Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pp entomologi nesti

2,243 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pp entomologi nesti

  1. 1. Kupu-Kupu Kelompok 1 Nesti Imroatun Nafiah Endry Yetty Herli Januardi Reza Pahlevi Sri Maryani Utari Noviyanti
  2. 2. 1. Morfologi Kupu-kupu Kupu-kupu merupakan serangga yang masuk dalam ordo Lepidoptera. Lepidoptera artinya adalah "scaled wings" atau "bersayap sisik" (lepis, sisik dan pteron, sayap). Tubuh kupu-kupu dewasa terdiri dari 3 bagian , kepala (head), dada (thorax) dan perut (abdomen).
  3. 3. 1.1 Bagian Tubuh kupu-kupu • Kepala (Head) – kepala adalah bagian dari serangga yang berisi otak, 2 mata kompon, probosis,Palp labia dan faring (tenggorokan, dimana merupakan awal dari sistem pencernaaan), dan 2 antena yang terpasang di kepala. • Dada (Thorax)-dada adalah bagian diantara kepala (head) dan perut (abdomen) dimana kaki dan sayap terpasang yna terdiri dari sayap depan dan belakang. • Perut (Abdomen) – perut merupakan bagian ekor serangga yang mempunyai segmentasi yang memiliki organ vital seperti jantung, tubulus atau pembuluh Malphigi untuk alat ekresi (pembuangan sisa metabolisme dan benda tidak berguna lainnya), organ reproduksi dan sebagian besar sistem pencernaan.
  4. 4. 2. Anatomi Kupu-kupu 2.1 Sistem Pencernaan Serangga memakan hampir segala zat organik yang Terdapat di alam. Serangga mempunyai saluran pencernaan yang dimulai dari mulut dengan fungsi untuk memasukkan makanan. Kemudian menguraikannya dengan cara Menghidrolisa enzimatik, mengabsorbsi hasil penguraian makanan ke dalam tubuh, kemudian dilanjutkan dengan mengeluarkan bahan-bahan sisa ke luar tubuh melalui anus.
  5. 5. Saluran makanan serangga terdiri dari : 1. Stamodeum atau foregut 2. Mesonteron atau midgut 3. Protodeum atau hindgut Saluran pencernaan Kupu-kupu
  6. 6. 2.2 Sistem Pernapasan Pernapasan kupu-kupu yaitu dengan sistem trakhea. Trakea memiliki banyak cabang. Cabang trakea yang terkecil dan langsung berhubungan dengan jaringan disebut trakheole. Trakhea berhubungan dengan udara luar melalui lubang sempit yang disebut spirakel (stigma). Struktur untuk pernapasan Meliputi : 1.Spirakel 2.Trakhea 3.Trakheole 4.Air sac (kantung udara)
  7. 7. 2.3 Sistem Sirkulasi Serangga termasuk kupu-kupu memiliki sistem peredaran darah Terbuka. Dalam sistem peredaran darah terbuka, darah kupu-kupu mengalir Melalui ruangan-ruangan dalam tubuh, menggenangi jaringan dan alat-alat tubuh. Ruang-ruang dalam tubuh yang dilalui darah disebut homocoel.
  8. 8. 2.4 Sistem saraf Pada dasarnya jaringan saraf pusat kupu-kupu terdiri atas sebuah otak (subpraesophageal ganglion) yang terletak di kepala, subesophageal ganglion dan tali saraf ventral yang berpangkal di otak terus ke sepanjang abdomen di bagian ventral rongga tubuh. Komponen sistem saraf dalam adalah sistem saraf stomodeal. Sistem ini mengontrol aktivitas dari usus bagian depan dan pembuluh bagian punggung. Sistem saraf ini terdiri atas pusat saraf frontal yang dihubungkan ke oatk dan saraf lain yang lebih kecil.
  9. 9. 2.5 Sistem Reproduksi Kupu-kupu termasuk serangga dioecious yaitu serangga yang hanya memiliki satu jenis kelamin pada tiap satu individu. Pada betina memiliki sepasang indung telur (ovari). Tiap ovari terdiri atas sejumlah ovariol yang berbentuk sperti tabung dan di dalamnya terdapat sejumlah ovum (telur).
  10. 10. Pada kupu-kupu jantan terdapat sepasang testes yang terletak di ujung sistem reproduksi. Tiap testes terdiri atas sejumlah tabung sperma dan folikel testikel.
  11. 11. 2. Klasifikasi kupu-kupu Lepidoptera (lepis berarti sisik, pteron berarti sayap) dibedakan menjadi 2 (dua) golongan yaitu kupu-kupu (sub ordo Rhopalocera) sekitar 20.000 spesies dan ngengat (sub ordo Heterocera) sekitar 100.000 – 140.000 spesies. a. Sub Ordo Rhopalocera (kupu-kupu siang) Contohnya : -Hama kelapa (Hidari irava) -Hama daun pisang (Erlonata thrax) b. . Sub Ordo Heterocera (kupu-kupu malam) Sering juga disebut ngengat. Hidup aktif pada malam hari. Jika hinggap kedudukan sayap mendatar membentuk otot. Contohnya: -Ulat jengkol (Plusia signata) -Kupu ulat sutera (Bombyx mori)
  12. 12. 3.Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat Ngengat Kupu-kupu
  13. 13. 4. Metamorfosis Kupu-kupu
  14. 14. 5. Perilaku Kupu-kupu Kupu-kupu merupakan serangga yang melakukan aktivitas pada siang hari, pada malam hari kupu- kupu akan istirahat dan terlindungan daun pepohonan. Berdasarkan waktu aktivitasnya, kupu-kupu tergolong kedalam hewan diurnal (aktif di siang hari). Pada saat cuaca cerah, sekitar pukul 08.00 - 10.00, mereka akan mengunjungi bunga-bunga yang sedang mekar untuk menghisap madu. Menjelang siang hari, mereka beristirahat pada tempat-tempat yang teduh, dan melanjutkan aktivitasnya kembali sekitar pukul 15.00 – 17.00.
  15. 15. 6. Habitat Kupu-kupu Tempat tinggal kupu-kupu adalah lahan kosong, kebun buah-buahan,Kebun bunga, areal pertanian, pinggiran aliran sungai, hutan primer dan sekunder, dengan ketinggian 0 – 2.000 mdpl
  16. 16. 7. Manfaat Kupu-kupu Selain sebagai hiasan, kupu-kupu juga memiliki banyak manfaat lainnya: 1. Membantu penyerbukan tanaman; misal Euploea callithoe, Papilio iswara, Ornitophtera dll.; 2. Manfaat keindahan (hiasan dinding, meja, penindih kertas, tatakan gelas, tirai, dompet); 3. Bahan penelitian biologis (penelitian serologis, misal di Inggris) dan penelitian genetik; 4. Bahan industri; misal ngengat ulat sutera (Bombyx mori); 5. Sumber protein (misal kupu-kupu pisang, Eryonotathrax, larva kupu-kupu raksasa yang dianggap sebagai hidangan enak di Meksiko, ”Gusanos de maguey”); 6. Koleksi; 7. Rekreasi (dipelihara di rumah kaca untuk ditonton).

×