EDISI 2 TAHUN 2010LIPUTAN UTAMAKonperensi TingkatMenteri Asia Pasifiktentang Perumahan danPembangunan PerkotaanKota Pekalo...
Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat dan kita berjumpa                                                               la...
Edisi 2                                                                                                                Tah...
Dari Redaksi 	                 02Wawancara Khusus Ir. Sri Hartoyo, Dipl. SE. ME.                   13Tahun 2014, Pembangun...
Edisi 2                                                                                                        Tahun 2010 ...
Laporan Utama                       Reformasi Pembiayaan Perumahan melalui                   Fasilitas LikuiditasP        ...
Edisi 2                                                                                                                   ...
Laporan UtamaPerbandingan Fasilitas Likuiditas             Lembaga Pengelola                                     mahan dit...
Edisi 2                                                                                                                   ...
Laporan Utama                                            Lebih Jauh tentangFasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan      ...
Edisi 2                                                                                                                   ...
Sumber foto: Istimewa                       Pembiayaan Perumahan                          di Manca NegaraP                ...
Wawancara Khusus                                                                                                          ...
Wawancara KhususFaktor apa yang menjadi persyaratan keberhasilan program Fasilitas   semua pihak. Pihak pemerintah akan me...
Wacana                                                                                                                    ...
Wacanagalaman. Selain itu, dapat membantu   mengelola pengetahuan mereka sen­           perlu. Dan tulisan-tulisan tersebu...
Edisi 2                                                                                                                Tah...
Liputan Utama                                                                                                             ...
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010

1,864 views

Published on

Media komunikasi berupa majalah ini dikelola oleh Biro Perencanaan dan Anggaran Kementerian Perumahan Rakyat, dimaksudkan sebagai wahana tukar menukar informasi diantara pemangku kepentingan dan masyarakat.

Published in: Real Estate
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,864
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Majalah Perumahan dan Kawasan Permukiman. Inforum Edisi 2 Tahun 2010

  1. 1. EDISI 2 TAHUN 2010LIPUTAN UTAMAKonperensi TingkatMenteri Asia Pasifiktentang Perumahan danPembangunan PerkotaanKota PekalonganMenuju Kota Bebas Rumah KumuhReformasi Pembiayaan Perumahan melaluiFasilitas Likuiditas
  2. 2. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat dan kita berjumpa lagi. Banyak perkembangan yang terjadi, dan salah satu di­Pelindung :Menteri Negara Perumahan Rakyat antaranya adalah peluncuran program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau disingkat FLPP. Sebagai ba­Penasehat Redaksi: gian dari upaya sosialisasi, pada edisi ini kami mengusungSekretaris Kementerian Perumahan Rakyat tema yang sama. Jika edisi sebelumnya bercerita tentang era baru pemba­Penanggungjawab:Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran ngunan perumahan rakyat, yang mengetengahkan rencanaKementerian Perumahan Rakyat strategis Kementerian Perumahan Rakyat berikut hasil Kongres Perumahan II. Menjadi relevan kemudian ketikaRedaksi : kita menyosialisasikan FLPP sebagai salah satu tonggak eraEko Suhendratma, S.Si., MA baru pembangunan perumahan. Mengapa demikian?. Ka­Udi Indriyonoto rena FLPP merupakan suatu terobosan baru dalam bidang pembiayaan perumahan yang pada intinya mencoba me­Penyunting dan Penyelaras Naskah :Jeffry, S Kom ningkatkan ketersediaan rumah melalui penyediaan sum­Tri Pudji Astuti, M.Si. ber dana berbunga rendah, baik untuk investasi maupun konsumsi. Hal lain yang menarik bahwa pemerintah akanReporter : lebih berhemat karena alokasi dana pemerintah tidak habisRistyan Mega Putra, S.Sos. tetapi akan kembali sesuai jadwal pengembalian kredit.Desain dan Produksi : Pada edisi kali ini juga kami mengetengahkan artikel ten­Akbar Pandu Pratamalistya, S.Sos. tang hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang jatuh pada tanggal 25 Agustus, agar pemangku kepentingan tidakBagian Administrasi : hanya sekedar tahu tapi juga paham akan sejarah, filosofiFenty Meilisya Syafril dan maksud dibalik peringatan Hari Perumahan terse­Nurul Prihatin but. Bagaimana kemudian pada tanggal 25 Agustus 1950Devi Ismiyanti dalam acara Kongres Perumahan I Wakil Presiden Mo­Bagian Distribusi : hammad Hatta menyampaikan sambutannya terkait ma­Ruby Marchelinus salah perumahan, yang kutipannya antara lain: “ ... tjita­tjitaPustika Chandra Kasih, S.Sos. oentoek terselenggaranja keboetoehan peroemahan rak­Sri Rahmi Purnamasari, S.Sos. jat boekan moestahil apabila kita soenggoeh­soenggoeh maoe dengan penoeh kepertjajaan, semoea pasti bisa ...”.Alamat Redaksi Inforum: Perlu diketahui bahwa Hapernas baru ditetapkan pada ta­Bagian Humas dan ProtokolKementerian Perumahan Rakyat hun 2008. Jadi kita baru merayakannya sebanyak 3 kali.Jln. Raden Patah I No. 1 Lantai 3 Wing 3Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Kami menyadari masih banyak kekurangan dari mediaTelp/Fax : (021) 724687 kita bersama ini, terutama bahwa materi yang ada ma­Email : inforum@gmail.com sih sebagian besar berasal dari Kementerian PerumahanWebsite : www.kemenpera.go.id Rakyat. Kedepannya, kami berharap bahwa pemangku kepentingan lainnya dapat berkontribusi terhadap isi me­Redaksi menerima artikel, berita, karikatur yang terkait bi-dang perumahan rakyat dari pembaca. Lampirkan gambar/ dia kita ini. Dengan demikian, kami baru bisa berbanggafoto dan identitas penulis ke alamat email redaksi. Naskah diri menyatakan bahwa Inforum adalah media komunikasiditulis maksimal 5 halaman A4, Arial 12. komunitas perumahan, sebagaimana terpampang di hala­Redaksi juga menerima saran maupun tanggapan terkait man depan.bidang perumahan rakyat ke email inforum@gmail.comatau saran dan pengaduan di www.kemenpera.go.id Akhir kata, selamat membaca. Selamat Hari Perumahan Nasional. Tetap semangat.Foto cover depan: istimewa/as 2
