Motivasi

6,782 views

Published on

Materi Organisasi&Manajemen
MA-FISIP-UNS

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
6,782
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,459
Actions
Shares
0
Downloads
337
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Motivasi

  1. 1. Pengertian Motivasi• Motivasi = motif, kebutuhan, keinginan, dorongan• Motivasi = keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan- kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan• Mewujudkan suatu perilaku yang diarahkan pada suatu tujuan mencapai sasaran kepuasan
  2. 2. Pengertian Motivasi• Motivasi : masalah kompleks dalam organisasi, karena kebutuhan dan keinginan dari setiap anggota organisasi berbeda  setiap orang “unik” secara biologis maupun psikologis, dan berkembang atas dasar proses belajar /pengalaman yang berbeda pula.
  3. 3. Motivasi• Complex• Physical & psychological• Unique to each and every person• Context-sensitive• Not fully understood
  4. 4. Motivasi• Energizes behaviors• Directs behaviors• Enables persistence towards a goal• Exists in varying strengths
  5. 5. Jenis MotivasiMotivasi Internal :• Kebutuhan dan keinginan yang ada dalam diri seseorang akan menimbulkan motivasi internalnya  mempengaruhi pikiran  mengarahkan perilaku• Berasal dari diri pribadi seseorang  Teori MaslowMotivasi Eksternal :• Dibangun di atas motivasi internal• Adanya dalam organisasi tergantung dari anggapan dan tehnik-tehnik yang dipakai pimpinan/manajer dalam memotivasi bawahannya  Teori McGregor dan Teori Herzberg.
  6. 6. Motivasi Internal : Needs Theory – Abraham Maslow• Menjelaskan adanya lima hirarki kebutuhan manusia : Kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan , dan aktualisasi diri• Kebutuhan utama manusia berada pada tingkat pertama yi kebutuhan fisiologis. Setelah kebutuhan pertama terpenuhi barulah menginjak pada kebutuhan kedua. Kebutuhan ketiga baru dipenuhi setelah kebutuhan kedua tercukupi.• Proses ini berjalan terus sampai kebutuhan tertinggi terpenuhi
  7. 7. Bila suatu kebutuhan telahtercukupi, kebutuhan tsbberhenti menjadi motivasiutama dari perilaku.Kemudian kebutuhanSelanjutnya mulaimendominasi
  8. 8. Motivasi Eksternal• Teori motivasi eksternal menjelaskan kekuatan- kekuatan yg ada di dalam individu yang dipengaruhi faktor-faktor intern yg dikendalikan oleh manajer (suasana kerja, gaji, kebijakan perusahaan, hubungan kerja,dsb)
  9. 9. Motivasi Eksternal : Douglas McGregor• Menggabungkan motivasi internal dan eksternal  Teori X dan YTeori X :• Rata-rata pekerja malas, tidak suka bekerja, dan menghindari pekerjaan• Orang harus dipaksa, dikendalikan, diancam dengan hukuman dan diarahkan untuk mencapai tujuan organisasi• Rata-rata pekerja lebih senang dibimbing, berusaha menghindari tanggungjawab, cari aman
  10. 10. Motivasi EksternalTeori Y :• Rata-rata manusia bersedia belajar dan mau menerima tanggungjawab• Manusia mempunyai kecerdasan dan kreativitas untuk memecahkan masalah• Pengendalian eksternal dan hukuman bukan satu-satunya cara untuk mencapai tujuan
  11. 11. Motivasi Eksternal : Herzberg• Teori Motivasi “Higienis” atau Teori Dua Faktor :• Manajer dapat mengendalikan faktor- faktor yang memprodusir kepuasan kerja (Job Satisfaction=motivasi/pemuas) dan ketidak-puasan kerja (Job Dissatisfaction= higienis)
  12. 12. Motivasi Eksternal : HerzbergFaktor Motivasi (Job Satisfaction) :• Faktor yg mengembangkan kemampuan dan tantangan kerja : – Prestasi, – Promosi (kenaikan pangkat), Membuat orang – Penghargaan, senang dengan pekerjaannya – Pekerjaan itu sendiri, – Tanggungjawab• Dapat menimbulkan kepuasan kerja , tapi tidak adanya faktor ini tidak selalu mengakibatkan ketidakpuasan kerja
  13. 13. Motivasi Eksternal : HerzbergFaktor Higienis (Job Dissatisfaction) :• Bukan sebagai sumber kepuasan kerja, tetapi justru sebagai sumber ketidakpuasan kerja : – Kondisi/suasana kerja – Hubungan antar pribadi Dapat – menghilangkan Gaji ketidakpuasan – Kebijakan dan administrasi• Perbaikan terhadap faktor ini dapat menghilangkan ketidakpuasan kerja, tetapi tidak akan menimbulkan dorongan kerja
  14. 14. Kesimpulan :Manajer/pimpinan harus mempelajari :• Apa yang menjadi kebutuhan pegawai dan bagaimana hirarki kebutuhan itu mempengaruhi perilaku atau motivasi pegawai• Karakteristik atau tipe pegawai dan menggunakan cara pandang positif (Teori Y) dalam memotivasi pegawai• Faktor-faktor yang menyebabkan pegawai senang/tidak senang, puas/tidak puas. Tahu bahwa faktor motivasi yg mengarahkan karyawan untuk melaksanakan keinginan manajer.
  15. 15. Soal :1. Jelaskan mengapa motivasi bersifat kompleks dan unik !2. Jelaskan mengapa faktor motivasi dapat menimbulkan kepuasan kerja !3. Jelaskan mengapa faktor higienis dapat menyebabkan ketidakpuasan kerja tapi belum tentu dapat menyebabkan kepuasan kerja !4. Jelaskan mengapa motivasi penting dalam fungsi kepemimpinan !

×