SlideShare a Scribd company logo

KTNA Provinsi Riau

Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) merupakan organisasi perwakilan petani nelayan dari tingkat desa hingga nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya serta melestarikan sumber daya pertanian dan perikanan. KTNA Provinsi Riau memiliki program kerja untuk peningkatan kapasitas petani dan nelayan, pendampingan usaha tani, serta koordinasi pembangunan pertanian dan perikanan bekerja sama dengan instansi

1 of 16
Download to read offline
KELOMPOK KTNA
PROVINSI RIAU
KELOMPOK KTNA
PROVINSI RIAU
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)
Kontak Tani Nelayan yang diandalkan dan dipilih untuk mewakili aspirasi petani nelayan dari
Tingkatan desa/kelurahan sampai dengan tingkat nasional, yang diputuskan dalam rembug
paripurna ditingkatannya, kepengurusannya dilantik dan ditetapkan oleh pengurus setingkat
di atasnya dan dapat dikukuhkan oleh pejabat pemerintah sesuai tingkatannya.
Kelompok KTNA
Organisasi profesi yang bersifat sosial ekonomi sebagai kelembagaan petani nelayan yang
tumbuh dari bawah dan bersifat independen.
Berdiri pada tanggal 23 September 1971 di Cihea, Jawa Barat.
 KELOMPOK KTNA
Menyalurkan aspirasi masyarakat petani nelayan kepada
lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif serta pihak lainnya
untuk kemajuan di bidang pertanian, kehutanan, dan kelautan.
01
Mengkomunikasikan kebijakan dan informasi edukasi
di bidang pertanian, kehutanan, dan kelautan.
02
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani nelayan untuk
menerapkan teknologi tepat guna dan modren dari produksi sampai
pemasaran dengan memperhatikan pelestarian dan peningkatan
mutu lingkungan.
03
 PERAN/FUNGSI KTNA
Mengembangkan
profesionalisme
Petani/Nelayan
Membangun rasa
tanggungjawab,
kesetiakawanan dan
keadilan sosial.
Melestarikan nilai-nilai
perjuangan KTNA dalam
mengentaskan kemiskinan,
kebodohan dan
keterbelakangan.
Membangun watak petani
nelayan yang beretos kerja tinggi,
berdisiplin, produktif, berkualitas,
hemat dan mandiri,
serta berprilaku mulia.
 TUJUAN
1. Dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun sekali disetiap tingkatannya.
2. Menetapkan Program Kerja Organisasi lima tahunan dengan berpedoman pada Program Kelompok KTNA setingkat
diatasnya.
3. Menilai pertanggungjawaban Pengurus Kelompok KTNA pada tingkat penyelenggara Rembug Paripurna.
4. Memilih Ketua sekaligus menjadi Ketua Formatur untuk menyusun Pengurus Kelompok KTNA untuk periode berikutnya.
1. Diadakan sekurang- kurangnya satu tahun sekali.
2. Peserta adalah Pengurus Kelompok KTNA sesuai tingkatan yang mengadakan dan Ketua Kelompok KTNA setingkat
dibawahnya.
3. Menjabarkan hasil Rembug Paripurna ke dalam program kerja tahunan.
4. Memilih dan menetapkan Dewan Penasehat.
5. Menetapkan Anggota Kehormatan.
6. Memilih dan menetapkan Calon Penerima Penghargaan.
7. Bisa dilaksanakan atas kerjasama Kelompok KTNA dan Lembaga Pemerintah /Swasta yang tujuannya sejalan dengan
program kerja Kelompok KTNA.
REMBUG PARIPURNA
REMBUG UTAMA
 Dalam perencanaan dan operasionalnya Kelompok KTNA
disusun dan disepakati melalui kegiatan :
01
02
1. Diadakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.
2. Peserta adalah Pengurus Kelompok KTNA sesuai tingkatan yang mengadakan ditambah Dewan Ahli atau Dewan
Pertimbangan Organisasi.
3. Menetapkan kebijakan, memonitor, evaluasi dan tindak lanjut.
4. Penggantian pengurus antar waktu.
5. Bisa dilaksanakan atas kerjasama Kelompok KTNA dan Lembaga Pemerintah /Swasta yang tujuannya sejalan