  3. 3. Edisi 2 Tahun 2010Materi Lebih Berimbang Distribusi MajalahSaya menyambut gembira terbitnya kembali majalah Merupakan usaha yang baik dari pemerintah untuk me­Inforum. Mudah-mudahan terbit secara rutin. Namun nyosialisasikan aneka kebijakan dan praktek perumahandemikian saya mempunyai sedikit kritik terhadap isi seperti yang telah dilakukan oleh Majalah Inforum. Ada­Inforum. Bukan kualitas materinya tapi komposisi mate­ nya sosialisasi dalam bentuk majalah ini lebih memper­rinya. Majalah Inforum lebih banyak mengulas mengenai mudah khalayak luas dalam memahami isu perumahan.usaha pemenuhan dan pembangunan perumahan yang Sayangnya, majalah Inforum ini agak sulit diperoleh. Sayadilakukan oleh pemerintah. Jarang terdapat tulisan yang me­ emukan keberadaan majalah ini karena kebetulan nmenunjukkan usaha pembangunan perumahan secara sedang berkunjung ke Kementerian Perumahan Rakyat.swadaya yang dilakukan oleh masyarakat. Padahal, seb­ Apakah tidak sebaiknya distribusi majalah ini lebih luasagaimana kita ketahui bersama, pembangunan peruma­ lagi jangkauannya. Apakah juga didistribusikan ke per­han di Indonesia sebagian besar dilakukan oleh masyara­ pustakaan daerah, perguruan tinggi, bahkan dikirim kekat. Semoga ke depannya, Inforum dapat lebih seimbang masing-masing instansi terkait di daerah. Bagaimana kira-dalam memberikan pemberitaan. kira masyarakat luas dapat mengakses majalah Inforum?Dian Nurmalitasari - Semarang Erika Siburian – MedanYth. Saudari Dian Nurmalitasari, Yth. Sdri Erika,Terima kasih banyak atas kritik dan masukannya. Memang, be­ Terima kasih banyak atas apresiasi yang diberikan kepada Info­berapa praktek terbaik tentang pembangunan perumahan di Indo­ rum. Untuk distribusi majalah Inforum, dalam waktu dekat kitanesia justru dilakukan oleh masyarakat secara swadaya. Semoga akan mulai mendistribusikan ke instansi terkait sebagaaimanadalam waktu dekat tulisan terkait dapat muncul di Inforum. yang anda usulkan. Untuk memudahkan, Inforum juga bisa diak­ ses melalui situs yang beralamat di http://www.kemenpera.go.idHak Asasi ManusiaPada penerbitan sebelumnya, saya membaca tentangperumahan adalah hak asasi manusia. Hal ini disebutkan Kebanyakan Istilahsecara eksplisit dalam UUD 1945. Selain itu hak atas Sebagai masyarakat kebanyakan, saya seringkali bingungrumah juga muncul di berbagai deklarasi internasional dengan berbagai istilah yang digunakan pemerintahseperti Deklarasi HAM PB, Agenda 21, maupun Agenda terkait perumahan. Contohnya adalah istilah RSS atauHabitat. Meski demikian, amanat ini sepertinya belum rumah sederhana sehat yang semakin ke sini sepertinyabenar-benar dipenuhi di Indonesia. sering berganti istilah. Kalau tidak salah kini ada istilahKita masih melihat bahwa banyak masyarakat tidak bisa RSH dan rumah sehat tapak. Ditambah juga, kini jugamemiliki rumah, dan terpaksa tinggal di hunian yang ada istilah rusunawa dan rusunami.tidak layak. Di perkotaan, mereka menghuni daerah Saya harap, Kementerian Perumahan Rakyat sebagaikumuh dan kerap menghadapi ancaman penggusuran de­ kementerian terkait dapat lebih konsisten dalam penggu­ngan dalih ketertiban dan keindahan. Padahal, tidak bisa naan istilah agar tidak membingungkan masyarakat dandipungkiri bahwa mereka berperan penting membentuk memberikan sosialisasi seluas-luasnya kepada masyarakat.kota yang dinamis baik secara ekonomi maupun budaya Ada baiknya Inforum ikut menyosialisasikannya.dan tidak semestinya diabaikan oleh pemerintah. Irfan – BogorSemoga Kementerian Perumahan Rakyat dapat mem­berikan perhatian lebih pada isu ini dan menjalankan Yth. Sdr. Irfankebijakan yang pro people, pro poor. Terima kasih sarannya. Segera kami akan upayakan agar istilahAndi – Jakarta Timur perumahan tersebut dapat kami sosialisasikan. 3
  4. 4. Dari Redaksi 02Wawancara Khusus Ir. Sri Hartoyo, Dipl. SE. ME. 13Tahun 2014, Pembangunan Surat Pembaca 03Perumahan akan Lebih Mudah Daftar Isi 04Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumah­an (FLPP) adalah program penyediaan Laporan Utama 06sumber pendanaan perumahan diIndonesia yang menjadi salah satu tero-bosan Kementerian Perumahan Rakyat. Wawancara Khusus 13Kehadirannya mengundang banyaak tang-gapan baik bersifat pro maupun kontra. Wacana 16Ditengah kesibukannya, Ir. Sri Hartoyo,Dipl. SE. ME. – Staf Ahli Menteri Negara Liputan Utama 18Perumahan Rakyat Bidang Ekonomi danKeuangan, meluangkan waktunya kepadaInforum untuk menjelaskan FLPP. Liputan 24 Intermezzo 35 6 15 Pengelolaan Pengetahuan 36 Fakta 42 Praktek Unggulan 43Laporan Utama Galeri Foto 46Reformasi PembiayaanPerumahan melalui Pengelolaan Pengetahuan: Agenda 47Fasilitas Likuiditas Upaya Meningkatkan Kinerja mela- lui Pemanfaatan Data dan InformasiFasilitas Likuditas merupakanterobosan dalam pengembangan Proses pengolahan sebuah datapembiayaan perumahan jangka menjadi sebuah informasi sangat- lah menentukan keberhasilan dari 25panjang. Fasilitas Likuditas Pem-biayaan Perumahan diharapkan sebuah tujuan, sedangkan pengelo-mampu meningkatkan daya beli laan pengetahuan yang tepat dapatmasyarakat terhadap rumah ting- membantu individu maupun kelom-gal baik untuk Rumah Sejahtera pok untuk meningkatkan efektifi-Tapak maupun Rumah Sejahtera tas waktu dan pekerjaan melaluiSusun. berbagi wawasan dan pengalaman.Konperensi Tingkat Menteri Asia Pasifik tentang Perumahan danPembangunan Perkotaan ke 3 Konperensi Tingkat MenteriLiputan 18 Asia Pasifik tentang Peru- mahan dan Pembangunan Kemenpera Raih Perkotaan ke 3 dengan tema Opini WTP BPK “Pemberdayaan Masyarakat untuk Mendukung Urbanisasi Kementerian Perumahan Rakyat (Ke- Berkelanjutan” (Empowering menpera) kembali memperoleh opini Communities for Sustainable Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Urbanization) di Solo, Jawa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Tengah. laporan keuangan tahun anggaran 2009.4
  5. 5. Edisi 2 Tahun 2010 Intermezzo 35 47 Rumah Ramah Lingkungan Isu tentang lingkungan tidak hanya marak di kalangan aktivis lingkungan saja, bahkan kini isu lingkungan telah juga masuk ke dunia properti dan kon- struksi. Lantas bagaimanakah memba­ Agenda ngun rumah ramah lingkungan? Hari Perumahan Nasional Menuju Perumahan yang Mapan dan Berkelanjutan Hari Perumahan Nasional (Haper- 40 36 nas) merupakan saat untuk meningkatkan kesadaran nasional bahwa perumahan adalah kebu- tuhan dasar manusia yang men- jadi tanggung jawab bersama. Hapernas yang diperingati oleh pemangku kepentingan bidang perumahan dan permukiman se­ Info Situs tiap 25 Agustus ini juga bertujuan Housing Finance Network (HOFINET) untuk mendorong pemenuhan adalah sebuah situs yang dibuat pencapaian kebutuhan peru­Info Buku berdasarkan jejaring yang ada dan mahan dan permukiman.Istilah Condominium mulai dikenal juga pengalaman-pengalaman prakteksecara luas sejak berlaku­ ya Un- n unggulan di beberapa negara. Hofi- 49dang Undang Nomor 16 Tahun 1985 net didirikan pada 18 Agustus 2009tentang Rumah Susun (“UURS”). dan dikelola oleh Wharton School, AgendaMateri UURS tersebut mengandung University of Pennsylvania, Philadel-unsur-unsur hukum publik dan hukum phia. Hofinet sendiri memiliki sistemperdata yang termasuk di dalamnya jeja­ ing yang sudah sangat luas di raspek hukum ekonomi. berbagai belahan dunia. Fakta 42 43 Praktek Unggulan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pekalongan Menuju Kota Hari Lingkungan Hidup Dunia Bebas Rumah Kumuh (World Envi­ onment Day/WED) r selalu diperingati setiap tahunnya Pekalongan memulai sebuah program pada tanggal 5 Juni. Cikal bakal3 buah fakta yang disajikan Info- yang bertujuan untuk meningkatkan peringatan ini berawal dari kon-rum kali ini masing-masing memiliki kualitas lingkungan untuk kehidupan ferensi tentang lingkun­ an hidup gkeunik­ n tersendiri, pertama pemba- a masyarakat Kota Pekalongan yang baik di Stockholm, Swedia (Stockholmhasan mengenai arah rumah di Jawa, serta meningkatkan kesejahteraan Conference on the Human Envi-kedua mengenai perbandingan harga penduduk miskin Kota Peka­ongan l ronment) yang diselenggarakanproperti di negara-negara ASEAN dan bernama Pekalongan Bebas Rumah oleh PBB pada tanggal 5-16 Juniketiga rumah yang konon menjadi Kumuh dengan target penca­ aian p 1972.termahal di dunia. pada tahun 2010. 5
