Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Optimalisasi sapran new template

Sajian Pengembangan Pusat Inkubator Agribisnis di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Pertanian Provinsi Riau

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Related Audiobooks

Free with a 30 day trial from Scribd

See all
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Optimalisasi sapran new template

  1. 1. OPTIMALISASIPEMANFAATAN SARANADANPRASARANADIKLAT SEBAGAIPIA OLEH : Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si (Widyaiswara Ahli Madya)
  2. 2. TREYresearch TUJUAN 1. Kontribusi konsep pemikiran dalam bentuk pengkonsultansian Aspek Optimalisasi SAPRAN Diklat 2 2.Wahana transformasi memaksimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana diklat dimasa akan datang. 3.Solusi untuk melakukan perbaikan terhadap pemanfaatan sarana dan prasarana Diklat.
  3. 3. Latar Belakang PEMBANGUNAN PERTANIAN KEWIRAUSAHAAN & AGRIBISNIS SDM KOMPETEN DINAS PTPHorti UPT PPP Peningkatan Kompetensi Pengalaman Diklat Sarana & Prasarana VISI MISI TUPOKSI KUANTITAS LATIHAN MENURUN
  4. 4. TREYresearch PIA PUSAT INKUBATOR AGRIBISNIS 4 Suatu Unit Instalasi pembelajaran kewirausahaan agribisnis yang mewadahi penyelenggaraan kegiatan inkubasi agribisnis (Permentan No. 36/2016)
  5. 5. TREYresearch MAKSUDPIA Permentan No. 36/2016 5 c. Membantu percepatan alih teknologi dari sumbersumber teknologi ke tingkat masyarakat dengan berbagai proses dan metodologi pembelajaran; d. Mengembangkan jejaring kerja UPT Pelatihan Pertanian dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka pengembangan wirausahawan agribisnis di wilayah kerjanya. a. Meningkatkan kontribusi UPT PP dalam mengembangkan wirausahawan agribisnis sekaligus pelopor dan penggerak agribisnis b. Mengoptimalisasikan pemanfaatan SDM, sarana dan prasarana yang dimiliki oleh UPT PP dalam mendukung pengembangan wirausahawan agribisnis yang mandiri
  6. 6. TREYresearch TUJUANPIA Permentan No. 36/2016 6 c. Meningkatkan skala usaha, daya saing dan nilai tambah d. Mengembangkan petani wirausaha berdasarkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terkini serta manajemen modern a. Meningkatkan peran UPT PP sebagai Pusat Diklat, Inkubasi, konsultasi dan Pusat Transfer Teknologi ke masyarakat b. Meningkatkan kapasitas dalam mengakses dan memanfaatkan Informasi, teknologi, agroinput, pasar, pembiayaan dan sumberdaya lainnya
  7. 7. TREYresearch PENGERTIAN Permentan No. 36/2016 7
  8. 8. TREYresearch AGRIBISNIS Perka BPSDMP No. 109/2011 8 Rangkaian kegiatan usaha pertanian : a) sub sistem hulu : kegiatan ekonomi yang menghasilkan sarana produksi b) sub sistem primer : kegiatan ekonomi yang menggunakan sarana produksi yang dihasilkan oleh sub sistem hulu. c) sub sistem agribisnis hilir : mengolah dan memasarkan komoditas pertanian. d) sub sistem penunjang : kegiatan yang menyediakan jasa penunjang, antara lain permodalan dan teknologi
  9. 9. TREYresearch INKUBATOR AGRIBISNIS Permentan No. 36/2016 9 suatu unit instalasi pembelajaran kewirausahaan agribisnis yang mewadahi penyelenggaraan kegiatan inkubasi agribisnis
  10. 10. TREYresearch INKUBASI AGRIBISNIS Permentan No. 36/2016 10 Proses pembelajaran kewirausahaan agribisnis untuk meningkatkan kompetensi pengguna jasa inkubator dalam mengakses dan memanfaatkan informasi teknologi, agroinput, pasar, pembiayaan dan sumberdaya lainnya sesuai kebutuhan, dilakukan dalam situasi nyata dan jangka waktu tertentu
  11. 11. TREYresearch PENGGUNA JASA INKUBATOR AGRIBISNIS ATAUTENANT Permentan No. 36/2016 11 petani kecil di bidang agribisnis dan memerlukan layanan konsultasi/fasilitasi pembelajaran usaha, yang sedang menjalani proses inkubasi untuk jangka waktu tertentu pada inkubator agribisnis
