Successfully reported this slideshow.
Media Informasi Air Minum      dan Penyehatan Lingkungan                                               Dari Redaksi       ...
DARI REDAKSIS        etiap tahun, sejak 16 tahun silam,        setiap tanggal 22 Maret kita mem-        peringati Hari Air...
SUARA ANDA      Sumber informasi                                                                     komunikasi antarmedia...
L A P O R A N U TA M A                     Hari Air Dunia 2008                   Mengangkat Isu SanitasiH         ari Air ...
L A P O R A N U TA M A Peringatan Hari Air Dunia XVI   Tahun 2008 di IndonesiaS       etiap tahun, bangsa Indonesia tidak ...
L A P O R A N U TA M APartisipasi Pengelolaan Sumber Daya          restorasi sumber daya air bergantung       ma para peng...
L A P O R A N U TA M ACDM yang berupa perubahan dari anaer-        ke publik melalui PAM Jaya. "Untuk itu,      melindungi...
L A P O R A N U TA M AIntan, Bandar Lampung. Kegiatan ini diselenggarakan olehSurat Kabar Harian Lampung Post dan PT Coca ...
L A P O R A N U TA M A                 Cakupan Pelayanan Sanitasi*      Berdasarkan Kabupaten/Kota di Indonesia Tahun 2006...
L A P O R A N U TA M AURUT NAMA KABUPATEN/KOTA         PELAYANAN (%)   URUT NAMA KABUPATEN/KOTA         PELAYANAN (%)   UR...
POJOK TSI 2008        Peluncuran Tahun Sanitasi Internasional 2008 di Pilipina Sederhana Namun MeriahK        etika mendap...
POJOK TSI 2008    Pada saat EASan, delegasi Pilipina                                                 Bank Dunia, USAID, SI...
POJOK TSI 2008ngat aktif dalam peluncuran ini. Mulaidari menyiapkan kendaraan terbuka, truktangki, bahkan juga turut serta...
WAWANCARA                                                   Ir Susmono                    PERLU PROGRAM TERPADU           ...
P E R AT U R A N Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor21/PRT/M/2006 tentang Kebijakan dan StrategiNasional Pengembangan S...
P E R AT U R A Npengelolaan persampahan secara berke-          nganan sampah yang dihasilkan dari        nakan kembali ata...
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008

2,461 views

Published on

  • Be the first to comment

Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Maret 2008 Tema Hari Air Dunia 2008

  1. 1. Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dari Redaksi 1 Suara Anda 2 Diterbitkan oleh: Kelompok Kerja Air Minum Laporan Utama dan Penyehatan Lingkungan Hari Air Dunia 2008, Mengangkat Isu Sanitasi 3 (Pokja AMPL) Peringatan Hari Air Dunia di Indonesia 4 Penasihat/Pelindung: Cakupan Pelayanan Sanitasi per Kabupaten/Kota Tahun 2006 8 Direktur Jenderal Cipta Karya DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Pojok Sanitasi Peluncuran Tahun Sanitasi Internasional 2008 di Filipina 10 Penanggung Jawab: Direktur Permukiman dan Perumahan, Wawancara BAPPENAS Ir Susmono Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permu- Direktur Penyehatan Lingkungan, DEPKES kiman Dep. PU, Perlu Program Terpadu untuk Mengatasi Sanitasi 13 Direktur Pengembangan Air Minum, Peraturan Dep. Pekerjaan Umum Direktur Pengembangan Penyehatan Permen PU No. 21/PRT/M/2006 tentang Kebijakan dan Strategi Nasio- Lingkungan Permukiman, nal Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan (KSNP-SPP) 14 Dep. Pekerjaan Umum Wawasan Direktur Bina Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna, DEPDAGRI Mengukur Diare dengan Gambar 16 Direktur Penataan Ruang dan Rote Ndao Memprioritaskan Perlindungan Sumber Air 18 Lingkungan Hidup, DEPDAGRI Teropong Pemimpin Redaksi: Banjarmasin, Kota Seribu Sungai, Seribu MCK 20 Oswar Mungkasa Jamban dan Sumur Bergulir 21 Dewan Redaksi: Reportase Zaenal Nampira, Indar Parawansa, Kantor yang Hijau 22 Bambang Purwanto Inspirasi Redaktur Pelaksana: Menghijaukan Bintaro 23 Maraita Listyasari, Rheidda Pramudhy, Cermin Raymond Marpaung, Bowo Leksono Cipto Pratomo, Mengubah Sampah Menjadi Karya Seni 24 Desain/Ilustrasi: Abstraksi Rudi Kosasih Internalisasi Eksternalitas dalam Penanganan Sampah Kota Bandung 25 Produksi: Tamu Kita Machrudin Valerina Daniel (Duta Lingkungan-Runner Up II Putri Indonesia) 26 Sirkulasi/Distribusi: Seputar WSLIC-2 28 Agus Syuhada Seputar ISSDP 30 Alamat Redaksi: Seputar WASPOLA 32Jl. Cianjur No. 4 Menteng, Jakarta Pusat. Seputar AMPL 37 Telp./Faks.: (021) 31904113 http://www.ampl.or.id Program e-mail: redaksipercik@yahoo.com Toyota Eco Youth, Menumbuhkan Kepedulian Generasi Muda 45 redaksi@ampl.or.id oswar@bappenas.go.id Klinik IATPI 47 Info CD 48 Redaksi menerima kiriman tulisan/artikel dari luar. Isi berkaitan Info Buku 49dengan air minum dan penyehatan lingkungan Info Situs 50 dan belum pernah dipublikasikan. Panjang naskah tak dibatasi. Pustaka AMPL 51 Sertakan identitas diri. Agenda 52 Redaksi berhak mengeditnya. Silahkan kirim ke alamat di atas. Kosakata Cover: RudiKoz design Majalah Percik dapat diakses di situs AMPL: http://www.ampl.or.id Ide: OM
  2. 2. DARI REDAKSIS etiap tahun, sejak 16 tahun silam, setiap tanggal 22 Maret kita mem- peringati Hari Air Dunia (HAD).Seiring pencanangan Tahun SanitasiInternasional/International Internatio-nal Year of Sanitation (TSI/IYS) 2008,HAD tahun ini pun mengusung temaSanitasi. Di Indonesia, tema HAD yangtelah disepakati adalah Sanitasi Les-tarikan Air dan Lingkungan. Menjadikansanitasi sebagai tema HAD merupakanlangkah yang tepat dengan mempertim-bangkan kondisi sanitasi Indonesia yangmasih jauh dari memadai. Masih sekitar77 juta penduduk Indonesia yang belummempunyai akses terhadap fasilitas sani-tasi yang layak. Jumlah ini kira-kira samadengan 9 kali penduduk Jakarta. Janganberharap bahwa kondisi air dan ling-kungan kita akan sehat ketika sanitasi masihmenjadi masalah. Ketika masih banyakpenduduk Indonesia Buang Air Besar(BAB) sembarangan. Ketika masihbanyak dari kita yang belum memahamipentingnya cuci tangan pakai sabun seba-gai langkah mencegah penyakit terkait airseperti diare. Ketika sampah masihdibuang di sembarang tempat sehinggamenjadi sumber penyakit maupun banjir.Ketika air buangan rumah tangga masihdibiarkan tergenang yang kemudian juga Stand Jejaring AMPL pada Pameran Hari Air Dunia 2008 JIEXPO Kemayoran, Jakarta.menjadi sumber berbagai penyakit. Foto: Bowo Leksono. Dilain pihak, telah menjadi fakta takterbantahkan bahwa kesadaran akan Rp 60 triliun serta berjangkitnya penya- barkan secara jelas dalam bentuk terwa-pentingnya sanitasi memang masih jauh kit diare yang mengakibatkan kematian kilinya semua kalangan dalam standdari memadai. Fakta betapa kecilnya per- sekitar 100.000 anak setiap tahun. pameran Jejaring AMPL. Terlihat jelashatian pemerintah terhadap sanitasi Kita mulai menyadari bahwa mengge- dalam keikutsertaan misalnya perguruandapat terlihat dari kenyataan bahwa sela- dor kesadaran pengambil keputusan, dan tinggi seperti Universitas Trisakti; LSMma 30 tahun terakhir, pemerintah Indo- juga masyarakat harus dilakukan melalui seperti BORDA, Plan Indonesia dannesia hanya menyediakan sekitar Rp 7,7 berbagai cara dan secara bersama-sama. Yayasan Air Kita; asosiasi seperti IATPI;triliun untuk sektor sanitasi, artinya ha- Dalam semangat seperti ini lah kemudian pemerintah dalam wadah Pokja AMPL;nya Rp 200 per tahun untuk setiap pen- Pokja AMPL bersama dengan stake- proyek seperti WSLIC-2, TSSM, ISSDP,duduk Indonesia. Padahal kebutuhan holder lainnya dibawah payung Jejaring Waspola, JAS, ESP; kegiatan seperti cuciminimal akses terhadap sarana sanitasi AMPL mengikuti pameran HAD yang tangan pakai sabun. Pesan yang ingin di-yang memadai sekitar Rp 47 ribu per dilaksanakan oleh Departemen Pekerjaan sampaikan adalah saatnya sanitasi di-orang per tahun. Umum. Fakta bahwa sanitasi belum men- tangani bersama. Peningkatan akses sa- Kita belajar dari pengalaman bahwa jadi perhatian menjadi pemicu semangat nitasi bukan sesuatu yang tidak dapatkesadaran akan pentingnya sanitasi tidak dari berbagai stakeholder untuk kemudi- dijangkau.akan terwujud hanya dengan seringnya an bersama-sama dan bersinergi dalam Selamat Hari Air Dunia. Semoga per-didengungkan fakta bahwa kerugian meningkatkan kesadaran akan penting- ingatan HAD menjadi momen kita semuasecara ekonomi akibat sanitasi yang nya sanitasi. untuk bangkit bersama dan bersinergiburuk telah berpengaruh pada kehilang- Pesan bahwa sanitasi menjadi urusan meningkatkan akses sanitasi di Indo-an potensi ekonomi Indonesia sebesar bersama tidak hanya pemerintah tergam- nesia. Mengapa tidak?. Percik Maret 2008 1
