuk memiliki dan merasa penting Perluasan pengaruh,disiplin diri dan pengendalian diri akan mengarahkan pencapaian peningkatan efisiensi operasi Bila tugas-tugas cukup sederhana dan orang-orang dikendalikan dengan ketat,mereka akan berproduksi memenuhi standar Pemuasan kebutuhan tersebut akan meningkatkan semangat kerja dan mengurangi penolakan terhadap wewewnang formal sehingga bawahan akan bersedia bekeja sama Kepuasan kerja akan meningkat sejalan dengan pemanfaatan sumber daya mereka secara penuh
  8. 8. TEORI TEORI MOTIVASI Teori – teori proses ( process theories ) berkenaan dengan bagaimana perilaku dimulai dan dilaksanakan atau menjelaskan aspek “bagaimana” dari motivasi.Teori ini termasuk kategori : Teori pengharapan,Pembentukan perilaku,Teori Porten-Lawler,Teori Keadilan Teori –teori petunjuk (prescripive theories) mengemukakan bagaimana memotivasi para karyawan.Teori ini didasarkan atas pengalaman coba-coba Teori –teori isi (content theories) bisa disebut teori kebutuhan (need theorities) adalah berkenaan dengan pertanyaan apa penyebab-penyebab perilaku atau memusatkan pada pertanyaan “apa” dari motivasi.Teori yang sangat terkenal : Hirarki kebutuhan dari psikilog Abraham H.Maslow,Frederick Herzberg dengan teori motivasi pemeliharaan atau motivasi higienis,Teori prestasi dari penulis dan peneliti David MrClelland
  9. 9. Teori isi menekankan pentingnya pengertian faktor internal individu,kebutuhan atau motif yang menyebabkan mereka memilih kegiatan,cara dan perilaku tertentu untuk memuaskan kebutuhan yang dirasakan.Faktor eksternal seperti gaji,kondisi kerja,hubungan kerja,dan kebijaksanaan perusahaan tentang kenaikan pangkat,delegasi wewenang,memberikan nilai atau kegunaan untuk mendapatkan perilaku karyawan yang positif dalam usaha pencapaian tujuan organisasi. TEORI –TEORI ISI
  10. 10. HIRARKI KEBUTUHAN DARI MASLOW Kebutuhan aktualisasi diri dan pemenuhan diri Teoritis : penggunaan potensi diri,pertumbuhan,pengembangan diri Terapan : menyelesaikan penugasan-penugasan yang bersifat menantang,melakukan pekerjaan kreatif,pegembangan ketrampilan Kebutuhan fisiologis Teoritis : makan,minum,perumahan,seks,istirahat Terapan : ruang istirahat,berhenti makan minum,udara bersih untuk bernapas,air untuk minum,liburan,cuti,balas jasa dan jaminan sosial Kebutuhan keamanan dan rasa aman Teoritis : perlindungan dan stabilitas Terapan : pengembangan karyawan,kondisi kerja yang aman,rencana-rencana senioritas,serikat kerja,tabungan,uang pesangon,jaminan pensiun,asuransi,sistem penanganan keluhan Kebutuhan sosial Teoritis : cinta,persahabat,perasaan memiliki dan diterima dalam kelompok,kekelargaan,asosiasi Terapan : kelompok-kelompok kerja formal dan informal,kegiatan-kegiatan yang disponsori perusahaan,acara-acara peringatan Kebutuhan harga diri Teoritis : status atau kedudukan,kepercayaan diri,pengakuan,reputasi dan prestasi,apresiasi,kehormatan diri,penghargaan
  11. 11. Teori motivasi pemeliharaan atau teori motivasi higienis atau teori dua faktor,sebenarnya paralel dengan teori hirarki kebutuhan Maslow.Motivator-motivator berhubungan dengan kebutuhan aktualisasi diri dan penghargaan dan faktor pemeliharaan berhubungan dengan kebutuhan lbih rendah terutama kebutuhan keamanan atau rasa aman.
  12. 12. Faktor – faktor Pemuas Faktor – faktor Pemeliharaan Prestasi Kebijaksanaan dan administrasi perusahaan Penghargaan Kualitas pengendalian teknik Pekerjaan kreatif dan menantang Kondisi kerja,Hubungan Kerja Tanggung jawab Status pekerjaan,Keamanan kerja Kemajuan dan peningkatan Kehidupan pribadi,Penggajian Faktor-faktor Pemuas dan Pemeliharaan dalam Kerja
  13. 13. Teori Hirarki Kebutuhan Maslow Teori Motivasi – Pemeliharaan Herzberg Faktor – faktor Motivasional Aktualisasi diri/pemenuhan diri dan penghargaan Pekerjaan yang kreatif dan menantang,Prestasi, Penghargaan Tanggungjawab Kemungkinan meningkat,Kemajuan Faktor-faktor Pemeliharaan Penghargaan Status Sosial Hubungan-hubungan antar pribadi dengan atasan,bawahan dan rekan sejawat,Pengawasan Keamanan/rasa aman Keamanan kerja,Kondisi kerja Fisiologis Pengupahan,Kehidupan pribadi
  14. 14. David McClelland dan para peneliti lainnya mengemukakan bahwa ada korelasi positif antara kebutuhan berprestasi dan sukses pelaksanaan.McClelland melalui riset empiriknya menentukan bahwa para usahawan,ilmuwan dan profesional mempunyai tingkat motivasi prestasi diatas rata-rata.
