Successfully reported this slideshow.
Your SlideShare is downloading. ×

Buku Pedoman Skripsi 2021.pdf

Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
BUKU KETENTUAN TAMAT BELAJAR
DAN
PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI
S1 ILMU KOMUNIKASI DAN
S1 ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL
SEKOLAH TIN...
KATA PENGANTAR KETUA SEKOLAH TINGGI
ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (STISIP) WIDURI
Buku Ketentuan Tamat Belajar dan Pedoman ...
KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
WIDURI
No. …………………
Tentang
PEDOMAN PENULISAN TUGAS AKHIR PROGR...
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Loading in …3
×

Check these out next

1 of 38 Ad
Advertisement

More Related Content

Similar to Buku Pedoman Skripsi 2021.pdf (20)

More from PMBWiduri (20)

Advertisement

Recently uploaded (20)

Buku Pedoman Skripsi 2021.pdf

  1. 1. BUKU KETENTUAN TAMAT BELAJAR DAN PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI S1 ILMU KOMUNIKASI DAN S1 ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK WIDURI (STISIP) JAKARTA 2021
  2. 2. KATA PENGANTAR KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (STISIP) WIDURI Buku Ketentuan Tamat Belajar dan Pedoman Penulisan Skripsi ini disusun dengan maksud agar dapat digunakan sebagai panduanbagi segenap civitas akademika STISIP Widuri yang terlibat dalam proses penulisan skripsi mahasiswa strata satu (S1) STISIP Widuri, baik di lingkungan Program Studi Ilmu Komunikasi maupun Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial. Sebagai insan akademik, proses tamat belajar dan penulisan skripsi mahasiswa sudah tentu memiliki prosedur baku perguruan tinggi dan berstandar ilmiah. Dalam buku ini dimuat persyaratan dan proses mengajukan bimbingan skripsi, penulisan skripsi beserta pedomannya, ujian skripsi, hingga persyaratan memperoleh ijazah. Kami berharap, Buku Ketentuan Tamat Belajar dan Pedoman Penulisan Skripsi ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa yang bermaksud mengambil skripsi, para dosen yang menjadi pembimbing dan penguji skripsi, serta para tenaga kependidikan yang melayani proses administratif mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan di STISIP Widuri. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah membantu dan bekerja sama dalam penyusunan buku ini. Jakarta, Maret 2021 Ketua STISIP Widuri, Prof. Dr. Robert MZ Lawang
  3. 3. KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK WIDURI No. ………………… Tentang PEDOMAN PENULISAN TUGAS AKHIR PROGRAN SARJANA STISIP WIDURI Menimbang : 1. Bahwa untuk menjamin proses belajar mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widuri, khususnya untuk penyelesaian tugas akhir Mahasiswa program sarjana, maka perlu disusun Pedoman Penulisan Tugas Akhir Program Sarjana. 2. Bahwa Pedoman Penulisan Tugas Akhir dimaksud meliputi persyaratan, pembimbingan, proses dan teknis penyusunan Tugas Akhir Mahasiswa. 3. Bahwa Pedoman Penulisan Tugas Akhir mahasiswa dimaksud diperlukan sebagai acuan bagi Bagian Administrasi Pendidikan, dosen dan mahasiswa STISIP Widuri. Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi. 3. Peraturan Presiden No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. 4. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. 5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. 6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi. 7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 7 tahun 2020 tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri dan Pendirian, Perubahan dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta. 8. Statuta STISIP Widuri tahun 2012.
  4. 4. Memperhatikan : 1. Hasil Rapat pimpinan STISIP Widuri tanggal 27 Oktober 2021. 2. MEMUTUSKAN Menetapkan : Keputusan KetuaSekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Widuri Jakarta tentang Pedoman Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Program Sarjana STISIP Widuri. Pertama : Pedoman Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Program Sarjana STISIP Widuri dimaksud, terlampir, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Keputusan ini. Kedua : Pedoman PenulisanTugas Akhir Mahasiswa Program Sarjana ini, sebagai acuan Sarjana ini, sebagai acuan bagi Bagian Administrasi Pendidikan, dosen dan mahasiswa untuk menamatkan pendidikannya dari STISIP Widuri. Ketiga : Agar Pedoman PenulisanTugas Akhir Mahasiswa Program Sarjana STISIP Widuri dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, maka harus di diseminasikan kepada para pemangkuk kepentingan. Keempat : Apabila terdapat kekeliruan atau kekurangan dalam keputusan ini, akan diperbaiki sebagaimana mestinya. Kelima : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta, Pada tanggal …………….. Ketua STISIP Widuri, Prof. Dr. Robert M.Z. Lawang
  5. 5. BAB I PROSES TAMAT BELAJAR Pasal 1 1. Persyaratan mahasiswa untuk berhak memperoleh bimbingan skripsi sebagai proses akhir studi baik untuk Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Ilmu Komunikasi : a.Mahasiswa telah menyelesaikan mata kuliah minimal 134 sks, telah lulus semua mata kuliah wajib Program Studi, telah lulus mata kuliah Seminar Karya Ilmiah. b.Nilai D hanya diperbolehkan untuk satu mata kuliah. c. Nilai D tidak boleh ada untuk mata kuliah kelompok MPK (Mata kuliah Pengembangan Kepribadian/Umum), MKB (Mata kuliah Keahlian Bermasyarakat/Jurusan), MPB (Mata kuliah Perilaku Berkarya/Jurusan) dan MBB (Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat). d.Memperoleh IPK minimal 2,00. e.Materi rencana Skripsi harus diambil dari masalah yang menjadi perhatian Program Studi yang bersangkutan dan memperoleh persetujuan Ketua Program Studi. 2. Topik yang menjadi bahan penyusunan skripsi: a.S1 Ilmu Komunikasi: - Untuk konsentrasi Manajemen Komunikasi: memfokuskan pada bidang manajemen komunikasi massa dan media baru, komunikasi publik, komunikasi organisasi, komunikasi kelompok, serta komunikasi antarpribadi. - Untuk konsentrasi Jurnalistik: memfokuskan pada dunia jurnalistik dan penggunaan media cetak, media elektronika, dan media baru untuk berbagai bidang komunikasi. b.S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial: - Bahan penyusunan skripsi bisa berasal dari penanganan kasus-kasus baik kasus individu, keluarga, kelompok, organisasi maupun masyarakat dengan metode pekerjaan sosial yang dihasilkan dari Praktikum III. Untuk bahan dari Praktikum III harus dilanjutkan dengan pemenuhan kebutuhan data sesuai kaidah-kaidah penelitian. - Bahan penyusunan skripsi dapat berasal dari kegiatan penelitian tentang masalah sosial yang dilakukan dengan metode penelitian sosial. 3. Untuk kelancaran masa studi mahasiswa, proposal Skripsi disarankan melanjutkan hasil Seminar Karya Ilmiah (untuk Prodi S1 Ilmu Komunikasi)/ Seminar Penulisan Karya Ilmiah (untuk Prodi S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial) yang kemudian dikonsultasikan dengan pembimbing dalam rangka perbaikan/ penyempurnaan. 4. Mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan Pasal 1 ayat 1 ketentuan ini diwajibkan mengisi dan menyerahkan formulir bimbingan skripsi dan 1 (satu) eksemplar proposal
  6. 6. Skripsi kepada Bagian Administrasi Pendidikan (BAP) dengan mengusulkan calon pembimbing. 5. Ketua Program Studi menjadwalkan bimbingan skripsi dan menetapkan pembimbing paling banyak 2 (dua) orang. / 6. Bimbingan skripsi dilakukan selama 1 (satu) semester dan dapat diperpanjang sesuai dengan batas masa studi. BAB II PENULISAN SKRIPSI Pasal 2 1. Skripsi untuk Jenjang Pendidikan S-1, tidak dituntut untuk menghasilkan suatu teori baru, melainkan kemampuan menulis dan mendeskripsikan suatu masalah secara sistematis/ilmiah. 2. Kerangka Teori (Theoritical Frame Work) dapat berupa uraian konsep atau kutipan teori- teori hasil kajian yang ada kaitannya dengan masalah/ hasil penelitian mahasiswa yang bersangkutan. Pasal 3 Proposal Skripsi harus memuat: 1. Judul sementara; 2. Latar belakang masalah 3. Rumusan masalah 4. Tujuan dan manfaat penelitian; 5. Kerangka teori/ konseptual 6. Hipotesis (jika ada) 7. Operasionalisasi Konsep/ Batasan Pengertian 8. Metodologi Penelitian 9. Daftar Kepustakaan (sementara) Pasal 4 Jumlah halaman skripsi paling sedikit 60 (enampuluh) halaman, tidak termasuk halaman pengantar, tanda persetujuan, abstraksi, daftar isi, daftar tabel, daftar kepustakaan dan lampiran. Pasal 5 Pembimbing skripsi terdiri dari paling banyak 2 (dua) orang yang ahli dalam bidangnya, baik dosen tetap maupun dosen tidak tetap dengan gelar minimal Magister dan jabatan fungional sekurang-kurangnya Asisten Ahli.