  12. 12. TREYresearch KELOMPOK AHLI/ KONSULTAN/ FASILITATOR Permentan No. 36/2016 12 sekelompok orang yang memiliki kompetensi dibidang agribisnis, baik Widyaiswara, tenaga teknis, praktisi maupun pakar yang melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pengguna jasa inkubator agribisnis dalam proses inkubasi agribisnis
  13. 13. TREYresearch PENGELOLA INKUBATOR AGRIBISNIS Permentan No. 36/2016 13 Pegawai pada UPT Pelatihan Pertanian yang ditunjuk & ditetapkan oleh Kepala UPT PP sebagai koordinator pelaksana unit pada inkubator agribisnis
  14. 14. TREYresearch ASAS : 1.KEMANFAATAN 2.KETERPADUAN 3.PARTISIPATIF 4.DEMOKRASI 5.KEMITRAAN 14
  15. 15. TREYresearch PRINSIP : 1.LANGSUNG 2.FLEKSIBLE 3.BERKELANJUTAN 4.BERORIENTASI AGRIBISNIS 15
  16. 16. FUNGSI 1. Unit memfasilitasi pembelajaran kewirausahaan agribisnis bagi pengguna jasa inkubator di wilayah kerjanya UNTUK menghasilkan wirausahawan mandiri, pelopor dan penggerak agribisnis; 2. Penyedia layanan informasi, konsultasi, pembinaan dan pendampingan agribisnis dalam rangka mengembangkan usaha yang prospektif di daerah masing-masing; 3. Mediator dalam menjembatani kemitraan diantara pengguna jasa inkubator agribisnis DAN pengusaha kecil/menengah/besar; 4. Mediator dalam menjembatani aksesibilitas pengguna jasa inkubator agribisnis terhadap sumber-sumber informasi teknologi, agroinput, pasar, pembiayaan dan sumberdaya lainnya 5. Akselerator dalam penyebarluasan dan penerapan inovasi teknologi tepat guna dibidang agribisnis di tingkat pengguna jasa inkubator agribisnis.16
  17. 17. STRATEGI 1.Optimalisasi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh UPT Pelatihan Pertanian; 2.Peningkatan kompetensi kerja SDM pada PIA 3.Peningkatan kualitas proses pembelajaran di inkubator agribisnis, baik in wall maupun out wall; 4.Pengembangan kemitraan; 5.Pengembangan data base dan sistem informasi agribisnis di wilayah kerja UPT 17
  18. 18. TREYresearch Perencanaan 1.Penetapan sekretariat 2. Penetapan sarana prasarana 3.Penetapan jenis usaha 18 PENGELOLAAN Pengorganisasian Pelaksanaan I. Inkubasi A. Identifikasi Sumberdaya B. Penetapan Jenis Usaha C. Pembekalan bagi Pengguna Jasa Inkubator Agribisnis D. Pembinaan dan Pendampingan bagi Pengguna Jasa Inkubator Agribisnis II. Pasca Inkubasi
  19. 19. TREYresearch STRUKTUR ORGANISASI 19
  20. 20. TREYresearch STRUKTUR ORGANISASI 20 a.Pengarah : Kepala UPT Pelatihan Pertanian; a.Kelompok Ahli/ Konsultan/Fasilitator : Widyaiswara, tenaga teknis, praktisi maupun pakar sesuai dengan kompetensi dan spesialisasinya; a.Tim Pengawas : Tim Satuan Pelaksana Pengendalian Internal (SPI) pada UPT yang bersangkutan; a.Penanggungjawab : Kepala Bagian Umum/Kepala Sub Bagian Tata Usaha;
  21. 21. TREYresearch STRUKTURORGANISASI 21 Pengelola : ditetapkan dari kalangan pejabat struktural atau fungsional umum, yang memenuhi kriteria sebagai berikut: 1) Memiliki jiwa kewirausahaan agribisnis; 2) Memiliki wawasan dan jejaring kerja yang luas; 3) Mampu berkoordinasi dan bekerjasama dengan pejabat struktural dan fungsional pada UPT Pelatihan Pertanian yang bersangkutan; 4) Mampu mengembangkan inkubator agribisnis sebagai unit instalasi pembelajaran kewirausahaan agribisnis yang dinamis.
  22. 22. TREYresearch STRUKTURORGANISASI 22 Pelaksana Unit : ditetapkan dari kalangan fungsional umum, sesuai dengan kebutuhan bidang penugasan masing-masing
  23. 23. TREYresearch 23
  24. 24. TREYresearch PENGEMBANGAN 24 1. Kelembagaan 2. Sumberdaya Manusia 3. Rencana Kerja 4. Kerjasama
  25. 25. TREYresearch 25 BURUNG IRIAN BURUNG CENDRAWASI CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH

×