SlideShare a Scribd company logo

Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Bisnis. Dosen Pengampu : Bapak Prof. Dr. Drs. H. Khairinal, Dpt.BA., M.Si.

1 of 18
Download to read offline
MAKALAH
PERKEMBANGAN USAHA KERUPUK KAYU API
CEMPAKA 2 DI MENDAHARA ILIR MUARA SABAK
JAMBI
Mata Kuliah :
Pengantar Bisnis
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Drs. H. H.Khairinal, Dpt.BA., M.Si.
DISUSUN OLEH :
Nurhidayatul Khotimah (A1A123055)
Kelas : R-002
UNIVERSITAS JAMBI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
TAHUN AJARAN
2O23
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul
“Perkembangan Usaha Kerupuk Kayu Api 2 di Mendahara Ilir Muara Sabak
Jambi ” pada waktunya. Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah
untuk memenuhi tugas Bapak Prof. Dr. Drs. H. H.Khairinal, Dpt.BA., M.Si. pada
mata kuliah Pengantar Bisnis. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk
menambah wawasan tentang perkembangan usaha kerupuk kayu api.
Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang telah
membantu menyelesaikan makalah ini, terutama kepada Bapak Prof. Dr. Drs. H.
H.Khairinal, Dpt.BA., M.Si.. yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat
menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah ini.
Saya sangat menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan
demi kesempurnaan makalah ini.
Jambi, 03 September 2023
Penulis
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1
1.2. Rumusan Masalah.............................................................................................. 2
1.3. Tujuan dan Manfaat Penulisan........................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................. 4
2.1. Sejarah lahirnya Kerupuk Kayu Api Cempaka 2.................................................. 4
2.2. Wilayah usaha Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ................................................. 4
2.3. Produk yang dihasilkan...................................................................................... 5
2.4. Modal yang dibutuhkan untuk membuat Kerupuk Kayu Api Cempaka 2......... 5
2.5. Sumber Daya Manusia untuk Usaha Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ............... 6
2.6. Cara memasarkan Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ............................................ 6
2.7. Fasilitas yanga digunakan untuk membuat Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ..... 8
2.8. Kendala yang terjadi .......................................................................................... 9
2.9. Solusi yang dapat digunakan............................................................................ 10
2.10. Kemungkinan Masa Depan yang terjadi........................................................ 10
BAB III PENUTUP ................................................................................................... 12
3.1. Kesimpulan ...................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................iii
LAMPIRAN FOTO-F0TO USAHA........................................................................... 14
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Negara Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang
sebagian besar wilayahnya adalah perairan yang dikelilingi dengan pulau-
pulau yang kaya akan keberagaman sumber daya alam baik dibidang
kehutanan, pariwisata, pertambangan dan pertanian. Selain itu Indonesia
juga memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup besar dibidang
kelautan dan perikanan . Oleh sebab itu, Sektor perikanan merupakan salah
satu bagian dari rencana pembangunan nasional yang dilaksanakan secara
terus-menerus dan bertahap.
Salah satu sektor perikanan yang merupakan komoditas unggulan
dan sumber daya alam yang berlimpah serta beraneka ragam yaitu udang.
Udang adalah hewan laut yang mengandung gizi dan memiliki banyak
manfaat. Kandungan gizi yang terdapat di dalam udang adalah 100 gram
berat : protein = 21 g, lemak = 0,2g, karbohidrat = 0,1 g, kalsium = 136
mg, besi = 8,0 mg. Udang juga merupakan 1 dari 10 komoditi ekspor utama
Indonesia. Karena udang adalah makanan yang tidak tahan lama, sehingga
memerlukan penanganan untuk memperlama masa penggunaannya. Salah
satu cara yang dapat dilakukan adalah membuat kerupuk.
Kerupuk adalah jenis pangan yang digemari di Indonesia. Berbagai
kalangan menyukai jenis pangan ini baik golongan rendah maupun
golongan yang tinggi. Kerupuk sangat beragam dalam bentuk, ukuran, bau,
warna, rasa, kerenyahan, ketebalan dan nilai gizinya. Perbedaan ini bisa
disebabkan pengaruh budaya daerah penghasil kerupuk, bahan baku dan
bahan tambahan yang digunakan serta alat dan cara pengolahannya.
Komposisi bahan sendiri beserta pengolahannya akan sangat
mempengaruhi kualitas kerupuk, di mana komposisi bahan ini juga
mempengaruhi pengembangan pada kerupuk tersebut. Hal tersebut juga
menjadi salah satu peluang usaha bagi masyarakat yang membuat usaha
kecil menengah dalam proses pembuatan kerupuk, salah satunya yaitu
kerupuk udang.
Pembuatan kerupuk udang selain menambah lamanya penggunaan
udang juga merupakan salah satu variasi dari penggunaan udang, dengan
adanya kerupuk udang ini bagi orang yang tidak menyukai secara langsung
dapat pula menikmati udang dengan adanya kerupuk udang. Di Kelurahan
Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur
dimana masyarakat sebagian besar kegiatan yang dilakukan berupa
pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan dengan melakukan
2
penangkapan ikan dan udang di sekitar daerah guna untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu untuk memanfaatkan hasil lautan
tersebut masyarakat memproduksi kerupuk yang terbuat dari udang.
Dari waktu ke waktu usaha kerupuk udang ini mengalami
perkembangan dengan pesat dan menjadi pilihan usaha yang sangat
menguntungkan, sehingga banyak masyarakat yang menekuni usaha
kerupuk udang tersebut. Ada berbagai macam kerupuk udang yang
diproduksi oleh masyarakat Mendahara Ilir, salah satunya ialah kerupuk
udang “Kayu Api”. Kayu Api adalah salah satu nama produk kerupuk udang
yang banyak diminati oleh berbagai lapisan masyarakat, khususnya
masyarakat Mendahara Ilir.
Kerupuk udang Kayu Api bisa dikatakan sebagai salah satu cemilan
khas Mendahara Ilir, tidak jarang jika ada pengunjung atau pendatang dari
daerah lain ke Mendahara Ilir mereka selalu memberi respon baik dan
bahkan membawa kerupuk udang Kayu Api ke daerah mereka sebagai oleh-
oleh khas dari Mendahara Ilir. Kerupuk udang Kayu Api di Mendahara Ilir
terdiri dari beberapa merk dan pengelolah diantaranya adalah kerupuk
udang Kayu Api Aulia, Cempaka 1, Cempaka 2, Surya, Lely, Teratai Putih,
Bahagia, Anugerah, Az- Zahra dan Rismika. Dari beberapa merk kerupuk
udang Kayu Api tersebut terdapat beberapa merk kerupuk udang Kayu Api
yang pada awalnya diproduksi dalam satu tempat yang sama yaitu Aulia,
Cempaka 1, Cempaka 2, dan Surya.
1.2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Sejarah lahir usaha kerupuk kayu api cempaka 2 ?
2. Di mana wilayah usaha kerupuk kayu api cempaka 2 ?
3. Apa produk yang dihasilkan dari usaha tersebut ?
4. Berapa modal yang dibutuhkan untuk membuat kerupuk kayu api
cempaka 2 ?
5. Bagaimana sumber daya manusia berperan di dalam sebuah usaha
kerupuk kayu api cempaka 2 ?
6. Bagaimana cara memasarkan kerupuk kayu api cempaka 2 ?
7. Apa saja Fasilitas yang digunakan dalam melakukan usaha ?
8. Apa saja kendala usaha yang terjadi ?
9. Apa solusi yang dapat digunakan ?
10. Apa kemungkinan masa depan yang terjadi ?
1.3. Tujuan dan Manfaat Penulisan
1. Mengetahui Sejarah lahirnya usaha kerupuk kayu api cempaka 2
2. Mengetahui wilayah usaha kerupuk kayu api cempaka 2
3. Mengetahui produk yang dihasilkan dari usaha tersebut
3
4. Mengetahui modal yang dibutuhkan untuk membuat kerupuk
kayu api cempaka 2 ?
5. Mengetahui sumber daya manusia yang berperan di dalam
sebuah usaha kerupuk kayu api cempaka 2
6. Mengetahui cara memasarkan kerupuk kayu api cempaka 2
7. Mengetahui fasilitas yang digunakan dalam melakukan usaha
8. Mengetahui kendala usaha yang terjadi
9. Mengetahui solusi yang digunakan
10. Mengetahui kemungkinan masa depan yang terjadi

