Pp demokratisasi di indonesia

28,696 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
28,696
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
20,729
Actions
Shares
0
Downloads
109
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pp demokratisasi di indonesia

  1. 1. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  2. 2. ALREADY???>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  3. 3. 10>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  4. 4. 9>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  5. 5. 8>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  6. 6. 7>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  7. 7. 6>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  8. 8. 5>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  9. 9. 4>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  10. 10. 3>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  11. 11. 2>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  12. 12. 1>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  13. 13. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  14. 14. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  15. 15. Presentation START>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  16. 16. next
  17. 17. Kelompok 5 PGSD 2-A>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  18. 18. A.Pengertian Demokrasi• Istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani (dēmokratía) "kekuasaan rakyat", yang dibentuk dari kata (dêmos) "rakyat" dan (Kratos) "kekuasaan".• Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan). back
  19. 19. B.Unsur-Unsur Demokrasi• Adanya partisipasi masyarakat secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.• Adanya pengakuan akan sepremasi hukum.• Adanya pengakuan akan kesamaan antara warga Negara.• Adanya pengakuan akan supremasi sipil atas militer.• Adanya kebebasan berekspresi, berbicara, berkumpul,berorganisasi, beragama, berkeyakinan dan kebebasan mengurus nasib sendiri.
  20. 20. C. Bentuk, Macam, Prinsip dan Fungsi Demokrasi Bentuk-bentuk Demokrasi 1. Demokrasi dengan system Parlementer. 2. Demokrasi dengan Sistem Pemisahan Kekuasaan (Presidensiil). 3. Demokrasi dengan Sistem Referendum.Macam-macam Demokrasi yang Berlaku di Indonesia 1. Demokrasi Liberal (Tahun 1945-1959). 2. Demokrasi Terpimpin (Tahun1959-196S). 3. Demokrasi Pancasila (Tahun 1965-1998). 4. Periode Demokrasi Pancasila Era Reformasi (Tahun 1998-Sekarang). next
  21. 21. Lanjutan…..Prinsip-Prinsip Demokrasi1. Perlindungan terhadap hak asasi manusia2. Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah3. Peradilan yang merdeka4. Adanya partai politik dan organisasi sosial politik5. Pelaksanaan Pemilihan Umum6. Kedaulatan adalah ditangan rakyat7. Keseimbangan antara hak dan kewajiban8. Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab9. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional10. Pemerintahan berdasarkan hukum next
  22. 22. Lanjutan….. Fungsi Demokrasi 1. Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara. 2. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional. 3. Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila. 4. Menjamin adanya hubungan yang selaras, serasi dan seimbang antara lembaga negara. 5. Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab. Contohnya: Presiden adalah mandataris MPR, presiden bertanggung jawab kepada MPR.
  23. 23. D.Kelebihan Dan Kelemahan Demokrasi1. Demokrasi Liberal Kelebihan Demokrasi Liberal • HAM dipegang teguh dan dijunjung tinggi oleh negara. • Susunan dan program kabinet didasarkan kepada suara terbanyak di dalam parlemen. Kekurangan Demokrasi Liberal • Multipartai • Kebebasan mengeluarkan pendapat yang terlalu bebas, •Semrawutnya elemen-elemen pemerintahan •Konflik antar partai tidak
  24. 24. 2. Demokrasi Terpimpin Kelebihan Demokrasi Terpimpin •Adanya kestabilan pemerintahan •Munculnya Indonesia sebagai salah satu kekuatan militer yang patut diperhitungkan di Asia. Kelemahan Demokrasi Terpimpin •Terjadi pemusatan kekuasaan pada presiden. •Tidak mampu mewujudkan keamanan, kesejahteraan dan kemamkuran rakyat. •Tidak mampu membendung kecenderungan rezim penguasa. •Segi ekonomi rakyat kurang terperhatikan akibat berbagai kebijakan politik. next