dengan program kerja Kelompok KTNA.
1. Diadakan tidak terbatas/ sewaktu-waktu.
2. Peserta adalah pengurus harian, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara.
3. Menjalankan tugas operasional/ harian.
4. Menyelesaikan permasalahan yang mendesak.
REMBUG MADYA
REMBUG HARIAN
 Dalam perencanaan dan operasionalnya Kelompok KTNA
disusun dan disepakati melalui kegiatan :
03
04
1. Mimbar Sarasehan dilaksanakan oleh Pengurus Kelompok KTNA disemua tingkatan sekurang- kurangnya
1 (satu) kali dalam setahun.
2. Mimbar Sarasehan adalah forum konsultasi dan dialog antara Kelompok KTNA dengan Pemerintah khusunya
lingkup pertanian secara luas, perikanan-kelautan, kehutanan dan pelaku usaha (stake holder) ditingkatannya
yang menghasilkan kesepakatan-kesepakatan untuk memecahkan masalah yang dihadapi bersama.
3. Mimbar Sarasehan bisa dilaksanakan atas kerjasama Kelompok KTNA dan Lembaga Pemerintah /Swasta
yang tujuannya sejalan dengan program kerja Kelompok KTNA.
MIMBAR SARASEHAN
 Dalam perencanaan dan operasionalnya Kelompok KTNA
disusun dan disepakati melalui kegiatan :
05
04
KELOMPOK KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN
PROVINSI RIAU
VISI
MENJADIKAN PETANI NELAYAN SEJAHTERA DAN MANDIRI
MISI
1. Memberdayakan petani nelayan dalam pengembangan sistem dan usaha agribisnis untuk
meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
2. Membangun kemandirian kelembagaan petani nelayan melalui peningkatan kualitas SDM anggota
kelompok.
3. Meningkatkan kemampuan kewirausahaan petani/kelompok tani untuk memperkuat posisi tawar
dan akses permodalan petani nelayan.
4. Mengembangkan potensi ekonomi desa melalui pengembangan sumber daya pertanian, perikanan
dan kehutanan serta penciptaan lapangan pekerjaan guna memperkuat ekonomi daerah dan
nasional.
5. Mewujudkan kelestarian ketahanan pangan dan kebutuhan pangan keluarga dan masyarakat tani
nelayan lainnya.
6. Mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Program Kerja
1. Program peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan melalui peningkatan
SDM sehingga jadi petani yang mandiri.
2. Program pendampingan dan pembinaan petani/kelompok tani dalam kegiatan
usaha tani, menggunakan alat-alat pertanian (alsintan).
3. Program efisiensi produksi pertanian.
4. Program meningkatkan IP (indeks pertanaman) untuk meningkatkan produksi
nasional, terutama meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedele (PAJALE)
dengan teknologi.
5. Program persiapan regenerasi petani.
6. Program koordinasi dan fasilitasi kegiatan pembangunan pertanian dan
perikanan dengan instansi terkait.
7. Program konsolidasi kelembagaan ekonomi petani dan nelayan, seperti Pasar
Tani dan Koperasi.
Agenda Kegiatan KTNA
KTNA Nasional :
1. Rembug Paripurna KTNA Nasional, September 2021
di Kalimantan Timur.
2. Pekan Nasional, Juni 2022 di Sumatera Barat.
KTNA Provinsi :
1. Rembug Paripurna KTNA Provinsi Riau, Maret 2021
di Pekanbaru.
2. Rembug Paripurna KTNA Kab/Kota.
3. Pekan Daerah KTNA Provinsi Riau, Tahun 2024 di Dumai.
STRUKTUR ORGANISASI
KELOMPOK KTNA NASIONAL
Ir. H. WINARNO TOHIR
Ketua Umum
KELOMPOK KTNA PROVINSI RIAU
SURATMAN
Ketua
KELOMPOK KTNA KABUPATEN/KOTA
SE-RIAU
DATA PENGURUS DAN ANGGOTA
KTNA PROVINSI RIAU
DATA KELOMPOK TANI
KABUPATEN/KOTA
DATA KELEMBAGAAN PELAKU UTAMA
KELOMPOK KTNA
PROVINSI RIAU
TERIMAKASIH

Recommended

Pembinaan penataan lembaga pemberdayaan masyarakat desa(1)
Pembinaan   penataan lembaga pemberdayaan masyarakat desa(1)Pembinaan   penataan lembaga pemberdayaan masyarakat desa(1)
Pembinaan penataan lembaga pemberdayaan masyarakat desa(1)Salim SAg
 
