PERAN DAN HUBUNGAN ANTARA                   “WADAH BERBAGI PENGETAHUAN”                     DENGAN “KOMUNITAS MEREK”      ...
I. LATAR BELAKANG MASALAH DAN PERTANYAAN PENELITIANMengapa mempelajari wadah berbagi pengetahuan?•Karena merupakan metode ...
I. LATAR BELAKANG MASALAH DAN PERTANYAAN PENELITIAN   Operant Resources                                                   ...
II.1 .1 KAJIAN LITERATUR                     PEMILIHAN UNTUK VARIABLE INDEPENDEN ENDOGEN Y                                ...
II.1.2 KAJIAN LITERATUR                                 Model Brand Community Triad                                       ...
II.1.3 KAJIAN LITERATUR                            WADAH-WADAH DALAM BERBAGI PENGETAHUAN                                  ...
II.1.4 KAJIAN LITERATUR                                              (EMPIRIS)         People with      affiliation Motive...
II.2 Model Penelitian                                                                         Theoretical Foundation      ...
II.3 KERANGKA PEMIKIRAN KONSEPTUAL                                                 WADAH 1:                               ...
II.4 KERANGKA PEMIKIRAN OPERAASIONAL                                       Platform Pertukaran                            ...
II.5 HIPOTESA H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd     Wadah Berbagi Pengetahuan H2: Ada hubungan kausalitas dari   ...
III.1 METODOLOGI PENELITIANJenis Penelitian     Kuantitatif dan Deskriptif -> rangkuman sampelMetoda Analisa       Structu...
III.1 METODOLOGI PENELITIANMetode Sampling     Convenience sampling or Accidental Sampling                    Suatu ciri d...
III.1 METODOLOGI PENELITIANData Administering   Self Administering                     Untuk ketiga komunitas KOBAMA, BBC ...
III.1.1 KARAKTERISTIK SAMPEL          Untuk Menguji apakah model dari Knowledge sharing platform terhadap Komunitas       ...
III.1.2 KARAKTERISTIK PRODUK MEREK YANG DIWAKILI SAMPEL KOMUNITAS MEREK23 Februari 2013                                   ...
III.3 DATA DAN SKALA PENGUKURAN       Jenis Data                                  Informasi                           Sumb...
III.3 DATA DAN SKALA PENGUKURAN      Skala Pengukuran       Ordinal dengan skala likert                              STS A...
III.4. DIAGRAM LINTAS     10             11         12              13            14              15           16  ...
IV.1. HASIL PENELITIAN  Standardized Solution untuk seluruh komunitas                                             Ruang   ...
IV.1. HASIL PENELITIANt value untuk seluruh komunitas                                             Ruang                   ...
IV.1. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013              22
IV. 1 Kecocokan Keseluruhan Model               Goodness-of-Fit                      Cut-off-Value   Actual-Value         ...
IV.1. HASIL PENELITIAN  Kesimpulan dari total populasi H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd     Wadah Berbagi Penget...
IV.2. HASIL PENELITIANStandardized Solution untuk KOBAMA                                             Ruang                ...
IV.2. HASIL PENELITIANt value untuk KOBAMA                                             Ruang                              ...
IV.2. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013              27
IV.2. KECOCOKAN MODEL UNTUK KOBAMA              Goodness-of-Fit                      Cut-off-Value   Actual-Value         ...
IV.2. HASIL PENELITIAN Kesimpulan Hipotesa untuk KOBAMA H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd     Wadah Berbagi Penge...
IV.3. HASIL PENELITIAN   Standardized Solution untuk BBC                                             Ruang                ...
IV.3. HASIL PENELITIAN         t value untuk BBC                                            Ruang                         ...
IV.3. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013              32
IV.3. KECOCOKAN MODEL UNTUK BBC              Goodness-of-Fit                      Cut-off-Value   Actual-Value            ...
IV.3. HASIL PENELITIAN  Kesimpulan Hipotesa untuk BBC H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd     Wadah Berbagi Pengeta...
IV.4. HASIL PENELITIAN  Standardized Solution untuk IDB                                             Ruang                 ...
IV.4. HASIL PENELITIAN     t value untuk IDB                                            Ruang                             ...
IV.4. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013              37
IV.4. KECOCOKAN MODEL UNTUK IDB              Goodness-of-Fit                      Cut-off-Value   Actual-Value            ...
IV.1. HASIL PENELITIANKesimpulan Hipotesa untuk IDB H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd     Wadah Berbagi Pengetahu...
V. KESIMPULAN  Suatu Komitmen komunitas merek yang terbentuk karena trust dan affect (hur et al 2011) dapat terjadi  tidak...
V. KESIMPULAN   2. Kesadaran Bersama (we-ness)    Persaudaraan lebih kepada            Setelah mengikuti beberapa kali    ...
VI. KONTRIBUSI PENELITIAN DAN SARAN Untuk Praktisi dalam konsep co-creation 1. Ibu Dan Balita bisa lebih menguatkan merekn...
VI. KONTRIBUSI PENELITIAN DAN SARAN Untuk Praktisi dalam konsep co-creation perusahaan - komunitas 2. Untuk Produsen Kecap...
