Studi kerajaan allah menurut injil sinoptis

9,385 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
9,385
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
141
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Studi kerajaan allah menurut injil sinoptis

  1. 1. Andreas Christy Kindangen Christian Reynaldi Opradesman Samuel Prasetyo Yefta Elnatan
  2. 2. Arti istilah “kerajaan” dalam Perjanjian Baru1. Apa yang Yesus maksudkan tentang “Kerajaan Allah”Pertama perlu diperhatikan dahulu penyebutan lain dari Kerajaan Allah2. Bagaimana memahami peranan Kristus di dalamnya.yaitu Kerajaan Sorga yang dipakai oleh Matius. Penyebab pemakaiannyasudah jelas karena Matius menekankan unsur ke-Yahudi-an yaitu3. Mengapa khas Yahudi yang engganharus mati nama Allah.penghormatan Pendiri Kerajaan itu menyebutkanArti “kerajaan” menurut bahasa aslinya yaitu basilea (Yun.). Bukan suatuwilayah pemerintahan raja melainkan perbuatan/ aktivitaspemerintahan. Allah memerintah dan berdaulat di antara umat-Nya.Memiliki 2 aspek:a. Kerajaan Kekinianb. Kerajaan Masa Depan
  3. 3. Masa antar Perjanjian:Latar Belakang Yahudi1. Pengharapan penyelamatan langsung oleh Allah terhadap musuh-PL: musuh mereka. Dapat dilihat nyata dalam Gulungan Naskah Perang1. Allah adalah raja atas Israel (Kel. 15:18; Ul. 33:5; Yes. 43:5) dan atas dari Naskah-naskah Laut Mati memberi kesan bahwa komunitas Qumran mengharapkan kerajaan duniawi . Dalam kerajaan ini anak- seluruh manusia (Yer. 46:18).2. Kerajaan sebagai sudah ada dan mendatang di mana(mereka yang anak Terang akan berjaya atas anak-anak Kegelapan Allah berada di luar persekutuan tengah umat-Nya (Yes. 24:23). memerintah secara nyata diQumran).2. Konsep kaum Zelot. Perlu aksi politis sebagai pendahuluan dari kedatangan Kerajaan itu, tidak ragu-ragu memakai jalan kekerasan dengan senjata. Sesungguhnya apa yang ada dalam pikiran orang Zelot ini tidaklah sama dengan seruan Yohanes untuk bertobat sebagai pendahuluan kedatangan Kerajaan. Namun demikian sebenarnya motivasi kaum Zelot tidak hanya politik saja tetapi atas dasar bahwa hanya Allah sajalah raja mereka. Jadi, sebenarnya gerakan ini juga mengandung makna religious.
  4. 4. Masa antar Perjanjian:1. Pengharapan penyelamatan langsung oleh Allah terhadap musuh- musuh mereka. Dapat dilihat nyata dalam Gulungan Naskah Perang dari Naskah-naskah Laut Mati memberi kesan bahwa komunitas Qumran mengharapkan kerajaan duniawi . Dalam kerajaan ini anak- anak Terang akan berjaya atas anak-anak Kegelapan (mereka yang berada di luar persekutuan Qumran).2. Konsep kaum Zelot. Perlu aksi politis sebagai pendahuluan dari kedatangan Kerajaan itu, tidak ragu-ragu memakai jalan kekerasan dengan senjata. Sesungguhnya apa yang ada dalam pikiran orang Zelot ini tidaklah sama dengan seruan Yohanes untuk bertobat sebagai pendahuluan kedatangan Kerajaan. Namun demikian sebenarnya motivasi kaum Zelot tidak hanya politik saja tetapi atas dasar bahwa hanya Allah sajalah raja mereka. Jadi, sebenarnya gerakan ini juga mengandung makna religious.