Recommended

Kemasan Keset Koperasi Wanita Melati
Kemasan Keset Koperasi Wanita MelatiKemasan Keset Koperasi Wanita Melati
Kemasan Keset Koperasi Wanita MelatiIwul Gumulya
 
Comparison between the motivational style of the manager of two different hotel
Comparison between the motivational style of the manager of two different hotelComparison between the motivational style of the manager of two different hotel
Comparison between the motivational style of the manager of two different hotelUnitedworld School Of Business
 
Kebiasaan Menyontek
Kebiasaan MenyontekKebiasaan Menyontek
Kebiasaan Menyontekanton bianto
 
Swot analysis of kfc
Swot analysis of kfcSwot analysis of kfc
Swot analysis of kfcjunaidmubeen
 
Menjadi pengusaha muda mulia
Menjadi pengusaha muda muliaMenjadi pengusaha muda mulia
Menjadi pengusaha muda muliaArry Rahmawan
 
Teknologi produksi tanaman jagung
Teknologi produksi tanaman jagung Teknologi produksi tanaman jagung
Teknologi produksi tanaman jagung Fitri Hamasah
 
Growing McDonalds
Growing McDonaldsGrowing McDonalds
Growing McDonaldsHarsh Daga
 

More Related Content

What's hot

4.0. cita-cita-karirku
4.0. cita-cita-karirku4.0. cita-cita-karirku
4.0. cita-cita-karirkuanton bianto
 
Organizational Dynamics of KFC
Organizational Dynamics of KFCOrganizational Dynamics of KFC
Organizational Dynamics of KFCMohammad Mohtashim
 
Strategic Marketing Management Process
Strategic Marketing Management ProcessStrategic Marketing Management Process
Strategic Marketing Management ProcessMeliana Lumban Raja
 
19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...
19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...
19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...Vikranth Cm
 
Marketing assignment about KFC and their business
Marketing assignment about KFC and their businessMarketing assignment about KFC and their business
Marketing assignment about KFC and their businessJamiur Rahman Choudhury
 

What's hot (8)

4.0. cita-cita-karirku
4.0. cita-cita-karirku4.0. cita-cita-karirku
4.0. cita-cita-karirku
 
Organizational Dynamics of KFC
Organizational Dynamics of KFCOrganizational Dynamics of KFC
Organizational Dynamics of KFC
 
Mc donalds
Mc donaldsMc donalds
Mc donalds
 
Strategic Marketing Management Process
Strategic Marketing Management ProcessStrategic Marketing Management Process
Strategic Marketing Management Process
 
KFC Holdings
KFC HoldingsKFC Holdings
KFC Holdings
 
19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...
19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...
19080033 kentucky-fried-chicken-kfc-marketing-mix-four-ps-120919025829-phpapp...
 
