Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Penelitian pendidikan

198 views

Published on

METODE EKSPERIMEN PENDIDIKAN

Published in: Education
  • METODE EKSPERIMEN PENDIDIKAN
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Be the first to like this

Penelitian pendidikan

  1. 1. Kepada yang Terhormat Pimpinan Redaksi Kaltim Post Di Samarinda. Saya yang beridentitas sebagai berikut: Nama : Nurul Huda Nama KTP : Huda TTL : Jombang, 20 Juli 1967 No. KTP : 6472042007670002 NPWP : 69.738.615.9-722.000 No. HP : 085247891520 E-mail : huda.smkn16@yahoo.com Alamat : Jl. Sultan Sulaiman RT/RW 011, Sambutan Samarinda Rekening : 0261580174 Saya bermaksud mengajukan naskah Opini yang berjudul “Metode Eksperimen Pendidikan” untuk dimuat di redaksi Kaltim Post. Naskah dan biodata penulis terlampir. Bila dalam rentang waktu satu minggu setelah pengiriman tidak dimuat, naskah tersebut saya tarik kembali. Terimakasih. Samarinda, 21 April 2015 Hormat saya, (Huda)
  2. 2. METODE EKSPERIMEN PENDIDIKAN Seorang guru ingin menerapkan kepada siswanya tentang metode baru yang telah ditemukan (misal metode Anu) dan ingin mengetahui kehandalan metode tersebut atau ingin mengetahui keampuhan metode tertentu (misal metode Anu) dibanding dengan metode yang lain, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Metode eksperimen ialah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi terkendalikan (Sugiono: 2013: 72). Desainnya adalah kuasi eksperimen (eksperimen semu). Adapaun jenis rancangannya nonequivalent control group design. Langkah-langkah Penelitian 1. Menentukan tempat dan populasi. Sekolahan mana yang akan dijadikan tempat penelitian dan berapa jumlah populasinya. 2. Menentukan sampel. Teknik pengambilan sampel dapat digunakan purposive sampling, yaitu pengambilan sampel karena pertimbangan tertentu (sugiono: 2013: 18). 3. Uji coba instrumen pada sekolah lain yang sederajat dengan sekolah yang diteliti. 4. Analisis Data Hasil Uji Coba Instrumen. a. Uji validitas dengan rumus: 𝑦 𝑝𝑏𝑖 = 𝑀 𝑝 −𝑀𝑡 𝑆𝑡 𝑝 𝑞 b. Analisis reliabilitas dengan rumus: 𝑟11 = 2𝑟1/21/2 1+𝑟1/21/2 c. Analisis tingkat kesukaran dengan rumus: P = 𝐵 𝐽𝑠 d. Analisis daya pembeda dengan rumus: D = 𝐵 𝐴 𝐽 𝐴 − 𝐵 𝐵 𝐽 𝐵 = 𝑃𝐴 − 𝑃𝐵 5. Membuat 2 group siswa, A dan B, pada sekolah tempat penelitian. 6. Melakukan pretes pada group A dan B sebelum pembelajaran. 7. Melakukan pembelajaran ke pada group A dengan metode Anu dan metode yang lain pada group B. 8. Melakukan postes untuk mengukur hasil belajar dari ke dua group setelah diberi pembelajaran dengan metode yang berbeda. 9. Melakukan Analisis Data.
  3. 3. Pengolahan data, mulai analisis deskripsi, uji prasyasarat, uji hipotesis statistik dan uji hipotesis penelitian dapat dilakukan melalui rumus statistik dan dapat melalui alat bantu SPSS (Statistical Product Service Solution). a. Analisis deskriptif. 1).Rata-rata (Mean). Rumus: 𝑥 = ∑𝑋 𝑖 𝑛 . 2).Simpangan Baku. Rumus: Ơ 𝑛−1 ∑ 𝑋 2 − ∑ 𝑋 2 𝑛 𝑛−1 . Melalui SPSS: Klik Variabel View, tulislah “Group A” pada kolom di bawah Name dan tulislah “Group B” pada sel dibawahnya. Klik Data View, masukkan kelompok data pretes group A di bawah kolom group A dan masukkan kelompok data group B di bawah kolom group B. Klik Analyze, pilih Descriptive Statistics, klik Descriptives, masukkan ke 2 kelompok data ke dalam Variable(s), klik Option, centang Means, Std deviation dan Variance, klik continue lalu ok. b. Uji prasyarat. 