  7. 7. Pasal 6 Di dalam melaksanakan bimbingan, diantara pembimbing utama dengan co-pembimbing bersifat saling melengkapi, baik dari segi teori, organisasi penulisan maupun bentuk teknis skripsi, namun pembimbing utama bertugas mengatur pembagian tugas dan peran dalam pembimbingan. Pasal 7 Proses bimbingan skripsi akan dikontrol melalui Lembar Monitoring Bimbingan Skripsi, yang ditanda tangani oleh Pembimbing Skripsi. BAB III PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI Pasal 8 Pedoman penulisan Skripsi yang melengkapi ketentuan tamat belajar ini merupakan pedoman yang berlaku untuk semua program studi sarjana yang ada di STISIP Widuri BAB IV UJIAN SKRIPSI Pasal 9 Agar dapat menempuh ujian Skripsi, mahasiswa yang bersangkutan wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Naskah Skripsi mahasiswa yang bersangkutan itu telah memperoleh persetujuan tertulis pembimbing (pembimbing utama dan co-pembimbing). 2. Panitia Ujian Skripsi harus menerima salinan yang telah disetujui pembimbing sebanyak jumlah penguji, selambat-lambatnya 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan Sidang Ujian Skripsi. 3. Telah memenuhi persyaratan akademik, yakni lulus semua matakuliah program studi dan memperoleh IPK minimal 2,00. 4. Mahasiswa harus melampirkan Lembar Monitoring Bimbingan Skripsi. 5. Telah melengkapi persyaratan administrasi, yakni terdaftar sebagai mahasiswa STISIP Widuri pada semester yang bersangkutan, lunas uang kuliah/ bimbingan skripsi, lunas uang ujian Skripsi dan biaya-biaya lainnya, serta bukti bebas pinjaman buku dari perpustakaan.
  8. 8. 6. Bila butir-butir di atas dipenuhi, khususnya mahasiswa yang masa studinya telah habis, sidang ujian Skripsi harus dijadwalkan selambat-lambatnya 2 (dua) bulan sebelum masa studinya habis. Pasal 10 1. Tim Penguji Skripsi terdiri dari Ketua Penguji, Anggota, dan Sekretaris. 2. Tim Penguji tersebut pada pasal 10 ayat 1, kecuali Sekretaris Panitia, berhak dan berkewajiban menguji dan memberikan penilaian. 3. Ketua Penguji Ujian Skripsi adalah Ketua STISIP Widuri. Apabila berhalangan, Ketua STISIP Widuri dapat menunjuk dosen tetap STISIP Widuri yang memenuhi persyaratan sebagai Ketua Penguji. 4. Ketua Tim Penguji Skripsi bertugas menjaga arah dan proses ujian tetapi tidak boleh mengarahkan para Penguji sesuai sudut pandang tertentu dari Ketua Tim Penguji Skripsi. 5. Anggota Penguji terdiri 1 (satu) orang Penguji yang sesuai bidang keahlian dan Pembimbing. 6. Dalam keadaan tertentu yang khusus, jika pembimbing berhalangan untuk menguji Skripsi, Ketua Program Studi dapat menggantinya. Dalam hal ketua Program Studi berhalangan menguji Skripsi, maka Ketua STISIP Widuri menunjuk penggantinya. 7. Anggota Penguji yang sesuai bidang keahliannya dan Sekretaris Penguji ditunjuk oleh Ketua Program Studi dari Staf Pengajar STISIP Widuri. Pasal 11 1. Di dalam sidang Skripsi, setiap Penguji (kecuali Sekretaris Penguji) memberi nilai dengan angka dan huruf secara tertulis dalam formulir yang telah disediakan oleh Bagian Administrasi Akademik. 2. Komponen yang dinilai dalam sidang Skripsi ialah 20% metodologi, 35% analisis, 15% penulisan, serta 30% kemampuan mahasiswa menyampaikan dan mempertahankan substansi Skripsinya. 3. Lama Sidang Ujian Skripsi sekitar 60 sampai 90 menit. 4. Keberhasilan mahasiswa di dalam ujian Skripsi ditetapkan bersama oleh Tim Penguji secara musyawarah mufakat di dalam sidang tertutup dengan memperhatikan penilaian yang diberikan masing-masing Penguji. 5. Keputusan panitia ujian Skripsi dicantumkan dalam berita acara ujian Skripsi. 6. Kepada mahasiswa yang telah menjalankan Ujian Skripsi diberikan petikan berita acara ujian, dan mahasiswa harus memenuhi kewajiban perbaikan/ penyempurnaan yang disebutkan di dalam berita acara ujian tersebut.
  9. 9. Pasal 12 1. Mahasiswa yang dinyatakan lulus wajib menyerahkan 1 buah Skripsi yang sudah diperbaiki, dijilid rapi dan ditandatangani oleh Pembimbing dan Panitia Penguji. Skripsi diserahkan kepada Bagian Administrasi Pendidikan (BAP). 2. Perbaikan Skripsi dilakukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tigapuluh) hari terhitung sejak yang bersangkutan dinyatakan lulus dalam ujian Skripsi atau sesuai dengan keputusan rapat Tim Penguji Skripsi. 3. Untuk perbaikan Skripsi, peran Penguji sebatas menyerahkan rekomendasi sidang ujian Skripsi, selanjutnya perbaikan Skripsi tetap di bawah bimbingan dosen bimbingan Skripsi 4. Apabila dalam waktu yang telah ditentukan mahasiswa tidak dapat menyelesaikan perbaikan skripsinya, maka skripsi itu dinyatakan batal dan mahasiswa yang bersangkutan wajib mengikuti ujian ulang Skripsi. 5. Mahasiswa yang dinyatakan batal ujian Skripsi, sesuai dengan pasal 12 ayat 4 peraturan ini diberikan kesempatan mengulang ujian skripsi paling banyak 2 (dua) kali dalam waktu 6 (enam) bulan terhitung mulai ujian pertama. Pasal 13 Mahasiswa yang tidak lulus dalam ujian skripsi, diberikan kesempatan mengulang ujian skripsi paling banyak 2 (dua) kali dalam waktu 6 (enam) bulan terhitung mulai ujian pertama. Pasal 14 Kepada mahasiswa yang sudah menempuh ujian Skripsi dan dinyatakan lulus, dapat diberikan Surat Keterangan Lulus dengan persetujuan Ketua STISIP Widuri. Pasal 15 Mahasiswa bertanggungjawab sepenuhnya atas Skripsi yang ditulisnya. Tanggungjawab tersebut dinyatakan juga dalam lembar pernyataan orisinalitas skripsi. BAB V IJAZAH Pasal 16 1. Ijazah diberikan kepada mahasiswa setelah menyelesaikan studi pada jenjang S1 dengan bobot kredit minimal 144 sks. 2. Ijazah dilengkapi dengan transkrip akademik dan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah).