Marketing assignment about KFC and their business
Marketing assignment about KFC and their businessMarketing assignment about KFC and their business
Marketing assignment about KFC and their business
 
KFC swot analysis
KFC swot analysisKFC swot analysis
KFC swot analysis
 

Similar to Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis

MAKALAH PENGANTAR BISNIS
MAKALAH PENGANTAR BISNISMAKALAH PENGANTAR BISNIS
MAKALAH PENGANTAR BISNISTiaraUkhti
 
Resume Pengantar Bisnis docx
Resume Pengantar Bisnis docxResume Pengantar Bisnis docx
Resume Pengantar Bisnis docxHeskyIntan
 
MAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docx
MAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docxMAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docx
MAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docxDEAAMANDASAPUTRIDea
 
TUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docx
TUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docxTUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docx
TUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docxPutriSrgh
 
Pengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota Jambi
Pengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota JambiPengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota Jambi
Pengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota JambiArgo Joan
 
PKM-K STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...
PKM-K  STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...PKM-K  STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...
PKM-K STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...Muhammadiyah University Of Jember
 
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggulProposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggulBung HaFied
 
Pengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docxPengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docxdindaratuzahro1
 
MAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docx
MAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docxMAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docx
MAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docxShelsyalesiyah2906
 
Laporan study lingkungan
Laporan study lingkunganLaporan study lingkungan
Laporan study lingkunganDIANITA ARDI
 
LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)
LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)
LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)pop.art
 
Pisang manisque
Pisang manisquePisang manisque
Pisang manisquenanana30
 
QUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdf
QUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdfQUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdf
QUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdfHikmahInsyirah
 
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docxPengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docxPutri Azzara Arjani
 
Teks prosedur komplek
Teks prosedur komplekTeks prosedur komplek
Teks prosedur komplekLinda Lestari
 

Similar to Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis (20)

MAKALAH PENGANTAR BISNIS
MAKALAH PENGANTAR BISNISMAKALAH PENGANTAR BISNIS
MAKALAH PENGANTAR BISNIS
 
Resume Pengantar Bisnis docx
Resume Pengantar Bisnis docxResume Pengantar Bisnis docx
Resume Pengantar Bisnis docx
 
Cindy group2
Cindy group2Cindy group2
Cindy group2
 
MAKALAH.docx
MAKALAH.docxMAKALAH.docx
MAKALAH.docx
 
MAKALAH TIKA.docx
MAKALAH TIKA.docxMAKALAH TIKA.docx
MAKALAH TIKA.docx
 
MAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docx
MAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docxMAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docx
MAKALAH PENGANTAR BISNIS “UMKM TAHU PONG SLAMET”.docx
 
TUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docx
TUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docxTUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docx
TUGAS MAKALAH PENGANTAR BISNIS "ANALISIS PT TIRTA SIBAYAKINDO". bisnis.docx
 
Pengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota Jambi
Pengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota JambiPengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota Jambi
Pengembangan Usaha Agroindustri Mie Instan di Kota Jambi
 
Cindy group3
Cindy group3Cindy group3
Cindy group3
 
PKM-K STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...
PKM-K  STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...PKM-K  STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...
PKM-K STRATEGI MEMPROMOSIKAN KREASI ROLL CAKE BONGGOL PISANG YANG KAYA SERAT...
 
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggulProposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
 
Pengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docxPengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Gandum di Pasar Jambi.docx
 
gula semut
gula semutgula semut
gula semut
 
MAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docx
MAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docxMAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docx
MAKALAH WIRAUSAHA BUDIDAYA PEMBENIHAN IKAN HIAS.docx
 
Laporan study lingkungan
Laporan study lingkunganLaporan study lingkungan
Laporan study lingkungan
 
LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)
LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)
LOLOS PROPOSAL UTY CEL COMPETITION (WIRAUSAHA MUDA)
 
Pisang manisque
Pisang manisquePisang manisque
Pisang manisque
 
QUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdf
QUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdfQUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdf
QUEEN OF TABU (TAHU BULAT).pdf
 
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docxPengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
 
Teks prosedur komplek
Teks prosedur komplekTeks prosedur komplek
Teks prosedur komplek
 

Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis

  • 1. MAKALAH PERKEMBANGAN USAHA KERUPUK KAYU API CEMPAKA 2 DI MENDAHARA ILIR MUARA SABAK JAMBI Mata Kuliah : Pengantar Bisnis Dosen Pengampu : Prof. Dr. Drs. H. H.Khairinal, Dpt.BA., M.Si. DISUSUN OLEH : Nurhidayatul Khotimah (A1A123055) Kelas : R-002 UNIVERSITAS JAMBI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN TAHUN AJARAN 2O23
  • 2. i KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Perkembangan Usaha Kerupuk Kayu Api 2 di Mendahara Ilir Muara Sabak Jambi ” pada waktunya. Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Bapak Prof. Dr. Drs. H. H.Khairinal, Dpt.BA., M.Si. pada mata kuliah Pengantar Bisnis. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang perkembangan usaha kerupuk kayu api. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang telah membantu menyelesaikan makalah ini, terutama kepada Bapak Prof. Dr. Drs. H. H.Khairinal, Dpt.BA., M.Si.. yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Saya sangat menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini. Jambi, 03 September 2023 Penulis
  • 3. ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................................................................................... i DAFTAR ISI................................................................................................................. ii BAB I PENDAHULUAN............................................................................................ 1 1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1 1.2. Rumusan Masalah.............................................................................................. 2 1.3. Tujuan dan Manfaat Penulisan........................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................. 4 2.1. Sejarah lahirnya Kerupuk Kayu Api Cempaka 2.................................................. 4 2.2. Wilayah usaha Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ................................................. 4 2.3. Produk yang dihasilkan...................................................................................... 5 2.4. Modal yang dibutuhkan untuk membuat Kerupuk Kayu Api Cempaka 2......... 5 2.5. Sumber Daya Manusia untuk Usaha Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ............... 6 2.6. Cara memasarkan Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ............................................ 6 2.7. Fasilitas yanga digunakan untuk membuat Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 ..... 8 2.8. Kendala yang terjadi .......................................................................................... 9 2.9. Solusi yang dapat digunakan............................................................................ 10 2.10. Kemungkinan Masa Depan yang terjadi........................................................ 10 BAB III PENUTUP ................................................................................................... 12 3.1. Kesimpulan ...................................................................................................... 12 DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................iii LAMPIRAN FOTO-F0TO USAHA........................................................................... 14
  • 4. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Negara Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang sebagian besar wilayahnya adalah perairan yang dikelilingi dengan pulau- pulau yang kaya akan keberagaman sumber daya alam baik dibidang kehutanan, pariwisata, pertambangan dan pertanian. Selain itu Indonesia juga memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup besar dibidang kelautan dan perikanan . Oleh sebab itu, Sektor perikanan merupakan salah satu bagian dari rencana pembangunan nasional yang dilaksanakan secara terus-menerus dan bertahap. Salah satu sektor perikanan yang merupakan komoditas unggulan dan sumber daya alam yang berlimpah serta beraneka ragam yaitu udang. Udang adalah hewan laut yang mengandung gizi dan memiliki banyak manfaat. Kandungan gizi yang terdapat di dalam udang adalah 100 gram berat : protein = 21 g, lemak = 0,2g, karbohidrat = 0,1 g, kalsium = 136 mg, besi = 8,0 mg. Udang juga merupakan 1 dari 10 komoditi ekspor utama Indonesia. Karena udang adalah makanan yang tidak tahan lama, sehingga memerlukan penanganan untuk memperlama masa penggunaannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membuat kerupuk. Kerupuk adalah jenis pangan yang digemari di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai jenis pangan ini baik golongan rendah maupun golongan yang tinggi. Kerupuk sangat beragam dalam bentuk, ukuran, bau, warna, rasa, kerenyahan, ketebalan dan nilai gizinya. Perbedaan ini bisa disebabkan pengaruh budaya daerah penghasil kerupuk, bahan baku dan bahan tambahan yang digunakan serta alat dan cara pengolahannya. Komposisi bahan sendiri beserta pengolahannya akan sangat mempengaruhi kualitas kerupuk, di mana komposisi bahan ini juga mempengaruhi pengembangan pada kerupuk tersebut. Hal tersebut juga menjadi salah satu peluang usaha bagi masyarakat yang membuat usaha kecil menengah dalam proses pembuatan kerupuk, salah satunya yaitu kerupuk udang. Pembuatan kerupuk udang selain menambah lamanya penggunaan udang juga merupakan salah satu variasi dari penggunaan udang, dengan adanya kerupuk udang ini bagi orang yang tidak menyukai secara langsung dapat pula menikmati udang dengan adanya kerupuk udang. Di Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur dimana masyarakat sebagian besar kegiatan yang dilakukan berupa pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan dengan melakukan