  5. 5. 1. Matius• Lebih menggunakan Kerajaan Sorga daripada Kerajaan Allah sebab sifatnya yang lebih ke arah Yahudi. Injil ini memberi tahu kita bahwa Kerajaan Sorga sudah mendekat dengan kedatangan Yesus.• Yesus datang bukan untuk memimpin pasukan pemberontak melawan Roma. Yesus adalah sosok yang lemah lembut dan rendah hari, dan Ia mengatakan bahwa orang yang demkian yang akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.• Jalan masuk ke dalam Kerajaan Sorga adalah kasih karunia sebagaimana menurut perumpamaan tentang para pekerja di kebun anggur. Kelihatannya tidak adil jika orang yang baru datang pun diupahi sama dengan yang sudah lama bekerja. Maka dari itu, di sini sangat ditekankan tentang kasih karunia dan bukan karena perbuatan manusia yang begitu berjasa.
  6. 6. • Matius menggambarkan bahwa Kerajaan Sorga adalah sesuatu yang sudah ada dan akan datang. Sudah ada saat Yesus datang ke dunia untuk mati dan menebus dosa manusia.  Akan datang yaitu saat Anak Manusia datang untuk kedua kalinya. Pada saat inilah akan terjadi waktu menuai dan akhir zaman (13:30,39) di mana orang yang setia dan tidak setia akan dipisahkan untuk memperoleh kebahagiaan kekal dan hukuman kekal.• Yesus banyak menggunakan perumpamaan-perumpamaan untuk mengajar. Namun Matius-lah yang mencatatnya paling banyak disbanding Injil-injil Sinoptis yang lain. Frasa “hal Kerajaan Sorga seumpama …” ditemukan 12 kali dalam Injil Matius.  Menurut C.H. Dodd, perumpamaan itu digunakan oleh Matius sebagai jawaban atas setiap permasalahan dalam jemaat mula-mula selama masa penyusunan dan mengalami penambahan-penambahan sesuai masalah jemaat.  I. Howard Marshall menambahkan dalam bukunya Escatology and The Parables, perumpamaan tentang Kerajaan Allah juga adalah sesuatu yang akan datang; tidak melulu menjawab kebutuhan jemaat mula-mula selama masa penyusunan.
  7. 7. 2. Markus• Kerajaan Allah bagi Markus berkaitan dengan kedatangan Yesus sebab Yesus datang memberitakan Injil dengan berkata: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil (1:14-15).• Kata Yunani basilea lebih berarti kepada suatu pemerintahan daripada wilayah kekuasaan. Sehingga maknanya adalah Allah yang sedang bertindak dan bekerja di tengah-tengah umat-Nya dan bukan pada suatu daerah/ kelompok.• Bagi Markus, syarat untuk masuk Kerajaan Allah adalah: 1. menyambut-Nya seperti anak-anak (10:14-15). Sangat ditekankan di sini bahwa sifat anak-anak yang polos dan mudah percaya adalah syarat mutlak walaupun pada masa itu anak kecil tidak dianggap dalam masyarakat Yahudi. 2. Orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah (10:23-25) bukan karena miskin itu bijak tetapi karena kekayaan selalu menggoda orang ke arah materialisme dan mengandalkan diri sendiri.
  8. 8. • Dalam Kerajaan Allah yang paling penting adalah kasih.• Pengabdian kepada Kristus dan Kerajaan Allah menuntut kebulatan dan kesungguhan hati. Pengabdian tersebut menekankan pentingnya penyerahan diri yang total kepada Kristus; Dia saja yang berkuasa dalam hidup.• Pengetahuan tentang Kerajaan Allah bukan sesuatu yang nyata dan terbuka untuk semua orang. Itulah sebabnya Yesus menjelaskannya dengan perumpamaan serta memberitahu artinya kepada pengikut-pengikut-Nya dan murid-murid-Nya (4:10- 12). Pengetahuan itu disampaikan kepada orag-oang yang polos seperti anak-anak dan yang berserah kepada Tuhan.• Markus memandang penggenapan Kerajaan itu sebagai suatu kejadian pada masa depan (14:25), tetapi dalam arti tertentu penggenapan Kerajaan itu merupakan kenyataan sekarang juga, sebab Yesus berbicara tentang beberapa orang yang berdiri di dekat-Nya yang tidak akan mengalami kematian sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa (9:1).