  3. 3. SUARA ANDA Sumber informasi komunikasi antarmedia (jurnalis) yang dan referensi bergerak di bidang AMPL. Bila Bapak tidak berkeberatan, mohon kiranya Media ini banyak memberikan inspi- mengirim alamat email untuk diikutkanrasi dan masukan bagi kami dalam men- pada milis forum wartawan itu sebagaiciptakan dan meningkatkan kualitas ajang komunikasi dan tukar informasidibidang air minum dan penyehatan seputar AMPL.lingkungan. Semoga dengan hadirnya Demikian, terima kasih.media ini dapat menjadi sumber infor-masi dan referensi bagi semua pihakdalam memecahkan permasalahan air Terima kasihminum dan penyehatan lingkungan yangpada akhirnya dapat mendukung untuk majalah PercikProgram Indonesia Sehat Tahun 2010. Redaksi Yth, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Alhamdulillah, kiriman majalah dan Keluarga Sejahtera Kota Depok Percik edisi Agustus dan Desember Ir. H. Rendra Fristoto, MM 2007 telah kami terima dengan baik. Tertarik majalah Percik Terima kasih atas perhatian dan ker- dan produk AMPL jasamanya. Masukan untuk Percik Wassalam, Salam kenal, Denny Helard Jurusan Teknik Lingkungan Terkait substansi majalah, disaran- Saya adalah praktisi jurnalistik yang Fakultas Teknikkan: bekerja pada salah satu koran lokal yang Universitas Andalas a. Menampilkan kearifan lokal yang ada di Provinsi Banten (Radar Banten). Kampus Limau Manis Padang 25163 dimiliki suatu daerah dalam Saya tertarik dengan isi majalah PER- melestarikan sumber air/air baku; CIK/AMPL dan buku-buku yang diter- b. Membuat profil dan evaluasi penge- bitkan oleh AMPL, terkait dengan sani- lolaan sanitasi yang dilakukan tasi dan penyehatan lingkungan. Mohon kiriman buku pengembang pada perumahan sa- Untuk itu saya mohon agar Redaksi ngat sederhana (RSS), perumahan Majalah PERCIK/AMPL dapat mengi- Terima kasih atas jawaban per- sederhana (RS), dan perumahan rimkan kepada saya secara berkala, tanyaan saya (cara mendapatkan buku mewah ataupun oleh kelompok majalah dan buku-buku tersebut. Go Green School dan Perjalanan Si masyarakat dan warga yang peduli Majalah dan buku-buku keluaran AMPL Hijau) pada Percik edisi Desember terhadap masalah sanitasi. akan digunakan untuk menunjang lite- 2007. Kalau memang saya bisa menda- c. Potret kota-kota yang selama ini ratur saya dalam menulis masalah- patkan kopiannya, apakah bisa dikir- telah berhasil maupun gagal dalam masalah lingkungan. imkan ke alamat: pengelolaan sanitasi perkotaannya. Terima kasih atas perhatiannya. Tuani Lidiawati Kepala Bapedalda Agus Priwandono Pusat Studi Lingkungan Provinsi Sumatera Barat Redaksi Radar Banten Ir. Hermansyah, Dipl. S.E., MM Jln. Letnan Jidun No. 7 Universitas Surabaya Serang-Banten Gedung TG Lt. IV Jl. Raya Kalirungkut Yth. Bapak Hermansyah, Bapak Agus Priwandono Surabaya 60293 Kami berterima kasih sekali atas Salam kenal kembali,masukan yang sangat bagus. Tentu Sebelumnya kami berterima kasih Terima Kasih atas bantuannya.akan sangat membantu bila ada pihak sekali atas apresiasi terhadap majalah Salamyang memberi informasi dan kami pun PERCIK dan produk Pokja AMPL lain- Tuani Lidiawati PSL Ubayasiap menerbitkan artikel tentang ketiga nya. Untuk itu kami hendak usahakanhal yang Bapak sarankan. untuk mengirim secara berkala majalah Sekali lagi, terima kasih. dan produk-produk AMPL lainnya. Ibu Tuani, Terkait Bapak berlatar belakang jur- Akan kami usahakan mengirim foto nalis, belum lama ini terbentuk forum kopi buku-buku yang Ibu maksud. 2 Percik Maret 2008
  4. 4. L A P O R A N U TA M A Hari Air Dunia 2008 Mengangkat Isu SanitasiH ari Air Dunia (HAD) meru- TEMA HARI AIR DUNIA pakan salah satu hari interna- sional yang dideklarasikan PBB Peduli Akan Sumber Daya Air adalahdan diperingati setiap 22 Maret. Pe- Urusan Setiap Orang (1994),netapan HAD didasarkan pada Resolusi Air dan Perempuan (1995), Air untuk Kota-kota yang Kering (1996),Nomor A/RES/47/1993 pada Sidang Air Dunia, Cukupkah? (1997),Umum PBB ke 47 tanggal 22 Desember Air Tanah-Sumber Daya yang Tidak1992, yang sekaligus merupakan pene- Terlihat (1998),gasan terhadap rekomendasi Bab 18 Setiap Orang Tinggal di Bagian Hilir (1999),Agenda 21 dari United Nations Con- Air untuk Abad 21 (2000), Air dan Kesehatan (2001),ference on Environment and Develop- Air untuk Pembangunan (2002),ment (UNCED) di Rio de Jeneiro atau Air untuk Masa Depan (2003),secara populer disebut sebagai Earth Air dan Bencana (2004),Summit (KTT Bumi). Pelaksanaan Hari Air untuk Kehidupan (2005),Air Dunia dimulai tahun 1993 di setiap Air dan Budaya (2006), dan Mengatasi Kelangkaan Air (2007).negara anggota PBB termasuk Indonesia. Secara resmi Hari Air Dunia diorgani-sasikan oleh UN-Water yang setiap kesehatan, kehilangan pendapatan Untuk itu, menjadikan sanitasi sebagaitahunnya menentukan tema tersendiri. melalui berkurangnya produktifitas, dan isu penting perlu dilakukan secaraTema Hari Air Dunia untuk Tahun 2008 biaya pemerintah menyediakan pela- berkesinambungan dengan melibatkanakan mengangkat isu tentang sanitasi yanan kesehatan. Selain juga mengaki- semua pemangku kepentingan, dansejalan dengan dideklarasikannya 2008 batkan kehilangan waktu, berkurangnya terutama pemerintah daerah, komunitas,sebagai Tahun Sanitasi Internasional pendapatan dari pariwisata. Intinya biaya rumah tangga dan swasta.(TSI). Sementara tema HAD 2008 di ketika kita tidak berbuat apa-apa, sangat Pengarusutamaan sanitasi padaIndonesia adalah Sanitasi Lestarikan Air besar; (iii) Sanitasi memperbaiki pem- tingkat nasional dan memprioritaskandan Lingkungan. Seluruh penduduk bangunan sosial (Sanitation contributes sanitasi dalam kebijakan dan strategidunia didorong untuk memperingati Hari to social development). Sanitasi ber- nasional merupakan sebuah langkahAir Dunia dengan fokus mendapatkan dampak siginifikan terhadap pertum- awal. Kemitraan internasional akanperhatian terhadap kondisi sanitasi saat buhan anak-anak dan masa depannya; meningkatkan investasi dan membukaini yang masih jauh dari memadai. (iv) Sanitasi menolong lingkungan peluang tersedianya pilihan teknologi (Sanitation helps the environment). baru.Pesan Sanitasi Sanitasi memadai mengurangi beban Tapi yang terutama adalah ini saatnya Terkait HAD, terdapat 5 pesan sani- lingkungan, meningkatkan keberlanjutan mulai bertindak. Mari bersama membe-tasi yang perlu dicermati yaitu (i) Sanitasi sumber daya lingkungan dan memung- nahi sanitasi. Kita semua tanpa kecuali.penting bagi kesehatan (Sanitation is kinkan masa depan anak-anak yang lebih Untuk mengetahui lebih lanjutvital for health). Tinja manusia meru- sehat; (v) Sanitasi dapat tercapai (Sani- mengenai Hari Air Dunia, klik:pakan sumber utama pathogen diare. tation is achievable). Ini saatnya bertin-Tanpa fasilitas sanitasi memadai, kondisi dak. Rumah tangga, komunitas, pemerin- http://www.unwater.org/worldwater-kesehatan setiap orang akan terancam; tah daerah dan nasional, masyarakat day/flashindex.html http://www.worldwaterday.org(ii) Sanitasi adalah sebuah investasi madani, dan perusahaan swasta perlu http://www.worldwaterday.net/ekonomi (Sanitation is a good economic bekerja sama. http://www.pu.go.id/Publik/IND/Event/investment). Dampak kesehatan dari HariAir2008/kondisi sanitasi yang tidak memadai Apa yang Harus Dilakukan? http://www.ampl.or.idmengarah pada sejumlah biaya ekonomi Dibutuhkan kerja keras agar isu sani-dan keuangan termasuk biaya langsung tasi mendapat perhatian yang cukup. OM dari berbagai sumber Percik Maret 2008 3
