Siklus Hidup Sang Elang

8,167 views

Published on

Published in: Spiritual
2 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
8,167
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • The eagle has the longest life-span of its’ species
  • okay
  • In its’ 40’s Its’ long and flexible talons can no longer grab prey which serve as food
  • Its’ long and sharp beak becomes bent
  • Its’ old-aged and heavy wings, due to their thick feathers, become stuck to its’ chest and make it difficult to fly
  • okay
  • The process requires that the eagle fly to a mountain top and sit on its’ nest
  • There the eagle knocks its’ beak against a rock until it plucks it out
  • After plucking it out, the eagle will wait for a new beak to grow back and then it will pluck out its’ talons
  • When its’ new talons grow back, the eagle starts plucking its’ old-aged feathers
  • And after five months, the eagle takes its’ famous renewal flight and lives for …. 30 more years
  • Why is renewal needed? Many times, we have to retreat for awhile and start a renewal process To continue taking successful flights, we sometimes need to get rid of memories, habits and other past traditions Only freed from past burdens, can we take advantage of the valuable outcomes from a … RENEWAL
  • Siklus Hidup Sang Elang

    1. 2. Elang mempunyai umur yang paling panjang dibanding jenis burung lainnya
    2. 3. Tetapi untuk mencapainya, elang harus melalui perjuangan yang berat Ia dapat berumur hingga 70 tahun
    3. 4. Cakarnya yang tajam dan luwes menjadi keras dan kaku, sehingga elang mulai sulit memegang mangsa yang hendak dimakannya Saat usia 40 tahun
    4. 5. Paruhnya yang panjang dan tajam menjadi bengkok
    5. 6. Kedua sayapnya mulai menua, bulunya menebal, menjadi beban bagi punggungnya sehingga sulit terbang
    6. 7. Dalam situasi begini, pilihan elang cuma 2 (dua): mati atau berani menjalani proses perubahan yang menyakitkan selama hampir 150 hari
    7. 8. Proses tersebut mengharuskannya terbang ke puncak gunung dan duduk hinggap di bebatuan
    8. 9. Sang elang selalu berupaya memukul-mukul paruhnya pada batu agar segera terlepas
    9. 10. Setelah lepas, ia harus menunggu tumbuhnya paruh baru untuk kemudian melepaskan pula cakar lamanya dengan menggaruk-garuk pada batu yang sama
    10. 11. Tak lama kemudian tumbuhlah cakar barunya, dan segera ia rontokkan bulu–bulu sayapnya
    11. 12. Untuk 30 tahun lagi Setelah lima bulan , sang Elang terlahir kembali dengan kemampuan terbang dan hidup baru nya . . .
    12. 13. Sering kali, untuk bisa survive kita harus memulai suatu proses berinovasi / perubahan Mengapa berani berinovasi / perubahan itu perlu ? Terkadang kita harus membuang kenangan, kebiasaan dan semua tradisi kerja kita yang lama Hanya dengan terbebas dari beban masa lalu, kita akan mendapat banyak manfaat Regards, from Pramadhya Bachtiar

    ×