Kompetensi kemampuan PMR Kabupaten Pidie Aceh
Kompetensi kemampuan PMR Kabupaten Pidie AcehKompetensi kemampuan PMR Kabupaten Pidie Aceh
Kompetensi kemampuan PMR Kabupaten Pidie AcehAneuk Batat
 
Rancangan korporasi petani cikedung (yuti)
Rancangan korporasi petani cikedung (yuti)Rancangan korporasi petani cikedung (yuti)
Rancangan korporasi petani cikedung (yuti)Syahyuti Si-Buyuang
 

More Related Content

What's hot

Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...
Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...
Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...F W
 
PPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Pariwisata
PPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya PariwisataPPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Pariwisata
PPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya PariwisataDoris Agusnita
 
Community Based Tourism Desa Wisata
Community Based Tourism Desa WisataCommunity Based Tourism Desa Wisata
Community Based Tourism Desa WisataRieAwan
 
Bimbingan teknis Karang Taruna
Bimbingan teknis Karang TarunaBimbingan teknis Karang Taruna
Bimbingan teknis Karang Tarunaprih wardoyo
 
penyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdf
penyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdfpenyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdf
penyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdfDeni Hardiman
 
Juklak Penilaian Kemampuan Poktan
Juklak Penilaian Kemampuan PoktanJuklak Penilaian Kemampuan Poktan
Juklak Penilaian Kemampuan PoktanMuliadin Forester
 
Manajemen organisasi karang taruna
Manajemen  organisasi karang tarunaManajemen  organisasi karang taruna
Manajemen organisasi karang tarunaNgatidjo -
 
Undangan pengajian rutin selasa manis
Undangan pengajian rutin selasa manisUndangan pengajian rutin selasa manis
Undangan pengajian rutin selasa manisEvan Pool
 
Contoh bahan penyuluhan pertanian indonesia
Contoh bahan penyuluhan pertanian indonesiaContoh bahan penyuluhan pertanian indonesia
Contoh bahan penyuluhan pertanian indonesiaNenengPadriah
 
Desa wisata, wisata alternatif unggulan
Desa wisata, wisata alternatif unggulanDesa wisata, wisata alternatif unggulan
Desa wisata, wisata alternatif unggulanRahmat Darsono
 
Pedoman Manajemen relawan
Pedoman Manajemen relawanPedoman Manajemen relawan
Pedoman Manajemen relawanAnahdraw Naidra
 
Sosialisasi SLRT prov kaltim
Sosialisasi SLRT prov kaltimSosialisasi SLRT prov kaltim
Sosialisasi SLRT prov kaltimsunarko rasid
 

What's hot (20)

Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...
Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...
Pola-pola Kemitraan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Skala Kecil, Menengah da...
 
PPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Pariwisata
PPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya PariwisataPPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Pariwisata
PPT Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Pariwisata
 
Contoh Proposal Pramuka
Contoh Proposal Pramuka Contoh Proposal Pramuka
Contoh Proposal Pramuka
 
BUMDes
BUMDesBUMDes
BUMDes
 
Community Based Tourism Desa Wisata
Community Based Tourism Desa WisataCommunity Based Tourism Desa Wisata
Community Based Tourism Desa Wisata
 
Daya tarik wisata
Daya tarik wisataDaya tarik wisata
Daya tarik wisata
 
Proposal pramuka
Proposal pramukaProposal pramuka
Proposal pramuka
 
Bimbingan teknis Karang Taruna
Bimbingan teknis Karang TarunaBimbingan teknis Karang Taruna
Bimbingan teknis Karang Taruna
 
penyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdf
penyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdfpenyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdf
penyusunan-programa-penyuluhan-dan-rktpp-1-perilaku-petani-dalam-penerapan.pdf
 
Juklak Penilaian Kemampuan Poktan
Juklak Penilaian Kemampuan PoktanJuklak Penilaian Kemampuan Poktan
Juklak Penilaian Kemampuan Poktan
 
Manajemen organisasi karang taruna
Manajemen  organisasi karang tarunaManajemen  organisasi karang taruna
Manajemen organisasi karang taruna
 
Undangan pengajian rutin selasa manis
Undangan pengajian rutin selasa manisUndangan pengajian rutin selasa manis
Undangan pengajian rutin selasa manis
 