  6. 6. Laporan Utama Reformasi Pembiayaan Perumahan melalui Fasilitas LikuiditasP ermasalahan mendasar yang dihadapi oleh masyarakat pada nasabah sementara pembiayaan KPR bagi masyarakat khusus­ saat mereka mengakses sumber-sum­ pengembalian dalam jangka pan­ nya masyarakat berpeng­ ber pembiayaan perumahan melalui jang. Kondisi tersebut tentunya akan hasilan rendah untuk lembaga perbankan untuk menda­ memberatkan debitur, karena selama memiliki atau membeli patkan kredit pemilikan rumah jangka waktu yang panjang akan di­rumah adalah masalah keterjang­ (KPR). Rezim tingkat suku bunga bebani oleh kewajiban untuk mem­kauan. Kemampuan atau daya beli tinggi di­ ebabkan karena adanya keti­ s bayar angsuran KPR yang besar. Halsebagian besar masyarakat Indone­ daksesuaian (mismatch) antara masa tersebut diperberat oleh jenis sukusia masih sa­ gat terbatas. Sedangkan n tenor (jatuh tampo red.) pinjaman den­ bunga mengambang (floating) yangharga lahan dan harga bahan bangun­ gan tenor pendana­ n Bank. a secara langsung berpe­ garuh kepada nan semakin lama semakin meningkat. ting­ at suku bunga KPR yang terus kDisamping itu, keterbatasan dana bergerak sepanjang masa pinjamanAnggaran Pendapatan dan Belanja dan tentunya memberikan ketidak­Negara (APBN) yang dialokasikan Masih pastian kepada de­ itur atas besaran buntuk pembiayaan perumah­ n belum a tingginya tingkat angsuran KPR yang harus dibayarseimbang dengan besarnya kebutuh­ suku bunga kredit setiap bulannya.an. Di sisi lain, kebijakan bantuan menjadi salah satu kendala. Untuk mengatasi permasalahanpembiayaan (subsidi) perumahan tersebut, Pemerintah, melalui Ke­yang selama ini diterapkan sifatnya menterian Perumahan Rakyat, padatidak bergulir. Oleh karena itu, kede­ tahun 2010 ini telah melakukan re­pannya diperlukan upaya dan inisiatif Sumber dana bank berasal formasi kebijakan bantuan pembiay­lain agar dana APBN yang terbatas dari sumber jangka pendek dengan aan perumahan yaitu dari pemberiandapat lebih dioptimalkan untuk ke­ tingkat bunga tinggi sementara pem­ subsidi perumahan menjadi pembe­perluan pembiayaan perumahan. biayaan perumahan bersifat jangka rian Fasilitas Likuiditas (FL). Fasili­Masih tingginya tingkat suku bunga panjang. Sederhana­ ya, sumber dana n tas Likuiditas merupakan terobos­ nakredit menjadi salah satu kendala bank setiap saat dapat ditarik oleh dalam pengembangan pembiayaan 6
  7. 7. Edisi 2 Tahun 2010 an dan dipertahankan 1 (satu) digit Penerima Manfaat sepanjang masa tenor pinjaman. Masyarakat penerima manfaat FL Sesuai dengan pengelolaan keuangan adalah Masyarakat Berpenghasilan negara, alokasi dana FL masuk dalam Menengah Bawah dan Masyarakat pos pembiayaan. Dana tersebut akan Berpenghasilan Rendah (MBM dan dapat dimanfaatkan kembali untuk MBR) yaitu mereka yang mempunyai penerbitan KPR Sejahtera pada tahap penghasilan maksimum Rp.4,5 juta/ selanjutnya. Hal ini sangat berbeda bulan untuk MBM dan penghasilan de­ gan pola lama yang dana ban­ n maksimum Rp.2,5 juta/bulan untuk tuan pembiayaan perumahan masuk MBR. Masyarakat penerima manfaat dalam pos belanja subsidi, sehingga juga diwajibkan memiliki Nomor Po­ dana subsidi tersebut tidak dapat di­ kok Wajib Pajak (NPWP) dan Surat manfaatkan kembali setelah dilakukan Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak pembayaran subsidi atas KPR yang Penghasilan (PPh) orang pribadi se­ diterbitkan. Ke depan sumber dana suai dengan undang-undang perpa­ FL diharapkan tidak hanya ber­ sal a jakan yang berlaku. dari APBN semata tetapi juga dapat Maksimum KPR Sumber foto: Istimewa memanfaatkan sumber-sumber dana jangka panjang lainnya se­ erti Ba­ p Kebijakan FL tidak mengatur hargaperumah­ n jangka panjang. Untuk a rumah, namun mengatur maksimum pertarum, dana YKPP, ASABRI, Jam­mendukung kebijakan baru tersebut KPR. Menurut hasil simulasi yang te­ sostek, Hibah/Bantuan luar nege­ i rpeme­ intah akan menyediakan dana r lah dilakukan oleh Kementerian Peru­ atau dana-dana lain yang sah.murah yang bersumber dari APBN mahan Rakyat, bantuan pembiayaanyang pe­ gelolaannya akan dilakukan n melalui FL dapat memfasilitasi MBRoleh Special Purpose Vehicle (SPV), yai­ untuk mengangsur KPR Sejahteratu suatu unit yang diberi tugas khusus Tapak (landed house) sampai denganmenangani Fasilitas Likuiditas. Dana maksimum KPR sebesar Rp.80 juta.dari APBN tersebut akan digabung Ke depan Sedangkan untuk kepemilikan rumahdengan dana yang bersumber dari sumber dana susun (sarusun) dimungkinkan untukperbankan atau sumber lainnya den­ FL diharapkan memfasilitasi MBM sampai dengangan menggunakan metode Blended tidak hanya maksimum KPR Sejahtera Susun se­Financing. Dana pemerintah yang ber­ sal dari a besar Rp.135 juta.berbunga rendah digabung dengan APBN.dana bank pelaksana yang berbunga Dalam upaya menciptakan keadilanrelatif lebih tinggi. De­ gan metode n bagi penerima manfaat, Pemerintahtersebut, tingkat suku bunga KPR telah mengatur hal tersebut mela­Sejahtera diharapkan dapat diturunk­ lui penetapan tingkat suku bunga KPR Sejahtera. Semakin tinggi ke­ mampuan KPR yang dapat diakses oleh masyarakat, maka pengenaan tingkat suku bunga akan semakin besar. Sebagai ilustrasi apabila se­ seorang (MBR) akan membeli Ru­ mah Sejahtera Tapak dengan KPR sebesar Rp.50 juta, maka dia akan dikenakan bunga sebesar 8,15%. Se­ dangkan apabila orang lain yang juga MBR akan membeli Rumah Sejahte­ ra Tapak dengan KPR sebesar Rp.80 juta, maka dia akan dikenakan bunga sebesar 8,5%. Sumber foto: Istimewa 7
  8. 8. Laporan UtamaPerbandingan Fasilitas Likuiditas Lembaga Pengelola mahan ditetapkan sebagai Satuandengan Skim Lama (Subsidi) Fasilitas Likuiditas Kerja Instansi Pemerintah yang me­ nerapkan Pengelolaan KeuanganTujuan pemberian FL adalah mem­ Operasionalisasi fasilitas likuiditas Badan Layanan Umum secara penuh.berikan bunga kredit yang terjangkau memerlukan lembaga khusus (special Pemindahan dana APBN dari reke­dan tetap sepanjang masa pinjaman purpose vehicle/SPV), dengan pertim­ ning Kas negara untuk dikelola oleh(single digit dan fixed rate mortgage) bagi bangan karakteristik dana dan kegiat­ BLU Pusat Pembiayaan Perumah­MBM dan MBR. Sedangkan sub­ an yang dikelola. Untuk ke­ erluan p an diatur melalui Peraturan Men­sidi yang selama ini diberikan oleh tersebut, Kementerian Perumahan teri Keuangan (PMK) Nomor 130/Pemerintah umumnya berupa sub­ Rakyat meng­ sulkan kepada Kemen­ u PMK.05/2010 tentang Tata Carasidi selisih bunga, artinya Pemerintah terian Keuangan agar Pusat Pembi­ Penyediaan, Pencairan, dan Pertang­hanya menanggung sebagian ang­ ayaan Perumahan dapat me­ erapkan n gungjawaban Dana Fasilitas Likuidi­suran bunga KPR dengan masa sub­ Pola Pengelolaan Keuangan Badan tas Pembiayaan Perumahan. Prinsip-sidi untuk beberapa tahun dan tidak Layanan Umum (BLU). Melalui prinsip good go­ ernance akan menjadi vsepanjang masa pinjaman. Sebagai Keputusan Menteri Keuangan No­ dasar dalam pelaksanaan pengelolaancontoh debitur KPR Bersubsidi yang mor 290/KMK.05/2010 tanggal 15 dan pemanfaatan dana