Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Biaya Sosial dan
Permasalaha
Pengelolaan Lingkungan
1. Pendahuluan
Eksternalitas terjadi ketika suatu
kegiatan menimbulkan manfaat atau
biaya bagi kegiatan atau pihak di luar...
Dimisalkan apabila perusahaan A menimbulkan
pencemaran dan mengganggu perusahaan B,
maka kita pasti berfikir bahwa perusah...
2. SISTEM HARGA DENGAN
KEWAJIBAN MEMBAYAR KERUSAKAN
Ronald Coase mencontohkan hal ini
dengan hubungan antara sebuah
perter...
Sebelumnya, peternak harus memikirkan tentang
biaya pembuatan pagar pembatas dan
membandingkannya dengan biaya ganti rugi
...
3. SISTEM PENENTU HARGA DENGAN TANPA
KEWAJIBAN MEMBAYAR KERUSAKAN /
KERUGIAN
Misalnya dalam kasus peternakan sapi
dan peta...
4. BIAYA TRANSAKSI PASAR
DIPERHITUNGKAN & PERANAN PEMERINTAH
Semua cara pemecahan membutuhkan
biaya dan tidak ada alasan b...
Hasil yang memuasakan hanya dapat
diperoleh dengan pengamatan dan
penelitian yang sabar dan seksama
mengenai bagaimana mas...
5. PEMBATASAN SECARA SAH TERHADAP
HAK PENGUASAAN ( PROPERTY RIGHTS)
Apabila trasaksi pasar tidak membutuhka
biaya, maka ha...
6. MEMPERKIRAKAN BIAYA
PENCEMARAN
Baik dalam teori maupun dalam praktek,
hal yang paling sulit dalam pendekatan
ekonomi ad...
Dengan demikian, kembali pada
penyataan ekonomi, bahwa dengan
alternatif yang terbaik yang disediakan
alam, kita seharusny...
Cara yang paling langsung dan banyak
dugunakan tetapi yang paling tidak efisien adalah
“ pengaturan langsung” (command and...
7. MENENTUKAN HARGA ATAU
PUNGUTAN TERHADAP PENCEMARAN
Tidak ada cara yang sederhana untuk
menentukan harga pencemaran ini....
Dengah sistem ini keputusan perorangan atas
dasar minat pribadi adalah yang paling efisien
Apabila pencemaran itu terdiri ...
Jadi dapat dikataka bahwa sistem harga
dapat mengalokasikan faktor produksi
sedemikian rupa sehingga siapa yang
menghaslka...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Biaya sosial dan permasalaha pengelolaan lingkungan

1,668 views

Published on

Ekonomi Publik Biaya sosial dan permasalahan pengelolaan lingkungan

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Biaya sosial dan permasalaha pengelolaan lingkungan