  10. 10. Pasal 17 Untuk memperoleh Ijazah Sarjana, mahasiswa yang bersangkutan harus sudah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. Lulus Ujian Sarjana. 2. Memenuhi kewajiban administratif yang berlaku di STISIP Widuri. 3. Menyerahkan 1 (satu) eksemplar Skripsi dan CD-RW yang telah diperbaiki, dijilid dan ditandatangani oleh para Pembimbing dan Penguji, kemudian diserahkan kepada Bagian Administrasi Pendidikan (BAP). Pasal 18 Pada Ijazah tersebut dicantumkan tanggal lulus, nomor pokok mahasiswa, nomor seri ijazah serta tanggal dan tahun terbitan ijazah dan ditandatangani oleh Ketua STISIP Widuri dan pimpinan unit pengelola Program Studi. Pasal 19 Pemegang Ijazah Sarjana yang dikeluarkan oleh STISIP Widuri berhak mempergunakan sebutan gelar sarjana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  11. 11. PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI STISIP WIDURI I. PENDAHULUAN Skripsi adalah karya tulis atau karya ilmiah yang disusun menurut prinsip akademis dan ditulis berdasarkan Bahasa Indonesia (ejaan EYD) yang baik dan benar, dibawah pengawasan dan pengarahan dosen pembimbing. Skripsi dibuat sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi sarjana. Dalam usaha memperlancar bimbingan skripsi sesuai prinsip akademik dan kaidah penulisan yang baku tersebut maka dibutuhkan suatu Pedoman Penulisan Skripsi yang menjadi standarisasi Penulisan Skripsi di STISIP Widuri. Pedoman ini dibuat dengan tujuan memberikan tuntunan standar bagi penulis Skripsi dengan tetap memperhatikan keunikan masing-masing program studi. Pedoman ini disusun oleh Tim Perumus Pedoman Penulisan Skripsi Mahasiswa STISIP Widuri yang terdiri dari Ketua STISIP Widuri, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), Pembantu Ketua I Bidang Akademik, para Ketua, Sekretaris dan dosen Program Studi. Pedoman ini disahkan dan wajib digunakan oleh civitas akademika STISIP Widuri sebagai panduan penulisan skripsi. II. FORMAT SKRIPSI Pedoman Penulisan Skripsi ini dibagi dalam tiga bagian : A. Awal B. Isi C. Akhir. A. BAGIAN AWAL Bagian Awal Skripsi terdiri atas : 1) Halaman Sampul Sebagai halaman terdepan yang pertama terbaca dalam karya ilmiah, halaman Sampul harus dapat memberikan informasi singkat dan jelas yang berupa judul, jenis karya ilmiah, identitas penulis, nomor pokok mahasiswa (NPM), program studi, institusi, dan tahun pengesahan. Ketentuan mengenai penulisan Halaman Sampul dapat dilihat pada Lampiran 1. 2) Halaman Judul Secara umum informasi yang diberikan pada Halaman Judul sama dengan Halaman Sampul, tetapi pada Halaman Judul, dicantumkan informasi tambahan, yaitu untuk tujuan dan dalam rangka apa karya ilmiah itu dibuat. Ketentuan mengenai penulisan Halaman Judul dapat dilihat pada Lampiran 2. 3) Lembar Persetujuan Skripsi Halaman ini berisi pernyataan persetujuan dari pembimbing untuk menerangkan bahwa mahasiswa bersangkutan telah menyelesaikan skripsi. Ketentuan mengenai Lembar Persetujuan Skripsi dari pembimbing dapat dilihat pada Lampiran 3.
  12. 12. 4) Lembar Pernyataan Orisinalitas Halaman ini berisi pernyataan dari penulis bahwa skripsi yang disusun adalah hasil karyanya sendiri, ditandatangani di atas meterai. Ketentuan mengenai penulisan Halaman Pernyataan Orisinalitas dapat dilihat pada lampiran 4. 5) Lembar Pengesahan Halaman Pengesahan berfungsi untuk menjamin keabsahan karya ilmiah atau tentang penerimaannya oleh institusinya. Halaman Pengesahan dapat dilihat pada lampiran 5. 6) Kata Pengantar Halaman Kata Pengantar memuat pengantar singkat atas karya ilmiah dan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi. Sebaiknya, ucapan terima kasih atau penghargaan tersebut juga mencantumkan bantuan yang mereka berikan. Ketentuan mengenai penulisan Kata Pengantar dapat dilihat pada butir 3.8. Contoh Kata Pengantar dapat dilihat pada lampiran 6. 7) Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untuk Kepentingan Akademis Halaman ini berisi pernyataan dari mahasiswa penyusun skripsi yang memberikan kewenangan kepada STISIP Widuri untuk menyimpan, mengalih-media/formatkan, merawat, dan mempublikasikan skripsinya untuk kepentingan akademis, dengan hak cipta tetap pada penulis. Contoh Lembar Pernyataan dapat dilihat pada Lampiran 7. 8) Abstrak Abstrak merupakan ikhtisar skripsi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang memuat permasalahan, tujuan, metode penelitian, hasil, dan kesimpulan. Abstrak dibuat untuk memudahkan pembaca mengerti secara cepat isi skripsi untuk memutuskan apakah perlu membaca lebih lanjut atau tidak. Ketentuan yang menyangkut penulisan abstrak dapat dilihat pada butir 3.10. Contoh Abstrak dapat dilihat pada Lampiran 8. 9) Daftar Isi Daftar Isi memuat semua bagian tulisan beserta nomor halaman masing-masing, yang ditulis sama dengan isi yang bersangkutan. Ketentuan yang menyangkut penulisan Daftar Isi dapat dilihat pada butir 3.11. Contoh Daftar Isi dapat dilihat pada Lampiran 9. 10) Daftar Tabel Daftar tabel digunakan untuk memuat nama tabel yang ada dalam skripsi. Penulisan nama tabel menggunakan huruf capital di awal kata. Ketentuan yang menyangkut penulisan dapat dilihat pada butir 3.14. 11) Daftar Lampiran (Daftar Pertanyaan, Surat Ijin Penelitian, Peta Wilayah Penelitian, dll). 12) Daftar Gambar dan Lainnya Daftar gambar, matrik, bagan, grafik digunakan untuk memuat nama gambar, matrik, bagan, grafik yang ada dalam Skripsi. Penulisan nama gambar, bagan, grafik menggunakan huruf capital di awal kata. Ketentuan yang menyangkut penulisan dapat dilihat pada butir 3.14. B. BAGIAN ISI Isi Skripsi disampaikan dalam sejumlah bab. Pembagian bab dari pendahuluan sampai kesimpulan ditentukan oleh Program Studi sesuai kebutuhan atau dengan peraturan yang terdapat pada butir 3.13.