FL.penghasilannya masuk dalam katago­ Juli 2010, Pusat Pembiayaan Peru­ri I yaitu debitur dengan penghasil­ Tabel 1an antara Rp.1,7 juta sampai Rp.2,5juta/bulan, hanya menikmati ang­ SKIM SUBSIDI SKIM FASILITAS LIKUIDITASsuran yang disubsidi selama 6 tahun Masa Subsidi Terbatas, jangka waktu tertentu Sepanjang masa pinjamanpertama sedangkan angsuran setelah Suku Bunga Bunga bersubsidi dalam jangka waktu Bunga yang ditetapkan satu digit sepanjang masamasa subsidi selesai akan mengi­ tertentu dan dilanjutkan bunga ko­ pinjaman (fixed rate) mersial (bank yang bersangkutan)kuti atau berfluktuasi sesuai dengantingkat suku bunga yang berlaku Angsuran Angsuran selama masa subsidi < 1/3 Angsuran selama masa pinjaman = 1/3 penghasilan penghasilan, dan selanjutnya cen­pada Bank tersebut. derung > 1/3 penghasilan tergantungPerbandingan antara fasilitas likuidi­ bunga komersialtas dengan skim subsidi dapat dilihat Dana APBN Belanja Subsidi merupakan dana Belanja FL dalam pos pembiayaan investasi sehinggapada tabel di samping ini yang ber­ habis (tidak kembali) bukan dana habis dan merupakan revolving funddasarkan antara lain besaran ang­ Alokasi APBN Terus menerus Setelah beberapa periode tertentu semakinsuran, suku bunga, dan manfaat yang berkurang dan terus mengecil sampai akhirnya tidak perlu ada alokasi atau ketika Tabungan Perumahanditerima oleh masyarakat. Nasional sudah melembagaTabel 1: Perbandingan antara Skim Suber Dana APBN APBN+sumber dana lainSubsidi Pola Lama dengan Skim Penggunaan Hanya untuk sisi permintaan (KPR Untuk sisi permintaan (KPR) dengan tingkat sukuFasilitas Likuiditas Bersubsidi) bunga terjangkau (satu digit) dengan tenor sampai 15 tahun Untuk sisi pasokan (Kredit Kontruksi) dengan tingkat bunga terjangkau (satu digit) dengan tenor sampai dengan 24 bulan KPR dengan Skim Subsidi KPR dengan Skim FLPP 8
  9. 9. Edisi 2 Tahun 2010Mekanisme Penge­olaan Fasilitas Likuiditas. l Pelan Tapi Pasti DANA JANGKA PANJANG REPAYMENT PENGEMBALIAN Fasilitas likuiditas merupakan kebijakan Peme­ rintah yang mengintervensi pokok pinjaman KPR TABUNGAN: DANA INVESTOR INSTITUSIONAL -TAPERUM-PNS PIHAK Sejahtera de­ gan tujuan untuk memberikan suku n -JAMSOSTEK -TWP-TNI/POLRI KETIGA SISI PASOKAN bunga KPR yang terjangkau bagi MBM dan MBR. -DANA PENSIUN -YKPP -PERUSAHAAN -SWASTA KREDIT Suku bunga terjangkau ini diperoleh karena sum­ ASURANSI KONSTRUKSI ber dana FL berasal dari dana APBN yang ma­ suk dalam pos pembiayaan dan bersifat jangka BANK panjang. Berbeda dengan pola subsidi sebelum­ APBN – FL PELAKSANA nya, intervensi peme­ intah dilakukan atas bunga r PK-BLU [POS PEMBIAYAAN] PPP pin­aman KPR dan dalam masa subsidi tertentu. j De­ gan dana APBN yang sama dan dalam satu n SISI tahun anggaran, kebijakan Fasilitas Likuiditas akan PERMINTAAN memfasilitasi unit KPR yang lebih sedikit diban­ KPR dingkan dengan skim subsidi sebelumnya meng­ ingat perbedaan intervensi Peme­ intah yang di­ r lakukan. Namun demikian, dalam jangka panjang, PENGEMBALIAN REPAYMENT PENGEMBALIAN REPAYMENT kebijakan Fasilitas Likuiditas memberikan manfaat pengembalian atas KPR dapat dimanfaatkan un­ tuk penerbitan KPR-KPR bagi MBR lainnya. Tahapan Proses Terobosan Kebijakan Pembiayaan Perumahan bagi MBM/MBR 9
  10. 10. Laporan Utama Lebih Jauh tentangFasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)K ehadiran FLPP menarik perhatian berbagai pihak, sehingga adalah masyarakat yang mempunyai penghasilan paling banyak mengundang banyak pertanyaan terkait hal-hal yang dasar dan Rp.2.500.000,- per bulan, sedangkan MBM adalah masyarakat utama. Untuk itu, tulisan berikut ini yang disajikan dalam bentuk yang mempunyai penghasilan paling banyak Rp.4.500.000,- pertanya jawab (frequently asked question)/FAQ) akan mencoba menjawab bulan. Sedangkan yang dimaksud dengan penghasilan adalahpertanyaan yang sering muncul secara sistematis (redaksi). pendapatan pemohon KPR Sejahtera yang didasarkan atas gaji pokok atau pendapatan pokok per bulan.1. Apakah program FLPP itu? 3. Apa saja persyaratan untuk mendapatkan FLPP? Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) merupakan du- kungan pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasil­ n a Persyaratan calon debitur/nasabah Program FLPP adalah sebagai Menengah Bawah (MBM) dan Masyarakat Berpenghasilan Ren- berikut : dah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Badan Layanan a. Untuk calon debitur/nasabah rumah sejahtera tapak yaitu Umum Pusat Pembiayaan Perumahan Kementerian Perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan penghasilan Rakyat (BLU-Kemenpera) melalui lembaga perbankan. FLPP me­ atas dasar gaji pokok paling banyak Rp.2.500.000,- per bulan. rupakan terobosan baru bantuan pembiayaan perumah­ n yang a b. Untuk calon debitur/nasabah rumah sejahtera susun yaitu dikembangkan oleh pemerintah pada tahun 2010. FLPP meru- masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan masyarakat pakan pengganti bantuan pembiayaan perumahan yang semu­a l berpenghasilan menengah (MBM) dengan penghasilan atas dikenal oleh masyarakat yaitu subsidi perumahan. Dana FLPP dasar gaji pokok paling banyak Rp.4.500.000,- per bulan. bersumber dari APBN yang masuk c. Belum pernah memiliki rumah dalam pos pembiayaan se­ ingga dana h d. Belum pernah menerima subsidi perumahan FLPP ini bersifat bergulir (tidak habis e. Mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan SPT pakai), sementara pada skim subsidi 4. Bagaimana caranya agar dapat mengikuti program FLPP? dananya berasal dari pos belanja yang sifatnya habis pakai. Pembiayaan Apabila ingin memperoleh bantuan Program FLPP dapat dilaku- perumahan menggunakan sebagian kan dengan cara: dana FLPP dan sebagian dana per- a. Menghubungi bank pelaksana untuk mengetahui informasi bankan akan menurunkan tingkat mengenai FLPP bunga/marjin KPR Sejahtera.2. Siapakah yang boleh mendapat FLPP? Masyarakat yang dapat dibantu de­ ngan program FLPP adalah masyara- kat yang termasuk dalam kelompok sasaran sesuai Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat. Kelom- pok sasaran yang dimaksud adalah masyarakat baik yang berpenghasi- lan tetap maupun tidak tetap yang belum pernah memiliki rumah, be- lum pernah menerima subsidi pe- rumahan, dan termasuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan masyarakat berpenghasil­ an menengah bawah (MBM). MBR Sumber foto: Istimewa 10
