RPP Biologi Kelas XII Semester I

29,949 views

Published on

Sapritah : RPP BIologi Kelas XII Semester I TP.2012-2013

Published in: Education
0 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
29,949
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
859
Comments
0
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

RPP Biologi Kelas XII Semester I

  1. 1. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 2 kali (Pertemuan 1 dan 2) Alokasi Waktu : 5 X 40 Menit I. Standar Kompetensi : 1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. II. Kompetensi Dasar : 1.1 Merencanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan. III. Indikator : 1.1.1 Menjelaskan ciri-ciri tumbuh dan berkembang. 1.1.2 Membedakan ciri-ciri tumbuh dan berkembang. 1.1.3 Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. 1.1.4 Menjelaskan dampak kekurangan/kelebihan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. 1.1.5 Menjelaskan variabel-variabel faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan. 1.1.6 Menentukan variabel yang berpengaruh dan variabel bebas terhadap percobaan yang dirancang. 1.1.7 Menjelaskan cara kerja/fungsi alat yang digunakan untuk melakukan percobaan yang akan dibuat 1.1.8 Menjelaskan rancangan percobaan yang direncanakan. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1. Menjelaskan ciri-ciri tumbuh dan berkembang. 2. Membedakan ciri-ciri tumbuh dan berkembang. 3. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. 4. Menjelaskan dampak kekurangan/kelebihan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. 5. Menjelaskan variabel-variabel faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan. 6. Menentukan variabel yang berpengaruh dan variabel bebas terhadap percobaan yang dirancang. 7. Menjelaskan cara kerja/fungsi alat yang digunakan untuk melakukan percobaan yang akan dibuat 8. Menjelaskan rancangan percobaan yang direncanakan.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : • Konsep Pertumbuhan dan perkembangan • Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan • Rancangan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan. VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode Pembelajaran : Tanya jawab, eksperimen, diskusi informasi dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : 1. Pertemuan Pertama ( 3 x 40’ atau 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 1.1.1 s.d. 1.1.4 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan 5 ciri-ciri makhluk hidup ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (45 menit) Guru : - menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar. - menggunakan pendekatan kontekstual dengan metode diskusi klasikal/informasi. - membimbing siswa untuk memahami proses pembelajaran melalui pengkajian referensi tentang pengertian, ciri pertumbuhan dan perkembangan serta mengidentifikasi faktor- faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. Peserta didik : - menggali informasi dengan membaca buku teks tentang pengertian, ciri pertumbuhan dan perkembangan, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan serta dampak keku- rangan/kelebihan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. - melakukan eksperimen/ kerja praktik perkecambahan biji kacang-kacangan melalui kerja kelompok selama 2-3 hari. - mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ).
  2. 2. 26 2. Elaborasi (45 menit) Peserta didik : - menguraikan secara tertulis dan lisan konsep pertumbuhan melalui pengertian pertumbuh- an dan perkembangan pada tumbuhan. - membedakan ciri-ciri tumbuh dan berkembang. - menyampaikan hasil identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan dampak kekurangan/kelebihan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan melalui diskusi. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - mengajukan argumentasi untuk memperkuat pendapatnya dengan baik dan santun. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan). Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan man- diri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik : - mampu menguraikan pengertian pertumbuhan dan perkembangan. - mampu menjelaskan ciri pertumbuhan dan perkembangan maupun perbedaannya. - mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. - mampu menjelaskan dampak kekurangan/kelebihan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi dan hasil identifikasi. - bertanya kepada siswa tentang materi apa saja yang masih dirasakan sulit. - berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab peserta didik yang menga- lami kesulitan. - memberi pujian kepada siswa yang aktif dan memberi motivasi kepada siswa yang belum berpartisifasi aktif. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang pertumbuhan dan perkembangan serta faktor- faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. ( Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 2. Pertemuan Kedua ( 2 x 40’ atau 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 1.1.5 s.d. 1.1.8 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi kepada siswa dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan ? - Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. b. Kegiatan inti 1. Eksplorasi (25 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - melakukan analisis hasil pengamatan kerja praktik perkecambahan biji kacang-kacangan maupun variabel faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkecambahan. - menggali informasi tentang hal-hal apa saja yang dapat diketahui siswa dari kajian re- ferensi tentang desain eksperimen pertumbuhan. - menentukan rancangan dan cara kerja/fungsi alat percobaan yang direncanakan. ( Nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 2. Elaborasi (25 menit) Dalam kegiatan ini guru membimbing peserta didik untuk : - menyampaikan secara lisan tentang desain eksperimen pertumbuhan dan hasil eksperimen - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - mengajukan argumentasi untuk memperkuat pendapatnya dengan baik dan santun. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 3. Konfirmasi (10 menit) Dalam kegiatan ini peserta didik mampu menentukan desain eksperimen pertumbuhan. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ).
  3. 3. 27 c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru memberi tugas kepada siswa untuk melakukan studi atas penelitian terdahulu seperti lomba-lomba karya ilmiah remaja, menemukan contoh desain percobaan yang dilakukan. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan dan internet. Alat dan bahan: LKS, cawan petri, pipet tetes, kotak kardus / lemari, perangkat rancangan percobaan, biji kacang hijau, kapas dan air dan bahan diskusi. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes lisan dan tertulis. b. Bentuk instrumen : Tes uraian dan Pilihan Ganda. c. Contoh instrumen : A. Tes uraian : 1. Apakah yang dimaksud dengan hormon tumbuh ? 2. Sebutkan macam-macam kalin dan jelaskan ! 3. Apakah yang dimaksud dengan etiolasi ? 4. Bagaimana tanda-tanda kedewasaan pada tumbuhan ? B. Tes Pilihan Ganda : Pilihlah satu jawaban yang paling tepat ! 1. Pertumbuhan pada tumbuhan ditandai dengan …. a. perubahan ukuran, massa, jumlah sel dan reversible b. munculnya organ bunga atau buah c. adanya perubahan menuju kesempurnaan d. perubahan dalam ukuran, massa, jumlah sel dan irreversible e. terjadinya perubahan ukuran, massa, jumlah sel karena mitosis dan meiosis 2. Jenis nutrien yang diperlukan oleh tumbuhan dalam jumlah kecil adalah .... a.besi b. fosfor c. karbon d. hidrogen e. oksigen Kunci Jawaban : A. Tes uraian : 1. Hormon tumbuh adalah faktor dalam berupa senyawa/zat yang dapat mempengaruhi pertum- buhan tanaman. 2. Macam-macam kalin yaitu : a. Rhizokalin : hormon yang mempengaruhi pembentukan akar. b. Kaulokalin : hormon yang mempengaruhi pembentukan daun. c. Filokalin : hormon yang mempengaruhi pembentukan batang. d. Antokalin : hormon yang mempengaruhi pembentukan bunga. e. Asam traumalin : hormon yang menutupi/memperbaiki luka pada tumbuhan yang meng- alami kerusakan jaringan. 3. Etiolasi adalah pertumbuhan tumbuhan yang amat cepat di dalam keadaan gelap. 4. Tanda-tanda kedewasaan pada tumbuhan yaitu munculnya organ reproduksi (bunga) yang meliputi benang sari dan putik. B. Tes Pilihan Ganda : 1.d 2. a Penilaian Tes Uraian (U) : Penilaian Tes Pilihan Ganda (PG) : Jumlah Nilai Maksimal = 8 + 2 = 10 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh dari U + PG x 100 10 Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM.874 787 NBM. 846 319
  4. 4. 28 LKS 1.1 : Perkecambahan Biji Kacang Hijau Standar Kompetensi : 1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. Kompetensi Dasar : 1.1 Merencanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan. Indikator : 1.1.1 Menjelaskan ciri-ciri tumbuh dan berkembang. 1.1.2 Membedakan ciri-ciri tumbuh dan berkembang. 1.1.3 Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. 1.1.4 Menjelaskan dampak kekurangan/kelebihan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. Tujuan : 1. Mendeskripsikan ciri-ciri perkecambahan biji kacang hijau 2. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. I. PENDAHULUAN Salah satu ciri khas mahkluk hidup adalah mengalalmi pertumbuhan dan perkembangan yang selalu berjalan seiring. Pengertian pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang bersifat irreversible. Pertumbuhan disebabkan karena pertambahan substansi dan jumlah sel. Alat untuk mengukur pertumbuhan adalah mistar dan auksanometer/porometer atau bususr pertumbuhan, sedangkan perkembangan adalah proses yang menyertai pertumbuhan untuk menuju ke tngkat kedewasaan. A. Tahap-tahap Pertumbuhan a. Perkecambahan b. Pertumbuhan primer c. Petumbuhan sekunder d. Pertumbuhan terminal B. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Faktor eksternal (faktor yang ada di luar tubuh tumbuhan) : nutrisi, cahaya, dll Faktor internal (faktor yang ada di dalam tubuh tumbuhan ) 1. Faktor interseluler, dilakukan oleh hormon 2. Faktor intraseluler, dilakukan pengendalian sifat oleh gen II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat : - 2 buah cawan petri - Kotak kardus/lemari - Pipet tetes - Alat tulis dan penggaris Bahan : - Biji kacang hijau - Kapas - Air Sumber : Buku paket Biologi SMA kelas XII III. RINCIAN KEGIATAN : 1. Pilihlah biji kacang hijau yang ukuran dan kualitasnya relatif sama (ukuran sama). 2. Kecamhahkan kacang hijau dengan cara direndam dalam air terlebih dahulu ± 24 jam. 3. Letakkan biji kacang hijau pada 2 cawan petri (A dan B) yang telah dilapisi kapas yang ditetesi air (kapas basah) masing-masing sebanyak 3-5 biji kacang hijau. 4. Letakkan cawan petri A di tempat gelap dengan cara memasukkan di dalam kardus atau lemari dan ditutup rapat, sedangkan cawan petri B diletakkan di tempat terbuka dan hangat. Biarkan selama 3 hari. Siram/Teteskan air pada kapas bila kapas terlihat kering. 5. Setelah 3 hari amatilah dan tuliskan pengamatan pada tabel pengamatan berikut : 6. Tabel Pengamatan : Cawan Petri Pertumbuhan Kecambah Faktor yang mempengaruhi Keterangan A B IV. Pertanyaan : 1. Bagaimana keadaan biji kacang hijau setelah dibiarkan ± 3 hari ? 2. Jika terjadi perkecambahan, samakah kondisi kecambah pada kedua cawan petri tersebut ? 3. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan ? 4. Tulislah kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan ! 29 ( Lembar Kegiatan Siswa / LKS ) PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  5. 5. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 2 kali (Pertemuan 1 dan 2) Alokasi Waktu : 5 X 40 Menit I. Standar Kompetensi : 1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. II. Kompetensi Dasar : 1.2 Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan. III. Indikator : 1.2.1 Menjelaskan pengertian pertumbuhan primer/sekunder. 1.2.2 Membedakan ciri-ciri pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder 1.2.3 Menggambarkan struktur jaringan yang mengalami pertumbuhan primer/sekunder. 1.2.4 Menjelaskan akibat adanya pertumbuhan primer/sekunder. 1.2.5 Mengidentifikasi susunan jaringan yang mengalami pertumbuhan primer/sekunder. 1.2.6 Melakukan pengamatan atas percobaan yang dibuat. 1.2.7 Menghimpun data percobaan. 1.2.8 Menganalisis data hasil percobaan. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1. Menjelaskan pengertian pertumbuhan primer/sekunder. 2. Membedakan ciri-ciri, struktur dan akibat adanya pertumbuhan primer dan sekunder. 3. Menggambarkan struktur jaringan yang mengalami pertumbuhan primer/sekunder. 4. Menjelaskan akibat adanya pertumbuhan primer/sekunder. 5. Mengidentifikasi susunan jaringan yang mengalami pertumbuhan primer/sekunder. 6. Melakukan pengamatan atas percobaan yang dibuat. 7. Menghimpun data percobaan. 8. Menganalisis data hasil percobaan.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : Pertumbuhan primer dan Pertumbuhan sekunder VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode P embelajaran : Tanya jawab, eksperimen, diskusi informasi dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : 1. Pertemuan Pertama ( 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 1.2.1 s.d. 1.2.5 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Apakah yang dimaksud dengan pertumbuhan ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan inti 1. Eksplorasi (45 menit) Guru : - menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar. - menggunakan pendekatan kontekstual dengan metode diskusi klasikal/informasi. - membimbing siswa untuk memahami proses pembelajaran melalui pengkajian referensi tentang pengertian pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder maupun perbedaan antara pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Peserta didik : - menggali informasi dengan membaca buku teks tentang pengertian pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder maupun perbedaan antara pertumbuhan primer dan pertum- buhan sekunder. - melakukan pengamatan morfologi, anatomi dan struktur jaringan daerah ujung, tengah, pangkal akar batang dan mikroskopis tanaman kecambah/tanaman muda kacang-kacangan. 2. Elaborasi (45 menit) Peserta didik : - menyampaikan secara lisan tentang pengamatan eksperimen perkecambahan untuk menemukan perbedaan struktur jaringan daerah mengalami pertumbuhan primer dan daerah pertumbuhan sekunder melalui diskusi informasi.