  25. 25. 3. Demokrasi Pancasila Kelebihan Demokrasi Pancasila • Dapat merasakan stabilitas Nasional yang cukup memadai. • Keamanan dapat terkendali. • Sektor ekonomi dapat maju secara pesat. • Pembangunan diupayakan dapat merata ke pelosok-pelosok negeri, meskipun hanya sedikit yang berhasil. • Posisi eksekutif yang tidak dapat digoyahkan. Kekurangan Demokrasi Pancasila • Terjadi pemasungan kebebasan berbicara. • Lemahnya bidang pengawasan dalam proses pembangunan ekonomi. • Munculnya praktik-praktik yang kemudian dikenal dengan korupsi, kolusi, nepotisne (KKN). • Posisi eksekutif yang tidak dapat digoyahkan itu mempertanyakan berjalannya kedaulatan rakyat.
  26. 26. 4. Demokrasi Reformasi Kelebihan Demokrasi Reformasi • Kekuasaan tidak lagi sentralistis dan tunggal. Kekurangan Demokrasi Reformasi •Kekuasaan terbagi-bagi dan masing-masing lembaga politik diperebutkan. •muncul berbagai konflik serta terjadi perubahan genetika sosial masyarakat Indonesia. • Implementasi demokrasi masih terbatas pada kebebasan dalam berpolitik, sedangkan masalah ekonomi masih terpinggirkan.back
  27. 27. Demokrasi Liberal (Tahun 1945-1959).Demokrasi Terpimpin (Tahun1959-196S).Demokrasi Pancasila (Tahun 1965-1998).Periode Demokrasi Pancasila EraReformasi (Tahun 1998-Sekarang).
  28. 28. Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi konstitusional dengan mekanisme kedaulatan rakyat dalam penyelenggaraan negara dan penyelengaraan pemerintahan berdasarkan konstitusi, yaitu Undang- undang Dasar 1945. Sebagai demokrasi, pancasila terikat dengan UUD 1945 dan pelaksanaannya harus sesuai dengan UUD 1945.back
  29. 29. G. Demokrasi pancasila dalam bidang ekonomi dan kebudayaan nasional Bidang Ekonomi Demokrasi Pancasila menuntut rakyat menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi kemudian pemerintah memberikan peluang bagi terwujudnya hak-hak ekonomi rakyat dengan menjamin tegaknya prinsip keadilan sosial Bidang kebudayaan nasional Demokrasi Pancasila menjamin adanya fasilitasi dari pihak pemerintah agar keunikan dan kemajemukan budaya Indonesia dapat tetap dipertahankan dan ditumbuhkembangkan sehingga kekayaan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terpelihara dengan baik.
  30. 30. H. Sokoguru demokrasi, Pengertian, dan Prinsip Budaya Demokrasi Bercorak khas Indonesiaa. Soko guru demokrasi Indonesia yaitu: 1. Kedaulatan rakyat 2. Pemerintahan berdasar persetujuan yang diperintah 3. kekuasaan mayoritas 4. Hak minoritas dilindungi 5. Jaminan HAM 6. Pemilu Luber Jurdil 7. Persamaan didepan huku 8. Proses hukum yang wajar 9. Pembatasan pemerintahan secara konstitusional 10. Pluralisme dijunjung tinggi 11. Nilai toleransi, pragmatis, kerja sama dan mufakat.
  31. 31. b. Pengertian Budaya Demokrasi Pola, sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai-nilai dasar demokrasi yang dimiliki setiap warga dalam sistem politik demokrasi.c. Prinsip Budaya Demokrasi Bercorak khas Indonesia 1. Ada pemisahan kekuasaan 2. Pemerintahan berdasarkan hukum 3. Perlindungan HAM TAP MPR XVII/MPR/98 UU no. 39 th 99 HAM. 4. Perlindungan HAM TAP MPR XVII/MPR/98 UU no. 39 th 99 HAM. 5. Pengambilan keputusan atau pemilu, votting yang bebas dan jujur. 6. Peradilan yang merdeka pasal 24 UUD 45. next
  32. 32.  7. parpol & orsospol, ps. 28 UUD 45, UU 31/2002 (Parpol).  8. Kebebasan berserikat berkumpul mengeluarkan pendapat.  9. Kebebasan pers/media massa. d. Unsur Budaya demokrasi 1. Kebebasan 2. Persamaan 3. Solidaritas 4. Toleransi 5. Menghormati kejujuran 6. Menghormati penalaranback 7. Keadaban
  33. 33. back I.Isu-isu Kritis Yang Dihadapi Demokrasi • Demokrasi dan Pembangunan • Demokrasi dan Radikalisme Agama • Demokrasi dan Konflik • Demokrasi dan Korupsi
  34. 34. J.Implikasi pembelajaran PKN di SD Menurut pendapat Rafael Raga Maran, mengajarkan anak untuk berdemokrasi dikelas bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:1. Ajarkan pada anak prinsip-prinsip persamaan.2. Menghargai adanya perbedaan.3. Hormat terhadap nilai-nilai luhur manusia.4. Menghormati hak-hak sipil dan kebebasan.5. Lakukanlah simulasi secara klasikal mengenai pembelajaran yang telah dipelajari.6. Selalu membingbing siswa dala melaksanakan kegiatan pembelajaran baik dalam proses maupun setelah proses.
  35. 35. TERIMA KASIHATAS PERHATIANNYA
  36. 36. Guru yang baik adalah guru yang selelumelibatkan siswa-siswinya Secara Demokratis  SESI DISKUSI

×