1).Uji normalitas data pretes dan data postes ke dua group. Rumus: 𝑥2 = ∑ 𝑓𝑜−𝑓ℎ 2 𝑓ℎ . Melalui SPSS: Bukalah Variabel View, isikan “Group” pada kolom Name dan tulis “Nilai” pada sel di bawahnya. Bukalah Data View, masukkan kelompok data pretes group A dan data pretes group B di bawah kolom Nilai. Masukkan angka “1” sesuai banyaknya data group A dan tulislah angka “2” sesuai banyaknya data group B di bawah kolom Group. Klik “Analyze”, pilih “Descriptive Statistics”, pilih “Explore”, masukkan group ke dalam “Vaktor List” dan masukkan nilai ke dalam “Dependend List”. Klik “Plot”, klik “Normality plots with test”, klik “continue”, lalu ok. Lakukan dengan cara yang sama untuk uji normalitas data postes. 2).Uji Homogenitas data pretes dan data postes. (a). varian data group A. Rumus: 𝑆 𝑎 2 = 𝑛.∑𝑎2−(∑a)2 𝑛 na −1 . (b) varian data group B. Rumus: 𝑆 𝑏 2 = 𝑛.∑𝑏 2 −(∑𝑏)2 𝑛(𝑛 𝑏 −1) . (c) Mencari F-hitung dari varians a dan b dengan rumus : 𝐹 = 𝑆 𝑏𝑒𝑠𝑎𝑟 𝑆 𝑘𝑒𝑐𝑖𝑙 .
  4. 4. Melalui SPSS: Bukalah Variabel View, isikan “Group” pada kolom Name dan tulis “Nilai” pada sel di bawahnya. Bukalah Data View, masukkan kelompok data pretes group A disusul kelompok data pretes group B di bawah kolom Nilai. Masukkan angka “1” sesuai banyaknya data pretes group A dan tulislah angka “2” sesuai banyaknya data pretes group B di bawah kolom Group. Klik “Analyze”, klik Compare Means, klik independent-Samples T Test. Masukkan Nilai ke dalam Test Variable dan Group ke dalam Grouping Variable. klik Define Groups, tulis “1” pada group 1 dan “2” pada group 2, lalu ok. Lakukan dengan cara yang sama untuk uji homogenitas data postes. Pada output, bacalah pada bagian Levene's Test for Equality of Variances. c. Uji hipotesis statistik dengan uji-t. 1).Uji t-student terhadap rata-rata skor pretes group A dan B. Rumus: t = 𝑥 𝑎1−𝑥 𝑏1 𝑛 𝑎1−1 𝑆 𝑏1 2 + 𝑛 𝑏1−1 𝑆 𝑏1 2 𝑛 𝑎1+ 𝑛 𝑏1−2 1 𝑛 𝑎1 + 1 𝑛 𝑏1 Melalui SPSS: Lakukan dengan cara yang sama sebagaimana pengolahan data pada uji homogenitas. Bacalah hasil output pada bagian t-tes for Equality of Means. 2).Uji t-student terhadap rerata skor pretes dan postes group A. Rumus: 𝑡 𝑜𝑎= 𝑀 𝐷𝑎 𝑆𝐸 𝑀𝐷𝑎 Melalui SPSS: Bukalah Variabel View, tuliskan “Pretes” pada kolom Name dan “Postes” di sel bawahnya. Bukalah Data View, masukkan data pretes pada kolom Pretes dan tuliskan data postes di bawah kolom Postes. Klik Analyze, pilih Compare Means, pilih Paired-Samples T Test. Masukkan Pretes ke Variable 1, lalu masukkan Postes ke Variable 2, lalu ok. 3).Uji t-student terhadap rerata skor pretes dan postes group B. Rumus: 𝑡 𝑜𝑏= 𝑀 𝐷𝑏 𝑆𝐸 𝑀𝐷𝑏 Melalui SPSS: Lakukan dengan cara yang sama sebagaimana pengolahan data pada uji t-student terhadap rerata skor pretes dan postes group A 4).Uji t-student terhadap rata-rata skor postes group A dan postes group B. Rumus: t = 𝑥 𝑎3−𝑥 𝑏3 𝑛 𝑎3−1 𝑆 𝑎3 2 + 𝑛 𝑏3−1 𝑆 𝑏3 2 𝑛 𝑎3+ 𝑛 𝑏3−2 1 𝑛 𝑎3 + 1 𝑛 𝑏3
  5. 5. Melalui SPSS: Lakukan dengan cara yang sama sebagaimana pengolahan data pada Uji t-student terhadap rata-rata skor pretes group A dan B. Bacalah hasil output pada bagian t-tes for Equality of Means. Dalam penelitian ini yang diuji adalah hipotesis alternatif (H1) yang dapat dirumuskan dengan kalimat sebagai berikut: H1 : Terdapat pengaruh penerapan motode Anu terhadap hasil belajar siswa. Keputusannya adalah apabila t-hit lebih besar dari t-tab, maka hipotesis alternative (H1) diterima. Tetapi apabila t-hit lebih kecil dari t-tab, maka hipotesis alternatif (H1) ditolak, artinya metode yang dianggap ampuh tidak terbukti secara ilmiah.
  6. 6. BIODATA PENULIS Nama Penulis : Huda, M.Pd.I Tempat/Tanggal Lahir : Jombang, 20 Juli 1967 Pekerjaan/Instansi : Guru Pendidikan Agama Islam pada SMK Negeri 16 Samarinda Nomor Hp. : 085247891520 No. Rekening Bank : 0261580174

×