  13. 13. C. BAGIAN AKHIR 1) Daftar Pustaka Daftar Pustaka merupakan daftar bacaan yang menjadi sumber atau referensi atau acuan dan dasar penulisan skripsi. Daftar pustaka ini dapat berisi buku, artikel, jurnal, majalah, atau surat kabar, media online, wawancara, dan sebagainya. Daftar pustaka berupa buku minimal 15 buah. Dianjurkan 70% referensi merupakan terbitan terbaru (10 tahun terakhir). 2) Lampiran Lampiran merupakan data atau pelengkap atau hasil olahan yang menunjang penulisan skripsi, tetapi tidak dicantumkan di dalam isi skripsi. Lampiran yang perlu disertakan, dikelompokkan menurut jenisnya, daftar pertanyaan, buku kode, matriks data, perhitungan analisis data, dll. Pengelompokan lampiran disesuaikan dengan kebijakan Program Studi. III. PENULISAN Penampilan pada Skripsi merupakan faktor penting untuk mewujudkan tugas akhir yang rapi dan seragam. A. KERTAS Spesifikasi kertas yang digunakan adalah : 1) Jenis : HVS 2) Warna : Putih Polos 3) Berat : 80 gram 4) Ukuran : A4 (21,5 cm x 29,7 cm) B. PENGETIKAN Ketentuan pengetikan adalah sebagai berikut : 1) Pencetakan dilakukan pada satu sisi kertas (single side) 2) Posisi penempatan teks pada tepi kertas: a) Batas atas : 4 cm dari tepi kertas (line spacing = Double tap b) Batas bawah : 3 cm dari tepi kertas c) Batas kiri : 3 cm (termasuk 1 cm untuk penjilidan) dari tepi kertas d) Batas kanan : 3 cm dari tepi kertas 3) Setiap halaman pada naskah Skripsi, mulai Abstrak sampai Daftar Pustaka harus diberi “auto text” pada footer dengan SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL dan ILMU POLITIK WIDURI (Arial 10 poin cetak tebal), ditulis pada posisi rata kanan (align right). Gambar : Posisi Penempatan Teks pada Tepi Kertas 4) Huruf menggunakan jenis huruf Times New Roman/ Calibri 12 poin dan diketik rapi (rata kiri kanan – justify). 5) Pengetikan dilakukan dengan spasi 1,5 (line spacing = 1,5 lines). ……………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………… SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL dan ILMU POLITIK WIDURI 15
  14. 14. 6) Huruf yang tercetak dari printer harus berwarna hitam pekat dan seragam. C. PENOMORAN HALAMAN Penomoran halaman tidak diberi imbuhan apapun. Jenis nomor halaman ada dua macam, yaitu angka romawi kecil dan angka latin. 1) Angka Romawi Kecil a.Digunakan untuk bagian awal Skripsi (lihat butir 2.1), kecuali Halaman Sampul. b.Letak kanan bawah. c. Khusus untuk Halaman Judul, penomorannya tidak ditulis tetapi tetap diperhitungkan. 2) Angka Latin: Digunakan untuk bagian isi Skripsi dan bagian akhir Skripsi. D. HALAMAN SAMPUL Halaman Sampul Skripsi secara umum, mempunyai karakteristik sebagai berikut: 1) Halaman sampul Skripsi terbuat dari karton tebal dilapisi kertas Linen.Warna Sampul ditetapkan oleh Program Studi. 2) Semua huruf di cetak dengan tinta kuning emas untuk Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, tinta hitam untuk Program Studi Komunikasi, dengan spasi tunggal (line spacing = single) dan ukuran sesuai dengan contoh di Lampiran 1. 3) Ketentuan Halaman Sampul: Diketik simetris ditengah (center). Judul tidak diperkenankan menggunakan singkatan, kecuali nama atau istilah (contoh: PT, UD, CV) dan tidak disusun dalam kalimat tanya serta tidak perlu ditutup dengan tanda baca apa pun. Logo STISIP Widuri: Logo STISIP Widuri dengan diameter 4-5 cm. SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK WIDURI (Font 12) Skripsi Judul (Font 14) Nama NPM Program studi Tempat Tahun disahkannya Skripsi dan dituliskan dalam angka dengan format 4 digit (contoh: 2017). 4) Informasi yang dicantumkan pada punggung halaman sampul adalah : Skripsi, dan judul skripsi. Informasi yang dicantumkan seluruhnya menggunakan huruf besar, dengan jenis huruf Times New Roman/ Calibri 12 poin, dan ditulis di tengah punggung halaman sampul (center alignment). 5) Halaman Sampul muka tidak boleh diberi siku besi pada ujung-ujungnya. E. HALAMAN JUDUL Halaman judul Skripsi, secara umum, adalah sebagai berikut : 1) Format Halaman Judul sama dengan Halaman Sampul, hanya ada penambahan keterangan tujuan disusunnya Skripsi. 2) Semua huruf ditulis dengan line spacing = 1,5 dan ukuran sesuai dengan contoh pada Lampiran 2. F. LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI Lembar persetujuan skripsi ditulis dengan line spacing = 1,5, tipe Times New Roman/ Calibri 14 sesuai dengan contoh pada Lampiran............
  15. 15. G. LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS Lembar pernyataan Orisinalitas ditulis dengan spasi ganda (line spacing = double), tipe Times New Roman/ Calibri 14 poin dengan posisi ditengah-tengah halaman (center alignment) sesuai dengan Contoh pada Lampiran 4. H. LEMBAR PENGESAHAN Lembar Pengesahan Skripsi ditulis dengan spasi tunggal (line spacing = single), tipe Times New Roman/ Calibri 14 poin sesuai dengan contoh pada Lampiran 5. I. KATA PENGANTAR Halaman Kata Pengantar Skripsi, secara umum, adalah sebagai berikut : 1) Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman/ Calibri 12 poin, spasi 1,5 (line spacing = 1,5 lines) dan ukuran sesuai dengan contoh pada Lampiran 5. 2) Judul Kata Pengantar ditulis dengan tipe Times New Roman/ Calibri12 poin, dicetak tebal dan huruf besar. 3) Pihak-pihak yang diberi ucapan terimakasih secara berurutan dimulai dari pihak Perguruan Tinggi, Instansi atau Lembaga terkait, keluarga, dan teman. 4) Jarak antara judul dan isi Kata Pengantar adalah 2 x 1,5 spasi. J. LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIK Halaman Pernyataan, secara umum, adalah sebagai berikut : 1) Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12/ Calibri poin dengan spasi 1,5 (line spacing = 1,5 lines) dan ukuran sesuai dengan contoh pada Lampiran 7. 2) Khusus untuk judul Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untuk Kepentingan Akademis ditulis dengan tipe Times New Roman/ Calibri 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar (capital) dengan spasi tunggal (line spacing = single). K. ABSTRAK Ketentuan penulisan Abstrak adalah sebagai berikut: 1) Abstrak ditulis dalam 2 (dua) bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Setiap versi bahasa mengikuti ketentuan butir b. 2) Minimum 75 kata dan maksimum 100 kata dalam satu paragraf, diketik dengan tipe Times New Roman/ Calibri 12 poin, spasi tunggal (line spacing = single). 3) Nama Mahasiswa (tanpa NPM) dan Program Studi ditulis di atas abstrak dengan tambahan informasi berupa Judul Skripsi. 4) Di bagian bawah abstrak dituliskan Kata Kunci (Konsep-konsep utama penelitian). 5) Semua istilah asing, kecuali nama, dicetak miring (italic). 6) Isi abstrak ditentukan oleh Keilmuan masing-masing. 7) Contoh Abstrak dapat dilihat pada Lampiran 8.
  16. 16. L. DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi Skripsi secara umum adalah sebagai berikut : 1) Semua huruf ditulis dengan Tipe Times New Roman/ Calibri 12 poin dengan spasi line spacing = 1,5 spacing 2) Khusus untuk judul tiap bab ditulis dengan Times New Roman/ Calibri 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar (capital). Contoh Daftar Isi dapat dillihat pada Lampiran 9. 3) Jarak antara judul dengan isi Daftar Isi adalah 2 x 1,5 spasi. M. DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAN DAFTAR LAIN Ketentuan penulisan Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar lain dalam Skripsi secara umum adalah sebagai berikut :Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman/ Calibri 12 poin dalam spasi tunggal (line spacing = single) sesuai dengan contoh pada Lampiran 10. N. ISI SKRIPSI Bagian tubuh/pokok memuat uraian/ penjabaran/ analisis yang dilakukan oleh penulis. Penjabaran mencakup tinjauan pustaka, metode penelitian, dan hasil serta pembahasannya. Penggunaan istilah atau judul tiap bab dan sub bab, serta penambahan sub bab disesuaikan dengan kebijakan program studi masing-masing. Misalnya, “Tinjauan Pustaka” atau “Tinjauan Literatur”, “Pembahasan” atau “Analisis”. Demikian juga Sistematika yang umumnya dipakai dalam penulisan Skripsi adalah sebagai berikut : Contoh : I.PENDAHULUAN A. Sub Bab Derajat Kesatu Butir Pertama 1. Sub Bab Derajat Kedua Butir Pertama a. Sub Bab Derajat Ketiga Butir Pertama 1). Sub Bab Derajat Keempat Butir Pertama Ketentuan penulisan untuk setiap bab: 1) Setiap bab dimulai pada halaman baru 2) Judul bab seluruhnya diketik dengan huruf capital, simetris di tengah (center), cetak tebal (bold), tanpa garis bawah, tidak diakhiri tanda titik, dan satu spasi simetris tengah (center), jika lebih dari satu baris. 3) Judul bab selalu diawali dengan penulisan kata “BAB” lalu angka Romawi yang menunjukkan angka dari bab yang bersangkutan dan ditulis dengan huruf capital, tipe Times New Roman/ Calibri 12 poin, dan cetak tebal (bold). Contoh penulisan bab : BAB III HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS 4) Perpindahan antar bab menggunakan lembaran berwarna identik warna sampul dengan display LOGO STISIP Widuri. O. TABEL DAN GAMBAR Yang tergolong gambar adalah gambar, grafik, diagram dan bagan. Ketentuan pembuatan tabel dan gambar adalah sebagai berikut : 1) Gambar, grafik, diagram dan bagan diberi nama.
