Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kuliah 1 Patologi

4,573 views

Published on

Materi Perkuliahan I. Gambaran Patologi Umum

Published in: Education
  • Be the first to comment

Kuliah 1 Patologi

  1. 1.   Terminologi bahasa : Phatos (penderitaan), Logos (ilmu)  Ilmu pengetahuan tentang keadaan struktural dan fungsional yang menyebabkan penyakit pada manusia. PENDAHULUAN
  2. 2.   Empat aspek penyakit :  Penyebab (etiologi)  Mekanisme terjadinya (patogenesis)  Perubahan struktur sel dan jaringan (morfologi)  Konsekuensi fungsional akibat perubahan morfologik, seperti yang terlihat secara klinik. Lanjutan...
  3. 3.   Semua bentuk jejas jaringan dimulai dengan perubahan molekular atau struktur dalam sel.  Normal, sel-sel berada dalam “keadaan tetap stabil” homeostatik. JEJAS SEL DAN ADAPTASI SEL
  4. 4.  Sel-sel bereaksi terhadap pengaruh yang berlawanan dengan : 1.Beradaptasi 2.Mengalami jejas yang reversibel 3.Menderita jejas yang ireversibel dan mati. Lanjutan...
  5. 5.  Adaptasi sel timbul pada saat adanya tekanan fisiologik berlebihan, atau beberapa rangsangan patologik, yang menimbulkan keadaan baru tetapi mempertahankan kehidupan sel. Contoh: hipertrofi,atrofi, hiperplasia, metaplasia. ADAPTASI SEL
  6. 6.   Jejas sel : keadaan dimana sel beradaptasi secara berlebih atau sebaliknya, sel tidak memungkinkan untuk beradaptasi secara normal.  Jejas sel reversibel : perubahan patologik yg dpt kembali jika rangsangan dihilangkan, atau jika penyebabnya ringan.  Jejas sel ireversibel : perubahan patologik yg menetap (permanen), dan menyebabkan kematian sel. Timbul jika jejas berat atau lama. JEJAS SEL
  7. 7.  1. Hipoksia, akibat dari (1) iskemia, (2)oksigenasi inadekuat, atau (3) hilangnya kemampuan darah untuk mengangkut O2. 2. Fisika, termasuk trauma, panas, dingin, radiasi, dan syok elektrik. 3. Kimia dan obat-obatan, baik golongan terapeutik maupun non-terapeutik. 4. Infeksi, yaitu virus, bakteri, jamur, parasit. 5. Reaksi imunologik 6. Kelainan genetik. 7. Ketidakseimbangan gizi. PENYEBAB JEJAS SEL
  8. 8.  Empat sistem intraseluler yg mudah terganggu pada jejas sel : 1.Pemeliharaan keutuhan membran sel 2.Respirasi aerob dan produksi ATP (energi) 3.Sintesis enzim dan protein struktural 4.Mempertahankan keutuhan aparatus genetik. MEKANISME JEJAS SEL
  9. 9.   Sistem2 ini saling berkaitan erat, jejas pada salah satu akan mengakibatkan kerusakan sistem lain.  Perubahan morfologi jejas sel baru tampak setelah terjadi kekacauan biokimia dalam sel. Lanjutan...
  10. 10.   Gambaran jejas sel tergantung pada jenis jejas, lamanya serta berat jejas, jenis sel yg terkena, keadaan sel tersebut dan kemampuan adaptasinya.  3 contoh jejas sel: 1. Jejas hipoksik dan iskemik 2. Jejas kimia 3. Jejas karena virus. Lanjutan...
  11. 11.   Hipoksia terjadi krn menurunnya kemampuan membawa O2  Iskemia (juga ikut menyebabkan hipoksia) disebabkan berkurangnya aliran darah. JEJAS SEL HIPOKSIK & ISKEMIK
  12. 12.   Hingga tahap tertentu, jejas ini dapat terkompensasi, dan sel-selnya bisa pulih kembali jika aliran darahnya (dan khususnya O2) dapat pulih (jejas reversibel).  Diluar ‘point of no return’ mesin pembangkit energi sel mengalami kerusakan yg tdk bisa diperbaiki (jejas ireversibel). Lanjutan...
  13. 13.   Manifestasi jejas hipoksik nonletal yg sering dan terjadi awal, adalah pembengkakan sel akut.  Temuan awal lain pada jejas hipoksik adalah pemisahan ribosom dari endoplasmik rettikulum, pembentukan gelembung membran, dan gambaran mielin.  Semua perubahan di atas dapat kembali jika oksigenasi membaik. JEJAS REVERSIBEL
  14. 14.   Dua peristiwa kritis pada jejas ireversibel: penurunan ATP dan kerusakan membran sel.  Ditandai oleh vakuolisasi berat pada mitokondria, kerusakan membran plasma yg luas, pembengkakan lisosom dan tampak kepadatan yg besar, amorf dalam mitokondria. JEJAS IREVERSIBEL
  15. 15.   Jejas pd membran lisosom menyebabkan kebocoran enzim ke dalam sitoplasma, dan oleh enzim yg telah diaktifkan terjadi digesti enzimatik sel dan komponen inti, yg mengakibatkan perubahan inti karakteristik untuk kematian sel. Lanjutan...
  16. 16.  Bahan-bahan kimia menyebabkan jejas sel melalui 2 mekanisme : 1.Secara langsung, mis. merkuri dari merkuri klorida terikat pd gugus SH protein membran sel, menyebabkan peningkatan permeabilitas dan inhibisi transportasi yg tergantung pd ATPase. JEJAS KIMIA
  17. 17.  2. Dengan konversi menjadi metabolit toksik reaktif. Metabolit toksik ini menyebabkan jejas sel baik dgn ikatan kovalen langsung pd lipid dan protein membran, atau lebih sering disebut pembentukan radikal bebas reaktif. Contoh zat kimia: karbon tetraklorida (CCl4) dan asetaminofen. Lanjutan...
  18. 18.  Virus menyebabkan 2 jenis perubahan sel: 1.Virus sitolitik-sitopatik yg menyebabkan jejas sel dan lisis. 2.Virus onkogenik penyebab tumor. JEJAS SEL KARENA VIRUS
  19. 19.  Virus sitopatik menyebabkan jejas sel melalui: oEfek sitopatik langsung oInduksi reaksi imun terhadap virus atau antigen sel yg berubah karena virus. Lanjutan...

×