VI. KONTRIBUSI PENELITIAN DAN SARANUntuk Akademisi dalam konsep co-creation perusahaan - komunitas1. Dengan terbukti adany...
TERIMA KASIH                   PEMBIMBING PENELITIAN:                   1. Prof. Dr. Ir. Agus W. Soehadi, MSc of Prasetiya...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PERAN DAN HUBUNGAN ANTARA “WADAH BERBAGI PENGETAHUAN” DENGAN “KOMUNITAS MEREK” SEBAGAI MEDIA MIKRONISASI DARI MOTIF INDIVIDU MENJADI BENTUK KOMITMEN KONSUMEN TERHADAP MEREK DALAM SUATU KOMUNITAS

1,286 views

Published on

Presentation National Marketing Conference by Antonius W. Sumarlin
(Reseacher of Community)

1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
  • Presented at National Marketing Conference, 14 February 2013.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
1,286
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
44
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PERAN DAN HUBUNGAN ANTARA “WADAH BERBAGI PENGETAHUAN” DENGAN “KOMUNITAS MEREK” SEBAGAI MEDIA MIKRONISASI DARI MOTIF INDIVIDU MENJADI BENTUK KOMITMEN KONSUMEN TERHADAP MEREK DALAM SUATU KOMUNITAS

  1. 1. PERAN DAN HUBUNGAN ANTARA “WADAH BERBAGI PENGETAHUAN” DENGAN “KOMUNITAS MEREK” SEBAGAI MEDIA MIKRONISASI DARI MOTIF INDIVIDU MENJADI BENTUK KOMITMEN KONSUMEN TERHADAP MEREK DALAM SUATU KOMUNITAS Oleh: Antonius W. Sumarlin Community Reseacher23 Februari 2013 1
  2. 2. I. LATAR BELAKANG MASALAH DAN PERTANYAAN PENELITIANMengapa mempelajari wadah berbagi pengetahuan?•Karena merupakan metode komunikasi yang semakin populer yangmemungkin semua orang berinteraksi dan berkomunikasi tanpabatasan. Menurut aliran relationship marketing, wadah ini dapatberkelanjutan karena adanya Komitmen hubungan dan kepercayaansebagai konstruk mediating terhadap suksesnya penjualan nilai jasaatau service value (Morgan & Hunt 1994).•Bentuk jejaring sosial: komunitas atau komunitas merek•Tools: Blackberry, facebook, yahoo answers, tweeter, Event dll 23 Februari 2013 2
  3. 3. I. LATAR BELAKANG MASALAH DAN PERTANYAAN PENELITIAN Operant Resources Operand Resources Proactive Posters KOMUNITAS Reactive Posters Pengetahuan, MEREK Koleksi dari Kumpulan individu Pengalaman dan berbagi pengalaman untuk Informasi untuk ide - ide kepentingannya masing-masing pengembangan produk Pertanyaan Riset Deskriptif: selain komunitas merek SUMBER DAYA SOSIAL SUMBER DAYA INDIVIDU (Muniz dan O’Guinn 2001), apakah ada variabel mediating Sosial, Budaya & Kapital simbol Kapital Manusia lain sebagai tempat Moderator mikronisasi shared interest dan Interaksi yang menghasilkan proses penciptaan nilai (continuous process perspective of business) shared passion (Cova 2002) PROPOSISI NILAI PEMANFAATAN NILAI (Value Proposition) (Value in Use) Sense & Response Make & Sale Sense & Response Taste & Buy Operant Resources Operand Resources Operant Resources Operand Resources Service-Centric Goods-Centric Sosial, Budaya, Fisik Objek Materi Komptensi Inti Kolektif dari Sumber Ekonomis (Skills and Knowledge) daya produksi Service Dominant Logic (SDL) Consumer Culture Theory (CCT) For Companies For Consumers Vargo and Lusch (2004, 2007) Arnould and Thompson (2005) Gambar 1. Proses sharing dalam penciptaan nilai suatu produk bermerek antara produsen dan konsumen serta faktor moderating nya dalam komunitas merek Sumber : Pongsakornrungsilp (2010)23 Februari 2013 3
  4. 4. II.1 .1 KAJIAN LITERATUR PEMILIHAN UNTUK VARIABLE INDEPENDEN ENDOGEN Y (EMPIRIS)Catatan: PERILAKU LOYALITASTujuan akhir dari kegiatan komunitas:optimalisasikan kesempatan berkolaborasi Niat tetapdengan pelanggan yang loyal (Algesheimer et al melakukan pembelian Reactive Poster2005) berulang terhadap merek yang sama Komitmen Individu dalam Pewartaan Komunitas Merek merek dari Reactive Poster mulut-ke-mulut terhadap Merek Keluhan konstruktif thd Proactive Poster merek Gambar 2. Hubungan Komitmen komunitas merek terhadap perilaku loyalitas Sumber : Hur et al (2011) 23 Februari 2013 4
