Putera Sampoerna Foundation Report Quarter 1 2011

3,296 views

Published on

Putera Sampoerna Foundation Report Quarter 1 2011

Published in: Education, Economy & Finance
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,296
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
14
Actions
Shares
0
Downloads
143
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Putera Sampoerna Foundation Report Quarter 1 2011

  1. 1. EDITORIAL IN BRIEF QUARTERLYLEADERSHIP & EDUCATION JOB CREATION & ENTREPRENEURSHIP WOMEN’S EMPOWERMENT COMPASSIONATE RELIEF REPORT 1 st QUARTER 2011 www.sampoernafoundation.org Sampoerna Academy Students Tackling Unemployment A Milestone Achievement Golden Generation of Indonesia Win Gold at the International in Indonesia | Mekar Entrepreneur for Women’s Empowerment | Bait Al-Kamil awarded scholarships zv Design Olympiad | Yusman Ahmad Network supports the development | More than 2,508 members have to 7 deserving students from lowest Education Entrepreneurship Women’s Empowerment Compassionate Relief Nur (15) and Anisa Naziha (15) share of Indonesian entrepreneur now joined Sahabat Wanita economic quintile. their success story Inspiring Young Tackling Unemployment A Milestone Achievement Office Boy Smart Kid Environmental Activists in Indonesia for Women’s Empowerment Scholarship Pemimpin tidaklah lahir dalam semalam! page. 16 page. 32 page. 34 page. 36 Cita-cita kami membina pemimpin masa depan memberi pelajaran penting; pentingnya ekosistem pendidikan yang utuh dari hulu ke hilir. Mulai penyeleksian siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera, mendidiknya di di sekolah dan universitas unggulan, membiayai kebutuhan hidupnya hingga memastikan mereka berhasil dan berkarya di lingkungannya. Jelas, beasiswa bentuk foundation saja masih kurang memadai. Untuk itulah Putera Sampoerna Foundation berevolusi menjadi institusi bisnis sosial agar lebih mandiri membiayai dan mengelola sumber dana kami. Demi lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan untuk mengelola aset kemakmuran negeri ini. Pendidikan maju, Indonesia maju! We see beyond scholarships. See our future leaders at www.sampoernafoundation.org 10 YEARS NURTURES TOMORROW’S LEADERS TODAY Putera Sampoerna Foundation Sampoerna Strategic Square Phone (62-21) 577 2340 Follow us on: North Tower, 27th Floor Fax (62-21) 577 2341 twitter/psfoundation Jl. Jenderal Sudirman Kav. 45 Email info@sampoernafoundation.org facebook.com/Sampoerna Foundation Jakarta Selatan 12930 Website www.sampoernafoundation.org Indonesia excellence through Education
  2. 2. TABLE OF CONTENTS OUR SHARES IN THE COMMUNITY Education Opens the Door “Education is not the answer to the question. Education is the horizons and encourages students to create situations and means to the answer to all questions.”—William Allin opportunities for success. Perhaps most importantly, formal There are many stories of successful, self-educated men and education empowers students to open their own doors to women in Indonesia; people who learned their trade through success. hard work and by doing, rather than in the classroom. But is This is our philosophy towards education. At Putera Sampoerna this the only route to success? Foundation, we believe that education is much more than Most of these self-educated people would agree that the simple route learning and literacy. Education is about nurturing route to success involves learning from your mistakes. Formal critical thought, and providing students with the frameworks, education provides a world of success stories and mistakes the tools, and the discipline to meet every challenge head on. from which to learn; stories that span the entire history of It is this philosophy that drives our pursuit of the best teaching civilization. methods and facilities. Teaching systems that enable our But formal education is not just about studying. It is also about students to learn from the successes and failures of others, following a daily routine, about completing activities within to evaluate the common factors, and to identify their own specified deadlines, and creating a disciplined mindset among opportunities. students. In this way, we ensure that Sampoerna scholars will posses Formal education encourages healthy competition among the skills and the values to help Indonesia progress in our students. The desire to excel is a strong motivator. Formal increasingly globalized world. education teaches students to set personal goals. It broadens Table of Contents Pendidikan Membuka Kesempatan 3 Main Story 34 Women’s Empowerment “Pendidikan bukanlah jawaban atas pertanyaan. Pendidikan menggariskan tujuan perseorangan. Hal ini akan memperluas Education Opens the Door Pemberdayaan Wanita adalah sebuah cara menjawab semua pertanyaan.”—William cakrawala dan mendorong mereka untuk menyusun situasi dan 4 Letter from Managing Director 36 Compassionate Relief Allin kesempatan sukses. Hal yang paling penting dari pendidikan Sambutan dari Managing Director Bantuan Kemanusiaan Banyak kisah sukses dari pemuda dan pemudi Indonesia yang formal, mungkin, adalah memberdayakan para murid untuk mampu pandai dengan cara yang mandiri; mereka mengetahui mampu membuka pintu kesuksesannya sendiri. 6 The Four Pillars 40 Our Synergy • Leadership & Education kualitas diri dengan kerja keras dan kiprah di luar ruang kelas. Ini adalah filosofi kami mengenai pendidikan. Di Putera Kepemimpinan & Pendidikan 44 Events & Programs Namun, apakah ini satu-satunya jalan mencapai kesuksesan? Sampoerna Foundation, kami percaya bahwa pendidikan • Job Creation & Entrepreneurship 46 Friends of PSF Kebanyakan dari mereka yang sukses dengan cara mandiri lebih dari sekadar latihan belajar dan membaca. Pendidikan Kewirausahaan akan setuju bahwa jalan menuju kesuksesan melibatkan melingkupi pengasuhan pola pikir kritis, menyediakan para • Women’s Empowerment Pemberdayaan Wanita 47 Top 20 Donors pembelajaran dari kesalahan. Pendidikan formal menyediakan murid kerangka berpikir, instrumen, dan sikap disiplin untuk • Compassionate Relief dunia yang penuh akan kisah sukses dan kegagalan yang dapat menjawab tantangan di masa depan. Bantuan Kepedulian 48 New Partners dijadikan pelajaran; cerita-cerita ini terbentang sepanjang Filosofi itulah yang terus mendorong kami untuk selalu 10 Leadership & Education 54 Financial Highlights sejarah peradaban. berkeinginan menyediakan metode dan fasilitas pengajaran Kepemimpinan & Pendidikan Namun, pendidikan formal tidak hanya menyajikan terbaik. Yakni sebuah sistem pengajaran yang memungkinkan pembelajaran saja. Pendidikan formal juga mencakup hal- setiap siswa belajar dari keberhasilan dan kegagalan orang lain, 32 Job Creation & Entrepreneurship mengevaluasi faktor penentunya, dan mampu menemukan Kewirausahaan hal lain, seperti menjalani rutinitas harian yang berulang, menyelesaikan tugas dengan masa tenggat, dan menciptakan kesempatan bagi dirinya. pola pikir disiplin di antara para murid. Dengan cara inilah, kami yakin para siswa Sampoerna akan Pendidikan formal merangsang persaingan sehat antarmurid. memiliki kecakapan dan nilai-nilai tepat untuk membawa Keinginan untuk berhasil adalah sebuah motivator kemajuan bagi Indonesia di dunia yang semakin global. unggul. Pendidikan formal mengajarkan para murid untuk Cover photographed by: Timur Angin02 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 03
