Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (Ikm) Kabupaten Paser

9,951 views

Published on

Ekspose Hasil Kajian Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat oleh PKP2A III LAN Samarinda bekerjasama dengan Pemkab Paser Tahun 2008

Published in: Entertainment & Humor
0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
9,951
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
43
Actions
Shares
0
Downloads
505
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (Ikm) Kabupaten Paser

  1. 1. Pengukuran IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) Unit Pelayanan Publik Kabupaten Paser PKP2A III LAN SAMARINDA Tanah Grogot, 4 Desember 2008 PEMERINTAH KABUPATEN PASER
  2. 2. Sampel dan Penetapan Responden
  3. 3. <ul><li>Teknik analisis deskripsi kuantitatif. </li></ul><ul><li>Dengan analisa faktor keputusan Men-PAN No. 25/2004 tentang Pedoman Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah. </li></ul><ul><li>IKM dihitung dengan menggunakan nilai rata-rata tertimbang. </li></ul>PENGOLAHAN DATA
  4. 4. Tabel Nilai Persepsi, Internal IKM, Internal Konversi IKM, Mutu Pelayanan dan Kinerja Unit Pelayanan Nilai Persepsi Nilai Interval IKM Nilai Interval Konversi IKM Mutu Pelayanan Kinerja Unit Pelayanan 1 2 3 4 1,00 – 1,75 1,76 – 2,50 2,51 – 3,25 3,26 – 4,00 25,00 – 43,75 43,76 – 62,50 62,51 – 81,25 81,26 – 100,00 D C B A Tidak Baik Kurang Baik Baik Sangat Baik
  5. 5. Variabel IKM <ul><li>1. Prosedur pelayanan </li></ul><ul><li>2. Persyaratan pelayanan </li></ul><ul><li>3. Kejelasan dan kepastian petugas </li></ul><ul><li>4. Kedisiplinan petugas </li></ul><ul><li>5. Tanggung jawab petugas </li></ul><ul><li>6. Kemampuan petugas </li></ul><ul><li>7. Kecepatan pelayanan </li></ul><ul><li>8. Keadilan mendapatkan pelayanan </li></ul><ul><li>9. Kesopanan dan keramahan petugas </li></ul><ul><li>10. Kewajaran biaya </li></ul><ul><li>11. Kepastian biaya </li></ul><ul><li>12. Ketepatan jadual pelaksanaan pelayanan </li></ul><ul><li>13. Kenyamanan lingkungan </li></ul><ul><li>14. Keamanan pelayanan </li></ul>
  6. 6. Peringkat Unit Pelayanan Publik Berdasarkan Perhitungan IKM Tahun 2008 Peringkat Sampel Unit Pelayanan Indeks Kepuasan Nilai IKM Konversi Kinerja Unit Pelayanan Mutu Pelayanan 1 Kelurahan Tanah Grogot 2,84 71,05 BAIK B 2 Kecamatan Tanah Grogot 2,83 70,75 BAIK B 3 PDAM Tirta Kandilo 2,66 66,56 BAIK B 4 Puskesmas Tanah Grogot 2,62 65,60 BAIK B 5 RSUD Panglima Sebaya 2,55 63,72 BAIK B Rata-Rata 2,70 67,54 BAIK B
  7. 7. NUP : Nilai Rata-Rata Unsur Pelayanan MP : Mutu Pelayanan Mutu Pelayanan Setiap Unsur Pelayanan Pada Sampel Unit Pelayanan Publik, 2008 No. Unsur Pelayanan Kelurahan Kecamatan PDAM Puskesmas RSUD NUP MP NUP MP NUP MP NUP MP NUP MP U1 Prosedur Pelayanan 2,84 B 2,89 B 2,57 B 2,75 B 2,55 B U2 Persyaratan Pelayanan 2,90 B 2,84 B 2,76 B 2,70 B 2,67 B U3 Kejelasan Petugas Pelayanan 2,84 B 2,83 B 2,70 B 2,64 B 2,65 B U4 Kedisiplinan Petugas Pelayanan 2,78 B 2,76 B 2,66 B 2,63 B 2,61 B U5 Tanggung Jawab Petugas 2,97 B 2,92 B 2,76 B 2,75 B 2,69 B U6 Kemampuan Petugas Pelayanan 2,91 B 2,93 B 2,75 B 2,72 B 2,73 B U7 Kecepatan Pelayanan 2,69 B 2,71 B 2,42 C 2,36 C 2,35 C U8 Keadilan Mendapatkan Pelayanan 2,89 B 2,83 B 2,69 B 2,68 B 2,55 B U9 Kesopanan dan Keramahan 2,94 B 2,95 B 2,86 B 2,58 B 2,71 B U10 Kewajaran Biaya Pelayanan 2,97 B 2,96 B 2,73 B 2,78 B 2,63 B U11 Kepastian Biaya Pelayanan 2,85 B 2,83 B 2,49 C 2,77 B 2,42 C U12 Kepastian Jadwal Pelayanan 2,66 B 2,63 B 2,43 C 2,44 C 2,33 C U13 Kenyamanan Lingkungan 2,83 B 2,85 B 2,75 B 2,42 C 2,30 C U14 Keamanan Pelayanan 2,97 B 2,93 B 2,92 B 2,75 B 2,71 B Rata-Rata NUP 2,86 B 2,85 B 2,68 B 2,64 B 2,56 B
