Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Bahasan 1 ruang lingkup alat media pendidikan

214 views

Published on

MATERI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Bahasan 1 ruang lingkup alat media pendidikan

  1. 1. FKIP Biologi UIR 2015 Oleh : Eka Pandu Cynthia, S.T., M.Kom. 1
  2. 2. 1. Pengertian Alat/Media Pendidikan 2. Jenis-jenis Alat/Media Pendidikan (Material dan Non Material) 3. Pengertian Media Pembelajaran (Alat Pendidikan Material) 4. Jenis-jenis Media Pembelajaran 5. Fungsi Media Pembelajaran 6. Tujuan Penggunaan Media Pembelajaran 7. Prinsip Umum Penggunaan Media Pembelajaran 8. Manfaat Media Pembelajaran 9. Macam-macam Media Yang Biasa Dipakai Dalam Pembelajaran di Indonesia 10. Pengelompokan Media Pembelajaran 2
  3. 3.  Alat adalah apa saja yang dapat dijadikan perantara untuk mkencapai tujuian pendidikan.  Alat pendidikan dapat dibagi dua : 1. Alat pendidikan non material 2. Alat pendidikan material atau disebut dengan MEDIA PEMBELAJARAN 3
  4. 4. 1. Pembiasaan 2. Pengawasan 3. Perintah 4. Larangan 5. Ganjaran 6. Hukuman 4
  5. 5. Agar pembiasaan cepat tercapai : 1. Mulailah pembiasaan sejak dini. 2. Harus dilakukan terus menerus tertib dan teratur 3. Jangan memberi kesempatan kepada anak untuk melanggar 4. Pembiasaan harus menuju kesadaran hati 5. Pelaksanaan pembiasaan harus disertai dengan pengawasan 5
  6. 6.  Pendidikan hendaknya konsekwen ,apa yang telah dilarang dan dianjurkan harus dijaga jangan sampai dilanggar  Pengawasan adalah alat pendidikan yang penting dan harus dilaksanakan secara terus menerus  Pengawasan harus disesuaikan dengan usia anak.  Pengawasan lebih banyak diberikan apabila anak didik belum dapat mengendalikan dan mengawasi dirinya sendiri  Kebebasan diberikaqn jakia anak sudah dapat mengendalikan dan mengawasi dirinya sendiri. 6
  7. 7.  Perintah bukan hanya lisan tetapi termasuk peraturan- peraturan yang harus ditaati  Perintah akan mudah ditaati anak jika guru sendiri mentaati dan hidup menurut peraturan itu  Syarat-syarat perintah yang baik : 1. Perintah hendaknya jelas dan singkat 2. Perintah hendaknya sesuai dengan keadaan dan umur anak 3. Kadang-kadang perlu mengubah perintah agar terkesan menjadi permintaan misal menggunakan dengan kata “tolong” 4. Jangan terlalu banyak dan berlebihan memberikan perintah 5. Guru hendaknya konsekwen dengan apa yang telah diperintahkan 6. Perintah yang sifatnya mengajak akan lebih banyak ditaati oleh siswa 7
  8. 8.  Larangan dimaksudkan untuk melakukan pencegahan atas perbuatan yang biasa membahayakan dan juga orang lain sebagi akibat dari perbuatan anak.  Syarat-syarat larangan yang harus diperhatikan : 1. Larangan harus diberikan secara singkat dan jelas 2. Jika mungkin larangan harus disertai dengan penjelasan singkat 3. Jangan terlalu sering melarang 4. Bagi anak kecil larangan dapat dicegah dengan membelokkan perhatian anak 8
  9. 9.  Berbagai macam bentuk ganjaran : 1. Bentuk Gestural/isyarat (guru yang mengangguk angguk tanda senang) 2. Dalam bentuk verbal misal : pujian atau kata-kata yang menyenangkan 3. Dalam bentuk pekerjaan misal : kamu akan saya beri tugas yang lebih sukar karena nomor 3 ini terlalu mudah kamu kerjakan. 4. Dalam bentuk material 5. Dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan anak Misal : Kamu boleh pulang lebih dahulu.  Saran dalam memberikan ganjaran a. Harus mengenal betul tentang kondisi anak didik b. Jangan menimbulkan kecemburuan anak lain c. Memberi ganjaran harus hemat d. Sebaiknya ganjaran diberikan setelah anak didik menunjukkan prestasi kerjanya. e. Guru harus berhati-hati jangan sampai ganjaran terkesan menjadi upah 9