  3. 3. LETTER FROM MANAGING DIRECTOR Nenny Soemawinata Managing Director Putera Sampoerna Foundation Letter from the Managing Director Sambutan dari Direktur Pelaksana Education is a basic human right. It is critical to our development international competitions, including the International Design Pendidikan adalah kebutuhan dasar umat manusia. Hal ini Pada tahun ini saja, beberapa siswa kami telah memenangkan as individuals and as societies, and helps pave the way to a Olympiad, the Danone Trust Business Competition, and the penting bagi perkembangan seseorang maupun masyarakat kompetisi-kompetisi tingkat internasional, seperti International successful and productive future. Nielsen Challenge. untuk mencapai masa depan yang produktif dan gemilang. Design Olympiad, the Danone Trust Business Competition, dan A formal education, such as that provided by Sampoerna It is the tireless effort and support of our partners that enables Nielsen Challenge. Pendidikan formal, seperti yang disediakan oleh Sampoerna Academy, promotes study, knowledge, and understanding. our students to realize these successes. Their generosity Academy, menanamkan pembelajaran, pengetahuan, Usaha dan dukungan yang tidak mengenal lelah dari para mitra But a formal education provides so much more. It promotes and vision is helping to create a new generation of leaders dan pemahaman. Namun, sebenarnya pendidikan formal telah membuahkan kesempatan bagi para siswa mencapai discipline and ambition, and empowers students to seize their in Indonesia; leaders with the skills, compassion, and moral menyediakan lebih dari itu. Pendidikan formal juga kesuksesan-kesuksesan tersebut. Prinsip kedermawanan dan own opportunities. values to ensure Indonesia’s strong contributions to our global menanamkan ambisi serta disiplin pada siswa agar mampu visi mereka untuk mencetak generasi pemimpin di Indonesia; At Putera Sampoerna Foundation, we are striving to enhance community. menjawab kesempatan-kesempatan sepanjang hidupnya. pemimpin yang memiliki kemampuan, rasa kasih sayang, dan access and quality education in Indonesia. We continually Putera Sampoerna Foundation remains committed to the keyakinan moral untuk menjamin Indonesia memberikan Di Putera Sampoerna Foundation, kami memperjuangkan review and support emerging trends in education, such as pursuit of excellence through education. For this we continue kontribusi yang berpengaruh bagi komunitas dunia. terbukanya akses belajar dan pendidikan berkualitas di the recent launch of a new book for Indonesian educators— to need your support. Whether supporting our goal to double Indonesia. Kami melakukan evaluasi berkesinambungan dan Putera Sampoerna Foundation tetap berkomitmen untuk Pedagogi Kritis: Perkembangan, Substansi, dan Perkembangannya the number of Indonesians studying in the US over the next memberikan dukungan terhadap mode pendidikan terbaru mewujudkan kesempurnaan melalui pendidikan. Untuk itulah di Indonesia (‘Critical Pedagogy: Development, Substance and its five years, or helping initiatives closer to home such as Bait Al- yang muncul, salah satunya dengan menyelenggarakan kami membutuhkan bantuan Anda. Berbagai bantuan dapat Development in Indonesia’). Kamil’s Office Boys’ Smart Kids Program. peluncuran buku bagi pendidik Indonesia—Pedagogik Kritis: Anda berikan, mulai dari mendukung sasaran kami untuk We are also pursuing new educational opportunities for The future belongs to our children, but their future is in our Perkembangan, Substansi, dan Perkembangannya di Indonesia. menggandakan jumlah siswa yang belajar ke Amerika Serikat Indonesian students. In the first quarter of 2011, we formalized hands. Together we can achieve excellence through education. dalam lima tahun ke depan sampai mensuport para saudara Kami juga terus melacak berbagai kesempatan pendidikan bagi partnerships with two of the world’s leading universities. melalui program Bait Al-Kamil, yakni Office Boy’s Smart Kids pelajar Indonesia. Pada kuartal pertama 2011, kami bekerjasama Cornell University in the United States and Massey University Program. dengan dua universitas top dunia. Cornell University di Amerika in New Zealand will both provide new educational exchange Serikat dan Massey University di New Zealand, keduanya akan Masa depan ada di tangan para generasi muda, tetapi masa opportunities for Sampoerna students. menyediakan kesempatan baru pertukaran pelajar bagi siswa- depan mereka ada di tangan kita. Bersama, kita dapat meraih siswi Sampoerna Academy. kesempurnaan melalui pendidikan. This commitment to education is paying dividends for our students, who continue to make us proud. Already this year, Ini adalah sebuah komitmen untuk memberikan penghargaan Sampoerna scholars have won first prize in several prestigious pada para siswa kami yang selalu membuat kami bangga.04 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 05
  4. 4. THE FOUR PILLARS UPHOLDING OUR PATHWAY As Putera Sampoerna Foundation transitions into a social business institution, we are expanding our focus beyond education. Our Four Pillars TO LEADERSHIP BEYOND Philosophy opens new avenues and opportunities for creating future leaders and high-caliber entrepreneurs able to meet the challenges of EDUCATION global participation. With this in mind, we aim to create 1,000 new leaders every year. At the same time, these Four Pillars are a natural progression of Putera Sampoerna Foundation’s commitment to community development in Indonesia. By looking beyond education, we can address priority Millennium Development Goals and support Indonesia’s growth into a progressive and advanced society. Our Four Pillars firmly support our Pathway to Leadership and, with our partners, will enable us to build the foundations for a dynamic, peaceful, and prosperous society. Leadership & Education WOMEN’S EMPOWERMENT Education is a basic human right, but every year more than 1.5 Sampoerna School of Education develops professional teachers Indonesia is behind other ASEAN countries in terms of gender Indonesian women’s cooperative of choice, and already has over million Indonesians are unable to attend school. Enhancing with the skills to enhance educational quality, while Sampoerna equality and women’s empowerment. Throughout the country, 