Persentasi sains

209 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
209
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Persentasi sains

  1. 1. A. TEORI PIAGET  Tahap pertama, sensoris-motoris (dari lahir-18 bulan). Bayi menyususn pemahaman dunia dengan mengoordinasikan pengalaman indra (sensory) seperti melihat dan mendengar dengan gerakan motor (otot) menggapai, menyentuh, diistilahkan dengan sensorimoto. Anak mulai mempergunakan imitasi, ingatan dan pikiran. Mulai memahami bahwa objek-objek tidak hilang ketika disembunyikan. Pencapaian lainnya adalah tindakan yang mengarah pada tujuan. Tahap kedua, pra-operasional (antara 18 bln- 6/7 tahun). Anak mulai merepresentasikan dunia dengan gambar dan kata Tahap, operasional konkret (6/7 tahun – 11/12 tahun) Tahap operasi formal, (12 tahun)
  2. 2. Karakter sisiwa sekolah dasar menurut piaget Jika dilihat dari usianya maka anak sekolah dasr berada pada tahap operasi konkrit. Anak memasuki tahap ini ketika mereka mampu untuk “mengekalkan”. Perkembangan anak membentuk “pengekalan” terjadi secara berurutan, terjadi pengekalan angka (usia 6tahun), zat,panjang, luas massa (usia 7 tahun), berat (usia 9 tahun), dan volume.
  3. 3. Piaget dan teori kognitifnya Skema adalah konsep atau kerangka yang ada di dalam pikiran individu yang dipakai untuk mengorganisasikan informasi. Asimilisasi Akomodasi keseimbangan (equlibration)
  4. 4. Implikasi teori piaget dalam pembelajaran Memfokuskan pada proses berfikir atau proses mental anak tidak sekedar pada produknya. Pengenalan dan pengakuan Tidak menekankan pada praktek-praktek yang di arahkan Penerimaan terhadap perbedaan individu dalam kemajuan perkembangan
  5. 5. Strategi tiga fase dan penerapannya (Robert Karplus) Fase pertama, exploration (eksplorasi) Fase kedua, invention (pengenalan- pengenalan) Fase ketiga, discovery (pengungkapan- penerapan)
  6. 6. Kesesuain strategi tiga fase dengan tahap teori kognitif piaget fase Teori kognitif eksplorasi Keseimbangan ketidakseimbangan Penemuan - pengenalan istilah Adaptasi (asimilasi akomodasi) Pengungkapan - penerapan Keseimbangan baru
  7. 7. Teori brunner Tahap informasi (tahap penerimaan materi) Tahap transformasi (tahap pengubahan materi) Tahap evaluasi (tahap penilaian materi)
  8. 8. Penerapan teori belajar bruner 1. Sajikan contoh dan bukan contoh dari konsep-konsep yang anda ajarkan 2. Bantu sisiwa untuk melihat adanya hubungan antara konsep-konsep. 3. Berikan satu pertanyaan dan biarkan siswa untuk mencari jawabannya sendiri.
  9. 9. Teori vygotsky Intlektual berkembang pada saat individu menghadapi ide-ide baru dan sulit mengaitkan dengan ide-ide tersebut dengan apa yang mereka telah ketahui Interaksi dengan orang lain membantu individu untuk mengembangkan intlektualnya Peran utama guru adalah sebagai seorang pembantu dan mediator pembelajaran siswa
  10. 10. Teori konstruktivisme Menurut pandangan konstruktivisme keberhasilan belajar bergantung bukan hanya lingkungan atau kondisi belajar tetapi juga pada pengetahuan awal sisiwa.
  11. 11. Teori ausubel (meaningful) Belajar dikatakan bermakna jika informasi yang akan dipelajari siswa disusun sesuai dengan struktur kognitif yang dimiliki sisiwa sehingga peserta didik dapat mengaitkan informasi barunya dengan struktur kognitif yang dimilikinya.
  12. 12. Teori bandura (pemodelan) Atensi/perhatian Retensi Reproduksi gerak Penguatan dan motivasi

×