Contoh bahan penyuluhan pertanian indonesia
Contoh bahan penyuluhan pertanian indonesiaContoh bahan penyuluhan pertanian indonesia
Contoh bahan penyuluhan pertanian indonesia
 
Sapta Pesona Pariwisata
Sapta Pesona PariwisataSapta Pesona Pariwisata
Sapta Pesona Pariwisata
 
Desa wisata, wisata alternatif unggulan
Desa wisata, wisata alternatif unggulanDesa wisata, wisata alternatif unggulan
Desa wisata, wisata alternatif unggulan
 
mengenal-desa-wisata.ppt
mengenal-desa-wisata.pptmengenal-desa-wisata.ppt
mengenal-desa-wisata.ppt
 
Pedoman Manajemen relawan
Pedoman Manajemen relawanPedoman Manajemen relawan
Pedoman Manajemen relawan
 
Materi Pelatihan Relawan
Materi Pelatihan RelawanMateri Pelatihan Relawan
Materi Pelatihan Relawan
 
Sosialisasi SLRT prov kaltim
Sosialisasi SLRT prov kaltimSosialisasi SLRT prov kaltim
Sosialisasi SLRT prov kaltim
 
Pedoman Dasar Karang Taruna
Pedoman Dasar Karang TarunaPedoman Dasar Karang Taruna
Pedoman Dasar Karang Taruna
 

Similar to KTNA Provinsi Riau

Saya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptx
Saya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptxSaya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptx
Saya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptxNaufalAbyYunus1
 
elearning_66_5d95a6511ec8c.pdf
elearning_66_5d95a6511ec8c.pdfelearning_66_5d95a6511ec8c.pdf
elearning_66_5d95a6511ec8c.pdfsilviagusnita2
 
Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015
Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015
Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015ignasius dh purba
 
Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...
Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...
Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...Andrew Hutabarat
 
Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015
Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015
Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015ignasius dh purba
 
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdfPermentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdfbp3kSebulu
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Andrew Hutabarat
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Misbahul-Munir
 
Peran bkad mendorong pemberdayaan masyarakat
Peran bkad  mendorong pemberdayaan masyarakatPeran bkad  mendorong pemberdayaan masyarakat
Peran bkad mendorong pemberdayaan masyarakatSutardjo ( Mang Ojo )
 
Kelembagaan petani 1
Kelembagaan petani 1Kelembagaan petani 1
Kelembagaan petani 1Bbpp Ketindan
 
Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17
Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17
Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17BidangTFBBPKCiloto
 
Pedoman pendamping tanaman tahunan
Pedoman pendamping tanaman tahunanPedoman pendamping tanaman tahunan
Pedoman pendamping tanaman tahunanWarnet Raha
 
Presentasi tim kep 10 des 2020 (yuti)
Presentasi tim kep   10 des 2020 (yuti)Presentasi tim kep   10 des 2020 (yuti)
Presentasi tim kep 10 des 2020 (yuti)Syahyuti Si-Buyuang
 
Presentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhan
Presentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhanPresentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhan
Presentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhanIr. Zakaria, M.M
 
Kelompok budidaya ikan sukapura
Kelompok budidaya ikan sukapuraKelompok budidaya ikan sukapura
Kelompok budidaya ikan sukapuraSaepul Bahari
 

Similar to KTNA Provinsi Riau (20)

Saya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptx
Saya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptxSaya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptx
Saya Bangga Jadi Petani (Mr.Aby_JBR).pptx
 
elearning_66_5d95a6511ec8c.pdf
elearning_66_5d95a6511ec8c.pdfelearning_66_5d95a6511ec8c.pdf
elearning_66_5d95a6511ec8c.pdf
 
Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015
Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015
Laporan Identifikasi dan Klasifikasi Kelompok Tani Tahun 2015
 
Laporan Observasi Lapang ke Kabupaten Sukabumi
Laporan Observasi Lapang ke Kabupaten SukabumiLaporan Observasi Lapang ke Kabupaten Sukabumi
Laporan Observasi Lapang ke Kabupaten Sukabumi
 
Laporan Pelatihan Manajemen Kelompok dan Observasi Lapang ke Kabupaten Sragen
Laporan Pelatihan Manajemen Kelompok dan Observasi Lapang ke Kabupaten SragenLaporan Pelatihan Manajemen Kelompok dan Observasi Lapang ke Kabupaten Sragen
Laporan Pelatihan Manajemen Kelompok dan Observasi Lapang ke Kabupaten Sragen
 
Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...
Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...
Lamp 1-permentan-no.-273-tahun-2007-pedoman-pembinaan-kelembagaan-petani-penu...
 
Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015
Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015
Laporan Pembinaan Kelembagaan Petani Tahun 2015
 
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdfPermentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013
 
Peran bkad mendorong pemberdayaan masyarakat
Peran bkad  mendorong pemberdayaan masyarakatPeran bkad  mendorong pemberdayaan masyarakat
Peran bkad mendorong pemberdayaan masyarakat
 
Kelembagaan petani 1
Kelembagaan petani 1Kelembagaan petani 1
Kelembagaan petani 1
 
Strategi Promkes batch 15
Strategi Promkes batch 15Strategi Promkes batch 15
Strategi Promkes batch 15
 
Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17
Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17
Selasa 27 april am1 strategi promkes batch 17
 
Pengembangan usaha tani
Pengembangan usaha taniPengembangan usaha tani
Pengembangan usaha tani
 
Pedoman pendamping tanaman tahunan
Pedoman pendamping tanaman tahunanPedoman pendamping tanaman tahunan
Pedoman pendamping tanaman tahunan
 
Presentasi tim kep 10 des 2020 (yuti)
Presentasi tim kep   10 des 2020 (yuti)Presentasi tim kep   10 des 2020 (yuti)
Presentasi tim kep 10 des 2020 (yuti)
 
Presentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhan
Presentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhanPresentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhan
Presentasi kandidat jpt dinas ketahanan pangan dan penyuluhan
 
Jadi kel afinitas
Jadi kel afinitasJadi kel afinitas
Jadi kel afinitas
 
Kelompok budidaya ikan sukapura
Kelompok budidaya ikan sukapuraKelompok budidaya ikan sukapura
Kelompok budidaya ikan sukapura
 

More from Nazaruddin Margolang

SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATE
SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATESISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATE
SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATENazaruddin Margolang
 
MODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTAN
MODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTANMODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTAN
MODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTANNazaruddin Margolang
 
Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024
Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024
Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024Nazaruddin Margolang
 
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANI
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANITRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANI
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANINazaruddin Margolang
 
Bahan webinar 16 sept 2020 koorporasi petani
Bahan webinar   16 sept 2020 koorporasi petaniBahan webinar   16 sept 2020 koorporasi petani
Bahan webinar 16 sept 2020 koorporasi petaniNazaruddin Margolang
 
Kongres umkm 2016 deklarasi kode etik
Kongres umkm 2016 deklarasi kode etikKongres umkm 2016 deklarasi kode etik
Kongres umkm 2016 deklarasi kode etikNazaruddin Margolang
 

More from Nazaruddin Margolang (18)

Arah kebijakan pembinaan wi
Arah kebijakan pembinaan wiArah kebijakan pembinaan wi
Arah kebijakan pembinaan wi
 
SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATE
SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATESISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATE
SISTEM PENYULUHAN PERTANIAN DI LOKASI FOOD ESTATE
 
MODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTAN
MODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTANMODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTAN
MODEL PENYULUHAN DI FOOD ESTATE SECARA BERKELANJUTAN
 
Hari 2 review materi h1
Hari 2 review materi h1Hari 2 review materi h1
Hari 2 review materi h1
 
Hari 2 mengembangkan ide
Hari 2 mengembangkan ideHari 2 mengembangkan ide
Hari 2 mengembangkan ide
 
Hari 1 publisher
Hari 1 publisherHari 1 publisher
Hari 1 publisher
 
Hari 1 ide dan motivasi menulis
Hari 1 ide dan motivasi menulisHari 1 ide dan motivasi menulis
Hari 1 ide dan motivasi menulis
 
Peluang pengembangan Talas Ungu
Peluang pengembangan Talas UnguPeluang pengembangan Talas Ungu
Peluang pengembangan Talas Ungu
 
Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024
Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024
Roadmap RIAU BERTANI Bergerak Tanam Padi 2020-2024
 
Riau bertani 2020 2024
Riau bertani 2020 2024Riau bertani 2020 2024
Riau bertani 2020 2024
 
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANI
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANITRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANI
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENUJU KORPORASI PETANI
 