  8. 8. <ul><li>Nilai pelayanan yang masih berada pada level bawah (dibawah standar BAIK, yaitu ≤ 2,50), Dimana pada persebaran unsur pelayanan tersebut sebagian besar dinilai kurang yaitu kecepatan petugas dalam memberikan pelayanan dan kepastian jadwal pelayanan , selain itu juga patut dibenahi unsur pelayanan berupa kepastian biaya pelayanan dan kenyamanan lingkungan unit pelayanan. </li></ul><ul><li>Unit Pelayanan Publik yang paling perlu melakukan pembenahan adalah RSUD Panglima Sebaya. Kemudian diikuti oleh Puskesmas Tanah Grogot dan PDAM Tirta Kandilo </li></ul>Kesimpulan
  9. 9. Rekomendasi Umum Perbaikan Kualitas Pelayanan <ul><li>Penyusunan SP dan SOP + sosialisasi kpd pengguna jasa. </li></ul><ul><li>Pemantapan kompetensi & keterampilan petugas melalui program Bimtek Pelayanan Prima. </li></ul><ul><li>Penambahan SDM + ruang pelayanan (loket, poli, dll). </li></ul><ul><li>Motivasi (reward) Pemda thd UPP yg berprestasi. </li></ul>
  10. 10. <ul><li>Perlu dilakukan survei kepuasan masyarakat secara periodik oleh setiap unit pelayanan publik. Hal ini dilakukan agar setiap perbaikan dan pembenahan terhadap pelayanan yang diberikan dapat terukur dan optimal pelaksanaannya dilapangan </li></ul><ul><li>Mengoptimalkan petugas bagian informasi yang secara khusus melayani berbagai pertanyaan dan keluhan pelanggan. Selain itu perlu juga disediakan berbagai fasilitas untuk menampung keluhan masyarakat . Fasilitas ini misalnya berupa kotak saran yang ditempatkan di beberapa tempat di lingkungan unit pelayanan. Perkembangan teknologi informasi (IT) yang pesat saat ini juga bisa digunakan sebagai sarana untuk mengetahui keluhan masyarakat, yaitu dengan menggunakan Call Center, SMS Center dan sebagainya. Mengingat bahwa masyarakat dewasa ini telah mulai akrab dengan teknologi seluler. </li></ul>Rekomendasi Umum
  11. 11. <ul><li>Guna mendukung terciptanya pelayanan kepada masyarakat yang makin berkualitas, maka pembenahan mental dan budaya kerja birokrasi mutlak diperlukan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membentuk Kelompok Budaya Kerja (KBK) atau Gugus Kendali Mutu (GKM), yang berfungsi membantu pimpinan organisasi dalam memonitor tingkat kinerja masing-masing unit / satuan kerja. Pada akhirnya, kinerja kelompok / unit kerja tertentu akan berkorelasi secara langsung terhadap peningkatan kinerja organisasi secara menyeluruh </li></ul>Rekomendasi Umum
  12. 12. <ul><li>Persepsi masyarakat terhadap pelayanan di RSUD Panglima Sebaya Kabupaten Paser secara lebih lengkap dapat dituliskan sebagai berikut. </li></ul><ul><li>Nilai IKM setelah dikonversi = Nilai indeks x Nilai Dasar </li></ul><ul><li>= 2,549 x 25 = 63,72 </li></ul><ul><li>Mutu Pelayanan B </li></ul><ul><li>Kinerja Unit Pelayanan BAIK </li></ul>Pengukuran IKM RSUD Panglima Sebaya No. Unsur Pelayanan Nilai Unsur Pelayanan Peringkat Layanan U1 Prosedur Pelayanan 2,55 9 U2 Persyaratan Pelayanan 2,67 5 U3 Kejelasan Petugas Pelayanan 2,65 6 U4 Kedisiplinan Petugas Pelayanan  2,61 8 U5 Tanggung Jawab Petugas Pelayanan  2,69 4 U6 Kemampuan Petugas Pelayanan  2,73 1 U7 Kecepatan Pelayanan  2,35 12 U8 Keadilan Mendapatkan Pelayanan  2,55 10 U9 Kesopanan dan Keramahan Petugas  2,71 3 U10 Kewajaran Biaya Pelayanan  2,63 7 U11 Kepastian Biaya Pelayanan  2,42 11 U12 Kepastian Jadwal Pelayanan  2,33 13 U13 Kenyamanan Lingkungan  2,30 14 U14 Keamanan Pelayanan  2,71 2