  • 5. 2 penangkapan ikan dan udang di sekitar daerah guna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu untuk memanfaatkan hasil lautan tersebut masyarakat memproduksi kerupuk yang terbuat dari udang. Dari waktu ke waktu usaha kerupuk udang ini mengalami perkembangan dengan pesat dan menjadi pilihan usaha yang sangat menguntungkan, sehingga banyak masyarakat yang menekuni usaha kerupuk udang tersebut. Ada berbagai macam kerupuk udang yang diproduksi oleh masyarakat Mendahara Ilir, salah satunya ialah kerupuk udang “Kayu Api”. Kayu Api adalah salah satu nama produk kerupuk udang yang banyak diminati oleh berbagai lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Mendahara Ilir. Kerupuk udang Kayu Api bisa dikatakan sebagai salah satu cemilan khas Mendahara Ilir, tidak jarang jika ada pengunjung atau pendatang dari daerah lain ke Mendahara Ilir mereka selalu memberi respon baik dan bahkan membawa kerupuk udang Kayu Api ke daerah mereka sebagai oleh- oleh khas dari Mendahara Ilir. Kerupuk udang Kayu Api di Mendahara Ilir terdiri dari beberapa merk dan pengelolah diantaranya adalah kerupuk udang Kayu Api Aulia, Cempaka 1, Cempaka 2, Surya, Lely, Teratai Putih, Bahagia, Anugerah, Az- Zahra dan Rismika. Dari beberapa merk kerupuk udang Kayu Api tersebut terdapat beberapa merk kerupuk udang Kayu Api yang pada awalnya diproduksi dalam satu tempat yang sama yaitu Aulia, Cempaka 1, Cempaka 2, dan Surya. 1.2. Rumusan Masalah 1. Bagaimana Sejarah lahir usaha kerupuk kayu api cempaka 2 ? 2. Di mana wilayah usaha kerupuk kayu api cempaka 2 ? 3. Apa produk yang dihasilkan dari usaha tersebut ? 4. Berapa modal yang dibutuhkan untuk membuat kerupuk kayu api cempaka 2 ? 5. Bagaimana sumber daya manusia berperan di dalam sebuah usaha kerupuk kayu api cempaka 2 ? 6. Bagaimana cara memasarkan kerupuk kayu api cempaka 2 ? 7. Apa saja Fasilitas yang digunakan dalam melakukan usaha ? 8. Apa saja kendala usaha yang terjadi ? 9. Apa solusi yang dapat digunakan ? 10. Apa kemungkinan masa depan yang terjadi ? 1.3. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1. Mengetahui Sejarah lahirnya usaha kerupuk kayu api cempaka 2 2. Mengetahui wilayah usaha kerupuk kayu api cempaka 2 3. Mengetahui produk yang dihasilkan dari usaha tersebut
  • 6. 3 4. Mengetahui modal yang dibutuhkan untuk membuat kerupuk kayu api cempaka 2 ? 5. Mengetahui sumber daya manusia yang berperan di dalam sebuah usaha kerupuk kayu api cempaka 2 6. Mengetahui cara memasarkan kerupuk kayu api cempaka 2 7. Mengetahui fasilitas yang digunakan dalam melakukan usaha 8. Mengetahui kendala usaha yang terjadi 9. Mengetahui solusi yang digunakan 10. Mengetahui kemungkinan masa depan yang terjadi
  • 7. 4 BAB II PEMBAHASAN 2.1. Sejarah lahirnya Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 Kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 di dirikan pada tahun 1990 yang dimiliki oleh ibu yang bernama ibu Siti Aminah. Awalnya ibu Siti Aminah ini membuka usaha bersama empat orang adik-adiknya sebelum usaha ini menjadi merk Cempaka 2, mereka membuka usaha bersama-sama dengan nama merk Cempaka, sejak awalnya dibuka usaha ini. Dalam pengerjaannya mereka belum mempunyai karyawan, hanya mereka yang mengerjakannya. Kemudian, karena semakin banyak kerupuk udang Kayu Api Cempaka ini di kenal oleh masyarakat, maka dari itulah mereka berfikir untuk membuka usaha masing-masing. Maka bermunculanlah merk-merk seperti Cempaka 1, Cempaka 2, Aulia dan Surya. Sehingga mereka juga telah memiliki karyawannya masing-masing. Mengenai asal kata Kerupuk udang Kayu Api diambil dari bahasa daerah yaitu daerah Kelurahan Mendahara Ilir, berdasarkan filosofinya Kerupuk udang Kayu Api ini diambil dari kata Kayu dan Api. Kayu yang dimaksud adalah dari segi bentuknya yang panjang seperti potongan- potongan kayu bakar sedangkan diambil dari kata api karna kayu bakar itu apabila dibakar akan mengeluarkan api, hal tersebut yang menjadi alasan kenapa kerupuk tersebut dinamakan kayu api. 2.2. Wilayah usaha Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 Usaha kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 merupakan salah satu usaha yang memproduksi kerupuk udang di Kelurahan Mendahara Ilir yang beralamat dijalan Al- Falah RT. 02 Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Lokasi untuk mendapatkan bahan baku utama yaitu udang segar kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 juga tidak