  15. 15. TEORI – TEORI PROSES Teori Keadilan Teori Porter - Lawler Pembentukan perilaku Teori Pengharapan
  16. 16. Menurut Victor Vroom,dikenal sebagai teori nilai pengharapan Vroom,orang dimotivasi untuk bekerja bila mereka mengharapkan usaha- usaha yang ditingkatkan akan mengarahkan ke balas jasa tertentu dan menilai balas jasa sebagai hasil dai usaha-usaha mereka. Teori ini mengandung berbagai kesulitan dalam penerapannya.Tetapi penemuan – penemuan sejenis lainnya menunjukkan konsistensi dalam hal adanya pengaruh hubungan sebab-akibat antara pengharapan,prestasi,dan penghargaan (balas jasa) ekstrensik seperti pengupahan atau kenaikan pangkat. Teori Pengharapan
  17. 17. Pembentukka n Perilaku
  18. 18. Teori keadilan adalah teori bahwa individu membandingkan masukan-masukan dan hasil pekerjaan mereka dengan masukan-masukan dan hasil pekerjaan orang lain, dan kemudian merespons untuk menghilangkan ketidakadilan. Teori Keadilan
  19. 19. Model Porter – Lawler adalah teori pengharapan dari motivasi dengan versi orientasi masa mendatang dan juga menekankan antisipasitanggapan – tanggapan atau hasil – hasil. Teori Porter - Lawler
  20. 20. Pemadaman Penguatan Positif Penguatan Negatif Hukuman
  21. 21. Pedoman penggunaan teknik-teknik pembentukan perilaku atau teori belajar menurut W.Clay Hammer Jangan memberikan penghargaan yang sama kepada semua orang Perhatikan bahwa kegagalan untuk memberi tanggapan dapat juga mengubah perilaku Beritahu karyawan tentang apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan penghargaan Beritahu karyawan tentang apa yang dilakukan secara salah Jangan memberi hukuman di depan karyawan lain Bertindaklah adil
  22. 22. IMPLIKASI-IMPLIKASI BAGI ORGANISASI 1) Pemberian penghargaan yang sesuai dengan kebutuhan bawahan 2) Penentuan prestasi yang diinginkan 3) Pembuatan tingkat prestasi yang dapat dicapai 4) Pengubungan penghargaan dengan prestasi 5) Penganalisa faktor – faktor apa yang bersifat berlawanan dengan efektifitas penghargaan 6) Penentuan penghargaan yang mencukupi atau memadai 1) Sistem penghargaan organisasi harus dirancang untuk memotivasi perilaku yang beringinkan 2) Pekerjaan itu sendiri dapat dibuat sebagai pemberian penghargaan secara intrinsik 3) Atasan langsung mempunyai peranan penting dalam proses motivasi
  23. 23. Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain.
  24. 24. MODEL KOMUNIKASI SEDERHANA PROSES KOMUNIKASI Pengirim Berita Penerima Sumber Pengiriman berita Pengubahan berita kedalam sandi/kode Umpan balik Penerjemahan kembali berita Penerimaan berita
  25. 25. Komunikasi Horizontal Komunikasi Diagonal 1 2
  26. 26. Komunikasi Organisasi Saluran komunikasi formal Struktur wewenang organisasi Spesialisasi jabatan Pemilikan informasi
  27. 27. Komunikasi ke atas Komunikasi ke bawah
  28. 28. Hambatan organisasional Hambatan antar pribadi
  29. 29. o Perhatikan konsistensi komunikasi o Teliti tujuan sebenarnya setiap komunikasi o Konsultasikan dengan pihak-pihak lain apabila terjadi masalah o Tindakan atau perbutan harus mendorong komunikasi o Berkomunikasi tidak hanya untuk dimengerti tetapi untuk dimengerti
  30. 30. Kepemimpinan adalah kemampuan yang dipunyai seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar bekerja mencapai tujuan dan sasaran.