  10. 10.  Ada dua jenis hukuman yaitu hukuman fisik dan non fisik  Guru memiliki kebebasan memberikan sangsi kepada siswa yang melanggar norma agama, kesusilaan, kesopanan, peraturan tertulis/tidak ttl yang ditetapkan oleh guru/sekolah dan peraturan per UU dalam proses pembelajaran dibawah kewenangannya.  Sangsi tersebut dapat berupa teguran dan/atau peringatan ttl/tidak ttl serta hukuman bersifat mendidik menurut kaidah pendidikan Kode Etik Guru dan per-UU  Pelanggaran terhadap peraturan sekolah oleh siswa yang sangsinya berada diluar kewenangan guru dilaporkan kepada Kep.Sek untuk ditindaklanjuti. 10
  11. 11. 1. Harus merupakan cara terakhir 2. Tidak pada tempat yang berbahaya dan membahayakan 3. Tidak dendam 4. Dalam rangka mendidik 5. Sesuaikan dengan umur anak 6. Tidak menimbulkan pengaruh psychologis berat pada ana Catatan : jika masih dalam rangka hukuman yang mendidik maka guru tersebut harus dilindungi sesuai dengan UU Guru/Dosen No.14 tahun 2005 pasal 39 ayat d Diluar kelima hal diatas , maka hukuman tersebut sudah masuk npada hukuman yang mengarah pada kekerasan. 11
  12. 12.  Kekerasan fisik  Kekerasan non fisik : contoh memaki-maki, menertawakan jika anak berbuat salah, memberi julukan yang tidak disukai anak, mempermalukan anak di depan umum 12
  13. 13. 1. Tiap-tiap hukuman hendaklah dapat dipertanggungjawabkan :hukuman tak boleh dilakukan sewenang-wenang 2. Hukuman itu sedapat-dapatnya bersifat memperbaiki :hukman harus memiliki nilai pendidikan 3. Hukuman tak boleh mengancam apalagi balas dendam (hilangkan dulu kemarahan) 4. Hukuman dilakukan dalam keadaan tidak emosi/marah 5. Hukuman harus adil 6. Sebaiknya hukuman disertai kasih sayang 7. Ada efek jera bagi si anak didik 13
  14. 14. 8. Usahakan semaksimal mungkin menghindari hukuman badan walaupun dalam batas- batas tertentu masih dapat diterima. 9. Hukuman tak bleh merusak hubungan baik antara guru,anak dan orang tua siswa 10. Sebaiknya setelah melakukan hukuman badan guru memberi maaf kepada anak, setelah anak menyadari kesalahannya 11. Harus bertujuan memperbaiki kelakuan anak 12. Sesuaikan dengan umur anak 13. Harus mengingat perbedaan individu 14
  15. 15. 1. Dengan cara kekeluargaan jika masih tergolong ringan 2. Penyelesaian melalui delik hukum jika tergolong berat 15
  16. 16. MEDIA adalah :  “Alat komunikasi yang digunakan untuk membawa suatu informasi” MEDIA PEMBELAJARAN adalah :  segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik. 16
  17. 17. 17 17 SEGALA SESUATU YANG DAPAT MENYIMPAN DAN ATAU MENYALURKAN INFORMASI DARI SUMBER KE PENERIMA SUMBER MEDIA PENERIMA
  18. 18. 18 MEDIUM=PERANTARA ELEKTRONIK CETAK GRAFIS VISUAL AUDIO AUDIO VISUAL MASSA PENDIDIKAN INSTRUKSIONAL PENGAJARAN PEMBELAJARAN MULTIMEDIA K O M U N I K A S I MEDIA:
  19. 19.  Media visual dua dimensi tidak transparan  Media visual dua dimensiyang transparan  Media visual tiga dimensi  Media Audio  Media Audio –Visual  Multimedia 19
  20. 20. 1. Media belajar sebagai sumber belajar : media kadang-kadang bukan hanya sebagai alat bantu tetapi juga sebagai sumber belajar. Contoh : internet . Radio, buku dll 2. Fungsi semantik : yaitu fungsi media untuk memperjelas arti, istilah, simbol dll Contoh : buku kamus, internet, kaset dll 3. Fungsi fiksatif: kemampuan media untuk menangkap menyimpan dan menyampaikan kembali. Contoh : media teks, media visual, audio, video dll 4. Fungsi manipulatif : kemampuan menampilkan kembalu nproses /peristiwa dengan berbagai cara.Contoh gambar, fotovideo dll 5. Fungsi distributif : media dapat diikuti oleh peserta didik dengan jangkauan yang sangat nbesar dan luas. Contoh: TV, Radio , internet dll. Dalam hal ini media memiliki dua kemampuan a. mengatasi ketrbatasan ruang dan waktu b. mengatasi kertbatasan inderawi manusia. 20