  13. 14. Permasalahan <ul><li>Keterbatasan Tenaga Medis </li></ul><ul><li>Belum adanya standar waktu pelayanan </li></ul><ul><li>Kebersihan dan Kerapihan Lingkungan Pelayanan yang Kotor dan Tidak Rutin Dilakukan Pembersihan </li></ul><ul><li>Kelengkapan Sarana dan Prasarana yang Masih Minim (obat-obatan kurang) </li></ul><ul><li>Kurangnya Informasi Kejelasan Biaya Pelayanan </li></ul>
  14. 15. <ul><li>Perlu adanya peningkatan dan pembenahan pelayanan terutama pada aspek kecepatan pelayanan, kejelasan biaya yang dibayarkan, ketepatan pelaksanaan dengan jadwal waktu pelayanan, serta kenyamanan lingkungan RSUD. Dalam aspek kecepatan pelayanan, jadwal waktu pelayanan, dan kejelasan biaya perlu ditetapkan standarnya secara konkrit dan jelas kemudian disosialisasikan kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membuat dan menempatkan papan informasi tentang skema alur pelayanan, persyaratan yang harus dilengkapi oleh pemohon pelayanan, besaran biaya yang harus dibayar oleh pemohon/masyarakat, dan lamanya waktu pemrosesan penyelesaian suatu pelayanan </li></ul><ul><li>Perlu dilakukan pengontrolan dan pemantauan kebersihan dan kerapihan RSUD secara rutin minimal 2 kali dalam sehari untuk setiap unit pelayanan RSUD, sehingga sifat steril dan bersih dari RSUD dapat terwujud dan berjalan baik. </li></ul>Rekomendasi Atas IKM RSUD Panglima Sebaya
  15. 16. <ul><li>Upaya pemenuhan tenaga kesehatan terutama untuk tenaga dokter akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Selain p e menuhan kekurangan tenaga kesehatan, juga perlu dilakukan pe ningkatan kapasitas/ kompetensi (teknis, perilaku, dan intelektual) para petugas pelayanan dengan memberikan Bimbingan teknis atau diklat-diklat yang terkait dengan upaya membangun mutu pelayanan serta sikap/perilaku petugas dalam memberikan pelayanan. Serta perlu adanya p eningkatan sarana dan prasarana RSUD (termasuk kelengkapan obat-obatan) sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan optimal. </li></ul><ul><li>Diperlukan adanya sosialisasi biaya yang harus dibayarkan oleh pasien secara transparan sehingga setiap pasien bisa mengetahui besar biaya yang harus dibayarkan dalam setiap pendaftaran atau pemeriksaan. Transparasi ini bisa dilakukan melalui pembuatan brosur, atau informasi di loket pendaftaran dan papan pengumuman rumah sakit. </li></ul>Rekomendasi Atas IKM RSUD Panglima Sebaya
  16. 17. Pengukuran IKM Kecamatan Tanah Grogot <ul><li>Nilai IKM setelah dikonversi = Nilai Indeks x Nilai Dasar </li></ul><ul><li> = 2,83 x 25 = 70,75 </li></ul><ul><li>Mutu pelayanan pada unit tersebut berada pada kategori B </li></ul><ul><li>Kinerja unit pelayanan adalah Baik </li></ul>