  1. 1. Biaya Sosial dan Permasalaha Pengelolaan Lingkungan
  2. 2. 1. Pendahuluan Eksternalitas terjadi ketika suatu kegiatan menimbulkan manfaat atau biaya bagi kegiatan atau pihak di luar pelaksana kegiatan tersebut tanpa ada pembayaran sama sekali. Biaya eksternalitas yang ditambah dengan biaya privat dsebut sebagai biaya sosial.
  3. 3. Dimisalkan apabila perusahaan A menimbulkan pencemaran dan mengganggu perusahaan B, maka kita pasti berfikir bahwa perusahaan A harus membayar ganti rugi kepada perusahaan B. Hal semacam ini adalah sebuah kekeliruan, karena dengan begitu kita justru membuat kerugian kepada perusahaan A. Hal yang seharusnya dilakukan adalah bagaimana membuat kerugian yang terjadi tidak menjadi serius
  4. 4. 2. SISTEM HARGA DENGAN KEWAJIBAN MEMBAYAR KERUSAKAN Ronald Coase mencontohkan hal ini dengan hubungan antara sebuah perternakan dan pertanian sayur- mayur Dimisalkan jika sapi yang dimiliki oleh peternak merusak tanaman petani karena peternak tidak menyiapkan pagar pembatas. Untuk itu peternak harus membayar biaya ganti rugi kerusakan tanaman.
  5. 5. Sebelumnya, peternak harus memikirkan tentang biaya pembuatan pagar pembatas dan membandingkannya dengan biaya ganti rugi setiap tahunnya Jika setiap tahun peternak harus membayar sebanyak Rp 9.00 untuk biaya ganti rugi sedangkan jika ia membangun pagar pembatas seharga Rp 10.00, ia dapat menambah jumlah sapinya menjadi 4 ekor Maka peternak akan membangun pagar pembatas dan tetap mendapatkan manfaat dari biaya penanggulangan eksternalitas tersebut
  6. 6. 3. SISTEM PENENTU HARGA DENGAN TANPA KEWAJIBAN MEMBAYAR KERUSAKAN / KERUGIAN Misalnya dalam kasus peternakan sapi dan petani sayur-mayur. Peternak dapat bernegosiasi dengan pemilik kebun untuk membangun sebuah pagar pembatas tanpa perlu mengeluarkan biaya ganti rugi dan kedua belah pihak akan sama sama diuntungkan
  7. 7. 4. BIAYA TRANSAKSI PASAR DIPERHITUNGKAN & PERANAN PEMERINTAH Semua cara pemecahan membutuhkan biaya dan tidak ada alasan bahwa peraturan pemerintah diterapkan hanya karena masalahnya tidak dapat diselesaikan dengan baik oleh pasar atau perusahaaan swasta. masalah yang dimaksud adalah kerja sama antar perusahaan dalam mengatasi masalah eksteralitas. Tidak hanya antar perusahaan tapi juga dapat terjadi melalui transaksi pasar
  8. 8. Hasil yang memuasakan hanya dapat diperoleh dengan pengamatan dan penelitian yang sabar dan seksama mengenai bagaimana masing masing perusahaan, pasar, maupun pemerintah menyelesaikan masalah yang menimbulkan kerugian masyarakat tersebut
  9. 9. 5. PEMBATASAN SECARA SAH TERHADAP HAK PENGUASAAN ( PROPERTY RIGHTS) Apabila trasaksi pasar tidak membutuhka biaya, maka hak pengusaan untuk semua pihak seharusnya didefinisikan secara baik dan dampak setiap tindakan akan mudah diketahui. Jika masalah yang kita hadapi dalam kaitannya dengan tindakan-tindakan yang memiliki dampak yang merugikan bukannya hanya bagaimana membatasi tindakan mereka yang menimbulkan kerugan tersebut. Apa yang harus dipertimbangkan ialah apakah manfaat dari pencegahan tindakan yang menimbulkan kerugian tersebut.
  10. 10. 6. MEMPERKIRAKAN BIAYA PENCEMARAN Baik dalam teori maupun dalam praktek, hal yang paling sulit dalam pendekatan ekonomi adalah bagaimana menentukan atau mengukur biaya dan manfaat dari usaha penanggulangan pencemaran. Biaya pencemaran yang tidak dapat diukur dengan mudah sering disebut “intangible cost” atau “ noneconomiccost” atau “nonpecuniary cost”, seperti asap yang memedaskan mata, maupun limbah di sungai yang mematikan banyak ikan.
  11. 11. Dengan demikian, kembali pada penyataan ekonomi, bahwa dengan alternatif yang terbaik yang disediakan alam, kita seharusnya meningkatkan terus derajat kenyamanan hidup ini, dengan cara membuat perhitungan yang seksama mengenai biaya marginal dan manfaat marginal yang ada.
  12. 12. Cara yang paling langsung dan banyak dugunakan tetapi yang paling tidak efisien adalah “ pengaturan langsung” (command and control). Pemerintah dapat memutuskan adanya larangan untuk menimbulkan pencemaran dan kemudian menenakan hukuman atas dasar undang- undang apabila dilanggar. Tetapi cara ini memiliki banyak kelemahan , yaitu para produsen tidak akan memasang alat dan mengopersikannya untuk mengurangi pencemaran dengan baik, sehingga penelitian langsung oleh petugas harus selalu diadakan.
  13. 13. 7. MENENTUKAN HARGA ATAU PUNGUTAN TERHADAP PENCEMARAN Tidak ada cara yang sederhana untuk menentukan harga pencemaran ini. Harga yang ditentukan atas dasar mekanisme pengawasan akan berbeda dengan harga yang ditentukan atas dasar mekanisme pasar. Atas dasar pengawasan, suatu perusahaan boleh menghasilkan pencemaran asalkan ia membayar harga pungutan seperti yang ditentukan oleh pemerintah yaitu sebesar nilai biaya sosial marginal dari pencçmaran tersebut.
  14. 14. Dengah sistem ini keputusan perorangan atas dasar minat pribadi adalah yang paling efisien Apabila pencemaran itu terdiri dari beberapa komponen dan masing-masing komponen memiliki biaya sosialnya sendiri, maka akan ditemukan harga yang berbeda-beda ntuk masing-masing komponen. Hal ini sesuai dengan teori efisiensi yang menyatakan bahwa harga atau pungutan untuk suatu pencemaran harus sama dengan biaya marginalnya.
  15. 15. Jadi dapat dikataka bahwa sistem harga dapat mengalokasikan faktor produksi sedemikian rupa sehingga siapa yang menghaslkan dan menggunakan barang yang menyebabkan pencemaran, akan membayar biaya (polluter pays principle )

×