  17. 17. 2) Penulisan nama tabel, gambar, dan lainnya menggunakan huruf besar di awal kata (title case). 3) Tabel dan gambar ditempatkan di antara bagian teks yang paling banyak membahasnya. Tabel dan gambar harus dibuat sedemikian rupa sehingga dapat berdiri sendiri, agar dapat dimengerti oleh pembaca tanpa membaca keterangan dalam teks. 4) Jika tabel ditulis dalam posisi landskap, sisi atas tabel adalah sisi yang dijilid. 5) Tabel dan gambar selalu simetris di tengah 6) Tabel dan gambar harus menyertakan nomor bab tabel dan gambar tersebut berada. Misalnya tabel I.1 berarti tabel pertama yang ada di bab I. Jika dalam suatu tugas akhir hanya terdapat 1 (satu) tabel atau gambar, maka tidak perlu di beri nomor. 7) Daftar notasi dan daftar singkatan ditulis dengan huruf aslinya (tidak dibuat capital atau lowercase) dan disusun berdasarkan abjad. Penulisannya diurutkan dari huruf kecil, huruf besar, dan simbol (contoh: a, B,?). 8) Penulisan judul tabel dan gambar. a) Tabel : judul di atas tulis tabel, rata kiri atau simetris di tengah (center) berjarak 1,5 spasi terhadap tabel yang bersangkutan. Judul tabel ditulis langsung mengikuti nomor tabelnya. b) Gambar : judul ditulis di bawah gambar berjarak 1,5 spasi, simetris (center) terhadap gambar yang bersangkutan. Judul gambar ditulis langsung mengikuti nomor gambarnya. 9) Penulisan sumber gambar dan tabel a) Tabel : sumber tabel (jika bukan olahan sendiri) ditulis di bagian bawah tabel berjarak 1,5 spasi dari tabel, huruf tegak tipe Times New Roman/ Calibri 10 poin. Sumber yang sudah diolah lebih lanjut perlu diberi catatan “telah diolah kembali”. b) Gambar : sumber gambar (jika buka olahan sendiri) harus ditulis di bagian bawah judul gambar berjarak 1,5 spasi dari judul gambar, huruf tegak tipe Times New Roman/ Calibri 10 poin. Sumber yang sudah diolah lebih lanjut perlu diberi catatan “telah diolah kembali” c) Peletakkan tabel atau gambar, berjarak tiga spasi setelah teks. Penulisan teks setelah tabel atau gambar dilanjutkan dengan jarak 1,5 spasi dari baris terakhir judul gambar. d) Apabila judul gambar atau tabel melebihi satu baris, penulisannya simetris di tengah (center) dan diketik dengan satu spasi. e) Jika tabel atau gambar terlalu panjang, dapat diputus dan dilanjutkan dengan mengetikkan nomornya dan keterangan “sambungan” dalam tanda kurung. f) Jika tabel dan gambar terlalu lebar, terdapat beberapa ketentuan sebagai berikut: g) Ditempatkan secara memanjang di halaman sendiri; h) Ditempatkan pada kertas lebar kemudian dilipat agar tidak melebihi format kertas; i) Diperkecil ukurannya sesuai format skripsi tetapi ukuran huruf yang tercantum di dalamnya tidak boleh lebih kecil dari 10 poin (ukuran sebenarnya.) P. PERSAMAAN MATEMATIKA Persamaan matematika lebih baik ditulis dalam bentuk yang lazim dalam matematika walaupun dalam satu baris. Semua persamaan matematika ditulis dengan tabulasi 1,5 cm dari kiri dan harus mempunyai nomor yang diletakkan di sebelahnya dan rata kanan terhadap batas kanan pengetikan. Contoh : df = (r-1)(k-1) =4(III.1) keterangan: III artinya persamaan itu ditulis pada bab III, sedangkan 1 artinya persamaan itu adalah persamaan matematika pertama yang ditulis pada bab tersebut. Q. ANGKA Penulisan angka mengikuti peraturan yang berlaku pada Pedoman Ejaan yang Disempurnakan edisi terbaru.
  18. 18. R. PERSAMAAN REFERENSI Jenis media yang makin berkembang memungkinkan penulis untuk mencari sumber informasi dari berbagai jenis media. Perkembangan ini diikuti oleh perkembangan berbagai format penulisan kutipan dan daftar referensi. Lampiran 12 hanya memberikan contoh penulisan kutipan berdasarkan format APA dan MLA. Format lain penulisan daftar referensi diserahkan kepada program studi. S. LAMPIRAN Ketentuan pembuatan lampiran adalah sebagai berikut: 1) Nomor dan judul lampiran ditulis di sudut kanan atas halaman (right-aligned) dengan huruf tegak tipe Times New Roman/ Calibri 12 poin. 2) Judul lampiran diketik dalam satu baris menggunakan huruf capital di awal kata (title case). 3) Lampiran yang lebih dari satu halaman, pada halaman berikutnya diberi keterangan “lanjutan” dalam tanda kurung pada sudut kanan atas halaman (right-aligned). 4) Isi dan urutan pengelompokan lampiran disesuaikan dengan kebijakan program studi. T. DAFTAR PUSTAKA 1) Ditulis menurut abjad latin dan nomor urut. 2) Contoh penulisan dapat dilihat pada lampiran 12
  19. 19. LAMPIRAN Lampiran 1 : Contoh Halaman Sampul SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK WIDURI (Font 12) SKRIPSI (Font 12, Times New Roman/ Calibri, Capital, Bold) JUDUL (Font 14 Times New Roman/ Calibri, Capital, Bold) Nama : NPM : Program Studi……………………. Tempat Tahun
  20. 20. Lampiran 2 : Contoh Halaman Judul SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK WIDURI SKRIPSI (Font ukuran : 12 Times New Roman/ Calibri) JUDUL (Font ukuran: 14 Times New Roman/ Calibri) Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom) Program Studi……. Nama : NPM : Program Studi…………….. Tempat Bulan & Tahun
  21. 21. Lampiran 3 : Contoh Halaman Persetujuan Skripsi LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI (ukuran: 14 Times New Roman/ Calibri) JUDUL (ukuran: 14 Times New Roman/ Calibri) Disusun oleh : (12 Times New Roman/ Calibri) NPM : (12 Times New Roman/ Calibri) Program Studi : (12 Times New Roman/ Calibri) Tempat, bulan dan tahun Disetujui, Dosen Pembimbing (.......................................)
  22. 22. Lampiran 4: Contoh Lembar Pernyataan Orisinalitas LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI (Font 14) Saya yang bertandatangan dibawah ini : Nama : NPM : Program Studi : Menyatakan bahwa Skripsi dengan judul (ditebalkan)……………….. adalah hasil karya saya sendiri, dan semua sumber yang dikutip dalam Skripsi ini adalah otentik. Tempat, tgl, bulan, tahun Yang menyatakan, Materai 10.000 TTD (……………………….)
  23. 23. Lampiran 5 : Contoh Halaman Pengesahan LEMBAR PENGESAHAN (Font 14) Skripsi ini disusun oleh Nama : NPM : Program Studi : Judul Skripsi : (di bold/ditebalkan) Telah berhasil dipertahankan di hadapan Panitia Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana pada Program Studi ………………………………., Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Widuri PANITIA PENGUJI Ketua : ………………………….. (…tanda tangan…) Anggota : ………………………….. (…tanda tangan…) Anggota : …………………………. (…tanda tangan…) Sekretaris : …………………………. (…tanda tangan…) Ditetapkan di : …………… Tanggal : ……………
  24. 24. Lampiran 6: Contoh Kata Pengantar KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, saya dapat menyelesaikan skripsi ini. Penulisan skripsi ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana pada Program Studi Ilmu Komunikasi, STISIP Widuri. Saya menyadari bahwa, tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, dari masa perkuliahan sampai pada penyusunan skripsi ini, sangatlah sulit bagi saya untuk menyelesaikan skripsi ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada : 1. Ketua STISIP Widuri…….. 2. Dosen pembimbing skripsi….… 3. Dosen penasehat akademik.......... 4. Pihak X Company/ Lembaga yang telah banyak membantu dalam usaha saya memperoleh data-data yang diperlukan 5. Orang tua, keluarga…… 6. Dll…… Akhir kata, saya berharap Tuhan Yang Maha Esa membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu. Semoga skripsi ini membawa manfaat bagi pengembangan ilmu. Jakarta,…...........…......…… Penulis (……………………….)