1 million members. educational access and quality is a vital step in our pathway to School of Business provides a dynamic centre for the education women face limited access to education, wage inequality, and creating analytical, knowledgeable, and responsible leaders. of future business leaders. These two Schools are key elements inadequate women’s health awareness and services. Women fulfill numerous important roles in Indonesian society, in the forthcoming goal of establishing world class university. including in the creation of future leaders. Through women’s Sampoerna Academy’s network of boarding schools deliver a Putera Sampoerna Foundation and Sahabat Wanita Cooperative empowerment, Putera Sampoerna Foundation is assisting world-class education that emphasizes academic rigor and high ACCESS Education Beyond opens the doors to an international are working to enhance opportunities for Indonesian women women to the ownership of their own well-being, and to play moral character. Via a full scholarship program, education is education, helping Indonesian students to identify, prepare, and by providing vocational and life skill training for women in active roles in the social and economic development of their accessible to gifted students from the lowest economic quintile. enroll in American and international universities. rural areas. Female entrepreneurs are supported via a micro- communities. finance program. Sahabat Wanita is on its way to becoming the Kepemimpinan & Pendidikan Pemberdayaan Wanita Pendidikan adalah hak asasi seluruh manusia, tetapi setiap Sampoerna School of Education mengembangkan guru Posisi Indonesia berada di belakang negara ASEAN lainnya Wanita mengisi berbagai peran inti dalam masyarakat Indonesia, tahunnya hampir 1,5 juta remaja Indonesia tidak dapat sebagai profesi yang memiliki keahlian untuk meningkatkan dalam hal persamaan hak wanita dan pemberdayaan wanita. termasuk dalam pembentukan para pemimpin masa depan. melanjutkan sekolah. Meningkatkan akses dan kualitas kualitas pendidikan, sedangkan Sampoerna School of Business Di seluruh daerah, wanita menghadapi keterbatasan akses ke Dengan memberdayakan wanita, Putera Sampoerna Foundation pendidikan adalah langkah vital dalam perjalanan kami menyediakan pusat pendidikan yang dinamis bagi para pendidikan, pendapatan yang lebih rendah, serta pengetahuan membantu wanita untuk mengambil alih hal-hal yang berkaitan untuk menciptakan para pemimpin berkemampuan analitis, wirausahawan masa depan. Kedua sekolah ini adalah bagian dan pelayanan kesehatan yang tidak memadai. dengan kesejahteraan pribadinya, dan untuk turut berperan di berpengetahuan, dan bertanggung jawab. penting untuk mendirikan universitas berkelas internasional. dalam pengembangan ekonomi dan masyarakat di sekitarnya. Putera Sampoerna Foundation dan Koperasi Sahabat Wanita Jaringan sekolah berasrama Sampoerna Academy memberikan ACCESS Education Beyond membuka pintu untuk pendidikan bekerja untuk meningkatkan kesempatan bagi wanita Indonesia pendidikan kelas dunia dengan penekanan akademik dan internasional, membantu para siswa Indonesia untuk melalui pelatihan keterampilan khusus dan keterampilan sehari- pembentukan karakter berbudi pekerti tinggi. Melalui beasiswa menentukan, menyiapkan dan mendaftar ke universitas di hari di pedesaan. Wirausahawan wanita akan didukung oleh penuh, para siswa yang cerdas dari keluarga prasejahtera dapat Amerika dan internasional. program kredit mikro. Sahabat Wanita akan menjadi koperasi tetap mengenyam pendidikan. wanita Indonesia pilihan, dengan lebih dari 1 juta anggotanya.06 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 07
  5. 5. THE FOUR PILLARS Dalam peralihan Putera Sampoerna Foundation ke institusi bisnis sosial, MEMBUKA TIDAK HANYA kami memperluas kontribusi ke lebih dari pendidikan saja. Filosofi Empat JALUR PENDIDIKAN UNTUK Pilar membuka jalan dan peluang baru untuk menghasilkan para pemimpin dan wirausahawan handal masa depan yang mampu untuk menghadapi KEPEMIMPINAN tantangan dan partisipasi global. Dengan pemikiran ini, kami bertujuan untuk menghasilkan 1000 pemimpin setiap tahun. Pada saat yang bersamaan, Empat Pilar ini hadir dari komitmen Putera Sampoerna Foundation terhadap kemajuan masyarakat di Indonesia. Dengan meluasnya cakupan kami ke lebih dari pendidikan, Putera Sampoerna Foundation dapat turut membantu pencapaian Millenium Development Goals dan mendukung pertumbuhan Indonesia hingga menjadi masyarakat yang maju. Dengan para mitra, Empat Pilar kami mengukuhkan Pathway to Leadership untuk membangun fondasi bagi masyarakat yang dinamis, damai, dan sejahtera. ENTREPRENEURSHIP COMPASSIONATE RELIEF Entrepreneurship enhances economic efficiency. However The MEKAR Entrepreneur Network provides a comprehensive Indonesia’s natural disasters bring suffering, community Putera Sampoerna Foundation is working with Bait Al-Kamil Indonesia faces a shortfall of new entrepreneurs. Many potential suite of services to Indonesian entrepreneurs and Angel disruption, and strain on health services, infrastructure, and the (‘House of Perfection’) to pool, harness and activate funds and young entrepreneurs are having the lack of support and skills Investors, including matching and connecting investors with economy. Putera Sampoerna Foundation’s Fourth Pillar seeks contributions from concerned stakeholders around the world. they need to transform ideas into viable businesses. opportunities, early stage incubation to help entrepreneurs to assist in the deployment of aid and assistance for disaster develop their ideas, networking events and targeted training. relief, while also preparing communities to recover from natural Through compassionate relief, Putera Sampoerna Foundation The MEKAR Entrepreneur Network seeks to strengthen the disasters. aims to assist those most in need. At the same time this pillar Indonesian entrepreneur community, by fostering and creating Through MEKAR Entrepreneur Network, Putera Sampoerna supports our pathway to socially responsible and compassionate relationships among entrepreneurs and angel investors. Through Foundation is assisting young entrepreneurs to become future As the largest Moslem population in the world, Indonesia also leadership, and the development of a pluralistic and peaceful tools, training, and advice, MEKAR Entrepreneur Network is business leaders and contribute to job creation and economic has the greatest potential to develop Islam-based initiatives to nation. helping to create sustainable and successful businesses. development in Indonesia. assist with disaster relief and support for the underprivileged. Kewirausahaan Bantuan Kemanusiaan Kewirausahaan dapat meningkatkan efisiensi ekonomi. Namun, MEKAR Entrepreneur Network menyediakan layanan lengkap Bencana alam di Indonesia membawa penderitaan, Kesempurnaan’) untuk