  5. 5. II.1.2 KAJIAN LITERATUR Model Brand Community Triad (TEORITIS) Wadah yang disebut Komunitas Merek Merek Consciousness of kind (we-ness) 1. Strong connection to Brand 2. Strong connection among members 3. Legitimacy: really knowing the brand vs using the brand for wrong reason Sense of Moral Responsibility Problem solving and repairing product Shared rituals and Traditions True believer vs Opportunistic User konsumen konsumen Gambar 4. Hubungan Knowledge Sharing terhadap Brand Community Sumber : Go dan Fenema (2006), T’Klooester dan Go (2004)23 Februari 2013 5
  6. 6. II.1.3 KAJIAN LITERATUR WADAH-WADAH DALAM BERBAGI PENGETAHUAN (TEORITIS) Wadah yang disebut Wadah yang disebut Platform Berbagi Pengetahuan Komunitas Merek Material Space (co presence of people and artifacts) Consciousness of Rumah, Tempat Kerja, Tempat Umum kind Information Space (Joining together information Sense of Moral space) Responsibility Menggali Pengetahuan / Berdiskusi via Media Cetak, Tatap Muka, Media Elektronik Shared rituals and Traditions Mind Space (connecting Mind Space) Opini, Budaya, Kebiasaan Social Space (connecting social network) Satu daerah, satu perkumpulan, satu organisasi Gambar 4. Hubungan Knowledge Sharing terhadap Brand Community Sumber : Go dan Fenema (2006), T’Klooester dan Go (2004)23 Februari 2013 6
  7. 7. II.1.4 KAJIAN LITERATUR (EMPIRIS) People with affiliation Motive Behavioral Intentions People with 1. Intention to participate Power Motive Knowledge Sharing 2. Intention to recommend 3. Intention to be loyal People with Achievement MotiveGambar 3. Hubungan Motif dalam Pertukaran Pengetahuan dan Informasi terhadap Intensi Perilaku Konsumen Sumber : Yih Wu dan Sukoco (2010)23 Februari 2013 7
  8. 8. II.2 Model Penelitian Theoretical Foundation Empirical Study Theoretical Foundation Tribal Marketing Knowledge Sharing Platform and Building brand loyalty through Brand Community managing brand community Cova B (2002) commitment Go dan Fenema (2006), T’Klooster dan Go (2004) Hur WM, Ahn KH, Kim M (2011) Proses dari pemikiran kolektif (we- ness) menjadi komitmen pelanggan Proses dari passion and emotion Proses dari shared passion and yang ditindak lanjuti individu termikronisasi menjadi shared emotion menjadi shared passion and shared emotion pemikiran kolektif (we-ness) Komitmen Individu Niat tetap Motif para melakukan dalam Komunitas individu pembelian Wadah Merek terhadap Merek operant Wadah Berbagi (Brand Repurchasing berulang perusahaan dan Komunitas Intention, Word of Pengetahuan terhadap operant Merek Mouth of Brand, Brand merek yang Constructive konsumen sama Complaint) Pewartaan merek dari mulut-ke- mulut Theoretical Foundation Empirical Study Theoretical Foundation Motives Shared Motive to intention behavior Brand Community TheoryVS Needs, Drives & Wants Wann & Sukoco (2010) Muniz dan O’Guinn (2001) Keluhan Mahatoo (1998) konstruktif23 Februari 2013 8
  9. 9. II.3 KERANGKA PEMIKIRAN KONSEPTUAL WADAH 1: Ruang Berbagi Pengetahuan Komitmen Motif pelanggan dalam komunitas merek Individu terhadap Merek WADAH 2:Komunitas merek adalah wadah berbagi Komunitaspengetahuan juga (sharing knowledge)terhadap merek tertentu, maka layaknya motif Merekindividu juga mempengaruhi alasan untukbergabung dalam komunitas merek. Gambar 4. Kerangka Pemikiran Konseptual secara umum Kebaruan dalam penelitian ini adalah memberlakukan “wadah ruang berbagi pengetahuan” diuji secara bersama dengan “Wadah Komunitas merek” sebagai tempat mikronisasi dari shared passion dan shared interest individu 23 Februari 2013 9
  10. 10. II.4 KERANGKA PEMIKIRAN OPERAASIONAL Platform Pertukaran Pengetahuan KomunitasMotif Individu Merek Intensi kembali Ruang Material H41 menggunakan Merek (Kehadiran orang dan H21 - H23 Kesadaran Bersama (Repurchase Intentention) (Consciousness of Kind) benda) Individu dengan Manusia bertemu dalam Motif afliasi H11 - H14 lingkungan fisik H24 - H26 Rasa Tanggung Jawab Komitmen Pelanggan H42 Moral H31 - H33 dalam komunitas Pewartaan Merek dari merek terhadap mulut ke mulut Ruang Informasi (Sense of Moral merek (Word of Mouth of Brand) (Penggabungan beberapa Responsibility) Individu dengan informasi) H27- H29 H43 Fasilitas akses ke sumber Motif Prestasi H15 - H18 pengetahuan dalam bentuk Kebersamaan dalam Keluhan Konstruktif Groupware dan knowledge pelaksanaan tradisi (Constructive Complaint) portals dan ritual H210 - H213 (Shared Tradition and Individu dengan Ritual) Motif H19 - H112 Ruang Alam Pikiran Kekuasaan (Menghubungkan beberapa ruang Pikiran) (Manusia ke Manusia, Manusia ke mesin, Mesin ke mesin H51 - H54 Ruang Sosial (Menghubungkan jaringan sosial) H61 - H63 H64 - H66 H67 - H69 Gambar 5. Kerangka Pemikiran Operasional Secara Umum 23 Februari 2013 10