  • 8. 5 terlalu jauh karena dekat dengan laut. Sehingga tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku untuk pembuatan kerupuk udang Kayu Api. 2.3. Produk yang dihasilkan Produk yang dihasilkan dari usaha ini adalah kerupuk kayu api yang berbahan dasar udang. Kerupuk udang Kayu Api bisa dikatakan sebagai salah satu cemilan khas Mendahara Ilir, tidak jarang jika ada pengunjung atau pendatang dari daerah lain ke Mendahara Ilir mereka selalu memberi respon baik dan bahkan membawa kerupuk udang Kayu Api ke daerah mereka sebagai oleh-oleh khas dari Mendahara Ilir. Kerupuk udang Kayu Api di Mendahara Ilir terdiri dari beberapa merk dan pengelolah diantaranya adalah kerupuk udang Kayu Api Aulia, Cempaka1, Cempaka 2, Surya, Lely, Teratai Putih, Bahagia, Anugerah, Az- Zahra dan Rismika. 2.4. Modal yang dibutuhkan untuk membuat Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 Modal yang dikeluarkan untuk membuat kerupuk kayu api adalah sebesar Rp 3000.000 setiap kali produksi yang mana dalam hal ini menghasilkan satu pikul/100kg kerupuk udang Kayu Api. Sebagaimana yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 memiliki dua ukuran kemasan yaitu kemasan yang berukuran 1kg dan kemasan berukuran ¼ kg. Jadi, setiap 100kg/1 pikul kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 yang diproduksi dalam satu hari tersebut jika dipasarkan kepada konsumen dapat menghasilkan keuntungan sekitar Rp. 850.000 bersih dari modal produksi. Dari Rp. 850.000 tersebut belum menjadi keuntungan bersih yang didapatkan, karena untuk hasil Rp. 850.000 masih terdapat gaji karyawan yang belum menjadi potongan.yaitu sebesar 400.000. Berdasarkan rincian tersebut maka keuntungan bersih yang diperoleh dari setiap memproduksi kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 adalah Rp. 450.000.
  • 9. 6 2.5. Sumber Daya Manusia untuk Usaha Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 Jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk usaha kerupuk kayu api cempaka 2 berjumlah kurang lebih 8 orang dan dapat bervariasi tergantung pada skala produksi, tingkat permintaan pasar, dan kompleksitas operasional. Namun, secara umum, ada beberapa posisi yang biasanya ada dalam usaha kerupuk kayu api cempaka 2, yaitu : 1. Pemilik atau pengelola usaha Bertanggung jawab atas pengelolaan keseluruhan operasional usaha, termasuk pengadaan bahan baku, produksi, pemasaran, dan manajemen keuangan. 2. Operator produksi Bertugas mengoperasikan mesin dan peralatan yang digunakan dalam proses produksi kerupuk kayu api cempaka 2 , seperti mesin penggiling, mesin aduk, dan mesin penggoreng. 3. Tenaga produksi Melakukan tugas-tugas produksi seperti membersihkan udang, mencuci, menggiling, mengaduk adonan, menggoreng kerupuk, dan mengemas produk jadi. 4. Karyawan administrasi Mengelola tugas-tugas administratif seperti pembukuan, pengelolaan inventaris, pengiriman, dan administrasi umum. 5. Pemasaran dan penjualan Bertanggung jawab untuk memasarkan dan menjual produk kerupuk kayu api cempaka 2 kepada pelanggan, baik melalui penjualan langsung ke konsumen, penjualan grosir ke toko atau distributor, atau melalui pemasaran online. 2.6. Cara memasarkan Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 Pemasaran merupakan suatu fungsi bisnis yang mengidentifikasi kebutuhan pasar, mendefinisikan dan mengukur besarnya kebutuhan pasar, menentukan produk atau jasa dan program-program yang sesuai untuk
  • 10. 7 melayani pasar yang ada dan meminta setiap jajaran organisasi untuk berusaha memberikan palayanan yang terbaik. Menurut American Marketing Association (AMA) mendefinisikan pemasaran sebagai proses perencanaan dan pelaksanaan rencana penetapan harga, promosi dan distribusi dari ide-ide, barang-barangdanjasa-jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individual dan organisasional. Sedangkan Philip Kotler mendefinisikan pemasaran sebagai proses sosial dan manajerial yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran produk-produk yang bernilai dengan yang lainnya. Strategi pemasaran berfokus pada tujuan jangka panjang perusahaan dan melibatkan perencanaan program- program pemasaran untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Strategi pemasaran adalah proses perencanaan dan implementasi kebijakan perusahaan untuk mewujudkan tujuan-tujuan perusahaan yang sesuai dengan visi perusahaan. Salah satu contoh strategi pemasaran misalnya mengurangi harga untuk meningkatkan pertumbuhan pasar, diferensiasi produk dan sejumlah strategi spesifik pada area pemasaran lainnya. Menurut Hermawan (2012) Strategi pemasaran adalah ujud rencana yang terarah di bidang pemasaran, untuk memperoleh suatu hasil yang optimal. Strategi pemasaran mengandung dua faktor yang terpisah tetapi berhubungan dengan dengan erat, yaitu : a) Pasar target/sasaran, yaitu suatu kelompok konsumen yang homogen, yang merupakan “sasaran” perusahaan b) Bauran pemasaran (marketing mix), yaitu variabel-variabel pemasaran yang dapat dikontrol, yang akan dikombinasikan oleh perusahaan untuk memperoleh hasil yang maksimal, yaitu Produk, Price, Place and Promotion. Produk kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 sudah di pasarkan di berbagai tempat seperti diseputaran Tanjung Jabung Timur yaitu Sabak, Kampung Laut, Simpang Kiri, Mendahara Ulu, Mendahara Tengah dan