mengumpulkan, memanfaatkan, dan Indonesia masih kekurangan jumlah wirausahawan. Banyak bagi para wirausahawan Indonesia dan investor, yang termasuk ketidakseimbangan pada masyarakat, dan kendala pelayanan menggerakkan dana dan sumbangan dari para penyandang wirausahawan muda berbakat yang kurang mendapat dukungan menghubungkan investor dengan peluang yang ada, inkubasi kesehatan, prasarana, dan ekonomi. Pilar Keempat dari Putera dana dunia yang turut prihatin. dan tidak memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk dapat tahap awal untuk membantu wirausahawan mengembangkan Sampoerna Foundation bertujuan untuk membantu dalam menerjemahkan gagasan mereka menjadi nyata. gagasan-gagasannya, acara pertemuan, dan pelatihan bertarget. penyaluran pertolongan, sekaligus menyiapkan masyarakat Melalui bantuan kemanusiaan, Putera Sampoerna Foundation untuk pulih dari bencana alam. bertujuan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang MEKAR Entrepreneur Network bertujuan untuk memperkuat Melalui MEKAR Entrepreneur Network, Putera Sampoerna paling membutuhkan. Pada waktu yang bersamaan, pilar ini masyarakat wirausahawan Indonesia dengan cara menciptakan Foundation memberikan bantuan kepada wirausahawan Sebagai negara dengan populasi Islam terbesar di dunia, mendukung jalan menuju kepemimpinan yang bertanggung dan membina hubungan di kalangan wirausahawan dan para muda untuk menjadi pemimpin usaha masa depan, sekaligus Indonesia juga memiliki potensi terbesar dalam pengembangan jawab dan memiliki rasa kemanusiaan, demi pengembangan investor. Melalui sarana, pelatihan dan pembimbingan, MEKAR membantu untuk membuka lapangan pekerjaan dan inisiatif berbasis Islam untuk membantu pemulihan bencana bangsa yang damai dan pluralis. Entrepreneur Network membantu untuk menciptakan usaha pengembangan ekonomi di Indonesia. dan dukungan bagi kalangan prasejahtera. Putera Sampoerna yang berhasil dan berkesinambungan. Foundation bekerja sama dengan Bait Al-Kamil (‘Rumah08 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 09
  6. 6. LEADERSHIP & EDUCATION Nur explained that for many people the physical effort of cycling is an inconvenience, encouraging them to use the car or motorbike instead. Nur’s design offers an alternative. “Our solution aims to maximize the power of human movement while cycling, to require less effort.” Nenny Soemawinata, Managing Director of Putera Sampoerna Foundation, believes that Yus and Anisa’s accomplishment is solid evidence of what Indonesian students can achieve. “Embracing international standards is a critical step in enhancing education in Indonesia. This access will enable Indonesian students to make their mark on the world.” Sampoerna Academy embodies Putera Sampoerna Foundation’s mission to create educated future leaders. Sampoerna Academy offers a curriculum that follows international standards, and provides scholarships to more than 300 academically gifted students from the lowest economic quintile. We look forward to other Sampoerna Academy students following in the footsteps of Nur and Naziha, and leaving their mark upon the world. Siswa Sampoerna Academy Memenangkan Medali Emas di Olimpiade Desain Internasional Turki, 9—10 April 2011—Dua siswa Sampoerna Academy memenangkan medali emas pada tahun ke tujuh Dreamline International Design Olympiad 2011 di Ankara, Turki. Setelah melalui kompetisi sengit yang diikuti 6.150 kandidat dari 43 negara, desain ramah lingkungan bertajuk Environmental Cycle dari siswa Sampoerna Academy mampu menarik perhatian para juri. Yusman Ahmad Nur (15) dan Anisa Naziha (15), dari Sampoerna Academy Malang, memanfaatkan sepeda biasa dan menambahkan modifikasi inovatif yang dapat memperbesar daya kayuh manusia sebesar 680%. Rancangan mereka memanfaatkan barang bekas yang diambil dari mesin fotokopi yang sudah tidak beroperasi lagi dan pedal yang didapatkan dari pasar loak. Karya Environmental Cycle ini meningkatkan efisiensi sepeda biasa dengan teknik mendaur ulang energi. Sepeda tradisional Sampoerna Academy Students Win Gold Medal at the memerlukan 160 kayuhan untuk menempuh jarak 1 kilometer, sementara sepeda berteknologi Environmental Cycle hanya membutuhkan 23 kayuhan untuk jarak yang sama! Ini membuat transportasi sepeda menjadi alternatif mudah dan tidak melelahkan International Design Olympiad dari kendaraan bermotor. “Konsep ini didorong oleh kepedulian kami atas tingginya pemakaian sumber energi mineral. Dengan tingkat polusi udara yang Turkey, April 9—10, 2011—Two Sampoerna Academy students won gold medals at the Dreamline 7th International Design Olympiad dihasilkan dari sumber daya tersebut, sekarang adalah saatnya kita memikirkan kembali pemakaian energi konvensional. Kami 2011 in Ankara, Turkey. They faced fierce competition from 6,150 candidates from 43 countries, but their eco-friendly Environmental melihat sepeda sebagai salah satu metode transportasi paling ramah lingkungan dan bukan hal asing bagi penduduk dunia,” ujar Cycle design grabbed the judges’ attention. Yusman. Yusman Ahmad Nur (15) and Anisa Naziha (15), from Sampoerna Academy Malang, took a normal bicycle and added innovative Yusman juga menjelaskan bahwa terdapat keengganan dari masyarakat atas letihnya mengendarai sepeda menyebabkan mereka modifications that enhance human pedal power by up to 680%. Their design used recycled materials sourced form broken photocopy lebih memilih mengendarai sepeda motor atau mobil. Desain yang digagas oleh Yusman menawarkan sebuah alternatif. “Solusi machines, discarded motorbikes, and pedals found at a local second-hand market. yang kami tawarkan bertujuan untuk memaksimalkan tenaga gerak tubuh saat mengayuh sepeda, sehingga tidak melelahkan.” Nenny Soemawinata, Direktur Pelaksana Putera Sampoerna Foundation percaya bahwa keberhasilan Yus dan Anisa adalah bukti solid Their Environmental Cycle increases the efficiency of a standard bicycle by recycling energy. Where a traditional bicycle requires dari apa yang anak Indonesia mampu raih. “Penerapan standar internasional adalah sebuah langkah penting untuk memantapkan about 160 pedal cycles to travel one kilometer, the Environmental Cycle travels the same distance with just 23 cycles! It makes pendidikan di Indonesia. Akses ini akan membuka kesempatan pelajar Indonesia untuk berprestasi di panggung dunia.” bicycling an easy and non-tiring alternative to motor vehicles. Sampoerna Academy adalah pengejawantahan misi Putera Sampoerna Foundation untuk mencetak pemimpin masa depan yang “The concept was driven by our concern about the high demand for limited mineral energy resources. With the air pollution that terdidik. Sampoerna Academy menyediakan kurikulum bertaraf internasional, dan memberikan beasiswa kepada lebih dari 300 these resources generate, it is time for us to think again about conventional energy. We see the bicycle as one of the most eco- pelajar berprestasi dari masyarakat berekonomi prasejahtera. Kami percaya akan pelajar Sampoerna Academy mampu mengikuti friendly methods of transportation, and one that is already very familiar around the world,” said Nur. jejak Yusman dan Anisa di panggung dunia.10 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 11
