Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Menjadi sekuat pasukan rasulullah

174 views

Published on

by Indah Shalihah

Published in: News & Politics
  • Hey guys! Who wants to chat with me? More photos with me here 👉 http://www.bit.ly/katekoxx
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Menjadi sekuat pasukan rasulullah

  1. 1. MENJADI SETEGUH PASUKAN MUHAMMAD
  2. 2. PERANG MU’TAH Pasukan Rasulullah melawan Pasukan Romawi 3000 orang prajurit dari pahlawan-pahlawan islam terbaik. Pesan Rasulullah :  Tidak membunuh kaum wanita, anak-anak, orang buta, bayi. Juga tidak boleh menghancurkan rumah-rumah dan tidak boleh menebang pepohonan. “ Jika Zaid gugur, maka Ja’far bin Abi Thalib menggantikannya memimpin pasukan. Jika Ja’far gugur, maka Abdullah bin Rawaahah mengambil posisinya memimpin pasukan. “
  3. 3.  Strategi perang kilat yaitu membentuk sekelompok asukan dari penduduk syam di bawah seorang komandan dari keatuan mereka.  ternyataMalik bin Zafilalah mengumpulkan 100.000 prajurit dari kabilah kabilah Arab, Heraklius datang memimpin 100.000 orang pasukan juga.  Abdullah bin Rawahah justru berpendapat lain dan berkata lantang kepada mereka: “Hai orang-orang, demi Allah, sesungguhnya yang kalian benci justru yang kalian cari, yaitu mati syahadah!. . . Kita tidak memerangi manusia karena jumlahnya, kekuatannya dan banyaknya pasukan. Kita tidak memerangi mereka, kecuali karena agama ini yang mana Allah telah memuliakan kita dengannya. Berangkatlah kalian! Sesungguhnya di sana itu adalah salah satu di antara dua kebaikan: menang atau mati syahdah”.
  4. 4.  Semangat peperangan mulai bangkit di antara dua kelompok pasukan itu bagaikan nyala tungku api.  Zaid bin Haritsah memanggul Rayah (panji) Nabi saw dan membawanya maju ke jantung pertahanan musuh. Dia melihat maut membayang di hadapannya, namun dia tidak takut karena memang sedang mencari syahid di jalan Allah.  Oleh karena itu Zaid terus merangsek ke tengah pertahanan musuh dengan keberanian yang melampaui batas khayalan. Dia benar-benar ada dalam perang yang mematikan hingga akhirnya sebatang tombak musuh berhasil merobek tubuhnya.  Rayah segera diambil alih Ja’far bin Abi Thalib seorang pemuda tampan dan pemberani yang umurnya masih 33 tahun. Lalu dia menceburkan dirinya dalam perang yang mematikan.  Ketika dia melihat musuh telah mengepung kudanya dan melukai tubuhnya, dia justru semakin maju ke tengah musuh sambil mengayunkan pedangnya.  Tiba-tiba seorang tentara Romawi menyerangnya dan menebas tubuhnya hinga terpotong jadi dua bagian, dia pun gugur. Lalu Rayahdisambar ‘Abdullah bin Ruwahah lalu membawanya maju dengan menunggang kudanya dan sempat sedikit ragu-ragu, namun akhirnya dia melesat ke depan dan berperang hingga akhirnya terbunuh.  Bendera diambil Tsabit bin Aqram seraya berteriak lantang, “Hai kaum Muslim, pilihlah seorang komandan yang pantas di antara kalian!”Lalu mereka memilih Khalid bin Walid.
  5. 5. Rasulullah saw bersabda: “ Sahabat-sahabatku itu bagaikan bintang-bintang. Dengan (sahabat- sahabat) manapun kalian mengarahkan (pandangan)-nya, maka (keberadaannya) menjadi petunjuk bagi kalian.”
  6. 6. ‘Uqdatul Qubro Darimana manusia berasal? Untuk apa manusia diciptakan? Kemana manusia setelah mati? 1. KEIMANAN YANG KUAT
  7. 7. ALLAH Sesama - Mu’amala h Diri Sendir i • Akidah • Ibadah: 1.Shalat 2.Zakat 3.Puasa 4.Haji • Akhlaq • Pakaian • Makanan • Minuman • Sistem Pemerintahan • Sistem Ekonomi • Sistem Sosial • Sistem Pendidikan • Sistem Sanksi Hukum • Politik Luar Negeri Dan Kami turunkan kepadamu al- Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu (Q.s. An-Nahl: 89)
  8. 8. Allah SWT berfirman: “Di antara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang memberikan petunjuk dengan haq dan dengan yang haq itu (pula) mereka menjalankan keadilan (TQS al-A’raf [7]: 181).
  9. 9.  Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang Mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui (TQS al- Maidah [5]: 54.
  10. 10.  Allah SWT berfirman; “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka melakukan amar makruf nahi mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya (TQS at-Taubah [9]: 71).
  11. 11. Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. QS al-Hujurat [49]: 15
  12. 12. Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali hanya semisal salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat? (HR Muslim) HARGA DUNIA

×