INGGA YONICO MARTATINO GADJAH MADA UNIVERSITY YOGYAKARTA INDONESIA
BUMIKU MENANGIS
Engkau Dilahirkan Ibumu Dalam Kedaan Me...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Ingga yonico martatino_bumiku_menangis_(juara_puisi_nasonal_2009)

267 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Ingga yonico martatino_bumiku_menangis_(juara_puisi_nasonal_2009)

  1. 1. INGGA YONICO MARTATINO GADJAH MADA UNIVERSITY YOGYAKARTA INDONESIA BUMIKU MENANGIS Engkau Dilahirkan Ibumu Dalam Kedaan Menangis. Sedangkan Manusia Di Sekelilingmu Tertawa,... Bahagia. Maka, Berbuatlah Sesuatu Untuk Satu Hari Dimana Kematianmu Datang, Engkau Meninggal Dalam Keadaan Tersenyum, Bahagia Dan Sementara Orang Lain Menangisi Kepergianmu.......‟ Menangis adalah aktifitas pertama kita ketika kita terlahir kedunia fana ini, entah.... Apa yang menyebabkan kita menangis ketika kita dilahirkan bunda dulu, bahagiakah kita pada saat itu ? Atau kita “menyesali” kelahiran kita, Tuhan lah yang tahu Semakin besar kita, aktifitas menangis kita semakin berkurang karena berbagai alasan, bisa karena kita malu, malu kalau harus menangis karena kita sudah besar, atau hal – hal lain yang membuat kita jarang sekali menangis. Karena jarangnya kita menangis, kadang kita lupa pada saat kapan “seharusnya” kita menangis, kita sering salah dalam menangisi sesuatu. sekarang mari kita ingat-ingat lagi, pernahkah kita menangis, ketika paru-paru dunia kita ditebang secara liar oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab. pernahkah kita menangis, ketika kita tidak sengaja menginjak tanaman hingga mati ? pernahkah kita menangis ketika kita telah membiarkan tumbuhan kering keronta ? pernahkah kita menangis ketika melihat belahan bumi kita kekurangan air. pernahkah kita menangis ketika kita tak sengaja melukai pohon-pohon tak berdosa ? pernahkah kita menangis ketika hati kita mati, sehingga kita tidak bisa lagi peduli terhadap lingkungan ? pernahkah kita menangis ketika mata kita „buta‟? Sehingga kita tidak mampu lagi melihat isyarat bumi, menggetarkan dunia, memporak-porandakan dunia ? pernahkah kita menangis ketika telinga kita „tuli‟? Sehingga kita tidak bisa mendengarkan jerit tangis bumi, merana kesakitan akibat ulah manusia. menangislah jika kita memang harus menangis, menangislah ketika kita alpa dalam mengingat titipan Tuhan, menangislah ketika kita mengabaikan hutan, menangislah manakala kita tidak sengaja menginjak tanaman hingga tak berdaya ? menangislah manakala hati kita tidak merasakan hal apapun, manakala di kiri kanan kita penderitaan terpampang, bencana alam terus melanda. menangislah manakala mata kita tidak lagi melihat dan tidak mampu membedakan kebenaran, Menangislah karena telinga kita menjadi tuli untuk mendengarkan nasihat bumi. Menangislah ketika kita tidak bisa menangis ! menangislah sekarang sebelum terlambat untuk memohon ampun kepada-Nya. selagi, kta masih bisa menangis............. maka, berbuatlah sesuatu sekarang, jagalah bumi kita !! Hijaukan bumi kita !! karena jika bukan kita harus siapa lagi? Nick here

×