  5. 5. L A P O R A N U TA M A Peringatan Hari Air Dunia XVI Tahun 2008 di IndonesiaS etiap tahun, bangsa Indonesia tidak pernah ketinggalan untuk turut memeriahkan peringatan Hari Air Dunia (HAD) yang jatuh tepat 22 Maret. Tahun ini pun PanitiaNasional HAD 2008 menyiapkan rangkaian kegiatan yangdiawali dengan Launching HAD 2008 pada 5 Februari 2008 diDepartemen PU. Secara umum, agenda yang dijalankan Panitia NasionalHAD 2008, yaitu Kampanye peduli air dan Tahun SanitasiInternasional, seminar/lokakarya, gerakan masyarakat, peng-galakan HAD daerah, pameran HAD, dan publikasi dan doku-mentasi.Pameran dan Seminar Salah satu kegiatan peringatan Hari Air Dunia XVI Tahun2008 tingkat Nasional adalah Pameran dan Seminar bidang airdan sanitasi (Indonesia Exhibition and Conference for WorldWater Day 2008). Pameran yang digelar selama tiga hari ini,27-29 Maret 2008, di Jakarta International Expo (JIEXPO), di-selenggarakan oleh Departemen Pekerjaan Umum. Hari Air Dunia (HAD) yang jatuh pada 22 Maret, tahun inimengusung tema "Sanitasi" yang sekaligus sebagai penca-nangan Tahun Sanitasi Internasional (TSI) 2008. Sementaratema untuk peringatan HAD tingkat Nasional adalah "SanitasiLestarikan Air dan Lingkungan". Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam sambutanpembukaan pameran mengingatkan akan bahaya limbah ter-hadap sumber daya air. "Ini sangat relevan dengan kondisi sa-nitasi kita yang semakin memprihatinkan, selain kondisi kondisi Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto memotong pita saatair kita yang semakin kritis," tuturnya. secara resmi membuka Pameran dan Seminar Hari Air Dunia XVI Menurut Djoko, berbicara air dan sanitasi merupakan bisnis 2008, 27 Maret 2008, di JIEXPO Jakarta. Foto: Bowo Leksonosemua orang. Ia memaparkan bahwa untuk investasi sektor airdan sanitasi kurang dari 10 persen dari Rp 36 triliun anggaran Seminar "Sanitasi Lestarikan Air dan Lingkungan"Departemen PU. "Idealnya adalah 30 persen. Sementara untuk Seminar ini diadakan oleh Direktorat Sumber Daya Airproyek-proyek membangun jalan dan sarana fisik lainnya men- Departemen PU di sela-sela gelaran pameran mengusung temacapai lebih dari 50 persen. Untuk itu dibutuhkan keterlibatan "Sanitasi Lestarikan Air dan Lingkungan" pada 27 Maret 2008,pemerintah daerah dan semua pihak," ungkapnya. di ruang Rinjani, Jiexpo. Menandai dimulainya pameran dan rangkaian seminar, Seminar menghadirkan empat pembicara yang dibagi dalamMenteri PU memotong pita dan berkunjung ke semua stan yang dua bahasan. Dua pembicara awal adalah Muhammad Khalidtersedia. Salah satu stan bersama adalah milik Jejaring AMPL Arya dari ISSDP yang membahas "Peran Pemerintah Daerahyang menyediakan berbagai info produk terkait air minum dan Provinsi dalam Mengembangkan Program Sanitasi" bersandingpenyehatan lingkungan. Rencananya, Puncak HAD 2008 ini dengan Pri Joewono Guntoro, Kasubdin Program Dinas PSDAberupa kesepakatan bersama untuk memperbaiki sub DAS Provinsi Jawa Tengah dengan bahasan "Pendampingan(daerah aliran sungai) Bengawan Solo, awal April 2008. Masyarakat dalam Konservasi Sumber Daya Air Menuju4 Percik Maret 2008
  6. 6. L A P O R A N U TA M APartisipasi Pengelolaan Sumber Daya restorasi sumber daya air bergantung ma para pengambil keputusan agarAir". Sesi pertama tersebut dimoderatori pada keberhasilan dalam membentuk penanganan sanitasi mendapatkan prio-Oswar Mungkasa dari Bappenas. sikap masyarakat yang peduli pada ritas dalam pembangunan. "Selain itu, Dalam pemaparannya, M. Khalid lingkungan sekitar," tuturnya. terkait pengelolaan sumber daya air, saatmempertanyakan mengapa perlunya sa- Topik pada sesi kedua adalah "Lu- ini perlu ditingkatkan tindakan nyatanitasi. Menurutnya, sanitasi memberikan bang Resapan Biopori untuk Mengurangi dalam menangani pengelolaan sumberdampak yang luar biasa pada sumber Aliran Permukaan dan Sampah serta Me- daya air termasuk sanitasi," jelasnya.daya air, baik secara ekonomi, kesehatan, ningkatkan Kesuburan Tanah" oleh Ka-maupun kualitas hidup. "Menurut data, mir Brata, Departemen Ilmu Tanah dan Seminar Revitalisasi Tempat Pem-50 orang dari 1000 orang meninggal aki- Sumber Daya Lahan, Fakultas IPB serta rosesan Akhir (TPA) Sampahbat sanitasi buruk," ujarnya. "Pemanfaatan Teknologi Pengolahan Seminar ini sekaligus memperingati M. Khalid menjelaskan perma- Limbah Domestik untuk Biogas pada Tahun Sanitasi Internasioal (TSI)/Inter-salahan santiasi di Indonesia, antara lain MCK ++ (Teknologi Buffled Reactor and national Year of Sanitation (IYS) 2008,sudah bagusnya sarana fisik namun tidak Biogas Digester)" oleh Irwansyah Irdus, pada 24 Maret 2008, di Jakarta yang di-pernah dipergunakan, jenjang birokrasi Ketua RW 08, Kelurahan Petojo Utara, selenggarakan Direktorat Pengembanganyang jauh antara pusat dan daerah kare- Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Sesi Penyehatan Lingkungan Permukimanna itu pemerintah provinsi sangat berpe- ini dimoderatori Dina Hendrawan dari Ditjen Cipta Karya Departemen PU.ran, pendekatan penanganan sanitasi Universitas Trisakti. Dalam seminar tersebut dibahas bebera-yang masih sektoral, sanitasi belum men- Simpulan kedua sesi tersebut disam- pa teknik dan inovasi terbaru dalam pe-jadi prioritas pembangunan, serta ku- paikan pada sesi penutup oleh Agus ngelolaan TPA.rangnya anggaran untuk sektor sanitiasi. Suprapto, yang secara garis besar menya- Ayako Tanaka dan Yasushi Matsufuji, Sementara Pri yang kerap berkecim- takan bahwa sanitasi tidak hanya terkait yang merupakan peneliti dari Graduatepung dalam sektor restorasi dan kon- pembangunan sarana fisik, tetapi juga School of Engineering, Faculty of Engi-servasi sungai di daerah, terus-menerus menyangkut perubahan perilaku dari neering, Fukuoka University Jepang,menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat dan perubahan persepsi dari mengemukakan bahasan tentang hasilsumber daya air. "Keberhasilan seluruh pemangku kepentingan, teruta- studi "Biodegradation Process of Mu- nicipal Solid Waste by Semi-aerobic Landfill Type". Secara umum studi ini bertujuan mendapatkan perbedaan an- tara proses biodegradation pada tipe landfill anaerobic dan semi-aerobic. Hasilnya menunjukkan bahwa peng- gunaan tipe semi-aerobic lebih berman- faat dalam menjaga fungsi lingkungan. Pada sesi lainnya, kedua peneliti juga membahas "Concept of Safety Closure and Reuse of Completed Landfill Sites" yang secara umum menjelaskan bagaimana proses, langkah dan indikator yang dibutuhkan dalam memanfaatkan TPA Landfill secara aman. Hal yang lebih menarik adalah sesi yang membahas Studi Kasus Proyek Clean Development Mechanism (CDM) di Malaysia yang dijelaskan oleh wakil peneliti yang terdiri dari beberapa insti- tusi dari Fukuoka University, Tokyu Construction Co.Ltd., National Institute for Enviromental Studies, New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO). Secara umum studi ini ingin memper- Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengunjungi dan berdiskusi di stan pameran Jejaring AMPL Foto: Bowo Leksono oleh jawaban terhadap tantangan proyek Percik Maret 2008 5
  7. 7. L A P O R A N U TA M ACDM yang berupa perubahan dari anaer- ke publik melalui PAM Jaya. "Untuk itu, melindungi eksistensi konsumen pelang-obic condition menjadi semi-aerobic con- di luar aspek manajemen dan finansial, gan air agar memperoleh hak-hak nor-dition atau mempercepat stabilisasi TPA termasuk tenaga kerja, diperlukan persi- matifnya sesuai UU Konsumen Nomor 8landfill menggunakan Steel Pipe Casing apan dari sisi politis". Tahun 1999.Method. Sedangkan kampaye Sadar Sungai Manfaat dari penerapan metode ini Peringatan Hari Air Dunia XVI Bersih dimaksudkan untuk memberiadalah (i) pencapaian kondisi stabil lebih Tahun 2008 di Daerah pengetahuan dan pemahaman kepadaawal dari TPA landfill yang tidak terkelo- masyarakat tentang arti pentingnya men-la dengan baik, (ii) pengurangan polusi FKMPA Buka Posko Pengaduan jaga kebersihan sungai. Sungai bukanlingkungan, (iii) kontribusi terhadap pe- Pelanggan Air tempat sampah, dan bahaya sungai yangningkatan kondisi lingkungan dalam Dalam rangka memperingati Hari Air tercemar bagi kesehatan. Sedang Lombamengantisipasi isu pemanasan global. Dunia 2008, Forum Komunikasi Ma- Pidato Hari Air Dunia 2008 yang diikuti Sementara topik Revitalisasi-Reha- syarakat Pelanggan Air (FKMPA) beker- lebih kurang 200 peserta dari pelajarbilitasi-Reklamasi TPA Sampah disam- jasama dengan YLKI Sumatera Utara SMU sederajat se-Kota Medan yangpaikan oleh