  31. 31.  Menyampakaikan informasi  Memberikan perintah  Mendelegasikan wewenang  Memberikan motivasi  Menerima umpan balik  Mengkoordinasikan manusia dan pekerjaan  Melakukan pengendalian
  32. 32. OTOK RATIS KHAR ISMA TIS LAISS EZ FAIR E DEM OKRA TIS POPU LISTIS PATER NALIS TIS
  33. 33. Kepemimpinan Otokratis memiliki ciri-ciri antara lain: 1. Mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak yang harus dipatuhi, 2. Pemimpinnya selalu berperan sebagai pemain tunggal, 3. Berambisi untuk merajai situasi, 4. Setiap perintah dan kebijakan selalu ditetapkan sendiri, 5. Bawahan tidak pernah diberi informasi yang mendetail tentang rencana dan tindakan yang akan dilakukan.
  34. 34. Kepemimpinan demokratis berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para pengikutnya. Terdapat koordinasi pekerjaan pada semua bawahan, dengan penekanan pada rasa tanggung jawab internal (pada diri sendiri) dan kerjasama yang baik. kekuatan kepemimpinan demokratis tidak terletak pada pemimpinnya akan tetapi terletak pada partisipasi aktif dari setiap warga kelompok.
  35. 35. Pada tipe kepemimpinan ini praktis pemimpin tidak memimpin, dia membiarkan kelompoknya dan setiap orang berbuat semaunya sendiri. Pemimpin tidak berpartisipasi sedikit pun dalam kegiatan kelompoknya. Semua pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan oleh bawahannya sendiri. Pemimpin hanya berfungsi sebagai simbol, tidak memiliki keterampilan teknis, tidak mempunyai wibawa, tidak bisa mengontrol anak buah, tidak mampu melaksanakan koordinasi kerja, tidak mampu menciptakan suasana kerja yang kooperatif.
  36. 36. oTipe kepemimpinan karismatis memiliki kekuatan energi, daya tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain, sehingga ia mempunyai pengikut yang sangat besar jumlahnya dan pengawal-pengawal yang bisa dipercaya. oKepemimpinan kharismatik dianggap memiliki kekuatan ghaib (supernatural power) dan kemampuan-kemampuan yang superhuman, yang diperolehnya sebagai karunia Yang Maha Kuasa. oKepemimpinan yang kharismatik memiliki inspirasi, keberanian, dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri.
  37. 37. Kepemimpinan paternalistik lebih diidentikkan dengan kepemimpinan yang kebapakan dengan sifat-sifat sebagai berikut: Mereka menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak/belum dewasa, atau anak sendiri yang perlu dikembangkan, Mereka bersikap terlalu melindungi,  Mereka jarang memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengambil keputusan sendiri, Mereka hampir tidak pernah memberikan kesempatan kepada bawahan untuk berinisiatif, Mereka memberikan atau hampir tidak pernah memberikan kesempatan pada pengikut atau bawahan untuk mengembangkan imajinasi dan daya kreativitas mereka sendiri,
  38. 38. • Kepemimpinan populis berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisonal, tidak mempercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. • Kepemimpinan jenis ini mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme.
  39. 39. Teori Genetis Teori Sifat Teori Perilaku Teori Situasional Teori Kontingensi
  40. 40. Teori ini mengatakan bahwa pemimpin besar (great leader) dilahirkan, bukan dibuat (leader are born, not made). Teori ini dilandasi oleh keyakinan bahwa pemimpin merupakan orang yang memiliki sifat-sifat luar biasa dan dilahirkan dengan kualitas istimewa yang dibawa sejak lahir, dan ditakdirkan menjadi pemimpin. Orang yang memiliki kualitas tersebut diatas adalah pemimpin yang sukses, disegani bawahannya, dan menjadi “pemimpin besar”.
  41. 41. Teori ini mengasumsikan bahwa manusia yang mewarisi sifat-sifat tertentu dan sifat-sifat yang membuat mereka lebih cocok untuk menjalankan fungsi kepemimpinan. Teori sifat tertentu sering mengidentifikasi karakteristik kepribadian atau perilaku yang dimiliki oleh pemimpin.
  42. 42. Disebut juga teori sosial, dan merupakan sanggahan terhadap teori genetis. Pemimpin itu harus disiapkan, dididik dan dibentuk, tidak dilahirkan begitu saja (leaders are made, not born). Setiap orang bisa menjadi pemimpin, melalui usaha penyiapan dan pendidikan, serta didorong oleh kemauan sendiri.
  43. 43. Teori ini muncul sebagai reaksi terhadap teori perilaku yang menempatkan perilaku pemimpin dalam dua kategori yaitu otokratis dan demokratis. Teori ini menyebutkan bahwa pemimpin memilih tindakan terbaik berdasarkan variabel situasional.
  44. 44. Teori ini memfokuskan pada variabel tertentu yang berhubungan dengan lingkungan yang bisa menentukan gaya kepemimpinan yang paling cocok untuk situasi yang cocok pula. Menurut teori ini, tidak ada gaya kepemimpinan terbaik dalam segala situasi.
  45. 45. DAN TERIMA KASIH

×