Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Amanat drama lulu baru

MATERI BAHASA INDONESIA AMANAT DRAMA PPT SMA Ya BAKII 1 KESUGIHAN KAB.CILACAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 AMANA

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Amanat drama lulu baru

  1. 1. Amanat Dalam Drama Untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia Di susun Oleh : Lulu Zulfatul Kirom
  2. 2.  Menurut Akhmad Saliman (1996 : 67) amanat adalah segala sesuatu yang ingin disampaikan pengarang, yang ingin ditanyakannya secara tidak langsung ke dalam benak para penonton dramanya.  Harimurti Kridalaksana (183) berpendapat amanat merupakan keseluruhan makna konsep, makna wacana, isi konsep, makna wacana, dan perasaan yang hendak disampaikan untuk dimengerti dan diterima orang lain yang digagas atau ditujunya.  Menurut Imron Rosidi, Amanat adalah sesuatu yang hendak disampaikan oleh pengarang kepada pembaca melalui karyanya. Bedanya dengan tema, kalau tema adalah persoalan yang dikemukakan sedangkan amanat adalah sesuatu yang hendak disampaikan lewat persoalan itu.
  3. 3. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penulis cerita kepada penonton atau penikmat drama.
  4. 4.  Drama harus memberikan amanat yang bersifat edukatif  Selain itu, cerita dalam drama harus dapat menambah pengetahuan yang positif bagi siswa  Amanat itu ada yg tersirat dan tersurat
  5. 5. Zaman Karya : Sri Kuncoro Ibu : Ayah, sepertinya hujan akan turun. Lihatlah mendung itu gelap sekali. Di Ayah : Tenanglah Bu. Mereka, ‘kan sudah dewasa. Ibu : Tapi, ‘kan tidak biasanya mereka pulang terlambat. Lagi pula mendung Ayah : Mereka toh bisa berlindung, jika nanti hujan turun dengan lebat. Ibu : Ah, Ayah selalu begitu! Ayah : Ah, Ibu juga selalu begitu! (Keduanya diam, lalu anak ke-2 memasuki pintu panggung) Ibu : Kenapa pulang terlambat, Man? Sudah makan siang, Nak? Anak 2 : Sudah Bu. Tadi, ada demo yang menghambat lalu lintas. Ayah : Demo tentang apa dan oleh siapa? Anak 2 : Tidak tahu, Ya. Saya tidak peduli demo macam apa dan oleh siapa. (Masuk ke kamar, ganti baju, dan keluar lagi). Ibu : Kau mau kemana lagi, Man? Anak 2 : Voli, Bu. Ada latihan di stadion. Ibu : Mendung begitu gelap, kakakmu belum pulang. Carilah dulu! Anak 2 : Saya sudah terlambat, Bu. Lagi pula Kakak pasti bisa menjaga diri.
  6. 6. Ibu : Hujan akan segera turun. Nanti dia terjebak hujan. Jemputlah dulu! Anak 2 : Bu, saya sudah berumur 19 tahun. Jadi, saya rasa, Kakak juga sudah Ayah : Man, jangan kasar kepada ibumu! (Anak 1 mendadak nyelonong masuk dan menghempaskan tubuhnya ke kamar ) Anak 2 : Tuh, Bu, Putri Cinderela sudah kembali ke istana. Saya pergi dulu! Anak 1 : Reseh, lu! Anak 1 : Biasalah, Bu, memperjuangkan keadilan. Ayah : Keadilan macam apa? Anak 1 : Keadilan bagi rakyat jelata. Sekarang ini, ya, segala kepentingan umum Ibu : Kau berurusan dengan polisi? Anak 1 : Demi keadilan Ibu : Jangan macam - macam kamu, ya,! Anak 1 : Ibu jangan khawatir. Jangan panik seperti itu! mana anak-anak? begini dahsyat. bukan balita lagi. sofa) Ibu : Dari mana kau, Martha? sudah dimanipulasi oleh kepentingan golongan dan orang-orang tertentu. Tadi, ya, seandainya tidak ada bentrok dengan polisi, kami sudah bisa menembus gedung yang angkuh itu.
  7. 7.  Tema : kehidupan sosial  Tokoh : Ayah, Ibu, Anak 1(Maman), Anak 2 (Martha)  Watak tokoh : Ibu berwatak khawatir dan penyayang, Martha berwatak pembela keadilan  Amanat : jika ingin beraktivitas setelah pulang sekolah (kuliah) sebaiknya izin dahulu kepada orang tua agar mereka tidak khawatir  Latar : Dalam rumah ketika hujan akan turun
  8. 8.  Nilai (amanat) adalah pesan atau nasihat yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita. Amanat yang disampaikan dapat secara langsung (tertulis), melalui dialog antartokoh dalam cerita atau tidak langsung (tersirat).

×