Bahan webinar 16 sept 2020 koorporasi petani
Bahan webinar   16 sept 2020 koorporasi petaniBahan webinar   16 sept 2020 koorporasi petani
Bahan webinar 16 sept 2020 koorporasi petani
 
Paparan kebijakan sipp (riau)
Paparan kebijakan sipp (riau)Paparan kebijakan sipp (riau)
Paparan kebijakan sipp (riau)
 
Perka lan no 43 jam tatap muka wi
Perka lan no 43 jam tatap muka wiPerka lan no 43 jam tatap muka wi
Perka lan no 43 jam tatap muka wi
 
Optimalisasi sapran new template
Optimalisasi sapran new templateOptimalisasi sapran new template
Optimalisasi sapran new template
 
Dinamisasi kelas
Dinamisasi kelas Dinamisasi kelas
Dinamisasi kelas
 
Pemberdayaan
PemberdayaanPemberdayaan
Pemberdayaan
 
Kongres umkm 2016 deklarasi kode etik
Kongres umkm 2016 deklarasi kode etikKongres umkm 2016 deklarasi kode etik
Kongres umkm 2016 deklarasi kode etik
 

KTNA Provinsi Riau

  • 3. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kontak Tani Nelayan yang diandalkan dan dipilih untuk mewakili aspirasi petani nelayan dari Tingkatan desa/kelurahan sampai dengan tingkat nasional, yang diputuskan dalam rembug paripurna ditingkatannya, kepengurusannya dilantik dan ditetapkan oleh pengurus setingkat di atasnya dan dapat dikukuhkan oleh pejabat pemerintah sesuai tingkatannya. Kelompok KTNA Organisasi profesi yang bersifat sosial ekonomi sebagai kelembagaan petani nelayan yang tumbuh dari bawah dan bersifat independen. Berdiri pada tanggal 23 September 1971 di Cihea, Jawa Barat.  KELOMPOK KTNA
  • 4. Menyalurkan aspirasi masyarakat petani nelayan kepada lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif serta pihak lainnya untuk kemajuan di bidang pertanian, kehutanan, dan kelautan. 01 Mengkomunikasikan kebijakan dan informasi edukasi di bidang pertanian, kehutanan, dan kelautan. 02 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani nelayan untuk menerapkan teknologi tepat guna dan modren dari produksi sampai pemasaran dengan memperhatikan pelestarian dan peningkatan mutu lingkungan. 03  PERAN/FUNGSI KTNA
  • 5. Mengembangkan profesionalisme Petani/Nelayan Membangun rasa tanggungjawab, kesetiakawanan dan keadilan sosial. Melestarikan nilai-nilai perjuangan KTNA dalam mengentaskan kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Membangun watak petani nelayan yang beretos kerja tinggi, berdisiplin, produktif, berkualitas, hemat dan mandiri, serta berprilaku mulia.  TUJUAN
  • 6. 1. Dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun sekali disetiap tingkatannya. 2. Menetapkan Program Kerja Organisasi lima tahunan dengan berpedoman pada Program Kelompok KTNA setingkat diatasnya. 3. Menilai pertanggungjawaban Pengurus Kelompok KTNA pada tingkat penyelenggara Rembug Paripurna. 4. Memilih Ketua sekaligus menjadi Ketua Formatur untuk menyusun Pengurus Kelompok KTNA untuk periode berikutnya. 1. Diadakan sekurang- kurangnya satu tahun sekali. 2. Peserta adalah Pengurus Kelompok KTNA sesuai tingkatan yang mengadakan dan Ketua Kelompok KTNA setingkat dibawahnya. 3. Menjabarkan hasil Rembug Paripurna ke dalam program kerja tahunan. 4. Memilih dan menetapkan Dewan Penasehat. 5. Menetapkan Anggota Kehormatan. 6. Memilih dan menetapkan Calon Penerima Penghargaan. 7. Bisa dilaksanakan atas kerjasama Kelompok KTNA dan Lembaga Pemerintah /Swasta yang tujuannya sejalan dengan program kerja Kelompok KTNA. REMBUG PARIPURNA REMBUG UTAMA  Dalam perencanaan dan operasionalnya Kelompok KTNA disusun dan disepakati melalui kegiatan : 01 02
