Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

K12 09 survey_konstruksi

2,409 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

K12 09 survey_konstruksi

  1. 2. <ul><li>PADA: </li></ul><ul><li>TAHAP DESAIN: </li></ul><ul><li>- SURVEY TOPOGRAFI & PEMETAAN ( SITE MAP ) </li></ul><ul><li>TAHAP KONSTRUKSI: </li></ul><ul><li>- PEKERJAAN STAKING-OUT & PENENTUAN POSISI </li></ul><ul><li>- MEMBUAT JALUR DAN KELANDAIAN , ARTINYA MEMASANG PATOK & </li></ul><ul><li> STRING-LINE SEBAGAI PETUNJUK UNTUK KONTRAKTOR. </li></ul><ul><li>SELAMA KONSTRUKSI & SESUDAHNYA: </li></ul><ul><li>- MENGGAMBAR AS-BUILT ( AS-BUILT DRAWING) </li></ul><ul><li> - MENCATAT/MEREKAM ( RECORD ) & CHECK . </li></ul><ul><li>PENGUKURAN-PENGUKURAN YG DILAKUKAN: </li></ul><ul><li>- SUDUT HORISONTAL & VERTIKAL </li></ul><ul><li>- ELEVASI </li></ul><ul><li>- JARAK HORISONTAL </li></ul>
  2. 3. PERLENGKAPAN SURVEYING KONSTRUKSI <ul><li>INSTRUMEN /ALAT LASER: </li></ul><ul><li>- MEMBUAT JALUR LURUS, BIDANG DATAR ATAU TILT DGN TINGGI YG DIKETAHUI </li></ul><ul><li>- JALUR ATAU BIDANG  HORISONTAL, VERTKAL ATAU TILT </li></ul><ul><li>- SINAR LASER AKAN MEMBUAT RENCANA STRING LINES ATAU PLUMB LINES </li></ul><ul><li>- ROTASI SINAR LASER  MEMBUAT BIDANG </li></ul><ul><li>- CONTOHNYA: LASER LEVEL, LASER THEODOLITE, SINAR LASER BERSAMAAN DGN </li></ul><ul><li> GARIS BIDIK </li></ul><ul><li>TOTAL STATION: YG DIDESAIN UTK SURVEYING KONSTRUKSI, RESOLUSI SUDUT TERENDAH </li></ul><ul><li> ADALAH 10” ATAU 20”, DAN JARAK TERPENDEK 500 M </li></ul><ul><li>GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) RELATIF: MENGGUNAKAN SATELIT </li></ul><ul><li>REAL TIME KINEMATIC (RTK) GPS , AKURASI subcentimeter  HORISONTAL </li></ul><ul><li>BEBERAPA CENTIMETER  VERTIKAL </li></ul><ul><li>LEVEL </li></ul>
  3. 4. KONTROL HORISONTAL & VERTIKAL <ul><li>SEBELUM KONSTRUKSI: </li></ul><ul><li>- TITIK KONTROL BARU DISEKITAR LOKASI HARUS DIBUAT DGN AKURASI TINGGI </li></ul><ul><li>- TITIK TAMBAHAN, DIBUAT TITIK DI SISI LOKASI </li></ul><ul><li>- SEMUA TITIK HARUS DIIKATKAN UTK PENENTUAN POSISI KEMBALI (REPOSITIONING) </li></ul><ul><li>- TITIK AWAL HARUS: MEMENUHI STANDAR AKURASI TERTENTU, DIBERI TANDA DGN </li></ul><ul><li>JELAS, SBG REFERENSI DAN DICATAT, LETAKNYA AGAK JAUH AGAR AMAN SELAMA </li></ul><ul><li>KEGIATAN KONSTRUKSI </li></ul><ul><li>SELAMA KONSTRUKSI: </li></ul><ul><li>KONTROL TAMBAHAN DIPERBANYAK OLEH KONTRAKTOR SESUAI KEBUTUHAN DI </li></ul><ul><li>SEKITAR ATAU DI TEPI BANGUNAN. TITIK TAMBAHAN INI CUKUP DEKAT DGN BANGUNAN </li></ul><ul><li>SEHINGGA PARA PEKERJA DPT MEMAKAI PERLENGKAPAN SEDERHANA </li></ul>
  4. 5. STAKING-OUT JALUR PIPA <ul><li>SALURAN AIR/SELOKAN DLM TANAH ( SEWER ) SANITARY DAN SELOKAN AIR HUJAN </li></ul><ul><li>( STORM SEWER ) MEMBAWA LIMPASAN ( RUNOFF ) AIR HUJAN DERAS KARENA </li></ul><ul><li>ADANYA GAYA-BERAT ( GRAVITY ). KELANDAIAN ( GRADE ) PADA JALUR PIPA YG </li></ul><ul><li>SEPERTI INI  KRITIS </li></ul><ul><li>SEDANGKAN PERAIRAN KOTA ( CITY WATER ), PIPA MINYAK DAN PIPA GAS ALAM  </li></ul><ul><li>TIDAK KRITIS. </li></ul><ul><li>LOKASI JALUR DITENTUKAN SETELAH SELESAI PENGUKURAN PROFIL TINGGI SELESAI </li></ul><ul><li>DIBUAT AS JALUR ( CENTER LINE ) DAN JALUR REFRENSI OFFSET </li></ul><ul><li>ALINYEMEN ( ALIGNMENT ) PRESISI DAN KELANDAIAN DI ARAHKAN ( GUIDE) </li></ul><ul><li>MENGGUNAKAN SINAR LASER ATAU PAKAI BATTER BOARD /PAPAN </li></ul>
