Evaluasi proyek (1)

8,596 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,596
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
176
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Evaluasi proyek (1)

  1. 1. Pengertian Proyek, Program dan Perencanaan NasionalPengertian ProyekSecara umum pengertian proyek adalah kegiatan yang melibatkan berbagai sumber daya yangterhimpun dalam suatu wadah (organisasi) tertentu dalam jangka waktu tertentu untukmelakukan kegiatan yang telah ditetapkan sebelumnya atau untuk mencapai sasaran tertentu.Ciri-ciri Proyek 1. Bertujuan menghasilkan lingkup (scope) tertentu berupa produk akhir atau hasil kerja akhir. 2. Dalam proses mewujudkan lingkup yang dimaksud, maka ditentukan jumlah biaya, jadwal, kriteria mutu, serta sumber daya yang diperlukan. 3. Bersifat sementara, dalam artian adanya batasan waktu yang telah ditentukan (yaitu dengan selesainya tugas). Titik awal dan akhir ditentukan dengan jelas. 4. Nonrutin, tidak berulang-ulang. Macam dan intensitas kegiatan berubah sepanjang proyek berlangsung.Bentuk Pengerjaan ProyekSecara umum bentuk pengerjaan proyek dilakukan dalam dua cara, yaitu:1. SwakelolaPada intinya pengerjaan proyek swakelola adalah pengerjaan proyek yang dilakukan ataudikelola oleh organisasi atau perusahaan itu sendiri. Swakelola bukan berarti semua sumberdaya manusia yang terlibat di dalamnya adalah staf atau pegawai perusahaan tersebut. Bisasaja dengan menyewa tenaga ahli dalam kurun waktu tertentu (selama proyek berlangsung)untuk diijadikan sember daya personil proyek. Bisa juga SDM yang terlibat dalam pengerjaanadalah gabungan antara pegawai dan nonpegawai (tenaga ahli yang disewa). Namun, yangjelas pengelolaan atau manajemen proyek tersebut dilakukan oleh organisasi atau perusahaanyang bersangkutan. 1
  2. 2. 2. Sub-kontrakPengerjaan proyek secara sub-kontrak, biasa disebut dengan singkatan proyek subkon, padaintinya adalah suatu proyek yang diproyekkan. Artinya bisa saja suatu organisasi atauperusahaan membuat atau bisa juga mendapatkan suatu proyek, namun proyek tersebuttidaklah dikerjakan sendiri, melainkan dilimpahkan ke pihak lain (perusahaan/konsultan lain).Bisa saja terjadi, secara kontrak proyek yang dikerjakan adalah atas nama perusahaan S,namun sebenarnya pelaksananya adalah perusahaan R. Dalam kasus seperti ini berartiperusahaan S melakukan sub-kontrak terhadap perusahaan R.Kegiatan proyek biasanya dilakukan untuk berbagai bidang antara lain sebagai berikut: 1. Pembangunan fasilitas baru. Artinya merupakan kegiatan yang benar-benar baru dan belum pernah ada sebelumnya, sehingga ada penambahan usaha baru. 2. Perbaikan fasilitas yang sudah ada. Merupakan kelanjutan dan usaha yang sudah ada sebelumnya. Artinya sudah ada kegiatan sebelumnya, namun perlu dilakukan tambahan atau perbaikan yang diinginkan. 3. Penelitian dan pengembangan. Merupakan kegiatan penelitian yang dilakukan untuk suatu fenomena yang muncul di masyarakat, lalu dikembangkan sedemikian rupa sesuai dengan tujuan yang diharapkan.Dalam prakteknya, timbulnya suatu proyek disebabkan oleh berbagai faktor antara lain: 1. Adanya permintaan pasar. Artinya adanya suatu kebutuhan dan keinginan dalam masyarakat yang harus disediakan. Hal mi disebabkan karena jenis produk yang tersedia belum mencukupi atau memang belum ada sama sekali. 2. Untuk meningkatkan kualitas produk. Bagi perusahaan tertentu proyek dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas atau mutu suatu produk. Hal ini dilakukan karena tingginya tingkat persaingan yang ada. 3. Kegiatan pemerintah. Artinya merupakan kehendak pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat atas suatu produk atau jasa, sehingga perlu disediakan berbagai produk melalui proyek— proyek tertentu. 2
