Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Tim building (membangun tim)

5,239 views

Published on

  • Be the first to comment

Tim building (membangun tim)

  1. 1. TEAM BUILDING (MEMBANGUN TIM)OLEH :NURUL FITHRIATIBAGIAN HUMAS DAN PEMASARAN
  2. 2. Latar BelakangAdanya kompleksitas permasalahan meliputi kemajuan tekhnologi, permasalahan ekonomi, kompetisi global yang menyebabkan harus adanya kolaborasi diantara manusia baik secara lintas keakhlian, keterampilan, pengetahuan atau lintas bidang.
  3. 3. Tujuan TimTim dibangun dengan tujuan untuk membantu kelompok fungsional menjadi lebih efektif.Istilah :“A team is a group organized to work together to accomplish a set of objectives that cannot be achieved effectively by individuals.”
  4. 4. Beberapa hal yang harus dikembangkan dalam membangun timSecara spesifik hal-hal yang perlu dikembangkan bagi anggota tim sbb :• Semangat• Saling Percaya• Kedekatan• Komunikasi (Poor communication means no team)• Produktivitas
  5. 5. Proses membangun tim• Langkah 1. Membentuk Struktur Tim Setiap tim bekerja harus dengan struktur tim yang memadai. Komponen Tim pada umumnya sbb : 1. Tim Pengarah 2. Perancang Tim 3. Pemimpin 4. Rapat-rapat 5. Proses Konsultasi
  6. 6. Proses Membangun Tim• Langkah 2. Mengumpulkan Informasi Membangun tim harus dimulai dengan adanya penilaian terhadap diri sendiri (self assesment) bagi anggota tim, hal ini bermanfaat untuk menilai semangat, rasa saling percaya, kedekatan antar anggota tim, iklim komunikasi dalam kelompok, kemampuan memimpin, motivasi, pencapaian hasil dan nilai dalam kelompok. Pengembangan tim dapat ditetapkan dari hasil survey, wawancara dengan anggota tim dan pengamatan atas diskusi-diskusi kelompok.
  7. 7. Proses Membangun Tim• Langkah 3. Membicarakan kebutuhan Informasi yang diperoleh dari langkah 2 tadi harus dirangkum dan di follow up kepada anggota tim. Tim harus mendiskusikannya secara terbuka dan mencoba menginterprestasikannya. Melalui proses ini akan ditemukan beberapa hal seperti : kekuatan tim dan kelemahan tim. Kekuatan Tim harus dipertahankan dan dikembangkan sedangkan kelemahan tim harus segera diatasi. Proses ini bisa beberapa kali pertemuan dan sangat penting untuk menentukan tujuan tim.
  8. 8. Proses Membangun Tim• Langkah 4. Merencanakan sasaran dan menetapkan cara pencapaiannya Dari beberapa hal yang ditemukan dalam langkah- langkah sebelumnya tim harus menetapkan tujuan dan misinya serta prioritas kerja tim. Hal yang paling utama dilakukan adalah bekerja pada isu yang oleh anggota tim dianggap paling penting. Pada langkah ini konsultan sangat berperan dalam memberikan saran atau teknik yang mungkin dilakukan untuk mencapai tujuan tim termasuk jenis latihan, modul-modul atau studi kasus yang berguna untuk mengembangkan keterampilan anggota tim.
  9. 9. Proses Membangun Tim• Langkah 5. Mengembangkan Keterampilan Beberapa jenis keterampilan yang sangat diperlukan dalam membangun tim yang baik adalah 1. Kesadaran untuk mengembangkan kelompok Harus disadari bagi semua anggota tim bahwa kemajuan suatu tim melewati fase-fase sbb : • Fase Orientasi (Adanya keraguan anggota tim) • Fase Evaluasi (Anggota tim cenderung mengalami konflik dan terpecah belah) • Fase Kontrol (Anggota tim mulai memahami satu sama lain dan kembali bersatu)