  11. 11. Edisi 2 Tahun 2010 b. Melengkapi persyaratan sesuai dengan ketentuan dari bank c. KPR Sejahtera Susun pelaksana Nilai KPR Suku Bunga Uang Muka c. Memilih rumah yang sesuai baik tapak maupun susun yang Paling Banyak Paling Tinggi Paling Sedikit dibangun oleh pengembang (Rp) % per tahun % d. Mengajukan kredit/pembiayaan ke bank pelaksana 90.000.000 9,25 12,5 e. Setelah disetujui, debitur/nasabah dapat menempati Rumah Se- 100.000.000 9,35 12,5 jahtera 110.000.000 9,50 12,55. Bank mana saja yang dapat dihubungi untuk mendapatkan program 120.000.000 9,65 12,5 FLPP? 130.000.000 9,80 12,5 Hingga saat ini Bank Pelaksana yang telah melakukan MoU/PKO 135.000.000 9,95 12,5 dengan Kemenpera yaitu Bank BTN, Bank BTN Syariah dan Bank BNI. d. KPR Sejahtera Syariah Susun6. Apakah harus memiliki NPWP dan SPT? Bagaimana jika NPWP baru Nilai Pembiayaan Marjin Paling Uang Muka dan SPT belum ada? Paling Banyak Tinggi Setara Paling Sedikit Persyaratan NPWP dan SPT merupakan persyaratan pokok yang (Rp) % anuitas per tahun % harus dipenuhi oleh debitur/nasabah. Apabila NPWP yang dimiliki 90.000.000 9,25 12,5 termasuk baru/NPWP kurang dari 1 tahun, diwajibkan menye­ 100.000.000 9,35 12,5 rahkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi pada tahun berikutnya. 110.000.000 9,50 12,57. Rumah apa saja yang bisa diajukan untuk mendapatkan FLPP? 120.000.000 9,65 12,5 Untuk saat ini Program FLPP diberikan untuk rumah sejahtera 130.000.000 9,80 12,5 tapak dan satuan rumah susun baru (belum termasuk rumah se­ 135.000.000 9,95 12,5 cond) yang dibangun dan dibeli melalui pengembang yang KPR- nya dilakukan melalui bank pelaksana yang telah melakukan MoU/ 9. Apakah penghasilan yang dipersyaratkan tersebut mempengaruhi PKO dengan Kemenpera. maksimal kredit yang akan diambil?8. Berapa batasan harga rumah untuk bisa mendapatkan FLPP? Penghasilan tersebut dipersyaratkan untuk ketentuan yang terkait Saat ini tidak dibatasi harga rumah maupun tipe rumah namun dengan persyaratan kelompok sasaran. Namun berapa banyaknya terdapat ketentuan terkait nilai kredit/pembiayaan, bunga/marjin, maksimal kredit yang dapat diambil ditentukan berdasarkan per- uang muka rumah sejahtera adalah sebagai berikut: hitungan bank pelaksana terkait dengan kemampuan angsuran debitur/nasabah. 10. Apakah terdapat maksimal jangka waktu pinjaman? a. KPR Sejahtera Tapak Tidak ada ketentuan mengenai jangka waktu pinjaman, tetapi per- Nilai KPR Suku Bunga Uang Muka hitungan lamanya jangka waktu pinjaman sangat berkaitan dengan Paling Banyak Paling Tinggi Paling Sedikit kemampuan debitur/nasabah dalam mengangsur yang dinilai lang- (Rp) % per tahun % sung oleh pihak bank pelaksana. 50.000.000 8,15 10 11. Apakah tidak ada bantuan untuk uang muka? 60.000.000 8,25 10 70.000.000 8,35 10 Tujuan FLPP adalah menurunkan tingkat suku bunga dibawah 10%. Hal tersebut bertujuan supaya dapat mengurangi beban angsuran 80.000.000 8,50 10 per bulan masyarakat dalam mengangsur Rumah Sejahtera. Sam- pai saat ini FLPP memang dikhususkan untuk mengurangi ting- b. KPR Sejahtera Syariah Tapak kat suku bunga, sedangkan untuk bantuan uang muka diharapkan Nilai Pembiayaan Marjin Paling Uang Muka dapat dikoordinasikan dengan menggunakan dana Bapertarum, Paling Banyak Tinggi Setara Paling Sedikit Jamsostek, atau YKPP. Saat ini Kementerian Perumahan Rakyat (Rp) % anuitas per tahun % sedang melakukan kajian mengenai Tabungan Perumahan dimana 50.000.000 8,15 10 untuk jangka panjang dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk 60.000.000 8,25 10 masalah penyediaan uang muka. 70.000.000 8,35 10 12. Apakah FLPP dapat digunakan bersama-sama dengan program ban- 80.000.000 8,50 10 tuan lain, misalnya Jamsostek atau Bapertarum? Program FLPP dapat disinergikan dengan program bantuan lain, misalnya Jamsostek atau Bapertarum. 11
  12. 12. Sumber foto: Istimewa Pembiayaan Perumahan di Manca NegaraP setelah berhenti bekerja. Karena dari tahun ke tahun dana embiayaan perumahan di berbagai negara memiliki perkembangan yang berbeda-beda. Negara-negaraitu terus berkembang, maka dana CPF juga digunakan untuk pembangunan perumahan termasuk juga dapat seperti Cina, Korea Selatan dan Jepang memiliki disalurkan kepada bank untuk menekan bunga kreditpasar hipotek keuangan yang relatif berkembang denganbaik. Cina memiliki pasar hipotek keuangan terbesar,pemilikan rumah. Model tabungan wajib ini juga diterapkandisusul oleh Jepang. Sementara itu, beberapa negara oleh pemerintah Cina yang memiliki program Housingseperti Mongolia baru saja memulai Provident Fund (HPF). Tabungan Perumahan juga menjadipengembangan KPR keuangan. salah satu model pembiayaan perumahan yang rencananya akan diterapkan diTerdapat beberapa contoh model Indonesia, sebagai pelengkap daripembiayaan perumah­ n dari anegara lain. Di Singapura misalnya, Di Cina, Fasilitas Likuiditas Pembangunanpemerintah Singapura mengeluarkan berupa subsidi Perumahan (FLPP)KPR untuk rumah umum (public langsung yang Selain melalui KPR dan tabunganhomebuyers) bagi mereka yang perumahan, beberapa negaramemenuhi syarat. Mereka yang masuk dalam juga memiliki program subsidimemenuhi syarat tersebut akan sistem gaji. perumahan. Di Cina, subsidimenerima subsidi KPR yang masa berupa subsidi langsung yangpengembaliannya cukup panjang masuk dalam sistem gaji. Diyaitu selama 20 tahun. Untuk negara Iran, subsidi yang berlaku berupalain, sebagai contoh di Thailand dan Korea Selatan, kedua subsidi suku bunga. Di India, subsidinegara juga menawarkan KPR dari pemerintah. Di kedua ditargetkan khusus untuk kelompok berpenghasilannegara tersebut, institusi perumahan dari pemerintah lebih sangat rendah. Subsidi bentuk lainnya adalah subsidi yangbanyak mengeluarkan KPR diban­ ingkan dengan KPR dari d mendukung pembangunan contohnya melalui subsidisektor swasta. penyediaan lahan perumahan yang diterapkan di negara- negara seperti Cina, Hongkong, Malaysia, dan jugaTerkait pendanaan, Singapura menghimpun dana melalui termasuk Indonesia.Central Provident Program (CPF). CPF merupakan semacamtabungan wajib (forced saving) yang diambil dari gaji pegawai Sumber: UN Habitat – Background Paper for APMCHUDuntuk pembangunan perumahan. Awalnya, CPF ini Working Group 4: Financing Sustainable Housing and Urbandigunakan sebagai dana pensiun masyarakat Singapura Development 12
  13. 13. Wawancara Khusus Edisi 2 Tahun 2010 Ir. Sri Hartoyo, Dipl. SE. ME. Staf Ahli Menteri Negara Perumahan Rakyat Bidang Ekonomi dan Keuangan Tahun 2014, Pembangunan Perumahan akan Lebih MudahF Sumber foto: BPA asilitas Likuiditas Pembiayaan Pe­ akumulasi dari cicilan yang sudah dikembalikan rumahan (FLPP) adalah program dari masyarakat ini akan terkumpul lagi dan akan penyediaan sumber pendanaan disalurkan lagi menjadi KPR baru. Hal ini dapat perumahan di Indonesia yang menjadi dilakukan karena dana FLPP ini dalam struk­ salah satu terobosan Kementerian tur APBN menggunakan pos pembiayaan atauPerumahan Rakyat. Kehadirannya mengundang investasi.banyak tanggapan baik bersifat pro maupun kon­ Kalau tahun 2010 dialokasikan sekitar 2,6 trilyuntra. Di tengah kesibukannya, Ir. Sri Hartoyo, Dipl. diharapkan dana FLPP yang direncanakan setiapSE. ME. – Staf Ahli Menteri Negara Perumahan tahunnya akan bertambah terus, pada akhir 2014Rakyat Bidang Ekonomi dan Keuangan, meluang­ akan terkumpul sekitar 21 trilyun dan dana inikan waktunya kepada Inforum untuk menjelaskan bisa dipakai untuk membiayai kredit pemilikanFLPP. Berikut petikan wawancaranya. rumah atau pembiayaan pemilikan rumah bagi MBR. JadiSaat ini sedang ramai dibicarakan tentang program fasilitas likuiditas. ini akan terakumulasi menjadi dana murah jangka panjang.Sebenarnya apa yang mendasari diluncurkannya program ini? Pemerintah hanya mengenakan tarif administrasi untuk pengelolaan dana FLPP ini, yang dikelola oleh BLU PusatJadi sampai dengan sekarang ini upaya pemerintah untuk Pembiayaan Perumahan. Nanti mekanisme KPR-nya, danamembantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah FLPP ini kira-kira sekitar 60% dioplos dengan dana perbankandan rendah dalam kepemilikan rumah masih mengha­ 40% sehingga menjadikan suku bunga KPR menjadi singledapi berbagai kendala, baik di sisi