  6. 6. - menjelaskan akibat pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. 30 - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - mengajukan argumentasi untuk memperkuat pendapatnya dengan baik dan santun. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik : - mampu menguraikan pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. - bertanya kepada siswa tentang materi apa saja yang masih dirasakan sulit. - berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab peserta didik yang me- ngalami kesulitan. - memberi pujian kepada siswa yang aktif dan memberi motivasi kepada siswa yang be- lum berpartisifasi aktif. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekun- der. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Meng- hargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 2. Pertemuan Kedua ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 1.2.6 s.d. 1.2.8 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan hal-hal yang diperlukan dalam merancang suatu percobaan ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan inti 1. Eksplorasi (20 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - melakukan percobaan sesuai dengan rancangan, pemberian perlakuan percobaan. - melakukan pengambilan dan pengolahan data hasil eksperimen. 2. Elaborasi (30 menit) Dalam kegiatan ini guru membimbing peserta didik untuk : - menyampaikan secara lisan tentang percobaan yang dilakukan. - mengemukakan analisis data hasil percobaan. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik : - mampu merangkum analisis data hasil percobaan. Guru : - bertanya kepada siswa tentang materi apa saja yang masih dirasakan sulit. - berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab peserta didik yang menga- lami kesulitan. - memberi pujian kepada siswa yang aktif dan memberi motivasi kepada siswa yang be- lum berpartisifasi aktif. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru memberi tugas menelusuri laporan ilmiah. ( Nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan dan internet. Alat dan bahan : LKS, cawan petri, mikroskop, silet, kaca penutup, kaca objek, pipet, gelas kimia, kecambah tanaman muda kacang hijau, bahan presentasi dan komputer. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes lisan dan tertulis. b. Bentuk instrumen : Tes uraian dan Pilihan Ganda. c. Contoh in strumen : A. Tes Uraian : 1. Jelaskan 2 macam pertumbuhan pada tumbuhan ?
  7. 7. 2. Sebutkan 2 macam perkecambahan dan jelaskan ! 31 3. Tuliskan contoh variabel bebas dan variabel terikat ? B. Tes Pilihan Ganda : 1. Perhatikan gambar berikut ! Bagian yang ditunjuk pada gambar adalah .... a. plumula d. endosperma b. radikula e. kotiledon c. bakal biji 2. Perhatikan gambar berikut ! Selama perkecambahan, suplai nutrisi dari keping biji berhenti pada tahap perkecambahan .... a. I b. II c. III d. IV e. V 3. Pembentukan xilem primer dan floem primer pada akar terjadi pada zona .... a. pembelahan c. pematangan b. pemanjangan d. pertumbuhan e. ujung akar Kunci Jawaban A. Tes uraian : 1. a. Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer. b. Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan akibat aktivitas sel-sel meristem di antara xilem dan floem dan terjadi khusus pada tanaman dikotil. 2. a. Perkecambahan epigeal yaitu perkecambahan yang terjadi karena pertumbuhan meman- jang epikotil yang meyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah, sedangkan kotiledon tetap di bawah tanah. b. Perkecambahan hipogeal yaitu perkecambahan yang terjadi karena hipokotil tumbuh memanjang akibatnya plumula dan kotiledon terdorong ke permukaan tanah. 3. Contoh variabel bebas : a. Cahaya (langsung/dalam ruangan/gelap) b. Konsentrasi air (0 mil/hari, 2 mil/hari, 4 mil/hari, 6 mil/hari, 8 mil/hari, 10 mil/hari). Contoh variabel terikat : a. Pertumbuhan panjang tumbuhan setiap hari. b. Warna daun, batang dan ukuran akar. c. Pertumbuhan berat tumbuhan. B. Tes Pilihan Ganda : 1. e 2. d 3. B Penilaian Tes Pilihan Ganda (PG) : Penilaian Tes Uraian (U) : Jumlah Nilai Maksimal = 3 + 7 = 10 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh dari PG + U x 100 10 Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM. 874 787 NBM. 846 319
  8. 8. 32 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ’Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 2 kali (Pertemuan 1 dan 2) Alokasi Waktu : 5 X 40 Menit I. Standar Kompetensi : 1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. II. Kompetensi Dasar : 1.3 Mengkomunikasikan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertum- buhan tumbuhan. III. Indikator : 1.3.1 Menjelaskan faktor-faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan. 1.3.2 Membedakan pengaruh faktor internal dan faktor eksternal pada pertumbuhan. 1.3.3 Menjelaskan keterkaitan antara faktor internal dan faktor eksternal pada pertumbuhan. 1.3.4 Melakukan seminar hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1. Menjelaskan faktor-faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan 2. Membedakan pengaruh faktor internal dan faktor eksternal pada pertumbuhan. 3. Menjelaskan keterkaitan antara faktor internal dan faktor eksternal pada pertumbuhan. 4. Melakukan seminar hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : •Pengaruh interaksi faktor internal dan eksternal pada pertumbuhan. • Seminar hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan. VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode Pembelajaran : Tanya jawab, diskusi informasi dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : 1. Pertemuan Pertama ( 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 1.3.1 s.d. 1.3.3 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan macam-macam hormon kalin yang terdapat pada tumbuhan ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan inti 1. Eksplorasi (45 menit) Guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing siswa untuk mengkaji referensi tentang faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan. 2. Elaborasi (45 menit) Peserta didik : - menyampaikan secara lisan tentang faktor internal dan perbedaannya dengan faktor ekster- nal yang mempengaruhi pertumbuhan melalui diskusi informasi. - mengemukakan keterkaitan antara faktor internal dan eksternal pada pertumbuhan. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - mengajukan argumentasi untuk memperkuat pendapatnya dengan baik dan santun. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik mampu menguraikan faktor internal dan eksternal pertumbuhan. Guru : - bertanya kepada siswa tentang materi apa saja yang masih dirasakan sulit. - berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab peserta didik yang mengala- mi kesulitan. - memberi pujian kepada siswa yang aktif dan memberi motivasi kepada siswa yang belum berpartisifasi aktif. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang pengaruh interaksi faktor internal dan ekster-
  9. 9. nal pertumbuhan. 33 ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 2. Pertemuan Kedua ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 1.3.4 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan macam-macam hormon kalin yang terdapat pada tumbuhan ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan inti 1. Eksplorasi (20 menit) Guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik dalam menggali informasi tentang kegiatan seminar biologi. 2. Elaborasi (30 menit) Peserta didik : - menyampaikan seminar hasil kerja kelompok atas hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan. - mengajukan argumentasi untuk memperkuat pendapatnya dengan baik dan santun. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik mampu menjelaskan seminar hasil percobaan. Guru : - bertanya kepada siswa tentang materi apa saja yang masih dirasakan sulit. - berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab peserta didik yang menga- lami kesulitan. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru memberi tugas menggali informasi dari internet/literatur cara mengatasi permasalahan dalam pertumbuhan tumbuhan dengan mengusulkan alternatif pemecahan masalah tersebut. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan dan internet. Alat dan bahan : komputer dan bahan diskusi/bahan presentasi. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes lisan b. Bentuk instrumen : Tes uraian dan Pilihan Ganda. c. Contoh instrumen : 1. Berdasarkan panjang penyinaran dan intensitas cahaya, sebutkan jenis pengelompokkan tumbuhan 2. Perhatikan tabel berikut ! Hubungan kedua pernyataan adalah benar, kecuali .... a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3 Kunci Jawaban : 1. a. Tumbuhan berhari pendek b. Tumbuhan berhari panjang c. Tumbuhan netral 2. d Penilaian Tes : Jumlah Nilai Maksimal = 4 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh x 100 4 Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
  10. 10. Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM. 874 787 NBM. 846 319 34 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 2 kali (Pertemuan 1 dan 2) Alokasi Waktu : 5 X 40 Menit I. Standar Kompetensi : 2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme. II. Kompetensi Dasar : 2.1 Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme. III. Indikator : 2.1.1 Menjelaskan pengertian metabolisme. 2.1.2 Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim. 2.1.3 Menjelaskan cara menguji kerja enzim. 2.1.4 Menjelaskan fungsi enzim dalam metabolisme. 2.1.5 Mengidentifikasi ciri-ciri enzim. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1. Menjelaskan pengertian metabolisme. 2. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim. 3. Menjelaskan cara menguji kerja enzim. 4. Menjelaskan fungsi enzim dalam metabolisme. 5. Mengidentifikasi ciri-ciri enzim.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : Metabolisme : •Kerja/fungsi Enzim •Sifat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim. VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode Pembelajaran : Tanya jawab, eksperimen, diskusi informasi dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : 1. Pertemuan Pertama ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 2.1.1 s.d. 2.1.3 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi kepada siswa dengan mengajukan pertanyaan : Apakah di dalam tubuh kita terjadi reaksi kimia ? Jelaskan secara singkat ! - Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. b. Kegiatan inti 1. Eksplorasi (20 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing pe- serta didik untuk : - menggali informasi dengan membaca buku teks tentang pengertian dan macam metabolisme. - mengkaji referensi tentang pengertian enzim dan cara kerja enzim. - melakukan eksperimen/uji kerja praktek enzim katalase terhadap pengaruh pH, suhu dll. pada jantung dan hati ayam melalui kerja kelompok. 2. Elaborasi (30 menit) Peserta didik : - menguraikan pengertian dan macam-macam metabolisme. - menyampaikan pengertian dan cara kerja enzim dan hasil eksperimen. - mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim dari hasil pengamatan. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. Guru mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaranyang akan dihadapi. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik : - mampu menguraikan pengertian dan macam-macam metabolisme. - mampu menguraikan pengertian dan cara kerja enzim. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. - berperan sebagai narasumber/fasilitator dalam menjawab peserta didik yang mengalami kesulitan.