  9. 9. 3. Lukas• Menaruh posisi penting bagi Kerajaan Allah• Kuasa Allah nyata dalam Kerajaan-Nya di mana itulah tujuan Yesus datang ke kota-kota dan mengajar serta melakukan mukjizat• Setiap orang harus melihat bahwa Allah sedang bekerja di tengah umat-Nya.• Syarat masuk ke dalam Kerajaan tersebut harus meninggalkan hal duniawi sebagaimana Yesus berkata kepada orang yang hendak menguburkan keluarganya (9:60) tetapi akan ada berkat bagi orang yang mau mengikut Yesus dengan meninggalkan keluarganya (18:28- 30)
  10. 10. pembuka pewartaan Kerajaan Allah.Baginya pertobatan adalah hal yang mutlak dan ia jugaYOHANES PEMBAPTIS → menekankan penghakiman bagi yang tidak bertobat (bnd. kapak pada akar pohon dan api yang tidak terpadamkan – Mat. 3:7-12).Dilanjutkan oleh Yesus yang datang lalu membaptis dengan Roh dan api(Mat. 3:11; Luk. 3:16; Mrk. 1:8 [tetapi dalam Markus tidak menyebutapi]). Beberapa orang melihat “api” sebagai ungkapan yang asli sebab bermakna sama dengan penghakiman. Sedangkan “Roh” adalah penafsiran yang terkemudian sebab sangat bernuansa Pentakosta dan baptisan dengan Roh tidak cocok dengan pengharapan Mesianis pada waktu itu.
  11. 11. Perdebatan apakah Kerajaan yang diberitakan dalamInjil-injil Sinoptis adalah Kerajaan kekinian atau masadepan Aspek Ganda Kerajaan Allah Bukti Kerajaan Bukti Kerajaan Kekinian Masa Depan
  12. 12. Kerajaan Allah sudah dekat (Mrk. 1:14) sebagai prolog pemberitaanYesus bermakna bahwa sebenarnya kerajaan itu adalah menyangkutkekinian.Berbeda sekali dengan pengharapan para rabi Yahudi yaitu suatukerajaan eskatologis dan tidak memikirkan bahwa kerajaan tersebut jugaberbicara tentang masa kini. Yesus mengajar orang untuk mengharapkanKerajaan pada masa kini sementara sementara keadaan yang sedangada terus berlanjut. Inilah yang membedakan pengajaran-Nya denganpengajaran para rabi.
  13. 13. Berikut ini adalah ucapan-ucapan Yesus dalam Alkitab yang memberikanbukti “kekinian” dari Kerajaan Allah:1. Luk. 17:20-21 “Kerajaan Allah ada di antara kamu” (entos). Pernyataan ini mengungkapkan sifat Kerajaan yang non-politis. Kerajaan bukanlah sesatu yang kelihatan/ dapat ditunjuk (“Orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana”).2. Mat. 12:28 (= Luk. 11:20) Lukas menggunakan ungkapan “kuasa Allah” sebagai ganti “Roh Allah.” Kedua bentuk ucapan itu menghubungkan kedatangan Kerajaan dengan pengusiran setan dan memandang kuasa atas roh- roh jahat sebagai bukti bahwa Kerajaan sudah datang. Pengusiran iblis tidak dilakukan sekali saja tetapi terus menerus sebagai bukti kekinian Kerajaan tersebut.
  14. 14. 3. Mat. 11:11-12 (= Luk. 7:28 dan 16:16) “Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.” Jika melihat bahasa aslinya maka artinya akan memiliki perbedaan dengan TB LAI. Biazomai (Yun.), arti harafiahnya “dilakukan dengan kekerasan.” Yesus menyatakan bahwa Kerajaan itu tidak hendak diwujudkan dengan kekuatan fisik/ politik yang sangat menekankan aspek eskatologis.4. Mat. 21:31 Ucapan Yesus bahwa pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului pemimpin agama masuk ke dalam Kerajaan Allah memperlihatkan aspek kekinian dari Kerajaan. Pelayanan Yesus pada waktu itu, yang ditujukan terutama kepada yang terhilang (salah satunya pemungut cukai dan perempuan sundal) memperlihatkan kekinian Kerajaan yang mengikuti selama pelayanan-Nya di muka bumi.