  5. 6. GAMBAR BOWPLANK & GALIAN TEPI BANGUNAN MENGGUNAKAN 2X4, , UKUR TINGGI DAN DITEMPATKAN DIATAS PATOK GARIS OFFSET YG DIKETAHUI TINGGINYA. PENGUKURAN DILAKUKAN DISISI BWH 2X4
  6. 7. PEMATOKAN KELANDAIAN JALUR PIPA <ul><li>A. CUT & FILL / GALIAN & TIMBUNAN </li></ul><ul><li>- AS JALUR (CL) DAN GARIS OFFSET DIBERI TANDA DAN DIBERI NOMOR </li></ul><ul><li>STASION (STA..+..) . TITIK PROFIL AKTUAL DAN PEMASANGAN PATOK </li></ul><ul><li> DILAKUKAN DI GARIS OFFSET, BUKAN DI CL (AS JALUR) </li></ul><ul><li>- DGN MENGGUNAKAN METODE PENGUKURAN TINGGI PROFIL, DI </li></ul><ul><li> PEROLEH TINGGI PERMUKAAN BUMI DI SETIAP PATOK, HITUNG KE </li></ul><ul><li> DALAMAN GALIAN ( C ) ATAU TIMBUNAN ( F ) MENGGUNAKAN TINGGI </li></ul><ul><li> YG DIRENCANAKAN DGN TINGGI HASIL PENGUKURAN PROFIL. </li></ul><ul><li>- BERI TANDA KEDALAMAN ( C ) PADA SISI BAGIAN DEPAN GALIAN DAN </li></ul><ul><li>TANDA NOMOR STATION DICANTUMKAN PADA SISI LAINNYA </li></ul><ul><li>B. JALUR & KELANDAIAN </li></ul><ul><li>- UTK PENENTUAN POSISI GALIAN PIPA YG PRESISI </li></ul><ul><li>- B ATTER BOARD / PAPAN DIATUR SESUDAH GALIAN DI DIGALI, TAPI </li></ul><ul><li> ELEVASI (TOP) DIBERI TANDA PADA PATOK OFFSET SEBELUM PENG </li></ul><ul><li>GALIAN </li></ul><ul><li>- PAPAN DIPASANG DGN HORISONTAL (TOP) & DI PILAR ELEVASI. </li></ul><ul><li>- PEMASANGAN PAKU DI AS JALUR PIPA DIKUR DARI PATOK OFFSET </li></ul>
  7. 8. STAKING-OUT GEDUNG <ul><li>TAHAP PERTAMA, MELOKASIKAN GEDUNG DGN SURVEYING BATAS </li></ul><ul><li>PATOK DIPASANG PADA TEMPAT SEMENTARA DI TITIK SUDUT/POJOK </li></ul><ul><li>SEBAGAI CHECK </li></ul><ul><li>PASANG BATTER BOARD DAN PATOK REFERENSI. PAPAN DIPASANG </li></ul><ul><li>DI SUDUT GEDUNG DAN PAKU DIPASANG PD ANGKA BERAPA METER </li></ul><ul><li>TINGGI DARI ATAS DASAR LANTAI ATAU TINGGI LANTAI PERTAMA </li></ul><ul><li>PAKU DI PASANG PADA BGN ATAS PAPAN SEHINGGA TALI YANG </li></ul><ul><li>MENGHUBUNGKANNYA MERUPAKAN BAGIAN LUAR DINDING </li></ul>GAMBAR , PEMATOKAN GEDUNG METODE RADIAL, SALAH SATU YANG DIPAKAI UNTUK MEMASANG PILE (TIANG PANCANG)
  8. 9. KONTROL TAMBAHAN UNTUK GEDUNG <ul><li>ELEVASI : </li></ul><ul><li>BENCHMARK (BM) DI PASANG & TERLIHAT </li></ul><ul><li>KONTROL TAMBAHAN DIPASANG DENGAN DIBERI TANDA (PATOK/PILAR) </li></ul><ul><li>DEKAT GEDUNG, ATAU DIBUAT TANDA PD UNSUR-UNSUR BANGUNAN </li></ul><ul><li>(KOLOM, DINDING) </li></ul><ul><li>HORISONTAL: </li></ul><ul><li>PAPAN ( BATTER BOARD ) SEMENTARA DI SISI SITE , DI PASANG DEKAT </li></ul><ul><li>GEDUNG </li></ul><ul><li>PLUMBNESS : </li></ul><ul><li>- PENTING UNTUK GEDUNG BERTINGKAT: KOLOM, TIANG ELEVATOR, </li></ul><ul><li>DINDING KONSTRUKSI, DLL </li></ul><ul><li>- DI CHECK DENGAN GARIS BIDIK THEODOLIT PADA BIDANG VERTIKAL </li></ul><ul><li>ATAU DENGAN ALAT LASER. </li></ul><ul><li>- DUA PERALATAN, DGN GARIS BIDIK ALAT TEGAK LURUS, DAPAT DI PAKAI </li></ul><ul><li>UNTUK KONSTRUKSI VERTIKAL YANG REAL TIME. </li></ul>
  9. 10. SURVEYING KONSTRUKSI MENGGUNAKAN TOTAL STATION ORIENTASI HORISONTAL: - BY AZIMUTH :

×