  11. 11. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang enzim dan metabolisme. 35 ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 2. Pertemuan Kedua ( 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 2.1.4 s.d. 2.1.5 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi kepada siswa dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan 2 macam enzim yang membantu metabolisme dalam tubuh kita ! - Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. b. Kegiatan inti 1. Eksplorasi (40 menit) - Guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar. - siswa menggali informasi melalui kajian referensi tentang deskripsi ciri dan fungsi enzim dalam metabolisme 2. Elaborasi (50 menit) Peserta didik : - menyampaikan deskripsi tentang ciri dan fungsi enzim dalam metabolisme. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - mengajukan argumentasi untuk memperkuat pendapatnya dengan baik dan santun. Guru mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik mampu mendeskripsikan ciri dan fungsi enzim dalam metabolisme. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil deskripsi. - bertanya kepada siswa tentang materi apa saja yang masih dirasakan sulit. - berperan sebagai fasilitator dalam menjawab peserta didik yang mengalami kesulitan. - memberi pujian kepada siswa yang aktif dan memberi motivasi kepada siswa yang belum aktif. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru memberi tugas kepada siswa untuk melakukan studi literatur secara mandiri untuk menemu- kan sifat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan dan internet. Alat dan bahan : Komputer, LKS, tabung reaksi, piala kimia, lumpang, alu, kaki tiga, bunsen, hati dan jantung ayam, H2O2, air, es, batu, korek api dan bahan diskusi/presentasi. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes lisan. b. Bentuk instrumen : Tes uraian. c. Contoh instrumen : 1. Apakah yang dimaksud dengan metabolisme ? 2. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim ! 3. Apakah fungsi enzim dalam protoplasma ? 4. Mengapa kerja enzim itu spesifik ? Kunci Jawaban : 1. Metabolisme adalah keseluruhan proses kimia yang terjadi di dalam sel-sel tubuh yang melibat- kan materi, energi dan enzim. 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim yaitu suhu, pH, aktivator (pengaktif), inhibitor (penghambat), konsentrasi enzim dan substrat. 3. Fungsi enzim dalam protoplasma yaitu sebagai katalisator dalam reaksi kimia. 4. Enzim hanya bekerja untuk mengkatalis substrat tertentu pada bentuk bagian aktifnya. Penilaian Tes Uraian : Jumlah Nilai Maksimal = 10 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh x 100 10 Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
  12. 12. Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM. 874 787 NBM. 846 319 36 LKS 2.1 : Kerja Enzim Standar Kompetensi : 2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme. Kompetensi Dasar : 2.1 Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme. Indikator : - Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim. - Menjelaskan cara menguji kerja enzim. - Menjelaskan fungsi enzim dalam metabolisme. Tujuan : Mengamati pengaruh berbagai faktor terhadap kerja dan fungsi enzim katalase. I. PENDAHULUAN Enzim adalah sejenis protein yang bertindak sebagai biokatalisator organik yang mengatur serta mempercepat reaksi biokimia dalam sel. Enzim pada hakikatnya dapat menjalankan fungsinya kalau ada bantuan dari ko-enzim atau bagian protestiknya. Enzim memiliki sisi aktif yang berfungsi sebagai katalis. Kerja enzim dapat diterangkan dengan teori gembok dan kunci. Bagian sisi aktif enzim mempunyai bentuk spesifik sehingga hanya bentuk yang spesifik pula yang dapat menjadi substrat bagi enzim. Enzim dan subtrat akan bergabung bersama membentuk kompleks seperti kunci yang masuk ke dalam gembok. II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat : 1. Rak dan tabung reaksi 6. Kertas saring 2. Lumpang porselen dan alu 7. Pipet tetes 3. Pisau 8. Pembakar spiritus/bunsen 4. Gelas kimia 9. Lidi dan korek api 5. Corong kaca 10. Penjepit tabung reaksi Bahan : - Hati dan jantung ayam - Air suling - Larutan H2O2, HCl dan NaOH - Es batu Sumber : Buku paket Biologi SMA kelas XII III. RINCIAN KEGIATAN : 1. Buatlah ekstrak hati dan jantung dengan cara : a. Mengiris dan menumbuk hati ayam pada lumpang porselen. Setelah itu tambahkan air sedikit demi sedikit kemudian saringlah dengan menggunakan corong kaca yang diberi kertas saring. Kumpulkan hasil saringan pada gelas kimia. b. Buatlah eksktrak jantung dengan prosedur yang sama seperti cara kerja 1a. 2. Sediakan 6 tabung reaksi.Berilah label A sampai F pada 6 tabung reaksi. 3. Tuangkan ekstrak hati ke dalam tabung no. 1 s.d. 5 dan ekstrak jantung ke dalam tabung no.6 masing-masing setinggi 1 cm. 4. Pada tabung A tambahkan 5 tetes H2O2, selanjutnya mulut tabung reaksi ditutup dengan ibu jari. Amati apa yang terjadi ? Biarkan selama 1 menit, bukalah mulut tabung kemudian masukan bara api dari lidi membara ke dalam tabung reaksi secara cepat. Amati nyala bara api pada lidi tersebut. 5. Pada tabung B masukkan ±10 tetes larutan HCl dan biarkan beberapa saat lalu tambahkan 5 tetes larutan H2O2, selanjutnya mulut tabung reaksi ditutup dengan ibu jari. Amati apa yang terjadi ? Biarkan selama 1 menit, bukalah mulut tabung kemudian masukkan bara api dari lidi membara ke dalam tabung reaksi secara cepat. Amati nyala bara api pada lidi tersebut. 6.Pada tabung C masukkan ±10 tetes larutan NaOH dan biarkan beberapa saat, baru diberi 5 tetes larutan H2O2, selanjutnya mulut tabung reaksi ditutup dengan ibu jari. Amati apa yang terjadi ? Biarkan selama 1 menit, bukalah mulut tabung kemudian masukkan bara api dari lidi membara ke dalam tabung reaksi secara cepat. Amati nyala bara api pada lidi tersebut. 7. Pada tabung D sebelum ditetesi H2O2 terlebih dahulu tabung reaksinya dipanaskan sampai ekstrak hatinya mendidih kemudian masukkan 5 tetes larutan H2O2, selanjutnya mulut tabung reaksi ditutup dengan ibu jari. Amati apa yang terjadi? Biarkan selama 1 menit, bukalah mulut tabung kemudian masukkan bara api dari lidi membara ke dalam tabung reaksi secara cepat. Amati nyala bara api pada lidi tersebut. 8. Pada tabung E sebelum ditetesi H2O2 terlebih dahulu tabung reaksinya direndam dalam es batu kemudian masukkan 5 tetes larutan H2O2, selanjutnya mulut tabung reaksi ditutup dengan ibu jari. Amati apa yang terjadi? Biarkan selama 1 menit, bukalah mulut tabung kemudian masukkan bara api dari lidi membara ke dalam tabung reaksi secara cepat. Amati nyala bara api pada lidi tersebut. 9. Pada tabung F yang berisi ekstrak jantung ayam, tambahkan 5 tetes H2O2, selanjutnya mulut tabung reaksi Lembar Portofolio ( Lembar Kegiatan Siswa / LKS )
  13. 13. ditutup dengan ibu jari. Amati apa yang terjadi? Biarkan selama 1 menit, bukalah mulut tabung kemudian masukkan bara api dari lidi membara ke dalam tabung reaksi secara cepat. Amati nyala bara api pada lidi tersebut. 10.Isilah data hasil pengamatan pada tabel pengamatan. 37 Tabel Hasil Pengamatan : Tabung reaksi Larutan Keadaan setelah diberi H2O2 Gelembung*) Nyala api*) A Ekstrak hati ayam B Ekstrak hati ayam + HCl C Ekstrak hati ayam + NaOH D Ekstrak hati ayam yang dipanaskan E Ekstrak hati ayam yang direndam es batu F Ekstrak jantung ayam Ket. *) : + + + = ada, banyak sekali + + = ada, banyak + = sedikit - = tidak ada IV. PERTANYAAN : 1. Mengapa dalam kegiatan tersebut digunakan : a. hati dan jantung ayam ? b. HCl dan NaOH ? c. es batu ? 2. Gelembung gas apa yang terbentuk ? Lengkapi jawabanmu dengan persamaan reaksi kimianya! 3. Mengapa ujung tabung reaksi harus ditutup dengan ibu jari ? 4. Pada tabung nomor berapa yang mempunyai : a. jumlah gelembung yang paling banyak ? Mengapa demikian ? b. nyala bara api paling besar ? Mengapa demikian ? c. jumlah gelembung yang sedikit atau tidak ada sama sekali ? Mengapa demikian ? d. nyala bara api yang kecil atau tidak ada sama sekali ? Mengapa demikian ? 5. Apakah nama enzim yang terdapat dalam hati dan jantung ayam ? 6. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim pada kegiatan percobaan ! 7. Bagaimana kerja enzim pada kegiatan percobaan ini ? 8. Buatlah kesimpulan dari kegiatan percobaan yang telah dilakukan ! PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  14. 14. 