  7. 7. LEADERSHIP & EDUCATION Youth Entrepreneurship Program Malang, March 26, 2011—Over the past six months, the Youth Entrepreneurship Program has provided an opportunity for students of SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) to gain first hand experience of the work place. The program culminated in a closing event, entitled Yang Muda yang Berwirausaha (‘The Young and the Entrepreneur’), held at Malang Public Library on March 26th, 2011. The event commenced with a poster competition celebrating youth creativity. Posters with an entrepreneurial theme were submitted by students from several schools in Malang. The Entrepreneurship Village—a youth entrepreneur exhibition— was the next event. Six booths highlighted the practices of six very different industries, from catering to publishing. Meanwhile students exhibited and explained their submissions to the photography competition. One of the most popular events was the talk show, with Dr. Bayu Prawira Hie as the keynote speaker. Dr. Hie explained about the benefits and importance of entrepreneurship. Students of SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) Give Back to The Community The highlight of the ceremony was the presentation of the Golden Nurturing Dragon Award. Kedai Sinau, a culinary Palembang, First Quarter 2011—Life is dynamic and upbeat Office, where they sang Indonesia Raya and Sumsel Gemilang. business, won this prestigious prize in recognition of the at the SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), where The choir was also invited to sing during the “Percasi” ceremony tremendous support they have provided to the Sampoerna students are encouraged to support their community while at Griya Agung on 26 March 2011. Academy students working with them during the past six developing leadership traits through the student service months. programs, such as: Learning to Live and The Leader in Me. Moslem students who are members of the Kerohanian Islam These are some stories of the students. or ROHIS (the school’s Islamic club) have also been busy outside the classroom. Bebbi Arista and Raudatul Jannah Sampoerna Academy (SA) students are supporting their local attended Personal Development in IPMI (Ikatan Pelajar Muslim Program Kewirausahaan Pemuda community by helping staff at the Myria Nursing Home, Tulus Indonesia) at SMK Gajah Mada from January 1-8. They learned Bakti Primary School, and Restu Bunda Orphanage. SA students how to become Moslem leaders and to connect more closely Malang, 26 Maret 2011—Selama enam bulan terakhir, berbeda, dari jasa boga sampai penerbitan. Sementara itu, from grades X and XI are also running educational courses for with other Moslem students in Palembang. ROHIS also held Program Kewirausahaan Pemuda memberikan kesempatan para siswa juga memamerkan karya fotografi mereka sekaligus visiting students from other schools. a number of house competitions to celebrate the Prophet bagi siswa SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) untuk penjelasan karya yang juga mereka sertakan untuk kompetisi Mohammad’s birthday, in subjects such as calligraphy, comics, mendapatkan pengalaman langsung dari lapangan. Acara fotografi. Several Sampoerna Academy students recently visited Jakarta tilawah (‘recital’), and khotbah (‘speech’). Dolphin house was puncak diselenggarakan di akhir program dengan judul Yang to learn new skills and develop personal experience. Daniel judged the overall winner. Muda, Yang Berwirausaha bertempat di Perpustakaan Umum Salah satu acara yang paling ditunggu adalah talk show and Patrick visited Tiara Bangsa to experience the learning Malang pada tanggal 26 Maret 2011. dengan Dr. Bayu Prawira Hie sebagai pembicara kunci. Dr. Bayu environment in an international school. Putu, Bebbi, Haikal, With so many fun and educational activities outside the menjelaskan tentang manfaat dan pentingnya kewirausahaan. and Abri travelled to Sekolah Tiara Bangsa to watch a musical classroom, Sampoerna Academy students are never bored! Acara dimulai dengan lomba poster merayakan kreativitas production by national plus schools, and to learn how to run Through these experiences students are expanding their own pemuda. Poster dengan tema kewirausahaan diajukan oleh Puncak upacara adalah Penghargaan Golden Nurturing Dragon. a school musical. Kenny, Atira, Fista, and Citra went to the knowledge and horizons, while developing new skills to assist beberapa pelajar dari sekolah-sekolah di Malang. Usaha jasa boga Kedai Sinau memenangkan penghargaan University of Indonesia to take part in the Indonesian Science them in supporting their local communities. bergengsi ini sebagai apresiasi atas dukungan yang diberikan Project Olympiad (ISPO) competition. The Entrepreneur Village—sebuah pameran wirausaha— kepada para siswa Sampoerna Academy berupa kesempatan adalah acara selanjutnya. Enam sudut pamer didirikan untuk magang selama enam bulan terakhir. The students’ choir recently received a special request from the menyoroti praktik-praktik usaha dari enam industri yang Provincial Education Department to perform at the Governor’s12 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 13
  8. 8. LEADERSHIP & EDUCATION Siswa Siswi SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) Sampoerna Academy Open House Memberikan Kontribusi kepada Masyarakat Setempat Palembang, February 11—12, 2011—SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) students also led workshops on a (Sampoerna Academy) hosted its annual Open Day for the number of topics for visiting students from other schools. Palembang, Kuartal Pertama 2011—Hidup adalah lembaran Paduan suara siswa baru-baru ini pun menerima permintaan second time. This year’s Open Day had the theme of Synergizing hari yang dinamis dan penuh semangat di SMAN Sumatera khusus dari Dinas Pendidikan Provinsi untuk tampil di Kantor for Excellent Education. The Open Day provided an opportunity for visiting students Selatan (Sampoerna Academy), di sini para murid didorong Gubernur. Dalam kesempatan ini mereka menyanyikan and teachers to find out more about SMAN Sumatera Selatan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar sambil Indonesia Raya dan Sumsel Gemilang. Paduan suara juga The Open Day consisted of two activities: Competitions and (Sampoerna Academy), as well as to learn new approaches and mengembangkan sifat kepemimpinan melalui program layanan diundang untuk menyanyi saat acara ‘Percasi’ di Griya Agung Workshops. Competitions in mathematics, science, English, ideas. We hope to welcome some of these visiting students to kesiswaan, Learning to Live dan Leader in Me. Berikut adalah pada tanggal 26 Maret 2011. story telling, a spelling bee, and a speech contest were held for Sampoerna Academy in the next round of intakes. cuplikan kegiatan para siswa. visiting Junior High School students. SMAN Sumatera Selatan Siswa muslim yang menjadi anggota Kerohanian Islam atau Pelajar Sampoerna Academy (SA) memberikan dukungan ROHIS (Rohani Islam) juga telah sibuk di luar kelas. Bebbi, Arista kepada komunitas lokal dengan membantu staf di Panti Jompo dan Raudatul Jannah menghadiri latihan Pengembangan Diri Myria, SD Tulus Bakti, dan Panti Asuhan Restu Bunda. Siswa di IPMI (Ikatan Pelajar Muslim Indonesia) di SMK Gajah Mada SA dari kelas X dan XI juga menjalankan program pendidikan pada 1—8 Januari 2011. Mereka belajar cara menjadi pemimpin berupa kunjungan siswa dari sekolah lain. umat Islam dan dapat terhubung lebih dekat dengan siswa muslim lainnya di Palembang. ROHIS juga telah mengadakan Beberapa murid Sampoerna Academy juga sempat berkunjung sejumlah kompetisi internal untuk merayakan ulang tahun Nabi ke Jakarta untuk belajar keterampilan baru dan mengembangkan Muhammad, seperti kompetisi kaligrafi, komik, tilawah, dan pengalaman pribadi. Daniel dan Patrick mengunjungi Tiara khotbah. Kelompok Dolphin keluar sebagai juara umum. Bangsa untuk mengetahui bagaimana situasi belajar di sekolah internasional. Putu, Bebbi, Haikal, dan Abri juga pergi Dengan begitu banyak kegiatan menyenangkan dan program ke Sekolah Tiara Bangsa untuk menyaksikan produksi musik pendidikan di luar kelas, pelajar Sampoerna Academy tidak oleh sekolah nasional plus, dan belajar bagaimana mengelola pernah bosan! Melalui pengalaman-pengalaman inilah siswa sebuah sekolah musik. Kenny, Atira, Fista, dan Citra pergi ke memperluas pengetahuan dan cakrawala mereka, di samping Universitas Indonesia untuk ambil bagian dalam kompetisi mengembangkan keterampilan baru untuk membantu mereka Indonesian Science Project Olympiad (ISPO). mendukung komunitas lokal mereka. Ramah Tamah Sampoerna Academy Palembang, 11—12 Februari 2011—SMAN Sumatera Selatan untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. Siswa SMAN Sumatera (Sampoerna Academy) menjadi tuan rumah untuk acara Selatan (Sampoerna Academy) juga memimpin lokakarya pada Ramah Tamah tahunan yang kini diselenggarakan kedua sejumlah topik untuk siswa dari sekolah lain yang berkunjung. kalinya. Ramah Tamah tahun ini mengusung tema Sinergi untuk Pendidikan yang Mantap. Acara Ramah Tamah memberikan kesempatan bagi siswa dan guru sekolah lain untuk mengetahui lebih lanjut tentang Acara ramah tamah terdiri dari dua kegiatan: Kompetisi SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), serta untuk dan Lokakarya. Berbagai kompetisi diselenggarakan seperti mengenal pendekatan baru dan ide mutakhir. Kami berharap matematika, ilmu pengetahuan alam, bahasa Inggris, teknik dapat menyambut siswa-siswa lain untuk berkunjung ke bercerita, kompetisi mengeja, dan kontes pidato diadakan Sampoerna Academy di kesempatan berikutnya.14 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 15
  9. 9. LEADERSHIP & EDUCATION Inspiring Young Environmental Activists Jakarta, January 22, 2011—A group of Sampoerna School Nadine Zamira Syarief, musicians from Voice Indo Beatbox, of Education (SSE) students known as The Green Teachers and members of the Indonesian Comics Society, and the have organized and hosted the first Indonesian Youth Mini Environmental Education Network. Conference (IYMC 2011). The conference provided an opportunity for young Indonesians to discuss, share ideas, and The results of the Young Speakers Call for Papers were also inspire solutions for environmental issues. announced at the conference. Only 10 speakers, selected from dozens of entries, had the chance to present their papers at The conference theme was Youth Action for a Sustainable IYMC 2011. Alongside these seminars, a number of ‘Hands on Future, and focused on three main topics: Innovations in Experiences’ encouraged participants to inspire others about Environmentally–Friendly Technology, 3R (Reuse, Reduce, the environment through diverse channels, including comics, Recycle), and Green Activities’ The conference highlighted the drama, and music. important role of youth action in creating a sustainable future. “This event was entirely organized by students. It aimed “IYMC 2011 is for young people who share a passion for saving to introduce student teachers to environmental issues the environment and for inspiring others,” said Yosea Kurnianto, in education, and the role of educators in sustainable General Coordinator of IYMC 2011 and an SSE student from the development,” said Prof. Paulina Pannen, Dean of SSE. “SSE’s 2009 cohort. “Many young people feel that they don’t have a voice, and don’t know how to make a difference. IYMC 2011 environmental education group—The Green Teachers—are a pioneering group of student teachers who not only act directly Pemuda Aktivis Lingkungan yang Inspiratif aimed to show them what they can achieve by inspiring others.” through green activities, but are also committed to integrating sustainability principles within the classroom.” Jakarta, 22 Januari 2011—Sekelompok mahasiswa Sampoerna Runutan pemikiran-pemikiran tajam dan para pembicara yang The long list of thought-provoking and inspirational speakers School of Education (SSE) yang juga dikenal sebagai The Green mampu dijadikan panutan inspirasi dalam konferensi ini di at the conference included Miss Indonesia Earth 2009, Teachers telah menyelenggarakan sekaligus menjadi tuan rumah antaranya adalah Miss Indonesia Earth 2009 Nadine Zamira Syarief, acara Konferensi Mini Pemuda Indonesia 2011 (KMPI) yang para musikus Voice Indo Beatbox, para anggota Perkumpulan Komik pertama. Konferensi ini menyediakan kesempatan bagi pemuda Indonesia, dan Jaringan Pendidikan Lingkungan. Indonesia untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mencetuskan jalan keluar atas masalah lingkungan. Pengumuman Young Speakers Call for Papers juga diumumkan dalam konferensi ini. Hanya 10 pembicara, yang terseleksi dari Konferensi yang bertema Aksi Pemuda untuk Masa Depan lusinan pendaftar, mendapatkan kesempatan untuk membacakan Berkelanjutan, ini memfokuskan pada tiga topik utama: Inovasi makalah mereka di KMPI 2011. Selain seminar ini, beberapa praktisi Teknologi Lingkungan Hidup—Teknologi yang Ramah, 3R (Reuse, atau Hands on Experiences mengajak peserta untuk memberikan Reduce, Recycle), dan Aktivitas Peka Lingkungan. Konferensi ini inspirasi kepada khalayak tentang pentingnya isu lingkungan dengan menyoroti pentingnya peran pemuda demi menciptakan masa memanfaatkan