  15. 15. 1. “Khotbah Akhir Zaman.”2. Ucapan Bahagia mengarah pada pandangan masa depan dari Kerajaan itu, misalnya: janji akan dihibur, akan memiliki bumi, akan beroleh kemurahan, akan melihat Allah. Jelas terlihat adanya penggenapan pada masa depan sebab semua orang yang percaya pada Injil belum menerima janji tersebut sepenuhnya.3. “Hari Terakhir” (Mat. 7:22) yang harus dipandang sebagai sesuatu yang menunjuk kepada masa mendatang yakni penghukuman.
  16. 16. 4. Tidak hanya penghukuman saja yang akan tergenapi pada masa mendatang. “Perjamuan” kelak juga akan dihadiri oleh orang dari Timur dan Barat lalu duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak, dan Yakub, akan tetapi “anak-anak Kerajaan itu (yakni orang-orang Yahudi) akan dicampakkan (Mat. 8:11; Luk. 13:28-29).5. Selain kedatangan Anak Manusia dalam Kerajaan-Nya dan kemuliaan Bapa- Nya (Mat. 16:27-28).6. Permintaan anak-anak Zebedeus meminta tempat istimewa dalam Kerajaan (Mat. 20:21) juga menunjukkan aspek masa depan.
  17. 17. Setelah dipaparkan tentang aspek ganda Kerajaan, manakah yang haruskita terima? Jelas jika kita menerima salah satu maka yang lainnya akandihilangkan. Itulah yang dilakukan oleh aliran social gospel yangmenghilangkan aspek masa datang dan aliran eskatologis yang tidakmenganggap ada aspek kekinian. Bagaimana menanggapinya ???
  18. 18. SOCIAL GOSPEL ALIRAN ESKATOLOGIS• Pendukung social gospel • Aliran eskatologis meneruskan pemikiran aliran berpendirian bahwa Yesus liberal abad 19 dan 20 bahwa mengharapkan perwujudan Yesus hanya manusia biasa Kerajaan masa depan itu pada dan tidak ada sama sekali masa hidup-Nya dan benar- Anak Manusia dan Kerajaan- benar kecewa pada waktu Ia Nya pada akhir zaman. dibawa ke pengadilan lalu• Pendukung aliran ini adalah disalibkan. T.W Manson dan C.H. Dodd. • Salah satu pendukung aliran ini adalah Bultmann yang mengatakan bahwa Yesus adalah nabi apokaliptik yang mengharapkan kedatangan Kerajaan itu dengan segera.
  19. 19. Jelas sekali kedua aliran di atas tidak patut untuk ditiru sebab akanmenghilangkan bagian-bagian Alkitab. Jadi, yang sebenarnya adalahmenerima kedua aspek tersebut.Mengutip G.E. Ladd, “Allah adalah Raja sekarang ini dan juga garusmenjadi Raja, sebagaimana disebutkan dalam PL dan dalam Yudaismepara rabi.Memang benar bahwa pelayanan Yesus dan karya-Nya di atas kayu salibmenunjukkan kemenangan-Nya atas kejahatan namun kerajaankejahatan itu belum disingkirkan secara tuntas. Barulah pada akhirzaman semua itu akan dihancurkan secara total.
  20. 20. Dikaitkan dengan misi dan tujuan-Nya Kristus di muka bumi, KerajaanAllah memiliki beberapa aspek yang penting, yaitu:1. Sifat Teosentri • Inisiatif dari Allah. Allah adalah Penggerak dan Pendorong yang utama. • Demokrasi sama sekali tidak ada di sini bahkan manusia tidak berhak mengomentari sedikit pun. • Ridderbos menyatakan bahwa Kerajaan Allah adalah “berasal semata-mata dari Allah , dan merupakan penyataan kemuliaan Allah.”2. Sifat Dinamis Menurut KBBI, penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dng keadaan dsb; mengandung dinamika. Setiap yang berasal dari Allah tidak mengalami kelemahan sama sekali. Sifat kedinamisan Kerajaan ini salah satunya terlihat dari kekalahan total Iblis (Luk. 10:18).