38 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 4 kali (Pertemuan 1 s.d.4) Alokasi Waktu : 10 X 40 Menit I. Standar Kompetensi : 2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme. II. Kompetensi Dasar : 2.2 Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat. III. Indikator : 2.2.1 Menjelaskan tahapan proses respirasi sel. 2.2.2 Menjelaskan tempat terjadinya setiap tahapan respirasi sel. 2.2.3 Mengidentifikasi enzim-enzim yang berperan dalam respirasi aerob dan anaerob. 2.2.4 Menghitung jumlah energi yang diperoleh dalam respirasi aerob dan anaerob. 2.2.5 Merakit alat pengamatan fermentasi gula. 2.2.6 Menjelaskan cara melakukan pengamatan fermentasi gula. 2.2.7 Menjelaskan hasil yang diperoleh dari respirasi aerob dan anaerob. 2.2.8 Menyusun rancangan kegiatan fermentasi dengan bahan substitusi. 2.2.9 Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya. 2.2.10 Membuktikan bahwa fotosintesa menghasilkan amilum, oksigen. 2.2.11 Menjelaskan tahapan reaksi fotosintesa, reaksi terang dan reaksi gelap pada C3-C4. 2.2.12 Menemukan tempat terjadinya reaksi terang dan reaksi gelap dan hasilnya. 2.2.13 Menemukan bakteri yang melakukan kemosintesa karbohidrat/senyawa kimia lain. 2.2.14 Menemukan hasil-hasil kegiatan kemosintesa yang dilakukan bakteri. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1.Menjelaskan tahapan proses respirasi sel. 2.Menjelaskan tempat terjadinya setiap tahapan respirasi sel. 3.Mengidentifikasi enzim-enzim yang berperan dalam respirasi aerob dan anaerob. 4. Menghitung jumlah energi yang diperoleh dalam respirasi aerob dan anaerob. 5. Merakit alat pengamatan fermentasi gula. 6. Menjelaskan cara melakukan pengamatan fermentasi gula. 7. Menjelaskan hasil yang diperoleh dari respirasi aerob dan anaerob. 8. Menyusun rancangan kegiatan fermentasi dengan bahan substitusi. 9. Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya. 10. Membuktikan bahwa fotosintesa menghasilkan amilum, oksigen. 11. Menjelaskan tahapan reaksi fotosintesa, reaksi terang dan reaksi gelap pada C3-C4. 12. Menemukan tempat terjadinya reaksi terang dan reaksi gelap dan hasilnya. 13. Menemukan bakteri yang melakukan kemosintesa karbohidrat/senyawa kimia lain. 14. Menemukan hasil-hasil kegiatan kemosintesa yang dilakukan bakteri.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : Metabolisme : katabolisme dan anabolisme (Respirasi sel, Fotosintesa dan Kemosintesa). VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode Pembelajaran : Tanya jawab, diskusi informasi, eksperimen dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : 1. Pertemuan Pertama ( 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 2.2.1 s.d. 2.2.4 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Apakah yang terjadi dalam proses pernafasan ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (45 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk :
  15. 15. - menggali informasi tahapan dan tempat terjadinya setiap tahapan proses respirasi sel (res- pirasi aerob). - menganalisis charta/diagram tahapan respirasi aerob dan anaerob. - mengidentifikasi enzim-enzim yang berperan dalam respirasi aerob dan anaerob. 39 - menghitung jumlah energi yang diperoleh dalam respirasi aerob dan anaerob. 2. Elaborasi (45 menit) - Peserta didik menyampaikan secara lisan tentang respirasi sel (respirasi aerob), enzim-enzim yang berperan dalam respirasi aerob dan anaerob serta jumlah energi yang diperoleh dalam respirasi aerob dan anaerob melalui diskusi. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis & mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik mampu menguraikan respirasi aerob. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. - berperan sebagai narasumber/fasilitator dalam menjawab peserta didik yang mengalami kesulitan c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang respirasi aerob. - Guru memberi tugas kepada siswa untuk melakukan kajian literatur/penelusuran internet untuk me- nemukan adanya peristiwa fermentasi gula. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 2. Pertemuan Kedua ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 2.2.5 s.d. 2.2.8 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Apakah yang dimaksud dengan respirasi anaerob ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (20 menit) - Guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar. - Guru membimbing siswa dalam menggali informasi dengan mengkaji referensi tentang respi- pirasi anaerob melalui peristiwa fermentasi. - Siswa merakit alat pengamatan fermentasi gula. - Siswa melakukan pengamatan fermentasi gula. 2. Elaborasi (30 menit) - Siswa menyampaikan secara lisan tentang hasil yang diperoleh dari hasil pengamatan ekspe- rimen fermentasi gula. - Siswa menjelaskan hasil yang diperoleh dari respirasi aerob dan anaerob melalui diskusi. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis, mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik mampu menjelaskan peristiwa fermentasi gula. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. - berperan sebagai narasumber/fasilitator dalam menjawab peserta didik yang mengalami kesulitan. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang respirasi anaerob. - Guru memberi tugas kepada siswa untuk merancang kegiatan fermentasi dengan bahan substitusi (nasi puti, nasi merah, ubi jalar, kentang, dll) melalui penugasan individu. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 3. Pertemuan Ketiga ( 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 2.2.9 s.d. 2.2.12 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Bagaimana tumbuhan melakukan pembuatan makanan dan menghasilkan energi ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti
  16. 16. 1. Eksplorasi (45 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing sis- wa untuk : - menguraikan pengertian fotosintesa. 40 - menggali informasi tentang hal-hal apa saja yang dapat diketahui siswa dari mengkaji referen- si tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya tahapan dan tempat terjadi reaksi fotosintesa (reaksi terang dan reaksi gelap pada C3-C4).. - melakukan percobaan Ingenhousz dan Sachs untuk membuktikan bahwa fotosintesa mengha- silkan amilum dan oksigen. 2. Elaborasi (45 menit) - Peserta didik menyampaikan secara lisan tentang pengertian dan faktor yang mempengaruhi fotosintesis serta hasil eksperimen. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - Peserta didik menyampaikan materi tahapan reaksi fotosintesa (reaksi terang dan reaksi gelap pada C3-C4) untuk menemukan hasil akhir dari masing-masing tahapan melalui diskusi. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis, mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) - Peserta didik mampu menjelaskan fotosintesis dan faktor yang mempengaruhi fotosintesis dan hasil eksperimen. - Peserta didik mampu menguraikan tahapan reaksi fotosintesa. - Guru berperan sebagai fasilitator dalam menjawab peserta didik yang mengalami kesulitan. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan pertanyaan tentang pengertian, faktor yang mempengaruhi fotosintesis dan hasil eksperimen serta tahapan reaksi fotosintesa (reaksi terang dan reaksi gelap). - Guru memberi tugas kepada siswa melakukan studi literatur/penelusuran internet tentang ke- mosintesa. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 4. Pertemuan Keempat ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 2.2.13 s.d. 2.2.14 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Bagaimana makhluk hidup yang dapat membuat makanan tanpa menggunakan bantuan cahaya matahari ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (20 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing pe- serta didik untuk : - menggali informasi dari kajian referensi tentang berbagai bakteri yang melakukan kemosin- tesa dan hasil sintesisnya. 2. Elaborasi (30 menit) - Peserta didik menyampaikan secara lisan tentang pengertian kemosintesa dan berbagai bak- teri yang melakukan kemosintesa dan hasil sintesisnya dengan menggunakan charta kemosin- tesa dan diskusi kelas. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis, mandiri 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik mampu menjelaskan peristiwa kemosintesa. Guru : - memberi penilaian hasil diskusi. - memberi pujian kepada siswa yang aktif dan memberi motivasi kepada siswa yang belum berpartisifasi aktif. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang kemosintesa. - Guru memberi tugas kepada siswa untuk melakukan studi literatur/penelusuran internet untuk menemukan jenis mikroorganisme lain yang dapat melakukan kemosintesis karbohidrat/senya- wa kimia lain.