  11. 11. II.5 HIPOTESA H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd Wadah Berbagi Pengetahuan H2: Ada hubungan kausalitas dari Wadah Berbagi Pengetahuan thd Komunitas Merek H3: Adanya hubungan kausalitas dari Komunitas Merek thd Komitmen Komunitas Merek H4: Adanya hubungan kausalitas dari Komitmen Komunitas Merek thd Perilaku Loyalitas 11 H5: Adanya hubungan kausalitas dari wadah berbagi pengetahuan thd Komunitas Merek H6: Adanya hubungan kausalitas dari Motif thd Komunitas Merek23 Februari 2013
  12. 12. III.1 METODOLOGI PENELITIANJenis Penelitian Kuantitatif dan Deskriptif -> rangkuman sampelMetoda Analisa Structural Equation AnalysisJumlah Sampel Persiapan data berdasarkan basis model dengan 200 sampel per komunitas yang ditentukan berdasarkan pertimbangan a) 5 x 46 koefisien yaitu 220 responden (Hair et al 2007) atau b) b) yang mendekati batas max kemampuan SEM dalam program Lisrel 8.8 yaitu 200 responden per komunitas (Joreskog 1996).Kriteria pemilihan 1) Komunitas merek pangan dipilih karena popularitasKomunitas Merek produk pangan yang diwakili memiliki kecukupan sampel populasi pada saat event berlangsung, 2) Karakteristiknya yang berbeda-beda sehingga accidental sampling mampu menjelaskan fenomena yang diusulkan 23 Februari 2013 12
  13. 13. III.1 METODOLOGI PENELITIANMetode Sampling Convenience sampling or Accidental Sampling Suatu ciri dan tradisi khas dari komunitas merek adalah community event dengan karakteristik anggotanya yang bersifat voluntary. Proses pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan seperti peneliti-peneliti terdahulu Muniz dan O’Guinn 2001, Mc Alexander, Schouten dan Koenig 2002) yaitu dengan mendatangi dimana event tersebut diselenggarakan. Dalam hal ini, pengambilan data dilakukan pada saat event yang diselenggarakan di bulan Desember 2012: Kobama dan BBC di Bogor dan IDB di Jakarta. 23 Februari 2013 13
  14. 14. III.1 METODOLOGI PENELITIANData Administering Self Administering Untuk ketiga komunitas KOBAMA, BBC dan IDB, self- administered questionnaires dibagikan pada saat event berlangsung Kuesioner yang dibagikan berjumlah 200 per komunitas Jumlah yang kembali dan terisi penuh: KOBAMA = 194 BBC = 200 IDB = 200 Total = 594 23 Februari 2013 14
  15. 15. III.1.1 KARAKTERISTIK SAMPEL Untuk Menguji apakah model dari Knowledge sharing platform terhadap Komunitas Merek yang diusulkan sesuai dan cocok dengan karakteristik komunitas merek yang berbeda-beda KARAKTERISTIK KOMUNITAS MEREK 1. Inisiator Konsumen Manajemen Manajemen Top Level Pendiri Merek Mid-Level BBC frisian Flag (Diawali dari internal kelas di pabrik) 2. Komunikasi Kemandirian Dialog dan Analogi Dialog dgn ahli gizi cara Dialog antar antar pakar dan nutrisi, pakar penggunaan Konsumen dalam praktisi via event kesehatan dan produk yg event Wisata cooking class, psikolog anak via dikonsumsi Kuliner KOBAMA facebook dan seminar, website dan Facebook website perusahaan dan perusahaan facebook23 Februari 2013 15
  16. 16. III.1.2 KARAKTERISTIK PRODUK MEREK YANG DIWAKILI SAMPEL KOMUNITAS MEREK23 Februari 2013 16
  17. 17. III.3 DATA DAN SKALA PENGUKURAN Jenis Data Informasi Sumber Data Motif a. Motif afiliasi Anggota komunitas b. Motif kekuasaan merek c. Motif keberhasilan d. Ruang material Ruang Berbagi e. Ruang informasi Pengetahuan f. Ruang alam pikiran g. Ruang sosial Komunitas Merek h. Kesadaran bersama Komitmen Komunitas i. Rasa tanggung jawab moral Merek j. Kebersamaan dalam tradisi dan ritual k. Pembelian berulang terhadap merek yang sama Perilaku Loyalitas l. Pewartaan mulut-ke-mulut tentang merek m. Keluhan konstruktif Profil Responden a. Pekerjaan, jenis kelamin,umur, status Anggota komunitas perkawinan, domisili, jumlah tanggungan, merek pendidikan, pengeluaran, tempat tinggal, alat komunikasi, hobi b. Lama Keanggotaan c. Alasan bergabung d. Pertama kali mendengar komunitas merek23 Februari 2013 17