  • 11. 8 khususnya Kelurahan Mendahara Ilir. Selain di tempat-tempat tersebut kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 juga telah dipasarkan di kota Jambi dan tidak jarang banyak yang melakukan pemesanan baik itu melalui perantara maupun secara langsung kepada penjualnya. Pemasaran kerupuk udang Kayu Api ini dilakukan dengan menggunakan Strategi promosi dari mulut ke mulut, dan Strategi Promosi dari Teknologi/Sosial Media yaitu melalui Whatsapp dan Facebook. Para Pengusaha juga menjalin kerja sama dengan supermarket di perkotaan seperti Mandala Mart (Jambi) untuk mendistribusikan produknya. Menurut Diana bahwa: Strategi pada penetapan harga produk kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2 adalah sesuai dengan perhitungan modal yang di keluarkan. Harga pada setiap kemasan yang berbeda dalam produk kerupuk udang Kayu Api Cempaka tersebut sering berubah-ubah tergantung dari kenaikan harga pokok atau bahan-bahan yang digunakan. Akan tetapi kenaikan harga pada produk tersebut tidakterlalu jauh dari harga sebelumnya hanya naik sekitar seribu rupiah dalam setiap ukuran kemasan yang berbeda. Harga kerupuk KayuApi Cempaka 2 dalam 1 kg Rp.35.000 jika harganya harus dinaikkan hanya berkisar Rp.36.000/kg namun, jika konsumen membeli di toko-toko tempat menitipkan kerupuk udang harganya lebih mahal yaituRp. 40.000/kg jika harganya dinaikkan yaitu berkisar Rp. 41.000/kg dan untuk kemasan ¼ harganya tetap sama baik itu harga pokok naik atau menetap yaitu Rp.10.000. 2.7. Fasilitas yanga digunakan untuk membuat Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 Untuk produksi kerupuk kayu api, beberapa fasilitas umumnya diperlukan. Berikut adalah beberapa fasilitas yang biasa digunakan dalam usaha kerupuk kayu api: a. Ruang produksi Ruang produksi adalah ruangan khusus yang digunakan untuk melakukan proses pembuatan kerupuk kayu api. Ruang produksi harus
  • 12. 9 memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari akumulasi asap dan memastikan kualitas udara yang baik bagi pekerja. b. Area pengolahan bahan baku Area ini adalah area di mana bahan baku seperti tepung tapioka, air, dan bumbu-bumbu lainnya diolah sebelum diproses menjadi adonan kerupuk. Area ini harus bersih dan terorganisir. c. Mesin penggiling Digunakan untuk menggiling bahan baku menjadi tepung yang halus. Mesin ini biasanya terdiri dari penggilingan basah dan penggilingan kering. d. Alat pemotong kerupuk Alat ini digunakan untuk memotong adonan kerupuk menjadi bentuk yang diinginkan, seperti bentuk memanjang. Alat pemotong ini dapat berupa gunting atau alat pemotong otomatis. e. Alat penggoreng Setelah dicetak, kerupuk diolah dengan cara digoreng menggunakan wajan penggoreng. Wajan penggoreng menggunakan minyak panas untuk menggoreng kerupuk hingga matang dan berwarna kecokelatan. f. Area pengepakan Setelah kerupuk digoreng, kerupuk yang sudah matang perlu dikemas dengan rapi dalam kemasan yang sesuai. Area pengepakan harus bersih dan higienis untuk memastikan keamanan dan kebersihan produk. 2.8. Kendala yang terjadi Kendala yang terjadi pada usaha kerupuk kayu api yaitu dalam berjalannya sebuah pemasaran sering terjadinya kekurangan bahan baku atau bahan utamanya yaitu udang yang terkadang tidak terpenuhi sesuai kebutuhan. Dimana hal tersebut terjadi karena cuaca yang tidak menentu atau tidak mendukung para nelayan untuk mencari udang. Musim hujan, angin kencang dan ombak besar adalah kendala yang menjadikan para nelayan setempat yang biasa mencari udang menjadi kesulitan untuk menghasilkan udang dengan jumlah yang dibutuhkan sebagaimana biasanya, keterbatasan udang yang dihasilkan tersebut dapat menjadi
  • 13. 10 sebuah pengaruh besar untuk pemasaran produk kerupuk udang Kayu Api Cempaka 2. 2.9. Solusi yang dapat digunakan a. Mencari pemasok udang alternatif yang dapat menyediakan pasokan udang yang memadai. b. Mengganti dengan bahan pengganti. Misalnya dengan menggunakan bahan pengganti yang memiliki tekstur dan rasa yang mirip dengan udang. Contoh bahan pengganti yang dapat digunakan adalah ikan, rumput laut, atau bahan nabati seperti jagung atau kentang. c. Menjalin kerjasama dengan peternakan udang. Dengan menjalin kerjasama dengan peternakan udang lokal dapat memastikan pasokan udang yang stabil. Dengan terjalinnya kerjasama jangka panjang, akan mendapat kan pasokan udang yang konsisten untuk produksi kerupuk kayu api. d. Menyesuaikan produksi Jika pasokan udang benar-benar terbatas maka harus dapat menyesuaikan produksi dengan mengurangi jumlah produksi. 