  17. 17. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan dan internet. 41 Alat dan bahan : Tabung kaca, sumbat karet, pipa kaca/selang plastik, vaselin dan termometer, ragi, gu- la, air, fenolftalin, air kapur, charta/diagram respirasi aerob dan anaerob, piala kimia kecil dan besar, tabung reaksi, bunsen, kaki tiga dan kasa,pipet, kertas timah, daun, al- kohol 70 %, lugol charta dan bakteri kemosintesa. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes tertulis. b. Bentuk instrumen : Tes uraian. c. Contoh instrumen : 1. Apakah yang dimaksud dengan glikolisis ? 3. Apakah fungsi ragi dalam proses fermentasi ? 2. Sebutkan hasil akhir dari peristiwa siklus krebs ! 4. Dimana terjadi reaksi terang dan reaksi gelap ? Kunci Jawaban : 1. Glikolisis adalah proses perombakan molekul glukosa yang mempunyai 6 atom C menjadi molekul yang lebih sederhana yaitu asam piruvat yang mempunyai 3 atom C. 2. Siklus krebs : 2 Asetil Ko-A → 4 CO2 + 6 NADH + 2 FADH.2 + 2 ATP 3. Fungsi ragi dalam proses fermentasi → menghasilkan enzim amilase yang mengubah amilum menja- di molekul glukosa dan mengubah molekul glukosa menjadi molekul etanol dan CO2 dalam keadaan tidak ada oksigen. 4. Reaksi terang terjadi di membran tilakoid/grana dan reaksi gelap terjadi di dalam stroma kloroplas. Penilaian Tes Uraian : Jumlah Nilai Maksimal = 8 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh x 100 8 Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM. 874 787 NBM. 846 319
  18. 18. 42 LKS 2.2.1 : Fermentasi Glukosa Standar Kompetensi : 2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme. Kompetensi Dasar : 2.2 Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat. Indikator : 2.2.5 Merakit alat pengamatan fermentasi gula. 2.2.6 Menjelaskan cara melakukan pengamatan fermentasi gula. Tujuan : - Membuat alat pengamatan fermentasi gula. - Meenjelaskan pengamatan fermentasi gula. I. PENDAHULUAN Fermentasi merupakan peristiwa respirasi anaerob. Salah satu contoh peristiwa fermentasi yaitu fermentasi alkohol. Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi terlaksana kare- na asam piruvat dirubah menjadi asam asetat dan karbondioksida, selanjutnya diubah menjadi alkohol dan menghasilkan 2 ATP. II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat : 1. Botol erlenmeyer 2. Sumbat karet 3. Termometer 4. Pipa kaca kecil/selang plastik Bahan : - Vaselin - Fenolftalin - Ragi roti - Larutan glukosa 25% ±100 ml - Air kapur ±100 ml Sumber : Buku paket Biologi SMA kelas XII III. RINCIAN KEGIATAN : 1. Sediakan erlenmeyer kecil 2 buah, erlenmeyer I diisi dengan larutan glukosa 25% sebanyak 100 ml, sedangkan erlenmeyer II diisi dengan air kapur sebanyak 100 ml yang telah ditetesi dengan indikator fenolftalin sehingga berwarna merah muda. 2. Masukkan 2 gram ragi (Saccharomyces) ke dalam erlenmeyer yang telah diisi larutan glukosa. 3. Susunlah perangkat alat tersebut seperti berikut : 4. Ulangilah cara kerja kegiatan 1 dan 2 dengan tanpa menambahkan ragi pada erlenmeyer I (sebagai kontrol atau pembanding). Kemudian susunlah perangkat alat seperti di atas. 5. Amatilah kedua perangkat tersebut selama 15 menit. IV. PERTANYAAN : a. Bandingkan hasil kedua perangkat percobaan tersebut ! b. Apakah fungsi air kapur yang ditambah fenolftalin pada percobaan tersebut ? c. Apakah peranan ragi (Saccharomyces) dalam larutan glukosa ? d. Tuliskan reaksi fermentasi gula ! e. Bagaimana membuktikan adanya energi yang dihasilkan dalam percobaan tersebut ? f. Tulislah kesimpulan dari kegiatan percobaan yang telah dilakukan Lembar Lembar Portofolio ( Lembar Kegiatan atau KerjaLembar Lembar Portofolio ( Lembar Kegiatan atau Kerja PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  19. 19. 43 LKS 2.2.2 : Percobaan Ingenhousz Standar Kompetensi : 2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme. Kompetensi Dasar : 2.2 Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat. Indikator : 2.2.9 Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya. 2.2.10 Membuktikan bahwa fotosintesa menghasilkan amilum, oksigen. Tujuan : - Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis. - Membuktikan bahwa fotosintesa menghasilkan oksigen. I. PENDAHULUAN Fotosintesis merupakan proses penyusunan senyawa kimia dengan menggunakan energi cahaya. Dalam fotosintesis dihasilkan karbohidrat dan oksigen. Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan energi cahaya matahari dapat dilakukan dengan percobaan Ingenhousz. II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat : 1. Gelas kimia 500 cc 4 buah 4. Kawat penggantung corong 2. Corong kaca kecil 4 buah 5. Termometer 3. Tabung reaksi kecil 4 buah Bahan : - Tumbuhan air (Hydrilla, Chara) - Air - NaHCO3 - Es batu Sumber : Buku paket Biologi SMA kelas XII III. RINCIAN KEGIATAN : 1.Ikatlah beberapa batang Hydrilla atau Chara, lalu letakkan pada corong kaca dengan ujung tanaman mengarah ke atas. 2.Masukkan corong kaca itu secara terbalik ke dalam gelas yang berisi air jernih dengan menggunakan penyangga kawat yang digantungkan pada dinding gelas. 3. Letakkan tabung reaksi yang penuh berisi air secara terbalik untuk menutupi tangkai corong.Tabung reaksi yang dletakkan terbalik diusahakan tetap penuh berisi air. Untuk itu lakukan penyusunan perangkat di dalam air (perangkat percobaan I). 4.Tempatkan perangkat percobaan I di tempat teduh. 5.Buatlah tiga perangkat percobaan lagi sebagai berikut : - Percobaan II = Percobaan I namun ditempatkan di tempat yang langsung kena sinar matahari. - Percobaan III = Percobaan II namun pada air ditambahkan ½ sendok teh NaHCO3. - Percobaan IV = Percobaan II namun menggunakan air dingin/es batu sehingga suhu akhir ± 20o C. Percobaan I Percobaan II Percobaan III Percobaan IV 6. Amatilah perangkat percobaan I, II, III dan IV lalu catatlah hasil pengamatanmu pada tabel di bawah ini dan isilah dengan tanda () pada kolom yang sesuai.
  20. 20. 44 IV. PERTANYAAN : 1. Jelaskan bagaimana pengaruh cahaya terhadap terbentuknya gelembung gas pada percobaan ! Jawab : ………………………………………………………………………………………....... 2. Jelaskan pengaruh penambahan NaHCO3 terhadap terbentuknya gelembung gas ! Jawab : ……………………………………………………………………………………........... 3. Sebutkan gas apa yang terbentuk ? Jawab : ……………………………………………………………………………………........... 4. Jelaskan bagaimana cara menguji gas yang terbentuk ! Jawab : ……………………………………………………………………………………........... 5. Apa kesimpulan dari percobaan Ingenhousz ? Jawab : ……………………………………………………………………………………........... LKS 2.2.3 : Percobaan Sachs Standar Kompetensi : 2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme. Kompetensi Dasar : 2.2 Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat. Indikator : 2.2.9 Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya. 2.2.10 Membuktikan bahwa fotosintesa menghasilkan amilum, oksigen. Tujuan : - Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis. - Membuktikan bahwa fotosintesa menghasilkan amilum. I. PENDAHULUAN Fotosintesis merupakan proses penyusunan senyawa kimia dengan menggunakan energi cahaya. Dalam fotosintesis dihasilkan karbohidrat dan oksigen. Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis dihasilkan amilum dapat dilakukan dengan percobaan Sachs. II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat : 1. Gelas kimia kecil dan besar 3. Bunsen/pembakar spiritus 5. Pipet 2. Kertas timah 4. Kaki tiga dan kasa Bahan : - Daun berwarna hijau yang cukup lebar - Alkohol 70% - Air - Larutan Iodium atau Lugol Keadaan gelembung Perangkat Percobaan I II III IV Tidak ada Sedikit Sedang Banyak PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  21. 21. Sumber : Buku paket Biologi SMA kelas XII III. RINCIAN KEGIATAN : 1. Tutuplah sebagian daun berwarna hijau dengan kertas timah/kertas yang tidak tembus cahaya pada pagi hari ( ± pukul 06.00). 2. Biarkan daun kena sinar matahari sampai beberapa jam. 3. Petiklah daun itu lalu celupkan ke dalam air mendidih sampai daun tersebut layu ( ±13 menit). 45 4. Ambillah daun itu lalu masukkan ke dalam alkohol mendidih 7 menit sehingga daun menjadi pucat (hilang semua klorofilnya). Cara mendidihkan alkohol : alkohol dimasukkan dalam gelas kimia kecil, lalu gelas kimia itu dimasukkan ke dalam gelas kimia besar yang berisi air mendidih. 5. Cucilah daun itu dengan air bersih lalu ambil dan letakkan mendatar di atas kertas isap. 6. Tetesi daun itu dengan larutan iodium atau larutan lugol. 7. Amatilah perubahan warna yang terjadi ! IV. PERTANYAAN : 1. Bagian daun manakah yang berwarna hitam dan yang tetap berwarna putih pucat setelah ditetesi larutan iodium atau lugol ? Mengapa demikian ? Jawab : ……………………………………….... ................................................................. 2. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi fotosintesis dari percobaan yang telah dilakukan ? Jawab : ……………………………………….... ................................................................. 3. Bagaimana cara menguji adanya amilum dari hasil fotosintesis tersebut ? Jawab : ………………………………………............................................................................... 4. Kesimpulan apakah yang dapat Anda ambil dari percobaan Sachs ini ? Jawab : ………………………………………............................................................................... PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  22. 22. 46 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 2 kali (Pertemuan 1 dan 2) Alokasi Waktu : 5 X 40 Menit I. Standar Kompetensi: 3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pa- da salingtemas. II. Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan konsep gen, DNA dan kromosom. III. Indikator : 3.1.1 Membedakan gen, DNA dan kromosom. 3.1.2 Menjelaskan fungsi gen. 3.1.3 Mendeskripsikan struktur heliks DNA serta sifat dan fungsinya. 3.1.4 Mendeskripsikan struktur, sifat dan fungsi RNA. 3.1.5 Mendeskripsikan hubungan antara DNA, gen dan kromosom. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1. Membedakan gen, DNA dan kromosom. 2. Menjelaskan fungsi gen. 3. Mendeskripsikan struktur heliks DNA serta sifat dan fungsinya. 4. Mendeskripsikan struktur, sifat dan fungsi RNA. 5. Mendeskripsikan hubungan antara DNA, gen dan kromosom.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : DNA, gen dan kromosom •Struktur, sifat, fungsi DNA, gen dan kromosom •Struktur, sifat dan fungsi RNA VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode Pembelajaran : Tanya jawab, diskusi informasi dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : 1. Pertemuan Pertama ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 3.1.1 s.d. 3.1.4 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Gambarkan satu sel makhluk hidup dan sebutkan bagian-bagian dalam nukleusnya ! - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (20 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - menggali informasi tentang pengertian, struktur, sifat dan fungsi gen, DNA serta kromosom - membuat/menghimpun gambar struktur kromosom, gen dan DNA 2. Elaborasi (30 menit)
  23. 23. - Peserta didik menyampaikan secara lisan tentang pengertian gen, DNA dan kromosom serta fungsi struktur, sifat, dan fungsi DNA melalui diskusi informasi. - Guru memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) - Peserta didik mampu menguraikan struktur dan fungsi gen, DNA, kromosom. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi dan hasil identifikasi. - berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab peserta didik yang menga- lami kesulitan. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang gen, DNA dan kromosom. - Guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat model DNA dengan bahan-bahan sederhana melalui tugas kelompok. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 47 2. Pertemuan Kedua ( 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 3.1.4 s.d. 3.1.5 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Apakah yang dimaksud dengan kromosom ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (45 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - menggali kajian referensi tentang struktur, sifat dan fungsi RNA serta ada tidaknya hubungan antara RNA, DNA, gen dan kromosom. 2. Elaborasi (45 menit) - Peserta didik menyampaikan deskripsi struktur, sifat dan fungsi RNA dan ada tidaknya hubung- an antara gen, DNA dan kromosom melalui diskusi informasi. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. Guru : - mengkondisikan siswa dari permasalahan yang ada ke dalam kegiatan pembelajaran. - memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis, mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) - Peserta didik mampu mendeskripsikan struktur, sifat dan fungsi RNA dan ada tidaknya hubungan antara gen, DNA dan kromosom Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. - berperan sebagai narasumber/fasilitator dalam menjawab peserta didik yang mengalami kesulitan. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang sifat dan fungsi RNA dan ada tidaknya hubungan an- tara DNA, gen dan kromosom. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan, internet Alat dan bahan : komputer, LKS, bahan presentasi, gambar struktur : DNA, RNA, dan kromosom, kayu bubut, kancing, senar, batang kayu dan bahan diskusi/presentasi. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes tertulis. b. Bentuk instrumen : Tes uraian. c. Contoh instrumen : 1. Tuliskan fungsi utama gen ! 2. Tuliskan komponen-komponen dasar struktur kimia DNA! 3. Tuliskan 4 macam kromosom berdasarkan letak sentromernya dan jelaskan ! Kunci Jawaban : 1. Fungsi utama gen yaitu untuk mewariskan sifat-sifat keturunan dari induk kepada keturunannya. 2. Komponen-komponen ADN yaitu asam fosfat, gula pentosa dan basa nitrogen. 3. Berdasarkan letak sentromernya kromosom dapat dibedakan menjadi : a. Telosentrik : kromosom yang letak sentromernya di ujung.
