Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Etika lalulintas

12,246 views

Published on

Published in: Education
  • Have you ever used the help of ⇒ www.HelpWriting.net ⇐? They can help you with any type of writing - from personal statement to research paper. Due to this service you'll save your time and get an essay without plagiarism.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Follow the link, new dating source: ❶❶❶ http://bit.ly/2u6xbL5 ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Etika lalulintas

  1. 1. ETIKA BERLALU LINTAS
  2. 2. ETIKA Etika adalah : Kebiasaan bertingkah laku baik atau buruk (kesopanan) LALU-LINTAS Lalu-lintas adalah: Gerak pindah kendaraan , orang, barang, benda, dari satu tempat ke tempat lain. ETIKA BERLALU-LINTAS Tingkah laku para pemakai jalan dalam melaksanakan undang-undang dan peraturan – peraturan lalu-lintas serta norma-norma sopan santun antara sesama pemakai jalan.
  3. 3. LAKA LANTAS Penyebab Tindakan
  4. 4. PENYEBAB KECELAKAAN 1. Faktor Pengemudi - Melanggar rambu lalu-lintas ( tidak disiplin) - Emosional/tidak sabar - Daya konsentrasi kurang - Kurang trampil mengemudi - Mengantuk atau lelah 2. Faktor Kendaraan - Tidak laik jalan - Ban pecah - Rem lampu tidak berfungsi - Melebihi muatan - Bukan peruntukan 3. Faktor Jalan Jalan sempit, bergelombang, tikungan, tanjakan, turunan 4. Faktor Cuaca Hujan, kabut Tindakan
  5. 5. TINDAKAN YANG DILAKUKAN SAAT MENGALAMI LAKA LANTAS 1. Jangan panik dan emosi 2. Bersikap tenang dan waspada 3. Jangan menyalahkan 4. Jangan melarikan diri dan apabila ada korban segera menolong (membawa ke Rumah Sakit) 5. Melaporkan ke Pos Polisi terdekat atau segera menghubungi dengan alat komunikasi yang ada
  6. 6. TATA CARA BERLALU LINTAS Pasal 105 UU LLAJ No 22/2009 Setiap orang yang menggunakan jalan wajib a. Berperilaku tertib, dan / atau b. Mencegah hal – hal yang dapat merintangi, membahayakan keamanan lalulintas dan angkutan jalan atau yang dapat menimbulkan kerusakan jalan
  7. 7. Kewajiban pengemudi saat berKendara (pasal 106 uu llaj nO 22/2009) 1. Wajib mengemudikan ranmornya dengan wajar dan penuh konsentrasi. 2. Wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. 3. Wajib mematuhi ketentuan tentang persyaratan teknis dan laik jalan. 4. Wajib mematuhi ketentuan a. Rambu perintah atau rambut larangan b. Marka jalan c. Alat pemberi isyarat lalu-lintas d. Gerakan lalu-lintas e. Berhenti dan parkir f. Peringatan dengan bunyi dan sinar g. Kecepatan maksimal atau minimal
  8. 8. Kewajiban pengemudi saat berKendara (pasal 106 uu llaj nO 22/2009) 5. Pada saat di adakan pemeriksaan Ranmor di jalan wajib a. STNK dan STCK b. SIM c. Bukti lulus uji berkala d. Tanda bukti lain yang sah 6. Setiap orang yang mengemudikan Ranmor R4 atau lebih di jalan dan penumpang yang duduk disampingnya wajib menggunakan sabuk pengaman. 7. Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan pembonceng wajib menggunakan helm pengaman.
  9. 9. HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN BAGI PENGENDARA SEPEDA MOTOR 1.Harus menempatkan di sisi sebelah paling kiri dari kendaraan jenis lain 2.Tidak dibenarkan berjajar kesamping lebih dari dua sepeda motor 3.Lampu harus menyala baik siang maupun malam ketika berkendara. 4.Sebelum berangkat mengecek kelengkapan SIM, STNK, Ranmor 5.Pada saat berkendara dilarang menggunakan HP Penggunaan lampu utama (Pasal 107 UU LLAJ No 22/2009) Pengendara wajib menyalakan lampu utama baik siang maupun malam hari
  10. 10. HAK UTAMA PENGGUNA JALAN (PASAL 134) 1.Pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan adalah sesuai dengan urutan berikut: a.Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas. b.Ambulan yang mengangkut orang sakit c.Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu-lintas d.Kendaraan pimpinan lembaga Negara Ri e.Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara f. Iring-iringan pengantar jenazah g.Konvoi / kendaraan untuk kepentingan tertentu, menurut pertimbangan petugas kepolisian Negara Republik Indonesia
  11. 11. HAK UTAMA PENGGUNA JALAN (PASAL 134) 2. Pasal 279 Setiap pengemudi kendaraan bermotor di jalan yang memasang perlengkapan yang mengganggu keselamatan berlalu lintas dapat dipidana 2 (Dua) bulan atau denda Rp 500.000 3. Pasal 285 Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan tehnis dan laik jalan diantaranya:  Kaca spion  Lampu utama  Lampu rem  Lampu penunjuk arah  Alat pemantul cahaya  Alat pengukur kecepatan  Knalpot dan  Kedalaman alur ban  Dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda Rp 250.000
  12. 12. Setelah menyaksikan tayangan ini diharapkan anda dapat Menempatkan diri sebagai pelaku lantas yang beretika dan berdisiplin

×