2.10. Kemungkinan Masa Depan yang terjadi 1. Peningkatan produksi Dalam usaha yang berkembang pesat, permintaan pasar meningkat secara signifikan. Untuk memenuhi permintaan tersebut, usaha kerupuk kayu api perlu meningkatkan kapasitas produksi. Hal ini dapat mencakup penambahan mesin dan peralatan produksi, peningkatan jumlah sumber daya manusia, dan perluasan fasilitas produksi. 2. Peningkatan pasar dan distribusi Dalam usaha yang berkembang pesat, usaha kerupuk kayu api dapat mengekspansi ke pasar yang lebih luas, baik lokal maupun regional. Hal ini dapat melibatkan peningkatan upaya pemasaran dan promosi, kemitraan dengan distributor atau toko grosir, serta memperluas jaringan distribusi untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. 3. Inovasi produk Dalam usaha yang berkembang pesat, usaha kerupuk kayu api dapat melakukan inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pelanggan yang beragam. Ini dapat mencakup pengembangan varian rasa baru, penambahan bahan tambahan yang menarik, atau pengembangan produk turunan yang lebih kreatif. 4. Peningkatan efisiensi operasional
  • 14. 11 Dalam usaha yang berkembang pesat, penting untuk meningkatkan efisiensi operasional agar dapat menghasilkan produk dengan biaya yang lebih rendah dan waktu produksi yang lebih cepat. Hal ini dapat melibatkan pemecahan proses produksi, penggunaan teknologi yang lebih canggih, atau peningkatan manajemen pasokan rantai.
  • 15. 12 BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan Kerupuk udang Kayu Api bisa dikatakan sebagai salah satu cemilan khas Mendahara Ilir, tidak jarang jika ada pengunjung atau pendatang dari daerah lain ke Mendahara Ilir mereka selalu memberi respon baik dan bahkan membawa kerupuk udang Kayu Api ke daerah mereka sebagai oleh-oleh khas dari Mendahara Ilir. Kerupuk udang Kayu Api di Mendahara Ilir terdiri dari beberapa merk dan pengelolah diantaranya adalah kerupuk udang Kayu Api Aulia, Cempaka 1, Cempaka 2, Surya, Lely, Teratai Putih, Bahagia, Anugerah, Az- Zahra dan Rismika. Dari sisi produksi, Kerupuk Kayu Ai Cempaka 2 dibuat secara manual tanpa menggunkan alat mesin dan hanya menggunakan peralatan dapur biasa seperti kompor dan wajan berukuran besar. Dalam proses pembuatannya di kerjakan dengan beberapa orang tenaga kerja yaitu 8 orang. Selanjutnya yang diterapkan dalam Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 yaitu dengan mempertahakan kualitas rasa yang menggunakan bahan udang segar dan tidak menggunkan udang biasa, udang yang digunakan yaitu udang S dan udang SM yang mereka dapatkan langsung dari para nelayan setempat dan mereka selalu memenuhi kebutuhan pesanan pada tepat waktu. Promosi yang digunakan Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 dalam memasarkan produknya adalah menggunakan promosi dari mulut ke mulut, sosial media, FB dan WA. Selain itu mereka juga mempromosikannya melalui kemasan yang ada di pembungkus Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 yaitu No HP, P-IRT serta sertifikat dari MUI. Kendala yang terjadi pada usaha kerupuk kayu api yaitu dalam berjalannya sebuah pemasaran sering terjadinya kekurangan bahan baku atau bahan utamanya yaitu udang yang terkadang tidak terpenuhi sesuai kebutuhan. Solusi yang dapat digunakan yaitu mencari pemasok udang alternatif, mengganti dengan bahan pengganti, menjalin kerjasama dengan peternakan udang dan menyesuaikan produksi.
  • 16. iii DAFTAR PUSTAKA Pangiuk, Ambok.2020, Analisis Hasil Manajemen Pengolahan Kerupuk Kayu Api Cempaka 2 di Mendahara Ilir Muara Sabak Jambi, UIN Jambi, volume 5 No-1 Di akses pada 03 September 2023 : http://e-journal.lp2m.uinjambi.ac.id/ojp/index.php/ijoieb Hermawan Agus, 2012. Komunikasi Pemasaran, Jakarta. Erlangga Hm, Rahmayati. 2015. Analisis SWOT Dalam Menentukan StrategiPemasaran Udang Beku Pt. Mustika Mina Nusa AuroraTarakan, Kalimantan Utara Jurnal Galung Tropika, 4 (1) Barus Mastarina, Adikahriani. 2017, Produk Kerupuk Pangsit Herbal Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Pengusaha Home Industri di Kota Medan , UIN Medan, Volume 23 No-2, Purwana, Dedi dan Nurdin Hidayat. 2016. Studi Kelayakan Bisnis Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Al-Qur’an & Terjemahannya, 2008. Jakarta: Departemen Agama RI Anoraga, Pandji. 2011 Pengantar Bisnis Pengelolaan Bisnis Dalam Era Globalisasi Jakarta: PT Rineka Cipta.
  • 17. 14 LAMPIRAN FOTO-F0TO USAHA Proses penyediaan bahan baku, yaitu udang yang telah dihaluskan, tepung terigu, telor, dan penyedap rasa. Proses pengadonan tepung dan udang sampai adonan kalis/ homogen. Proses pembentukan adonan, dengan bentuk persegi, setelah itu dipotong-potong memanjang. Proses penggorengan, adonan yang telah dipotong dimasukkan ke dalam minyak yang masih dalam keadaan dingin. Kemudian, hidupkan kompor. Proses penggorengan dilakukan selama kurang lebih 20 menit hingga kerupuk kayu api benar-benar matang. Tahap akhir ialah proses pengemasan menggunakan plastik politilen.
  • 18. 15 Sebelum dikemas, kerupuk kayu api di dinginkan terlebih dahulu di dalam wadah, kemudian dikemas.