  24. 24. b. Akrosentrik : kromosom yang letak sentromernya dekat ujung. c. Submetasentrik : kromosom yang letak sentromernya dekat pertengahan. d. Metasentrik : kromosom yang letak sentromernya di tengah sehingga kedua lengannya sama panjang, Penilaian Tes : Jumlah Nilai Maksimal = 8 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh x 100 8 Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM. 874 787 NBM. 846 319 48 LKS 3.1.1 : Struktur, sifat, fungsi DNA, gen dan kromosom Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pada sa- lingtemas. Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan konsep gen, DNA dan kromosom. Indikator : 3.1.1 Membedakan gen, DNA dan kromosom. 3.1.2 Menjelaskan fungsi gen. 3.1.3 Mendeskripsikan struktur heliks DNA serta sifat dan fungsinya. Tujuan : - Mengetahui gen, DNA, kromosom. - Mengetahui struktur, sifat, fungsi dari gen DNA dan kromosom. I. PENDAHULUAN Kromosom terdiri atas DNA dan protein. DNA terdiri atas rangkaian beberapa nukleotida. DNA dibentuk oleh tiga macam molekul, yaitu gula pentosa (deoksiribosa), asam fosfat, dan basa nitrogen. DNA memiliki gula berupa deoksiribosa. DNA berada dalam nukleus yang kadarnya tidak dipenga- ruhi oleh aktivitas sintesis protein. DNA berfungsi menyampaikan informasi genetika dari induk ke generasi berikutnya dan mengatur perkembangan metabolisme tubuh. Dengan demikian, dapat dika- takan bahwa DNA adalah gen itu sendiri. DNA dapat juga mengawasi aktivitas-aktivitas sel dengan memerintahkan pembentukan semua macam protein (enzim) di dalam sel. Gen adalah suatu zarah yang kompak dan menempati suatu lokus pada kromosom yang mengan- dung satuan informasi genetika dan mengatur sifat menurun tertentu. Fungsi gen adalah mengatur per- tumbuhan/perkembangan dan metabolisme individu serta menyampaikan informasi genetik dari gene- rasi ke generasi berikutnya. Kromosom adalah pembawa faktor keturunan. Kromosom terdiri atas dua bagian, yaitu sentromer dan lengan.Sentromer merupakan bagian kepala kromosom yang berfungsi untuk bergantung pada gelen- dong sewaktu sel membelah. Lengan merupakan badan kromosom itu sendiri yang mengandung kromo- nema berupa benang halus yang berpilin, tempat berderetnya gen-gen. II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat dan Bahan : Charta/gambar DNA, gen dan kromosom. Sumber : Buku biologi SMA Kelas XII IPA dan buku atau media lain yang relevan. III. RINCIAN KEGIATAN : Perhatikan gambar di bawah ini ! Gambar 1. Rantai ADN induk Gambar 2. Lembar Lembar Portofolio ( Lembar Kegiatan atau Kerja Siswa / LKS )Lembar Lembar Portofolio ( Lembar Kegiatan atau Kerja Siswa / LKS )
  25. 25. Sel, kromosom dan gen IV. PERTANYAAN : 1. Dari gambar nomor 1, tuliskan basa nitrogen yang menyusun rantai DNA. Jawab : ………………………………………………………………………………………..................... 2. Jelaskan pasangan basa nitrogen pada rantai DNA ! Jawab : ………………………………………………………………………………………..................... ………………………………………………………………………………………..................... 49 3. Jelaskan fungsi DNA ! Jawab : ………………………………………………………………………………………..................... ………………………………………………………………………………………..................... 4. Apakah yang dimaksud dengan : a. Gambar A : ................................................................................................................................. b. Gambar B : ................................................................................................................................. c. Gambar C : ................................................................................................................................. d. Gambar D : ................................................................................................................................ 5. Sebutkan nama-nama bagian dari gambar C dan D ! Jawab : ……………………………………………………………………………..............…………....... 6. Pada bagian nomor berapakah adanya gen ? Jawab : …………………………………………………………………………………..............……....... 7. Sebutkan sifat-sifat gen ! Jawab : ……………………………………………………………………………………..............…....... ……………………………………………………………………………………..............…....... 8. Tuliskan fungsi gen dan kromosom ! Jawab : ………………………………………………………………………………………..................... ………………………………………………………………………………………..................... ………………………………………………………………………………............................... 9. Buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan ! Jawab : ……………………………………………………………………………………..............…....... ……………………………………………………………………………………..............…....... LKS 3.1.2 : Model struktur DNA Tujuan : Membuat model struktur ADN menurut Watson dan Crick (double helix) yang terpilin. I. PENDAHULUAN Pada tahun 1953, Francis H.C Crick dan James D. Watson, berdasarkan analisis foto difraksi sinar X, menggambarkan struktur DNA sebagai tangga tali terpilin dan disebut “Double Helix” (heliks gan- da). Ibu tangganya terdiri atas rentetan rantai gugus gula deoksiribosa dan gugus fosfat, sedangkan anak tangganya terdiri atas basa nitrogen, yaitu Purin terdiri atas Adenin(A) dan Guanin (G); serta Pirimidin terdiri atas Sitosin (S) dan Timin (T). PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  26. 26. Gambar Model DNA dari Watson Crick. Segmen dari molekul DNA A = Adenin T = Timin U = Urasil C = Sitosin G = Guanin P = Fosfat 50 II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat dan Bahan : 1.Kayu bubut (dapat dipesan dari tukang bubut) yang dibentuk. 2.Kancing sebagai simpul ikatan hidrogen. 3. Papan kayu/triplex ukuran panjang ±25 cm, lebar ± 15 cm. 4. Senar/kawat kecil secukupnya. 5.Batang kayu berukuran panjang 45 cm dan 20 cm, diameter 2-3cm. Sumber : Buku biologi SMA Kelas XII IPA dan buku atau media lain yang relevan. III. RINCIAN KEGIATAN : 1. Lubangilah bahan-bahan yang telah disediakan agar dapat dirangkai dengan kawat kecil/senar menjadi rangkai berikut ini : Basa nitrogen Adenin (A) harus selalu berikatan dengan Timin (T), sedangkan basa nitrogen Guanin (G) harus berikatan dengan basa nitrogen Sitosin (S). 2. Buatlah rangkaian seperti gambar di samping kanan dengan panjang rangkaian minimal 20 deret (20 pasang nukleotida). 3. Siapkanlah tempat untuk meletakkan rangkaian nukleotida tersebut (polinukleotida) yang terbuat dari papan dan batang kayu yang telah diediakan dengan posisi seperti pada gambar. 4. Letakkan rangkaian polinukleotida pada papan yang tersedia tersebut dengan posisi dipilin (agar menyerupai bentuk double helix). Catatan : Apabila bahan-bahan tersebut pada gambar sulit diperoleh bisa diganti dengan bahan yang mudah di dapat misalnya gabus. IV. PERTANYAAN : 1. Jelaskan model struktur DNA menurut Watson Crick !
  27. 27. Jawab : ………………………………………………………………………………………..................... ..... ……………………………………………………………………………………..................... ………………………………………………………………………………………..................... ………………………………………………………………………………………..................... ………………………………………………………………………………………..................... 51 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 1 kali Alokasi Waktu : 2 X 40 Menit I. Standar Kompetensi: 3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pada salingtemas. II. Kompetensi Dasar : 3.2. Menjelaskan hubungan gen (DNA) – RNA – polipeptida dan sintesis protein. III. Indikator : 3.2.1 Menjelaskan hubungan DNA–RNA–Polipeptida. 3.2.2 Mengurutkan proses tahapan sintesis protein. 3.2.3 Menjelaskan proses replikasi dan transkripsi DNA 3.2.4 Menjelaskan proses penyampaian kode genetika. 3.2.5 Menjelaskan peran dari bagian-bagian yang terlibat dalam sintesis protein. 3.2.6 Menemukan macam-macam kode genetik. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1. Menjelaskan hubungan DNA–RNA–Polipeptida. 2. Mengurutkan proses tahapan sintesis protein. 3. Menjelaskan proses replikasi dan transkripsi DNA 4. Menjelaskan proses penyampaian kode genetika. 5. Menjelaskan peran dari bagian-bagian yang terlibat dalam sintesis protein. 6. Menemukan macam-macam kode genetik.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : Sintesis Protein •Hubungan DNA – RNA – Polipeptida •Sintesis protein •Kode genetika VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode Pembelajaran : Tanya jawab, diskusi informasi dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Apakah yang dimaksud dengan ribosom dan jelaskan fungsinya ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  28. 28. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (20 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - menggali informasi tentang deskripsi hubungan DNA–RNA–Polipeptida dan sintesis protein dengan menggunakan charta. - menggali informasi tentang pengertian kode genetika, macam-macam kode genetika, urutan proses sintesis protein serta hubungan antara kode genetika dan sintesis protein. - memahami proses tahapan sintesis protein meliputi proses replikasi dan transkripsi DNA. 2. Elaborasi (30 menit) - Peserta didik menyampaikan secara lisan tentang hubungan DNA–RNA–Polipeptida dan proses tahapan sintesis protein yang meliputi proses replikasi dan transkripsi DNA. - Peserta didik menyampaikan pengertian kode genetika, macam-macam kode genetika, urutan proses sintesis protein serta hubungan antara kode genetika dan sintesis protein melalui diskusi. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - Guru memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik : - mampu mendeskripsikan hubungan DNA–RNA–Polipeptida dan sintesis protein. - mampu menguraikan proses tahapan sintesis protein. - mampu menjelaskan pengertian kode genetika. - menemukan macam-macam kode genetik. 52 - mampu menjelaskan proses penyampaian kode genetika. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. - berperan sebagai narasumber dalam menjawab peserta didik yang mengalami kesulitan. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang hubungan DNA–RNA–Polipeptida dan pro- ses tahapan sintesis protein serta kode genetika dan urutan proses sintesis protein. - Guru memberi tugas kepada siswa untuk mengkaji gambar/charta/penelusuran internet proses replikasi dan transkripsi DNA. - Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mengkaji dari literatur/penelusuran internet ten- tang gangguan yang dapat terjadi pada pengkodean dalam peristiwa sintesis protein. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan dan internet. Alat dan bahan : Komputer, LKS, bahan presentasi, gambar/charta sintesis protein. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes lisan. b. Bentuk instrumen : Tes uraian. c. Contoh instrumen : Lengkapilah pernyataan berikut sehingga menjadi benar ! 1. Ada tiga hipotesis DNA yaitu ..., … dan …. 2. Sintesis protein melibatkan 2 tahapan yaitu ... dan .... 3. Triplet basa nitrogen pada RNAd yang mengkode asam amino disebut …. Kunci Jawaban : 1. Hipotesis konservatif, hipotesis semikonservatif dan hipótesis dispersal. 2. Transkripsi dan translasi 3. Kodon. Penilaian Tes : Jumlah Nilai Maksimal = 8 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh x 100 8