  3. 3. Dalam segala hal selalu dibutuhkan pengaturan, pengelolaan dan pengarahan agar tidakmenyimpang dari jalan yang seharusnya. Begitu juga dengan proyek, agar proyek yangdikerjakan bisa bermanfaat maka dibutuhkan pengelolaan yang baik. Jadi manajemen proyekitu merupakan cara mengorganisir atau mengelola segala sesuatu tentang proyek, dari awalpengerjaan hingga selesai.Jenis proyek dapat dikelompokkan dilihat dari komponen utamanya sebagai berikut : 1. Proyek Engineering-Konstruksi. Komponen kegiatan utama jenis proyek ini terdiri dari pengkajian kelayakan, desain engineering, pengadaan, dan konstruksi, Contoh proyek ini adalah pembangunan gedung, jembatan, pelabuhan, jalan raya, fasilitas industri. 2. Proyek Engineering-Manufaktur. Proyek ini dimaksudkan untuk menghasilkan produk baru. Jadi, produk tersebut adalah hasil usaha kegiatan proyek. Kegiatan utamanya meliputi: desain engineering, pengembangan produk (product development), manufaktur, perakitan, uji coba fungsi dan operasi produk yang dihasilkan. 3. Proyek Penelitian dan Pengembangan. Jenis proyek ini bertujuan melakukan penelitian dan pengembangan dalam rangka menghasilkan suatu produk tertentu. Dalam mengejar proses akhir, proyek ini seringkali menempuh proses yang berubah- ubah, demikian pula dengan lingkup kerjanya. 4. Proyek Pelayanan Manajemen. Kegiatan utama jenis proyek ini adalah merancang sistem informasi manajemen, meliputi perangkat lunak ataupun perangkat keras, merancang program efisiensi dan penghematan, serta melakukan divertifikasi, penggabungan dan pengambil alihan. 5. Proyek Kapital. Proyek kapital meliputi pembebasan tanah, penyiapan lahan, pembelian material dan peralatan (mesin-mesin), manufaktur (pabrikasi), dan konstruksi pembangunan fasilitas produksi. 6. Proyek Radio-Telekomunikasi. Proyek ini dimaksudkan untuk membangun jaringan telekomunikasi yang dapat menjangkau area yang luas dengan biaya yang relatif kecil, 7. Proyek Konservasi Bio-Deversity. Proyek ini berkaitan dengan usaha pelestarian lingkungan. Salah satu pendekatan yang terkenal adalah aplikasi system IPAS (lntegrated Prosected Area System) yaitu menentukan daerah yang di lindungi. 3
  4. 4. Dalam segala hal selalu dibutuhkan pengaturan,pengelolaan dan pengarahan agar tidakmenyimpang dari jalan yang seharusnya. Begitu juga dengan proyek, agar proyek yangdikerjakan bisa bermanfaat maka dibutuhkan pengelolaan yang baik. Jadi manajemen proyekitu merupakan cara mengorganisir atau mengelola segala sesuatu tentang proyek, dari awalpengerjaan hingga selesai.Contoh-contoh proyek 1. Pembuatan Rumah 2. Pembuatan Jalan 3. Pembuatan Iklan Perusahaan 4. Pembentukan Tim evaluasi lokasi baru perusahaan 5. Pembuatan Perangkat Lunak 6. DLLRuang Lingkup ProyekAgar proyek yang dikerjakan mudah dimengerti dan memuaskan perlu diperhatikan beberapahal : 1. Kualitas Produk 2. Ketidakpastian 3. Kemungkinan resiko 4. Anggaran Biaya 5. Penjadwalan proyek 6. Komunikasi kepada Pelanggan 7. Sumber daya yang mengerjakan proyek 8. Pengawasan proyek 9. Jumlah pemakaiDari semua hal yang sudah dijelaskan di atas, akan bijaksana apabila kita mengerjakanproyek harus di rencanakan matang-matang,dengan setiap konsekuensinya demi tercapainyakepuasan pelanggan. 4
  5. 5. Mekanisme ProyekBerbicara proyek dalam ruang lingkup organisasi secara umum, tahapan atau mekanismeproyek adalah sebagai berikut :  Proyek ditentukan oleh manajemen melalui suatu kebijakan.  Setelah keputusan dari manajemen menyatakan bahwa suatu proyek akan dijalankan, maka selanjutnya ditunjuk seorang pimpinan proyek/manajer proyek (project manager) dan pembentukan tim proyek (project team).  Pihak manajemen akan mendelegasikan proyek tersebut kepada manajer proyek untuk memimpin dan mengelola proyek dari awal sampai akhir. Manajer proyek bertanggung jawab sepenuhnya atas keberhasilan proyek tersebut.  Dalam kegiatan keseharian (day to day), seorang manajer proyek akan mengoordinasi tim proyek dan bertanggung jawab (melaporkan setiap kegiatan proyek) kepada pihak manajemen.  Di dalam kegiatan proyek, seluruh pihak yang terlibat harus bertanggung jawab terhadap keberhasilan proyek tersebut sampai dengan selesai, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.Faktor-faktor Keberhasilan ProyekKeberhasilan suatu proyek sangat bergantung pada saat menentukan pilihan metodologimanajemen proyek yang baik. Pemilihan metodologi ini dilakukan pada saat awal sebelumproyek dimulai. Secara garis besar ada 4 hal penting yang mempengaruhi keberhasilan suatuproyek, keempat hal tersebut adalah: Pengelolaan proyek melalui suatu mekanisme life cycle project. Melakukan monitoring dan pengontrolan terhadap jadwal proyek, anggaran proyek, kualita proyek dan resiko di dalam suatu proyek. Mengintegrasikan/memadukan perangkat dan metode manajemen proyek untuk tujuan peningkatan produktivitas, kinerja tim dan komunikasi. Tidak kalah pentingnya adalah komitmen manajemen. Hal ini sangat memegang peranan penting keberhasilan suatu proyek. 5