berbagai cara, termasuk komik, drama, dan musik. depan yang berkelanjutan. “Acara ini sepenuhnya dijalankan oleh para mahasiswa. Hal ini dapat “KMPI 2011 ditujukan untuk generasi muda yang memiliki memperkenalkan para calon pengajar terhadap isu lingkungan kepedulian terhadap penyelamatan alam dan menjadi inspirasi bagi dalam dunia pengajaran serta bagaimana peran tenaga pendidik yang lain,” ungkap Yosea Kurnianto, Koordinator Umum KMPI 2011 dalam perkembangan berkelanjutan,” ujar Prof. Paulina Pannen, sekaligus mahasiswa SSE angkatan 2009. “Banyak pemuda merasa Dekan SSE. “Kelompok Pecinta lingkungan yang digagas SSE— mereka tidak memiliki suara dan tidak mengetahui bagaimana The Green Teachers—adalah pionir calon pengajar yang tidak mereka dapat menciptakan perubahan. KMPI 2011 bertujuan untuk hanya terlibat langsung terhadap aktivitas penghijauan, tetapi membuka mata mereka atas apa yang mampu mereka dapatkan juga memiliki komitmen untuk menggabungkan pengetahuan dengan memberikan inspirasi bagi orang lain.” lingkungan ke dalam kelas.”16 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 17
  10. 10. LEADERSHIP & EDUCATION A New Partnership Between SSE and Massey University, New Zealand Jakarta, April 7, 2011—Sampoerna School of Education (SSE) was invited by the New Zealand Ambassador to attend the first Massey University Alumni Dinner held at the New Zealand Embassy in Jakarta Selatan. This dinner marked the official Critical Pedagogy—A New Approach for Indonesian Teachers inauguration of a new relationship between Massey University Jakarta, March 16, 2011—Sampoerna School of Education (SSE) The book was co-authored by 12 leading Indonesian educational and SSE. hosted the launch of a new book Pedagogi Kritis: Perkembangan, thinkers, including experts in the field of pedagogy, philosophy, art, Substansi, dan Perkembangannya di Indonesia (‘Critical Pedagogy: foreign language, and alternative education. SSE and Massey University share many common interests, Development, Substance and its Development in Indonesia’) at the and there are many mutual benefits to be had from closer school’s campus. Practitioners and officials from the education A number of book discussions were held alongside the launch collaboration and cooperation. Both Indonesia and New sector in Indonesia attended the launch. ceremony, led by respected figures including Prof. Dr. Azyumardi Zealand will benefit from enhanced opportunities for Azra (UIN Graduate School), Dr. Samuel Hanneman (Department professional development, participation in seminars and Critical pedagogy is an educational philosophy inspired by the of Sociology University of Indonesia), and Joseph Ernest Mambo academic meetings, exchange of publications and academic approach of Brazilian pedagogue Paulo Freire through his 1970 (University Satya Wacana). materials, and joint educational programs. book The Pedagogy of the Oppressed. This book has become a classic in the realm of science education, and for four decades has “As an institute of higher education, Sampoerna School of Education Massey University and SSE formalized this arrangement through inspired educators throughout the world. aims to create a new generation of qualified educators, and to a Memorandum of Understanding signed by both parties. support the development of education in Indonesia. This new book This agreement will provide consistency and a focal point as “By hosting the launch of this important book, we hope to Critical Pedagogy will color the dynamics of our education system collaborative programs are developed and implemented. inspire the educational community to apply these pedagogical as it continues to grow,” said Prof. Paulina Pannen. conceptual developments here in Indonesia, and to foster a The MoU was signed by Prof. Paulina Pannen, Dean of SSE, learning environment that promotes critical analysis and academic and Prof. James Chapman, Pro-Vice Chancellor of Massey thought,” said Prof. Paulina Pannen, Dean of the Sampoerna School University, in the presence of Putera Sampoerna Foundation’s of Education. Managing Director, Nenny Soemawinata, and The Ambassador of New Zealand, H.E. Mr. David Taylor. Pedagogi Kritis—Sebuah Pendekatan Baru untuk Pengajar Jakarta, 16 Maret 2011—Sampoerna School of Education (SSE) Sebanyak 12 tokoh akademis Indonesia ambil bagian dalam buku menjadi tuan rumah bagi peluncuran buku berjudul Pedagogi Kritis: ini, mereka termasuk para ahli pedagogi, seni, bahasa asing, dan Perkembangan, Substansi, dan Pengembangannya di Indonesia pendidikan alternatif. Kerjasama Baru SSE dengan Massey University, Selandia Baru yang di selenggarakan di kampusnya. Praktisi dan perwakilan resmi Jakarta, 7 April 2011—Sampoerna School of Education (SSE) pertukaran publikasi dan materi akademis, dan akses program dari sektor pendidikan Indonesia menghadiri acara peluncuran ini. Beberapa diskusi buku lain juga diselenggarakan dalam acara menerima undangan dari Duta Besar Selandia Baru untuk pendidikan. peluncuran ini, dipimpin oleh figur terpandang seperti Dr. Pedagogi kritis adalah filosofi pendidikan yang terinspirasi dari Azyumardi Azra (Pascasarjana UIN), Dr. Samuel Hanneman (Jurusan menghadiri jamuan pertama Massey University Alumni Dinner yang diselenggarakan di Kantor Kedutaan Besar Selandia Baru Massey University dan SSE merumuskan kesepahaman ini pendekatan tokoh pedagogi Brazil, Paulo Freire yang menerbitkan Ilmu Sosiologi Universitas Indonesia), dan Joseph Ernest Mambo di Jakarta Selatan. Makan malam ini menjadi penanda inagurasi melalui Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh kedua bukunya pada 1970 berjudul The Pedagogy of the Oppressed. Buku (Universitas Satya Wacana). resmi dari hubungan kerjasama baru Massey University dengan belah pihak. Perjanjian ini akan menyediakan konsistensi ini telah menjadi khazanah baku dalam ranah ilmu pendidikan dan SSE. dan rujukan program kolaboratif yang dikembangkan dan selama empat dekade telah memberikan inspirasi kepada para “Sebagai intitusi pendidikan lanjut, Sampoerna School of Education diterapkan. pendidik di seluruh dunia. bertujuan untuk mencetak generasi pendidik baru yang berkualitas dan mampu mendukung perkembangan dunia pendidikan SSE dan Massey University memiliki beberapa minat yang sama dan banyak kerjasama saling menguntungkan yang akan Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Prof. Paulina Pannen, “Dengan meluncurkan buku penting ini, kami berharap dapat Indonesia. Buku baru Pedagogi Kritis ini akan memberi warna pada didapatkan dari kolaborasi serta kemitraan yang lebih dekat. Dekan SSE dan Prof. James Chapman, Pro-Vice Chancellor dari memberikan inspirasi bagi komunitas pendidik untuk menerapkan dinamika sistem kependidikan sejalan dengan perkembangannya,” Indonesia dan Selandia Baru akan mendapatkan manfaat Massey University yang disaksikan oleh Nenny Soemawinata, konsep pengembangan pedagogi di Indonesia dan membawa tambah Prof. Paulina Pannen. dari peluang-peluang yang dihasilkan demi pengembangan Direktur Pelaksana Putera Sampoerna Foundation dan H.E. Mr. situasi belajar yang mendukung analisa kritis dan pemikiran profesional, partisipasi seminar serta pertemuan akademis, David Taylor, Duta Besar Selandia Baru. akademis,” ujar Prof. Paulina Pannen, Dekan Sampoerna School of Education.18 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 19
