Enamel Dentin Pulpa

923 views

Published on

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
923
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
11
Actions
Shares
0
Downloads
13
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Enamel Dentin Pulpa

  1. 1. Enamel, Dentin, Pulpa entin, Pulpa
  2. 2. Overview Gigi  Setiap gigi memiliki 2 komponen : mahkota dan akar.  Lapisan terluar mahkota enamel, lapisan terluar akar cementum
  3. 3. Tampilan Radiografis
  4. 4. Komponen Penyusun Gigi  Enamel, Dentin, Cementum, Pulpa.  3 yang pertama merupakan bagian keras (hard tissue) karena mayoritas berisi calcium.  Pulpa terdiri dari saraf dan pembuluh darah.
  5. 5. Enamel  Sel pembentuk enamel : ameloblast  Berwarna putih, bagian terkeras dari tubuh.  Brittle, sehingga untuk proses pengunyahan harus didukung oleh dentin.  Highly mineralized, komponen terbanyaknya adalah hydroxyapatite.  Avaskular dan tidak memiliki inervasi
  6. 6. Komposisi Enamel  96 % inorganik material  1% organik material  3% air
  7. 7. Dentin  Sel pembentuk dentin : odontoblast  Mineralized, terdiri dari hydroxiapatite dan material organik  Berwarna lebih kekuningan  Lebih keras dari cementum tapi tidak serapuh enamel.  Keberadaan odontoblast menjadi salah satu perbedaan dasar dentin dengan enamel
  8. 8.  Dentin merupakan jaringan sensitif, memiliki kapabilitas repair jaringan.
  9. 9. Hard Tissue Loss  Atrisi : kehilangan karena kontak antar gigi  Erosi : kehilangan melalui proses kimia, tidak melibatkan bakteri  Abrasi : kehilangan melalui proses salah menyikat gigi dan pasta gigi  Karies : kehilangan akibat bakteri  Abfraksi : kehilangan karena tekanan yang berlebihan biasa terjadi pada gigi yang menerima beban kunyah berat.
  10. 10. Pulpa  Jaringan ikat yang terdiri dari arteri, vena, jaringan limfatik dan saraf.  Saat erupsi, jaringan pulpa besar dan cenderung mengecil sejalan dengan pertumbuhannya.  Pulpa menyempit di bagian apex, disebut dengan foramen apical.
  11. 11. Kegunaan Pulpa  Formative Odontoblast yang akan menjadi secondary dentin pada saat ada iritasi kronis.  Sensory Merasakan sensasi panas, dingin, makanan manis, trauma, dll  Nutritive Transport nutrisi dari peredaran darah ke sel pulpa dan odontoblast.  Defensive/protective Membentuk dentin reparative
  12. 12. Perbandingan ruang pulpa sesuai umur
  13. 13. Perbandingan gigi susu dan permanen

×