Prof. Ir. Enri Damanhuri membuka Posko Pengaduan Pelanggan mengambil tema "Selamatkan Sungaiku(ITB). Kadis Kebersihan Kota Pontianak Air dan akan menggelar rangkaian dari Pencemaran" dan bertujuan untukmenyampaikan materi terkait upaya pe- kegiatan dalam paket Gerakan Bersih menamakan kesadaran dan tanggungngelolaan TPA Pontianak sesuai dengan Sungai (GBS) yang dimulai 26 Februari- jawab moral generasi muda bangsaprinsip CDM. 26 Maret 2008. khususnya para remaja dalam menjaga Semua tindakan di atas tidak dapat Azri SMAK selaku Ketua FKMPA kelestarian dan kebersihan sungai danberdiri sendiri tapi perlu dilakukan menyebutkan, kegiatan tersebut antara berani mengatakan Perang terhadapbersama dengan masyarakat dalam ben- lain berupa kampanye Sadar Sungai Pencemaran Sungai.tuk penerapan 3R (reduce, reuse, re- Bersih kepada masyarakat sepanjangcycle), dan pemerintah juga diminta Bantaran Sungai Sunggal-Belawan, Lom-untuk menerapkan prinsip eco-labeling ba Pidato Hari Air Dunia Tingkat Peringatan HAD di Lampungberupa peningkatan penggunaan bahan SMU/sederajat. Di Provinsi Lampung, peringatanyang dapat terurai oleh produsen. Pembukaan Posko Pengaduan Pe- Hari Air Sedunia dilaksanakan pada 26 langgan Air dimaksudkan sebagai komit- Maret 2008 bertempat di Bundaran Tugu men FKMPA dan YLKI Sumut untuk Adipura (Bundaran Gajah), Jl. RadenKRuHA Gelar Aksi di HAD Tidak hanya seminar dan lokakarya,peringatan HAD juga dilengkapi denganaksi salah satu LSM yang peduli terhadapkondisi air di Indonesia. Koalisi Rakyatuntuk Hak Atas Air (KRuHA), organisasinon-pemerintah, melakukan aksi unjukrasa di depan Istana Negara dan gedungRRI Jakarta pada Sabtu, 22 Maret 2008. Aksi diawali longmarch dari patungkuda di Jalan Merdeka Selatan hingga didepan Istana. Demonstran menolak selu-ruh bentuk privatisasi air oleh pihakswasta. Mereka menilai pemerintah men-jual sumber daya air (SDA) kepada pihakasing melalui privatisasi air. Karena itu, KRuHA mendesak agarPemprov DKI mempersiapkan pemutus-an kontrak layanan air bersih yang di-kendalikan dua mitra operatornya. Hamong selaku Koordinator NasionalKRuHA berpendapat persiapan pemutus-an kontrak tersebut harus diarahkan Suasana Seminar Sanitasi Lestarikan Air dan Lingkungan di JIEXPO Jakarta.pada pengembalian hak pengolahan air Foto: Bowo Leksono6 Percik Maret 2008
  8. 8. L A P O R A N U TA M AIntan, Bandar Lampung. Kegiatan ini diselenggarakan olehSurat Kabar Harian Lampung Post dan PT Coca Cola, beker-jasama dengan BPDAS Way Seputih Way Sekampung, DinasKehutanan Provinsi Lampung, Mapala Universitas BandarLampung, IAIN Raden Intan, dan Dewan Air Kota BandarLampung. Peringatan diisi kegiatan pembagian bibit tanaman kepadamasyarakat pengguna jalan yang melewati Bundaran TuguAdipura. Pembagian bibit ini didasarkan pada tema yangdiusung yaitu "Air Untuk Kehidupan. Selamatkan Air denganMenanam Pohon". Dengan Peringatan Hari Air Sedunia ini hendaknya menjadiperhatian bagi semua pihak untuk bagaimana mempertahankankualitas lingkungan, mengembalikan fungsi hutan sebagai pe-nyimpan air, melakukan revitalisasi air tanah yang merupakansumber air bersih bagi sebagian besar masyarakat Indonesiadan sebagainya, untuk menjamin ketersediaan air yangmemadai bagi masyarakat, baik dalam kualitas maupun kuanti-tas. Hal ini dapat dimulai dari tiap-tiap individu untuk mulaimenghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari. Foto: Fanny WedahuditamaSeminar Sehari di ITB Dalam rangka Hari Air Dunia (HAD), Institut Teknologi berkelanjutan yang diharapkan.Bandung (ITB) bekerjasama dengan Direktorat Jendral Cipta Pembelajaran dari kerjasama regional yang telah dituangkanKarya menyelenggarakan seminar sehari bertema "Apresiasi Air dalam Keputusan Bersama tahun 2004 antara Gubernur Jawadan Sanitasi di Kawasan Budi Daya, Kini dan Masa Depan" pada Barat, Bupati Bandung, Bupati Sumedang, Walikota Bandung31 Maret 2008, di Aula Barat ITB. dan Walikota Cimahi dalam menjamin pembangunan berke- Acara dibuka Rektor ITB dilanjutkan pemutaran film fiksi lanjutan di cekungan Bandung menunjukkan meningkatnyapendek mengenai air dan kondisinya pada tahun 2070. Ditjen peran aktif yang dimaksud. Acara seminar sehari ini didukungCipta Karya Ir Budi Yuwono menyampaikan paparan mengenai 12 pembicara yang terbagi kedalam tiga sesi."Kebijakan Strategis Pembangunan Berkelanjutan di Kawasan Kesimpulan dari seluruh materi dan diskusi disampaikanPerkotaan dan Perdesaan". Ia menghimbau peran aktif seluruh Prof Juli Soemirat yang pada dasarnya bukanlah hal baru dalampemangku kepentingan agar dapat mendukung pembangunan pembangunan sektor air minum dan penyehatan lingkungan (AMPL). "Pembangunan sektor ini perlu disertai perubahan perilaku menuju hidup bersih dan sehat dan perilaku ling- KIPRAH POKJA DAERAH kungan," tuturnya. Selain itu, aspek teknologi sendiri tidak cukup untuk meng- Menindaklanjuti kesepakatan dalam Lokakarya konsolidasi pelaksanaan kebijakan di Bali pada tanggal 2-6 Maret 2008, beberapa Pokja daerah telah hasilkan pembangunan yang berkelanjutan. Beberapa kata turut berpartisipasi merayakan HAD 2008 didaerah masing-masing. kunci yang dikedepankan pada simpulan ini pada dasarnya Kelompok Kerja AMPL Propinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan adalah koordinasi, integrasi dan konsistensi, pendidikan Waspola menyelenggarakan Lokakarya Strategi Komunikasi untuk Pe- ngembangan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat lingkungan sejak dini, dan pendekatan berbasis masyarakat. Provinsi Sumatera Barat, pada 25-27 Maret 2008, di Padang. Pokja AMPL Propinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan talkshow di Gerakan Masyarakat dan Apresiasi HAD Radio Female 106,1 FM, nara sumber acara tersebut adalah Agung Tejo Prabowo (Pokja AMPL Propinsi Jawa Tengah) dan perwakilan Unicef. Pada Daerah yang dipilih sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini minggu kedua bulan April direncanakan dilakukan perayaan HAD secara besar- adalah Kota dan Kabupaten Tangerang pada 12 April 2008. besaran dengan agenda kunjungan ke masyarakat, media gathering, dan se- berkaitan dengan tema "Sanitasi", ada beberapa lokasi strategis minar. Di Kabupaten Serang, pemerintah daerah telah melaksanakan upacara yang dikunjungi, yaitu SANIMAS di Desa Sepatan, Kecamatan peringatan HAD di lingkungan pemda pada tanggal 31 Maret 2008. Disamping Kedaung Wetan, MCK Plus++ di Jatake, dan pengelolaan sam- itu dilakukan pemasangan spanduk di beberapa titik di Kota Serang. Juga pah berbasis masyarakat di Perumahan Mustika Tigaraksa. dilakukan pemuatan tulisan oleh Pokja AMPL Kabupaten Serang tentang HAD di koran Radar Banten. Sementara kegiatan lain berupa donor darah di Departemen Di Kabupaten Sumbawa NTB, Pokja AMPL Kabupaten Sumbawa turut me- PU dan gerakan masyarakat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) rayakan HAD dengan pemasangan baliho kampanye air minum dan sanitasi. yang diselenggarakan bersama kegiatan di lokasi SANIMAS Desa Sepatan. BW/OM/FWE/Berbagai sumber Percik Maret 2008 7