  11. 11. LEADERSHIP & EDUCATION Mahasiswa Sampoerna School of Business Berkompetisi di Olimpiade Bahasa Inggris Asia Tenggara Jakarta, 12—14 Februari 2011—Jika keputusan juri hanya awal yang diadakan selama beberapa hari. Hari kelima adalah berdasarkan semangat dan antusiasme, tim Sampoerna Round Octo, pada ronde ini tim SSB bertanding melawan School of Business (SSB) akan memenangkan medali emas siswa berbakat lainnya dalam Story Telling, News Casting, dan dengan instan. Dua belas mahasiswa dari Sampoerna School of Kompetisi Film Pendek. GeiGE adalah satu-satunya tim yang Business berlaga di Asia Tenggara Inggris Olimpiade di Kampus memproduksi film berjenis dokumenter. Mereka mengajak Anggrek, Binus University. dan mendorong peserta lain untuk berpartisipasi memilih film favorit mereka. Upacara pembukaan adalah kesempatan untuk bertatap muka dengan 360 mahasiswa sekolah tinggi lain yang berpartisipasi Pada hari terakhir, semua peserta berkumpul untuk dari empat negara: Malaysia, Filipina, Thailand dan, tentu saja, menyaksikan babak final. Standar penilaian sangat tinggi, tetapi Indonesia. SSB tidak tampil mengecewakan. Selamat untuk Adam Ahmad Damanhuri, Mahasiswa SSB, yang meraih peringkat kedua Meskipun lembaga pendidikan yang masih terbilang baru, dalam Kompetisi Film Pendek melalui karyanya yang berjudul tim SSB mampu menunjukkan persaingan ketat. Menyebut I Dare to Dream. kelompok mereka GeiGE, mereka berhasil melalui babak SSB Students Participate in the Southeast Asian English Olympic Jakarta, February 12—14, 2011—If the judges’ decision had the preliminary rounds held over the first few days. Day five been based on vigor and enthusiasm, the Sampoerna School was the Octo Round, where the SSB team competed against of Business (SSB) team would all have won instant gold medals. other talented students in Story Telling, News Casting, and Twelve students from Sampoerna School of Business (SSB) Short Movie Making. GeiGE were the only team to create a competed in the Southeast Asian English Olympics at Anggrek documentary video, which they promoted to other participants Campus, Binus University. and encouraged them to vote for their favorite movie. The opening ceremony was an opportunity to meet the other On the last day, all participants gathered to watch the final 360 participating high school and college students from four showdown. The standard of competition was very high, but SSB countries: Malaysia, Philippines, Thailand and, of course, didn’t disappoint. Congratulations to SSB student Adam Ahmad Indonesia. Damanhuri, who won second prize in the Short Movie Making competition for his film I Dare to Dream. Despite being a new institution, the SSB team provided fierce competition. Calling themselves GeiGE, they breezed through20 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 21
  12. 12. LEADERSHIP & EDUCATION Trust Business Competition Trust Business Competition Paris, April 4—6, 2011—Chandra Satria Muda, a scholarship Danone Value and Dual Commitment philosophies. We felt it Paris, 4—6 April 2011—Chandra Satria Muda, seorang prioritas masalah-masalah yang menuntut perhatian segera. recipient from Koperasi Siswa Bangsa and his fellow students is important to develop a strategy in line with the company’s penerima beasiswa pendidikan Koperasi Siswa Bangsa “Ketika mengembangkan strategi, kami menerapkan Nilai-Nilai of civil engineering at the University of Indonesia, recently took vision and mission”. dan kawan-kawannya dari Jurusan Teknik Sipil, Universitas Danone dan Filosofi Komitmen Ganda. Kami merasa penting part in the Danone 8th Trust Business Competition in Paris. Indonesia, baru-baru ini ikut ambil bagian dalam kompetisi untuk mengembangkan strategi sesuai dengan visi dan misi During the closing ceremony on April 2011, Chandra and his Every proposal was sent to Danone Headquarters in Paris for Danone 8th Trust Business Competition di Paris. Pada upacara perusahaan .” team, The Jayawijaya Team, were awarded first prize. review. Third place was awarded to the Best USU team from the penutupan pada 4—6 April 2011, Chandra dan timnya, Tim University of Sumatra Utara, while the High Five Team from the Jayawijaya, mampu meraih juara pertama. Setiap proposal dikirim ke kantor pusat Danone di Paris untuk The competition challenged participants to compose an University of Indonesia took second. dinilai. Juara tiga diraih oleh tim Best USU dari Universitas effective business strategy, by considering both the internal and Kompetisi ini menantang peserta untuk menyusun strategi Sumatera Utara, sedangkan Tim High Five dari Universitas the external elements of the company. Each team was given a Chandra and his Jayawijawa Team from the University of bisnis yang efektif, dengan mempertimbangkan baik unsur Indonesia meraih tempat kedua. case study, and asked to plan a three-year business strategy for Indonesia were judged the overall winners and secured internal maupun eksternal perusahaan. Setiap tim diberi studi a fictional country. Participants had to identify opportunities, Indonesia’s place as the winning country in this international kasus, dan diminta untuk merencanakan strategi bisnis tiga Chandra bersama Tim Jayawijawa dari Universitas Indonesia but also address various challenges in each country. competition. Chandra has now turned his focus to completing tahun di sebuah negara fiksi. Peserta harus mengidentifikasi unggul secara keseluruhan dan mengharumkan Indonesia his thesis on Industrial Engineering, and graduating from peluang dan mengatasi berbagai tantangan di setiap negara. sebagai negara pemenang kompetisi internasional. Chandra kini According to Chandra, there were many issues for each the University of Indonesia. Keep making Indonesia proud, menyelesaikan skripsinya di Jurusan Teknik Industri, Fakultas division in the company to face. However his winning approach Chandra! Menurut Chandra, ada banyak masalah berbeda di setiap Teknik, Universitas Indonesia. Teruslah mengharumkan nama was to prioritize those issues that demanded immediate divisi perusahaan. Namun strategi yang membuatnya Indonesia, Chandra! attention. “When we developed our strategy, we applied the memenangkan kompetisi ini adalah untuk memberikan22 Putera Sampoerna Foundation Quarterly Report 1st QUARTER 2011 23

×