Bahan penyusun sel

15,900 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
15,900
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
137
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bahan penyusun sel

  1. 1. 1BAHAN PENYUSUN SEL: PROTOPLASMASifat Kimia dan Komposisi Protoplasma terdiri dari sekumpulan yang memiliki tanda-tanda hidup. Dari analisiskimia terlihat bahwa protoplasma terdiri dari air, protein, lipida, sakharida, dan garam-garammineral sebagai yang terlihat pada tabel di bawah.Tabel 1.1. Senyawa- senyawa penyusun ProtoplasmaSel Protoplasma Protoplasma sel Senyawa Sel hewan (dalam %) Tumbuhan (dalam %) Air 60,0 75,0 Senyawa organik: 35,7 22,5 Protein + asam nukleat 17,8 4 Lipida 11,7 0,5 Sakharida 6,2 18 Senyawa anorganik 4,3 2,5(Issoegianti, 1993)Air Menurut Issoegianti (1993) air yang terdapat di dalam sel dikelompokkan menjaditiga kelompok. Air intramolekuler, yaitu molekul air yang merupakan bagian dari molekul-molekul air protein, yang berjumlah sekitar 4% dari air selular. Air terikat, merupakanmolekul-molekul air yang terikat pada protoplasma dan memerlukan tenaga cukup besaruntuk memisahkannya. Air intramolekuler tidak dapat dihilangkan tanpa merusakprotoplasma.Bahan Ajar Biologi Sel
  2. 2. 2 Gambar 1.2 Model struktur air dengan ikatan hydrogen (Albert et al, 1989) Peran air di dalam sel sangat penting. Air berfungsi sebagai pelarut dan mengangkutsenyawa-senyawa serta molekul-molekul baik yang diperlukan oeh sel maupun sisametabolisme yang akan di keluarkan dari dalam sel. Di, samping itu berbagai reaksi enzimatikmemerlukan air sebagai agen reaksi. DI dalam air bebas, terlarut berbagai jenis senyawa kimia. Senyawa-senyawa terbagidalam 3 kelompok: yang pertama adalah garam-garam mineral terutama yang mengandung K,Na, Fe, dan lain-lain. Kelompok kedua adalah senyawa-senyawa organik yang terlarut, danyang ketiga yaitu gas-gas terlarut: O2, CO2, N2 yang berasal dari udara (Issoegianti, 1993).Protein Hampir sebagian besar sel memiliki bobot kering yang tersusun dari lebih 50% protein.Dari jumlah tersebut tampak bahwa protein merupakan komponen sel yang sangat penting.Protein tersusun unsur-unsur: karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen. Protein berfungsisebagai penyusun strutural sel, penyimpanan, transportasi, pengiriman signal, pergerakan,proteksi serta dapat pula berfungsi sebagai katalisator untuk mempercepat terjadinya reaksi didalam sel. Protein memiliki struktur yang sangat kompleks. Meskipun memiliki susunan yangsangat kompleks, semua protein disusun dari kumpulan 20 macam asam amino yang sama.Bahan Ajar Biologi Sel
  3. 3. 3Berdasarkan struktur molekulnya, protein diklasifikasikan sebagai berikut: protein fibrosadengan contoh: kolagen, fibrin, aktin dan sebagainya. Selain itu protein digolongkan pulasebagai sebagai protein struktural dan fungsional. Protein-protein struktural antara lainmembentuk membentuk kerangka sel atau sitoskelet. Selain itu protein struktural dijumpai pulasebagai penyusun kolagen pada kulit, rawan dan tulang, keratin pada kuku, rambut dansebagainya.Protein fungsional merupakan protein yang terlibat langsung dalam metabolismesel, mudah terurai dan terakit kembali. Protein mencakup enzim-enzim yang merupakankatalisator pada proses metabolisme, hormon, hemoglobin dan sebagainya (Issoegianti,1993).Lemak Lipid atau lemak meruapan satu molekul biologis yang besar. Kelompok lipid memilikiciri yang penting yaitu tidak memiliki atau sangat kecil afinistasnya terhadap air. Ciri ini ilahyang sering diistilahkan dengan sifat hidrofobik. asam lemak, lemak netral, fosfolipid, glikolipid,terpen dan steroid. Asam lemak memiliki dua daerah yaitu: 1) rantai karbon yang bersigfathidrofobik, tidak larut atau sedikit larut air, kurang reaktif tetapi sangat larut dalam pelarutorganik non polar seperti aseton, benzene dan kloroform, 2) gugus asam karboksilat, yangmengion di dalam larutan, larut dalam air dan mudah bereaksi membentuk ester. Asam lemakmerupakan sumber makanan. Terdapat dalam sitoplasma berupa tetesan-tetesan gliseridayang terdiri dari tiga rantai asam lemak yang masing-masing terikat pada gliserol. Selainsebagai sumber makanan dan tenaga, peranan asam lemak yang terpenting adalah sebagaipenyususn selaput plasma, selaput tipis ini sebagian besar dari fosfolipid. Setiap molekul fosfolipid memiliki ekor hidrofilik yang terdiri dari dua buah rantai asamlemak dan gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofilik. Molekul fosfolipid sesungguhnyaadalah detergen. Tetesan fosfolipid pada air akan membentuk lapisan tipis di permukaan airtersebut. Selaput ini terdiri dari satu lapis molekul-molekul fosfolipid pada berkaitan ekordengan ekor membentuk dwilapisan fosfolipid yang merupakan struktur dasar selaput plasma(Issoegianti, 1993).Bahan Ajar Biologi Sel
  4. 4. 4 Gambar 1.3. Rumus bangun fosfolipidKabohidrat Karbohidrat seringkali disebut sakarida, karena terdiri dari rantai molekul gulsa yangdisebut monosakarida. Beberapa molekul. Beberapa molekul mengandung unsur nitrogendan sulfur. Dua molekul monosakarida saling berkaitan disebut disakarida. Babarapa buahdisakarida dan trisakarida membentuk polisakarida. Polisakarida merupakan untaian monosakarida yang sangat panjang. Untaian ini dapatlurus maupun bercabang-cabang. Polisakarida dapat berupa selulosa pembentuk dinding seltumbuhan, asma hialuronat yang merupakan salah satu substansi antar sel pada jaringan ikat,amilum, dan glikogen. Gambar 1.4. Struktur karbohidratBahan Ajar Biologi Sel
  5. 5. 5Asam Nukleat Asam nukleat merupakan suatu polemer yang tersusun atas monomer-monomer yangdisebut dengan nukleotida. Fungsi utama nukleotida adalah penyuimpan informasi (DNA),sintesisn protein (RNA), dan transfer energi (ATP and NAD). Nukleotida mengandung gulsa,basa nitrogen, dan fosfat. Gula berupa ribose atau deoksi ribose. Keduanya dibedakan atasdasar ada tidaknya oksigen pada deoksiribosa. Selain itu, keduanya merupakan cincinpentosa. Terdapat lima macam basa nitrogen. Purin (Adenin dan Guanin) memiliki strukturcincin ganda, sedangkan pirimidin (sitosine, Timin dan Urasil) merupakan cincin tunggal. Gambar 1.5. Struktur nucleotida Asam deoksiribosa (DNA) merupakan pembawa sifat apda 99% mahluk hidup. Basapada DNA terdiri dari C, G, A and T. Fungsi DNA adalah penyimpan informasi genetik. Gambar 1.6. Struktur DNABahan Ajar Biologi Sel

×