  9. 9. L A P O R A N U TA M A Cakupan Pelayanan Sanitasi* Berdasarkan Kabupaten/Kota di Indonesia Tahun 2006URUT NAMA KABUPATEN/KOTA PELAYANAN (%) URUT NAMA KABUPATEN/KOTA PELAYANAN (%) URUT NAMA KABUPATEN/KOTA PELAYANAN (%)1 Kota Banda Aceh 93.33 71 Kota Lhoksumawe 59.46 141 Kota Banjar 41.402 Kota Semarang 93.27 72 Kab. Sidenreng Rappang 59.30 142 Kab. Poso 41.393 Kota Tegal 91.94 73 Kab. Pinrang 59.28 143 Kota Sibolga 40.804 Kota Madiun 90.31 74 Kab. Indramayu 58.89 144 Kab. S I A K 40.785 Kota Yogyakarta 89.58 75 Kota Langsa 58.83 145 Kab. Sumedang 40.716 Kota Mojokerto 88.28 76 Kab. Toba Samosir 58.60 146 Kab. Bandung 40.637 Kota Cimahi 87.38 77 Kab. Tangerang 57.78 147 Kab. Banyumas 40.568 Kota Medan 86.88 78 Kota Pematang Siantar 57.73 148 Kab. Pati 40.319 Kota Pontianak 86.68 79 Kab. Gresik 56.84 149 Kab. Tapanuli Utara 40.2510 Kota Cirebon 86.67 80 Kota Manado 56.63 150 Kota Bima 40.1011 Kota Surakarta 86.56 81 Kab. Aceh Besar 56.58 151 Kab. Tegal 40.0212 Kota Jakarta Selatan 86.50 82 Kab. Magetan 56.46 152 Kab. Demak 39.9513 Kota Jakarta Utara 86.03 83 Kota Bau-bau 55.68 153 Kab. Asahan 39.9014 Kota Pekan Baru 85.14 84 Kota Pekalongan 55.21 154 Kab. Labuhan Batu 39.6515 Kota Depok 84.42 85 Kota Samarinda 55.07 155 Kab. Kepulauan Sangi 39.2516 Kota Jakarta Timur 83.31 86 Kota Probolinggo 54.16 156 Kab.Teluk Bintuni 39.0617 Kota Balikpapan 82.74 87 Kota Kendari 54.06 157 Kab. Serang 38.9718 Kota Bekasi 82.26 88 Kab. Kulon Progo 53.67 158 Kab. Madiun 38.9019 Kota Denpasar 81.25 89 Kab. Minahasa Selatan 53.12 159 Kab. Jayapura 38.6620 Kota Jakarta Pusat 80.94 90 Kab. Barru 52.72 160 Kab. Cilacap 38.4921 Kota Pare-pare 80.21 91 Kab. Bekasi 52.68 161 Kab. Subang 38.4622 Kota Tebing Tinggi 80.10 92 Kota Palopo 52.65 162 Kab. Langkat 38.0923 Kota Jambi 79.96 93 Kab. Gowa 52.42 163 Kab. Kediri 37.9724 Kota Palangka Raya 78.16 94 Kota Tarakan 52.28 164 Kab. Jepara 37.5325 Kab. Badung 78.08 95 Kab. Majalengka 52.21 165 Kab. Grobogan 37.3326 Kota Ambon 78.06 96 Kota Lubuklinggau 52.14 166 Kab. Temanggung 37.2327 Kota Blitar 77.97 97 Kota Prabumulih 51.66 167 Kab. Sikka 37.0228 Kota Bukittinggi 77.50 98 Kab. Hulu Sungai Utara 51.53 168 Kab. Karimun 36.9129 Kota Bontang 77.00 99 Kab. Bangka 51.43 169 Kab. Malang 36.8530 Kota Magelang 75.99 100 Kab. Cirebon 51.11 170 Kota Sawah Lunto 36.8531 Kab. Gianyar 75.88 101 Kab. Biak Numfor 50.87 171 Kab. Bogor 36.8332 Kota Makassar 75.65 102 Kab. Bangka Tengah 50.85 172 Kab. Bulukumba 36.7933 Kota Jakarta Barat 75.61 103 Kota Pasuruan 50.45 173 Kab. Boyolali 36.7334 Kota Surabaya 74.11 104 Kab. Minahasa 50.37 174 Kab. Ciamis 36.7335 Kota Palu 72.57 105 Kab. Purworejo 50.10 175 Kab. Pekalongan 36.7336 Kota Padang 72.43 106 Kab.Sorong Selatan 49.74 176 Kab. Sragen 36.5637 Kab. Sidoarjo 72.26 107 Kota Gorontalo 49.54 177 Kab. Brebes 36.5138 Kab. Sleman 71.90 108 Kota Metro 49.48 178 Kab. Magelang 36.4039 Kota Kediri 71.72 109 Kab. Serdang Bedagai 49.22 179 Kab. Bolaang Mongondow 36.3040 Kota Ternate 71.22 110 Kota Payakumbuh 49.17 180 Kab. Nganjuk 36.2641 Kab.Sorong 71.06 111 Kab. Mojokerto 48.65 181 Kab. Pangkajene Kepulauan 36.0742 Kota Pangkal Pinang 70.72 112 Kab. Mimika 48.17 182 Kab. Sumbawa Barat 35.8443 Kota Malang 69.68 113 Kab. Minahasa Utara 47.89 183 Kab. Kampar 35.7244 Kota Bandar Lampung 69.32 114 Kab. Bangka Barat 47.34 184 Kab. Aceh Tamiang 35.7245 Kota Kota Jayapura 68.85 115 Kota Bitung 47.19 185 Kab. Belitung 35.6346 Kab. Klungkung 68.27 116 Kab. Kebumen 47.16 186 Kota Tomohon 35.6147 Kota Salatiga 67.23 117 Kab. Semarang 47.12 187 Kab. Pidie 35.6048 Kota Tidore Kepulauan 65.56 118 Kota Mataram 46.88 188 Kab. Bengkayang 35.4049 Kab. Klaten 65.53 119 Kota Bandung 46.77 189 Kab. Bangli 35.3650 Kab. Sukoharjo 65.44 120 Kepulauan Riau 46.43 190 Kab. Simalungun 34.6051 Kota Binjai 65.11 121 Kab. Kolaka 46.32 191 Kab. Kerinci 34.4552 Kota Palembang 64.81 122 Kab. Takalar 45.90 192 Kota Singkawang 34.4253 Kota Tangerang 63.82 123 Kab. Lamongan 45.88 193 Kab. Karawang 34.3154 Kota Sabang 63.80 124 Kota Tanjung Pinang 45.74 194 Kab. Belitung Timur 33.8155 Kab. Deli Serdang 63.64 125 Kab. Ogan Komering Ulu 45.73 195 Kab. Agam 33.8056 Kota Padang Panjang 62.47 126 Kab. Jombang 45.61 196 Kab. Karang Asem 33.6857 Kota Banjar Baru 62.28 127 Kab. Karo 45.44 197 Kab. Kepulauan Talau 33.3958 Kota Bogor 61.84 128 Kota Batu 44.44 198 Kab. Lampung Selatan 33.3859 Kota B A T A M 61.69 129 Kab. Halmahera Tengah 44.11 199 Kab. Buton 33.2760 Kab. Karanganyar 61.68 130 Kota Banjarmasin 44.07 200 Kab. Muara Enim 33.1961 Kab. Buleleng 61.26 131 Kab. Penajam Paser Utara 43.85 201 Kab. Sambas 32.9962 Kota D U M A I 61.20 132 Kab. Tulungagung 43.83 202 Kab. Humbang Hasundu 32.7163 Kota Solok 60.94 133 Kab. Maros 43.80 203 Kab. Banyuwangi 32.5864 Kota Cilegon 60.93 134 Kab. Purwakarta 43.69 204 Kab. Samosir 32.2265 Kab. Kuningan 60.83 135 Kab. Ponorogo 43.28 205 Kab. Sumbawa 31.8966 Kab. Jembrana 60.69 136 Kab. Berau 43.05 206 Kab. Mamuju Utara 31.7267 Kab. Tabanan 60.04 137 Kab. Bangka Selatan 43.01 207 Kab. Halmahera Timur 31.5668 Kota Bengkulu 59.95 138 Kab. Bengkalis 42.17 208 Kab. Banyu Asin 31.4769 Kota Tanjung Balai 59.87 139 Kab. Enrekang 41.89 209 Kab. Kendal 31.4670 Kab. Kudus 59.78 140 Kab. Halmahera Utara 41.49 210 Kab. Dairi 31.368 Percik Maret 2008
  10. 10. L A P O R A N U TA M AURUT NAMA KABUPATEN/KOTA PELAYANAN (%) URUT NAMA KABUPATEN/KOTA PELAYANAN (%) URUT NAMA KABUPATEN/KOTA PELAYANAN (%)211 Kab. Selayar 31.17 287 Kab. Bengkulu Utara 22.25 363 Kab. Alor 14.20212 Kab. Aceh Tengah 31.02 288 Kab. Pandeglang 22.10 364 Kab. Bone Bolango 14.19213 Kab. Aceh Utara 30.97 289 Kab. Luwu Timur 22.05 365 Kab. Barito Kuala 14.09214 Kab. Trenggalek 30.94 290 Kab. Wakatobi 21.86 366 Kab. Pasir 14.08215 Kab. Bulongan 30.91 291 Kab. Kepulauan Sula 21.75 367 Kab. Situbondo 13.98216 Kab. Padang Pariaman 30.87 292 Kab. Sawahlunto/sijunjung 21.67 368 Kab. Bima 13.91217 Kab. Pemalang 30.82 293 Kab. Pakpak Barat 21.63 369 Kab. Nunukan 13.86218 Kab. Toli-toli 30.76 294 Kab. Gunung Kidul 21.62 370 Kab. Lingga 13.78219 Kab. Rejang Lebong 30.75 295 Kab. Pohuwato 21.28 371 Kab. Sampang 13.59220 Kab. Barito Timur 30.72 296 Kab. Jember 21.25 372 Kab. Pacitan 13.56221 Kab. Purbalingga 30.63 297 Kab. Flores Timur 21.04 373 Kab. Aceh Tenggara 13.33222 Kab. Luwu Utara 30.59 298 Kab. Batang 20.85 374 Kab. Raja Ampat 13.20223 Kab.Sorong 30.56 299 Kab. Sarolangun 20.85 375 Kab. Bengkulu Selatan 13.07224 Kab. Aceh Barat 30.27 300 Kab. Nagan Raya 20.76 376 Kab. Lima Puluh Koto 13.02225 Kota Kupang 30.26 301 Kab. Lumajang 20.55 377 Kab. Merauke 12.98226 Kab. Parigi Moutong 30.24 302 Kab. Maluku Tengah 20.51 378 Kab. Simeulue 12.24227 Kab. Kotawaringin Barat 29.87 303 Kab. Bangkalan 20.48 379 Kab. Indragiri Hilir 12.18228 Kab. Ogan Ilir 29.79 304 Kab. Sinjai 20.27 380 Kab. Kaur 11.84229 Kab. Barito Selatan 29.65 305 Kab. Ogan Komering Ilir 20.21 381 Kab. Barito Utara 11.68230 Kab. Blitar 29.43 306 Kab. Lebak 20.20 382 Kab. Tanah Laut 11.64231 Kab. Pasuruan 29.33 307 Kab. Kepulauan Riau 20.18 383 Kab. Keerom 10.94232 Kab. Bantaeng 29.21 308 Kab. Mukomuko 20.15 384 Kab. Kepulauan Aru 10.89233 Kab. Kutai 28.86 309 Kab. Lombok Barat 20.11 385 Kab. Paniai 10.80234 Kab. Bungo 28.59 310 Kab. Mamuju 20.10 386 Kab. Gunung Mas 10.58235 Kab. Banggai 28.29 311 Kab. Sukabumi 20.08 387 Kab. Maluku Tenggara 10.44236 Kota Padang Sidempuan 28.26 312 Kab. Bombana 20.01 388 Kab. Belu 10.12237 Kab. Bone 28.18 313 Kab. Tapin 19.99 389 Kab. Bondowoso 10.08238 Kab. Lembata 27.94 314 Kab. Teluk Wondama 19.79 390 Kab. Melawi 10.03239 Kab. Wonosobo 27.40 315 Kab. Majene 19.77 391 Kab. Manokwari 9.96240 Kota Tasikmalaya 27.10 316 Kab. Kendari 19.68 392 Kab. Natuna 9.92241 Kab. Tanggamus 27.02 317 Kab. Musi Banyu Asin 19.65 393 Kab. Kuantan Singing 9.71242 Kab. Seram Bagian Barat 26.79 318 Kab. Donggala 19.63 394 Kab. Sumenep 9.50243 Kab. Tebo 26.77 319 Kab. Ende 19.55 395 Kab. Tasikmalaya 9.39244 Kab. Halmahera Barat 26.74 320 Kab. Sanggau 19.42 396 Kab. Kapuas Hulu 9.13245 Kab. Banjar 26.50 321 Kab. Batang Hari 19.15 397 Kab. Probolinggo 9.00246 Kab. Aceh Singkil 26.47 322 Kab. Gorontalo 19.13 398 Kab. Jayawijaya 8.97247 Kab. Dompu 26.28 323 Kab. Pasaman Barat 18.81 399 Kab. Tanjung Jabung 8.41248 Kab. Pontianak 26.26 324 Kab. Dharmasraya 18.74 400 Kab. Manggarai Barat 8.37249 Kab. Bireuen 26.01 325 Kab. Nabire 18.69 401 Kab. Seruyan 8.10250 Kab. Rembang 25.71 326 Kab. Halmahera Selatan 18.26 402 Kab. Sukamara 7.79251 Kab. Tana Toraja 25.52 327 Kab. Muna 18.07 403 Kab. Sintang 7.36252 Kab. Seluma 25.41 328 Kab. Bener Meriah 17.86 404 Kab. Lampung Barat 7.26253 Kab. Polewali Mamasa 25.41 329 Kab. Lombok Timur 17.79 405 Kab. Mamasa 7.08254 Kab. Rokan Hulu 25.24 330 Kab. Ogan Komering Utara 17.61 406 Kab. Pamekasan 7.08255 Kab. Kutai Timur 25.02 331 Kab. Kepulauan Seribu 17.50 407 Kab. Landak 6.96256 Kab. Balangan 25.00 332 Kab. Lampung Tengah 17.48 408 Kab. Timor Tengah Utara 6.90257 Kab. Wonogiri 24.95 333 Kab. Kutai Barat 17.44 409 Kab. Kupang 6.41258 Kota Pagar Alam 24.73 334 Kab. Solok 17.34 410 Kab. Kota Baru 6.28259 Kab. Tojo Una-una 24.67 335 Kab. Tanah Datar 17.20 411 Kab. Asmat 6.25260 Kab. Blora 24.45 336 Kab. Kepahiang 17.18 412 Kab. Seram Bagian Timur 6.09261 