  21. 21. 6. Fungsi psikomotorik : media dapat meningkatkan ketrampilan pisik manusia. Contoh : sepeda, labor bahasa, audio, ideo dll 7. Fungsi psikologis : fungsi yang bersifat psikologis mencakup : fungsi atensi (menarik perhatian), fungsi afektif ( meningkatkan motivasi, dan menggugah emosi dan semangat), fungsi imajinatif (dapat nmeningkatkan kreatifitas dan inovasi) 8. Fungsi sosio kultural : media dapat memberikan persepsi yang sama pada peserta didik. 21
  22. 22. 1. Memberi kemudahan kepada peserta didik untuk memahami materi pelajaran 2. Memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi 3. Menumbuhkan sikap dan keterampilan dalam penggunaan teknologi 4. Menciptakan situasi belajar yang tidak mudah dilupakan 22
  23. 23. 1. MEDIA TIDAK DAPAT 100 % MENGGANTIKAN PERAN GURU 2. PERLU PERSIAPAN YANG MATANG: Siswa, guru, alat/program, tempat 3. PERTIMBANGKAN MUTU MEDIA : handal, sistem, spesipikasi, praktis, keselamatan/ keamanan 4. MEDIA HARUS JELAS DAN MENARIK 5. KETERSEDIAAN MEDIA 6. PERTIMBANGKAN WAKTU YANG ADA 23
  24. 24.  10% of what we read  20% of what we hear  30% of what we see  50% of what we see and hear  70% of what we discuss with others  80% of what we experience personally  95% of what we teach someone else 25
  25. 25. 1. Mata = 75 % 2. Telinga = 13 % 3. Sentuhan/raba = 6 % (British Audio Association 1985) 26
  26. 26. 1. MEMPERLANCAR PROSES INTERAKSI 2. PENYAMPAIAN MATERI PELAJARAN DAPAT DISERAGAMKAN 3. PROSES PEMBELAJARAN MENJADI MENARIK 4. PROSES PEMBELAJARAN MENJADI ITERAKTIF 5. JUMLAH WAKTU PEMBELAJARAN DAPAT DIKURANGI 6. KUALITAS BELAJAR SISWA DAPAT DITINGKATKAN 7. PROSES BELAJAR DAPAT TERJADI DIMANA DAN KAPAN SAJA 8. MENINGKATKAN SIKAP POSITIF SISWA 9. PERAN GURU LEBIH POSITIF DAN PRODUKTIF 10. MENGATASI KETERBATASAN RUANG 11. MENIMBULKAN PENGALAMAN SAMA 27
  27. 27. 1. Media grafis . Media grafis termasuk media visual. Yang termasuk media grafis : a. Gambar/foto . Kelebihan gambar foto sebagai media : - Sifatnya kongkret - Gambar dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu - Gambar dapat mengatasi keterbatasan pengamatan Contoh pelajaran tentang bakteri, sel dll - Foto dapat memperjelas suatu masalah - Foto sangat gampang didapat Kelemahannya : - Hanya menekankan persepsi in dera mata - Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besat 28
  28. 28. b. Sketsa : sketsa adalah gambar yang sederhana , atau draf kasar yang melukiskan bagian-bagian pokoknya tanpa detail c. Diagramn : sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan garis garis atau simbul simbul yang merupakan skema struktur . Contoh diagram perkembangan kehidupan ulat, terjadinya hujan dll d. Bagan /Chart: agar menjadi media yang baik bagan harus : - Dapat dimengerti anak - Sederhana dan lugas. ada bagan yang menyajikan secara bertahap dan bagan yang menyajikan pesan sekaligus : contoh bagan pohon. 29
  29. 29. e. Grafik : Fungsi grafik adalah untuk menggambarkan data kwantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu obyek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas. Bebrapa manfaat/kelebihan grafik : - Bermanfaat sekali untuk mempelajari dan mengingatdata- data kuantitatif dan hubungan-hubungannya - Grafil dengan cepat memungkinkan kita mengadakan analisis, interprestasi dan perbandinganantara data yang disajikan. - Penyajian data grafik; siswa menjadi mcepat jelas, menarik,ringkas dan logis. Grafik akan dikatakan baik sebagai media apabila : - Jelas untuk dilihat seluruh kelas - Hanya menyajikan satu ide setiap grafik - Ada jarak antara kolom-kolom bagannya - Warna yang dipilih kontras dan harmonis Ada tiga jenis grafik : grafik garis, batang , lingkaran dan gambar 30