  6. 6. Pengertian ProgramProgram adalah unsur pertama yang harus ada demi terciptanya suatu kegiatan. Di dalamprogram dibuat beberapa aspek, disebutkan bahwa di dalam setiap program dijelaskanmengenai:1. Tujuan kegiatan yang akan dicapai.2. Kegiatan yang diambil dalam mencapai tujuan.3. Aturan yang harus dipegang dan prosedur yang harus dilalui.4. Perkiraan anggaran yang dibutuhkan.5. Strategi pelaksanaan.Melalui program maka segala bentuk rencana akan lebih terorganisir dan lebih mudah untukdiopersionalkan. Hal ini sesuai dengan pengertian program yang diuraikan.“A programme is collection of interrelated project designed to harmonize and integratedvarious action an activities for achieving averral policy abjectives” (suatu program adalahkumpulan proyek-proyek yang berhubungan telah dirancang untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang harmonis dan secara integraft untuk mencapai sasaran kebijaksanaan tersebutsecara keseluruhan.Menurut Charles O. Jones, pengertian program adalah cara yang disahkan untuk mencapaitujuan, beberapa karakteristik tertentu yang dapat membantu seseorang untukmengindentifikasi suatu aktivitas sebagai program atau tidak yaitu: 1. Program cenderung membutuhkan staf, misalnya untuk melaksanakan atau sebagai pelaku program. 2. Program biasanya memiliki anggaran tersendiri, program kadang biasanya juga diidentifikasikan melalui anggaran. 3. Program memiliki identitas sendiri, yang bila berjalan secara efektif dapat diakui oleh publik.Program terbaik didunia adalah program yang didasarkan pada model teoritis yang jelas,yakni: sebelum menentukan masalah sosial yang ingin diatasi dan memulai melakukanintervensi, maka sebelumnya harus ada pemikiran yang serius terhadap bagaimana danmengapa masalah itu terjadi dan apa yang menjadi solusi terbaik (Jones, 1996:295). 6
  7. 7. Pengertian PerencanaanPerencanaan adalah sejumlah kegiatan yang ditentukan sebelumnya untuk dilaksanakan padasuatau periode tertentu dalam rangka tujuan yang ditetapkan. Sedangkan menurut para ahliadalah : 1. Bintarao Tjokroaminoto ialah proses mempersiapkan kegiatan kegiatan secara sistematis yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. 2. Prajudi Atmosudirdja mendefinisikan perencanaan ialah perhitungan dan penentuan tentang sauatu yang akan dijalankan dalam rangka mencapai tujuan tertentu , siapa yang melakukan , bilamana, di mana, dan bagaimana cara melakukanya.Definisi perencanaan mengandung unsur unsur (1) sejumlah kegiatan yang ditetapkansebelumnya, (2) adanya proses, (3) hasil yang ingin dicapai, dan (4) menyangkut masa depandalam waktu tertentu. Perencanaan tidak terlepas dari unsur pelaksanaan termasuk pematauan, penilaian, dan pelaporan.Manfaat perencanaan1. Standar pelaksaanaan dan pengawasan2. Pemilihan berbagai alternative terbaik.3. Penyusunan skala prioritas , baik sasaran maupun kegiatan,4. Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi5. Alat memudahkan dalam berkordinasi dengan pihak terkait6. Alat untuk meminimalkan pekerjaan tidak pasti.Langkah-langkah dan Syarat PerencanaanLangkah-langkah dalam perencanaan meliputi hal-hal sebagai berikut:1. Menentukan dan merumuskan tujuan yang hendak dicapai.2. Meneliti masalah-masalah atau pekerjaan-pekerjaan yang akan dilakukan.3. Mengumpulkan data dan informasi-informasi yang diperlukan.4. Menentukan tahap-tahap atau rangkaian tindakan.5. Merumuskan bagaimana masalah-masalah itu akan dipecahkan dan bagaimana pekerjaan-pekerjaan itu akan diselesaikan.Syarat-syarat perencanaan antara lain sebagai berikut: 1. Perencanaan harus didasarkan atas tujuan yang jelas. 2. Bersifat sederhana, realistis, dan praktis. 3. Terinci, memuat segala uraian serta klasifikasi kegiatan dan rangkaian tindakan sehingga mudah dipedomani dan dijalankan. 7
  8. 8. 4. Memiliki fleksibilitas sehinggga disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi dan situasi sewaktu-waktu. 5. Terdapat pertimbangan antara bermacam-macam bidang yang akan digarap dalam perencanaan itu, menurut urgensinya masing-masing. 6. Diusahakan agar sedapat mungkin tidak terjadi adanya duplikasi pelaksanaan.Perencanaan NasionalPerencanaan nasional adalah suatu proses penyusunan perencanaan berskala nasional sebagaikonsensus dan komitmen seluruh rakyat Indonesia yang terarah, terpadu, menyeluruh untukmencapai masyarakat yang adil dan makmur, memperhitungkan dan memanfaatkan sumberdaya nasional dan memperhatikan perkembangan internasional. Contoh, Propenas danperencanaan pendidikan di Indonesia. 8

×