  18. 18. III.3 DATA DAN SKALA PENGUKURAN Skala Pengukuran Ordinal dengan skala likert STS ATS N AS SS Keterangan : STS = Sangat Tidak Setuju ATS = Agak Tidak setuju N = Ragu ragu atau tidak berpendapat AS = Agak Setuju SS = Sangat Setuju23 Februari 2013 18
  19. 19. III.4. DIAGRAM LINTAS 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 10 11 12 13 14 19 20 21 22 23 24 15 16 17 18 Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran Y4 Y31 X1 Y1 Y2 1 1 22 X2 Y5 5 y5 2 Wadah Ruang3 X3 Berbagi Y1 Y2 Intensi melakukan pembelian ulang y6 Y6 6 3 merek dengan y7 Pengetahuan Motif Aliasi 1 4 merek yang sama η4 Y7 7 y1 y2 x14 X4 4 1 β2 y8 Y8 85 X5 5 Motif x2 β1 Komitmen pelanggan dalam 5 Penyebaran Berita dari mulut ke y9 Y9 9 6 Kekuasaan Motif mulut tentang y10 komunitas6 X6 merek terhadap merek ini Y10 10 ξ1 x3 2 merek η5 η3 β3 6 7 Motif Prestasi7 X7 8 y3 y4 Y11 11 9  y118 X8 Wadah Keluhan y12 Y12 12 Komunitas Y3 Y4 Konstruktif9 X9  y13 Merek η6 13 2 3 4 Y13 Y6 Y7 Y5 Kebersamaan Kesadaran Pelaksanaan Tanggung Jawab Bersama Tradisi dan Ritual Moral 25 26 27 28 29 30 31 32 33 X25 X26 X27 X28 X29 X30 X31 X32 X33 25 26 27 28 29 30 31 32 33 23 Februari 2013 19
  20. 20. IV.1. HASIL PENELITIAN Standardized Solution untuk seluruh komunitas Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran 0.39 0.60 0.33 0.48 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 0.75 η4 Motif Aliasi 0.53 0.12 0.66 0.48 Komitmen Motif 0.82 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif 0.63 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang ξ1 merek terhadap merek ini 0.73 0.07 merek η5 Motif η3 Prestasi 0.82 0.69 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 0.71 0.67 0.74 Kebersamaan Tanggung Kesadaran pelaksanaan Jawab Moral Bersama tradisi Chi-square = 677.40, df=206, P-value=0.0000, RMSEA=0,062 n= 59423 Februari 2013 20
  21. 21. IV.1. HASIL PENELITIANt value untuk seluruh komunitas Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran 5.05 4.34 5.28 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 11.94 η4 Motif Aliasi 7.74 0.94 5.95 9.17 Komitmen Motif 12.03 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif 0.96 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang 11.46 ξ1 merek terhadap merek ini 0.17 merek η5 Motif η3 Prestasi 7.35 12.31 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 15.71 15.12 Kebersamaan Tanggung Kesadaran pelaksanaan Jawab Moral Bersama tradisi Chi-square = 677.40, df=206, P-value=0.0000, RMSEA=0,06223 Februari 2013 21
  22. 22. IV.1. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013 22
  23. 23. IV. 1 Kecocokan Keseluruhan Model Goodness-of-Fit Cut-off-Value Actual-Value Chi-square (X2) 677.309 Degree of Freedom ≤2 206 = 3.28 Significance Probability (P-value)  0,05 0.0 RMSEA ≤ 0,08 0.0622 NFI  0,90 0,954 NNFI  0,90 0,960 CFI  0,95 0,967 GFI  0,90 0,909 AGFI  0,90 0,879 Kesimpulan: Model does not fits the data 23 Februari 2013 23
  24. 24. IV.1. HASIL PENELITIAN Kesimpulan dari total populasi H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd Wadah Berbagi Pengetahuan (diterima) H2: Ada hubungan kausalitas dari Wadah Berbagi Pengetahuan thd Komunitas Merek (ditolak) H3: Adanya hubungan kausalitas dari Komunitas Merek thd Komitmen Komunitas Merek (diterima) H4: Adanya hubungan kausalitas dari Komitmen Komunitas Merek thd Perilaku Loyalitas (diterima) H5: Adanya hubungan kausalitas dari wadah berbagi pengetahuan thd Komunitas Merek (ditolak) H6: Adanya hubungan kausalitas dari Motif thd Komunitas Merek (ditolak) Secara umum Model usulan tidak fit dengan data populasi diduga karena karakteristik ketiga komunitas merek tersebut tidak sama, oleh karena itu model harus diuji secara terpisah untuk setiap komunitas23 Februari 2013 24
  25. 25. IV.2. HASIL PENELITIANStandardized Solution untuk KOBAMA Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran 0.45 0.79 0.75 0.79 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 0.88 η4 Motif Aliasi 0.56 0.71 0.94 0.53 Komitmen Motif 0.78 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif 0.72 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang ξ1 merek terhadap merek ini 0.44 0.12 merek η5 Motif η3 Prestasi 0.82 0.66 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 KSE 0.89 0.82 0.83 Kebersamaan Tanggung Kesadaran pelaksanaan Jawab Moral Bersama tradisi Chi-square = 244.09, df=212, P-value=0.06448, RMSEA=0,031 n= 19423 Februari 2013 25