  30. 30. e. Kartum : adalah suatu interprestatif yang menggunakan simbol-simbol untuk menyampaikan suatu pesan secara cepat dan ringkas dan menarik. f. Poster : poster bukan saja penting untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu tetapi mampu pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah lkaku orang yang melihatnya. poster yang baik hendaknya : - Sederhana - Hanya menyajikan satu ide - Berwarna menarik - Slogannya singkat dan jitu - Tulisannya jelas - Motif dan desainnya bervariasi 31
  31. 31. g. Peta dan globe : secata khusus peta dan globe memberikan informasi tentang : - keadaan permukaan bumi, daratan, lautan,sungai- sungai, gunung dll - tempat=tempat serta arah dan jarak - data-data budaya kemasyarakatan - data-data ekonomi, sosial politik dll h. Papan planel : merupakan media grafis yang sangat efektif untuk menyajikan pesan-pesan tertentu. Gambar-gambar yang akan disajikan dapat dibongkar pasang . i. Papan buletin : papan buletin dimaksudkan untuk memberitakan kejadian dalam waktu tertentu, sekaligus dapat memuat berbagai karya siswa. 32
  32. 32. 2. Media audio : media audio berkaitan dengan media pendengaran a. Radio : sebagai media radio memiliki beberapa kelebihan : - Harganya relatif murah - Sifatnya mudah dipindahkan - Dapat mengembangkan daya imajinasi anak - Dapat merangsang partisipasi aktif pendengar - Dapat memusatkan perhatian siswa - Sangat cocok untuk mengajarkan musik dan bahasa - Pelajaran lewat radio bisa lebih bermutu baik segi ilmiah maupun metodis. - Radio dapat menyajikan laporan-laporan - Radio dapat mengatasi batasan ruang dan waktu 33
  33. 33. b. Tape recorder : merupakan salah satu media pembelajaran yang tak bisa diabaikan, karena selain mudah menggunakannya juga dapat kita pola dan rekayasa serta dapat dibawa kemana-mana, serta dengan mudah untuk dihapus atau diganti. Media ini sangat praktis murah dan mudah direkayasa c. Labor bahasa : adalah alat untuk melatih siswa mendengar dan berbicara dalam bahasa asing. Kelemahan labor bahasa adalah mahal, sehingga belum tentu setiap sekolah mampu mengadakannya. 3. Media proyeksi diam : a. Film bingkai : adalah suati film berukuran 35 mm, yangt biasanya dibungkus bingkai 2X2 inci terbuat dari karton atau plastik.panjang pendeknya isi film bingkai tergantung tujuuan yang ingtin dicapai dan materi nyang ingin disajikan. 34
  34. 34. b. Film rangkai : berbeda dengan film bingkai, film rangkai gambar/isi film rangaki harus berurutan dan harus merupakan satu kesatuan. Sebagaimana film bingkai, film rangkai bisa dengan suara maupun tidak. Kelebihan film rangkai : 1. Kece[pat6an penyajian fim rangkai bisa diatur. 2. Filmnrangkai dapat mempersatukan berbagai media pendidikan yang berbeda seperti : foto, bagan,dokumen,gambar ,tabel,simbol dll 3. Cocok untuk kmengajarkanmketrampilan 4. Urutan gambar sudsah dapat dipastikan 5. Penyimpanannya mudah 6. Dapat untuk belajar kelompok 35
  35. 35. c. Media transparansi (OHP) : media visual proyeksi, yang dibuat dari bahan transparan. Sebelum ana in vocus maka OHP sangat penting dalam pembelajaran apalagi pembelajaran orang dewasa d. In focus : adalah alat untuk memproyeksikan bahan bukan transparan. In focus dapat digunakan semua pelajaran dan dapat memperbesar benda , sehingga bahan yang harusnya untuk individu bisa rubah untuk kelas. Kelemahannya adalah penggunaanny7a harus pada ruang yang gelap. 36