  • 7. 1. Diadakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan. 2. Peserta adalah Pengurus Kelompok KTNA sesuai tingkatan yang mengadakan ditambah Dewan Ahli atau Dewan Pertimbangan Organisasi. 3. Menetapkan kebijakan, memonitor, evaluasi dan tindak lanjut. 4. Penggantian pengurus antar waktu. 5. Bisa dilaksanakan atas kerjasama Kelompok KTNA dan Lembaga Pemerintah /Swasta yang tujuannya sejalan dengan program kerja Kelompok KTNA. 1. Diadakan tidak terbatas/ sewaktu-waktu. 2. Peserta adalah pengurus harian, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara. 3. Menjalankan tugas operasional/ harian. 4. Menyelesaikan permasalahan yang mendesak. REMBUG MADYA REMBUG HARIAN  Dalam perencanaan dan operasionalnya Kelompok KTNA disusun dan disepakati melalui kegiatan : 03 04
  • 8. 1. Mimbar Sarasehan dilaksanakan oleh Pengurus Kelompok KTNA disemua tingkatan sekurang- kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun. 2. Mimbar Sarasehan adalah forum konsultasi dan dialog antara Kelompok KTNA dengan Pemerintah khusunya lingkup pertanian secara luas, perikanan-kelautan, kehutanan dan pelaku usaha (stake holder) ditingkatannya yang menghasilkan kesepakatan-kesepakatan untuk memecahkan masalah yang dihadapi bersama. 3. Mimbar Sarasehan bisa dilaksanakan atas kerjasama Kelompok KTNA dan Lembaga Pemerintah /Swasta yang tujuannya sejalan dengan program kerja Kelompok KTNA. MIMBAR SARASEHAN  Dalam perencanaan dan operasionalnya Kelompok KTNA disusun dan disepakati melalui kegiatan : 05 04
  • 9. KELOMPOK KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN PROVINSI RIAU VISI MENJADIKAN PETANI NELAYAN SEJAHTERA DAN MANDIRI MISI 1. Memberdayakan petani nelayan dalam pengembangan sistem dan usaha agribisnis untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. 2. Membangun kemandirian kelembagaan petani nelayan melalui peningkatan kualitas SDM anggota kelompok. 3. Meningkatkan kemampuan kewirausahaan petani/kelompok tani untuk memperkuat posisi tawar dan akses permodalan petani nelayan. 4. Mengembangkan potensi ekonomi desa melalui pengembangan sumber daya pertanian, perikanan dan kehutanan serta penciptaan lapangan pekerjaan guna memperkuat ekonomi daerah dan nasional. 5. Mewujudkan kelestarian ketahanan pangan dan kebutuhan pangan keluarga dan masyarakat tani nelayan lainnya. 6. Mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
  • 10. Program Kerja 1. Program peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan melalui peningkatan SDM sehingga jadi petani yang mandiri. 2. Program pendampingan dan pembinaan petani/kelompok tani dalam kegiatan usaha tani, menggunakan alat-alat pertanian (alsintan). 3. Program efisiensi produksi pertanian. 4. Program meningkatkan IP (indeks pertanaman) untuk meningkatkan produksi nasional, terutama meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedele (PAJALE) dengan teknologi. 5. Program persiapan regenerasi petani. 6. Program koordinasi dan fasilitasi kegiatan pembangunan pertanian dan perikanan dengan instansi terkait. 7. Program konsolidasi kelembagaan ekonomi petani dan nelayan, seperti Pasar Tani dan Koperasi.
  • 11. Agenda Kegiatan KTNA KTNA Nasional : 1. Rembug Paripurna KTNA Nasional, September 2021 di Kalimantan Timur. 2. Pekan Nasional, Juni 2022 di Sumatera Barat. KTNA Provinsi : 1. Rembug Paripurna KTNA Provinsi Riau, Maret 2021 di Pekanbaru. 2. Rembug Paripurna KTNA Kab/Kota. 3. Pekan Daerah KTNA Provinsi Riau, Tahun 2024 di Dumai.
  • 12. STRUKTUR ORGANISASI KELOMPOK KTNA NASIONAL Ir. H. WINARNO TOHIR Ketua Umum KELOMPOK KTNA PROVINSI RIAU SURATMAN Ketua KELOMPOK KTNA KABUPATEN/KOTA SE-RIAU
  • 13. DATA PENGURUS DAN ANGGOTA KTNA PROVINSI RIAU