  21. 21. 3. Sifat Mesianis Kerajaan yang bersifat Mesianis artinya adalah Yesus sang Mesias sebagai wakil Allah bertindak atas nama Allah sendiri. Bukti dalam Alkitab yaitu bahwa Yesus disebut Anak Allah yang Mahatinggi, yang akan menduduki tahkta Daud, dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan (Luk. 1:32-33). Mat. 16:28 dan Mrk. 9:1 juga mengungkapkan Yesus sebagi wakil Allah yang memerintah.4. Sifat Keselamatan • Keinginan dari Yesus sebagai Raja untuk menyelematkan dan memberkati. • Pengusiran roh-roh jahat adalah bukti dari belas kasihan-Nya dan keinginan untuk memberkati. • Bagaimanapun juga, jelas karya penyelamatan utama dari Yesus adalah pengampunan dosa.
  22. 22. Siapa warga Kerajaan Allah???  Perumpamaan tentang Lalang dan Gandum dengan jelas menunjukkan pandangan Yesus bahwa tidak semua orang menjadi warga Kerajaan Allah.  Jelas ada cara pemilihannyaBagaimana cara pemilihannya???
  23. 23. 1. Ucapan Bahagia (Mat. 5:3-11) Kerajaan itu dibatasi pada orang-orang yang memiliki sifat-sifat tertentu yang tidak dimiliki semua orang, misalnya: kelemahlembutan, kemurahan hati dan kesucian hati.2. Mat. 16:24, bnd. 10:38 Memikul salib dan menyerah diri sepenuhnya kepada Kristus. Jelas kesetiaan kepada Yesus dan Kerajaan-Nya lebih penting dari ikatan kekeluargaan sekalipun (Mat. 10:37).3. Mrk. 8:36 Orang tersebut tidak boleh malu mengakui Yesus karena anak manusia pun akan malu mengakui orang tersebut pada kedatangan- Nya (ayat 38).
  24. 24. 4. Mrk. 10:13-17 Orang tersebut harus menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil dan tidak boleh mementingkan harta.5. Perumpamaan tentang domba dan kambing (Mat. 25:31-46) Kerajaan disediakan bagi mereka yang telah menerima tanggung jawab sosial dan memperlihatkan belas kasihan kepada orang miskin, yang telanjang, terpenjara, dan tuna wisma.
  25. 25. Jika sekilas melihat pemaparan tersebut,Maka akan muncul pertanyaan apakah dengan menggunakan belaskasihan dan tindakan-tindakan moral yang baik saja itu sudah cukuptanpa harus ada penyerahan total pribadi manusia kepada Kristus danKerajaan-Nya?Karena itu penting sekali melihat konteks setiap ayat-ayat yang diberikanyaitu sebagai sanggahan terhadap orang-orang yang membayangkantidak perlu adanya belas kasihan sosial dalam Kerajaan.
  26. 26. Semua yang dikemukakan di atas bukanlah syarat masuk melainkanwatak yang harus ditunjukkan oleh semua warga Kerajaan Allah .Sebab Kerajaan Allah adalah persekutuan orang-orang yang salingmemperhatikan keadaan sesamanya sama seperti dirinya sendiri.
  27. 27. Pengajaran Nuansa Lewat Yesus Rahasia PerumpamaanSejalan dengan pemahaman tentang kewargaan Kerajaan,dibutuhkan telinga untuk mendengar dan tekad untukmentaatinya yang membuat Yesus menyampaikannya dalamperumpamaan.Berikut akan dijelaskan pengertian mengenai Kerajaan yangdisampaikan dalam perumpamaan-perumpamaan.