  25. 25. Lampiran: 7 Contoh Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah untuk Kepentingan Akademis LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Sebagai civitas akademika STISIP Widuri, saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ………………………………… Program Studi : ………………………………… Jenis karya : Skripsi demi pengembangan ilmu pengatahuan, menyetujui untuk memberikan kepada STISIP Widuri Hak Bebas Royalti Noneksklusif (Non-exclusive Royalty-Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul : (dibold) ……………………………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………......................... beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Nonekslusif ini STISIP Widuri berhak menyimpan, mengalihmedia/formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasiskan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di : …………………… Pada tanggal : …………………… Yang menyatakan, Materai Rp. 10.000 TTD (……………………….)
  26. 26. Lampiran 8: Contoh Abstrak yang di tulis spasi tunggal (single spacing) Contoh Abstrak Skripsi S1 Ilmu Komunikasi ABSTRAK “IKLIM KOMUNIKASI DAN GAIRAH KERJA KARYAWAN DI BANK CAPITAL CABANG ASEMKA” (Studi Kasus Pada Pimpinan Cabang, Supervisor, Staf dan Pegawai Outsourcing Bank Capital Cabang Asemka-Jakarta) (Penulis, NPM, Jumlah Halaman Awal, Jumlah Halaman Isi, Jumlah Bab, Jumlah Kepustakaan, Jumlah Tabel, Jumlah Lampiran) Penelitian ini mengkaji masalah iklim komunikasi dan gairah kerja karyawan di Bank Capital Cabang Asemka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis iklim komunikasi dan gairah kerja karyawan yang terbangun di Bank Capital Cabang Asemka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif ini digunakan untuk mencari dan mengumpulkan data, menyusun, menggunakan serta menafsirkan data yang ada. Data dalam penelitian ini berupa sumber tertulis, yaitu buku, arsip, dan dokumen, juga kata-kata atau pernyataan dari sumber informan yang diperoleh dari wawancara mendalam. Wawancara mendalam dilakukan berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disusun. Observasi juga dilakukan untuk mengetahui situasi langsung dilapangan. Dalam hal ini peneliti melakukan observasi partisipatif dengan terlibat langsung dalam kegiatan sehari- hari dengan sumber informan. Dalam penelitian ini penulis melakukan uji validitas data yang diperoleh dengan menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi dilakukan dengan membandingkan atau melakukan kroscek terhadap data yang telah diperoleh, yaitu hasil observasi dengan hasil wawancara serta dokumen yang berkaitan. Setelah melakukan analisis diperoleh kesimpulan bahwa iklim komunikasi yang terbangun di Bank Capital Cabang Asemka belum kondusif dan menjadi salah satu penyebab rendahnya gairah kerja setiap karyawan. Hal tersebut, antara lain, karena rendahnya faktor-faktor yang mendukung terbangunnya iklim komunikasi, seperti kepercayaan, pembuatan keputusan bersama, kejujuran, keterbukaan dalam komunikasi ke bawah, mendengar pada komunikasi ke atas dan perhatian pada tujuan-tujuan berkinerja tinggi. Begitupun gairah kerja yang rendah dialami oleh karyawan dikarenakan faktor-faktor dalam gairah kerja tidak terpenuhi. Sedangkan iklim komunikasi yang kondusif dapat terwujud apabila pemimpin dapat memberikan contoh yang baik bagi bawahannya. Dengan begitu bawahan dapat memperoleh pandangan yang benar di dalam organisasi dan akan mendorong gairah kerja para bawahan untuk bekerja dengan sebaik mungkin bagi perusahaan. Kata kunci: komunikasi organisasi, iklim komunikasi, gairah kerja.
  27. 27. ABSTRACT THE COMMUNICATION CLIMATE AND EMPLOYEE MORALE IN CAPITAL BANK ASEMKA BRANCH (Case Study on the Branch Manager, Supervisor, Staff and Outsourcing Capital Bank Asemka Branch, Jakarta) (The Writer, NPM, Pages Count of Initial Part, Pages Count of The Content, Number of Chapters, Number of Bibliographies, Tables Count, Attachments Count) This study examines the climate issue of communication and morale of employeesin Capital Bank Asemka Branch. This research aims to identify and analyze the communication climate and employees morale that is built in Capital Bank Asemka Branch. This research uses qualitative descriptive method. This method is used to find and gather data, compile, use and interpret existing data. The data that is used in this study areobtained by written documents, consisting of books, archive, also gathered from an in-depth interview with the right sources of informant. The in-depth interviews were conducted by a list of questions that have been prepared. Before hand observation was also conducted to determine the situation on the ground. In this case, the researcher conducted participant observation with direct involvement role in a day-to-day activities with the informant. In this study the authors test the validity of data obtained using triangulation techniques. Triangulation is done by comparing or double checking the data that has been obtained, which is the results of both observations and interviews and other related documents. After analyzing, theauthor concluded that the communication climate that is built in Capital Bank Asemka Branch is not conducive and has became one of the causes of low morale of every employee. One of the causes is because of the low factors that support the establishment of communication climate, such as trust, mutual decision-making, integrity, open communication downward, listen upward communication and emphasis to high performance goal. Hence, a low morale of work in employee is caused by factors that are not met. Whereas, a conducive communication climate can be realized with the role of a leader who can provide a good example for his subordinates, so that subordinates will gain a correct view in the organization and would encourage the morale of subordinates to work excellently for the company. Keywords: organization communication, communication climate, morale.
  28. 28. Contoh Abstrak Skripsi S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial Contoh 1: ABSTRAK INTERVENSI PEKERJA SOSIAL TERHADAP PERMASALAHAN SOSIAL PENDERITA HIV/AIDS (Studi Kasus Di Rumah Sakit Umum Pengayoman Cipinang Jakarta Timur) (Penulis, NPM, Jumlah Halaman Awal, Jumlah Halaman Isi, Jumlah Bab, Jumlah Kepustakaan, Jumlah Tabel, Jumlah Lampiran) Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitis yang bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai permasalahan sosial yang dialami oleh penderita HIV/AIDS. Study kasus dilakukan di Rumah Sakit Umum Pengayoman Cipinang. Dalam penelitian ini penulis menetapkan 3 kasus secara purposif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, studi dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan teknik analisas data secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Permasalahan soial utama yang dialami oleh pengidap HIV/AIDS adalah kekawatiran akan masa depannya dan kekawatiran bahwa ia tidak diterima oleh keluarga dan masyarakat. 2. Intervensi yang dilakukan oleh pekerja Sosial dalam mendampingi klien adalah (a) mendengarkan keluh kesahnya dan memotivasi agar minum obat ARV secara rutin ( motivator), (b) memberi konsultasi pada klien mengenai sebab-sebab masalahnya dan mengatasinya (konselor), (c) Menghubungkan klien dengan dokter, adik dan orang tua (penghubung) dan berupaya agar klien percaya diri bahwa keluarga dan masyarakat menerimanya (pemungkin). 3. Hasil intervensi Pekerja Sosial adalah bahwa terdapat perubahan pada klien yaitu (a) Klien tidak merasa kawatir lagi dengan masa depan dan ia merasa yakin bisa diterima dikeluarga dan masyarakat. (b) Klien sudah mulai menerima situasi dirinya sebagai penderita HIV/AIDS, (c) Klien merasa mendapat perhatian dari keluarganya, (d) Emosi klien sudah mulai stabil, (e) Klien mau mengikuti program rehabilitasi dan terapi obat ARV (Anti Retro Viral) yaitu obat untuk HIV/AIDS. Penulis menyarankan sebagai berikut: (1) Agar klien tetap melaksanakan program rehabilitasi secara rutin dan disiplin dalam minum obat ARV, mengikuti kegiatan yang positip, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan sehat, tidak kembali menggunakan narkoba, rajin beribadah. (2) Keluarga agar lebih intensif mendukung dan memperhatikan klien dengan mengunjunginya secara rutin, minimal satu minggu satu kali kerumah sakit Pengayoman Cipinang dan (3) Untuk rumah sakit agar menempatkan pekerja sosial sehingga dapat membantu proses penyembuhan klien secara holistik dari sisi non medik Kata kunci: intervensi pekerja sosial, permasalahan sosial, penderita HIV/AIDS