  29. 29. Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM. 874 787 NBM. 846 319 53 LKS 3.2.1 : Proses Sintesis Protein ( Transkripsi DNA ) Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pada sa- lingtemas. Kompetensi Dasar : 3.2. Menjelaskan hubungan gen (DNA) – RNA – polipeptida dan sintesis protein. Indikator : 3.2.1 Menjelaskan hubungan DNA–RNA–Polipeptida. 3.2.2 Mengurutkan proses tahapan sintesis protein. 3.2.3 Menjelaskan proses replikasi dan transkripsi DNA Tujuan Pembelajaran : 1. Menjelaskan hubungan DNA–RNA–Polipeptida. 2. Mengurutkan proses tahapan sintesis protein. 3. Menjelaskan proses replikasi dan transkripsi DNA I. PENDAHULUAN Proses sintesis protein melibatkan DNA, RNA-d, RNAt, dan RNA-r. Sintesis protein dibangun di dalam ribosom dengan asam amino yang terdapat di dalam plasma sebagai bahannya. Protein tidak di- sintesis langsung oleh gen, melainkan melalui proses transkripsi dan translasi (gen adalah nama fungsi- onal, strukturnya adalah DNA). Transkripsi adalah proses replikasi DNA untuk membentuk RNA-d. Sedangkan, translasi adalah proses penerjemahan informasi genetik yang terdapat pada RNA-d menjadi runtunan asam amino polipeptida. Dalam transkripsi, DNA digunakan sebagai model untuk sintesis protein. Transkripsi merupakan proses sintesis langsung RNA dari DNA yang berlangsung di dalam inti sel.Transkripsi diawali dengan membukanya rantai ganda DNA melalui kerja enzim RNA polimerase. Sebuah rantai tunggal berfungsi sebagai rantai cetakan atau rantai sense, rantai yang lain dari pasangan DNA ini disebut rantai anti sense. Transkripsi meliputi 3 tahapan, yaitu tahapan inisiasi, elongasi, dan terminasi. 1) Inisiasi (Permulaan) Jika pada proses replikasi dikenal daerah pangkal replikasi, pada transkripsi ini dikenal promoter, yaitu daerah DNA sebagai tempat melekatnya RNA polimerase untuk memulai transkripsi. RNA polimerase melekat atau berikatan dengan promoter, setelah promoter berikatan dengan kumpulan protein yang disebut faktor transkripsi. Nah, kumpulan antara promoter, RNA polimerase, dan faktor transkripsi ini disebut kompleks inisiasi transkripsi. Selanjutnya, RNA polimerase membuka rantai ganda DNA. 2) Elongasi (Pemanjangan) Setelah membuka pilinan rantai ganda DNA, RNA polimerase ini kemudian menyusun untaian nukleotida-nukleotida RNA dengan arah 5´ ke 3´. Pada tahap elongasi ini, RNA mengalami per- tumbuhan memanjang seiring dengan pembentukan pasangan basa nitrogen DNA. Pembentukan RNA analog dengan pembentukan pasangan basa nitrogen pada replikasi. Pada RNA tidak terdapat Lembar Portofolio (Lembar Kegiatan Siswa / LKS)Lembar Portofolio (Lembar Kegiatan Siswa / LKS)
  30. 30. basa pirimidin timin (T), melainkan urasil (U). Oleh karena itu, RNA akan membentuk pasangan basa urasil dengan adenin pada rantai DNA. Tiga macam basa yang lain, yaitu adenin, guanin, dan sitosin dari DNA akan berpasangan dengan basa komplemennya masing-masing sesuai dengan pengaturan pemasangan basa. Adenin berpasangan dengan urasil dan guanin dengan sitosin. 3) Terminasi (Pengakhiran) Penyusunan untaian nukleotida RNA yang telah dimulai dari daerah promoter berakhir di daerah terminator. Setelah transkripsi selesai, rantai DNA menyatu kembali seperti semula dan RNA po- limerase segera terlepas dari DNA. Akhirnya, RNA terlepas dan terbentuklah RNA m yang baru. Pada sel prokariotik, RNA hasil transkripsi dari DNA, langsung berperan sebagai RNA m. Sementara itu, RNA hasil transkripsi gen pengkode protein pada sel eukariotik, akan menjadi RNA m yang fungsional (aktif ) setelah melalui proses tertentu terlebih dahulu. Dengan demikian, pada rantai tunggal RNA m terdapat beberapa urut-urutan basa nitrogen yang merupakan komplemen (pasangan) dari pesan genetik (urutan basa nitrogen) DNA. Setiap tiga macam urutan basa nitrogen pada nukleotida RNA m hasil transkripsi ini disebut sebagai triplet atau kodon. Transkrip berarti salinan. Kode genetik disalin dari DNA untuk dibawa keluar dari nukleus menuju lo- kasi pembuatan protein di ribosom yang berada di sitoplasma. II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat dan Bahan : Charta/gambar proses transkripsi. Sumber : Buku biologi SMA Kelas XII IPA dan buku atau media lain yang relevan. III. RINCIAN KEGIATAN : Perhatikan gambar berikut dan diskusikanlah pertanyaan berikut ini ! 54 IV. PERTANYAAN : 1. Tuliskan rangkaian sense DNA Jawab ............................................................. 2. Tuliskan rangkaian antisense DNA Jawab ............................................................. 3. Tuliskan rangkaian hasil transkripsi DNA Jawab ............................................................. 4. Jelaskan proses transkripsi DNA ! Jawab ............................................................. 5. Buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan ! Jawab ............................................................. Gambar Proses Transkripsi LKS 3.2.2 : (Kode Genetik dan Sintesis Protein) Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pada sa- lingtemas. Kompetensi Dasar : 3.2. Menjelaskan hubungan gen (DNA) – RNA – polipeptida dan sintesis protein. Indikator : 3.2.4 Menjelaskan proses penyampaian kode genetika. 3.2.5 Menjelaskan peran dari bagian-bagian yang terlibat dalam sintesis protein. 3.2.6 Menemukan macam-macam kode genetik. Tujuan Pembelajaran : 1. Menjelaskan proses penyampaian kode genetika. 2. Menjelaskan peran dari bagian-bagian yang terlibat dalam sintesis protein. 3. Menemukan macam-macam kode genetik. I. PENDAHULUAN Sandi genetik dapat diartikan sebagai aturan hubungan antar gen dengan protein. Inti sel, antara lain mengandung asam nukleat, yaitu DNA dan RNA. Keduanya bertanggung jawab terhadap pemba- ngunan protein dan mengontrol sifat-sifat keturunan. DNA akan membentuk senyawa lain untuk me- nyampaikan instruksinya ke ribosom berupa kode-kode yang merumuskan jenis protein apa yang akan PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  31. 31. dibuat. Untuk menyampaikan kode-kode tersebut, DNA membuat senyawa RNA yang dikenal dengan RNA-d. Pengertian kode genetika adalah urutan tiga titik basa (triplet) yang terdapat sepanjang ARNd. Urutan kode genetika pada ARNd disebut kodon. Sedangkan urutan kode genetika yang terdapat pada ARNt disebut anti kodon dan bila terdapat pada rantai sense disebut kodogen. Secara garis besar, translasi dibagi menjadi tiga tahap, yaitu inisiasi, elongasi, dan terminasi. Pada tahap inisiasi, mRNA akan menempel pada subunit kecil ribosom. Subunit kecil ini akan mengenali kode awal genetik AUG dari mRNA yang disebut sebagai start kodon. Subunit besar ribosom kemu- dian akan bergabung dengan subunit kecil membentuk kompleks ribosom. Proses penerjemahan ini dibantu oleh tRNA yang membawa pasangan kodon dari mRNA. Pasangan basa tRNA di ribosom ini dinamakan sebagai antikodon. tRNA akan datang membawakan pasangan basa yang sesuai dengan kodon dari mRNA. tRNA mengandung gugus asam amino yang sesuai dengan antikodon yang berada di ujung struktur rantai tunggal RNA. Tahapan selanjutnya adalah elongasi dari pembacaan kodon oleh tRNA sehingga terbentuk rantai polipeptida. Elongasi akan berhenti pada tahap pembacaan urutan basa spesifik yang memerintahkan proses translasi dihentikan (tahap terminasi). Urutan ini biasanya terdiri atas UAA, UAG, dan UGA yang dikenal dengan nama stop kodon. Informasi yang terdapat dalam molekul DNA, yaitu berupa kode-kode yang terjadi dari dua deretan rantai basa nitrogen yang berpilin. Macam-macam basa nitrogen yang menjadi kode-kode ada empat, yaitu Sitosin (S), Timin (T), Adenin (A), dan Guanin (G). Jenis kode yang digunakan untuk kode asam-asam amino yang berjumlah 20 adalah sebagai berikut : 1. Kemungkinan Kode Singlet Kemungkinan kode singlet terjadi apabila suatu nukleotida memberi kode satu asam amino, atau 55 41 = 4 kodon, untuk sampai berjumlah 20, maka kode ini masih kurang 16, sehingga kode ini tidak memenuhi syarat, karena hanya mengkode 4 asam amino saja. 2. Kemungkinan Kode Duplet Kemungkinan kode duplet terjadi apabila dua nukleotida memberi kode satu asam amino, atau 42 16 kodon. Kode ini pun hanya membentuk 16 kodon sehingga kode ini masih kurang 4. 3. Kemungkinan Kode Triplet Kemungkinan kode triplet terjadi apabila tiga nukleotida memberi kode satu asam amino, 43 = 64 kodon. Kode ini akan memiliki kelebihan yaitu 64 – 20 = 44 kodon, tapi ini tidak menjadi masalah. Kode ini cukup walaupun satu asam amino harus mempunyai 64 : 20 = ± 3 macam kode basa nitro- gen. Tabel 1. Kode tiga basa (triplet) yang membentuk asam amino Keterangan : II. ALAT/ BAHAN / SUMBER Alat dan Bahan : gambar proses sintesis protein Sumber : Buku biologi SMA Kelas XII IPA dan buku atau media lain yang relevan. III. RINCIAN KEGIATAN : Perhatikan skema sintesis protein berikut, lengkapi skema tersebut dan diskusikanlah pertanyaan yang diberikan !