permintaan maupun sisi digit istilahnya. Itu tetap selama masa pinjaman KPR ataupasokan atau sisi supply-nya. Dari sisi permintaan, fasilitas masa tenor. Jadi masyarakat nanti akan diuntungkan dengansubsidi bunga hanya 4 sampai 8 tahun, setelah itu KPR-nya cicilan yang lebih murah karena suku bunga jauh di bawahakan mengikuti suku bunga yang ada di pasar. Misalnya suku suku bunga pasar dan tetap selama masa pinjaman.bunga subsidi sekarang 8,5%, nanti setelah 4 atau 8 tahunakan mengikuti suku bunga pasar. Jadi misalnya suku bunga Apa perbedaan mendasar dengan program yang akan digantikanpasarnya pas ketemunya 12%, ya jadinya 12%, atau misal­ (program subsidi uang muka dan subsidi selisih bunga)?nya jadi 13% atau 14% ya ikut segitu. Ini akan memberatkan Jadi perbedaan mendasarnya adalah dulu subsidi uang mukake­ompok masyarakat yang di maksud atau MBR tersebut l itu adalah belanja habis, kalau sekarang ini adalah biayadalam mencicil KPR-nya. bergulir atau revolving fund. Jadi kalau dengan pola subsidiDi samping itu, anggaran subsidi selama ini sifatnya dalam biasa uang akan langsung habis saja dan kemampuan APBNstruktur APBN merupakan anggaran belanja yang langsung kan sangat terbatas, sehingga penyediaan subsidi uang mukahabis. Di samping itu, juga ada keterbatasan perbankan di tahun-tahun berikutnya bisa saja terganggu, tergantungdalam menyediakan pokok kredit atau pembiayaan kepemi­ kemampuan keuangan pemerintah. Nah kalau dengan polalikan rumah. Jadi misalnya pemerintah mempunyai target baru ini atau blended financing ini kira-kira akan menghasilkan1 tahun sekitar 210.000 unit rumah, maka seluruh pokok suku bunga yang murah.kreditnya itu disediakan oleh bank. Sedangkan pemerintah Apakah program seperti ini hanya ada di Indonesia? Kalau tidak,hanya menyediakan subsidinya saja. Di sini kita menghadapi apakah sudah ada contoh keberhasilannya di negara lain?namanya landing capacity yang terbatas dari kalangan per­bankan. Sehingga kalau bank tidak mau menyediakan pokok Sudah ada di negara lain, misalnya di Jordania, Malaysia, Perancis,kreditnya, pembiayaan akan terganggu. Apalagi pembiayaan America Serikat sendiri itu sudah pernah dilakukan semua danuntuk KPR rumah sejahtera ini tidak banyak bank yang ter­ semuanya berhasil. Intinya adalah dana FLPP ini akan mamputarik untuk berpartisipasi. Hanya didominasi oleh BTN saja. menurunkan suku bunga. Kalau di Jordania misalnya semulaHal ini karena memang kesiapan infrastruktur penyaluran 14-15% itu bisa turun sampai 9-10%. Di Amerika sendiri jugaKPR untuk MBR ini, BTN paling siap. Itu beberapa hal yang Fasilitas Likuditas ini diawali dengan pendirian Federal Home Loan Bank atau FHLB pada tahun 1932 yang pada umumnyamenyebabkan FLPP ini ditelurkan. untuk memfasilitasi pasar KPR yang tidak dapat dibiayai olehFLPP ini merupakan dana yang bergulir, jadi suatu saat lembaga pembiayaan seperti Freddie Mac, Ginnie Mae, danuang ini akan kembali lagi. Karena ini sifatnya disalurkan sebagainya. Jadi memang ini khusus untuk kelompok masyarakatkepada masyarakat kemudian masyarakat akan mencicil, nah yang mendapat intervensi dari pemerintah. 13
  14. 14. Wawancara KhususFaktor apa yang menjadi persyaratan keberhasilan program Fasilitas semua pihak. Pihak pemerintah akan memiliki akumulasiLikuiditas? dana murah jangka panjang sehingga dana pembiayaan perumahan bagi MBR sudah terjamin keberadaannya. BagiPertama, harus ada komitmen pemerintah, baik pemerintah perbankan dia dapat mengatasi keterbatasan landing capacity.pusat ataupun daerah untuk memastikan dukungan untuk Jadi hanya dengan porsi 40% dia bisa menyalurkan KPR. JadiFasilitas Likuiditas ini. Jadi dukungan dana FLPP ini harus bank bisa menerbitkan banyak KPR dengan dana yang hanyabisa datang pada saat dibutuhkan. Kedua, komitmen dan 40% tadi. Ini akan terus kita sosialisasikan kepada pihakkemampuan perbankan untuk berpartisipasi dalam penerbit­ perbankan bahwa sebenarnya pihak perbankan bisa menda­an KPR FLPP ini. Sebab kalau perbankan tidak mendukung patkan banyak manfaat.penyaluran KPR, FLPP ini juga akan terganggu. Oleh karenaitu kita juga selalu menyosialisasikan kepada perbankan un­ Kalau sosialisasi ke Pemerintah Daerah untuk meyakinkantuk bisa berpartisipasi dalam penyaluran KPR FLPP ini. bahwa dengan adanya KPR FLPP ini akan meningkatkan keterjangkauan masyarakat di daerah terhadap rumah layakMemang salah satu persyaratan yang harus dipersiapkan huni. Untuk itu, kita minta kepada pemda untuk mendukungbank adalah harus mampu menyediakan dana sebagian kemudahan di sisi supply, sebab sisi supply atau pembangunanpokok pinjaman dengan bunga tetap selama pokok pinjam­ rumah itu kan ada di daerah.an, sesuai dengan porsinya tadi. Itu juga tidak mudah karenauntuk menyediakan dana jangka panjang sendiri bank harus Bagaimana pun sebuah program pasti selalu mendapat kritikan.menerbitkan obligasi yang nilai suku bunganya tetap selama Seperti misalnya dikatakan bahwa program Fasilistas Likuiditasmasa tenor pinjaman. akan memberatkan konsumen karena berdampak pada besarnya uang muka yang harus dibayar. Selain itu, apa saja saja kritikan yangApakah telah terbayang kendala yang dapat menghambat pelaksa­ ditujukan kepada FLPP. Bagaimana Kemenpera kemudian menang­naan program ini? gapinya?Kendala yang paling berat sebetulnya kemampuan perbankan Kritikan utama umumnya masalah persyaratan. Kalau dariuntuk menyediakan dana jangka panjang. Kalau bank bisa sisi manfaat KPR FLPP ini dipuji oleh banyak kalangan. Ka­mengatasi hal itu semua tidak ada masalah paling hanya terkait lau dari sisi persyaratan ini yang memang banyak mendapat­dengan masalah-masalah persyaratan saja. Kendala-kendala kan kritikan misalnya persyaratan untuk memiliki NPWPyang lain adalah masalah adaptasi terhadap persyaratan KPR dan SPT. Ini semata-mata hanya untuk memastikan bahwaFLPP. Jadi misalnya bagi perbankan adalah memiliki tang­ KPR yang difasilitasi dengan dana FLPP dari pemerintah inigung jawab terhadap ketepatan sasaran, melakukan verifikasi tepat pada sasarannya, supaya jangan salah sasaran. Kemu­keabsahan persyaratan-persyaratan. Kalau di sistem lama yang dian terkait dengan uang muka, memang kita harus mendidikbertanggung jawab ketepatan sasaran adalah pemerintah. masyarakat bahwa untuk memiliki rumah ini memang perluKemudian adalah kendala uang muka yang harus disediakan persiapan dan memang salah satu karakteristik dari rumahsendiri oleh debitur. Besarnya uang muka ini kalau Rumah itu adalah harganya mahal dibandingkan dengan penghasilanSejahtera Tapak adalah 10%, kalau Rumah Susun sekitar bulanannya – teori dari textbook-nya begitu. Oleh karena itu,12,5%. cara untuk memiliki rumah yang paling umum adalah denganLangkah-langkah apa saja yang disiapkan dalam menunjang terlak­ kredit, melalui KPR.sananya program ini nantinya? Persyaratan KPR adalah dengan adanya uang muka. Bagi kalangan perbankan, uang muka adalah untuk mengukurUntuk uang muka misalnya kita mendorong lembaga-lembaga tingkat kredibilitas dari calon debitur. Oleh karena itu, FLPPpengelola dana jangka panjang seperti BAPERTARUM, ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat bahwa untukJAMSOSTEK, YKPP untuk memfasilitasi anggotanya de­ gan n memiliki rumah memerlukan persiapan. Diantaranya per­bantuan uang muka. Uang