  10. 10. Proses Membangun Tim• Langkah 5. Mengembangkan Keterampilan Beberapa jenis keterampilan yang sangat diperlukan dalam membangun tim yang baik adalah 2. Klarifikasi Peran Pembagian tugas dan penjelasan secara detail tentang peran masing-masing anggota tim untuk menghindari adanya kebingungan dalam melaksanakan pekerjaan tim. Pembagian peran dapat melalui job description atau diskusi-diskusi untuk membicarakan pembagian wewenang masing-masing anggota tim.
  11. 11. Proses Membangun Tim• Langkah 5. Mengembangkan Keterampilan Beberapa jenis keterampilan yang sangat diperlukan dalam membangun tim yang baik adalah 3. Pemecahan Masalah Setiap anggota tim harus memahami bagaimana menggunakan teknik pemecahan masalah. Contoh : Pemecahan masalah dengan diagram alur kerja, brainstorming, bagan pertanggung jawaban yang menggambarkan kegiatan, waktu, teknik dan orang yang melaksanakannya.
  12. 12. Proses Membangun Tim• Langkah 5. Mengembangkan Keterampilan Beberapa jenis keterampilan yang sangat diperlukan dalam membangun tim yang baik adalah 4. Konsensus dalam pengambilan keputusan Pada umumnya pengambilan keputusan dalam suatu tim ditentukan oleh yang memegang kekuasaan, dalam teknik pengambilan keputusan melalui konsensus adalah setelah semua anggota tim setuju dan memberikan kesempatan bagi setiap anggota untuk mengemukan pendapatnya. Apabila tim mencapai konsensus secara bersama maka tim akan dapat bekerja secara maksimal.
  13. 13. Proses Membangun Tim• Langkah 5. Mengembangkan Keterampilan Beberapa jenis keterampilan yang sangat diperlukan dalam membangun tim yang baik adalah 5. Mengatasi Konflik Dengan dikembangkannya keterampilan mengelola konflik, maka walaupun terjadi konflik tim masih akan memperoleh manfaat. Pandangan yang berbeda dan bertentangan jika dikelola dengan baik justru menciptakan suatu keputusan yang lebih baik. Sebuah tim dapat meningkatkan kemampuan mengelola konflik dengan cara diskusi terbuka, latihan permainan peran (role playing) dan latihan berkomunikasi dengan baik.
  14. 14. Proses Membangun Tim• Langkah 5. Mengembangkan Keterampilan Beberapa jenis keterampilan yang sangat diperlukan dalam membangun tim yang baik adalah 6. Evaluasi hasil Beberapa standar yang bisa dipakai untuk mengevaluasi hasil dari tim sbb : Hasil produksi lebih baik, penurunan biaya, complain yang berkurang, pencapaian target penjualan, pelanggan yang bertambah banyak.
  15. 15. Ciri-ciri tim yang berkinerja tinggi1. Seluruh anggota mempunyai tekad menyelesaikan tujuan atau misi yang dikembangkannya2. Tim Bekerja dalam lingkungan yang anggotanya saling terbuka dan percaya satu sama lain3. Seluruh anggota merasa memiliki tim dan secara sukarela berpartisipasi didalamnya4. Anggota terdiri atas orang dengan pengalaman, gagasan, pandangan yang berbeda dan perbedaan ini dihargai
  16. 16. Ciri-ciri tim yang berkinerja tinggi1. Anggota tim terus menerus belajar dan memperbaiki dirinya hal ini untuk membantu meningkatkan kemampuan tim dalam mengatasi masalah2. Semua anggota tim mengerti peran dan tanggungjawabnya serta menghargai anggota tim lainnya3. Keputusan diambil berdasarkan konsensus4. Setiap anggota tim berkomunikasi secara terbuka, langsung dan saling mendengarkan satu sama lain secara obyektif dan penuh kesabaran5. Tim dapat menangani konflik tanpa harus memunculkan permusuhan6. Pimpinan Tim, apakah temporer atau tetap mempraktekkan gaya kepemimpinan partisipatif.
  17. 17. TERIMAKASIH...

×