Kab. Soppeng 24.39 337 Kab. Cianjur 17.15 413 Kab. Lamandau 6.06262 Kab. Lampung Utara 24.36 338 Kab. Musi Rawas 17.14 414 Kab. Tanah Bumbu 5.99263 Kab. Aceh Timur 24.25 339 Kab. Pasaman 17.08 415 Kab. Sarmi 5.73264 Kab.Kaimana 24.07 340 Kab. Muaro Jambi 16.97 416 Kab. Mandailing Natal 5.65265 Kab. Buol 23.89 341 Kab. Ogan Komering Utara 16.93 417 Kab. Nias 5.41266 Kab. Aceh Selatan 23.88 342 Kab. Konawe Selatan 16.85 418 Kab. Manggarai 5.32267 Kab. Jeneponto 23.85 343 Kab. Ngawi 16.83 419 Kab. Kepulauan Mentawai 4.31268 Kab. Hulu Sungai Selatan 23.83 344 Kab. Aceh Jaya 16.82 420 Kab. Way Kanan 4.28269 Kab. Tulangbawang 23.82 345 Kab. Malinau 16.59 421 Kab. Rote Ndao 3.65270 Kab. Fak-Fak 23.75 346 Kab. Tapanuli Selatan 16.40 422 Kab. Lebong 3.37271 Kab. Merangin 23.74 347 Kota Pariaman 16.30 423 Kab. Katingan 3.31272 Kab. Lampung Timur 23.48 348 Kab. Aceh Barat Daya 15.81 424 Kab. Pulang Pisau 2.81273 Kab. Ketapang 23.43 349 Kota Sukabumi 15.75 425 Kab. Ngada 2.64274 Kab. Buru 23.43 350 Kab. Indragiri Hulu 15.43 426 Kab. Kotawaringin Timur 2.51275 Kab. Lahat 23.22 351 Kab. Solok Selatan 15.34 427 Kab. Nias Selatan 2.49276 Kab. Morowali 23.16 352 Kab. Gayo Lues 15.32 428 Kab. Sumba Barat 2.13277 Kab. Tuban 23.04 353 Kab. Sumba Timur 15.12 429 Kab. Timor Tengah Selatan 1.82278 Kab. Wajo 22.96 354 Kab. Lombok Tengah 14.94 430 Kab. Puncak Jaya 1.79279 Kab. Tanjung Jabung 22.94 355 Kab. Tapanuli Tengah 14.94 431 Kab. Sekadau 0.86280 Kab. Kolaka Utara 22.71 356 Kab. Kapuas 14.81 432 Kab. Murung Raya 0.65281 Kab. Bojonegoro 22.66 357 Kab. Garut 14.72 433 Kab. Mappi 0.52282 Kab. Pesisir Selatan 22.63 358 Kab. Maluku Tenggara 14.55 434 Kab. Yahukimo 0.00283 Kab. Banggai Kepulauan 22.61 359 Kab. Pelalawan 14.49 435 Kab. Pegunungan Bintuni 0.00284 Kab. Tabalong 22.59 360 Kab. Rokan Hilir 14.49 INDONESIA 40.67285 Kab. Boalemo 22.41 361 Kab. Hulu Sungai Tengah 14.46286 Kab. Luwu 22.39 362 Kab. Banjarnegara 14.38*) Prosentase penggunaan tangki sebagai tempat pembuangan akhir tinja Sumber: BPS Percik Maret 2008 9
  11. 11. POJOK TSI 2008 Peluncuran Tahun Sanitasi Internasional 2008 di Pilipina Sederhana Namun MeriahK etika mendapat tawaran dari Program Eco-Asia untuk menghadiri peluncuran Tahun Sanitasi Interna- sional/International Year of Sanitation (TSI/IYS)2008 negara tetangga Pilipina, yang terbayangkan adalahpeluncuran secara besar-besaran. Pada kenyataannya, dilak-sanakan secara sederhana di salah satu kota kecil Mandaluyong,yang merupakan bagian dari Metropolitan Manila, namundalam suasana yang meriah dan inspiratif. Tulisan berikut men-coba menggambarkan suasana peluncuran TSI.Peluncuran dalam Tiga Bagian Peluncuran TSI 2008 dipusatkan di Kota Mandaluyong,Metro Manila dalam tiga tahapan acara, yang dimulai padatingkat kota, kemudian nasional dan diakhiri di sekolah. Pelaksanaan tingkat kota dilaksanakan di lapangan olahragayang disulap menjadi panggung acara peluncuran. Pemilihanhari Senin dan lokasi peluncuran bukan tanpa alasan yang jelas.Kota Mandaluyong dipilih sebagai lokasi peluncuran memper-timbangkan Walikota Mandaluyong sebagai Ketua Asosiasi KotaPilipina (League of Cities of the Philippines/LCP). Diharapkankota lain yang menjadi anggota asosiasi juga akan terinspirasi.Sementara pemilihan hari Senin didasari pertimbangan bahwadi seluruh kota Pilipina, setiap Senin pagi dilaksanakan perte- Panggung acara dibuat sederhana tapi menarik. Foto: OM.muan tatap muka antara walikota berikut jajarannya denganmasyarakat. Diharapkan peluncuran pada hari Senin akan diha-diri oleh banyak masyarakat yang datang untuk menghadiri per- daluyong, Menteri, Ratu Bumi (Miss Earth) Pilipina, Ratu Ke-temuan mingguan. Pada saat bersamaan juga sekaligus dilak- cantikan Mandaluyong, dan tidak ketinggalan Kapten WASHsanakan Hari Promosi WASH (WAter, Sanitation and Hygiene) yang merupakan ikon kampanye WAter Sanitation Hyegine. Acara peluncuran tingkat nasional dilaksanakan di City Hall, Promosi CTPS tersebut dilakukan dihadapan hadirin yang seba-dihadiri oleh Menteri Kesehatan (Minister of Health), Menteri gian besar merupakan murid sekolah dan media massa. Pe-Lingkungan dan Sumber Daya Alam (Minister of Environment luncuran ditutup dengan Konferensi Pers yang diikuti sekitar 10and Natural Resources) Pilipina, anggota Kongres Pilipina se- media massa cetak dan elektronik.kaligus Ketua Komisi Ekologi (Chair, Committee on Ecology)Kongres Pilipina, perwakilan UNDP, dan Walikota Man- Momentum Kegiatandaluyong. Pada kesempatan tersebut Walikota Mandaluyong Berbeda dengan Indonesia yang relatif terlambat menyiap-menekankan pentingnya pemerintah kota/daerah mengadopsi kan peringatan Tahun Sanitasi Internasional, Pilipina telahprogram sanitasi untuk menghindari kerugian akibat buruknya mempersiapkan rangkaian acara peringatan jauh hari sebelum-sanitasi. Sementara anggota kongres menekankan komitmen- nya. Dimulai dengan penyelenggaraan the Philippine Sanitationnya mendukung program sanitasi. Selain itu, diluncurkan juga Summit Tahun 2006 segera setelah ditetapkannya oleh Sidangbeberapa dokumen seperti Buku Kondisi Sanitasi di Asia Timur, Umum PBB Tahun 2008 sebagai the International Year ofManual Pengelolaan Tinja dan Air Limbah Domestik, Studi Sanitation (IYS). Beberapa kegiatan berikutnya menjadiDampak Ekonomi Sanitasi di Pilipina, dan Kit Info Sanitasi rangkaian kegiatan yang berfungsi menjaga momentum ini Selepas peluncuran di City Hall, peserta melakukan arak- seperti the Regional Sanitation Summit 2007: Region XI andarakan menuju lokasi peluncuran berikutnya di salah satu seko- XII di Davao City, 26-27 Juni 2007 dan the East Asialah. Agenda utama adalah promosi Cuci Tangan Pakai Sabun Ministerial Conference on Sanitation and Hygiene (EASan) di(CTPS) yang dilakukan bersama-sama oleh Walikota Man- Beppu, Jepang, 30 November-1 Desember 2007.10 Percik Maret 2008
  12. 12. POJOK TSI 2008 Pada saat EASan, delegasi Pilipina Bank Dunia, USAID, SIDA, GTZ, WHO,mengagendakan penandatanganan FAKTA SANITASI Plan International, dan Asosiasi KotaAgenda Aksi oleh Presiden Pilipina yang PILIPINA berikut beberapa anggotanya.menetapkan Tahun 2008 sebagai Tahun Di Indonesia, peringatan TSI 2008 Sekitar 20 juta penduduk tidakSanitasi Internasional sekaligus mene- dikoordinasikan oleh Departemen Peker- mempunyai akses terhadaptapkan setiap minggu IV bulan Juni seba- jaan Umum dengan melibatkan berbagai sanitasi yang memadaigai Minggu Sanitasi. Walaupun kemudi- pemangku kepentingan baik pemerintah Rata-rata 31 balita meninggalan sampai berakhirnya acara peluncuran, maupun non-pemerintah, tetapi masih setiap hari karena diaretidak terlihat adanya kegiatan penan- kurang melibatkan lembaga donor. Biaya yang ditanggung sebagaidatanganan tersebut. akibat buruknya sanitasi men- Tema dan Slogan capai Rp 19,5 triliun atau seki-Penyelenggaraan Slogan utama TSI 2008 Pilipina tar 1,5% PDB Pilipina Tahun Hal lain yang juga berbeda dengan adalah "Sanitation is the Solution". 2005 (Economics of SanitationIndonesia adalah perencanaan dan Singkat, padat dan tegas. Beberapa pesan Initiative/ ESI).organisasi peluncuran TSI 2008 di kunci yang juga dipersiapkan adalah (i)Pilipina dilaksanakan oleh The Philippine Sanitation is vital for human health; (ii)Ecological Sanitation Network (PEN), Sanitation generates economic benefits;sebuah jaringan informal yang terdiri Pilipina telah mempersiapkan (iii) Sanitation contributes to dignitydari institusi pemerintah pusat, par- acara peringatan jauh and social development; (iv) Sanitationlemen, pemerintah daerah, lembaga hari sebelumnya. Dimulai helps the environment; dan (v) improv-donor, program/proyek, perguruan ting- ing sanitation is achievable. dengan penyelenggaraangi dan LSM. Jaringan ini dianggap ber-hasil dalam menyelenggarakan The Phi- the Philippine Sanitation Keterlibatan Berbagai Pihaklippine Sanitation Summit 2006, Summit 2006 segera setelah Pada saat peluncuran, beragam pihakbersama dengan Departemen Kesehatan ditetapkan PBB Tahun 2008 terlibat dalam prosesnya. Mulai dari Ratudan Departemen Lingkungan dan sebagai the International Kecantikan yang dipersiapkan khususSumber Daya Alam Pilipina. Di pihak Year of Sanitation (IYS). untuk meramaikan suasana, Kaptenlain, UNICEF juga banyak membantu WASH yang menjadi maskot kampanyedalam hal kegiatan advokasi dan pe- perubahan perilaku, anak sekolah, sam-ningkatan kesadaran publik. 