muka PNS atau TNI/POLRI atau siapan menyisihkan sebagian dari penghasilannya, ditabungpekerja lainnya, mereka membayar uang tabungan setiap bulan untuk uang muka KPR.yang dipotong dari gajinya. Tentunya lembaga-lembaga sepertitadi bisa membantu anggotanya untuk membantu membayar Jika program ini berhasil, apa dampak signifikan terhadap pemba­uang muka. Atau kita juga akan mendorong perbankan untuk ngunan perumahan bagi masyarakat berpendapatan rendah?menciptakan produk-produk tabungan uang muka. Jadi de­ Yang pasti akan terjadi akumulasi dana murah jangka pan­ngan begitu calon konsumen tadi bisa menabung untuk uang jang, sebab pembangunan perumahan bagi MBR itu hanyamuka 1 tahun sebelumnya sehingga setelah itu bisa langsung bisa sukses kalau didukung oleh tersedianya dana murahmengajukan permohonan KPR. jangka panjang. Dengan dana FLPP ini kan dananya akan bergulir terus dan akan terakumulasi terus dan ini akan men­Bagaimana dengan kesiapan pemerintah daerah dan bank pelaksana? jadi sebuah sistem seperti bola salju terus menerus sehinggaKalau untuk keikut-sertaan bank dalam rangka penyaluran nantinya pada 2014 pembangunan perumahan akan lebihKPR FLPP ini terus kita lakukan kepada kalangan perbank­ mudah. Jadi pada tahun 2014, kita dapat katakan pemba­an. Karena sebetulan KPR FLPP ini akan menguntungkan ngunan perumahan akan lebih mudah. 14
  15. 15. Wacana Edisi 2 Tahun 2010Pengelolaan Pengetahuan:Upaya Meningkatkan Kinerja melaluiPemanfaatan Data dan InformasiThe basic economic resource is no longer capital, nor natural resources, not labor. It is and will be knowledge.... (Peter Drucker)S aat ini telah sering kita dengar tentang istilah knowledge manage­ ment atau pengelolaan penge­tahuan. Sebenarnya konsep ini telahdikenal sudah cukup lama, namun dalam bentuk konteks kalimat yang memiliki makna, relevan dan menin­ gkatkan pemaham­ n dalam suatu hal. a Dalam konsep pengelolaan pengeta­ huan, pengetahuan dipahami seb­ huan eksplisit (explicit knowledge) yang diperoleh dari melihat, mendengar dan membaca literatur atau sumber tertulis lainnya. Sumber pengetahuan eksplisit diantaranya buku, standar operasionalbaru beberapa tahun terakhir kemudi­ agai wawasan dan pengalaman yang pekerjaan, situs, bahan publikasi danan menjadi demikian populer. Men­ dimiliki sesorang (tacit knowledge) atau lainnya.jadi menarik untuk mengetahui lebih diketahui umum (explicit knowledge) Pengertian Manajemen Pengeta-dalam tentang konsep ini. Syukur yang memberikan kemampuan untuk huankalau bisa kita terapkan paling tidak di merubah data dan informasi menjadiunit masing-masing. Tulisan berikut pijakan pengam­ ilan keputusan. b Manajemen pengetahuan diartikanmenyajikan secara ringkas beberapa sebagai suatu upaya/kegiatan terkait Di lain pihak, dapat juga disimpulkanhal penting terkait dengan manajemen perencanaan, pengorganisasian, peng­ bahwa (i) informasi berhubunganpengetahuan (red.) gi­ tan dan pengendalian untuk meng­ a dengan penggambaran, definisi, atau identifikasi, menciptakan, menjelaskan,Apa Itu Pengetahuan? perspektif (apa, siapa, kapan, dimana); dan mendistribusikan pengetahuan agar (ii) pengetahuan terdiri dari strategi,Pengetahuan dalam konteks ini diarti­ diketahui, dipelajari, dimengerti sehing­ latihan, metode, atau pendekatankan sebagai sumber daya artifisial yang ga dapat dimanfaatkan untuk menyu­ (bagaimana); (iii) kebijakan merupakanberbeda dari tenaga kerja, sumber sun kebijakan, rencana atau program. prinsip, moral (mengapa).daya alam dan modal. Pengetahuan Manajemen pengetahuan dapat berartiadalah gabungan dari nilai, konteks, Sebagai ilustrasi. Angka 24 tidak mem­ pula sebagai mengelola kompetensi yangdan pengalaman dari sebuah infor­ punyai makna selain sekedar angka. berada di dalam suatu organisasi danmasi yang kemudian oleh seseorang Ini yang disebut data. Tetapi 24% ini mendorongnya untuk berkembang.berdasarkan kapasitas, kapabilitas mempunyai makna 24 terhadap 100. Penting dicatat, terjadi kesalahkaprah­dan pengalamannya diolah menjadi Ini disebut informasi. Sementara ber­ an selama ini bahwa definisi manaje­suatu sumber daya baru bagi upaya dasarkan pemahaman dan pengalaman men pengetahuan sama sekali tidakpengambilan keputusan. Jadi sebena­ maka seseorang dapat mengatakan berbicara tentang teknologi walaupunrnya pengetahuan merupakan ujung 24% tersebut sebagai cukup memadai, seringkali difasilitasi oleh teknologidari sebuah proses yang dimulai dari kurang atau lebih. komputer. Jadi teknologi itu sendiridata, lalu informasi dan pada akhirnya Pengetahuan dapat dibedakan ber­ bukan manajemen pengetahuan.menjadi pengetahuan. dasar prosesnya, yaitu pengetahuan Hakekat dan Pentingnya Manaje-Lalu apa perbedaan antara data, infor­ implisit (tacit knowledge) yang bersum­ men Pengetahuanmasi dan kemudian akhirnya menjadi ber dari pengalaman sendiri dan bu­pengetahuan? Data adalah ukuran atau kan sumber tertulis. Pengetahuan jenis Hakekat manajemen pengetahuanhasil observasi dalam bentuk teks, ini susah dijabarkan dengan kata-kata. adalah memahami bahwa modalnumerik, grafik, kartografik, nara­ Istilah gampangnya, apa yang ada di intelektual adalah sumber daya yangtif atau audiovisual. Ada juga yang otak manusia susah untuk diucapkan tidak dapat habis, bahkan dapatmenyatakannya sebagai simbol yang di mulut. Menurut Michael Polanyi, dikembangkan tanpa batas. Dapat jugadihasilkan dari angka, fakta dan kuan­ “Knowing more than saying”, kita men­ berarti upaya menghargai kekayaantitas. Sementara informasi merupakan getahui lebih banyak dari pada yang yang tidak kasat mata lebih dari padadata mentah yang telah diverifikasi diucapkan. Sementara pengetahuan yang nampak. Dengan demikiansupaya akurat dan memiliki kepastian implisit dapat berasal dari hasil diskusi, manajemen pengetahuan dapat mem­waktu, terorganisir, dan memiliki pertemuan rutin, atau pengamatan bantu individu/kelompok dalam suatutujuan. Informasi merupakan hasil sekeliling dan berbentuk know-how, organi­ asi untuk meningkatkan efek­ sproses dari data. Data telah diberi pengalaman, keterampilan, pemaham­ tifitas waktu dan beban kerja melaluimakna khusus. Informasi disajikan an, maupun rules of thumb. Pengeta­ langkah berbagi wawasan dan pen­ 15