  36. 36. c. Mikroifis adalah lembaran film transparan terdiri dari garis maupun suara(verbal) yang dapat diperkecil sehingga dapat menghemat tempat/ruangan : contoh kaset, CD,flesh dist dsb Keuntungan mikroskofis : 1. Mudah dikopy cetak dan dihapus, dan biaya cukup murah 2. Hemat tempat dan praktis untuk dikirim 3. Bisa diproyeksikan ke layar lebar Kelemahannya : 1. Pembuatan masternya sulit dan mahal 2. Mudah hilang 37
  37. 37. f. Film: merupakan media yang amat besar kemampuannya dalam membantu proses belajar mengajar. Keunggulan film sebagai media ialah : 1. Ketrampilan membaca maupun penguasaan bahasa yang kurang bisa diatasi melalui film 2. Film sangat bagus untuk menerangkan suatu proses 3. Film dapat menampilkan kembali masa lalu 4. Film dapat mengembara dengan lincahnya antar daerar bahkan antar negara 5. Film dapat menyajikan baik teori maupun praktik baik yang umum maupun khusus 6. Film dapat mendatangkan seorang ahli kedalam kelas tanpa biaya 7. Film ndapat menggunakan tehnik-tehnik sepereti rekayaqsa warna, suara, kecepatan maupun animasi, untuk menampilkan butir butir tertentu. 8. Film dapat memikat [perhatian siswa 9. Film dapat mengatasi keterbatasan panca indera 10. Film dapat memotivasi anak dalam belajar 38
  38. 38. g. Video : kelebihan video ialah : 1. Dapat menarik perhatian anak 2. Dengan memutar video secara tidak langsung guru dapat menghadirkan para tokoh, cendekiawan terkenal, bintang film, seniman nasional secara murah 3. Demontrasi yang sulit bisa dipersiapkan atau direkam sebelumnya 4. Menghemat waktu dan rekaman dapat diulang berkali-kali 5. Keras lemahnya suara bisa diatur 6. Guru dapat mengatur dimana dihentikan untuk diselingi penjelasan 7. Ruangan terlalu perlu untuk digelapkan. 39
  39. 39. Permainan dan simulasi : yang disebut permainan adalah kontes antar para pemain yang berinteraksi satu sama lainnya dan wajib mengikuti aturan-aturan tertentu yang telah disepakati untuk mencapai tujuan tertentu. Setiap permainan harus ada empat komponen: 1. Ada pemain 2. Ada aturan aturan 3. Ada lingkungan dimana para pemain berinteraksi 4. Ada tujuan tertentu yang ingin dicapai. 40
  40. 40. Kelebihan media permainan dan simulasi : 1. Menyenangkan 2. Memungkinkan adanya partisipasi aktif siswa 3. Permainan dapat memberikan umpan balik langsung 4. Permainan memungkinkan penerapan konsep- konsep atau peran kedalam situasi dan peranan sebenarnya 5. Permainan memberi kesempatan kepada siswa, untuk mempraktikkan tingkah laku yang nyata 6. Permainan bersifat luwes 41
  41. 41. 1. Pengelompokan berdasarkan ciri fisik A. Media pembelajaran dua dimensi : foto, grafik, gambar, peta dll B. Media pembelajaran tiga dimensi : media yang bisa dilihat tampilannya dari arah mana saja : contoh : globe, model, bola, kotak meja, barang peninggalan dll C. Media pandang diam yaitu media yang menggunakan media proyeksi yang hanya menampilkan gambar diam . Misal :foto, tulisan, gambar dll D. Media pandang gerak yaitu media yang menggunakan media proyeksi yang menampilkan gambar bergerak di layar seperti : video, televisi, lCD dll 42
  42. 42. 2. Pengelompokan berdasarkan unsur pokoknya : a. Media audio b. Media visual c. Media audio visual d. Media cetak : buku, diktat , modul, majalah dll 3. Pengelompokan berdasarkan cara penggunaannya : a. tradisional dan sederhana b. modern dan komplek seperti multi media LCD dll 43
  43. 43. CARI / BUAT CONTOH MEDIA PEMBELAJARAN : 1. GAMBAR/FOTO 2. SKETSA 3. DIAGRAM 4. BAGAN/CHART 5. GRAFIK 6. KARTUN 7. POSTER 8. PETA/GLOBE 9. FILM 10. VIDEO 11. PERMAINAN/SIMULASI 44

×