  26. 26. IV.2. HASIL PENELITIANt value untuk KOBAMA Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran 5.85 6.31 5.77 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 8.29 η4 Motif Aliasi 4.29 3.60 4.62 3.77 Komitmen Motif 7.59 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif 0.97 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang 5.28 ξ1 merek terhadap merek ini 0.15 merek η5 Motif η3 Prestasi 1.28 6.23 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 9.84 9.29 Kebersamaan Tanggung KSE Kesadaran pelaksanaan Bersama Jawab Moral tradisi Chi-square = 677.40, df=206, P-value=0.0000, RMSEA=0,06223 Februari 2013 26
  27. 27. IV.2. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013 27
  28. 28. IV.2. KECOCOKAN MODEL UNTUK KOBAMA Goodness-of-Fit Cut-off-Value Actual-Value Chi-square (X2) 318.768 Degree of Freedom ≤2 212 = 1,503 Significance Probability (P-value)  0,05 0.0 RMSEA ≤ 0,08 0.0314 NFI  0,90 0,965 NNFI  0,90 0,994 CFI  0,95 0,995 GFI  0,90 0,847 AGFI  0,90 0,801 Kesimpulan: Model fits the data23 Februari 2013 28
  29. 29. IV.2. HASIL PENELITIAN Kesimpulan Hipotesa untuk KOBAMA H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd Wadah Berbagi Pengetahuan (diterima) H2: Ada hubungan kausalitas dari Wadah Berbagi Pengetahuan thd Komunitas Merek (ditolak) H3: Adanya hubungan kausalitas dari Komunitas Merek thd Komitmen Komunitas Merek (ditolak) H4: Adanya hubungan kausalitas dari Komitmen Komunitas Merek thd Perilaku Loyalitas (diterima) H5: Adanya hubungan kausalitas dari wadah berbagi pengetahuan thd Komunitas Merek (diterima) H6: Adanya hubungan kausalitas dari Motif thd Komunitas Merek (ditolak) Model usulan fit dengan data populasi KOBAMA artinya KOBAMA sebenarnya bukan komunitas merek namun suatu kelompok yang memanfaatkan wadah berbagi pengetahuan untuk mendukung komitmennya terhadap merek kecap bango23 Februari 2013 29
  30. 30. IV.3. HASIL PENELITIAN Standardized Solution untuk BBC Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran 0.98 0.99 1 1 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 0.67 η4 Motif Aliasi 0.99 0.20 0.37 0.72 Komitmen Motif 0.78 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif 0.13 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang ξ1 merek terhadap merek ini 0.59 0.12 merek η5 Motif η3 Prestasi 0.63 0.46 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 0.95 0.93 0.90 BC KSP Kebersamaan Tanggung Kesadaran pelaksanaan Jawab Moral Bersama tradisi Chi-square = 156.30, df=224, P-value=0.99982, RMSEA=0,000 n= 20023 Februari 2013 30
  31. 31. IV.3. HASIL PENELITIAN t value untuk BBC Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran 20.61 17.73 17.73 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 5.90 η4 Motif Aliasi 18,42 12.24 9.98 6.64 Komitmen Motif 6.12 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif 4.62 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang 5.84 ξ1 merek terhadap merek ini 3.56 merek η5 Motif η3 Prestasi 19.10 4.12 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 16.84 16.68 BC KSP Kebersamaan Tanggung Kesadaran pelaksanaan Jawab Moral Bersama tradisi Chi-square = 156.30, df=224, P-value=0.99982, RMSEA=0,00023 Februari 2013 31
  32. 32. IV.3. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013 32
  33. 33. IV.3. KECOCOKAN MODEL UNTUK BBC Goodness-of-Fit Cut-off-Value Actual-Value Chi-square (X2) 156,301 Degree of Freedom ≤2 224 = 0.698 Significance Probability (P-value)  0,05 1 RMSEA ≤ 0,08 0.0 NFI  0,90 1 NNFI  0,90 1,050 CFI  0,95 1 GFI  0,90 0,965 AGFI  0,90 0,956 Kesimpulan: Model fits the data23 Februari 2013 33