  17. 18. Rekomendasi Atas IKM Kecamatan Tanah Grogot <ul><li>Perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat berkaitan tentang prosedur, persyaratan, biaya serta jadwal pelaksanaan pelayanan . Sosialisasi ini bisa dilakukan dengan mencantumkannya di papan informasi kecamatan yang mudah terlihat oleh masyarakat pengunjung, dan juga dikirimkan kepada kelurahan dan desa-desa di wilayah kecamatan Tanah Grogot. Sehingga sejak mulai di tingkat kelurahan dan desa masyarakat sudah bisa mempersipkan diri untuk melengkapi segala keperluan persyaratan pelayanan. </li></ul>
  18. 19. Rekomendasi Atas IKM Kecamatan Tanah Grogot <ul><li>Berkaitan dengan prosedur tersebut, bisa disusun diagram alur proses pelayanan masing-masing item pelayanan dari awal hingga akhir dan ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat, misalnya di ruang tunggu atau di teras, sehingga lebih mudah dilihat dan dipahami oleh masyarakat. Dengan diagram alur tersebut bisa memberikan kejelasan bagi masyarakat terhadap tahapan-tahapan proses pelayanan. </li></ul>
  19. 20. Pengukuran IKM PDAM Tirta Kandilo <ul><li>Nilai IKM setelah dikonversi = Nilai indeks x Nilai Dasar </li></ul><ul><li>= 2,663 x 25 = 66,56 </li></ul><ul><li>Mutu Pelayanan B </li></ul><ul><li>Kinerja Unit Pelayanan BAIK </li></ul>NO Unsur Pelayanan Nilai Unsur Pelayanan Peringkat U1 Prosedur Pelayanan 2,57 9 U 2 Persyaratan Pelayanan 2,76 3 U 3 Kejelasan Petugas Pelayanan 2,70 6 U 4 Kedisiplinan Petugas Pelayanan  2,66 8 U 5 Tanggung Jawab Petugas Pelayanan  2,76 3 U 6 Kemampuan Petugas Pelayanan  2,75 4 U 7 Kecepatan Pelayanan 2,42 12 U 8 Keadilan Mendapatkan Pelayanan  2,69 7 U 9 Kesopanan dan Keramahan Petugas  2,86 2 U 10 Kewajaran Biaya Pelayanan  2,73 5 U 11 Kepastian Biaya Pelayanan 2,49 10 U 12 Kepastian Jadwal Pelayanan 2,43 11 U 13 Kenyamanan Lingkungan 2,75 4 U 14 Keamanan Pelayanan 2,92 1
  20. 22. Permasalahan <ul><li>Pelanggan merasa “di ping-pong” pada saat akan membayar kewajiban. Seharusnya masih bisa membayar di bank yang ditunjuk tapi ternyata pihak bank tidak mau menerima dan menyuruh pelanggan langsung datang ke PDAM, yang notabene jaraknya agak jauh dari pusat kota; </li></ul><ul><li>Pengurusan pembayaran pemasangan baru yang masih mahal, tidak sesuai dengan rincian biaya dan pengurusannya yang rumit dan lama; </li></ul><ul><li>Pelayanan yang kurang cepat, menyebabkan banyak pelanggan terganggu aktivitas lainnya. Petugas cenderung lambat dalam melayani, sering lempar tanggung jawab penyelesaian masalah, kurang memperhatikan keluhan pelanggan dan kurang memberikan solusi yang cepat saat dihadapkan pada suatu masalah mengenai layanan PDAM; </li></ul>Lanjut...
  21. 23. Permasalahan <ul><li>Air PDAM yang kecil alirannya, bahkan sering mati, masih sering keruh dan kotor pada saat keluar; </li></ul><ul><li>Jadwal pengecekan meteran yang tidak tepat, kurang ramah dan kurang sopan saat melakukan pengecekan </li></ul><ul><li>Pelanggan yg merasa sedikit menggunakan air karena tidak lancar dan sering mati, tapi tetap harus membayar mahal sehingga dirasa kurang adil dan kurang fair ; </li></ul><ul><li>Bila terlambat membayar, PDAM cepat memberi denda dan melakukan pemutusan; baik sementara maupun tetap. Sebaliknya pelanggan kebingungan bila harus komplain untuk layanan PDAM yang kurang memuaskan, dan atas penyelesaian masalah yang tidak cepat; </li></ul><ul><li>Lokasi PDAM yang jauh dari pemukiman (pusat kota), menyebabkan pelanggan sedikit terganggu dalam aktivitasnya, bahkan pernah ada yang pulang membayar kewajiban kemudian dirampok dalam perjalanan pulang. </li></ul>Lanjutan...
