Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Queer theory

4,546 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Queer theory

  1. 1. QUEER THEORY (Teori Homoseksual) by Judith Butler worked by hasyim ali imran Pendahuluan Judith Butler tidak hanya berpengaruh pada teori performa dari identitas tetapi jugapada area yang dikenal sebagai queer theory. Diskusi-diskusinya mengenai identitashomoseksual dalam masalah gender merupakan hal yan gmendorong munculnya queer theoryatau teori homoseksual. Teori homoseksual merupakan tantangan bagi identifikasi gender. Teoriini secara liberal menentang gender (maskulin/feminin) dan seks (laki-laki/perempuan). Menurut Butler yang lesbian dan salah seorang penganut feminisme itu, gender adalahkategori yang selalu bergeser : gender seharusnya tidak ditafsirkan sebagai identitas yangstabil, namun harus dilihat sebagai suatu identitas yang lemah terhadap waktu, beradadalam suatu ruang yang menyesuaikan dengan berulangnya sikap/tingkah laku. Teorihomoseksual harus berhadapan dengan pasangan dalam seluruh bentuk : pria/wanita,maskulin/feminin, gay/lesbian – menawarkan pandangan bahwa identitas selalu lebih luasdibandingkan dengan kategori dikotomi (pria dan wanita) yang sudah baku. Individu yang mengadopsi teori homoseksual menolak gagasan heteroseksualitas danhomoseksualitas. Kategorisasi dalam dasar kegiatan seksual tidak lagi memungkinkan. Apabilagender, atribut, sikap adalah performatif, maka tidak ada identitas yang sudah pernah ada (preexisting identity) di mana suatu sikap dan atribut dapat diukur. Sehingga tidak akan ada benaratau salah; lurus atau sikap menyimpang dari suatu gender. Oleh karena itu fokus dari teorihomoseksualitas adalah kerelaan identitas. Bagi penganut teori homoseksual, hal yang paling menarik adalah bukan saat di manaseseorang menyesuaikan diri dengan kategori identitas yang , tetapi lebih pada saat tidakmenyesuaikannya. Michael Jackson telah diidentifikasi sebagai seseorang dengan identitashomoseksual, dan dia tentunya lebih dapat terlihat identitasnya sebagai homoseksualdibandingkan dengan banyak orang yang sama tetapi tidak dapat terlihat. Artinya, menurut teoriini, sebenarnya banyak orang-orang sejenis Jackson di dunia ini, namun mereka tidak diketahuikarena tidak memiliki popularitas sebagaimana halnya Jackson.
  2. 2. Pada intinya teori ini berkaitan dengan soal proses yang difokuskan pada pergerakanyang melintasi ide, ekspresi, hubungan, ruang dan keinginan yang menginovasi perbedaan carahidup di dunia. Penganut teori ini melihat besarnya implikasi sosial untuk mengadopsi modelhomoseksual sebagai rangka berfikir dalam studi mengenai gender, seksualitas dan identitaspolitik. Teori homoseksualitas dikenal seiring dengan penelitian mengenai gay dan lesbian,bahwa gender telah dimengerti oleh sebagian masyarakat untuk menjadi dasar guna mengaturmasyarakat, dan terdapat asumsi bahwa gender dan seksualitas selain kategori baku akan masukdalam sanksi masyarakat. Sehingga, banyak penganut teori homoseksual dan aktivis melihatlabel homoseks sebagai tantangan terhadap kategori identitas tradisional dan norma sosial. Teori homoseksual juga memiliki agenda politik yan gkuat untuk pperubahansosial.Seiring dengan gerakan aktivis, ‘homosek’ telah menjadi label yang bisa menjaring setiapindividu yang diidentifikasi sebagai lesbian, gay, bisexual, transexual dan heteroseksual dalamaksi politik mengenai isu yang sebelumnya dipikir hanya untuk satu golongan saja. ContohnyaACT UP, sebuah organisasi politik homoseks, yang beraktivitas dalam bidang AIDS dan hakaborsi. Label homoseks kemudian dapat melebihi identitas politik dan menggerakkan aksidengan suatu cara dibandingkan label lain yang belum tentu bisa. Sesuatu teori dapat diklasifikasikan menurut lebih dari satu tolok ukur. Misalnya, adamenurut tolok ukur dalam cara memahami fenomena yang dijadikan obyek kajian, dari sini makalahir dua klasifikasi teori, yaitu scientific (obyektive) dan interpretif. Ada yang diklasifikasikanmenurut model bekerjanya teori, yaitu teori dalam kelompok model transmisi dan dalam modelritual. Selain itu ada pula yang dibagi menurut phasenya, ini terdiri dari phase tradisional –modernisme – post modernisme. Dalam kaitan phase sebelumnya, maka dikaitkan dengan pendapat Butler yangmengatakan “gender adalah kategori yang selalu bergeser : gender seharusnya tidak ditafsirkansebagai identitas yang stabil, namun harus dilihat sebagai suatu identitas yang lemah terhadapwaktu, berada dalam suatu ruang yang menyesuaikan dengan berulangnya sikap/tingkah laku”,kiranya dapat dikatakan kalau teori homoseksual ini termasuk teori dalam phase postmodernisme. Sejalan dengan gagasan yang diperjuangkan oleh penganut teori homoseksualmengenai konsep gender, yakni bukan konsep statis (stabil) melainkan relatif, maka di beberapa
  3. 3. negara perjuangan ini telah menunjukkan sejumlah keberhasilan. Di Amerika misalnya, secararesmi identitas diakui terdiri dari tiga : Straight , identitas yang bersifat tegas : Pria – Wanita;Gay dan Lesbi. Di Belanda, bahkan perkawinan sesama jenis sudah legal dilakukan. Namun diIndonesia, upaya ini pernah dilakukan seorang pria Indonesia yang mau nikah resmi dengan priaasing di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Akan tetapi upayanya belum mendapatkan pengakuan.Selain itu, identitas di Indonesia sampai saat ini masih tetap pada satu jenis, yaitu Straight (Priaatau wanita), sebagaimana terlihat di setiap KTP masyarakat Indonesia. Jadi, perjuangan kaum homoseksual hingga kini belum berhasil menembus tataranlegalitas formal. Namun demikian, secara de facto banyak indikasi yang menyiratkan bahwa apayang menjadi perjuangan kaum homo tadi telah dapat diterima oleh sejumlah pihak tertentu dandengan alasan-alasan eksklusif. Sebagai contoh, pada era 70-an MUI mengesahkan denganalasan tertentu atas perpindahan kelamin (transexual) Iwan Rubianto dari pria menjadi wanitayang kemudian mengubah namanya menjadi Vivian. Demikian halnya dengan Dorce, secarasipil telah diakui proses transexualitasnya, bahkan karena dinilai bernilai jual tinggi olehkalangan media elektronik, ia mendapat apresiasi yang tinggi dari kalangan media tv.

×