  34. 34. IV.3. HASIL PENELITIAN Kesimpulan Hipotesa untuk BBC H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd Wadah Berbagi Pengetahuan (diterima) H2: Ada hubungan kausalitas dari Wadah Berbagi Pengetahuan thd Komunitas Merek (diterima) H3: Adanya hubungan kausalitas dari Komunitas Merek thd Komitmen Komunitas Merek (diterima) H4: Adanya hubungan kausalitas dari Komitmen Komunitas Merek thd Perilaku Loyalitas (diterima) H5: Adanya hubungan kausalitas dari wadah berbagi pengetahuan thd Komunitas Merek (diterima) H6: Adanya hubungan kausalitas dari Motif thd Komunitas Merek (diterima) Model usulan fit dengan data populasi BBC artinya BBC adalah komunitas merek yang memanfaatkan ruang dalam berbagi pengetahuan untuk mendukung komitmennya terhadap merek Bogasari23 Februari 2013 34
  35. 35. IV.4. HASIL PENELITIAN Standardized Solution untuk IDB Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran 0.20 -0.51 -0.63 -0.84 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 0.72 η4 Motif Aliasi 1.00 0.12 -0.50 0.54 Komitmen Motif 0.94 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif 0.70 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang ξ1 merek terhadap merek ini 0.84 0.22 merek η5 Motif η3 Prestasi 0.37 0.8 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 0.71 0.76 0.54 BC Kebersamaan Tanggung Kesadaran pelaksanaan Jawab Moral Bersama tradisi Chi-square = 250.89, df=219, P-value=0.06851, RMSEA=0,03923 Februari 2013 35
  36. 36. IV.4. HASIL PENELITIAN t value untuk IDB Ruang Ruang Ruang Ruang Material Alam Informasi Sosial Pikiran -1.68 -1.72 -1.75 Wadah Ruang Intensi melakukan Berbagi pembelian ulang Pengetahuan merek dengan 1 merek yang sama 3.13 η4 Motif Aliasi 13.93 -1.51 0.93 7.61 Komitmen Motif 3.72 Penyebaran pelanggan dalam Kekuasaan Motif -1.69 komunitas Berita dari mulut ke mulut tentang 4.17 ξ1 merek terhadap merek ini 2.14 merek η5 Motif η3 Prestasi 19.10 3.74 Wadah Keluhan Komunitas Konstruktif Merek η6 2 5.89 4.57 BC Kebersamaan Tanggung Kesadaran pelaksanaan Jawab Moral Bersama tradisi Chi-square = 250.89, df=219, P-value=0.06851, RMSEA=0,039 n= 20023 Februari 2013 36
  37. 37. IV.4. HASIL PENELITIANConfirmatory Factor Analysis 23 Februari 2013 37
  38. 38. IV.4. KECOCOKAN MODEL UNTUK IDB Goodness-of-Fit Cut-off-Value Actual-Value Chi-square (X2) 250.889 Degree of Freedom ≤2 219 = 1.145 Significance Probability (P-value)  0,05 0.0685 RMSEA ≤ 0,08 0.0387 NFI  0,90 0.885 NNFI  0,90 0.978 CFI  0,95 0.981 GFI  0,90 0,816 AGFI  0,90 0,769 Kesimpulan: Model a little bit fits the data23 Februari 2013 38
  39. 39. IV.1. HASIL PENELITIANKesimpulan Hipotesa untuk IDB H1: Ada hubungan kausalitas dari Motif thd Wadah Berbagi Pengetahuan (ditolak) H2: Ada hubungan kausalitas dari Wadah Berbagi Pengetahuan thd Komunitas Merek (ditolak) H3: Adanya hubungan kausalitas dari Komunitas Merek thd Komitmen Komunitas Merek (diterima) H4: Adanya hubungan kausalitas dari Komitmen Komunitas Merek thd Perilaku Loyalitas (diterima) H5: Adanya hubungan kausalitas dari wadah berbagi pengetahuan thd Komunitas Merek (ditolak) H6: Adanya hubungan kausalitas dari Motif thd Komunitas Merek (diterima) Model usulan sedikit fit dengan data populasi IDB artinya IDB adalah komunitas merek yang tidak memanfaatkan ruang dalam berbagi pengetahuan untuk mendukung komitmennya terhadap merek Frisian Flag23 Februari 2013 39
  40. 40. V. KESIMPULAN Suatu Komitmen komunitas merek yang terbentuk karena trust dan affect (hur et al 2011) dapat terjadi tidak hanya dalam nilai-nilai yang terkandung dalam komunitas merek saja (Muniz dan O’Guinn 2001) namun dapat juga melalui wadah berbagi pengetahuan (Go dan Fenema 2006, T’Klooster dan Go 2004). Yang membedakan variabel mediating mana yang digunakan adalah:1. Kebersamaan dalam Ritual Anggota yang sebagian adalah Anggota yang sebagian adalah Anggota yang sebagian besar pengusaha restoran (48%) pengusaha roti (47%0 dan adalah ibu-ibu yang terdiri dari mendanai dan menggunakan pedagang (10%) yang mengandung bayi sampai tempat pertemuannya dengan memanfaatkan pelatihan Baking mengasuh anak usia balita (99%) memanfaatkan merek kecap Center sebagai tempat memanfaatkan merek frisian flags bango untuk kepentingan pembelajaran dari produk tepung karena percaya akan kualitas gizi promosi usahanya dibandingkan Bogasari dan pengolahan dan manfaat yang dipaparkan pembahasan mengenai sejarah adonannya untuk selanjutnya para ahli nutrisi dan gizi tentang dan manfaat menggunakan merek menjadi roti yang berkualitas produk yang digunakan terhadap kecap bango. Tipe anggota-nya (True Believer) dan sisanya adalah tumbuh kembang anak (True adalah Opportunisc User. pegawai (15%) dan Ibu Rumah Believer) tangga (9%) adalah untuk kepuasan diri dan penyempurnaan keahlian (Opportunistic Believer)23 Februari 2013 40
