Hubungan internasional

1,757 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,757
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
28
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hubungan internasional

  1. 1. Hubungan Internasional
  2. 2. Hubungan Internasional Pengertian Hubungan Internasional Dampak Suatu Negara yang Mengucilkan Diri dari Pergaulan Antar Bangsa Pentingnya Hubungan Internasonal Sarana – Sarana Hubungan Internasional
  3. 3. Pengertian Hubungan Internasional Hubungan internasional merupakan hubungan antarbangsa atau interaksi manusia antarbangsa baik secara individu maupun kelompok, dilakukan baik secara langsung maupun secara tidak langsung dan dapat berupa persahabatan, persengketaan, permusuhan ataupun peperangan. Dan juga merupakan hubungan yang dilakukan oleh bangasa-bangsa atau negara-negara, atau merupakan sebuah atau suatu hubungan yang bersifat global yang meliputi semua hubungan yang terjadi yang melewati dan melampaui suatu batas-batas kenegaraan. Beberapa pendapat mengenai hubungan internasional menurut para ahli yakni sebagai berikut : • J.C. Johari : Hubungan internasional merupakan sebuah studi tentang interaksi yang berlansung diantara negara-negara berdaulat disamping itu juga studi tentang pelaku-pelaku non negara (non states actors) yang prilakunya memiliki dampak terhadap tugas-tugas Negara • Couloumbis dan Wolfe : Hubungan internasional adalah studi yang sistematis mengenai fenomena-fenomena yang bisa diamati dan mencoba menemukan variabel-variabel dasar untuk menjelaskan prilaku serta mengungkapkan karakteristik-Karakteristik atau tipe-tipe hubungan antar unit-unit social
  4. 4. Pengertian Hubungan Internasional • Mochtar Mas’oed (1990) : Hubungan internasional merupakan hubungan yang sangat kompleksitas karena didalamnya terdapat atau terlibat bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat sehingga memerlukan mekanisme yang lebih rumit dari pada hubungan antar kelompok. • Menurut Prof. Dr. Kusuma Atmaja : Hubungan dan kerjasama antar bangsa muncul karena tidak meratanya pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri di seluruh dunia sehingga terjadi saling ketergantungan antara bangsa dan negara yang berbeda.Karena hubungan dan kerjasama ini terjadi terus menerus, sangatlah penting untuk memelihara dan mengaturnya sehingga bermanfaat dalam pengaturan khusus sehingga tumbuh rasa persahabatan dan saling pengertian antar bangsa di dunia
  5. 5. Pentingnya Hubungan Internasional • Faktor eksternal : 1. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri, tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. Ketergantungan tersebut, terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, pertahanan dan keamanan. 2. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. 3. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional, di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan, kekurangan dan kepentingan yang berbeda.
  6. 6. Pentingnya Hubungan Internasional Suatu Negara sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat, berhak menentukan nasibnya sendiri serta kebijaksanaan-kebijaksanaan luar negerinya. Bangsa atau Negara tidak mungkin sanggup memenuhi kebutuhan warganya. Sebagaimana individu, bangsa juga memiliki kelebihan dan kekurangan, oleh karenanya kerjasama dengan bangsa lain dalam bentuk hubungan internasional mutlak diperlukan, baik yang menyangkut di bidang politik, ekonomi, maupun sosial dan budaya. Disamping itu kerjasama internasional juga mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi. Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut : • Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain.
  7. 7. Sarana-Sarana Hubungan Internasional • Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini, negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. Jadi, hukum tidak terikat pada batas-batas wilayah suatu negara. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan, akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). Oleh sebab itu, antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. Walaupun demikian, kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian- pertikaian yang perlu dipecahkan. Misalnya persoalan dwi-kewarganegaraan, batas- batas negara, wajib militer dan wajib pajak.
  8. 8. Sarana-Sarana Hubungan Internasional Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik, manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. Pedoman-pedoman internasional, harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1) Asas-asas hubungan internasional Menurut hugo de groot, bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. Dalam hubungan internasional, dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing.
  9. 9. Sarana-Sarana Hubungan Internasional Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi : • Asas teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Menurut asas ini, negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. Jadi, terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut, berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. • Asas kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Menurut asas ini, setiap warga negara di manapun ia berada, tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya, walaupun berada di negara asing.
  10. 10. Sarana-Sarana Hubungan Internasional Dalam Hubungan Internasional dikenal beberapa asas yaitu : 1. Pacta Sunt Servanda : Setiap perjanjian yang telah dibuat harus ditaati oleh pihak yang mengadakan 2. Egality Right : Pihak yang saling mengadakan hubungan itu berkedudukan sama 3. Reciprocity : Tindakan suatu Negara terhadap Negara lain dapat dibalas setimpal, baik tindakan yang bersifat negative maupun positif 4. Courtesy : Asas saling menghormati dan saling menjaga kehormatan Negara 5. Rebug sic Stantibus : Asas yang digunakan terhadap perubahan yang mendasar/fundamental dalam keadaanyang bertalian dengan perjanjian itu
  11. 11. Dampak Suatu Negara yang Mengucilkan Diri dari Pergaulan Antar Bangsa Suatu negara pada dasarnya sama dengan manusia yang tidak dapat hidup sendiri dan selalu memerlukan manusia lain. Suatu negara tidak mungkin memenuhi semua kebutuhan sendiri akan tetapi selalu memerlukan kerjasama dengan negara lain di dunia ini. Apabila suatu negara menarik diri dari pergaulan antarbangsa maka akan berakibat, antara lain: • Jauh dari pergaulan antarbangsa. • Menghambat pencapaian tujuan nasionalnya. • Tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi di berbagai bidang kehidupan. • Ketinggalan zaman atau sulit menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman yang sudah memasuki era globalisasi. • Tidak mampu memenuhi semua kebutuhan hidupnya. • Masyarakatnya statis dan sulit berkembang. • Timbulnya segala macam ancaman (tidak aman).
  12. 12. Dampak Suatu Negara yang Mengucilkan Diri dari Pergaulan Antar Bangsa • Organisasi internasional tidak akan peduli terhadap masalah yang timbul dalam negara tersebut. • Diberhentikannya bantuan dari negara-negara atau bangsa-bangsa terhadap negara tersebut. Dengan demikian sangatlah rugi jika suatu negara tidak ikut bergabung dengan organisasi internasional. Jika negara itu masih kecil, kalau ikut menjalin HI, maka tidak menutup kemungkinan bagi negara itu untuk lebih berkembang dan maju. Begitu pula dengan masalah keamanan di negara tersebut dengan adanya HI maka setiap permasalahan yang dihadapi dapat diselesikan dengan bantuan dari negara-negara lain. Maka hubungan internasional itu sangat penting dan sangat diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, baik oleh negara yang masih kecil maupun negara yang sudah berkembang dan maju.
  13. 13. Penyusun Eliana Purnama Sari Fauziah Nursabila Risda Destari Sendy Prayogo
  14. 14. Pertanyaan

×