  16. 16. Wacanagalaman. Selain itu, dapat membantu mengelola pengetahuan mereka sen­ perlu. Dan tulisan-tulisan tersebutsuatu organisasi untuk beradaptasi diri, karena yang paling berkepenting­ akan sangat bermanfaat bagi orangterhadap perubahan lingkungan. an mendapatkan manfaat dari penge­ lain yang sedang memerlukannya. Se­ lolaan pengetahuan itu mentara proses kombinasi (combination) adalah individu. adalah memanfaatkan explicit knowledge yang ada untuk kita implementasikan Spiral Pengetahuan menjadi explicit knowledge lain. Proses Pengelolaan penge­ ini sangat berguna untuk meningkat­ tahuan tidak terlepas kan keterampilan dan produktifitas dari sebuah nama yaitu diri sendiri. Kita bisa menghubungkan Ikujiro Nonaka dengan dan mengkombinasikan explicit know­ bukunya The Knowledge- ledge yang ada menjadi explicit knowledge Creating Company. Iku­ baru yang lebih bermanfaat. jiro Nonaka membuat Selanjutnya proses internalisasi (inter­ formulasi yang terke­ nalization) berupa upaya mengubah nal dengan sebutan explicit knowledge sebagai inspirasi SECI atau Knowledge datangnya tacit knowledge. Dari keempat Spiral. Konsepnya proses yang ada, mungkin hanya inilah bahwa dalam siklus yang telah kita lakukan. Bahasa lainnya perjalanan kehidupan adalah learning by doing. Dengan refe­ kita, pengetahuan itu rensi dari manual dan buku yang ada, mengalami proses yang kita menemukan pengalaman baru, kalau digambarkan ber­ pemahaman baru dan know-how baru bentuk spiral. Proses yang mungkin tidak didapatkan dari itu disebut dengan buku tersebut. Sebagai proses terakhir Socialization – Exter- sosialisasi (socialization), yakni meng­ nalization – Combi- ubah tacit knowledge ke tacit knowledge nation – Internaliza- lain. Ini adalah hal yang juga terkadang tion (SECI). sering kita lupakan. Kita tidak man­ Proses eksternalisasi faatkan keberadaan kita pada suatu (externalization), yaitu pekerjaan untuk belajar dari orang mengubah tacit know­ lain, yang mungkin lebih berpenga­Sumber: Tjuk Kuswartojo dkk ledge yang kita miliki laman. Proses ini membuat penge­Bagi sebuah organisasi, mengelola menjadi explicit knowledge. Bisa dengan tahuan kita terasah dan juga pentingpengetahuan menjadi suatu keniscay­ menuliskan know-how dan pengalaman untuk peningkatan diri sendiri. Yangaan untuk (i) mengetahui kekuatan yang kita dapatkan dalam bentuk tu­ tentu saja ini nanti akan berputar pada(dan penempatan) seluruh SDM, lisan artikel atau bahkan buku apabila proses pertama yaitu eksternalisasi.(ii) memanfaatkan kembali Semakin sukses kita menjalanipengetahuan yang sudah ada proses perolehan tacit knowledge(ditemukan) alias tidak perlu baru, semakin banyak explicitmengulang proses kegaga­ knowledge yang berhasil kitalan, (iii) mempercepat proses produksi pada proses ekster­penciptaan pengetahuan baru nalisasi (Wahono, 2005).dari pengetahuan yang ada, Tahapan Pengembangandan (iv) menjaga pergerakanorganisasi tetap stabil meski­ Amrit Tiwana mengusulkanpun terjadi arus keluar-masuk empat tahap dengan 10 lang­SDM kah dalam membangun sebuah manajemen pengetahuanWalaupun selalu didengung­ secara organisasional. Tahapkan bahwa pengelolaan penge­ pertama berupa pemetaantahuan penting bagi setiap kondisi saat ini. Diikuti denganorganisasi, tetapi sebenarnya tahap kedua yaitu menganali­setiap orang lah yang harus sis, mendesain dan mengem­ 16
  17. 17. Edisi 2 Tahun 2010bangkan sistem. Langkah pertama, tahu apa yang sesungguhnya mereka Tantangan terbesar bagi penerapanmelakukan analisis infrastruktur yang ketahui, banyak pengetahuan penting manajemen pengetahuan adalah beru­ada, kemudian menentukan langkah yang harus ditemukan lewat upaya- pa perubahan budaya dari “pengeta­kongkrit untuk membangun sistem upaya khusus, padahal pengetahuan huan adalah kekuatan” menjadi “ber­manajemen pengetahuan. Tahapan itu sudah dimiliki sebuah organisasi bagi pengetahuan adalah kekuatan”.berikutnya adalah penyebaran pen­ sejak lama. Tentu saja masih banyak tantangangetahuan. Ditutup dengan evaluasi lainnya seperti ketakutan berhubung­kinerja. Hasil riset menunjukkan sejumlah an dengan pihak luar, mengharapkan faktor yang mendorong keberhasilan hasil segera sementara manajemenTahapan Pengembangan Manaje- penerapan manajemen pengetahuan pengetahuan bersifat jangka panjang,men Pengetahuan. yaitu (i) tersedianya kampiun, yaitu keengganan bekerjasama, organisasiTahap 1: Evaluasi Kondisi seseorang yang mempunyai komit­ kurang mengenali dan menghargaiLangkah 1: Analisis kondisi saat ini men, antusias dalam mendorong kontribusi pengetahuan.Langkah 2: Menyelaraskan manajemen pengetahuan dan strategi bisnis Cara Belajar yang BerbedaTahap 2: Analisis, Desain dan Pengem­bangan Sistem Manajemen PengetahuanLangkah 3: Mendesain bentuk manaje­ men pengetahuan dan memadukan kedalam sistem yang adaLangkah 4: Memetakan dan meng­ analisis pengetahuan yang adaLangkah 5: Mendesain kelompok manajemen pengetahuanLangkah 6: Menyusun cetak biru manajemen pengetahuanLangkah 7: Mengembangkan sistem manajemen pengetahuanTahap 3: PenyebaranLangkah 8: Penyebaran menggunakan metodologi tertentuLangkah 9: Merubah manajemen, bu­ daya, desain struktur penghargaan, dan memilih penanggungjawabTahap 4: Evaluasi KinerjaLangkah 10: Mengukur hasil manaje­ men pengetahuan, merancang alat terciptanya manajemen pengetahuan; Praktek Unggulan ROI dan mengevaluasi kinerja sistem (ii) dukungan dari pengambil kepu­ tusan; (iii) keterkaitan yang jelas antara Telah banyak bukti yang menunjukkanKeberhasilan Manajemen Penge- keberadaan manajemen pengetahuan manfaat yang signifikan bagi peru­tahuan dengan manfaatnya terhadap institusi; sahaan/institusi melalui penerapan (iv) tersedianya budaya yang men­ manajemen pengetahuan. BeberapaBirkinsaw menggarisbawahi tiga dukung inovasi, dan berbagi penge­ diantaranya (i) British Petroleum (BP),kenyataan yang sangat mempengaruhi tahuan. Biasanya berbentuk sistem dengan memanfaatkan kemitraanberhasil-tidaknya manajemen penge­tahuan. Pertama, penerapannya tidak penghargaan (insentif); (v) tersedianya virtual menggunakan konferensi videohanya menghasilkan pengetahuan baru mekanisme berbagi pengetahuan; (vi) yang telah membantu menyelesaikantetapi juga mendaur-ulang pengeta­ tersedianya teknologi yang mendu­ masalah operasional penting; (ii)huan yang sudah ada. Kedua, teknologi kung mulai dari yang paling sederhana Texas Instruments, dengan berbagiinformasi belum sepenuhnya bisa seperti intranet sampai yang canggih. praktek unggulan diantara cabang;menggantikan fungsi fungsi jaringan Termasuk sistem data dan infor­ (iii) Hewlett-Packard, dengan berbagisosial antaranggota organisasi. Ketiga, masi yang memadai; (vii) tersedianya pengalaman dan keahlian diantarasebagian besar organisasi tidak pernah perpustakaan atau pusat pengetahuan anggota tim. yang memadai. 17
  18. 18. Liputan Utama Sumber foto: KemenperaSuasana Diskusi Kelompok Kerja III (Air dan Sanitasi)Konperensi Tingkat Menteri AsiaPasifik tentang Perumahan danPembangunan Perkotaan ke 3APMCHUD (Asia Pacific Ministerial Conference on Housing and Urban Development) 3Pemberdayaan Masyarakat untuk Mendukung Urbanisasi BerkelanjutanSolo, 22-24 Juni 2010P ada 22 Juni hingga 24 Juni 2010 telah dilaksanakan The Asia Pacific MinisterialConference on Housing and Urban Jawa Tengah. Konferensi tingkat Asia Pasifik yang diselenggarakan tiap 2 tahun sekali ini diikuti oleh 99 delegasi dari 27 negara anggota. dan kebijakan bagi pengembangan permukiman, dengan lahan dan rumah menjadi komponen penting. APMCHUD juga bertujuan untukDevelopment (APMCHUD) ke-3 The Asia Pacific Ministerial Conference menjadi wadah berbagi pengalamanatau Konperensi Tingkat Menteri on Housing and Urban Development dan informasi tentang lahan danAsia Pasifik tentang Perumahan (APMCHUD) bertujuan untuk perumahan serta strategi nasionaldan Pembangunan Perkotaan ke menjawab tantangan urbanisasi, dan lokal untuk pengurangan3 dengan tema “Pemberdayaan perumahan dan pengelolaan kemiskinan yang memungkinkanMasyarakat untuk Mendukung permukiman, Millenium Development negara-negara di kawasan AsiaUrbanisasi Berkelanjutan” Goals (MDGs), kemiskinan Pasifik berbicara dalam satu(Empowering Communities for perkotaan dan lingkungan kumuh, suara pada lingkup regional danSustainable Urbanization) di Solo, serta mengembangkan strategi internasional. 18

×