  41. 41. V. KESIMPULAN 2. Kesadaran Bersama (we-ness) Persaudaraan lebih kepada Setelah mengikuti beberapa kali Seminar-seminar kesehatan serta kegiatan yang bersifat jalan-jalan pertemuan di kelas pelatihan dan forum diskusi di website yang dengan dalih wisata kuliner, berbagi pengetahuan di website, diadakan oleh frisian flag sehingga legitimasi keberadaan semua anggota BBC mengenal membuat anggota IDB merasa dari komunitas ini patut sejarah dan percaya akan kualitas aman dan nyaman menggunakan dipertanyakan antara “really tepung bogasari. produk –produk tersebut. Hal ini knowing the brand” vs “using the dikarenakan legitimasi-nya brand for wrong reason” Dalam beberapa wawancara, didukung para ahli. bahkan beberapa pemilik usaha da n ibu-ibu juga sering berbagi dalam acara-acara diluar kegiatan yang diadakan Bogasari. 3. Tanggung Jawab Moral Dari event pertemuan yang Masalah kelembutan suatu Problem Solving untuk kesehatan diselenggarakan, tidak ditemukan adonan dan proses pembuatan dan tumbuh kembang anak selalu unsur “problem solving” atau menjadi produk akhir selalu ada ada dalam bimbingan dan “produk repairing” terhadap panduan dan solusi dari “expert” panduan para ahli gizi, ahli nutrisi penggunaan produk kecap bango. nya dan psikolog.23 Februari 2013 41
  42. 42. VI. KONTRIBUSI PENELITIAN DAN SARAN Untuk Praktisi dalam konsep co-creation 1. Ibu Dan Balita bisa lebih menguatkan mereknya dengan membuat platform berbagi pengetahuan seperti yang dilakukan dalam komunitas merek nuttela (Cova dan Pace 2006) dimana Ferro Rocher sebagai pendiri Nutella mengajak komunitasnya di setiap negara membuat resep makanan yang sehat dengan Nutella sebagai pendampingnya (www.ferrero.com). Dengan adanya forum seperti ini, tidak hanya pendiri Nutella memiliki kontrol terhadap pencitraan merek, namun juga dapat meredefinisikan brand meanings ke pelanggannya dengan “moral values”.23 Februari 2013 42
  43. 43. VI. KONTRIBUSI PENELITIAN DAN SARAN Untuk Praktisi dalam konsep co-creation perusahaan - komunitas 2. Untuk Produsen Kecap Bango, para brand manager harus waspada bila konsumen mengambil alih kendali terhadap citra merek bango dan membuat citra yg berbeda dari yang diharapkan produsen (Wippelfürth 2005) seperti yang terjadi dengan citra doppleganger Starbucks (Thompson et al 2006). Oleh karena itu, praktisi perlu melakukan riset pemasaran terhadap BBC dan IDB sebagai tolak ukur dalam membangun komunitas mereknya.23 Februari 2013 43
  44. 44. VI. KONTRIBUSI PENELITIAN DAN SARANUntuk Akademisi dalam konsep co-creation perusahaan - komunitas1. Dengan terbukti adanya peran platform berbagi pengetahuan terhadap komitmen komunitas merek, penyempurnaan penelitian ini kedepannya dapat dilakukan dengan metoda random sampling ke depannya terhadap ketiga komunitas tersebut untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat dan representatif.2. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih jauh dengan menggunakan non-probabilistic sampling untuk menguji peran platform berbagi pengetahuan terhadap komunitas merek model Customer Centric versi Mc Alexander, Schouten dan Koenig (2002) yang mana konsumen sebagai focal point terhadap sesama konsumen, pemasar, produk, dan merek itu sendiri.23 Februari 2013 44
  45. 45. TERIMA KASIH PEMBIMBING PENELITIAN: 1. Prof. Dr. Ir. Agus W. Soehadi, MSc of Prasetiya Mulya Business School 2. Dr. Ir. Budi Suharjo, MSc of Magister Bisnis -IPB 3. Dr. Ir. Henny K. Daryanto, M.Ec of Magister Bisnis IPB KOMUNITAS NARA SUMBER: KOMUNITAS ASISTENSI PPA: 1. Budi Haryono 1. Efrizal Bakri 2. Dedi Hudayana 2. Aryan T. Hadisumarto 3. R.Shankar 3. Maria Martina Simanjuntak 4. Hamzah 4. Tonny Bambang 5. R. Estya V 5. Nurtyasto 6. Lee Tjauw Hap 7. Juni Hartono 8. Virgi23 Februari 2013 45

×