  29. 29. ABSTRACT SOCIAL WORKERS INTERVENTION ON SOCIAL ISSUES PEOPLE LIVING WITH HIV/ AIDS (Case Study in Pengayoman Hospital- Cipinang, East Jakarta) This analytic descriptive research aims to find out the social issues in handling people living with HIV/ AIDS. In this study, we conducted observations, interviews, and documentaries studies of 3 HIV/ AIDS cases in Pengayoman Hospital – Cipinang – East Jakarta. The 3 cases were chosen by using purposive sampling techniques. The results showed that: 1. The main social issues were the people living with HIV/ AIDS are anxious about being marginalized not only from the family but the society as well. 2. Social workers acted as (a) Motivator - They listened to patients’ stories and motivated the patients to take Antiretroviral (ARV) (first medicine for HIV/ AIDS syndrome), (b) Counselor - They conducted a discussion about patients’ problems and gave the advice to overcome it, (c) Mediator - They not only connected the patients to doctors and families but also encouraged the patients to be confident of families and society acceptance. 3. Social workers interventions had impacts on patients’ personality, such as: (a) Patients were less worried about their future, families and social acceptance, (b) Patients accept the condition that HIV/AIDS infected them, (c) Patients experienced a sympathy from their families, (d) Patients were emotionally stable when they were facing problems, (e) Patients were eager to join rehabilitation programs and medication We suggested that: (a) Patients should continue to take rehabilitation programs, take medicine regularly, involve in positive activities, consume the healthy foods, avoid narcotics, and pray. (b) Families should support and show their sympathy by visiting the patients frequently (minimum once a week), and (3) Hospital Management should involve social workers to support non-medical treatment for the patients Keywords: Social workers intervention, social issues, people living with HIV/AIDS
  30. 30. Contoh 2: ABSTRAK UPAYA MEMBANGUN PARTISIPASI WARGA DALAM MENGELOLA LAHAN FASILITAS SOSIAL (Studi Kasus di Masyarakat Rt 04 Rw 07 Kelurahan Duren Mekar Sawangan Depok) (Penulis, NPM, Jumlah Halaman Awal, Jumlah Halaman Isi, Jumlah Bab, Jumlah Kepustakaan, Jumlah Tabel, Jumlah Lampiran) Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai (1) Partisipasi warga dalam pengelolaan fasilitas sosial di Rt 04 Rw 07 Kelurahan Duren Mekar, Sawangan, Depok; (2) Pengorganisasian dan peran pekerja sosial untuk mengupayakan peningkatan partisipasi warga dalam mengelola fasilitas social dan (3) Perubahan yang terjadi dalam hal partisipasi warga terkait dengan pengoragnisasian yang dilakukan oleh pekerja sosial Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus dan merupakan kelanjutan dari Praktikum III yang dilakukan di masyarakat Rt 04 Rw 07 Duren Mekar, Sawangan, Depok. Pengumpulan data yang dilakukan dengan interview mendalam, partisipasi langsung, pengamatan, studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kondisi awal partisipasi warga dalam pengelolaan fasilitas umum adalah rendah (kurang). Hal ini tampak dari sikap warga membiarkan fasilitas sosial terbengkelai yang tampak dari banyaknya semak belukar disekitar fasilitas tersebut; (2) Upaya yang dilakukan pekerja sosial dalam peningkatan partisipasi warga meliputi: ( a). Tahap persiapan disini pekerja sosial mengadakan pendekatan pada tokoh-tokoh yaitu Ketua Rt 04, Ketua Rw 07 dan tokoh kunci di Rt tersebut dan juga mulai menghubungi beberapa warga setempat, (b). Tahap asesmen dalam hal ini pekerja sosial menggali masalah atau kebutuhan warga Rt 04 Rw 07 tersebut dan sebab masalah tersebut muncul. Dari asesmen diketahui bahwa fasilitas sosial tersebut tidak dikelola dengan baik karena kurang kepedulian dan katerliubatan warga dalam mengurus fasilitas yang telah disediakan oleh pebgembang. Dalam proses ini juga digali keinginan warga, (c). Tahap pelaksanaan kegiatan, dalam hal ini pekerja sosial menggerakkan warga dengan memotivasi dan mengajak melakukan pertemuan warga kemudian berembug merencanakan kegiatan bersama sesuai keinginan warga dan yang tepat bagi warga. dan (d). Tahap evaluasi, diisini pekerja sosial bersama tokoh setempat, Rt dan Rw bersama warga mengevaluasi tentang kemajuan dan kekurangan yang terjadi serta merencanakan kegiatan berikutnya. Ternyata warga senang karena fasilitas sosial menjadi bersih, dapat digunakan menjadi tempat bermain anak-anak. Kemudian Ibu-ibu yang tidak bekerja diluar rumah akan memanfaatkan tempat tersebut menjadi tempat berjualan makanan. Jadi akan menggunakan waktu luangnya. Warga ingin secara gotong royong melakukan perbaikan dengan konblok. Pekerja Sosial belum melakukan terminasi karena penulis masih berlanjut mendampingi warga tersebut seusai kegiatan penelitian ini;(3).Hasil intervensi pekerja sosial menunjukkan bahwa terdapat peningkatan partisipasi warga dalam pengelolaan fasilitas sosial, hal ini ditandai dengan: (a). Keterlibatan warga dalam memberikan
  31. 31. pemikiran-pemikiran untuk pengelolaan fasos yang menginginkan lahan fasilitas sosial dikelola sebagai sarana bermain anak-anak,santai keluarga dan kedepan sebagai tempat usaha dengan memanfaatkan waktu senggang, (b) Keterlibatan warga dalam hal tenaga dengan kerja bakti membersihkan dan membenahi fasilitas social dan (c) Keterlibatan warga dengan bentuk memasak bersama, mengumpulkan konsumsi secara kolektif untuk kerja bakti dan rapat-rapat warga. Rekomendasi penelitian ini adalah: (1) Pengurus Rt senantiasa memelihara hubungan baik dengan warga dan mendorong serta memotivasi agar warga tetap mau terlibat dalam memelihara dan menafaatkan fasilitas sosial;(2) Agar warga memanfaatkan fasilitas sosial yang telah berhasil dibersihkan dan dirapikan dan (3) Hasil kesepakatan bahwa warga akan bergotong royong memperbaiki fasos dengan diconblok agar ditindaklanjuti sehingga terwujud Kata kunci: intervensi, pekerja sosial, partisipasi, fasilitas sosial
  32. 32. ABSTRACT THE EFFORT TO BUILD THE COMMUNITY PARTICIPATION IN SOCIAL FACILITIES MANAGEMENT (Case Study: Community in RT04/ RW 07, Duren Mekar, Sawangan, Depok) (The Writer, NPM, Pages Count of Initial Part, Pages Count of The Content, Number of Chapters, Number of Bibliographies, Tables Count, Attachments Count) This research aim to acquire the information about: (1) community participation in social facilities management at RT04/ RW 07, Duren Mekar, Sawangan, Depok; (2) organization and roles of social workers who involve in social facilities management and (3) the changes in community participation due to the social workers’ organization and roles. A case study is conducted in this research as the further study of the practice-III in RT04/ RW 07, Duren Mekar, Sawangan, Depok. Depth interview, direct community participation, observation, and document study are held in this research to get the data. The results of this study show that: (1) Initially, the community participation in social facilities management is weak. They did not use the facilities and even ignore it. These are indicated by some bushes can easily be found in near the facilities; (2) Several efforts were held by the social workers to improve the community participation, such as:(a) Preparation – the social workers start to approach and convince the key persons such as the head of RT 04, the head of RW 07. The workers also contact several members of the community, (b) Assessment – the social workers explore the reason of community ignorance and their aspiration related to the facilities. The findings show that the main reason for their ignorance is the facilities already provided by the developer. (c) Implementation – the social workers motivate the community and facilitate a regular meeting which is the members of community console their aspiration and arrange the plan to manage the facilities. (d) Evaluation - the social workers cooperate with the key person (head of RT and RW) and the members of the community to evaluate the progress and the issues which come up from their activities. The findings show that is the members of the community feel satisfy with the facilities which can be used as the playground for the children and as the food market for the housewife. Moreover, the community members also eager to improve the facilities by construct the paving blocks there. The social workers still continue to assist the community and do not terminate their works yet, and (3) The result of social worker intervention is the members of community willingness to participate in the facilities management are shown by:(a) Their contribution of thought to manage the facilities by using it as a playground, leisure area, and food market. (b) Their involvement to improve the physical of the premises by cleaning it and repairing the broken one, (c) Their participation to provide foods to support the works related to facilities improvement. Recommendations of this research are: (1) The board of RT should coordinate their community members and continuously motivate the members to use and maintain the facilities consistently, (2) The members of community should use and actively participate in the facilities management, and (3) The initiation of building the paving blocks near the facilities should be followed up by the members of communities. Keywords: intervention, social workers, participation, social facilities