  28. 28. Perumpamaan tentang pengharapan Yesus akanPenabur, Lalang, dan Biji keberhasilan misi-Nya sekaligusSesawi keterbasan dari misi tersebut Kerajaan bekerja tidakPerumpamaan tentang Ragi menggunakan metode yang menarik perhatian umum seperti yang digunakan kaum Zelot. betapa berharganya nilai Kerajaan Allah (Mat. 13:44-46).Perumpamaan tentang Harta Ironisnya, dari perumpamaanTerpendam tersebut juga, menunjukkan bahwa tidak semua orang menyadari nilai berharga dan tak tertandingi dari Kerajaan tersebut.
  29. 29. Perumpamaan tentang Pukat orang-orang benar akan berbaur dengan orang-orang tidak benar sampai akhir zaman. orang-orang benar akanPerumpamaan tentang berbaur dengan orang-orangPenggarap-Penggarap Kebun tidak benar sampai akhir zaman.Anggur Lihat Mat. 21:43 perlunya penyesalan dan kepatuhan (Mat. 21:28-32). “Pemungut cukai dan perempuan sundal akan masukPerumpamaan tentang Dua mendahului pemimpin-Orang Anak pemimpin agama jika mereka memenuhi syarat sedangkan pemimpin-pemimpin agama tersebut tidak (Mat.21:31).
  30. 30. 1. Kerajaan Allah ada dalam Pelayanan Yesus Harus diyakini bahwa Kerajaan Allah itu telah datang melalui pelayanan Yesus Kristus yang melakukan banyak mukjizat namun lebih dari itu adalalah penebusan-Nya.2. Raja dalam Kerajaan Allah adalah seorang Bapa Selama pelayanannya di bumi, Yesus mengajarkan tentang Bapa yang baik, bagaimana berdoa kepada Bapa, dan masih banyak hal lainnya tentang Bapa. Oleh karean itu, Kerajaan yang Yesus bawa adalah Kerajaan tentang Bapa
  31. 31. 3. Kerajaan Allah berarti adanya Israel yang baru Lewat Perjamuan Terakhir, Allah melantik orang-orang Israel yang telah menjadi murid-Nya sebagai Israel yang baru dengan Perjanjian yang Baru. Tradisi ini pun terus berlanjut pada masa gereja mula- mula dan hingga kini yaitu umat percaya menjadi Israel yang baru.4. Kerajaan Allah mengandung pola hidup yang baru Salah satu pola hidup yang dapat dilihat dalam Injil Sinoptis adalah Khotbah di Bukit sebagai pengajaran etika Kristus terhadap orang- orang yang mengikuti-Nya. Dalam pengajaran-Nya pun Yesus memerintahkan agar setiap mereka yang mengikut-Nya harus meninggalkan segala sesuatu demi Kerajaan Allah termasuk syarat mengikut Yesus, misalnya: penuh kasih, mengampuni, dll.5. Kerajaan Allah dipusatkan kepada Kristus Ucapan Yesus dalam Mat. 16:28 “Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya” memberikan bukti yang cukup bahwa Yesus adalah pusat (raja) dalam Kerajaan yang diberitakan-Nya.
  32. 32. 6. Kerajaan Allah melibatkan salib Ungkapan Anak Manusia berpusat pada penderitaan yang harus Yesus alami yaitu kematian di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Bahkan salib menjadi pusat teologi Markus di mana Yesus adalah Hamba Allah yang menderita dan sengsara. Tujuan utama Yesus datang ke dunia bukanlah mengadakan mukjizat melainkan harus mati di kayu salib (Mrk. 8:31; 9:31; 10:33-34; 10:45). Ia ada untuk menjadi tebusan bagi banyak orang.7. Kerajaan Allah memang sudah datang namun masih akan disempurnakan Pengajaran Yesus yang bersifat apokaliptis, misalnya tentang kesepuluh gadis , hamba yang menunggu kedatangan tuan, penjaga pintu, dsb ada untuk menunjukkan tentang kedatangan Anak Manusia dalam awan (14:62).

×