2008 ini juga didukung banyak pihak pai masyarakat yang dilalui oleh konvoi. Penyelenggaraan peluncuran TSI diantaranya lembaga donor seperti WSP Keterlibatan Ratu Kecantikan dalam kegiatan ini tidak hanya pada hari H tetapi mereka juga sudah diberi pelatihan dan pemahaman tentang sanitasi dan berbagai aspeknya. Hal tersebut terlihat jelas ketika Ratu Kecantikan ini diwa- wancarai media massa, mereka dapat memberikan jawaban yang inspiratif, bukan sekedar normatif seperti jawaban pejabat. Keterlibatan masyarakat juga perlu diberi poin khusus, dalam bentuk span- duk-spanduk yang berisi tulisan tangan mereka dengan berbagai ungkapan ten- tang sanitasi. Diantaranya berbagai ajakan untuk mencuci tangan menggu- nakan sabun, menggunakan toilet, atau sekedar ucapan selamat datang TSI 2008 dan banyak lagi lainnya. Hal yang cukup mengejutkan adalah keterlibatan Manila Water, perusahaan Salah satu slogan TSI 2008 dalam bahasa Tagalog yang artinya cucilah tangan penerima konsensi penyediaan air untuk dengan sabun dan gunakan toilet. Foto: OM wilayah Manila bagian Timur, yang sa- Percik Maret 2008 11
  13. 13. POJOK TSI 2008ngat aktif dalam peluncuran ini. Mulaidari menyiapkan kendaraan terbuka, truktangki, bahkan juga turut serta dalamacara konperensi pers.Dukungan Parlemen Kehadiran salah satu anggota par-lemen yang juga sekaligus Ketua KomiteEkologi Parlemen Pilipina, yang ternyatajuga merupakan Ketua Delegasi Pilipinapada EASan di Jepang, menunjukkankuatnya dukungan dari legislatif.Sambil Menyelam Minum Air Peluncuran TSI 2008 ternyata jugabanyak dikaitkan dengan berbagai ke-giatan lain seperti Kampanye PromosiWASH, promosi Cuci Tangan PakaiSabun, selain juga peluncuran dan dise- Salah satu alat peraga toilet tiga dimensi yang mememnuhi syarat. Foto: OM.minasi beberapa buku/dokumen olehberbagai pemangku kepentingan. Paling Initiatives for Affordable Wastewater dimungkinkan karena telah terbentuknyatidak tercatat (i) Publikasi "Universal Sa- Treatment (LINAW) USAID. forum yang dikenal dengan Philippinenitation in East Asia: Mission Possible?" Ecological Sanitation Network (PEN),oleh WSP-WHO-UNICEF; (ii) Manual Kerjasama Erat Antardonor dan yang merupakan wadah berkumpulnyadengan judul "Operations Manual on the Antara Donor dengan Pemangku donor, dan pemangku kepentingan.Rules and Regulations Governing the Kepentingan Berbeda dengan lembaga donor diCollection, Handling, Transport, Salah satu sisi menarik dari keber- Indonesia yang pada saat ini baruTreatment and Disposal of Domestic hasilan peluncuran TSI di Pilipina adalah berhasil membentuk kelompok donorSludge and Septage" oleh Departemen kerjasama yang erat diantara donor untuk sanitasi yang dikenal sebagaiKesehatan Pilipina; (iii) Hasil Studi maupun antara donor dengan pemangku Sanitation Donor Group dikoordinasikanSanitasi oleh WSP-EAO Bank Dunia, dan kepentingan lainnya. Hal ini telah terlihat oleh Bank Dunia. Belum terlihat kiprahProgram ECO-Asia USAID; dan (iv) Kit sejak penyelenggaraan Philippine mereka.Informasi Teknologi Sanitasi oleh Local Sanitation Summit 2006. Kondisi ini Mimpi Sanitasi Sepulang dari acara peluncuran terse- but, banyak keinginan yang kemudian muncul yang lebih tepat disebut mimpi sanitasi. Bagaimana nantinya Indonesia dapat merayakan atau meluncurkan suatu acara peringatan yang sederhana tapi meriah dan bukannya megah tapi tak bermakna. Bagaimana Indonesia nanti- nya bisa mempunyai forum kerjasama antardonor, dan antara donor dengan pemangku kepentingan lainnya. Bagai- mana nantinya para anggota DPR/DPRD, pemimpin bangsa, kepala daerah, bisa memberi perhatian pada sanitasi yang notabene merupakan kebu- tuhan dasar manusia. Dan masih banyak lagi bagaimana yang lain.... Cape deh..... Masyarakat antusias menunggu lewatnya konvoi TSI 2008 sambil memegang spanduk. (OM dari berbagai sumber). Foto: OM.12 Percik Maret 2008
  14. 14. WAWANCARA Ir Susmono PERLU PROGRAM TERPADU UNTUK MENGATASI SANITASI Tampaknya permasalahan sanitasi yang kompleks di serta masyarakat. Pada implementasinya Indonesia tidak bisa terselesaikan dengan segera. Sektor program terpadu ini dilaksanakan sejak sanitasi belum menjadi prioritas dalam pembangunan tahapan perencanaan, pelaksanaan ke- bagi para pengambil keputusan. Belum lagi perjuangan giatan sampai dengan pascakegiatan. dalam mendapatkan anggaran yang besar untuk meng- atasi persoalan sanitasi ini sangatlah sulit. Apa kesulitan/kendalanya? Diperlukan peningkatan kepedulian dan komitmen Kesulitan yang sangat krusial, yang pengambil keputusan dan stakeholder sanitasi disamping selama ini dihadapi dalam pembangunan terus mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat. sanitasi di Indonesia adalah: Bagaimana kondisi dan peran stakeholder dalam meng- a. Terbatasnya pembiayaan, dimana atasi persoalan sanitasi di Indonesia? Berikut petikan program sanitasi masih belum men- wawancara Percik dengan Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permu- jadi program prioritas. kiman Ditjen Cipta Karya Departemen PU Ir Susmono. b. Simpul koordinasi masih belum ber- jalan dengan baik, terutama diB agaimana kondisi sanitasi di Indonesia saat ini? Kondisi sanitasi di Indonesia saat ini sudah dilaksanakan. b. Keterbatasan kemampuan pemerin- tah untuk menyediakan anggaran tingkat daerah pada umumnya masih berorientasi parsial.terdapat beberapa kemajuan, terutama pembangunan sarana dan prasarana Apa yang dilakukan departemenpada peningkatan cakupan pelayanan air air minum dan penyehatan ling- Anda dalam membangun sanitasi diminum dan penyehatan lingkungan dan kungan. Indonesia?secara tidak langsung meningkatkan de- c. Belum tersedianya kebijakan dan Sesuai dengan substansi tupoksi,rajat kesehatan masyarakat. Perfor- peraturan perundangan yang meng- lebih berorientasi kepada aspek pember-mance tersebut didukung dengan data atur potensi terselubung (hidden dayaan masyarakat di dalam proses pem-Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2002 potensial) yang ada dalam ma- bangunan sanitasi, melalui kegiatan-dimana proporsi rumah tangga yang syarakat. kegiatan fasilitasi, pelatihan stakeholdermenggunakan tangki septik dan jamban d. Penyehatan lingkungan belum men- di daerah dengan harapan mereka akan63,5 persen (urban 78 persen dan rural jadi perhatian dan prioritas. menjadi tulang punggung di daerahnya52 persen) dan kondisi air minum di masing-masing dalam melakukan sosial-Indonesia baru ± 45 persen. Akan tetapi Siapa sebenarnya yang harus isasi maupun fasilitasi program sanitasi.apabila kita bandingkan dengan kondisi bertanggung jawab terhadap kon-sanitasi di beberapa negara Asia disi buruk sanitasi di Indonesia? Seberapa siapkah IndonesiaTenggara, terutama Malaysia, Singapura, Yang harus bertanggung jawab ter- dalam menghadapi target MDGsThailand, kita masih jauh tertinggal. hadap kondisi buruk sanitasi di 2015 berhubungan dengan sektor Indonesia adalah Pemerintah Pusat sanitasi? Faktor apa saja yang mempenga- bersama-sama seluruh daerah di tingkat Pemerintah Indonesia dalam meng-ruhi kondisi buruk sanitasi di In- provinsi, kabupaten/kota serta ma- hadapi MDGs 2015 kaitannya dengandonesia? syarakat sebagai pengguna/pemanfaat. sanitasi, memproyeksikan target dalam Faktor-faktor pembatas yang sangat tataran 70 persen. Hal tersebut bisa dica-mempengaruhi kondisi buruk sanitasi di Bagaimana cara mengatasinya? pai bilamana pemerintah menjadikanIndonesia, pada umumnya adalah: Salah satu solusi untuk mengatasinya sanitasi sebagai program prioritas, de- a. Kurang efektif dan efisiennya inves- adalah melalui program terpadu (inte- ngan dukungan nyata pembiayaan yang tasi dalam proses pembangunan grated programme) yang didukung pem- saat ini hanya 2 persen disesuaikan de- sarana dan prasarana air minum biayaan yang memadai oleh pemerintah ngan tingkat kebutuhan untuk mencapai dan penyehatan lingkungan yang pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, target dimaksud. Bowo Leksono Percik Maret 2008 13