  33. 33. Lampiran 9: Contoh Daftar Isi 1) Contoh Sistematika Skripsi S1 Ilmu Komunikasi Untuk Penelitian Kuantitatif: DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL………………………………………………………………………………… i HALAMAN JUDUL…………………………………………………………………………………… ii LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI………………………………………………………………. iii LEMBAR PENGESAHAN…………………………………………………………………………… iv LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI…………………………………………….. v LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH……………………………………….. vi KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………… vii ABSTRAK …………………………………………………………………………………………….vii ABSTRACT………………………………………………………………………………………… viii DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………….. ix DAFTAR TABEL………………………………………………………………………………….. x BAB I PENDAHULUAN …………………………………...................…………………... 1 A. Latar Belakang ………………………………………..............……….................... 1 B. Perumusan Masalah …………………………………..............…………………… 7 C. Tujuan Penelitian ……………………………………..............…………………… 7 D. Manfaat Penelitian ……………………………………..............………………….. 8 E. Tinjauan Konseptual/ Kerangka Teori ....……………..............…………………… 9 F. MetodologiPenelitian …………….....…………...................……………….......... 22 1. Pendekatan dan Metode Riset............................................................................... 22 2. Operasionalisasi Konsep ....................................................................................... 24 3. Hipotesis................................................................................................................ 28 4. Populasi, Sampel, dan Teknik Penarikan Sampel ................................................. 30 5. Unit Analisis.......................................................................................................... 32 6. Teknik Pengumpulan Data.................................................................................... 33 7. Teknik Analisis Data............................................................................................. 34 8. Tahap dan Waktu Penelitian.................................................................................. 36 BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN A. Gambaran Umum Wilayah Penelitian ……................……………………………. 37 B. Gambaran Umum Lembaga/ Organisasi .....................……………………………. 45 BAB III HASIL DAN ANALISA A. Identitas Responden ………………………..................…………………………… 54 B. Tingkat Intensitas ………………………….................…………………………… 60 C. Minat Beli …………………………………..................…………………………… 64 D. Hubungan Antara Intensitas dan Minat Beli .................…………………………… 67
  34. 34. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ………………………………….................………………………….. 85 B. Saran …………………………………………..................………………………… 87 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN terdiri dari (minimal): • Daftar pertanyaan (kuesioner) • Contoh pengisian kuesioner • Koding • Hasil olahan dasar • Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian dari Instansi Terkait 2) Contoh Sistematika Skripsi S1 Ilmu Komunikasi Untuk Penelitian Kualitatif: DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL …………...................………………………………………......................... i HALAMAN JUDUL.................................................................................................................... i LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI....................................................................................... iii LEMBAR PENGESAHAN..........……………….................…………………………………........ iv LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI................................................................ v LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH ……..............……………................ vi KATA PENGANTAR ..........…………………….................…………………………………....... vii ABSTRAK ............………………………………………………................……………………… vii ABSTRACT........................................................................................................................... viii DAFTAR ISI ………………………………………....................………………………….............. ix DAFTAR TABEL .........……………………….....................……………………………………… x BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ………………..................………………………………................ 1 B. Perumusan Masalah ……..................……………………………………………… 7 C. Tujuan Penelitian …..................…………………………………………………… 7 D. Manfaat Penelitian …..................………………………………………………….. 8 E. Tinjauan Konseptual/ Kerangka Teori ...........…………………………..………… 9 F. Skema Penelitian ………..................………………………………………………. 23 G. Batasan Pengertian ……...................………………………………………………. 25 H. Metodologi Penelitian ............................................................................................... 29 1. Jenis Penelitian.................................................................................................... 29 2. Sumber Data.......................................................................................................... 30 3. Teknik Pengumpulan Data.................................................................................... 32 4. Teknik Analisis Data............................................................................................. 34 5. Pemeriksaan Keabsahan Data............................................................................... 36 6. Tahap dan Waktu Penelitian................................................................................. 38 7. Instrumen Penelitian.............................................................................................. 39
  35. 35. BAB II GAMBARAN SUBYEK PENELITIAN A. Gambaran Umum .................................................…………………………………. 40 B. Gambaran Khusus ....................................…………………………………………. 49 BAB III HASIL DAN ANALISA A. Pembahasan pola/ fenomena …...............………………………………………… 60 B. Analisa .............….....…………................………………………………………… 80 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ……………………….................…………………………………….. 91 B. Saran …………………………..................………………………………………… 93 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN terdiri dari (minimal): - Pedoman Wawancara dan Transkrip Wawancara - Pedoman Observasi dan Hasil Observasi - Dokumentasi: foto, gambar, peta, dan sebagainya - Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian dari Instansi Terkait 3. Contoh Sistematika Skripsi S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial Untuk Intervensi Komunitas DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL …………...................………………………………………......................... i HALAMAN JUDUL................................................................................................................... ii LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI...................................................................................... iii LEMBAR PENGESAHAN..........……………….................…………………………………........ iv LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI................................................................ v LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH ……..............……………................ vi KATA PENGANTAR ..........…………………….................…………………………………........vii ABSTRAK ............………………………………………………................………………………. vii ABSTRACT........................................................................................................................... viii DAFTAR ISI ………………………………………....................…………………………............. ix DAFTAR TABEL .........……………………….....................……………………………………… x BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ..............……………………………........................................ 1 B. Perumusan Masalah ................………………………………………………………..... 7 C. Tujuan Penelitian ..............…………………………………………………………..... 7 D. Manfaat Penelitian .................………………………………………………………….. 8 E. Kerangka Teori ................……………………………………………………………... 9 F. Operasional Konsep ..............…………….......………………………………………..... 35 G. Metodologi Penelitian ............………………………………………………………...... 36
  36. 36. BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG MASYARAKAT RT 04 RW 07 KELURAHAN DUREN MEKAR, SAWANGAN, DEPOK A. Gambaran Umum Masyarakat Rt 04 Rw 07, Kelurahan Duren Mekar,Depok ............ 40 B. Struktur Organisasi di Masyarakat Setempat .............….................................................. 48 C. Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat ........................................................................... 50 D. Kondisi Fisik dan Fasilitas Umum Masyarakat ............................................................... 52 BAB III HASIL PENELITIAN DAN ANALISA A. Hasil Penelitian 1. Masalah Partisipasi Warga Dalam Pengelolaan Fasos .............................................. 54 2. Kekuatan dan Kelemahan Warga ............................................................................... 55 3. Pengorganisasian Untuk Peningkatan Partisipasi Warga dalam Pengelolaan Fasos...57 4. Peran Pekerja Sosial .....................................................................................…………58 5. Partisipasi Warga dalam Pengelolaan Fasos Pasca Intervensi Sosial......................... 60 B. Analisa BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan …..…………………………………………………………………...... 85 B. Saran ……..………………………………………………………………………… 87 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Lampiran 10: Contoh Daftar Tabel , Daftar Gambar/ Matrik, dan Daftar Lampiran (lembar tersendiri) DAFTAR TABEL III.1 Tabel Frekuensi Minat Baca Rubrik Olahraga di Harian ABC.......................….... 55 DAFTAR GAMBAR / MATRIK Gambar 1.1 Model Analisis …………………………………..........................………….. 14 Gambar 3.1 Foto Gedung Kantor Pusat Bank XYZ .............................…..………………... 39 Gambar 4.1 Matrik Siklus Iklim Komunikasi dan Gairah Kerja ……………..….................... 93
  37. 37. DAFTAR LAMPIRAN Lampiran1. Surat Keterangan dari Bank XYZ Lampiran2. Pedoman Wawancara Lampiran3. Transkip Wawancara Lampiran4. Pedoman Observasi Lampiran5. Hasil Observasi Lampiran6. Dokumentasi

×