  32. 32. IV. PERTANYAAN 1. Tuliskan langkah-langkah sintesis protein Jawab ....................................................... .................................................................. 2. Jika basa nitrogen antisense DNA pada saat sintesis protein memiliki kode genetik TGT – SGA – TSG – AGT – GTG maka tulislah : a. basa nitrogen pada kodogen ! Jawab .............................................................................................................................................. b. basa nitrogen pada kodon Jawab .............................................................................................................................................. c. asam amino yang terbentuk (dengan melihat daftar asam amino) Jawab ............................................................................................................................................. 3. Jelaskan macam-macam kode genetika Jawab .................................................................................................................................................. 4. Buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan ! Jawab ................................................................................................................................................... 56 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : XII IPA / I Jumlah Pertemuan : 3 kali (Pertemuan 1 s.d. 3) Alokasi Waktu : 10 X 45 Menit I. Standar Kompetensi: 3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pa- da salingtemas. II. Kompetensi Dasar : 3.3. Menjelaskan keterkaitan antara proses pembelahan mitosis dan meiosis de- ngan pewarisan sifat. III. Indikator : 3.3.1 Mengidentifikasi sel yang akan bereproduksi. 3.3.2 Menjelaskan urutan tahapan mitosis. 3.3.3 Mengidentifikasi ciri-ciri dari tahapan mitosis. 3.3.4 Menunjukkan lokasi pada makhluk hidup yang mengalami mitosis. 3.3.5 Menjelaskan urutan tahapan meiosis. 3.3.6 Mengidentifikasi ciri-ciri tahapan meiosis. 3.3.7 Membedakan proses, tahapan, tempat terjadinya, fungsi pembelahan mitosis dan meiosis. 3.3.8 Menjelaskan gametogenesis pada hewan dan tumbuhan. 3.3.9 Membedakan gametogenesis pada hewan dan tumbuhan. IV. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik/Siswa dapat : 1. Mengidentifikasi sel yang akan bereproduksi. 2. Menjelaskan urutan tahapan mitosis. 3. Mengidentifikasi ciri-ciri dari tahapan mitosis. 4. Menunjukkan lokasi pada makhluk hidup yang mengalami mitosis. 5. Menjelaskan urutan tahapan meiosis. 6. Mengidentifikasi ciri-ciri tahapan meiosis. 7. Membedakan proses, tahapan, tempat terjadinya, fungsi pembelahan mitosis dan meiosis. 8. Menjelaskan gametogenesis pada hewan dan tumbuhan. 9. Membedakan gametogenesis pada hewan dan tumbuhan.  Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif : Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil. V. Materi Pembelajaran : Reproduksi sel •Mitosis •Meiosis •Gametogenesis VI. Metode Pembelajaran : a. Model Pembelajaran : Kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning) b. Metode Pembelajaran : Tanya jawab, diskusi informasi, eksperimen dan studi literatur/referensi. VII. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran : PELAKSANAAN HARI/TANGGAL : PENILAIAN : 1. Psikomotorik = 2. Afektif = PARAF GURU :
  33. 33. 1. Pertemuan Pertama ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 3.3.1 s.d. 3.3.2 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Apa yang dimaksud dengan pembelahan sel dan mengapa sel melakukan pembelahan ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (20 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - menggali informasi tentang pengertian mitosis, identifikasi sel yang akan bereproduksi dan urutan tahapan mitosis. - melakukan eksperimen pengamatan mitosis pada sel akar bawang merah dengan menggu- nakan mikroskop. 2. Elaborasi (30 menit) - Peserta didik menyampaikan secara lisan tentang pengertian, identifikasi sel yang akan be- reproduksi dan urutan tahapan mitosis melalui diskusi informasi. - Guru memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) - Peserta didik mampu menjelaskan pengertian, identifikasi sel yang akan bereproduksi dan urutan tahapan peristiwa mitosis. - Guru memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. 57 c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang mitosis. - Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat gambar/charta tahapan peristiwa mitosis. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan ). 2. Pertemuan Kedua ( 3 Jam Pelajaran ) : Indikator 3.3.3 s.d. 3.3.4 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memberi motivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan macam-macam pembelahan sel ? - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (45 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - menggali informasi tentang ciri-ciri dari tahapan dan tempat terjadinya mitosis. - menggali informasi tentang pengertian, urutan tahapan, ciri-ciri dan tempat terjadinya pe- ristiwa meiosis. 2. Elaborasi (45 menit) - Peserta didik menyampaikan secara lisan tentang ciri-ciri dari tahapan dan tempat terjadinya mitosis dan hasil pengamatan mitosis – sel akar bawang merah pada pertemuan pertama yang lalu. - Peserta didik menguraikan pengertian, urutan, ciri-ciri dan tempat terjadinya peristiwa meio- sis melalui diskusi. - Peserta didik lain menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh temannya. - Guru memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) - Peserta didik mampu menjelaskan ciri-ciri dari tahapan dan tempat terjadinya mitosis. - Peserta didik mampu menjelaskan peristiwa meiosis. - Guru memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang ciri-ciri dari tahapan dan tempat terjadinya mitosis maupun meiosis. - Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membandingkan proses, tahapan, fungsi mitosis & meiosis menggunakan gambar/charta. ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Meng- hargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan). 3. Pertemuan Ketiga ( 2 Jam Pelajaran ) : Indikator 3.3.8 s.d. 3.3.9 a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) - Guru memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan : Sebutkan urutan pembelahan meiosis! - Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan yang ingin dicapai.
  34. 34. b. Kegiatan Inti 1. Eksplorasi (20 menit) Dalam kegiatan ini guru menyajikan materi pelajaran sebagai pengantar dan membimbing peserta didik untuk : - menggali informasi tentang pengertian dan perbedaan gametogenesis pada hewan dan tumbuhan yang dikaitkan dengan pewarisan sifat. 2. Elaborasi (30 menit) - Peserta didik menguraikan secara tertulis dan lisan tentang pengertian gametogenesis, des- kripsi perbedaan gametogenesis pada hewan dan tumbuhan yang dikaitkan dengan pewarisan sifat melalui diskusi informasi. - Guru memfasilitasi, mengarahkan dan memberikan motivasi belajar kreatif, kritis, analisis dan mandiri. 3. Konfirmasi (10 menit) Peserta didik : - mampu menguraikan pengertian gametogenesis. - mampu mendeskripsikan perisitwa gametogenesis. - mampu menjelaskan perbedaan gametogenesis pada hewan dan tumbuhan. Guru : - memberikan penilaian terhadap hasil diskusi. - memberi pujian kepada siswa yang aktif dan memberi motivasi kepada siswa yang belum berpartisifasi aktif. 58 c. Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang gametogenesis. - Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat gambar/charta tahapan spermatogenesis dan oogenesis. . ( Nilai yang ditanamkan : Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Meng- hargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan). VIII. Sumber, alat dan bahan belajar : Sumber : buku acuan yang relevan dan internet. Alat dan bahan : Komputer, LKS, bawang merah, asetokarmin, gambar/charta mitosis, meiosis, ga- metogenesis dan bahan presentasi/diskusi. IX. Penilaian : a. Teknik penilaian : Tes tertulis. b. Bentuk instrumen : Tes uraian. c. Contoh instrumen : 1. Apakah perbedaan antara pembelahan amitosis/langsung dan pembelahan tak langsung ? 2. Sebutkan fase-fase pembelahan mitosis dan meiosis ! 3. Apakah yang dimaksud dengan spermatogenesis ? Kunci Jawaban : 1.Pembelahan amitosis(langsung) adalah pembelahan yang tidak melalui proses pembentukan benang- benang kromosom. Contoh pembelahan pada organisme unisel : Amoeba, sedangkan pembelahan tak langsung adalah pembelahan yang melalui proses pembentukan benang-benang kromosom. Contoh pembelahan pada organisme multiselluler : sel epidermis, sel syaraf, sel kelamin dll. 2. Fase-fase pembelahan mitosis : Profase  Metafase  Anafase  Telofase  Interfase Fase-fase pembelahan meiosis : Profase I  Metafase 1  Anafase I  Telofase IProfase IIMetafase IIAnafase IITelofase II. 3. Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma melalui pembelahan secara meiosis. Penilaian Tes : Jumlah Nilai Maksimal = 8 Nilai Peserta didik = Skor (Bobot Nilai) yang diperoleh x 100 8
  35. 35. Mengetahui Palembang, Juli 2012 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Dra. Nurmawati Sapritah, S.Si. NBM. 874 787 NBM. 846 319 59 LKS 3.3.1 : Pembelahan mitosis pada sel akar bawang merah Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pada salingtemas. Kompetensi Dasar : 3.3. Menjelaskan keterkaitan antara proses pembelahan mitosis dan meiosis de- ngan pewarisan sifat. Indikator : 3.3.1 Mengidentifikasi sel yang akan bereproduksi. 3.3.2 Menjelaskan urutan tahapan mitosis. Tujuan : Mengetahui fase-fase pembelahan mitosis pada ujung akar sel bawang merah ( Allium cepa ). I. PENDAHULUAN Pembelahan sel pada hewan maupun tumbuhan dapat dibedakan menjadi tiga yaitu amitosis, mitosis, dan meiosis. Pembelahan amitosis tidak didahului dengan pembentukan gelondong. Pembelahan dan peleburan inti. Proses pembelahan secara langsung disebut juga pembelahan amitosis atau pembelahan biner. Pembelahan biner merupakan proses pembelahan dari 1 sel menjadi 2 sel tanpa melalui fase-fase atau tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan biner banyak dilakukan organisme uniseluler (bersel satu), seperti bakteri, protozoa, dan mikroalga (alga bersel satu yang bersifat mikroskopis). Pembelahan sel secara tidak langsung adalah pembelahan yang melalui tahapan-tahapan tertentu. Pembelahan sel secara tidak langsung dibedakan menjadi dua, yaitu pembelahan mitosis dan meiosis. Pembelahan mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan sel anakan dengan jumlah kromosom sama dengan jumlah kromosom induknya. Proses pembelahan mitosis terjadi pada semua sel tubuh makhluk hidup, kecuali pada jaringan yang menghasilkan gamet (sel kelamin). Mitosis dapat dibagi menjadi 4 tahap, yaitu profase, metafase, anafase dan telofase. Profase Metafase Anafase Telofase Lembar Portofolio (Lembar Kegiatan Siswa / LKS)Lembar Portofolio (Lembar Kegiatan Siswa / LKS)

×