  15. 15. P E R AT U R A N Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor21/PRT/M/2006 tentang Kebijakan dan StrategiNasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan (KSNP-SPP)M enurunnya kinerja pengelolaan persampahan dalam beberapa tahun terakhir ini tidak lepas dari dampak perubahan tatanan pemerintahan di Indonesia dalamera reformasi, otonomi daerah serta krisis ekonomi yang telahmelanda seluruh wilayah di Indonesia. Adanya perubahan kebi-jakan arah pembangunan infrastruktur perkotaan, menguatnyaego otonomi, menurunnya kapasitas pembiayaan daerah, menu-runnya daya beli dan kepedulian masyarakat dalam menjagakebersihan lingkungan merupakan pemicu terjadinya degradasikualitas lingkungan perkotaan termasuk masalah kebersihankota. Penurunan kinerja tersebut ditunjukkan oleh berbagai hal,seperti menurunnya kapasitas SDM karena banyaknya pergan-tian personil yang sebelumnya pernah terdidik dalam bidangpersampahan, tidak jelasnya organisasi pengelola sampah kare-na adanya perubahan kebijakan pola maksimal dan pola mini-mal suatu dinas, menurunnya alokasi APBD bagi pengelolaansampah, menurunnya penerimaan retribusi, menurunnyatingkat pelayanan, menurunnya kualitas TPA yang sebagianbesar menjadi open dumping dan timbulnya friksi antar-daerah/sosial, pengelolaan teknis pembuangan yang tidakbertanggung jawab sehingga menimbulkan korban jiwa sepertikasus longsornya TPA Leuwigajah dan Bantar Gebang, tidakadanya penerapan sanksi atas pelanggaran yang dilakukanmasyarakat yang membuang sampah sembarangan, dan lain-lain. Saat ini hampir seluruh pengelolaan sampah berakhir diTPA sehingga menyebabkan beban TPA menjadi sangat berat.Selain diperlukannya lahan yang cukup luas, juga fasilitas per-lindungan lingkungan yang sangat mahal. Hal tersebut dise-babkan karena belum dilakukannya upaya pengurangan volumesampah secara sungguh-sungguh sejak dari sumber, termasuk Foto: Istimewapemisahan sampah B3 (Bahan Buangan Berbahaya) rumah Agenda 21 mengenai pengurangan volume sampah yangtangga. dibuang ke TPA (3R/reduce-reuse-recycle), Prinsip Dublin, Mengacu pada berbagai peraturan dan perundangan yang Kesepakatan Rio, Kyoto Protocol mengenai mekanisme pem-berlaku di Indonesia maka Pemerintah harus menyediakan bangunan bersih (CDM/Clean Development mechanism).pelayanan sistem pengelolaan persampahan yang mengikuti Untuk mencapai tujuan di atas dan sebagai tindak lanjutkaidah-kaidah teknis, ekonomis, dan lingkungan. amanat PP No 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Pemerintah Indonesia juga telah ikut serta dalam merati- Penyedaan Air Minum, maka disusunlah Kebijakan dan Strategifikasi berbagai kesepakatan/komitmen Internasional yang Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahanharus diupayakan pemenuhannya sebagai bangsa yang (KSNP-SPP) yang tegas dan realistis dan dapat digunakan seba-bermartabat. Kesepakatan tersebut mencakup diantaranya gai acuan bagi Pusat dan Daerah dalam meningkatkan sistem14 Percik Maret 2008
  16. 16. P E R AT U R A Npengelolaan persampahan secara berke- nganan sampah yang dihasilkan dari nakan kembali atau didaur ulang.lanjutan dan ramah lingkungan. aktivitas sehari-hari, baik di Pendekatan ini juga kerap dikenal de- lingkungan perumahan, perdagang- ngan istilah 3R (reduce, reuse, recycle).Maksud dan Tujuan an, perkantoran, maupun tempat- Hal ini sebenarnya bukan hal yang baru KSNP-SPP dimaksudkan sebagai tempat umum lainnya. karena sudah banyak dilakukan negarapedoman dalam penyusunan kebijakan b. Masyarakat memiliki lingkungan maju dan berhasil meningkatkan efisien-teknis, perencanaan, pemrograman dan permukiman yang bersih karena si pengelolaan yang signifikan.kegiatan lain yang terkait pengelolaan sampah yang dihasilkan dapat Dengan mengurangi sampah sejak dipersampahan, baik di lingkungan ditangani secara benar. sumbernya maka beban pengelolaan kotaDepartemen, Lembaga Pemerintah Non c. Masyarakat mampu memelihara akan dapat dikurangi dan anggaran sertaDepartemen, Pemerintah Daerah, kesehatannya karena tidak terdapat fasilitas akan dapat semakin efisien diman-maupun bagi masyarakat dan dunia sampah yang berpotensi menjadi faatkan. Beban pencemaran dapat diku-usaha. Sementara tujuannya mendukung bahan penularan penyakit seperti rangi dan lebih jauh lagi dapat turut menja-pencapaian sasaran pembangunan per- diare, thypus, disentri, dan lain-lain, ga kelestarian alam dan lingkungan.sampahan melalui rencana, program, dan serta gangguan lingkungan baik Sasaran global dari kebijakan danpelaksanaan kegiatan yang terpadu, efek- berupa pencemaran udara, air, atau Strategi Nasional Sistem Pengelolaantif dan efisien. tanah. Persampahan mengacu pada sasaran KSNP-SPP digunakan sebagai pedo- d. Masyarakat dan dunia usaha/swasta terukur yang tertuang dalam RPJMNman untuk pengaturan, penyeleng- memiliki kesempatan untuk berpar- 2004-2009 dan sasaran dalam pencapai-garaan, dan pengembangan sistem pe- tisipasi dalam pengelolaan persam- an MDG 2015 serta beberapa sasaranngelolaan persampahan yang ramah pahan sehingga memperoleh man- terukur lainnya. Disamping sasaran nor-lingkungan, baik ditingkat pusat, faat bagai kesejahteraannya. matif seperti tertuang dalam PP No 16maupun daerah sesuai kondisi daerah tahun 2005 tentang Sistem Pe-setempat. Sementara untuk peraturan Untuk dapat mewujudkan visi ngembangan Air Minum.teknis dan pedoman pelaksanaan yang pengembangan sistem pengelolaan per-lebih rinci dalam rangka pengaturan, sampahan maka dirumuskan beberapa Perlu Penjabaranpenyelenggaraan, dan pengembangan misi, yaitu : Kebijakan dan Strategi Nasionalsistem pengelolaan persampahan sebagai 1. Mengurangi timbulan sampah Sistem Pengelolaan Persampahan meru-penjabaran dari KSNP-SPP ini perlu di- dalam rangka pengelolaan persam- pakan arahan dasar yang masih harussusun dan ditetapkan lebih lanjut oleh pahan yang berkelanjutan. dijabarkan ke dalam rencana tindakinstansi-instansi terkait. 2. Meningkatkan jangkauan dan kuali- secara lebih operasional oleh berbagai tas pelayanan sistem pengelolaan pihak yang berkepentingan di bidangVisi dan Misi persampahan. pengelolaan persampahan, sehingga Untuk mencapai kondisi masyarakat 3. Memberdayakan masyarakat dan pada akhirnya visi yang diharapkan dapatyang hidup sehat dan sejahtera di masa meningkatkan peran aktif dunia dicapai dengan baik.yang akan datang, baik yang tinggal di usaha/swasta. Penjabaran secara teknis melaluidaerah perkotaan maupun perdesaan, 4. Meningkatkan kemampuan manaje- kegiatan penyiapan perangkat peng-akan sangat diperlukan adanya ling- men dan kelembagaan dalam sistem aturan, perencanaan, pemrograman,kungan permukiman yang sehat. Dari pengelolaan persampahan sesuai pelaksanaan, dan pengendalian sertaaspek persampahan maka kata sehat dengan prinsip good and cooperate pengelolaan pembangunan dilakukanakan berarti sebagai kondisi yang akan governance. secara menyeluruh di semua tingkatandapat dicapai bila sampah dapat dikelola 5. Memobilisasi dana dari berbagai pemerintahan, baik di Pusat maupunsecara baik sehingga bersih dari ling- sumber untuk pengembangan sis- Daerah wilayah provinsi, kabupaten, dankungan permukiman dimana manusia tem pengelolaan persampahan. kota.beraktivitas di dalamnya. 6. Menegakkan hukum dan meleng- Selanjutnya perlu adanya kesepa- Secara umum, daerah perkotaan atau kapi peraturan perundangan untuk katan rencana tindak tingkat pusat danperdesaan yang mendapatkan pelayanan meningkatkan sistem pengelolaaan daerah dalam melaksanakan Kebijakanpersampahan yang baik akan dapat persampahan. dan Strategi Nasional Pengembanganditunjukkan memiliki kondisi sebagai Sistem Pengelolaan Persampahan, sertaberikut : Pendekatan Baru mekanisme koordinasinya. Pola peran a. Seluruh masyarakat, baik yang ting- Suatu pendekatan atau paradigma serta masyarakat dan dunia usaha perlu gal di perkotaan maupun di perde- baru harus dipahami dan diikuti yaitu dijabarkan sesuai kondisi dan kebutuhan saan memiliki akses untuk pena- bahwa sampah dapat dikurangi, digu- baik di pusat maupun di daerah. BW Percik Maret 2008 15

×