  22. 24. Rekomendasi Atas IKM PDAM Tirta Kandilo <ul><li>Perlu mengubah mindset dalam prosedur pelayanan dengan motivasi ”kalau bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit” dan bukan sebaliknya. Jelas disini diartikan terdapat alur mekanisme prosedur pelayanan yang dipasang pada tempat-tempat pembayaran maupun di loket utama di PDAM ”Tirta Kandilo” </li></ul><ul><li>Memperbaiki aspek kedisiplinan petugas dalam memberikan layanan terhadap pelanggan di Unit Layanan PDAM ”Tirta Kandilo”, misalnya dalam hal seragam, waktu layanan, waktu selesai layanan, waktu penyelesaian suatu komplain, dan lain-lain. </li></ul>
  23. 25. Rekomendasi Atas IKM PDAM Tirta Kandilo <ul><li>Perlu adanya re-schedulling terhadap kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan . Mulai penetapan jadwal buka dan tutup loket, kapan dilakukan di bank, kapan dilakukan di loket PDAM ”Tirta Kandilo, kewenangan apa saja yang dimiliki oleh loket yang terdapat di beberapa bank, jadwal pengecekan meteran yang bisa disepakati oleh pelanggan dan petugas, jadwal janji penyelesaian komplain, jadwal janji perbaikan dll. Sekali lagi yang berkaitan dengan pelanggan secara langsung selain dibuatkan ukuran yang pasti melalui standar kinerja dalam satuan waktu tertentu, juga terdapat jadwal dalam satuan waktu tertentu yang tersusun dan dapat diakses langsung, baik oleh pelanggan maupun pelanggan potensial. </li></ul>
  24. 26. <ul><li>Nilai IKM setelah dikonversi = Nilai indeks x Nilai Dasar </li></ul><ul><li> = 2,84 x 25 = 71,05 </li></ul><ul><li>Mutu Pelayanan B </li></ul><ul><li>Kinerja Unit Pelayanan BAIK </li></ul>Pengukuran IKM Kelurahan Tanah Grogot 2.840 2.900 2.840 2.780 2.967 2.913 2.693 2.887 2.940 2.967 2.847 2.660 2.827 2.967 2.5 2.55 2.6 2.65 2.7 2.75 2.8 2.85 2.9 2.95 3 Prosedur pelayanan Persyaratan pelayanan Kejelasan petugas pelayanan Kedisiplinan petugas pelayanan Tanggung jawab petugas pelayanan Kemampuan petugas pelayanan Kecepatan pelayanan Keadilan mendapatkan pelayanan Kesopanan dan keramahan petugas Kewajaran biaya pelayanan Kepastian biaya pelayanan Kepastian jadwal pelayanan Kenyamanan lingkungan Keamanan pelayanan NRR = 2,842
  25. 27. Rekomendasi Atas IKM Kelurahan Tanah Grogot <ul><li>Perlu adanya re-schedulling terhadap kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan . Mulai dari penetapan jadwal buka dan tutup loket, kewenangan apa saja yang dimiliki oleh loket yang bersangkutan, dsb. Dan semua aturan yang ada tersebut harus diketahui oleh masyarakat secara terbuka. </li></ul><ul><li>Setiap kegiatan yang menyangkut dengan kecepatan pelayanan seharusnya mempunyai standar waktu yang ditetapkan serta perlu dibuatkan skema atau bagan alur mekanisme prosedur pelayanan sehingga dapat mempermudah masyarakat dalam memahami mekanisme pengurusan yang akan mereka lakukan </li></ul>
