Memberikan Asuhan Pada Ibu Bersalin Kala II

6,448 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
6,448
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
120
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Memberikan Asuhan Pada Ibu Bersalin Kala II

  1. 1. MEMBERIKAN ASUHANMEMBERIKAN ASUHAN PADA IBU BERSALIN KALAPADA IBU BERSALIN KALA IIII Oleh:Oleh: 1.GUSTIAH1.GUSTIAH (13534(13534)) 2.MASHARNI2.MASHARNI (13542)(13542) 3.NURBAINI3.NURBAINI (13545)(13545) 4.RUSIANI4.RUSIANI (13566)(13566)
  2. 2. Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri).
  3. 3. Perubahan Fisiologis Pada Kala II Persalinan – Kontraksi uterus, dimana kontraksi ini bersifat nyeri. – Perubahan-perubahan uterus, SAR dindingnya bertambah tebal dengan majunya persalinan. Sedangkan SBR makin tipis dengan majunya persalinan (disebabkan karena regangan). – Perubahan pada serviks, ditandai dengan pembukaan lengkap, pada pemeriksaan dalam tidak teraba lagi bibir portio, Segmen Bawah Rahim (SBR) dan serviks.
  4. 4. Lanjutan… – Perubahan pada vagina dan dasar panggul, lubang vulva menghadap ke depan atas dan anus, menjadi terbuka, perineum. – Perubahan psikologis pada ibu bersalin, perubahan psikologis keseluruhan seorang wanita yang sedang mengalami persalinan sangat bervariasi, tergantung pada persiapan dan bimbingan antisipasi yang ia terima selama persiapan menghadapi persalinan.
  5. 5. Asuhan Sayang Ibu dan Posisi Meneran Asuhan sayang ibu adalah asuhan yang menghargai budaya, kepercayaan dan keinginan sang ibu. Asuhan sayang ibu juga dengan memberikan asuhan yang aman, berdasarkan temuan dan turut meningkatkan angka kelangsungan hidup ibu.
  6. 6. Adapun macam-macam posisi ibu saat meneran yang nyaman bagi ibu, sebagai berikut: – Posisi Duduk atau Setengah Duduk – Jongkok atau Berdiri – Merangkak atau Berbaring Miring Ke Kiri
  7. 7. Mekanisme Persalinan Normal Mekanisme persalinan adalah rangkaian gerakan pasif dari janin terutama yang terkait dengan bagian terendah janin (presenting part). Secara singkat dapat disimpulkan bahwa selama proses persalinan janin melakukan gerakan utama yaitu turunnya kepala, fleksi, putaran paksi dalam, ekstensi, putaran paksi luar, dan ekspulsi. Dalam kenyataannya beberapa gerakan terjadi bersamaan.
  8. 8. Lanjutan… Pada panggul dan fetal skull: – Tubuh janin, letak membujur, melintang atau miring. – Letak bayi, kepala (verteks, sinpital, dahi, muka), bokong (murni, lengkap, presentasi kaki) atau bahu – Sikap, flexi (dagu melekat ke dada), lurus atau ekstensi (oksiput mendekat ke belakang). – Posisi, Synclitismus atau Asynclitismus – Tengkorak kepala janin, terdiri dari 5 tulang, 4 sutura dan 2 ubun-ubun
  9. 9. Melakukan Amniotomi dan Episiotomi • Pemeriksaan dalam dilakukan untuk memastikan pembukaan serviks sudah lengkap. • Amniotomi atau pemecahan selaput ketuban dilakukan bila selaput ketuban masih utuh, ada dorongan yang besar dan pembukaan sudah lengkap. • Episiotomi adalah suatu sayatan di dinding belakang vagina agar bukaan lebih lebar sehingga bayi dapat keluar dengan lebih mudah.
  10. 10. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) • Inisiasi Menyusu Dini adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, di mana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri.
  11. 11. Τλαηκ Ψου

×