  26. 28. Rekomendasi Atas IKM Kelurahan Tanah Grogot <ul><li>Memperbaiki aspek kedisiplinan petugas Kelurahan Tanah Grogot dalam memberikan layanan pada masyarakat Kedisiplinan ini diperlukan pada berbagai aspek antara lain waktu pelayanan dari awal buka sampai akhir ditutupnya loket layanan, konsistensi dalam waktu proses layanan, waktu penyelesaian suatu komplain (bila ada), seragam petugas, dsb. Dan tentunya perlu ada komitmen yang tinggi dari petugas kelurahan </li></ul><ul><li>Pembenahan administrasi kelurahan , seperti membuat profil kelurahan yang berisi visi misi kelurahan, data pegawai kelurahan, jenis layanan apa saja yang dilakukan di kelurahan, seberapa jauh pelayanan telah dilakukan, serta membuat rekapan harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan terhadap kegiatan yang telah dilakukan. </li></ul>
  27. 29. <ul><li>Nilai IKM setelah dikonversi = Nilai indeks x Nilai Dasar = 2,62 x 25 = 65,60 </li></ul><ul><li>Mutu Pelayanan B </li></ul><ul><li>Kinerja Unit Pelayanan BAIK </li></ul>Pengukuran IKM Puskesmas Tanah Grogot NO Unsur Pelayanan Nilai Unsur Pelayanan Peringkat U1 Prosedur Pelayanan 2,75 5 U 2 Persyaratan Pelayanan 2,70 7 U 3 Kejelasan Petugas Pelayanan 2,64 9 U 4 Kedisiplinan Petugas Pelayanan  2,63 10 U 5 Tanggung Jawab Petugas Pelayanan  2,73 4 U 6 Kemampuan Petugas Pelayanan  2,72 6 U 7 Kecepatan Pelayanan 2,36 14 U 8 Keadilan Mendapatkan Pelayanan  2,68 8 U 9 Kesopanan dan Keramahan Petugas  2,58 11 U 10 Kewajaran Biaya Pelayanan  2,78 1 U 11 Kepastian Biaya Pelayanan 2,77 2 U 12 Kepastian Jadwal Pelayanan 2,44 12 U 13 Kenyamanan Lingkungan 2,42 13 U 14 Keamanan Pelayanan 2,75 3
  28. 30. Pertanyaan 7.Kepuasan Pasien Mengenai Kecepatan Pelayanan di Puskesmas Tanah Grogot 37.33% 47.33% 10.67% 4.67% Tidak cepat Kurang cepat Cepat Sangat cepat
  29. 31. <ul><li>Ruangan Pelayanan Sempit </li></ul><ul><li>SDM Kurang </li></ul><ul><li>Tenaga Keamanan Tidak Ada </li></ul><ul><li>Alur Prosedur Pelayanan Tidak Ada </li></ul><ul><li>Sarana dan Prasarana yang Tidak Memadai </li></ul>Permasalahan
  30. 32. Rekomendasi Atas IKM Puskesmas Tanah Grogot <ul><li>Perlu adanya peningkatan pelayanan terutama pada aspek kecepatan pelayanan, kenyamanan lingkungan dan ketepatan pelaksanaan dengan jadwal waktu pelayanan. Karena pada ketiga aspek ini masih kurang memuaskan menurut penilaian masyarakat. Dalam aspek kecepatan pelayanan perlu ditetapkan standar waktu pelayanan . Misalnya pendaftaran pasien yang baru datang memerlukan waktu berapa menit, dan juga pemeriksaan terhadap pasien ditetapkan standar waktu yang jelas. Standar kecepatan yang telah ditetapkan itu kemudian disosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat maupun petugas puskesmas memiliki ukuran yang jelas menilai kecepatan pelayanan petugas. </li></ul>
  31. 33. Rekomendasi Atas IKM Puskesmas Tanah Grogot <ul><li>Untuk peningkatan unsur kenyamanan di unit Puskesmas Tanah Grogot, kiranya dapat dilakukan dengan melakukan renovasi bangunan yang ada saat ini atau bahkan mengajukan kepada daerah untuk mendapatkan lokasi yang lebih luas. Selain itu pihak puskesmas juga harus tetap memperhatikan dan meningkatkan unsur keamanan ( security ), dengan cara mempekerjakan tenaga security. </li></ul><ul><li>Pemenuhan kekurangan tenaga kesehatan dan peningkatan kapasitas/kompetensi (teknis, perilaku, dan intelektual) para petugas pelayanan dengan memberikan Bimbingan teknis atau diklat-diklat yang terkait dengan upaya membangun mutu pelayanan serta sikap/perilaku petugas dalam memberikan pelayanan </li></ul>

×